Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 1053

Polda Kepri Siapkan Antisipasi Jalur Blind Spot Tiban, Kajian Jalur Penyelamatan Dibahas

0
Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Andhika Bayu. f.yashinta

batampos– Jalur rawan kecelakaan atau blind spot di kawasan Tiban menjadi perhatian serius Ditlantas Polda Kepri. Untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, kepolisian bersama instansi terkait tengah menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari rencana pembangunan jalur penyelamatan hingga pemasangan rambu lalu lintas.

“Seperti di Jawa, kalau ada jalan turunan biasanya dibuat jalur penyelamatan yang sedikit menanjak. Itu bisa dikaji juga di Batam, khususnya di Tiban, kalau memang memungkinkan,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Andhika Bayu, Kamis (18/9).

Menurut Andhika, Satlantas Polresta Barelang telah diarahkan untuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam serta stakeholder terkait dalam menindaklanjuti penanganan jalur rawan kecelakaan tersebut.

BACA JUGA: Antisipasi Kecelakaan di Tiban Centre, Pita Penggaduh Dipasang Pekan Ini

Selain jalur penyelamatan, pemasangan rambu-rambu peringatan juga menjadi prioritas.

“Koordinasi terus dilakukan antara Satlantas dengan Dishub Kota Batam. Harapannya, segera ada langkah konkret,” tambahnya.

Tak hanya dari sisi infrastruktur, Ditlantas Polda Kepri juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan, terutama yang belum melakukan uji kir. Pengecekan dilakukan bersama Dishub untuk memastikan kendaraan laik jalan.

“Kendaraan yang tidak layak jalan tidak boleh beroperasi. Itu sudah kita lakukan dengan pengecekan langsung ke perusahaan angkutan,” tegas Andhika.

Upaya jangka pendek juga sudah berjalan. Polisi mendatangi satu per satu perusahaan ekspedisi (door to door) untuk memeriksa kendaraan serta memberikan edukasi kepada pengemudi mengenai pentingnya keselamatan di jalan.

“Driver kami ingatkan agar benar-benar mengutamakan keselamatan. Sosialisasi dan edukasi keselamatan lalu lintas terus dilakukan,” ujarnya.

Terkait sanksi, ia memastikan penindakan tegas akan diberikan sesuai aturan yang berlaku. “Jelas ada, sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ini demi keselamatan bersama,” katanya.

Selain itu, Andhika juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada ketika melintas di jalur rawan Tiban. Dishub pun diharapkan segera melengkapi fasilitas penunjang seperti rambu lalu lintas di lokasi tersebut.

“Sementara ini, blind spot paling berbahaya memang masih ada di kawasan Tiban,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Siapkan Antisipasi Jalur Blind Spot Tiban, Kajian Jalur Penyelamatan Dibahas pertama kali tampil pada Metropolis.

Manfaat Pare: Sayuran Pahit Kaya Nutrisi untuk Imun hingga Diet

0
Ilustrasi pare.
Ilustrasi pare. F. Freepik.

batampos – Pare dikenal sebagai sayuran dengan rasa pahit yang membuat sebagian orang enggan mengonsumsinya. Namun, di balik rasa pahit itu, pare menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh.

Sayuran ini rendah kalori, sekitar 17–20 kcal per 100 gram, dan merupakan sumber karbohidrat kompleks dengan serat cukup tinggi. Kandungan ini membuat pare membantu pencernaan sekaligus menahan rasa lapar lebih lama.

Tak hanya itu, pare juga kaya vitamin dan mineral. Mulai dari vitamin C, A, B, thiamine, riboflavin, niasin, kalium, zat besi, kalsium, magnesium, seng, hingga fosfor.

Dikutip dari WebMD, berikut delapan manfaat pare bagi tubuh:

1. Mengatur kadar gula darah
Pare mengandung senyawa bioaktif seperti charantin, polypeptide-P, saponin, dan terpenoid yang dapat membantu menurunkan glukosa darah.

2. Menurunkan kolesterol dan lemak darah
Pare dilaporkan mampu menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL, serta trigliserida sehingga mendukung kesehatan jantung.

3. Antioksidan dan antiinflamasi
Kandungan flavonoid, polifenol, vitamin C, dan vitamin A membantu melawan radikal bebas serta meredakan peradangan.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tingginya vitamin C dan senyawa bioaktif membuat pare berperan dalam memperkuat imunitas.

