Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10679

Ketua KPU Diperiksa KPK soal Kasus PAW

0

batampos.co.id – Setelah dijadwalkan beberapa kali, akhirnya Ketua KPU Arief Budiman memenuhi panggilan penyidik KPK. Pemanggilan ketua penyelenggara pemilu itu untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dari PDIP.

Saat di kantor KPK, Arief Budiman menuturkan, sebetulnya dirinya sudah memenuhi panggilan penyidik KPK pada Selasa (25/2). Hanya saja waktu itu Jakarta situasinya sedang banjir.

“Aku udah hadir. Tapi diinformasikan oleh pihak KPK karena akses ke sini atau penyidik yang mau ke sini terkendala banjir, Jadi dipindah dipindahnya ke hari Rabu tapi saya nggak bisa Rabu,” kata Arief saat ditemui di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (28/2).

Arief menyampaikan, dirinya akan dimintai keterangan untuk empat orang tersangka kasus PAW. “Nggak tau saya kan belum diperiksa. Tapi kalau lihat surat panggilannya sama. Minta keterangan untuk tersangka saya lupa di antara empat itu,” jelas Arief.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus ini KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka adalah eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina selaku mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu sekaligus orang kepercayaan Wahyu; Harun Masiku caleg DPR RI fraksi PDIP; dan Saeful.

KPK menduga Wahyu bersama Agustiani Tio Fridelina menerima suap dari Harun dan Saeful. Suap dengan total Rp 900 juta itu disinyalir diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan sebagai anggota DPR RI oleh KPU. Penetapan itu untuk menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia pada Maret 2019 lalu.

Atas perbuatannya, Wahyu dan Agustiani Tio yang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 Ayat (1) huruf a atau Pasal 12 Ayat (1) huruf b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999.

Sementara itu, Harun Masiku dan Saeful sebagai tersangka pemberi suap disangkakan melanggar pasal pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(jpg)

Wakil Presiden Iran pun Positif Virus Korona

0

batampos.co.id – Setelah Wakil Menteri Kesehatan, kini giliran Wakil Presiden Iran Masoumeh Ebtekar, dinyatakan positif virus Korona jenis baru atau COVID-19. Selain Korea Selatan, Iran kini menjadi hotspot pusat penyebaran wabah itu mengingat sudah ada 26 warganya yang meninggal karena virus itu.

Tingginya angka kematian tersebut menjadi negara dengan jumlah kematian tertinggi di luar Tiongkok. Kini virus yang berasal dari Wuhan itu justru menyerang jajaran kabinet Iran.

Sebelumnya negara itu mengumumkan Wakil Menteri Kesehatan Iran yakni Iraj Hairichi juga terserang virus korona. Iraj kemudian memposting video online yang mengatakan bahwa dia telah tertular penyakit itu dan telah mengkarantina dirinya di rumahnya. Dia berjanji bahwa pihak berwenang pasti bisa mengendalikan virus tersebut.

Kepala Komite Keamanan Nasional dan Urusan Luar Negeri Parlemen Iran Mojtaba Zolnour, juga muncul dalam video yang diposting oleh kantor berita Fars. Ia terkena virus itu dan sedang melakukan karantina sendiri. Tujuh kematian baru dilaporkan di Iran dalam 24 jam karena penyebaran Coronavirus makin meningkat.

Juru Bicara Kementerian, Kianoush Jahanpour mengatakan bahwa ada 106 lebih kasus baru. Totalnya menjadi 245 kasus seperti dilansir Metro.co.uk, Kamis (27/2).

Diketahuui, pada Rabu (26/2), otoritas Iran mengumumkan pembatasan perjalanan domestik untuk orang-orang yang terinfeksi dan dicurigai terinfeksi. Mereka juga membatasi akses ke situs ziarah utama Syiah, termasuk kuil Imam Reza di kota kedua Mashhad dan kuil Fatima Masumeh di Qom.

