batampos.co.id – PT Pelayaran Nasional (Pelni) Persero cabang Batam belum membuka pelayanan penjualan tiket, pasca dibukanya kembali jalur transportasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Humas PT Pelni Persero, Ahmad Sujadi mengatakan, saat ini KM Kelud masih melayani transportasi dari Belawan ke Tanjungpriok. Sementara untuk tujuan Batam masih menunggu informasi.
”Tunggu perkembangan dulu, yang jalan baru dari Medan ke Jakarta,” kata dia, Minggu (17/5).
Ia menjelaskan penumpang yang bisa diangkut adalah mereka yang memenuhi syarat yang dikeluarkan pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19.
Calon penumpang harus memperlihatkan bukti uji rapid diagnisic test (RDT) yang menyatakan tidak terpapar virus Covid-19. ”Selain dari itu tidak boleh berangkat. Tidak saja itu calon penumpang harus sehat dan membawa surat dari Dinas Kesehatan setempat. Jadi tidak semua calon penumpang bisa diangkut, ada ketentuannya,” kata jelasnya.
Tidak saja itu, penjualan tiket hanya dijual untuk kapasitas 50 persen dari total seat yang ada. Hal ini guna menghindari keramaian di kapal, sehingga bisa menyebabkan penyebaran virus di area kapal. ”Interaksi penumpang masih kami batasi. Selain itu mereka wajib gunakan masker, dan hand sanitizer,” ujarnya.
Lanjutnya, penjualan tiket penumpang ini hanya untuk pelabuhan yang sudah menyetujui untuk naik dan turun penumpang. Untuk hal ini juga perlu izin dari pemerintah daerah setempat.”Kalau mereka sudah siap dan kembali buka untuk penumpang, tentu kami akan layani,” sebutnya.
Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni (Persero), O. M. Sodikin menyampaikan penjualan tiket akan mulai dilakukan pada Sabtu (16/5) dan akan dilayani pada loket kantor cabang Pelni sehingga petugas dapat memastikan seluruh calon penumpang dapat menunjukan dokumen persyaratan ketika akan membeli tiket.
Selain itu, seluruh calon penumpang dianjurkan untuk menggunakan metode pembayaran secara cashless. Penjualan dilakukan sesuai dengan persyaratan sesuai protokol penanganan penumpang Pelni selama masa Covid-19 serta SE Gugus Tugas Covid-19 No 4/2020 dan SE Dirjen Hubla No. 21/2020.
”Kami akan melayani penjualan tiket berdasarkan Surat Edaran yang telah ditetapkan, yang disertai dengan surat keterangan kesehatan dari pihak yang berwenang pada periode maksimal 7 hari sebelum keberangkatan. Pembayaran tiket juga dianjurkan untuk melalui proses cashless,” ungkap Sodikin.
Sementara itu, guna menekan interaksi antara petugas kapal dengan penumpang, pemeriksaan tiket di atas kapal ditiadakan sementara bagi penumpang dengan tujuan port to port. Namun demikian, pemeriksaan tiket di atas kapal tetap dilakukan untuk kapal yang mempunyai traye multiport dengan tetap memperhatikan jarak (physical distancing).
”Manajemen akan mengefektifkan screening penumpang yang akan naik ke atas kapal. Pelaksanaan boarding saat sebelum naik ke atas kapal akan dimaksimalkan. Untuk penumpang yang tidak memenuhi persyaratan akan dilakukan isolasi di ruangan khusus dan akan diturunkan di pelabuhan tujuan pertama,” ungkap Sodikin.(yui)
batampos.co.id – Alumni SMA Kristen Immanuel Angkatan I membagikan paket sembako kepada para guru yang masih aktif mengajar di sekolah tersebut.
Adapun paket sembako itu dibagikan karena para alumni merasa prihatin akan dampak pandemi virus corona (Covid-19) yang mulai terasa di para guru.
“Ini merupakan kepedulian kami para alumni dari angkatan pertama untuk sedikit meringankan beban para guru yang terdampak Covid-19, juga sebagai wujud dukungan atas jasa para guru yang mendidik kami para siswa,” ujar Ketua Pelaksana Nico Sitanggang usai penyerahan bantuan yang dilaksanakan di sekolah SMA Kristen Immanuel di Jalan Raden Patah Lubuk Baja, Sabtu (16/5/2020).