5. Menjaga kesehatan mata
Vitamin A, lutein, dan zeaxanthin dalam pare melindungi mata dari kerusakan oksidatif dan dapat mencegah gangguan penglihatan terkait usia.

6. Potensi antikanker
Ekstrak pare terbukti mampu menghambat pertumbuhan sel kanker pada penelitian laboratorium, meski efek pada manusia masih memerlukan kajian lebih lanjut.

7. Membantu menjaga berat badan
Dengan kalori rendah dan serat tinggi, pare membantu menciptakan rasa kenyang lebih lama sehingga mendukung program diet.

8. Mencegah anemia
Kandungan zat besi dan folat mendukung pembentukan sel darah merah serta mencegah defisiensi zat besi.

Meski pahit, pare dapat diolah dengan berbagai cara agar lebih enak dikonsumsi. Bahkan kini jus pare populer sebagai minuman detox di kalangan pencinta gaya hidup sehat.

Mengonsumsi pare bukan sekadar soal makanan, melainkan bagian dari tren hidup sehat. Tak heran, pare kembali naik daun sebagai sayuran lokal kaya manfaat. (*)

Reporter : Juliana Belence 

Artikel Manfaat Pare: Sayuran Pahit Kaya Nutrisi untuk Imun hingga Diet pertama kali tampil pada Lifestyle.

Polisi Terus Cari Nathanael dan Samsuar, Dua Bos Proyek yang Diduga Terlibat Kasus Penipuan Rp4,1 Miliar

0
DPO

batampos– Sebulan sejak ditetapkan sebagai buronan, dua bos proyek yang diduga menipu dan menggelapkan material bangunan senilai Rp4,1 miliar belum juga tertangkap. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri memastikan pencarian masih terus dilakukan.

“Masih belum, kami masih mencari,” kata Kasubdit I Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Arthur Sitindaon, Kamis (18/9).

Dijelaskan Arthur, kedua tersangka diduga sudah kabur keluar Batam. Karena itu, pihaknya masih menelusuri keberadaan pelaku.

BACA JUGA: Polda Kepri Tetapkan Dua Bos Proyek Gedung BKKBN Jadi DPO Kasus Penipuan Rp4,1 Miliar

“Kedua tersangka sudah tak di Batam lagi. Sudah kami pastikan itu,” ungkapny.

Kedua tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu adalah Nathanael Simanjuntak alias Nathan dan Samsuar Adi alias Buyung (49). Keduanya dijerat pasal dugaan penipuan dan penggelapan material bangunan yang merugikan korban hingga miliaran rupiah.

Arthur menjelaskan, total transaksi antara tersangka dengan korban mencapai Rp8,3 miliar. Namun hanya sebagian yang dibayarkan. Dari total transaksi Rp8,3 miliar, masih ada Rp4,1 miliar yang tidak dibayarkan. Pembayaran sebelumnya hanya dicicil.

Kasus ini berawal dari perusahaan milik korban, Anita Taruli Sinaga, melalui suaminya Tumbur Syanturi, yang memasok material bangunan untuk proyek pembangunan Gedung BKKBN Kepri di Sekupang. Pemesanan dilakukan sejak Agustus 2024 melalui PT Putri Mahakam Lestari, perusahaan pemenang tender yang dipimpin Samsuar Adi. Namun, peran Samsuar disebut hanya sebagai direktur boneka, sementara pemodal utamanya adalah Nathanael.

Awalnya pembayaran berjalan lancar. Namun sejak Desember 2024, pembayaran macet. Untuk meyakinkan korban, tersangka menyerahkan 10 lembar cek Bank Sumut. Dari jumlah itu, hanya satu lembar senilai Rp160 juta yang berhasil dicairkan pada Maret 2025. Sisanya kosong karena rekening sudah ditutup.

Polda Kepri sudah memeriksa saksi-saksi, menyita barang bukti, serta menelusuri aliran transaksi melalui salah satu bank. Setelah gelar perkara, keduanya ditetapkan sebagai tersangka. Namun panggilan penyidik tak pernah diindahkan hingga status DPO dikeluarkan dan disebarkan ke seluruh jajaran.

