Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 10712

2020 Pemko Batam Diprediksi Defisit Anggaran Rp 40 Miliar

0

batampos.co.id – DPRD Kota Batam mengkritisi sejumlah pos anggaran yang dinilai kurang tepat. Bahkan kemungkinan sejumlah kegiatan yang tidak langsung menyentuh ke masyarakat akan dipangkas.

Ini karena ada kemungkinan defisit anggaran sebesar Rp 40 Miliar di 2020 mendatang.

“Jadi memang sudah ada pembicaraan dengan tim Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bahwa memang diprediksi akan defisit. Jadi solusinya adalah pemangkasan kegiatan,” kata ketua komisi III Werton di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019).

Werton mengatakan, ekonomi yang lesu menjadi penyebab defisitnya anggaran ini. Pendapatan daerah diprediksi juga akan jauh menurun nantinya.

“Kalau alasannya karena memang pendapatan akan menurun. Mungkin karena ekonomi lagi lesu,” ujarnya.

ilustrasi

Ia berharap setiap OPD yang ada di Batam untuk bisa mengoptimalkan belanja yang ada. Termasuk untuk lebih maksimal dalam menarik retribusi, pajak dan pendapatan lainnya.

“Jadi semua kantong-kantong PAD harus dimaksimalkan,” ujarnya.

“Tidak boleh ada yang tertinggal. Dan yang objek pajak atau retribusi harus terus ditambah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Anggota komisi II DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho, menambahkan, untuk mengatasi defisit ini tidak ada cara lain selain menambah objek PAD. Di mana menurutnya masih banyak yang belum dikelola dengan maksimal.

“Misalnya parkir, saat ini bisa saya katakan belum maksimal. Jadi harus terus ditingkatkan,” katanya.

“Saat ini masih banyak jukir siluman yang bekerja untuk oknum tertentu dan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya lagi.

Selain itu, ia berharap agar sejumlah kegiatan yang tidak langsung menyentuh ke masyarakat untuk dievaluasi. Paling tidak anggarannya dipangkas untuk mengurangi defisit.

Sebelumnya, anggota komisi I DPRD Kota Bata, Muhamad Fadli juga mengatakan, untuk menambah pundi-pundi PAD ada beberapa hal yang bisa dilakukan Pemko Batam. Salah satunya adalah mengambil alih pengelolaan TPU Sei Temiang.(ian)

Tawaran Menarik dari Perumahan Mahkota Renggali

0

Pre Launching yang dilaksanakan hanya satu hari 2 November, lalu oleh PT. Dwi Mitra Sukses, telah membuka wacana baru di area wilayah Trans Barelang – Tembesi.

Perumahan Mahkota Renggali hadir dengan konsep rumah murah berkualitas.

Mahkota Renggali memberi jawaban dan pilihan kepada masyarakat untuk memiliki rumah tinggal dengan fasilitas 2 (dua) kamar di area strategis Kawasan Trans Barelang – Tembesi.

Harganya pun relatif terjangkau oleh masyarakat yaitu Rp. 160 juta, saat itu.

Kini, PT. Dwi Mitra Sukses memperpanjang jangka waktu promo.

Dengan harga jual Rp 170 Juta untuk rumah 2 kamar Tipe 30/66 Standard, dengan luas bangunan 30 Meter persegi diatas Kavling seluas 66 meter persegi.

Jadi jangan tunda lagi ya….

Manfaatkan momen ini sebaik-baiknya. Inilah saatnya untuk memiliki rumah murah berkualitas.

Hal yang menarik selain Harga Jual Murah yaitu Rp. 170 Juta, uang Mukanya dapat diangsur sampai dengan 24 bulan.

Tanda jadi hanya Rp 1 juta.

Cicilan uang muka per bulannya adalah sebesar Rp. 1,3 jutaan.

Untuk KPR jangka waktunya panjang, bisa sampai dengan 15 Tahun dengan perkiraan angsuran KPR per bulan Rp. 1,4 Juta.

Untuk Pilihan Pembelian dapat menggunakan Fasilitas KPR (Cicilan Uang Muka 24X), Cash Bertahap (Jangka Waktu 60 bulan) dan Cash Tunai (Cash Keras) akan diberikan Discount 10%.

