Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 10346

Sektor Pariwisata Bertahan Hadapi Krisis Akibat Virus Corona

0

batampos.co.id – Usaha pariwisata merupakan salah satu sektor yang cukup terpukul seiring mewabahnya virus corona penyebab Covid-19.

Bahkan, keadaan ini ditakutkan akan membuat pihak hotel merumahkan pekerjanya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indoensia (PHRI) Batam, Muhammad Mansur menyebutkan, berbagai upaya dilakukan oleh internal pelaku usaha pariwisata agar tetap bertahan di tengah kondisi saat ini agar pekerjanya tidak terdampak.

”Kami telah berikan diskon (tarif menginap di hotel, red) juga,” kata Mansur, Jumat
(13/3/2020).

Ia mengatakan, pihaknya kini tidak lagi bisa berharap pada upaya promosi, apalagi
sejumlah negara bahkan telah melakukan isolasi atau lockdown.

”Salah satu cara yang bisa kami lakukan adalah mengampanyekan Batam ini aman sekarang,” imbuhnya.(iza)

Salat Jumat Perdana di Masjid BP Batam

0

batampos.co.id – Setelah peletakan batu pertama mengawali pembangunannya sembilan bulan silam, tepatnya tanggal 8 Juni 2019, akhirnya Masjid yang dibangun oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah bisa dimanfaatkan untuk beribadah,

Salat jumat perdana di masjid tersebut pun dilaksanakan pada, Jumat (13/3/2020). Masjid yang berada di antara gedung utama dan Bifza Annex 1 BP Batam itu membuat para jamaah takjub.

Masjid tersebut rencananya akan diberi nama Masjid BJ Habibie. Pada salat jumat perdana khutbah diisi oleh Ustadz Luqman Rifai, pengurus MUI Kota Batam dan sekaligus Ketua IPIM Kota Batam.

Jamaah memadati masjid BP Batam saat salat jumat perdana pada Jumat (13/3/2020). Foto; Istimewa untuk batampos.co.id

Filosofi Masjid BJ Habibie BP Batam ini adalah cerminan dari kalimat Tauhid. Tauhid artinya menyembah hanya kepada yang satu, yaitu Allah Subhanahuwata’ala.

Konsep Tauhid ini diimplementasikan ke bentuk fasade bangunan mesjid berupa lafadz Allah pada bagian Selatannya dan lafadz Muhammad pada bagian Utara.

Masjid dengan luas bangunan ± 1.154 meter per segi ini terdiri dari lantai dasar, ruang jamaah pria di lantai bagian atas dan ruang jamaah wanita di lantai mezzanine.

Untuk memudahkan berwudhu disediakan tempat wudhu pria dan wanita yang letaknya terpisah, serta masjid ini mampu menampung kurang lebih 600 jamaah.

Mesjid ini dibangun dilatarbelakangi kebutuhan Pegawai BP Batam akan tempat ibadah saat salat Jumat dan salat wajib lainnya yang selama ini selalu mengandalkan Ruang Balairung Sari di lantai 3 Gedung BIDA dan musholla-musholla kecil di tiap sudut lantainya.(*)

AHY Dinilai Layak Menjadi Ketua Umum Partai Demokrat

0

batampos.co.id – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapatkan dukungan dari berbagai pihak untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.

Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam, Helmy Hemilton, berharap AHY bisa memimpin Partai Demokrat kedepannya.

Helmy menilai, AHY mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk Partai Demokrat

“AHY adalah tokoh muda yang santun dan cerdas seperti pak SBY,” katanya, sabtu (14/3/2020).

Dukungan untuk AHY juga datang dari seluruh anggota Paguyuban Warga Pacitan (PWP) Batam yang disampaikan sang Ketua, Bibit Setiadi.

Beberapa pertemuan yang dilakukan antara pihaknya dengan AHY, menghasilkan kesan yang positif.

Dukungan tersebut juga telah disampaikan pada saat AHY melakukan kunjungan ke Batam.

“Setiap AHY berkunjung ke Batam, kami selalu menjumpai, dan pertemuan kami yang terakhir lalu menyampaikan dukungan agar AHY bisa terpilih sebagai ketua umum Partai Demokrat,” kata Bibit.

“Beliau sempat merencanakan akan mengembangkan PWP hingga ke nasional. Alhamdulillah semoga bisa segera terwujud,” harapannya.