Polisi menduga Nathanael berperan sebagai pemilik modal, sementara Samsuar hanya dijadikan direktur formal perusahaan. (*)

Reporter: Yashinta

 

Artikel Polisi Terus Cari Nathanael dan Samsuar, Dua Bos Proyek yang Diduga Terlibat Kasus Penipuan Rp4,1 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Cabai di Karimun Semakin Mahal, Harga Cabai Setan di Bawah Cabai Merah

0
Komoditi cabai merah kini harganya turun, Pemda Karimun menjamin ketersediaan sembako selama bulan suci Ramadan 1446 H. f,TRI

batampos– Dalam beberapa hari ini harga cabai merah di Pasar Utama Puan Maimun,
Tanjungbalai Karimun mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga cabai merah semakin pedas dari 80 ribu per kilogram pada minggu lalu, pada Kamis (18/9) naik menjadi Rp95 ribu per kilogram.

Irwan salah seorang warga Karimun menyebutkan, kalau pada Selasa (16/9) harga cabai merah sempat di harga Rp110 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram. ”Tapi, karena saya beli banyak untuk buat acara kenduri, dapat harga Rp108 ribu. Kalau saya tanya ke penjual memang, harga cabai sering naik turun,” ujarnya.

BACA JUGA: Di Karimun, Harga Cabai Merah dan Sayuran mulai Naik

Mama Daren, seorang pedagang berbagai jenis sayuran, termasuk cabai merah di Pasar Puan
Maimun menyebutkan, memang untuk harga cabai merah dalam minggu ini mengalami kenaikan. ”kalau ditempat saya hari ini (Kamis, red) saya jual per kilogram Rp95 ribu. Dan, cabai merah yang saya jual saat pesan langsung dengan saudara di sana. Artinya, saya ambil langsung dari tangan pertama,” paparnya.

Dikatakannya, kalau ada (pedagang, red) yang jual sampai seratus ribu atau lebih per kilogram biasanya ambil melalui tangan kedua. Dan, biasanya dia juga jual ke sesama pedagang jika butuh cabai merah harganya tetap sama. Kenaikan harga cabai ini salah satunya disebabkan faktor cuaca. Yakni, masa panen cabai merah tiba, namun namun disebabkan sering hujan jadi tidak semua kondisi cabai merah dalam keadaan bagus.

”Kalau untuk saat ini, harga-harga sayuran selain cabai merah semuanya stabil. Artinya, jika biasanya cabai setan harganya di atas cabai merah. Namun, sekarang harganya (cabai setan) sudah dibawah harga cabai merah. Yakni, Rp60 ribu per kilogram. Begitu juga dengan harga cabai rawit stabil di harga Rp55 ribu per kilogram,” katanya. (*)

Reporter: Sandi P

 

Artikel Harga Cabai di Karimun Semakin Mahal, Harga Cabai Setan di Bawah Cabai Merah pertama kali tampil pada Kepri.

Warga Batuaji Keluhkan Pemotongan Bukit di Depan Top 100 Tembesi, DPRD Diminta Segera Sidak

0
Aktivitas pemotongan bukit di depan top 100 Tembesi. f.eusebius

batampos– Keluhan warga kembali mencuat terkait proyek pemotongan bukit di depan Top 100 Tembesi, Kecamatan Batuaji. Aktivitas pengerukan yang dinilai tak terkendali itu dituding membuat lingkungan sekitar kian rawan, terutama saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Retno, salah seorang warga Batuaji, mengungkapkan keresahannya. Menurut dia, akibat bukit digunduli, aliran air bercampur lumpur kerap meluber ke jalan raya. Kondisi ini membuat ruas jalan becek, licin, dan membahayakan para pengendara yang melintas.

“Harus dicek itu, kalau hujan deras, lumpurnya sampai turun ke jalan. Jangan sampai nanti ada korban gara-gara jalan licin,” ujar Retno, Senin (15/9).

BACA JUGA: Tiga Rumah yang jadi Mes Karyawan PT Naga Tata Mestika Ludes Terbakar di Bukit Melati, Sagulung

Warga pun mendesak DPRD Kota Batam, khususnya Komisi III yang membidangi pembangunan, segera turun langsung meninjau lokasi. Kritik mengemuka lantaran hingga kini belum terlihat langkah konkret pengawasan dari pemerintah maupun legislatif.

“Kayak hujan sekarang, coba anggota dewan sidak. Biar tahu efeknya, gara-gara bukit digunduli, jalan jadi becek dan kotor,” tambah seorang warga lain dengan nada kesal.