Para pengunjung kuil akan diizinkan untuk mengunjungi dengan syarat mereka diberikan cairan pembersih tangan, informasi (kesehatan) yang tepat, dan masker.

Menteri Kesehatan Saeed Namaki menjadi sentral utama yang mengendalikan penyakit itu meminta agar publik tak mendatangi kerumunan. “Diimbau untuk tidak berkumpul bersama dalam kelompok,” katanya.

Sekolah-sekolah resmi ditutup sementara, bahkan ibadah salat Jumat Jamaah ditiadakan terutama di daerah yang terkena dampak, penutupan sekolah akan diperpanjang selama tiga hari, dan untuk universitas selama pekan.

Para ahli kesehatan internasional telah menyatakan keprihatinan tentang penanganan wabah di Iran tetapi Teheran bersikeras mengatakan bahwa situasinya telah membaik.

Uni Emirat Arab telah melarang semua penerbangan ke dan dari Iran selama wabah tersebut. UEA, rumah bagi maskapai penerbangan jarak jauh Emirates dan Etihad, tetap menjadi rute transit internasional utama bagi 80 juta orang Iran. Larangan penerbangan akan berlangsung setidaknya seminggu.(jpg)

Sistem Online, Bikin SIM Internasional Cuma 3 Menit

0

batampos.co.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan inovasi dalam hal penerbitan dokumen Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (Regiden Ranmor). Kali ini Korlantas membuka layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) internasional secara online.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono mengatakan, program baru ini merupakan terobosan peningkatan pelayanan publik dari Polri.

Istiono menjelaskan, adanya sistem pendaftara online ini akan mempermudah masyarakat yang akan membuat SIM internasional. Karena mereka bisa melakukan registrasi dan pembayaran dari rumah. Kemudian tinggal mendatangi gerai SIM internasional di kantor Korlantas Polri untuk pencetakan SIM.

“(Pembuatan SIM) 3 menit selesai. Pelayanan sampai jam 3, rata rata kita melayani masyarakat 75 sampai 100 orang per hari,” tandasnya.

Ia melanjutkan, penerapan sistem online ini juga akan menekan transaksi langsung antara polisi dengan rakyat, sehingga bisa terwujudnya birokrasi yang bersih.

“Sehingga mampu meningkatkan citra positif, tidak mengabaikan unsur forensik kepolisian. Korlantas harus memberikan kontribusi nyata melalui personel lantas baik di tengah masyarakat untuk kemanan, keselataman dan ketertiban maupun pelayanan administrasi,” jelasnya.

Dalam penerapan sistem pembuatan SIM internasional online ini, Korlantas turut menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Direktorat Jenderal Imigrasi, dan Bank BRI.(jpg)

Arab Saudi Stop Umrah, 1.948 Jamaah Gagal Berangkat

0

batampos.co.id – Pemerintah Arab Saudi mengambil langkah kontroversial untuk mencegah masuknya virus korona. Mereka menolak kedatangan jamaah umrah dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Keputusan itu terbilang sangat mendadak.

Akibatnya, ribuan jamaah yang kemarin sudah tiba di beberapa bandara terkatung-katung. Tidak jelas kapan mereka diterbangkan ke Tanah Suci. Para agen travel di berbagai daerah mengeluh karena terancam merugi miliaran rupiah.

Menurut data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) Kemenag, sepanjang hari Kamis (27/2) dijadwalkan ada 4.448 jamaah umrah yang bakal terbang ke Saudi. Dari jumlah itu, yang berhasil terbang mencapai 2.500 orang. Sisanya, 1.948 jamaah, gagal berangkat.

Rata-rata jumlah jamaah umrah di Indonesia sebanyak 4.400 orang perhari. Jika mereka batal berangkat, potensi kerugiannya bisa mencapai Rp 88 miliar perhari. Angka itu didapat dari perkalian jumlah jamaah dengan biaya minimal umrah versi kemenag yang sebesar Rp 20 juta.