Kongres V Partai Demokrat akan dilaksanakan pada Minggu (15/3/2020) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.(iwa)

Kasus Positif Covid-19 Melonjak jadi 69 Pasien

0

batampos.co.id – Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia terus meningkat signifikan. Jumat (13/3/2020), penambahan kasus positif sudah mencapai 35 orang atau lebih dari dua kali jumlah kasus terakhir.

Sehingga jumlahnya menjadi 69. Meski begitu, pemerintah belum mau terbuka soal pemetaan kasus-kasus positif tersebut.

Secara keseluruhan, ada 35 kasus positif baru di Indonesia. Ke-35 orang itu adalah hasil contact tracing 34 kasus sebelumnya selama dua hari belakangan.

Dari jumlah itu, tiga orang meninggal dunia tidak lama setelah tiba di RS.

“Masuk rumah sakit sudah dalam keadaan menggunakan ventilator,” terang Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, di kantor Presiden, kemarin.

Ketiganya masing-masing berusia 57, 37, dan 59 tahun. Dua perempuan dan satu laki-laki. Masing-masing dicatat sebagai kasus 35, 36, dan 50.

Dalam penjelasan sebelumnya, Yuri mengatakan bahwa kedua pasien perempuan masuk RS dalam kondisi buruk.

Kasus 35 memiliki tanda-tanda sepsis. Tidak lama berada di RSPI Sulianti Saroso, dia meninggal dunia dua hari lalu.

Saat itu, dia belum dinyatakan sebagai kasus positif karena spesimennya masih diuji.
Kemarin, barulah ada kepastian bahwa dia positif Covid-19.

Kemudian, pasien 36 masuk RSPI dalam kondisi gagal napas. Di RS sebelumnya, kondisinya baik namun-tiba-tiba mengalami sesak napas.

Setelah dalam kondisi tersebut, barulah dia dirujuk ke RSPI. Sama seperti kasus 35, dia meninggal sebelum dinyatakan positif karena spesimennya baru diambil.

Untuk kasus 50, Yuri hanya memberi keterangan bahwa kondisinya memburuk dengan cepat hingga akhirnya meninggal.

Sementara, kasus yang sembuh juga bertambah. Yakni, kasus 01 dan 03. Pasien 01 adalah yang kali pertama diketahui tertular Covid-19 dari WN Jepang.

Mereka sudah diperbolehkan pulang. Namun keduanya memilih menunggu kondisi kasus 02 yang merupakan ibu dari kasus 01.

Masih ada satu kali lagi pemeriksaan virus yang harus dilakukan terhadap kasus 02, yang diyakini hasilnya akan negatif.

Rencananya, sore ini mereka sudah bisa pulang. Dengan demikian, hari ini secara keseluruhan ada enam kasus yang sembuh.

Ketiga kasus itu menyusul kasus 06, 14, dan 19 yang dinyatakan sembuh sebelumnya.
Selain itu, sembilan ABK WNI yang tertular di kapal Diamond Princess di Jepang dipastikan sembuh semua.

Tadi malam, mereka tiba di Tanah Air. Namun, para ABK itu masih akan menunggu
teman-temannya yang di Pulau Sebaru.

Rencananya, Minggu (15/3/2020) mereka sudah boleh pulang bersama 69 ABK lainnya. Termasuk kasus 06 yang baru saja dinyatakan sembuh.

Dari keseluruhan 69 kasus positif Covid-19 di Indonesia terdapat dua balita. Masing-masing berusia 2 dan 3 tahun, dan berjenis kelamin laki-laki.

“Dia adalah bagian dari tracing. Orangtua yang sakit, anaknya yang kena,” lanjut pria yang juga menjabat Dirjen P2P Kemenkes itu.

Di sisi lain, kemarin diketahui ada pasien yang kabur dari perawatannya di RS Persahabatan. Saat dikonfirmasi, Yuri hanya menjawab singkat.

“Dia sudah di RSPP,” ujarnya.

Menurut Yuri, pasien tersebut saat itu belum dinyatakan positif. Karena itu, dia memilih untuk pulang dan dijemput oleh keluarganya.

Meskipun, sebenarnya dia sedang diisolasi. Namun, saat ini dia sudah dinyatakan positif Covid-19.

Saat ini, contact tracing terhadap semua kasus positif masih terus dilakukan. Pihaknya melakukan lebih cepat agar segera bisa diidentifikasi, ditemukan, dan diisolasi bila menjadi kasus positif.

Sehingga tidak menjadi sumber penyebaran di lingkungan masyarakat.(jpg)

Istri Divonis 10 Tahun, Suami 12 Tahun

0

batampos.co.id – Pasangan suami istri asal Jakarta, IAD dan sang suami, FS, terbukti menjadi kurir sabu sebanyak dua kilogram (kg).