Sorotan publik terhadap proyek ini semakin kuat. Selain mengganggu kenyamanan lalu lintas, dampak lingkungan dari pemotongan bukit dinilai berpotensi memicu longsor jika dibiarkan berlanjut tanpa pengawasan ketat. Situasi ini membuat masyarakat cemas akan keselamatan mereka di kemudian hari.

Menanggapi keresahan warga, Komisi III DPRD Kota Batam menyatakan siap menjadwalkan kunjungan lapangan. Mereka memastikan akan mengecek langsung kondisi di lapangan sekaligus memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangan.

“Kami sudah agendakan akan turun ke lokasi pemotongan bukit di depan Top 100 Tembesi,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Batam, Arlon Veristo. Warga pun menunggu langkah konkret dari DPRD agar sidak tidak hanya sebatas formalitas, melainkan benar-benar menindaklanjuti praktik pemotongan bukit yang dianggap semrawut dan merugikan masyarakat. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Warga Batuaji Keluhkan Pemotongan Bukit di Depan Top 100 Tembesi, DPRD Diminta Segera Sidak pertama kali tampil pada Metropolis.

Begal Beraksi di Taman Kolam Greenland, Korban Dianiaya

0
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian. F.Cecep Mulyana

batampos– Aksi kejahatan jalanan atau begal terjadi di taman kolam Greenland, Batam Centre, Rabu (17/9) dini hari. Korban wanita yang tengah nongkrong bersama rekannya didatangi sekelompok pelaku menggunakan sepeda motor.

Pelaku berusaha merampas barang dan menganiaya korban. Beruntung aksi pelaku gagal, setelah korban berteriak hingga warga datang ke lokasi.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta membenarkan adanya peristiwa ini. Ia mengatakan saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut.

“Korban belum buat laporan, karena masih kerja, diarahkan nanti pulang kerja untuk buat laporan,” ujarnya.

BACA JUGA: Pakai Pistol Mainan, Gasak Motor hingga Laptop Gaming, Dua Begal Dituntut Tiga Tahun

Ia mengatakan laporan korban ini untuk mengetahui secara detail kronologis dan ciri-ciri pelaku. Sebab, korban sempat merekam wajah beberapa pelaku.

“Masih kita lakukan penyelidikan,” katanya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kejahatan jalanan. Ia meminta masyarakat lebih hati-hati saat berkendara atau nongkrong pada malam hari.

“Jangan lewat jalan-jalan yang sepi dan jam-jam rawan,” ujarnya.

Jika terjadi tindak pidana, Debby meminta masyarakat untuk segera melapor. Sehingga, pihaknya bisa melakukan penyelidikan dan menangkap pelakunya.

“Apabila terjadi tindak pidana di jalan, jangan ragu untuk menghubungi Polresta Barelang untuk segera kami tindak lanjuti,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

 

 

 

Artikel Begal Beraksi di Taman Kolam Greenland, Korban Dianiaya pertama kali tampil pada Metropolis.

BNN Serahkan 6 Tersangka Penyelundupan 1,9 Ton Narkoba ke Kejari Batam

0
Tersangka penyelundup narkoba 1,9 Ton saat diserahkan ke kejari Batam. f.azis

batampos– Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam resmi menerima pelimpahan tahap II berupa tersangka dan barang bukti kasus dugaan tindak pidana narkotika dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Kamis (18/9).

Sebanyak enam orang tersangka bersama barang bukti narkotika seberat hampir 2 ton diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung RI dan Kejari Batam.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Batam, Iqram, menyampaikan bahwa proses serah terima berlangsung di kantor Kejari Batam.

“Pelimpahan tahap II ini merupakan tindak lanjut dari hasil penyidikan BNN RI terkait upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar melalui perairan Batam,” ujarnya.

BACA JUGA: Polda Kepri Dalami Keterlibatan Pemilik Tambak Udang di Piayu, Kasus Minilab Narkoba

Enam tersangka yang diserahkan terdiri dari empat warga negara Indonesia dan dua warga negara Thailand, masing-masing RHT (46), LCS (39), HS (54), FR (25), TL (34), dan WP (31).

Mereka diduga terlibat dalam kasus penyelundupan narkotika yang digagalkan petugas pada Rabu, 21 Mei 2025, sekitar pukul 05.35 WIB di Dermaga Sandar Bea dan Cukai Tanjung Uncang, Batu Aji.

