Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 10360

Istri Divonis 10 Tahun, Suami 12 Tahun

0

batampos.co.id – Pasangan suami istri asal Jakarta, IAD dan sang suami, FS, terbukti menjadi kurir sabu sebanyak dua kilogram (kg).

Mereka divonis terpisah di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Jumat (13/3/2020). Dalam sidang putusan yang dipimpin hakim Christo Sitorus, didampingi Marta Napitupulu dan Egi Novita, terdakwa IAD dijatuhi pidana 10 tahun penjara.

Sementara sang suami, Fredy, diganjar 12 tahun penjara. Vonis wanita berusia 28 tahun ini lebih ringan 2 tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Yan Elhas, yakni 12 tahun penjara.

Selain pidana, IAD diwajibkan membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.
Sebelum menjatuhkan vonis, hakim Christo menjabarkan hal yang meringankan dan
memberatkan terdakwa.

Hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, belum pernah dihukum, mengakui perbuatan dan punya tanggungan dua anak.

Sedangkan yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika.

Hal itu diatur dalam pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Hukuman kamu, kami ringankan 2 tahun dari tuntutan. Kamu punya hak untuk menerima atau banding atas putusan ini,” ujar Hakim Christo kepada IAD.

Mendengar putusan itu, terdakwa IAD menerima. Hal yang sama disampaikan JPU Yan Elhas. Sementara suaminya, FS, divonis 12 tahun penjara, sama dengan tuntutan JPU.

Meski begitu, terdakwa FS menerima atas putusan hukuman dari majelis hakim.  Diketahui, IAD diamankan petugas Bandara Hang Nadim Batam setelah gerak-geriknya mencurigakan.

Dari perempuan berusia 28 tahun ini, petugas menemukan 413 gram serbuk kristal sabu yang dikemas seperti pembalut.

Sedangkan dari suaminya, petugas mendapati 1,5 kilogram sabu di dalam sepatu. Kepada petugas, pasangan suami-istri ini mendapat upah Rp 40 juta untuk sekali pengiriman.(she)

Operator Kapal Kurangi Trip, Penumpang Tujuan ke Singapura Sepi

0

batampos.co.id – Sejumlah operator kapal di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center mengurangi trip atau perjalanan kapal ke Singapura.

Hal itu dikarenakan sepinya penumpang yang hendak berangkat ke Singapura. Manajer Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, mengatakan, setiap
hari ada 77 trip kapal yang berangkat dari pelabuhan tersebut.

Tujuannya, Malaysia dan Singapura.

”Namun kemarin (Kamis, red), ada operator yang mengurangi dua trip keberangkatan tujuan Singapura. Artinya saat ini, yang berangkat jadi 75 trip kapal,” terang Nika.

Imbas atas mewabahnya virus corona dan status oranye (waspada) di Singapura, berdampak pada sejumlah operator kapal yang membuka trip ke sana.

Sebelum adanya virus corona, kapal yang berangkat ke Singapura selalu hampir penuh. Mulai dari kapal berkapasitas 300 seat atau tempat duduk, maupun yang 170 seat.

”Biasanya selalu full (penuh), bahkan ada ekstra trip sampai 17 kapal. Sekarang jangankan ada ekstra, setiap kapal yang berangkat saja jarang penuh,” jelasnya.

Suasana di Pelabuhan Internasional Batam Centre. Saat ini operator kapal mengurangi trip keberangkatan karena jumlah penumpang yang turun drastis. Foto: batampos.co.id/Cecep Mulyana

Menurutnya, jumlah penumpang hanya 25 orang. Padahal lanjutnya, kapasitass kapal bisa mencapai 300 orang.

Menurut dia, sampai saat ini jumlah penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Feri Internasional Batam Center berkisar 3.000 penumpang.

Jumlah ini sudah sulit naik, meski pada akhir pekan.

”Yang banyak itu juga penumpang yang berangkat ke Malaysia, persentasenya bisa 75 (Malaysia) dan 25 (Singapura) persen. Padahal dulunya persentase 20 (Malaysia) dan
80 (Singapura) persen,” imbuh Nika.

Dijelaskan Nika, adanya aturan baru di Singapura membuat sejumlah pihak enggan  berangkat ke Negeri Singa itu.

Berbeda dengan Malaysia, yang belum memberlakukan peraturan apa-apa, sama halnya
dengan Indonesia.

”Singapura sudah status siaga, karena itu mereka buat aturan baru untuk yang datang.
Berbeda dengan Malaysia, yang tak ada aturan apapun,” jelas Nika.

