Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 10371

Tim Gabungan Bubarkan Kerumuman, Termasuk di Rumah Makan dan Restoran

0

batampos.co.id – Upaya pencegahan masyarakat berkumpul-kumpul terus dilakukan tim gabungan. Patroli gabungan menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Batam terkait upaya pencegahan penularan virus Covid-19 secara rutin terus dilaksanakan.

”Patroli kita lakukan rutin sesuai surat edaran Wali Kota Batam. Mulai dari siang pukul 10.00 WIB sampai malam pukul 22.00 WIB sampai dengan selesai,” ujar Kabid Trantibum Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari, Senin (30/3/2020).

Adapun yang menjadi lokasi pemantauan tim patroli gabungan adalah titik keramaian
di seluruh wilayah di Kota Batam.

Seperti yang dilakukan Minggu (29/3/2020) kemarin, iring-iringan kendaraan patroli dari berbagai satuan bergerak dari Kantor Wali Kota Batam menuju Palm Spring.

Kemudian putar balik ke Simpang BNI Seipanas. Selanjutnya ke arah Patung Kuda Seipanas dan Underpass Pelita.

Rombongan patroli kemudian belok kiri menuju simpang Indomobil. Lanjut ke arah BCS Mall sampai ke Pasar Penuin.

Tim patroli gabungan yang terdiri dari tNi-Polri, Satpol PP, Ditpam dan instansi terkait mengimbau kepada pengunjung tempat ngopi dan makan untuk meminimalisir berkerumun atau berkumpul, dan meminta pengunjung meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah masing-masing, Senin (30/3/2020). kegiatan ini upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Kemudian ke Nagoya Food Court, Simpang Planet Hotel, Lucky Plasa, sampai Pasar Induk Jodoh.

“Tim patroli meliputi personel PM, Marinir, Raider, Kodim, Satlantas Polresta, Sat Sabhara Polresta, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” kata Kabid Trantibum Satpol PP, Imam Tohari.

Dari hasil patroli dijumpai kafe di Palm Spring sudah tutup. Sementara warung aceh
Terowongan Pelita ditemukan warga yang cukup ramai.

Pengunjung diimbau untuk langsung meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah masing-masing. Pengunjung ramai juga ditemukan di Food Court A2 Penuin.

Imbauan serupa disampaikan kepada para pengunjung tempat makan ini. Seperti Nagoya Food Court, depan Newton Nagoya, depan Lucky Plaza, depan BCA Jodoh, Marina Business Centre Nagoya, depan Hotel Utama Nagoya dan Cabuci Seraya Atas.

Kemudian Bengkong Harapan, Bengkong Indah II, dan di depan pos Damkar Seipanas, cukup banyak warga yang sedang makan di warung pinggir jalan.

“Restoran Tre Cipolle juga ramai pengunjung. Tindakan tim sama, mengimbau warga agar segera pulang,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut tim juga memohon dukungan warga untuk tetap berada di
rumah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Imam mengakui, pemerintah tidak melarang warga membeli makanan dan minuman di tempat makan.

Namun, dianjurkan untuk tidak makan di tempat. Melainkan dibawa pulang ke rumah. Agar meminimalisir kontak antarindividu dan mencegah orang untuk berkerumun atau berkumpul.

”Kita juga meminta agar masyarakat mematuhi maklumat Kapolri dan surat eda-
ran Wali Kota Batam,” tegas Imam.(rng)

Kabar Gembira, Perbankan dan Leasing di Batam Beri Keringanan Kredit

0

batampos.co.id – Perbankan di Batam bersedia mematuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020 yang mengimbau agar perbankan memberikan keringanan cicilan kredit kepada debitur yang mata pencahariannya terimbas
dari penyebaran virus corona (Covid-19).

“Sesuai dengan POJK, kami akan mematuhinya. Tapi insentif ini hanya berlaku bagi debitur yang usaha dan pendapatannya menurun karena dampak Covid-19,” kata Ketua Perhimpunan Bank Swasta Nasional (Perbanas) Kepri, Daniel Samzon, Senin (30/3/2020).