Alumni SMA Kristen Immanuel Angkatan I membagikan paket sembako kepada para guru yang masih aktif mengajar di sekolah tersebut. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id
Dijelaskan Nico, bantuan itu merupakan donasi dari seluruh angkatan pertama yang bahu-membahu melakukan
penggalangan dana untuk dibelikan sembako. Adapun sembako itu sebanyak 150 paket yang berisi beras 5 kg, telur 1 papan, gula 1 kg, dan minyak 1 kg.
“Semoga bantuan tidak seberapa ini bermanfaat dan menjadikan para guru di sekolahan kami ini tetap optimis dan tetap semangat menghadapi pandemi Covid-19,” kata Nico.
Sementara itu Niko sebagai guru pendidikan kewarganegaraan di sekolah tersebut mengaku terharu atas kepedulian para alumni sekolah itu karena masih ingat dan peduli dengan mereka para guru di SMA Kristen Immanuel.
“Terimakasih yang setulus-tulusnya atas perhatian dan bantuan ini, kami akan sampaikan kepada guru. Pastinya bantuan ini sangat bermafaat sekaligus menjadi motivasi dan semangat kami dalam mendidik siswa di tengah pandemi saat ini,” ujarnya.
Eli Harun sebagai inisiator kegiatan mengatakan, kegiatan itu sebagai rasa terimakasih yang tidak terbalaskan untuk para guru yang sudah mendidik para siswanya hingga berhasil.
“Kegiatan ini kami lakukan karena kami tergerak melihat kondisi ekonomi saat ini, apalagi guru-guru kami benarben-ar merasakan dampak dari covid ini,” kata Eli Harun.
Eli mengatakan, selain membagikan paket sembako ke para guru SMA Kristen Immanuel, pihaknya juga ikut membagikan sembako ke masyarakat di Kampung Nauli, Batuaji. (iwa)
batampos.co.id – Hanya butuh waktu 3 bulan sejak Maret 2020, pasien Covid-19 di Indonesia sudah belasan ribu orang. Pada Senin (18/5) bertambah 496 kasus baru dalam sehari. Total pasien terinfeksi Covid-19 menjadi 18.010 orang.
Angka kematian juga terus bertambah setiap hari meski jumlahnya jauh lebih sedikit daripada pasien sembuh. Bertambah lagi 43 kasus kematian, sehingga total angka meninggal sebanyak 1.191 jiwa.
Kabar baiknya, pasien sembuh juga makin bertambah. Tambahan 195 pasien sembuh dalam sehari membuat angka total pasien menjadi 4.324 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto berulang kali menegaskan bahwa saat ini dunia harus hidup berdampingan dengan virus Korona. Saat ini masyarakat harus siap menghadapi situasi era normal yang baru. Satu-satunya cara untuk bisa bertahan adalah mematuhi protokol kesehatan.
“Fokus pada protokol kesehatan agar penambahan kasus baru bisa dikendalikan. Angka kematian agar bisa sebagian diturunkan. Ini harus dilakukan secara lebih agresif lagi untuk melaksanakan penelusuran kontak dan isolasi diri pada kasus baru,” tegasnya dalam konferensi pers, Senin (18/5).
Wilayah terdampak sudah menyebar di 389 kabupaten kota. Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dalam dipantau adalah sebanyak 45.047 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni 11.422 orang.
“Harus bisa menyikapi cara hidup normal yang baru. Harus tetap produktif dan aman dari Covid-19. Tentunya dengan tetap menjaga jarak aman, mencuci tangan dengan sabun dan memakai masker. Inilai yang kita sebut era new normal,” ungkapnya.(jpg)
batampos.co.id – Gugus Tugas Nasional Covid-19 mencatat masih ada kabupaten/kota yang terkonfirmasi belum terjangkit virus korona atau Covid-19. Sebanyak 128 kabupaten/kota diduga masih bersih dari Covid-19.