Mereka divonis terpisah di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Jumat (13/3/2020). Dalam sidang putusan yang dipimpin hakim Christo Sitorus, didampingi Marta Napitupulu dan Egi Novita, terdakwa IAD dijatuhi pidana 10 tahun penjara.

Sementara sang suami, Fredy, diganjar 12 tahun penjara. Vonis wanita berusia 28 tahun ini lebih ringan 2 tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Yan Elhas, yakni 12 tahun penjara.

Selain pidana, IAD diwajibkan membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.
Sebelum menjatuhkan vonis, hakim Christo menjabarkan hal yang meringankan dan
memberatkan terdakwa.

Hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, belum pernah dihukum, mengakui perbuatan dan punya tanggungan dua anak.

Sedangkan yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika.

Hal itu diatur dalam pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Hukuman kamu, kami ringankan 2 tahun dari tuntutan. Kamu punya hak untuk menerima atau banding atas putusan ini,” ujar Hakim Christo kepada IAD.

Mendengar putusan itu, terdakwa IAD menerima. Hal yang sama disampaikan JPU Yan Elhas. Sementara suaminya, FS, divonis 12 tahun penjara, sama dengan tuntutan JPU.

Meski begitu, terdakwa FS menerima atas putusan hukuman dari majelis hakim.  Diketahui, IAD diamankan petugas Bandara Hang Nadim Batam setelah gerak-geriknya mencurigakan.

Dari perempuan berusia 28 tahun ini, petugas menemukan 413 gram serbuk kristal sabu yang dikemas seperti pembalut.

Sedangkan dari suaminya, petugas mendapati 1,5 kilogram sabu di dalam sepatu. Kepada petugas, pasangan suami-istri ini mendapat upah Rp 40 juta untuk sekali pengiriman.(she)

Operator Kapal Kurangi Trip, Penumpang Tujuan ke Singapura Sepi

0

batampos.co.id – Sejumlah operator kapal di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center mengurangi trip atau perjalanan kapal ke Singapura.

Hal itu dikarenakan sepinya penumpang yang hendak berangkat ke Singapura. Manajer Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, mengatakan, setiap
hari ada 77 trip kapal yang berangkat dari pelabuhan tersebut.

Tujuannya, Malaysia dan Singapura.

”Namun kemarin (Kamis, red), ada operator yang mengurangi dua trip keberangkatan tujuan Singapura. Artinya saat ini, yang berangkat jadi 75 trip kapal,” terang Nika.

Imbas atas mewabahnya virus corona dan status oranye (waspada) di Singapura, berdampak pada sejumlah operator kapal yang membuka trip ke sana.

Sebelum adanya virus corona, kapal yang berangkat ke Singapura selalu hampir penuh. Mulai dari kapal berkapasitas 300 seat atau tempat duduk, maupun yang 170 seat.

”Biasanya selalu full (penuh), bahkan ada ekstra trip sampai 17 kapal. Sekarang jangankan ada ekstra, setiap kapal yang berangkat saja jarang penuh,” jelasnya.

Suasana di Pelabuhan Internasional Batam Centre. Saat ini operator kapal mengurangi trip keberangkatan karena jumlah penumpang yang turun drastis. Foto: batampos.co.id/Cecep Mulyana

Menurutnya, jumlah penumpang hanya 25 orang. Padahal lanjutnya, kapasitass kapal bisa mencapai 300 orang.

Menurut dia, sampai saat ini jumlah penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Feri Internasional Batam Center berkisar 3.000 penumpang.

Jumlah ini sudah sulit naik, meski pada akhir pekan.

”Yang banyak itu juga penumpang yang berangkat ke Malaysia, persentasenya bisa 75 (Malaysia) dan 25 (Singapura) persen. Padahal dulunya persentase 20 (Malaysia) dan
80 (Singapura) persen,” imbuh Nika.

Dijelaskan Nika, adanya aturan baru di Singapura membuat sejumlah pihak enggan  berangkat ke Negeri Singa itu.

Berbeda dengan Malaysia, yang belum memberlakukan peraturan apa-apa, sama halnya
dengan Indonesia.

”Singapura sudah status siaga, karena itu mereka buat aturan baru untuk yang datang.
Berbeda dengan Malaysia, yang tak ada aturan apapun,” jelas Nika.