Dia mengatakan, meski begitu, insentif tersebut tidak bisa diberikan serta merta begitu
saja.

Bank memiliki parameter yang harus diikuti untuk menentukan apakah si debitur layak mendapatkan keringanan.

“Tidak bisa ketika langsung ajukan bisa oke. Kami harus investigasi, harus evaluasi, baru bisa merekomendasikan,” jelasnya.

Daniel menjelaskan, bentuk keringanan disesuaikan masing-masing dengan mata pencaharian si debitur.

“Bukan serta merta bisa langsung dapat setahun, kita lihat juga kemampuannya. Misal, tiga bulan saja distop. Atau bayar pokoknya saja, bunganya nanti,” jelasnya,

Ilustrasi. foto: iman wachyudi / batampos

“Atau malah tak mampu lagi bisa dapat setahun. Itu nanti kita akan restrukturisasi kreditnya,” kata dia lagi.

Untuk kredit pemilikan rumah (KPR) juga berlaku.

“Ini tak berlaku untuk yang memang pada awalnya sudah bermasalah sebelum pan-
demi Covid-19 terjadi. Bagi para debitur nakal, jangan pernah memanfaatkan kesem-
patan,” paparnya.

Selain itu, bank juga memudahkan nasabah untuk pengajuan keringanan cicilan bisa mengirimkan data-data yang diperlukan melalui email.

“Kami buat mudah saja. Misalnya jika perusahaannya tutup dan tak mampu bayar gaji,
maka sertakan buktinya di email. Jadi kami dari perbankan bisa evaluasi,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo.

Ia menyebut dampak virus corona menyebabkan sejumlah sektor usaha mengalami kelumpuhan. Seperti sektor pariwisata dan sektor industri.

“Persoalan paling besar dihadapi dari melemahnya sektor usaha yakni soal cicilan kredit yang pengusaha harus bayarkan,” katanya.

“Kasih kelonggaran tiga hingga enam bulan karena ini sifatnya sudah darurat,” tam-
bahnya.

Selain perbankan, lembaga jasa keuangan (LJK) seperti perusahaan pembiayaan (lea-
sing) juga siap memberikan memberikan keringanan cicilan hingga situasi pulih.

“Saya pergi ke salah satu leasing, karena ada imbauan Presiden yang memberi kemudahan. Jadinya saya yang punya usaha tapi sekarang berhenti, ada solusi,” kata salah seorang pengusaha kedai kopi di Batam, Hetdin Manurung, Senin (30/3/2020).

Ia mengajukan penangguhan cicilan selama tiga bulan dan ingin mendapatkan opsi dari
leasing. Tapi, ia mendapat jawaban yang berbeda.

“Memang selama tiga bulan tak ditagih, tapi cicilan yang tiga bulan itu dibebankan ke bulan-bulan berikutnya,” paparnya.

“Angsurannya jadi naik. Selain itu, dikenakan Rp 500 ribu untuk biaya admin,” jelasnya.

Hetdin melihat imbauan dari Presiden tersebut belum ditanggapi oleh pihak leasing.

“Katanya bantu meringankan, tapi ini kesannya malah membebani. Sekarang situasinya darurat dan di luar kehendak,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno, melalui rilis yang diterima Batam Pos mengimbau kepada leasing agar segera menawarkan keringanan kredit kepada nasabah.

“Adapun jenis restrukturisasi yang dapat ditawarkan yakni perpanjangan jangka waktu dan penundaan pembayaran, dan jenis keringanan lainnya,” katanya.

Pengajuan keringanan kredit dapat dilakukan dengan persyaratan mata pencahari-
annya terkena dampak Covid-19 dengan nilai pembiayaan di bawah Rp 10 miliar.

Untuk pekerja sektor informal atau pengusaha UMKM. Tidak memiliki tunggakan sebelum 2 Maret 2020. Memiliki unit kendaraan sebagai jaminan dan kriteria lain yang ditetapkan perusahaan pembiayaan.