Segera datang ke Komplek Nagoya Gateway Blok E No. 3 dengan Call Centre 0813-7236-7780 (Hana) dan 0823-90320-4904 (EVA). (*)

Jembatan di Montigo Resort Roboh, Para Korban Jatuh Dari Ketinggian 30 Meter

0

batampos.co.id – Robohnya jembatan di Montigo Resort Nongsa tidak menelan korban jiwa.

Namun sekitar 13 orang WNA Singapura mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Erlangga, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.05 WIB. Ia mengatakan sebelum robohnya jembatan di Montigo Resort para WNA Singapura bersama-sama berdiri di atasnya.

“Jumlahnya ada 60 orang dan panjang pelantarnya sekitar 100 meter,” katanya saat ditanyai batampos.co.id, Kamis (7/11/2019).

Perwira menengah kepolisian itu menjelaskan, kejadian bermula saat beberapa WNA melakukan foto bersama di atas jembatan.

Baca Juga: WNA Singapura Jadi Korban Robohnya Jembatan Montigo Resort Kota Batam

Seketika itu, jembatan tidak mampu menahan bobot tubuh para wisatawan mancanegara tersebut.

Jembatan yang kerap jadi lokasi berfoto di Montigo Resort, Nongsa, Kota Batam. Foto: Istimewa

“Kemungkinan penyangganya tidak kuat, sehingga jembatan roboh,” jelasnya.

Kata dia, jembatan tersebut memiliki ketinggian sekitar 30 meter.

“Dari kejadian itu 13 korban dibawa dan di rawat ke RS Bhayangkara,” jelasnya.

Dari ke 13 korban lanjutnya, satu diantaranya mengalami patah kaki dan satu patah tulang iga. Sementara 11 orang lainnya mengalami luka ringan.

“Seluruh korban WNA Singapura,” paparnya.

Pihaknya juga telah memintai keterangan dari beberapa korban.(esa)

Aksi Taruna-Taruni TNI AU Hipnotis Warga Batam 

0

batampos.co.id – Kota Batam mendapat hadiah yang luar biasa, berupa pegelaran Display Drumband Gita Dirgantara dari ratusan Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Udara (AAU), Kamis (7/11/2019).

Kegiatan itu merupakan salah satu misi latihan Cakra Wahana Paksa Taruna AAU di beberapa kota, di antaranya Pontianak, Batam, dan Palembang.

Sebelum melakukan kirab, beberapa Taruna dan Taruni ikut mensosialisasi TNI AU di SMA 3 Batam.

Kegiatan itu dihadiri delapan sekolah yang ada di Kota Batam. Komandan Wings Korps Star Sersan Mayor Satu Taruna (Sermatutar), Juanda Siregar, menjelaskan, sebelum ke Kota Batam, pihaknya terlebih dahulu menyambangi Kota Pontianak.

Para Taruna TNI Angkatan Udara (AU) melakukan kirab di beberapa ruas Kota Batam. Kirab dimulai dari Grand Batam Mall. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Hari ke dua kita di Batam. Kegiatan ini untuk mengenalkan dan mensosialisasikan Angkatan Udara kepada anak sekolah khususnya serta masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang siswa dari SMA 14 Batam, Ricky Santana, mengaku sangat tertarik untuk menjadi Taruna TNI AU.

Ia menjelaskan, melalui sosialisasi tersebut, dirinya mengetahui apa-apa saja tugas dan fungsi dari TNI AU.

TNI AU saat melakukan sosialiasi di SMAN 3 Kota Batam. Sosialisasi itu bertujuan untuk memperkenalkan lebih dalam mengenak TNI AU kepada para pelajar dan masyarakat. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Saya akan ikut dan mendaftar di Akademi AU,” kata singkat.

Setelah melakukan sosialisasi, para Taruna dan Taruni TNI AU menuju ke Grand Mall Batam untuk memulai kirab.

Masyarakat Kota Batam seakan terhopnotis dengan penampilan para Taruna-Taruni TNI AU.(nto)

Raih Keberkahan Berlipat pada Hari Bahagia Nasional 11.11

0

Aksi Cepat Tanggap (ACT) memanfaatkan tanggal cantik pada 11 November (11/11) dan 12 Desember (12/12) sebagai momen berbagi kebahagiaan sebesar-besarnya untuk saudara yang membutuhkan.

Momen ini juga dikenal sebagai Hari Bahagia Nasional.