Disinggung apakah Pelabuhan Feri Internasional Batam Center memberlakukan cek suhu badan kepada penumpang yang berangkat.

Menurut Nika, itu tidak dilakukan sama sekali.

”Tidak ada, karena belum ada aturannya. Lagian, alhamdulillah sampai saat ini belum ada warga Batam yang positif
corona,” paparnya.(she)

Bobol Rp 400 Juta dari Brankas

0

batampos.co.id – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang mengamankan tujuh
pelaku pembobolan brankas di PT Ivony Fortuner Mas Batam, Lubukbaja.

Dalam aksinya, pelaku membawa kabur uang tunai Rp 200 juta dan 20 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp 200 juta (dengan kurs Rp 10.300 per dolar Si-
ngapura).

Ketujuh pelaku yakni Kh, Dr, Rf, Yu, Ns, Ys, dan J. Sementara, otak pelaku pembobolan ini berinisial U, masuk daftar pencarian orang (DPO).

Adapun, barang bukti yang diamankan berupa linggis, pelat mobil, gunting, ponsel, dan
anting emas.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, mengatakan, pembobolan ini dilakukan pelaku pada pukul 04.30 WIB.

Modusnya, pelaku menggunakan mobil rental dan linggis untuk
membobol brankas tersebut.

“Setelah membobol, tersangka mengubah pelat mobil yang digunakan. Kemudian, membawa uang itu untuk dibagikan,” kata Andri, Jumat (13/3/2020) siang.

Andri menjelaskan, dari pembobolan perusahaan suplier minyak tersebut, setiap pelaku mendapatkan upah Rp 30 juta.

Hasil curian itu juga digunakan pelaku untuk membeli beberapa perhiasan.

“Uang itu dibagi rata sesuai kesepakatan pelaku. Setelah beraksi, linggis dan gunting
dibuang pelaku ke hutan Dam Duriangkang,” katanya.

Andri menambahkan, ketujuh pelaku merupakan residivis pencurian. Pelaku pernah membobol brankas perusahaan di Seipanas pada 2013 lalu.

“Pelaku baru saja bebas dan mengulangi kembali perbuatannya. Dalam aksinya,  pelaku memiliki peran yang berbeda. Seperti mengawasi, membobol, dan membawa mobil,” kata Andri.

Sementara itu, dari pengakuan salah seorang pelaku, Kh, aksi tersebut sudah direncanakan dengan mengintai perusahaan tersebut. Bahkan,aksinya sudah dilakukan sebanyak 2 kali.

“Sebelumnya datang ke lokasi tapi gagal. Besoknya kami ulang lagi,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat 2 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.(opi)

Warga Batam, Cuaca Lagi Panas Perbanyak Minum Air Putih Ya

0

batampos.co.id – Cuaca panas tengah melanda Kota Batam dalam beberapa hari
belakangan. Saat siang hari, suhu mencapai 32-34 derajat Celcius.

Masyarakat diminta menjaga kesehatan dan mengurangi kegiatan di luar ruangan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, akhir-akhir ini memang terjadi peningkatan suhu yang cukup panas.

Sehingga, jika banyak berada di luar ruangan dan terkena cahaya matahari secara langsung, bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

Seperti heat stroke atau gangguan kondisi tubuh yang merasa kepanasan hebat, tak hanya dari luar juga dari dalam.

”Itu yang paling sering terjadi ketika kita berada di ruangan terbuka dan terpapar langsung panas matahari,” sebutnya, Jumat (13/3/2020).

Para pekerja menggunakan payung saat keluar dari tempat kerja mereka. Saat ini suhu udara di Kota Batam mencapai 32 derajat celcius. Foto: batampos.co.id/Yusuf

Heat stroke adalah kondisi suhu tubuh naik secara drastis, bahkan bisa mencapai 40 derajat Celcius.

Kondisi cuaca saat ini cukup rentan dan berpotensi menyebabkan gangguan semacam heat stroke, sehingga masyarakat diimbau mengurangi kegiatan di luar.

”Usahakan gunakan pelindung kepala ketika berada di luar. Karena kalau kena matahari langsung dan durasi cukup lama, bisa menyebabkan pusing dan lainnya,” ujarnya.

Untuk itu, masyarakat harus menjaga kesehatan ketika suhu panas ini. Seperti, memperbanyak minum air putih, konsumsi buah yang mengandung banyak air dan sayur.

Saat kondisi seperti ini, konsumsi air dingin biasanya meningkat. Hal itu memang bisa membuat segar dan langsung melepas dahaga.