Sementara itu, tata cara pengajuan keringanan kredit berlaku mulai Senin (30/3/2020) dan dapat dilakukan dengan mengisi formulir yang bisa diunduh dari website.(leo)

Korban Virus Corona Terus Berjatuhan

0

batampos.co.id – Korban meninggal akibat Corona Virus Disease (Covid-19) bertambah di Batam. Adalah JR, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai country manager di salah satu perusahaan galangan kapal di Batam.

Almarhum menjadi pasien ketiga yang positif di Batam. Sebelumnya, korban dinyatakan
positif Covid-19 usai berkunjung dari Jakarta, Senin (23/3/2020) lalu.

Sehari setelah diisolasi, korban sempat mengunggah status di Facebook pribadinya.

“Mau tau rasanya kena COVID-19? Gak usahlah, cukup aku wae. Tapi nanti aku ceritain, mohon doa kesembuhan dan kesehatan buat saya,” tulisnya, Selasa (24/3/2020) pukul 16.42 WIB.

Tujuh hari setelah diisolasi, pria 47 tahun ini mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji, Senin (30/3/2020).

Ucapan duka pun berdatangan dari orang-orang dekatnya. Hingga pukul 18.05 WIB kemarin, status terakhirnya dikomentari 996 orang, disukai 1.100 orang, dan 470 kali dibagikan.

“Innalillahi wainnaillaihi rojiun. Semoga almarhum sobatku (JR) diampuni segala dosanya, diterima segala amal baik selama hidup di dunia dan di tempatkan di surga-Nya. Keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan. Amin Allahuma Amin. Tin Risdianto dan anak-anak sabar ya,” tulis rekan korban, Oktaviandi Andi.

Ucapan belasungkawa terus mengalir. “Innalillahi wa innailaihi raji’un, semoga husnul kotimah dan semoga menjadi pembelajaran bagi kita semua akan singkatnya kehidupan ini. Dan betapa dekatnya kematian dengan kita,” ujar Almadinah.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Amsakar Achmad, saat berbincang dengan warga Batam yang di karantina di Rusun BP Batam dan sudah diperbolehkan pulang karena steril dari virus corona. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Manajemen RSUD Embung Fatimah mengungkapkan, korban meninggal saat menjalani perawatan medis di ruang isolasi, Senin (30/3/2020) sekitar pukul 01.45 WIB.

“Pasien 03 sudah langsung dimakamkan di TPU Seitemiang pagi tadi (kemarin,red),” ujar Direktur RSUD Embung Fatimah, Ani Dewiyana didampingi dokter spesialis paru dan jantung, Antonius Sianturi, yang menangani korban.

Selain JR, Senin (30/3) sore, sekitar pukul 17.00 WIB, RSUD Embung Fatimah mendapat
pasien rujukan dari Rumah Sakit Elisabeth.

Dia termasuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sejak 27 Maret lalu. Informasi yang diperoleh Batam Pos, pasien berjenis kelamin perempuan ini, setelah tiba di RSUD langsung dilakukan rapid test.

Hasilnya, reaktif (reaktif adalah istilah baru yang digunakan pemerintah untuk mengganti kata positif, karena hasil rapid test masih harus diuji lagi di laboratorium, red).

Namun, tak lama setelah tiba di RSUD, pasien perempuan berusia 34 tahun ini meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, yang dihubungi Batam Pos tadi malam membenarkan meninggalnya satu pasien rujukan dari RS Elisabeth.

“Iya, tadi (kemarin,red) meninggal pukul 16.30 WIB,” ujar Didi.

Ia juga membenarkan bahwa pasien sudah diuji spesimennya menggunakan rapid test. Hasilnya reaktif.

“Tapi tak bisa dikatakan positif Covid-19 ya,” ujar Didi.

Meski hasil rapid test menunjukkan reaktif, Didi mengatakan, masih harus ada uji swab di laboratorium Kementerian Kesehatan.

“Hasil uji swabnya belum keluar. Jadi, masuk status PDP reaktif,” ujar Didi, lagi.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Batam, Amsakar Achmad, juga membenarkan
kabar meninggalnya salah satu pasien yang baru dirujuk ke RSUD Embung Fatimah
dari RS Elisabeth.