“Data per 16 Mei 2020, tercatat 128 kabupaten tersebut terbagi atas 102 wilayah daratan dan 26 wilayah kepulauan,” tulis data Gugus Tugas Nasional Covid-19 yang dikonfirmasi Kepala Bidang Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rita Rosita, Senin (18/5).
Kendati demikian, kini sudah ada 387 kabupaten/kota terdampak Covid-19. Itu tersebar di 34 Provinsi yang ada di Indonesia.
Untuk diketahui, kasus positif Covid-19 sampai 17 Mei 2020 berjumlah 17.514 orang. Untuk kasus sembuh berjumlah 4.129 orang dan 1.148 meninggal.
“Data di atas diambil dari 34 provinsi dan sudah ada bertambah satu kabupaten, menjadi 387 kabupaten/kota di Tanah Air yang terdampak COVID-19,” jelas juru bicara pemerintah penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (17/5).
Rincian wilayah yang masih terbebas atau bersih dari Covid-19:
Aceh: 14 Kabupaten/Kota, Kepulauan Bangka Belitung: 1 Kabupaten/Kota
Banten: 1 Kabupaten/Kota, Kepulauan Riau: 4 Kabupaten/Kota
Bengkulu 1 Kabupaten/Kota, Lampung: 6 Kabupaten/Kota
Gorontalo:1 Kabupaten/Kota, Maluku: 6 Kabupaten/Kota
Jambi: 1 Kabupaten/Kota, Maluku Utara: 5 Kabupaten/Kota
Jawa Barat: 1 Kabupaten/Kota, NTT: 17 Kabupaten/Kota
Jawa Tengah: 3 Kabupaten/Kota, Papua: 18 Kabupaten/Kota
Kalimantan Barat: 2 Kabupaten/Kota, Papua Barat: 6 Kabupaten/Kota
Kalimantan Tengah: 1 Kabupaten/Kota, Riau: 2 Kabupaten/Kota
Kalimatnan Timur: 1 Kabupaten/Kota, Sulawesi Barat: 1 Kabupaten/Kota
Sulawesi Selatan: 1 Kabupaten/Kota, Sulawesi Tengah: 3 Kabupaten/Kota
Sulawesi Tenggara: 5 Kabupaten/Kota, Sulawesi Utara: 5 Kabupaten/Kota
Sumatera Barat: 3 Kabupaten/Kota, Sumatera Selatan: 5 Kabupaten/Kota
Sumatera Utara: 16 Kabupaten/Kota. (jpg)
DINAS Tenaga Kerja Kota atam mencatat, ada 15.336 pekerja yang terdampak Covid-19 hingga 1 Mei mendatang. Mereka berasal dari 327 perusahaan di Batam.
Rinciannya, ada 12 perusahaan tutup sementara dan 18 perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Jika dirinci lagi dari 15.336 pekerja yang terdampak, ada 9.113 karyawan yang jam kerjanya dikurangi, 2.400 orang karyawan dirumahkan, 3.057 karyawan disuruh cutri tanpa dibayar, dan 766 orang yang di-PHK.
Mayoritas yang terdampak adalah sektor pariwisata dan perusahan terkait lainnya. Seperti hotel, restoran, angkutan pariwisata, tempat atraksi pariwisata, dan lainnya.
Dalam skala Provinsi Kepri, lebih besar lagi. Untuk sektor pariwisata saja, ada 73 hotel yang tutup sementara. Sekitar 9.000 sampai 10 ribu karyawannya terdampak.
Jumlah itu terus bertambah seiring belum hilangnya Covid-19 dari Kepri. Hanya sektor industrilah yang masih bertahan. Khususnya di Batam, semua sektor ini masih beroperasi.
Hal ini diakui Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri
(HKI) Kepri, Tjaw Hoeing.
Meski terdampak juga setelah beberapa negara tujuan ekspor lockdown dan negara sumber bahan baku lockdown, namun tak sampai membuat industri di Batam babak belur.
“Terdampak juga, tapi masih tetap eksis di tengah pandemi
Covid-19 ini,” ujar Tjaw, belum lama ini.
Bahkan Tjaw melihat, industri di Batam masih ada peluang berkembang, meski pandemi Covid-19 belum berakhir.
Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. Foto: dalil Harahap/batampos.co.id
Apalagi Presiden Amerika Donald Trump, berencana merelokasi sejumlah pabrik Amerika dari Tiongkok ke Indonesia, karena hubungan kedua negara yang tidak akur.
“Batam dengan fasilitas dan infrastruktur yang baik, insentif, letak strategis yang dapat memanfaatkan Singapura sebagai hub. Jadi, bisa menampung limpahan investasi tersebut,” katanya, Jumat (15/5/2020).
Tapi, jika limpahan investasi dari Amerika tersebut berorientasi pada perdagangan domestik, maka Batam tidak bisa menerimanya.
“Karena Batam itu dipersiapkan untuk perusahaan asing yang berorientasi kepada ekspor luar negeri. Kalau benar ada, maka kawasan industri di Batam sudah cukup siap,” ungkapnya.
Ia yakin Batam pasti dilirik, meski pemerintah telah menyediakan lahan seluas 4 ribu hektare di Kawasan Industri Wijayakusuma di Brebes, Jawa Tengah.
“Kalau targetnya ekspor, Batam pasti dilirik, bukan hanya Brebes. Apalagi seluruh kawasan industri di Batam belum 100 persen terisi, jadi masih ada lahan yang sangat luas untuk bisa menampung relokasi industri Amerika dari Tiongkok,” paparnya.
Sedangkan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, mengatakan, peluang Batam mendapatkan investasi lebih besar daripada daerah lain.
“Karena status Free Trade Zone (FTZ) Batam akan sangat menguntungkan investor yang orientasinya ekspor. Ditambah infrastruktur yang sudah bagus, pasokan air dan listrik juga baik,” jelasnya.
Namun, masih ada beberapa hambatan masuknya investasi ke Batam. Di antaranya ongkos kontainer yang lebih mahal ketimbang pelabuhan lain di Indonesia.
“Lalu lahan yang tersedia sudah banyak dikuasai oleh para calo sehingga menyulitkan investor mendapatkan lahan di tempat yang strategis, dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Ia berharap, pemerintah harus membenahi berbagai hambatan investasi di Batam ini jika ingin investor datang dan berinvestasi di Batam.
Hal serupa juga tengah dilakukan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri.
Ketua Kadin Kepri, Akhmad Ma’ruf Maulana mempersiapkan lahan seluas 30 hektare sebagai tahap awal dalam menggaet investor asing lewat program Paket Ekonomi Batam, Bintan, Karimun (BBK) Murah.
Menurut Ma’ruf, penyebab hengkangnya perusahaan asing dari Tiongkok disebabkan karena tak ingin mengambil risiko lebih jauh lagi, imbas dari pandemi Covid-19.
“Karena ada risiko besar hanya berinvestasi di satu negara. Jika negara tempat investasi terkena wabah seperti saat ini, maka sangat merugikan investor. Kami tengah berusaha menangkap peluang ini,” tuturnya, beberapa waktu lalu.
Adapun lahan seluas 30 hektare yang disiapkan berada di Kabil, Batam. Selain lahan di lokasi tersebut, Ma’ruf mengaku sudah berkoordinasi dengan bupati-bupati dari Bintan dan Karimun
untuk membantunya jika ada investor asing yang berinvestasi di BBK.
“Pada intinya, kami siapkan lahan seluas 30 hektare di Kabil. Tolong itikad kami disambut dengan baik. Saya harap BP Batam juga berani, biar kami yang bayar, kami kasih free ke investor,” tegasnya.
Berikan Penundaan atau Penghapusan Kewajiban Melihat kenyataan bahwa hanya industri di Batam yang mampu menggeliat di tengah pandemi Covid-19, anggota Komisi I DPRD Batam, Utusan Sarumaha, meminta Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam, memberikan perhatian serius
sektor ini, baik saat ini maupun ke depannya.
“Berikan kemudahan-kemudahan atau relaksasi atau stimulus agar industri di Batam makin berkembang. Ingat, sektor ini paling banyak menyerap tenaga kerja. Untunglah masih bisa bertahan, kalau tidak akan banyak pengangguran di Batam ini,”
ujar Utusan, kemarin.