Namun, jika dikonsumsi berlebihan, itu tidak baik bagi kesehatan.

”Bisa flu juga. Karena habis kena panas langsung minum air dingin. Jadi, warga harus
waspada soal ini,” lanjutnya.

Ketika berada di luar, warga bisa menggunakan lotion atau tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung.

Hal ini bisa menjadi langkah antisipasi agar kulit tidak kering dan lainnya.

”Lebih baik kurangi kegiatan di ruangan terbuka. Namun, jika penting bisa gunakan  berbagai pelindung diri biar tetap aman dan sehat,” Didi menambahkan.

Berdasar informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca ini masih akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Jika perlu, gunakan payung ketika ingin keluar rumah.

”Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Jadi tetap utamakan jaga kesehatan tu-
buh,” tutupnya.(yui)

10 Pekerja di Batam Dikarantina

0

batampos.co.id – Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona (Co-vid-19). Termasuk mengkarantina pekerja yang baru kembali mengikuti pelatihan dari daerah terjangkit Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, mengungkapkan,  Sabtu (7/3/2020) lalu, sepuluh pekerja salah satu perusahaan di Batamindo kembali ke Batam, setelah melakukan perjalanan ke Jepang untuk kepentingan pelatihan.

Setiap orang telah mengikuti pelatihan selama tiga hingga lima bulan.

“Mereka menjalani observasi di rumahnya masing-masing, tidak masuk kerja dulu. Mereka ini juga telah diperiksa di Singapura, sesuai prosedur KKP mereka akan  dikarantina selama 14 hari,” kata Rudi, kemarin.

Ditegaskannya, para pekerja tersebut dalam keadaan sehat. Hanya saja, karantina dilakukan sebagai langkah antisipasi.

Pihaknya juga telah menyampaikan kepada perusahaan agar tetap memberikan hak upah kepada sepuluh pekerja tersebut walau tidak bekerja selama masa observasi.

“Kami sudah tekankan ini kepada perusahaannya,” ujarnya.

Terkait arahan Kemenaker bahwa perusahaan harus menyediakan alat dan perlengkapan cegah corona, seperti masker, hand sanitazer, dan lain-lain, Rudi, mengatakan, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada perusahaan setiap kali pertemuan.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Ani Dewiyana, mengatakan, kondisi pasien dalam pengawasan yang diisolasi di RSUD makin membaik.

“Kondisinya semakin baik, lagi pula yang bersangkutan kan hanya suspect yang belum
pasti positif,” kata Ani.

Dia menjelaskan, yang bersangkutan sudah dirawat selama lima hari. Pasien ini dirawat setelah memiliki gejala dan perlu penanganan sebagai langkah antisipasi.

“Yang dirawat itu rujukan dari Rumah Sakit Awal Bros. Mudah-mudahan hasil laboratoriumnya keluar pekan ini,” ujarnya.(yui/zis/iza)

Polisi Berjibaku Padamkan Api

0

batampos.co.id – Kebakaran hutan terjadi di sekitar Jalan Sudirman tepatnya di depan pos polisi 909 Kepri Mall, Jumat (13/3/2020) sekitar pukul 13.10 WIB.

Akibatnya asap tebal membubung tinggi dan mengahalangi jarak pandang para pengendara.

Akibat asap ini jalan raya jadi macet dan personel Satlantas sibuk mengatur arus lalu lintas.

Melihat api yang membumbung tinggi, personel Satlantas Polresta Barelang bersama masyarakat langsung melakukan pemadaman.

Meski dengan peralatan seadanya, api berhasil dipadamkan.

Personel Satlantas Polresta Barelang bersama masyarakat memadamkan api yang membakar hutan di depan Kepri Mall. Foto: Satlantas Polresta Barealng untuk batampos.co.id

“Tadi ada tiga personel kita yang ikut memadamkan api,” kata Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevani, kepada Batam Pos.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB,” tambah mantan Kapolsek Lubukbaja itu lagi.

Yunita mengatakan, penyebab sementara terjadi kebakaran di lahan yang menuju perumahan Plamo Garden Batamkota diduga akibat puntung rokok dibuang oleh warga yang melintas.

“Dugaan puntung rokok, api begitu cepat membakar lahan yang ada dipinggir jalan,” jelasnya

Ia mengimbau kepada masyarakat dimusim kemarau ini agar tidak membakar lahan dan juga membangkar sampah serta membuang puntung rokok di sembarangan sebbut wanita cantik yang enerjik ini.(ali)