“Iya betul (meninggal). Korban (sebelumnya) masuk di Elisabeth, hari Jumat (27/3/2020),” kata dia, Senin (30/3/2020) malam.

Ia mengungkapkan, korban terkait pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kasus 01,
Pendeta SPD, yang meninggal Minggu (22/3/2020) lalu.

“Korban pernah membesuk pasien posistif pertama,” ujar Amsakar.

Sementara itu, Kepala Kantor Karantina Pelabuhan (KKP), Achmad Farchanny, menyebut-
kan, sejatinya menurut pedoman orang yang close contact dengan pasien terkonfirmasi
atau positif Covid-19 masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Kalau OTG dia close contact tak memiliki gejala, kalau ODP ada gejala tapi minimal. Mereka dikarantina,” ucapnya.

Ia mengatakan, jika pun ada yang close contact dengan korban, kini telah melewati masa inkubasi.

“Artinya mereka aman. Baik OTG maupun ODP yang selesai masa karantinanya. Jika setelah itu bebas, saya tak bisa katakan karena kita semua sekarang waspada, wajib terapkan sosial distancing,” papar dia.(iza/yui)

Osco Bakal Calon Wakil Wali Kota Batam jadi ODP, Ini Hasil Rapid Testnya

0

batampos.co.id – Bakal calon wakil Wali Kota Batam, Osco Olfriady Letunggamu yang diduga berstatus Orang Dalam Pemantuan (ODP) Covid-19 setelah pertemuannya dengan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana di kongres Partai Demokrat 15 Maret 2020 lalu, telah melakukan tes dengan rapid test.

Ketua Sahabat Osco, Boy Hermansyah, menyampaikan Sahabat Osco chapter Batuaji, Batu Ampar dan Batam Kota yang sempat khawatir dengan kabar berita yang beredar.

ia menjelaskan, Ridho koordinator Sahabat Osco dari chapter Batuampar sempat menyampaikan apa yang bisa mereka bantu untuk Osco.

Hal yang sama juga disampaikan Windri dari chapter Batu Aji sempat mencarikan Osco rapid test covid-19 ke teman-temannya.

“Kami bersyukur Senin (30/3/2020) pak Osco sudah mendapatkan alat test covid-19 dan hasilnya negatif,” kata Boy.

Osco lanjutnya juga mengabadikan tes tersebut dengan video dan menguploadnya di YouTube chanelnya oscobatam.

Di dalam Chanel YouTube nya, Osco sangat berhati-hati dalam membuka alat test karena hanya satu set yang ia dapatkan.

Bakal Calon Wakil Wali Kota Batam, Osco Olfriady Letunggamu, memperlihatkan hasil rapid test. Foto; Istimewa untuk batampos.co.id

Ia membuka paket yang masih disegel tersebut dan menjelaskan apa saja yang ada didalamnya.

Terlihat ada alat tes dan pipet untuk mengambil darah serta buffer atau cairan untuk diteteskan sebanyak dua kali.

Baca Juga: Osco Bakal Calon Wakil Wali Kota Batam Bersatus ODP Covid-19 Setelah Bertemu Bupati Karawang

Osco melakukan tahap demi tahap dengan teliti dan mendapatkan hasil satu garis yang menandakan hasil negatif.

Dalam video tersebut Osco menyampaikan dirinya bersyukur negatif covid-19 dan bukan pembawa (carrier) virus tersebut.

Dia juga berpesan untuk kita menjauhi kerumunan, jaga kesehatan dan lindungi diri kita sendiri karena automatis kita juga melindungi orang yang di sekitar.

“Ini adalah bentuk dukungan kita kepada pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Covid-19,” jelasnya.

“Cara yang sangat kreatif untuk kita tiru dalam menjelaskan atau membuat klarifikasi atas sebuah kejadian dengan memakai sosial media,” katanya lagi.

Osco merupakan bakal Calon Wakil Wali Kota Termuda yang memang merepresentatifkan dirinya sebagai millenial dan tanggap terhadap perkembangan sosial dan teknologi.