Ia mencontohkan, untuk industri yang perpanjangan UWTO-nya jatuh tempo, jangan hanya kemudahan berupa bisa dicicil sampai 10 kali, tapi bisa lebih dari itu.
Misalnya, tak ada denda, atau pembayaran bisa diundur beberapa tahun ke depan atau diberi diskon besar. Begitupun kewajiban membayar pajak bumi dan bangunan (PBB), dan keringanan pajak lainnya.
Ia menambahkan, jika kewajiban-kewajiban terhadap industri tersebut diatur di dalam Peraturan Daerah (Perda), maka sesuai dengan mekanismenya, harus melalaui perubahan APBD yang ditampung dalam Renca Kerja dan Anggaran (RKA).
Sebab, Pemko Batam tidak bisa bertindak secara sepihak. Pembahasan perlu dilakukan bersama-sama dengan DPRD.
“Kita berterima kasih pada para pelaku industri di Batam. Bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 itu luar biasa,” ujarnya.
Tidak hanya kepada sektor industri, sektor pariwisata yang paling terdampak dan butuh waktu lama untuk bangkit kembali, juga harus mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah.
Utusan mengusulkan, penundaan kewajiban tanpa denda atau penghapusan kewajiban dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, harus diberikan.
“Namun, ini juga harus tetap melalui pembicaraan dan kesepakatan bersama dengan DPRD,” katanya.
Tidak hanya itu, Pemko Batam juga harus menjamin ketersediaan kebutuhan yang diperlukan di sektor pariwisata dengan pengawasan harga secara normal.
Ketua Fraksi Partai Hanura tersebut menegaskan, Partai Hanura sangat mendukung segala bentuk program dari Pemko Batam dalam menggairahkan perekomian di Kota Batam.
“Baik itu program dalam bentuk kebijakan. Ataupun dalam bentuk anggaran,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Dewan Kehormatan Apindo Kepri dan Batam, Abidin, mengatakan, saat ini, semua sektor usaha yang terdampak Covid-19, baik dampaknya besar maupun kecil, membutuhkan relaksasi kewajiban-kewajiban terhadap pemerintah.
“Bisa relaksasai UWTO, PBB, atau pajak-pajak lainnya. Juga
jangan buat aturan-aturan yang membuat industri kesulitan,”
ujarnya, pekan lalu.
Ia yakin, 2021, dunia usaha di Batam akan bangkit, seiring meredanya pandemi Covid-19.(leo/gie)
batampos.co.id – Pemanfaatan produk digital dalam bentuk barang (impor) tidak berwujud, maupun jasa oleh konsumen di dalam negeri akan dikenai pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen. Kebijakan ini berlaku mulai 1 Juni mendatang.
”Pemungutan, penyetoran, dan pelaporan PPN atas produk digital yang berasal dari luar negeri tersebut akan dilakukan para pelaku usaha perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE), yaitu pedagang atau penyedia jasa luar negeri, penyelenggara PMSE luar negeri, atau penyelenggara PMSE dalam negeri yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan melalui Direktur Jenderal Pajak,” ujar Kepala Kanwil Pajak DJP Kepri Slamet Sutantyo lewat siaran persnya, Minggu (17/5).
Dia mengatakan, pengenaan PPN ini merupakan upaya pemerintah menciptakan kesetaraan berusaha atau level playing field bagi semua pelaku usaha khususnya antara pelaku di dalam negeri maupun di luar negeri, serta antara usaha konvensional dan usaha digital.
”Dengan berlakunya ketentuan ini, maka produk digital seperti langganan streaming music, streaming film, aplikasi dan games digital, serta jasa online dari luar negeri akan diperlakukan sama seperti produk konvensional yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari yang telah dikenai PPN,” tegas Slamet Sutantyo, dalam rilisnya.
Pelaku usaha PMSE yang memenuhi kriteria nilai transaksi atau jumlah traffic tertentu dalam waktu 12 bulan ditunjuk oleh Menteri Keuangan melalui Direktur Jenderal Pajak sebagai pemungut PPN. Pelaku usaha yang telah memenuhi kriteria tetapi belum ditunjuk sebagai pemungut PPN dapat menyampaikan pemberitahuan secara online kepada Direktur Jenderal Pajak.