Disinggung apakah Pelabuhan Feri Internasional Batam Center memberlakukan cek suhu badan kepada penumpang yang berangkat.

Menurut Nika, itu tidak dilakukan sama sekali.

”Tidak ada, karena belum ada aturannya. Lagian, alhamdulillah sampai saat ini belum ada warga Batam yang positif
corona,” paparnya.(she)

Bobol Rp 400 Juta dari Brankas

0

batampos.co.id – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang mengamankan tujuh
pelaku pembobolan brankas di PT Ivony Fortuner Mas Batam, Lubukbaja.

Dalam aksinya, pelaku membawa kabur uang tunai Rp 200 juta dan 20 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp 200 juta (dengan kurs Rp 10.300 per dolar Si-
ngapura).

Ketujuh pelaku yakni Kh, Dr, Rf, Yu, Ns, Ys, dan J. Sementara, otak pelaku pembobolan ini berinisial U, masuk daftar pencarian orang (DPO).

Adapun, barang bukti yang diamankan berupa linggis, pelat mobil, gunting, ponsel, dan
anting emas.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, mengatakan, pembobolan ini dilakukan pelaku pada pukul 04.30 WIB.

Modusnya, pelaku menggunakan mobil rental dan linggis untuk
membobol brankas tersebut.

“Setelah membobol, tersangka mengubah pelat mobil yang digunakan. Kemudian, membawa uang itu untuk dibagikan,” kata Andri, Jumat (13/3/2020) siang.

Andri menjelaskan, dari pembobolan perusahaan suplier minyak tersebut, setiap pelaku mendapatkan upah Rp 30 juta.

Hasil curian itu juga digunakan pelaku untuk membeli beberapa perhiasan.

“Uang itu dibagi rata sesuai kesepakatan pelaku. Setelah beraksi, linggis dan gunting
dibuang pelaku ke hutan Dam Duriangkang,” katanya.

Andri menambahkan, ketujuh pelaku merupakan residivis pencurian. Pelaku pernah membobol brankas perusahaan di Seipanas pada 2013 lalu.

“Pelaku baru saja bebas dan mengulangi kembali perbuatannya. Dalam aksinya,  pelaku memiliki peran yang berbeda. Seperti mengawasi, membobol, dan membawa mobil,” kata Andri.

Sementara itu, dari pengakuan salah seorang pelaku, Kh, aksi tersebut sudah direncanakan dengan mengintai perusahaan tersebut. Bahkan,aksinya sudah dilakukan sebanyak 2 kali.

“Sebelumnya datang ke lokasi tapi gagal. Besoknya kami ulang lagi,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat 2 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.(opi)

Warga Batam, Cuaca Lagi Panas Perbanyak Minum Air Putih Ya

0

batampos.co.id – Cuaca panas tengah melanda Kota Batam dalam beberapa hari
belakangan. Saat siang hari, suhu mencapai 32-34 derajat Celcius.

Masyarakat diminta menjaga kesehatan dan mengurangi kegiatan di luar ruangan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, akhir-akhir ini memang terjadi peningkatan suhu yang cukup panas.

Sehingga, jika banyak berada di luar ruangan dan terkena cahaya matahari secara langsung, bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

Seperti heat stroke atau gangguan kondisi tubuh yang merasa kepanasan hebat, tak hanya dari luar juga dari dalam.

”Itu yang paling sering terjadi ketika kita berada di ruangan terbuka dan terpapar langsung panas matahari,” sebutnya, Jumat (13/3/2020).

Para pekerja menggunakan payung saat keluar dari tempat kerja mereka. Saat ini suhu udara di Kota Batam mencapai 32 derajat celcius. Foto: batampos.co.id/Yusuf

Heat stroke adalah kondisi suhu tubuh naik secara drastis, bahkan bisa mencapai 40 derajat Celcius.

Kondisi cuaca saat ini cukup rentan dan berpotensi menyebabkan gangguan semacam heat stroke, sehingga masyarakat diimbau mengurangi kegiatan di luar.

”Usahakan gunakan pelindung kepala ketika berada di luar. Karena kalau kena matahari langsung dan durasi cukup lama, bisa menyebabkan pusing dan lainnya,” ujarnya.

Untuk itu, masyarakat harus menjaga kesehatan ketika suhu panas ini. Seperti, memperbanyak minum air putih, konsumsi buah yang mengandung banyak air dan sayur.

Saat kondisi seperti ini, konsumsi air dingin biasanya meningkat. Hal itu memang bisa membuat segar dan langsung melepas dahaga.