Angka itu dibenarkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI (AMPHURI) Jawa Timur Muhammad Sofyan Arif. Dia mengatakan, Jatim termasuk penyumbang keberangkatan jamaah umrah terbanyak di Indonesia. Dalam sehari, rata-rata ada 1.800 calon jamaah yang berangkat. Jika dihitung kerugian yang dialami pihak travel dengan rate harga umrah oleh Kemenag, maka nilainya sekitar Rp 36 miliar per hari.

”Itu belum jamaah yang ikut umrah VIP. Pada season tertentu bisa lebih tinggi,” ujarnya saat ditemui Jawa Pos kemarin. Sofyan menambahkan, AMPHURI Jatim tengah mendata jumlah calon jamaah umrah yang dijadwalkan berangkat hingga April mendatang. Data riil itu dapat menghitung kerugian sekaligus pengurusan reschedule keberangkatan umrah. ”Kami berharap jamaah tidak membatalkan, tapi reschedule jadwal keberangkatan hingga ada kabar dari pemerintah Arab Saudi,” ucapnya.

Saat ini, AMPHURI berupaya agar tiket pesawat yang telah dipesan bisa di-reschedule. Begitu pula hotel yang sudah dipesan. ”Kami juga terus menyampaikan ke jamaah tentang kebijakan larangan keberangkatan jamaah umrah terkait virus korona,” katanya.

Sementara itu, jamaah yang kemarin berhasil terbang menggunakan flight sebelum pukul 12.00 WIB. Pada jam tersebut, penerbangan menuju Jeddah atau Madinah masih diizinkan. Baru sekitar pukul 12.00, penerbangan menuju Jeddah atau Madinah dihentikan. Jamaah yang tidak jadi terbang tersebar di tiga bandara. Yakni, Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 1.540 orang, Juanda 364 orang, dan Kertajati 44 orang. Sementara itu, total jamaah umrah Indonesia yang sedang berada di Saudi mencapai 10.156 orang.

Presiden Joko Widodo angkat bicara soal penghentian sementara aktivitas umrah di Saudi. Menurut dia, hal itu adalah kebijakan pemerintah Saudi. ”Karena mereka ingin memproteksi, melindungi warga negaranya dari virus korona,” lanjut presiden.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan, duta besar Indonesia di Riyadh sedang berupaya agar Indonesia tidak dimasukkan dalam daftar negara yang dilarang masuk oleh Saudi. ”Karena Indonesia kan tidak terpapar virus (Covid-19, Red). Jadi, jamaah kita mestinya aman,” kata Ma’ruf. Dia berharap pemerintah Saudi memberikan kelonggaran untuk membuka akses kembali bagi jamaah Indonesia untuk menjalankan ibadah umrah.

Menlu Retno Marsudi kemarin langsung memanggil Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Essam bin Abed Al-Thaqafi. Dalam pertemuan tersebut, dia mendapatkan penjelasan bahwa Saudi menghentikan izin untuk menjalankan ibadah umrah sementara waktu.

Kebijakan itu juga berlaku segera setelah ditetapkan. Dalam hal ini, penghentian penerbangan dimulai pukul 08.00 waktu Saudi atau 12.00 WIB. Yang menjadi persoalan, kemarin sudah ada penerbangan dari Jakarta pukul 11.00. Mereka dijadwalkan tiba pukul 17.00 WIB atau 13.00 waktu Saudi.

Karena itu, dalam pertemuan tersebut, Menlu meminta keringanan. ”Harapannya, yang sudah telanjur landing diperkenankan umrah,” terangnya di kompleks istana kepresidenan Jakarta kemarin. Indonesia tidak mempermasalahkan bila saat tiba harus ada pemeriksaan kesehatan. Yang penting, jamaah yang telanjur berangkat sebelum larangan diberlakukan tetap bisa umrah.