Di video terlihat dia dengan santai memakai kaos polo shirt warna putih, topi baseball biru dan gaya bicara yang sangat simpel dan mudah dimengerti.

Kepiawaiannya dalam menyampaikan suatu informasi dengan baik dan jelas membuat be pria berumur 36 Tahun ini disukai oleh banyak kalangan.

Boy merasa senang dan bahagia melihat dengan langsung hasil yang memang negatif. Mari kita bersama mendukung program pemerintah dalam penanggulangan penyebaran virus covid-19.(*/esa)

Anggota DPRD Sumbang APD dan Alkes ke RSUD Embung Fatimah

0

batampos.co.id – Pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam mengumpulan dana dan dibelikan Alat Perlindungan Diri (APD) untuk disumbangkan ke RSUD Embung Fatimah di Batuaji, Senin (30/3/2020).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk mendukung kinerja tim medis di RSUD Embung Fatimah dalam menangani pasien baik yang positif tertular Covid-19 maupun yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Inisiator pengumpulan dana, Bianto. mengatakan, alat medis yang disumbangkan ke RSUD Embung Fatimah berupa 56 jeriken hand sanitizer, 80 APD, 2.750 lembar masker, serta empat kardus susu bear brand.

Anggota DPRD Batam, Bianto, memberikan secara simbolis bantuan APD dan alat kesehatan kepada tim medis di RSUD Embung Fatimah. Foto; Galih/batampos.co.id

“Jika dirupiahkan, donasi patungan dari para anggota DPRD Batam totalnya Rp 40 jutaan dan ini merupakan hasil kesepakatan bersama dari seluruh fraksi yang ada di DPRD Batam,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Batam itu menjelaskan pemberian bantuan alat kesehatan dan APD merupakan wujud kepedulian seluruh anggota DPRD Batam untuk bersama-sama mendukung tenaga medis dalam menangani wabah virus corona di Batam.

“Caranya seperti apa? Dengan donasi inilah yang kami bisa lakukan untuk membantu perjuangan tim medis bersama memerangi virus corona,” ujarnya.(gas)

ATB Perkuat Jalur Pipa Baru Suplai Air di Melcem Mengalir Lancar

0

batampos.co.id – PT. Adhya Tirta Batam (ATB) lakukan investasi penguatan jaringan pipa distribusi baru sepanjang 2,3 kilometer, guna meningkatkan keandalan suplai air di area Melcem dan Tanjung Sengkuang, ditengah pertumbuhan penduduk.

Kini suplai air di wilayah ujung pipa tersebut telah mengalir lancar.

Warga pun memberikan apresiasi terhadap upaya ATB telah menyelesaikan pekerjaan penguatan jaringan pipa.

“Kini siang hari air sudah mengalir, mudah-mudahan kedepannya akan seperti ini bisa mengalir 24 jam. Terima kasih kepada Manajemen ATB atas difungsikannya penyambungan jalur pipa baru melalui Simpang Melcem,” jelas Rinaldi warga Sengkuang Raya.

Sebelumnya suplai air di kawasan Sengkuang Raya mengalir pada jam tertentu saja di malam hari khususnya pada pukul 23.00-05.00 WIB.

PT. Adhya Tirta Batam (ATB) lakukan investasi penguatan jaringan pipa distribusi baru sepanjang 2,3 kilometer, guna meningkatkan keandalan suplai air di area Melcem dan Tanjung Sengkuang, Foto: ATB untuk batampos.co.id

Setiap hari warga disibukkan dengan mempersiapkan tampungan air. Sejak Minggu (29/3/2020) siang suplai air sudah mengalir dengan lancar.

“Aliran air ATB di perumahan Sengkuang Raya terutama yang berada dilokasi dataran tinggi sudah melai mengalir sampai hari ini,” ucap Rinaldi.

Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, menambahkan, pekerjaan penguatan suplai dilakukan untuk meningkatkan keandalan supai, sekaligus menambah potensi pengembangan suplai dimasa akan datang.