Namun, jika dikonsumsi berlebihan, itu tidak baik bagi kesehatan.

”Bisa flu juga. Karena habis kena panas langsung minum air dingin. Jadi, warga harus
waspada soal ini,” lanjutnya.

Ketika berada di luar, warga bisa menggunakan lotion atau tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung.

Hal ini bisa menjadi langkah antisipasi agar kulit tidak kering dan lainnya.

”Lebih baik kurangi kegiatan di ruangan terbuka. Namun, jika penting bisa gunakan  berbagai pelindung diri biar tetap aman dan sehat,” Didi menambahkan.

Berdasar informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca ini masih akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Jika perlu, gunakan payung ketika ingin keluar rumah.

”Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Jadi tetap utamakan jaga kesehatan tu-
buh,” tutupnya.(yui)

10 Pekerja di Batam Dikarantina

0

batampos.co.id – Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona (Co-vid-19). Termasuk mengkarantina pekerja yang baru kembali mengikuti pelatihan dari daerah terjangkit Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, mengungkapkan,  Sabtu (7/3/2020) lalu, sepuluh pekerja salah satu perusahaan di Batamindo kembali ke Batam, setelah melakukan perjalanan ke Jepang untuk kepentingan pelatihan.

Setiap orang telah mengikuti pelatihan selama tiga hingga lima bulan.

“Mereka menjalani observasi di rumahnya masing-masing, tidak masuk kerja dulu. Mereka ini juga telah diperiksa di Singapura, sesuai prosedur KKP mereka akan  dikarantina selama 14 hari,” kata Rudi, kemarin.

Ditegaskannya, para pekerja tersebut dalam keadaan sehat. Hanya saja, karantina dilakukan sebagai langkah antisipasi.

Pihaknya juga telah menyampaikan kepada perusahaan agar tetap memberikan hak upah kepada sepuluh pekerja tersebut walau tidak bekerja selama masa observasi.

“Kami sudah tekankan ini kepada perusahaannya,” ujarnya.

Terkait arahan Kemenaker bahwa perusahaan harus menyediakan alat dan perlengkapan cegah corona, seperti masker, hand sanitazer, dan lain-lain, Rudi, mengatakan, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada perusahaan setiap kali pertemuan.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Ani Dewiyana, mengatakan, kondisi pasien dalam pengawasan yang diisolasi di RSUD makin membaik.

“Kondisinya semakin baik, lagi pula yang bersangkutan kan hanya suspect yang belum
pasti positif,” kata Ani.

Dia menjelaskan, yang bersangkutan sudah dirawat selama lima hari. Pasien ini dirawat setelah memiliki gejala dan perlu penanganan sebagai langkah antisipasi.

“Yang dirawat itu rujukan dari Rumah Sakit Awal Bros. Mudah-mudahan hasil laboratoriumnya keluar pekan ini,” ujarnya.(yui/zis/iza)

Polisi Berjibaku Padamkan Api

0

batampos.co.id – Kebakaran hutan terjadi di sekitar Jalan Sudirman tepatnya di depan pos polisi 909 Kepri Mall, Jumat (13/3/2020) sekitar pukul 13.10 WIB.

Akibatnya asap tebal membubung tinggi dan mengahalangi jarak pandang para pengendara.

Akibat asap ini jalan raya jadi macet dan personel Satlantas sibuk mengatur arus lalu lintas.

Melihat api yang membumbung tinggi, personel Satlantas Polresta Barelang bersama masyarakat langsung melakukan pemadaman.

Meski dengan peralatan seadanya, api berhasil dipadamkan.

Personel Satlantas Polresta Barelang bersama masyarakat memadamkan api yang membakar hutan di depan Kepri Mall. Foto: Satlantas Polresta Barealng untuk batampos.co.id

“Tadi ada tiga personel kita yang ikut memadamkan api,” kata Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevani, kepada Batam Pos.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB,” tambah mantan Kapolsek Lubukbaja itu lagi.

Yunita mengatakan, penyebab sementara terjadi kebakaran di lahan yang menuju perumahan Plamo Garden Batamkota diduga akibat puntung rokok dibuang oleh warga yang melintas.