Disinggung mengenai batas waktu penghentian umrah, Retno menyatakan belum mendapat informasi dari pihak Saudi. ”Karena semua ini sangat bergantung pada perkembangan Covid-19 seperti apa,” lanjutnya. Begitu pula mengenai WNI yang sudah ada di Saudi dan sedang menjalankan umrah. Belum ada informasi apakah mereka masih bisa lanjut atau harus berhenti.

Retno menjelaskan, KBRI Riyadh sudah bersurat kepada otoritas Saudi untuk meminta kejelasan. Baik mengenai visa maupun kondisi Indonesia saat ini terkait dengan Covid-19. Bagaimanapun, saat ini Indonesia masih berada dalam kategori green zone dan zero case untuk Covid-19. ”Jadi, alasan bahwa Covid-19 sudah confirmed dan sebagainya, sampai saat ini kan sebenarnya belum relevan diberlakukan untuk Indonesia,” tutur Retno. Pertanyaan itu juga disampaikan kepada Essam dan akan diteruskan ke Riyadh.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Arfi Hatim mengatakan, Kemenag meminta agen travel umrah atau penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) untuk sementara tidak memberangkatkan jamaah umrah ke bandara. Sampai ada kepastian dibukanya kembali izin berkunjung atau terbang ke Arab Saudi.

Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi kemarin menyurati Presiden Joko Widodo. Dalam surat itu, mereka meminta presiden ikut mencari solusi atas penghentian perjalanan umrah tersebut. Sebab, kebijakan itu bakal berdampak pada mitra perjalanan umrah. Mulai maskapai, hotel, penyedia katering, layanan handling, hingga lainnya.

”Dalam melindungi hak jamaah umrah Indonesia, Sapuhi berkoordinasi dengan Kedutaan Arab Saudi di Jakarta,” tuturnya. Tujuannya, meminta bantuan perpanjangan masa berlaku visa umrah jamaah yang batal berangkat akibat penutupan akses itu.

Syam menambahkan, sampai kemarin tidak ada jamaah yang sudah mendaftar dan melunasi biaya umrah meminta refund. Dia meminta jamaah tetap tenang sambil menunggu perkembangan resmi dari otoritas Arab Saudi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, mulai hari ini sudah tidak ada penerbangan menuju Arab Saudi. ”Yang memutuskan penghentian bukan kita (pemerintah Indonesia, Red), tapi Arab Saudi,” bebernya.

Dia belum tahu skema apa untuk ganti rugi calon penumpang. Budi berjanji segera membahasnya. ”Seminggu itu ada lebih dari 100 flight ke Arab Saudi. Artinya, 1 hari sekitar 13 flight,” ungkapnya. Tadi malam Budi menemui para calon jamaah umrah di Bandara Soekarno-Hatta. Sebagian besar penumpang yang batal berangkat itu kembali ke kota asal mereka.(jpg)

PPATK Temukan Aliran Uang Mencurigakan di Luar Negeri Jelang Pilkada

0

batampos.co.id – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tengah melakukan koordinasi dengan Bawaslu dan KPU jelang gelaran Pilkada 2020. Hasilnya, PPATK menemukan adanya pergerakan aliran uang kampanye mencurigakan mencurigakan di luar negeri.

“Catatan beberapa hal mengenai rek khusus dana kampanye. Hasil evaluasi gerakan uang ternyata nggak ada di situ, tapi banyak di luar,” kata Wakil Kepala PPATK Dian Ediana Rae di Pusdiklat PPATK, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Dian menyampaikan, pihaknya sudah meminta penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu untuk memperbaiki data calon kepala daerah. Menurutnya, PPATK tidak terbatas pada pidana Pemilu, tapi juga tindak pidana korupsi.

“Sehingga kita minta perbaikan data semua calon, rekening yang dipakai apa saja dan kemungkinan-kemungkinan lain. PPATK kalau memonitor nggak terbatas pada tindak pidana pemilu tapi korupsi dan lainnya,” ujar Dian.

Menurutnya, jika ditemukan tindak pidana korupsi pada salah satu kandidat kepala daerah akan ditindaklanjuti hingga memberikan data-data tersebut ke aparat penegak hukum. Identifikasi itu dapat dilakukan PPATK dengan indikasi penarikan uang secara masif diperbankan.