Mengingat Melcem hingga Tanjung Sengkuang merupakan wilayah dengan pertumbuhan pelanggan yang cukup tinggi

Ada dua jenis pipa yang ditanam yakni pipa berdiameter 225mm sepanjang 925 meter dan diameter 160mm sepanjang 1,600 meter, total panjang pipa 2,3 Km.

“Dengan jalur baru ini yang melewati Kampung Air Raja, suplai bisa mengalir lebih baik. Bahkan pelanggan yang berada di wilayah tinggi sudah bisa menggunakan air disiang hari,” tambah Maria.

Upaya dan dedikasi ATB menjelang 25 Tahun mengabdi dapat memberikan layanan berkualitas.

Meski berada di penghujung konsesi ATB tetap mengutamakan layanan air bersih ke pelanggan.

“Semua yang kami lakukan adalah untuk pelanggan, kami akan tetap memberikan pelayanan optimal sampai akhir konsesi, tak usah khawatir. Kami berharap dipenghujung konsesi ini suplai akan jauh lebih baik, khususnya daerah-daerah ujung pipa” ujar Maria.

Kendati suplai air telah membaik, namun ATB tetap mengingatkan pelanggan untuk bijaksana menggunakan air.

Apalagi saat ini kondisi air di waduk Duriangkang terus mengalami penyusutan.

Waduk Duriangkang adalah tulang pungggung kebutuhan air bersih di Kota Batam.

ATB mengimbau pelanggan untuk menggunakan air seperlunya. Budayakan 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Gunakan air bersih hanya untuk kebutuhan yang penting saja

“Kita harus sadar, bahwa Batam adalah kota dengan sumber air yang terbatas. Gunakan air seperlunya, bukan secukupnya,” tutup Maria.(*)

Begini Kondisi di Pasar Inpres Sekarang 

0

batampos.co.id – Wabah virus corona berdanpak kepada penghasilan para pedagang di Pasar Inpres, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Salah seorang pedagang Pasar Inpres, Ina, mengatakan, pedapatannya menurun karena pemilik warung makan menutup usahanya.

“Lihat bang, masih tinggi tumpukan sayuran, kurang pembeli,” ujarnya, Senin (30/3/2020).

Kata Ina, harga sejumlah komoditi memang sedikit mengalami kenaikan. Seperti cabai merah yang dijual per ons Rp 10 ribu.

Suasana di Pasar Inpres, Kabupaten Kepualauan Anambas. karena wabah virus corona pembeli di pasar rakyat tersebut kian sepi. Foto: faidillah/batampos.co.id

“Kalau dijual satu kilo Rp 95 ribu,” sebutnya.

Cabai rawit kampung juga dibanderol Rp 10 ribu per ons dan per kilogram Rp 90 ribu.

“Hanya harga telur yang turun,” sebutnya.

Saat ini lanjutnya, satu butir telur Rp 1.800. Tetapi kata dia, masyarakat kerap membeli telur dalam jumlah banyak. Sehingga harganya jauh lebih murah.

” Biasanya kalau beli Rp 5 ribu dapat tiga butir telur,” terangnya.

Ia menjelaskan, sepinya pengunjung Pasar Inpres juga dikarenakan kekhawatiran masyarakat terhadap virus corona.

Sehingga banyak masyarakat yang membatasi aktivitasnya di luar rumah.(fai)

Tak Hanya Batam, Lingga Juga Kekeringan

0

batampos.co.id – Kabupaten Lingga, khususnya wilayah Dabo Singkep, mengalami musim kemarau yang mengakibatkan sejumlah sumur dan sumber air menyusut drastis.

“Sumur kami sudah mengalami penyusutan debit air yang cukup parah, terpaksa harus menunggu lama untuk mengambil air,” ujar Ani warga Desa Tanjungharapan, Minggu (29/3/2020).

Selain warga yang menggunakan sumur dan sumber air lainnya, keluhan yang sama juga dialami pelanggan PDAM Kabupaten Lingga.

Mereka mengeluhkan pasokan air bersih tidak sampai ke rumah mereka, sejak satu bulan yang lalu.

Ilustrasi. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Mereka mengaku berusaha mendapatkan air dengan membeli air bersih dari penjual air keliling dengan harga Rp 60 ribu untuk satu drum air bersih.