“Dugaan puntung rokok, api begitu cepat membakar lahan yang ada dipinggir jalan,” jelasnya

Ia mengimbau kepada masyarakat dimusim kemarau ini agar tidak membakar lahan dan juga membangkar sampah serta membuang puntung rokok di sembarangan sebbut wanita cantik yang enerjik ini.(ali)

Pengumuman, Penggiliran Air Bersih Ditunda

0

batampos.co.id – ATB menerima instruksi baru dari Badan Pengusahaan (BP) Batam, untuk tidak melakukan penggiliran air bersih pada Minggu (15/3/2020) sebagaimana telah disepakati sebelumnya

Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus. mengatakan, instruksi tersebut dikirimkan secara resmi melalui surat pada Jumat (13/3/2020).

Dalam surat tersebut lanjutnya, penggiliran baru akan dilakukan ketika level air di waduk Duriangkang telah mencapai minus 3,4 meter di bawah bangunan pelimpah.

“Elevasi air di waduk per tanggal 13 Maret telah mencapai minus 3,2 meter di bawah bangunan pelimpah,” jelasnya.

Saat ini, air di waduk tersebut terus mengalami penurunan sekitar 2 sentimer setiap harinya.

Menurut asumsi tersebut, bilamana tidak turun hujan, maka masih ada waktu hingga 14 hari kedepan sebelum penggiliran dilakukan.

Instruksi ini tentunya merupakan angin segar sejenak bagi warga Kota Batam.

Terutama pelaku usaha dan industri yang sempat merasa terancam akibat potensi krisis air yang mengintai Batam.

ATB kata dia, menyambut gembira keputusan ini.

“Hal ini dikarenakan sebagai operator, ATB juga harus mempersiapkan berbagai hal terkait proses penggiliran IPA Duriangkang yang cukup menyulitkan,” jelasnya.

“Program penggiliran ini kesulitannya cukup tinggi juga, kami harus mempersiapkan berbagai hal tentunya, agar dampak penggiliran dapat seminimal mungkin,” kata Maria lagi.

ATB mengimbau masyarakat kota Batam berdoa selama kurun waktu tersebut.

Pengumuman di media sosial ATB

Agar hujan bisa turun dengan intensitas yang memadai agar elevasi -3,4 meter di bawah bangunan pelimpah tidak tercapai.

“ATB dan tentunya pelanggan mengucapkan terimakasih atas penundaan ini,” ujarnya.

Namun kata dia, seluruh pihak harus tetap waspada karena ancaman krisis air belum berlalu.

“Mari kita selalu berdoa agar hujan bisa turun memenuhi waduk, dihindarkan dari potensi krisis air, sehingga penggiliran ini tidak kita rasakan,” harap Maria.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, keputusan penundaan rationing diambil agar aktivitas masyarakat dan dunia usaha terus berlangsung kondusif.

Serta lebih siap untuk menghadapi rationing bila terpaksa dilakukan.

Kata dia, selama proses penundaan, BP Batam akan melakukan beberapa upaya untuk menambah ketersediaan air baku.

Di antaranya dengan pemasangan pipa penghubung dari Dam Tembesi ke Dam Duriangkang.

Serta persiapan rekayasa hujan buatan bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Hal ini juga dilakukan mengingat saat ini elevasi Tinggi Muka Air (TMA) Dam Duriangkang hampir mencapai level minus 3,19 meter.

Sementara titik kritis berada pada elevasi TMA minus 3,4 meter di bawah spillway, dimana jika hujan tak kunjung turun akan terjadi penurunan dua sentimeter per hari.

Minimnya curah hujan di Batam, mengakibatkan menyusutnya waduk-waduk yang merupakan tulang punggung ketersediaan air bersih di Pulau Batam.

Hal ini menyebabkan harus dilakukannya pengaturan khusus untuk penyaluran air bersih kepada pelanggan.

BP Batam mengimbau kepada masyarakat dan dunia usaha agar lebih bijak dan hemat dalam penggunaan air bersih sehari-hari.(*/esa)

Mahathir Menyerah, PM Muhyiddin Yassin Makin Menguat

0

batampos.co.id – Badai politik Malaysia tampaknya mulai mereda. Mahathir Mohamad yang menjadi pusat keributan mengangkat bendera putih. Itu berarti, tak ada lagi kubu yang sanggup menentang PM Muhyiddin Yassin.

Pernyataan Mahathir dilansir dalam wawancara dengan Sinar Harian yang terbit Rabu (11/3). Menurut dia, perjuangannya untuk menggelar mosi tidak percaya tak lagi memungkinkan. Sebab, dukungan untuknya sudah mulai berkurang.

”Sebelumnya, saya masih punya 114 kursi. Tapi, beberapa sudah diambil kubunya (Muhyiddin Yassin, Red),” ungkapnya.