Mengusung tema “Berkahkan Belanja dengan Berbagi”, Hari Bahagia Nasional hadir untuk meramaikan momen berbelanja online dengan berfilantropi. Presiden ACT Ibnu Khajar menyampaikan, Hari Bahagia Nasional menekankan pada kebahagiaan dalam berbagi kepada sesama, di sela agenda berbelanja di momen Harbolnas.

Dengan kata lain, masyarakat tidak hanya bahagia berbelanja, namun juga bisa bahagiakan saudara sesama dengan berdonasi untuk program-program kemanusiaan.

“Pada momen 11.11, banyak orang berbelanja online dan bahagia mendapatkan barang yang mereka terima. Sementara itu, masih ada saudara-saudara kita yang masih sangat membutuhkan. Akan lebih sempurna jika kebahagiaan ini juga dirasakan oleh saudara-saudara yang membutuhkan itu. Dan pada 11 November nanti, ACT akan adakan satu hari penuh supaya orang mendapatkan satu momentum di mana ia belanja jadi lebih berkah karena memberi kebahagiaan untuk orang lain. Inilah esensi Hari Bahagia Nasional 11.11,” terang Ibnu, Kamis (7/11/2019).

Hari Bahagia Nasional juga menjadi ikhtiar ACT untuk membangun paradigma baru, yakni berbelanja sambil berderma. Artinya, setiap ada transaksi belanja yang dilakukan, maka ada transaksi filantropi juga. Dengan demikian, momentum 11.11 tidak hanya membahagiakan diri sendiri, tapi juga banyak orang dengan derma.

Ibnu optimis peluang filantropi masyarakat Indonesia pada momen 11.11 tinggi. Hal ini melihat dari fakta tingginya nilai transaksi belanja di Hari Belanja Nasional 2018.

Kala itu, transaksi belanja mencapai Rp 6,8 triliun. Angka ini mengalami peningkatan 700% dibandingkan transaksi belanja di hari biasa. Pada 2019 ini, diprediksi jumlah transaksi belanja online akan meningkat kembali.

“Dengan fakta ini, besar kemungkinannya masyarakat Indonesia sudah menganggarkan keuangannya untuk belanja di momen 11.11 nanti. Oleh karena itu kami optimis, bisa menggerakkan banyak dermawan Indonesia di momen tersebut untuk turut berdonasi melalui program-program kemanusiaan ACT. Agar belanjanya makin berkah,” imbuh Ibnu.

Pada momen Hari Bahagia Nasional 11.11 mendatang, ACT menawarkan beragam program kemanusiaan bagi para dermawan yang ingin berdonasi.

Program-program tersebut antara lain

  • Beras untuk Santri Indonesia (BERISI),
  • Winter Aid Palestine and Syria,
  • Sumur Wakaf Keluarga, dan Flash Sale Qurban.

Pada Hari Bahagia Nasional 11.11 nanti, ACT menargetkan dapat memberi kebahagiaan untuk puluhan ribu penerima manfaat dari hasil kedermawanan masyarakat Indonesia yang berdonasi dalam satu hari itu.

“Misalnya saja untuk program BERISI. Seperti yang kita tahu, ada sekitar 29.000 pesantren dan 70% di antaranya dalam kondisi prasejahtera. Di Hari Bahagia Nasional, ACT ajak dermawan berdonasi untuk mereka. Kami menargetkan bisa membantu 45.000 santri prasejahtera di momen 11.11. Lalu Sumur Wakaf Keluarga, kami menargetkan dapat membangun 1.300 Sumur Wakaf untuk ribuan keluarga yang belum memiliki sumber air. Kami juga menargetkan bisa membantu 45.000 keluarga di Bumi Syam dan sekitarnya di musim dingin nanti melalui program Winter Aid,” papar Ibnu.

Tidak hanya itu, Hari Bahagia Nasional juga diramaikan dengan Flash Sale Qurban oleh Global Qurban-ACT. Hewan kurban yang biasa bisa dibeli dengan harga Rp 1,25 juta di bulan November, dapat dibeli lebih murah dengan harga Rp 1,1 juta.

Flash Sale Qurban ini bertujuan untuk memudahkan dermawan membeli hewan kurban sejak jauh-jauh hari dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini menargetkan perolehan sebesar 4.500 ekor setara kambing di momen 11.11.

Dermawan bisa berpartisipasi dalam momen Hari Bahagia Nasional dan berdonasi ke ACT melalui berbagai platform. Hal ini disampaikan oleh Hafit T. Mas’ud selaku Vice President ACT. Yang pertama adalah melalui transfer antarbank.