“Kita minta ke bank kalau ada transaksi masif menjelang pilkada segera dilaporkan. Kita bisa mengidentifikasi kalau ada sesuatu yang terjadi. Misalnya ditarik 1 miliar dengan pecahan 50 ribu (untuk membeli suara),” terang Dian.

“Jenis tindak pidananya bisa menerima uang dari sponsor yang tidak terdaftar, ada sumbangan luar negeri, dan sebagainya. Kita punya Satgas Pemilu. Jadi ini mudah-mudahan bisa membantu. Kalau ada informasi, tinggal informasikan saja ke kita,” pungkasnya.(jpg)

3 Kasus Korona Baru di Singapura, Termasuk Siswa Berusia 12 tahun

0

batampos.co.id – Tiga pasien COVID-19 baru dilaporkan di Singapura pada Kamis (27 Februari) oleh Kementerian Kesehatan setempat dalam pembaruan harian. Termasuk seorang mahasiswa Singapura berusia 12 tahun dari Raffles Institution. Dengan demikian jumlah total kasus di negara ini menjadi 96.

Selain itu, Kementerian kesehatan juga mengatakan bahwa empat pasien lagi – Kasus 18, 72, 78 dan 80 – dipulangkan pada hari Kamis. Mereka termasuk seorang wanita Tiongkok dari Wuhan, kasus terakhir yang pulih dari infeksi, serta karyawan Rumah Sakit Universitas Nasional (NUH).

Secara keseluruhan, 66 kasus telah pulih sepenuhnya dari infeksi virus korona. Sementara tiga puluh pasien COVID-19 tetap di rumah sakit, dengan delapan pasien dalam kondisi kritis.

Menurut laporan Kementerian Kesehatan yang dilansir Channel Newas Asia, kasus 94 dan 95 adalah warga negara Singapura yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke Tiongkok atau Daegu dan Cheongdo Korea Selatan. Kasus 94, seorang wanita 64 tahun, yang mengalami gejala pada pagi hari pada 11 Februari.

Dia lalu melakukan perawatan di klinik dokter umum pada 17 Februari, 20 Februari dan sekali lagi pada 24 Februari, ketika dia dirujuk ke Singapore General Hospital (SGH) dan segera diisolasi. Dia didiagnosis dengan COVID-19 pada hari Rabu (26/2). Wanita itu tinggal di daerah Jalan Jurong Kecil.

Kasus 95 adalah seorang pria Singapura berusia 44 tahun yang terkait dengan Kasus 93, seorang pria Singapura berusia 38 tahun yang saat ini diisolasi di Rumah Sakit Umum Ng Teng Fong. Dia didiagnosis dengan COVID-19 pada Kamis pagi dan saat ini dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular. Dia tidak memiliki sejarah perjalanan baru-baru ini ke Tiongkok, Daegu dan Cheongdo.

Terakhir Kasus 96 adalah seorang pelajar Singapura berusia 12 tahun dari i Raffles Institution. Dia anggota keluarga dari kasus 94. Dia mulai merasa tidak sehat pada 21 Februari dan dipastikan menderita infeksi COVID-19 pada 27 Februari. Saat ini dia dirawat di ruang isolasi di Rumah Sakit Wanita dan Anak-Anak KK.

Kementerian Pendidikan (MOE) pada hari Kamis mengatakan bahwa siswa kelas 1 di Raffles Institution belum bersekolah sejak 21 Februari. Tapi dia menghadiri kelas bahasa pada 20 Februari di Pusat Bahasa MOE di Bishan.

Karena itu, Raffles Institution dan pusat bahasa akan menangguhkan kelas pada hari Jumat ini untuk pembersihan menyeluruh dan disinfeksi, kata MOE. Kelas akan dilanjutkan pada hari Senin.