Sementara itu, Muhyiddin kembali menegaskan bahwa dirinya tak bermaksud melukai Mahathir. Dia menyatakan sudah mengirim surat kepada seniornya, baik di UMNO maupun Partai Bersatu. Dia berharap Mahathir bisa mendukung pemerintahan saat ini.(jpg)

Warga Batam, Kini Pelayanan RSUD Embung Fatimah Hingga Hari Sabtu

0

batampos.co.id – Pemko Batam berencana membuka pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah di hari libur.

Hal ini karena banyaknya permintaan masyarakat agar bisa mendapatkan pelayanan ke-tika berobat di hari Sabtu.

”Memang ada rencana dari Pak Wali Kota, rencana pelayanan dibuka sampai Sabtu,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, Kamis (13/3/2020).

“Jadi, ini diharapkan bisa membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan saat hari libur,” ujarnya lagi.

Ia mengatakan, perpanjangan jam operasional RSUD ini bertujuan untuk melayani mereka yang tidak sempat datang ke rumah sakit di hari kerja atau Senin sampai Jumat.

Batam, menurutnya, merupakan kota sibuk karena mayoritas penduduknya bekerja.

”Iya, jadi Sabtu tetap buka dan beroperasi seperti biasa. Karena ada beberapa kasus warga yang kecewa karena datang berobat hari Sabtu, namun pelayanan tidak buka,” bebernya.

Menurutnya, untuk jam kerja, nanti tidak akan melanggar hak dari dokter yang bertugas di RSUD.

Mereka tetap bekerja sesuai waktunya yakni 37-40 jam per minggu. Sehingga, tidak ada pelanggaran jam kerja dokter dan petugas medis lainnya.

”Jadi, itu wacana dari Pak Wali Kota agar masyarakat terlayani dari segi kesehatannya,” ujarnya.

Didi menambahkan, ke depan RSUD akan berada di bawah Dinkes Batam.

Meskipun aturannya sudah keluar, namun belum bisa diterapkan karena masih ada aturan daerah yang tengah disiapkan.

”Untuk itu, ke depan diharapkan RSUD akan semakin membaik pelayanannya. Karena merupakan satu-satunya rumah sakit pemerintah di Batam,” bebernya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan, penambahan jadwal ini me-
mang diperlukan.

Saat ini, Batam tengah dihadapkan dengan wabah Covid-19. Sehingga, rumah sakit harus siap melayani pasien selama 24 jam.

”Karena itulah, makanya rumah sakit akan direncanakan dibuka hingga hari Sabtu nantinya,” sebutnya.

Selain keadaan tersebut, kebutuhan masyarakat atas pelayanan kesehatan memang prioritas.

Meskipun nantinya, rumah sakit beroperasi hingga Sabtu, pihaknya memastikan jam kerja petugas di sana tetap sesuai dan tidak melanggar.

”Rumah sakit harus lebih siap. Hal terpenting tidak melebihi jam kerja mereka,” imbuhnya.

Peningkatan pelayanan ini diharapkan bisa menjawab keresahan masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

”Kalau biasanya Sabtu libur, ke depannya akan tetap beroperasi,” tutupnya.(yui)

50 Alat Bantuan Dari Singapura Tertahan di Pelabuhan Batuampar

0

batampos.co.id – Sebanyak 50 Alat Pelindung Diri (APD) dan dua ventilator
bantuan Singapura tertahan di Pelabuhan Batuampar.

“Saya sudah telepon Bea Cukai, surat apa yang dibutuhkan akan saya keluarkan,” kata Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Kamis (12/3/2020).

Ia menyebutkan, bantuan ini sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan
penanganan visur corona.

Terlebih saat ini RS khusus Corona di Batam akan dilakukan pembangunan pusat observasi dan isolasi penyakit menular di Sijantung, Galang.

Rudi mengaku, terkait bantuan dari Singapura itu, ia dihubungi Presiden Joko Widodo, Rabu (11/3/2020) malam, setelah sebelumnya Presiden berkoordinasi dengan pemerintah Singapura.

Selanjutnya, pagi kemarin, ia juga dihubungi Mendagri Tito Karnavian agar berkoordinasi dengan Konjen Singapura di Batam.

“Saya sudah ketemu sama Konjen Singapura dan menanyakan masalahnya. Rupanya masuknya susah di pelabuhan. Kami bersama-sama prioritaskan penyelesaian ini, bahkan saya minta hari ini (kemarin, red) sudah bisa masuk,” paparnya.(iza)