Dijelaskannya, sama seperti pemungut PPN dalam negeri, pelaku usaha yang ditunjuk juga wajib menyetorkan dan melaporkan PPN. Penyetoran PPN yang telah dipungut dari konsumen wajib dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya, sedangkan pelaporan dilakukan secara triwulanan paling lama akhir bulan berikutnya setelah periode triwulan berakhir.
Pengaturan lengkap mengenai tata cara pemungutan, penyetoran, dan pelaporan PPN dapat dilihat pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 48/PMK.03/2020 yang salinannya tersedia di www.pajak.go.id. Kriteria dan daftar pelaku usaha yang ditunjuk sebagai pemungut PPN atas produk digital dari luar negeri akan diumumkan kemudian.
”Selain untuk menciptakan kesetaraan antar pelaku usaha, penerapan PPN produk digital dari luar negeri ini juga diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara yang saat ini sangat penting sebagai sumber pendanaan untuk menanggulangi dampak ekonomi dari wabah Covid-19.” ujarnya. (noel)
HARRIS Resort Waterfront Batam, merupakan resort yang berlokasi di Waterfront City, Marina, Sekupang , Batam. Memiliki 250 kamar, dengan konsep HARRIS New Generation, kamar yang telah selesai direnovasi pada Desember 2018 memberikan kenyamanan dan pengalaman berlibur yang berkesan.
Pelayanan oleh karyawan yang terkenal dengan sebutan “HARRIS Player” juga menjadi bagian penting untuk menambah pengalaman liburan menjadi lebih berkesan.
Apa yang bagus dari HARRIS Resort Waterfront Batam?
Memiliki keindahan lansekap pantai, hutan pinus dan hutan bakau serta lansekap resort dengan kolam renang raksasa membuat resort ini sebagai lokasi prewedding yang banyak dipilih oleh calon pengantin.
Memiliki taman dengan gerbang yang terbuat dari ranting-ranting kayu dengan berlatar belakang pantai marina selalu dipergunakan sebagai lokasi berfoto oleh tamu-tamu.
Lokasi Prewedding di Harris Resort Waterfront Batam. Foto: Harris Resort untuk batampos.co.id
Berapa harga dan tipe kamar di HARRIS Resort Waterfront Batam?
HARRIS Resort Waterfront menawarkan berbagai tipe kamar, mulai dari HARRIS Room, HARRIS Room Beach Access, HARRIS Family Room, HARRIS Family Room Pool Access dan HARRIS Suite.
HARRIS Resort memberikan promo “best rate guaranteed” dengan pemesanan sampai dengan tanggal 30 Juni 2020 untuk periode menginap hingga 30 Desember 2020.
Dibandrol dengan harga mulai dari Rp. 500.000/malam/kamar untuk tipe kamar HARRIS room.
Harga paket prewedding HARRIS Resort Waterfront Batam
Calon pengantin bisa memesan paket prewedding ini dan mendapatkan manfaat seperti penggunaan lokasi foto di hutan pinus, hutan bakau, beachfront (tepi pantai), monkey bar dan juga kolam renang.
Penggunaan lokasi dapat digunakan selama 4 jam diluar makan siang yang telah dipersiapkan oleh pihak resort yang dapat dinikmati untuk sampai 5 orang.
“Jadi bukan saja calon pengantin tetapi fotographer, MUA dan asisten juga dapat menikmati makanan yang dipersiapkan khusus untuk paket prewedding” ini ujar Dila Bachmid selaku Marketing & Branding Manager Shared Service HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam.
Untuk paket prewedding ini dibandrol dengan harga Rp. 1.000.000 yang mencakup penggunaan lokasi sampai dengan 4 jam, set makanan untuk 5 orang dan penggunaan listrik untuk perlengkapan foto.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai paket-paket yang ditawarkan oleh HARRIS Resort Waterfront Batam dapat menghubungi 0778-381888.
Dan untuk mendapatkan informasi lebih mengenai paket prewedding dan paket pernikahan dapat menghubungi Meri Sagita di nomor 0811-776-595.(*)
batampos.co.id – Seorang bayi perempuan yang baru lahir dari ibu yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dipulangkan setelah dinyatakan tak terinfeksi Covid-19.