Selain itu, kegiatan ko-kurikuler (CCA) untuk kelas 1 hingga kelas 6 di Raffles Institution akan ditangguhkan selama dua minggu. Siswa, guru, dan staf yang baru-baru ini melakukan kontak dengan bocah lelaki itu di Raffles Institution dan Pusat Bahasa MOE (Bishan) akan diliburkan selama 14 hari, kata MOE.(uma)

Arab Saudi Stop Umrah, Menag Minta Calon Jamaah Mengerti

0

batampos.co.id – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menghormati kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi terkait menangguhkan sementara masuknya warga negara Indonesia (WNI) yang bertujuan untuk umrah atau kunjungan wisata. Instruksi ini dikeluarkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk mencegah penyebaran virus korona.

“Saya sangat memahami kebijakan tersebut. Apalagi, kebijakan itu bertujuan untuk memberi perlindungan kepada jemaah. Kesehatan jemaah umrah kita adalah hal utama,” kata Fachrul Razi dalam keterangannya, Kamis (27/2).

Fachrul Razi menyampaikan, pemerintah Arab Saudi harus bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan masyarakatnya, sekaligus mengamankan kelangsungan ibadah haji pada Juni-Agustus 2020 mendatang. Namun, masyarakat diimbau untuk memahami kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi tersebut.

“Kami mengimbau agar calon jemaah umrah dapat memahami kebijakan Saudi dan sikap Pemerintah, demi kebaikan jemaah itu sendiri,” harap Fachrul.

Purnawirawan Jenderal TNI pun mengaku, sudah menginstruksikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Arab Saudi (KBSA) di Indonesia, maupun Konsul Haji KJRI di Jeddah. Hal ini untuk menyikapi permasalahan tersebut.

“Kita akan segera rumuskan langkah terbaik menyikapi kebijakan Saudi ini dengan penyelenggara umrah. Untuk saat ini, harap jemaah umrah memahami ketertundaan keberangkatannya,” ucap Fachrul.

Kendati demikian, Fachrul mengharapkan agar kebijakan tersebut dapat segera ditemukan upaya terbaik. Sehingga hal ini tidak menunda jemaah umroh asal Indonesia.

“Semoga Pemerintah Saudi bisa segera menemukan upaya terbaik dalam pencegahan virus korona sehingga niat jemaah untuk beribadah umrah bisa terlaksana kembali,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Arfi Hatim menyampaikan, pihaknya meminta para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk tidak memberangkatkan sementara jemaah umrah. Hal ini berlaku
sampai dengan dibukanya kembali izin berkunjung ke Arab Saudi.

Jika ada jemaah yang saat ini sudah terlanjur berada di bandara keberangkatan, PPIU diminta tidak memaksakan keberangkatan dan memfasilitasi kepulangan mereka ke daerahnya masing-masing.

“Kami mengimbau agar calon jemaah umrah dapat tetap tenang dan memahami kebijakan Saudi dan sikap Pemerintah Indonesia demi kebaikan dan keselamatan jemaah itu sendiri,” ucap Arfi.

“Kami rencanakan dalam waktu dekat untuk bertemu dengan asosiasi PPIU dan maskapai untuk mendiskusikan solusi atas malasah ini,” pungkasnya.(jpg)

Launching All New Honda BeAT di Ocarina Batam

0

PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepri secara resmi akan meluncurkan produk terbaru Honda yakni All New Honda BeAT di New Ocarina Batam, di akhir pekan besok Sabtu dan Minggu, 29 Februari & 01 Maret 2020.

Secara khusus kami menghadirkan artis ibukota Ex MAHADEWI (Diaz & Nara) untuk memeriahkan acara “Launching All New Honda BeAT” yang bertajuk “Eranya Nge-BeAT”, tidak hanya itu, kami juga menyuguhkan atraksi hiburan lainnya, ada atraksi Skateboard, atraksi BMX, ada Cosplay Performance, hingga Games & Kuis berhadiah, dan seluruh rangkai acara akan diiringi oleh penampilan Optimus Band hingga penampilan puncak Ex Mahadewi Diaz & Nara.