“Sudah sebulan kami tak menerima pasokan air bersih dari PDAM,” kata Epani warga Pasir Kuning atas.

Kondisi ini diperkirakan akan terus berlanjut jika musim kemarau panjang belum juga berakhir.

Selain itu, juga berdampak pada aktivitas perekonomian khususnya pada bidang depot pengisian air minum.

Sejumlah sumber air bersih yang dimanfaatkan beberapa pedagang depot pengisian air minum mengalami kekeringan.

Mereka mengaku sumber air yang selama ini mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen mengalami kekeringan.(wsa)

Dibutuhkan, 100 Relawan dan Tenaga Medis untuk RS Khusus Infeksi di Galang

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan, guna mendukung operasional tahap awal Rumah Sakit Khusus Infeksi di Galang, Batam memerlukan 100 relawan dan tenaga medis.

Menurut Tjetjep, pihaknya bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Batam dalam melakukan rekrutmen ini.

Ia berharap kebutuhan ini segera terpenuhi sehingga RS Khusus Infeksi tersebut bisa segera memberikan manfaat bagi pemerintah dalam mencegah dan melawan Corona Virus (Covid-19)

”Sesuai dengan anjuran Palang Merah Indonesia (PMI) pada tahap awal kita membutuhkan 100 relawan dan tenaga medis. Proses rekrutmen juga melibatkan Kodim Batam,” ujar Tjetjep Yudiana, Minggu (29/3/2020) di Tanjungpinang.

Dijelaskannya, spesifikasi yang dibutuhkan adalah dokter umum, perawat, apoteker, psikologi klinis, tenaga teknis kefarmasian, radiografer, D3 gizi.

Selain itu juga dibutuhkan sanitarian, teknik elektro medik, dan perekam medis.

Ditegaskannya, kebutuhan sumber daya manusia tersebut akan meningkat, ketika terjadi eskalasi kasus.

Alat berat dan kontainer sudah tiba di bekas camp Vietnam, Galang, Kamis (5/3/2020) lalu. Dibutuhkan 100 relawan dan tenaga medis untuk di tempatkan di RS Khusus Infeksi di Galang. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Selain diperuntukan khusus bagi menangani Covid-19 di Provinsi Kepri, rumah sakit tersebut juga dirancang untuk kebutuhan nasional.

”RS Infeksi Galang memiliki fasilitas observasi, dan fasilitas isolasi. Termasuk sarana pendukung untuk tenaga medis, ruang farmasi, radiologi, gizi, hingga laundry. Tidak itu saja, RS Infeksi Galang juga dilengkapi dengan landasan helipad,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, rumah sakit yang terletak di bekas kamp pengungsi Vietnam itu menyediakan 340 kamar untuk observasi dan 20 kamar isolasi.

Ruang Isolasi yang dibangun adalah ruang isolasi berstandar ICU. Fasilitas pendukung juga disiapkan.

Termasuk fasilitas spesialis sebagai penunjang operasional pelengkap rumah sakit.

Ditambahkannya, kehadiran infrastruktur yang dibangun cepat oleh pemerintah ini adalah upaya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, tentang keseriusan pemerintah dalam mencegah dan melawan Covid-19.

”Upaya ini tentunya akan sia-sia, apabila imbauan yang dikeluarkan pemerintah tidak didukung oleh masyarakat,” jelasnya.

“Artinya kita harus saling mendukung, sehingga terjadi keseimbangan. Salah satu caranya adalah tetap berada di rumah, hindari keramaian, lakukan jaga jarak aman sesuai dengan imbauan pemerintah,” tutup Tjetjep.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah, menegaskan, Kepri akan terus mendukung operasional RS Khusus Infeksi di Galang.

Sebagai rumah sakit rujukan nasional, segala kesiapan harus sesuai standar.

Menurutnya, sampai sejauh ini kesiapan sudah mendekati sempurna.

Ia berharap infrastruktur tersebut sudah mulai difungsikan pada hari ini, Senin (30/3/2020), sehingga secepatnya memberikan
manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

”Kesiapan ini menjadi penting karena pasien yang nanti dirujuk bisa berasal dari berbagai wilayah di tanah air,” tuturnya.