Direktur RSUD Ani Dewiyana mengatakan, bayi tersebut lahir pada Jumat (8/5) lalu dan saat ini dalam kondisi sehat dan bebas dari Covid-19. “Sempat dirawat sehari, tapi sekarang sudah kembali bersama keluarganya. Ibunya masih di sini karena berstatus PDP. Bayinya sehat dan tidak ada kaitan dengan Covid-19,” ujar Ani.
Bayi tersebut lahir normal saat sang ibu sedang dalam pengawasan. Namun, belakangan kondisi sang bayi dinyatakan sehat dan tidak terpapar virus, selanjutnya diserahkan kepada keluarganya.(eja)
batampos.co.id – Pemerintah pusat berencana mengebut pembagian bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak Covid-19. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menuturkan, pemerintah akan menyalurkan bantuan secara serentak pada periode 5 hari sebelum Idul Fitri.
“Lima hari menjelang lebaran ini akan dikakukan penyaluran besar-besaran,” kata Muhadjir saat dikonfirmasi, Senin (18/5).
Penyaluran akan bekerjasama dengan PT Pos Indonesia. Koordinasi secara virtual telah dijalankan bersama petinggi PT Pos dan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara.
Mereka pun turut membahas ihwal ketersediaan dana bantuan, hingga sistem penyaluran kepada masyarakat. Di sisi lain, para pekerja PT Pos harus bekerja keras selama menyalurkan bantuan. Sejumlah kendala masih kerap ditemui petugas.
“Bilamana perlu, jajaran PT Pos tidak libur lebaran untuk memenuhi target,” ucap Muhadjir.
Dia menargetkan 80 persen bansos sudah tersalurkan kepada warga pada periode 5 hari sebelum lebaran. “Dari 9 juta target KPM, diharapkan bisa tersalur 8,3 juta. Sekitar 80 persen. Sisanya adalah KPM yang berada di lokasi jauh dan sulit. Membutuhkan waktu lebih lama untuk menjangkau mereka,” pungkas Muhadjir.(jpg)
batampos.co.id – Viral sebuah postingan seorang istri prajurit TNI Angkatan Darat (AD) di media sosial yang menuai kritik dari warganet. Pasalnya, dalam cuitan tersebut, pelaku berharap agar rezim bisa segera tumbang sebelum 2020 berakhir. Postingan di media sosial itu ditulis dalam bahasa campuran yakni Jawa dan Indonesia serta berbunyi “Mugo rezim ndang tumbang sebelum akhir tahun 2020”.
Terkait hal itu, TNI AD memutuskan menggelar sidang terhadap Sersan Mayor (Serma) T selaku suami pelaku pada Minggu (17/5). Sidang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. Serta dihadiri oleh Wakasad, Komandan Pusat Polisi Militer AD, Pangdam Jaya, Asisten Intelijen KSAD, Direktur Hukum AD, Kepala Pusat Sandi dan Siber AD, dan Kadispenad.
“Pertama, mendorong proses hukum terhadap saudari SD dalam kapasitasnya sebagai anggota Persatuan Istri TNI AD,” kata Kadispenad Kolonel Inf Nefra Firdaus kepada wartawan, Senin (18/5).
SD diduga telah melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sidang juga memutuskan menjatuhkan Hukuman Disiplin Militer kepada Sersan Mayor T (anggota Rindam Jaya), berupa penahanan ringan sampai dengan 14 hari.
“Karena tidak menaati perintah kedinasan yang sudah dikeluarkan berulang kali tentang larangan penyalahgunaan sosial media oleh Prajurit TNI AD dan keluarganya,” imbuh Nefra.
Kolonel Inf Nefra menyebut Sidang Disiplin Militer terhadap Serma T akan dipimpin oleh Komandan Rindam Jaya sebagai atasan yang bersangkutan. “Sudah dijadwalkan oleh Pangdam Jaya untuk digelar pada jam 10.00 hari Senin, 18 Mei 2020, di Mako Rindam Jaya,” pungkas Nefra.(jpg)