Di area utama launching, Honda Kepri memamerkan seluruh varian sepeda motor All New Honda BeAT & All New Honda BeAT Street yakni di booth-booth keren special Launching All New BeAT, juga terdapat booth Accessories & Apparel Asli Honda, booth TechnoZone yang memaparkan teknologi eSAF, dan juga tidak ketinggalan Photo booth, kesemua spot keren abis dan pas banget buat kawula remaja dan anak muda untuk ber-selfie – wefie ria.

Di luar panggung, juga digelar Fun City Rolling & Nongkrong Bareng club BeAT & konsumen BeAT, dan yang paling special Capella Honda memberikan servis + oli gratis untuk 50 orang pertama konsumen Honda Matic injeksi, serta kami berikan diskon untuk pembelian suku cadang selama acara.” jelas Syaiful selaku Sales Manager Honda Kepri.

Peluncuran ini memberikan 2 pilihan terbaru All New Honda BeAT series bagi konsumen, yaitu All New Honda BeAT dan All New Honda BeAT Street dengan balutan desain bodi baru yang compact, serta penyematan beragam teknologi dengan inovasi terbaru pada sisi rangka dan mesin, dan beragam fitur canggih lain.

All New Honda BeAT dan All New Honda BeAT Street dibekali generasi terbaru mesin eSP 110cc yang lebih hemat bahan bakar dan menyuguhkan performa yang lebih optimal. Skutik yang dicintai masyarakat sejak tahun 2008 ini menggunakan rangka baru berteknologi eSAF (enhanced Smart Architecture Frame). Rangka yang diusung kini lebih lincah dan dapat meningkatkan stabilitas handling sehingga sepeda motor mudah dikendalikan dan nyaman saat dipakai bermanuver.

All New Honda BeAT dan All New Honda BeAT Street tetap mempertahankan identitas desain bergaya ramping dan dinamis pada setiap sisi bodi guna mendukung kelincahan dan kenyamanan saat berkendara. Kedua model ini pun memiliki konsep desain bodi yang sporti pada setiap sisinya sehingga terlihat compact All New Honda BeAT tampil semakin terlihat sporti dan tetap menyenangkan saat dikendarai. Sementara itu All New Honda BeAT Street memiliki desain baru yang mempertegas karakter Street Style dengan gaya khas anak muda perkotaan. Penguatan karakter urban pada All New Honda BeAT Street juga terlihat dari pijakan kaki belakang yang menggunakan bahan dasar alumunium

“Harapan kami All New Honda BeAT & All New Honda BeAT Street ini dapat terus semakin dicintai konsumen dan menjadi sahabat untuk menemani aktivitas konsumen yang dinamis, energik, aktif dan menyenangkan. Bagi konsumen yang sudah memiliki rencana atau minat membeli All New Honda BeAT, khusus selama acara berlangsung kami berikan promo spcial launching berupa gratis 1 hingga 3 bulan angsuran dan bebas memilih promo cicilan untung yang super ringan, dijamin tanpa perlu diadu, jadi buruan datang ke acar, jadilah bagian dari keseruan acara launching All New Honda BeAT & All New Honda BeAT Street”, pungkas Syaiful. (*)

Komplotan Pencuri Motor Berkaki Palsu

0

batampos.co.id – Hasyim, satu dari tiga pelaku pencurian sepeda motor antarpulau yang dibekuk jajaran Polsek Sagulung, ternyata berkaki palsu. Pria 40 tahun itu mengelak disebut pencuri sepeda motor. Dia mengaku hanya sebagai tukang ojek bagi Febri, salah satu pelaku yang disebutkan sebagai otak pencurian dalam komplotannya.

Meskipun berkaki palsu, Hasyim ternyata memiliki catatan kriminal serupa. Tahun 2017 silam, dia pernah dibekuk jajaran Satreskrim Polresta Barelang atas kasus pencurian sepeda motor.