Selain para tersangka, barang bukti yang diserahkan meliputi satu unit kapal tanker, satu bundel dokumen kapal, narkotika dengan berat total 1.995.130 gram, enam paspor, enam buku pelaut, delapan unit telepon genggam, satu unit tablet, satu kartu ATM, serta uang tunai 10.000 Kyats (mata uang Myanmar).

Dalam proses pelimpahan, keenam tersangka didampingi penasihat hukum dan bersikap kooperatif.

Mereka juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan dengan hasil dinyatakan sehat.

“Terhadap para tersangka, JPU menjerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) serta Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Iqram.

Usai menerima tahap II, tim JPU akan segera menyusun surat dakwaan untuk melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Batam guna disidangkan. Kasus ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar sepanjang tahun dengan jumlah barang bukti mendekati dua ton narkotika. (*)

Reporter: Azis

Artikel BNN Serahkan 6 Tersangka Penyelundupan 1,9 Ton Narkoba ke Kejari Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Buka PKKMB Universitas Batam, Amsakar Achmad: Pendidikan Faktor Penting Daya Saing SDM

0
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, betfoto bersama usai membuka PKKMB Universitas Batam 2025 di Gedung Graha Bintang, Kamis (18/9/2025). Ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan untuk memperkuat daya saing SDM lokal.

batampos – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Saat menghadiri PKKMB Universitas Batam 2025, Amsakar menyampaikan bahwa penguatan SDM merupakan langkah penting untuk mempercepat pembangunan Batam sebagai kota modern dan ramah investasi.

Melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan yang terarah, ia meyakini mahasiswa dapat berkontribusi penuh, baik dalam membangun kualitas hidup masyarakat maupun menyiapkan masa depan Batam yang lebih baik.

“Batam adalah miniatur Indonesia. Kita perlu memiliki SDM berdaya saing agar mampu meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal,” ujar Amsakar di Gedung Graha Bintang, Kamis (18/9/2025).

Ia menambahkan, penguatan SDM, khususnya di sektor pendidikan, menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing global.

Pendidikan, lanjutnya, juga mendorong peningkatan kecerdasan intelektual dan pengetahuan, sehingga lulusan universitas mampu menghadapi tantangan kompleks di dunia kerja.

“Saya ingin alumni setiap universitas mampu berkontribusi dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” pesannya.

Turut hadir Asisten Administrasi Umum Pemko Batam Heriman HK, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan, serta civitas akademika Universitas Batam.
(*)

Artikel Buka PKKMB Universitas Batam, Amsakar Achmad: Pendidikan Faktor Penting Daya Saing SDM pertama kali tampil pada Metropolis.

Buka PKKMB Universitas Batam, Amsakar Achmad: Pendidikan Faktor Penting Daya Saing SDM

0
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, betfoto bersama usai membuka PKKMB Universitas Batam 2025 di Gedung Graha Bintang, Kamis (18/9/2025). Ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan untuk memperkuat daya saing SDM lokal.

batampos – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Saat menghadiri PKKMB Universitas Batam 2025, Amsakar menyampaikan bahwa penguatan SDM merupakan langkah penting untuk mempercepat pembangunan Batam sebagai kota modern dan ramah investasi.

Melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan yang terarah, ia meyakini mahasiswa dapat berkontribusi penuh, baik dalam membangun kualitas hidup masyarakat maupun menyiapkan masa depan Batam yang lebih baik.

“Batam adalah miniatur Indonesia. Kita perlu memiliki SDM berdaya saing agar mampu meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal,” ujar Amsakar di Gedung Graha Bintang, Kamis (18/9/2025).

Ia menambahkan, penguatan SDM, khususnya di sektor pendidikan, menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing global.

Pendidikan, lanjutnya, juga mendorong peningkatan kecerdasan intelektual dan pengetahuan, sehingga lulusan universitas mampu menghadapi tantangan kompleks di dunia kerja.

“Saya ingin alumni setiap universitas mampu berkontribusi dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” pesannya.

Turut hadir Asisten Administrasi Umum Pemko Batam Heriman HK, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan, serta civitas akademika Universitas Batam.
(*)

Artikel Buka PKKMB Universitas Batam, Amsakar Achmad: Pendidikan Faktor Penting Daya Saing SDM pertama kali tampil pada Metropolis.