“Tapi secara umum, baik infrastruktur, alat medis, sarana prasarana hingga tenaga medis sumber daya manusia,” tegasnya lagi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri tersebut menambahkan, Gugus Tugas akan terus berkoordinasi, memenuhi kekurangan terkait operasional nanti.

Secara bertahap, akan terus berkoordinasi dengan semua pihak.

”Hanya dengan koordinasi yang baik inilah, bersama-sama kita akan terus melawan pandemi corona dari wilayah Kepri,” jelasnya.(jpg)

Ratusan Ribu Generasi Muda Batam Bersiap Miliki Rumah

0

batampos.co.id – Di tengah merebaknya penyebaran virus corona sejak awal tahun, pengembang di Batam memasang target agar kuota rumah murah subsidi ditambah.

Bagi milenial berkantong pas-pasan, rumah murah memang menjadi pilihan utama.

“Hingga saat ini, kami masih terus kuota rumah subsidi ditambah. Tahun ini, secara nasional kuotanya 102 ribu saja dibanding tahun lalu yang dapat 160 ribu,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah
(DPD) Real Estate Indonesia (REI) khusus Batam, Achyar Arfan, baru-baru ini.

Rumah murah menjadi pilihan menarik karena skema pembeliannya dianggap kompetitif dan bersahabat.

Keuntungan membeli rumah murah antara lain suku bunga rendah 5 persen tetap per tahun, tenor panjang selama 20 tahun, angsuran terjangkau, uang muka ringan, bebas premi asuransi dan bebas pajak pertambahan nilai (PPN).

Untuk tahun 2020, harga rumah murah sudah ditetapkan sebesar Rp 156,5 juta, naik dari Rp 146 juta pada 2019.

Ilustrasi Perumahan. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Achyar menyebut, penurunan kuota rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi perhatian serius dari REI Batam.

Kebutuhan rumah di Batam masih sangat tinggi. Berdasarkan data BPS Batam, jumlah penduduk Batam pada 2019 sudah mencapai 1.421.961 orang atau tumbuh 9 persen dari 2018.

Sebanyak 40,76 persen di antaranya adalah generasi milenial berusia 20 hingga 39 tahun atau dalam angka mencapai 579.591 orang.

Kebutuhan terhadap rumah akan semakin tinggi mengingat pertumbuhan penduduk Batam yang terus bertambah dalam rentang 5 hingga 9 persen dalam lima tahun terakhir ini.

Menurut Achyar, idealnya kuota rumah murah terus bertambah sebanyak 2.500 per tahun. Tapi sayangnya, angan-angan tersebut sulit untuk terealisasi.

“2019, pemerintah kasih kuota 160 ribu. Dan tahun depan diintip dari APBN, maka kuota hanya 100 ribu. Nah ini yang saya bilang,
masyarakat harus disadarkan bahwa sekarang fasilitas untuk
mendapatkan rumah layak huni terus berkurang,” ucapnya.

Di Batam, target pembangunan rumah FLPP tahun ini diperkirakan akan berkurang.

Padahal, tiga tahun terakhir ini, kuotanya terus meningkat. Pada tahun 2017, ada 800 unit, tahun 2018 ada 1.200 unit, tahun 2019 ada 1.500 unit.

Dan untuk tahun ini, Achyar belum mendapat jumlah pastinya.

“Untuk 2019 lalu, realisasi sudah 600,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, realisasi rumah FLPP di Kepri mencapai 970 unit dengan total kredit sebesar Rp 93,8 miliar.

“90 persen dibiayai oleh BTN yang memang fokus pada bisnis properti,” tegasnya.

Mendengar pengurangan kuota tersebut, bukan hanya target yang akan turun, tapi juga jumlah pengembang yang membangun rumah FLPP.

“Di daftar kita, ada 18 dari 90 pengembang di Batam yang bangun rumah FLPP di Tanjunguncang, Marina, Piayu dan Nongsa,” ungkapnya.(leo)