Dia divonis 1,5 tahun penjara. Bebas pada pertengahan tahun 2018 lalu, dia kembali bergabung dengan Febri untuk melakukan aksi pencurian serupa. Dia memang hanya sebagai pengendara sepeda motor yang digunakan Febri untuk mencuri sepeda motor warga. Namun, dia tetap ditetapkan sebagai tersangka bagian dari komplotan Febri lantaran tahu dan sadar bahwa Febri mencuri berbagai jenis sepeda motor.

”Tapi saya tak curi, saya cuma tukang ojeknya saja,” ujarnya, saat dijumpai di Mapolsek Sagulung, kemarin.

Meskipun berdalih tidak memiliki anggota tubuh yang lengkap dan hanya sebagai pengantar, Hasyim tetap ditahan untuk ditindaklanjuti karena memiliki catatan kejahatan serupa sebelumnya.

Hasyim dibekuk bersama Febri dan Jefri, pekan lalu. Mereka adalah kompolotan pencurian kendaraan bermotor antarpulau. Aksi mereka terendus saat akan menjual sepeda motor Honda Beat hasil curian di wilayah Sagulung. Dari tangan kompolotan ini, polisi mengamankan 21 unit sepeda motor hasil curian yang akan dibawa ke pulau Moro, Karimun, oleh Jefri.

Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto menyebutkan, sepeda motor tersebut dicuri dari berbagai wilayah di Batam. Dari 21 unit ini, tiga diantaranya sudah cocok dengan laporan kehilangan di kantor Polisi. Ketiganya masih ditahan dan ditindaklanjuti sebab terindikasi kuat sudah lebih dari 21 unit sepeda motor yang dicuri mereka.

”Masih terus kami dalami karena informasi yang kami dapat sudah banyak motor curian yang dibawa ke Moro. Yang diamankan ini yang belum sempat dibawa,” kata Riyanto. (eja)

Pengendara Mobil ”Terbang” Disidang

0

batampos.co.id – Farisa Valentina, pengendara mobil ”terbang” yang menyeruduk pejalan kaki di kawasan Harbour Bay dan sempat membuat heboh masyarakat Batam beberapa waktu lalu, akhirnya disidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (27/2). Perempuan berusia 20 tahunan ini pun terancam 6 tahun penjara, karena kelalaian membawa kendaraan yang mengakibatkan korbannya mengalami luka berat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Risky Harahap, menjelaskan kasus mobil ”terbang” ini terjadi 2 November 2019 sekira pukul 05.00 WIB.

Terdakwa bersama saksi Selvia Laura, dan saksi Masruchan, pergi menggunakan satu unit mobil Nissan Juke BP 1916 AM warna hitam, untuk mengambil mobil milik saksi Masruchan di parkiran Nomad Bar and Resto di kawasan Harbour Bay.

Namun, saat mengendarai kendaraan, terdakwa diduga salah menginjak pedal gas, yang akhirnya membuat mobil yang dikendarainya menyeruduk median jalan kemudian terbang menghantam seorang pejalan kaki yang tengah berolahraga tersebut, hingga harus dilarikan ke Singapura karena luka serius.

”Korban bernama A Tju, mengalami Luka robek dan patah tulang hidung, sebagaimana Surat Hasil Visum Et Repertum Rumah Sakit Budi Kemuliaan Nomor 2182/Dir/VER/XI/2019 tanggal 16 November 2019,” ujar Risky.

Karena kejadian itu, terdakwa dijerat Pasal 310 Ayat(3) UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan terancam 6 tahun penjara.

Terdakwa yang didampingi kuasa hukum, tak keberatan dengan surat dakwaan, sehingga sidang dilanjut minggu depan dengan agenda pemeriksaan saksi.

”Apabila saudari terdakwa dan penasihat hukum tidak ada keberatan, sidang kami tunda hingga minggu depan dengan agenda pemeriksaan saksi,” pungkas hakim Marta menutup persidangan. (she)