Selanjutnya, dermawan juga bisa mengakses situs indonesiadermawan.id dan memilih berdonasi untuk sejumlah program kemanusiaan yang ditawarkan.

“Jadi kami menyediakan platform urun dana, di mana para dermawan bisa langsung mengisi data dan berdonasi di masing-masing halaman program.

Misalnya, untuk program BERISI, dermawan bisa langsung ke tautan www.indonesiadermawan.id/BerasUntukSantri.

Lalu untuk program WInter Aid dan pangan, dermawan bisa ke tautan www.indonesiadermawan.id/WinterAidPalestine dan www.indonesiadermawan.id/PaketPanganSuriah.

Dermawan yang mau partisipasi id program Sumur Wakaf Keluarga, dapat mengunjungi tautan www.indonesiadermawan.id/SumurWakafKeluarga.

Sementara untuk Flash Sale Qurban, tautan yang bisa dikunjungi yaitu bit.ly/FlashSaleQurban.

“Dan ini sangat memudahkan dermawan untuk bertransaksi via komputer, tablet, maupun ponsel pintar,” jelas Hafit.

Selain itu, berdonasi melalui ACT di momen Hari Bahagia Nasional juga dapat dilakukan di sejumlah marketplace. Misalnya saja Shopee, Tokopedia, dan Elevania.

Hafit berharap, kemudahan-kemudahan berdonasi tersebut dapat menggerakkan banyak dermawan untuk meramaikan Hari Bahagia Nasional dengan berbagi terhadap sesama.

“Bersama, kita akan menggemuruhkan kedermawanan di momen 11.11 nanti. Sehingga, kebahagiaan tidak hanya dirasakan oleh kita yang berbelanja, tapi juga saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan. Yuk, Berkahkan Belanja dengan Berbagi,” pungkas Hafit. (*)

WNA Singapura Jadi Korban Robohnya Jembatan Montigo Resort Kota Batam

0
Jembatan yang kerap jadi lokasi berfoto.

batampos.co.idJembatan di Montigo Resort, Nongsa, Kota Batam, roboh. Beberapa Warga Negara Asing (WNA) dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang didapatkan batampos.co.id, robohnya jembatan di Montigo Resort diduga karena kontruksinya tidak kuat menahan beban beberapa WNA yang hendak berfoto di atas jembatan tersebut.

Kabar yang didapatkan batampos.co.id, ada WNA yang menjadi korban robohnya jembatan Montigo Resort berasal dari Singapura.(*)

Honorer Kota Batam, Tahun Depan Anda Akan Diberikan Gaji ke 13

0

batampos.co.id – Pemko Batam akan memberikan gaji ke-13 kepada ribuan pegawai honorer atau kontrak di tahun 2020 mendatang. Hal ini dibenarkan anggota Komisi IV DPRD kota Batam Aman, Kamis (7/11/2019).

Aman menjelaskan, gaji ke-13 ini diberikan kepada seluruh tenaga honor Pemko Batam. Salah satunya dari dinas kesehatan dan dinas pendidikan

“Kalau Disdik pegawai honor kantornya dapat. Hanya saja untuk honor guru yang tidak ada. Padahal mereka sama-sama tenaga honorer,” kata Aman.

Tidka hanya itu, kata dia, gaji guru honorer juga masih menggunakan perhitungan yang lama.

Sementara gaji tenaga honorer selain guru sudah menggunakan standar harga barang terbaru.

Dimana lulusan SMA digaji Rp 2,95 juta, D3 Rp 3 juta dan S1/S2 digaji Rp 3,15 juta per bulan.

“Ini sudah terbaru dan berlaku di semua dinas,” jelasnya.

“Tapi untuk guru honorer masih yang lama. Makanya kemarin kami minta agar disesuaikan,” bebernya lagi.

Pegawai Negeri Sipil dan Honorer Pemko Batam usai melaksanakan upacara di Dataran Engku Putri Batamcenter. Tahun 2020 Pemko Batama kan memberikan gaji ke 13 untuk para honorer. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Karena bagaimana pun, kata Aman, peran dan tanggung awab seorang guru dalam mendidik siswanya sangat luar biasa.

Bahkan secara administrasi, seorang guru memiliki tugas dan tanggungjawab yang lebih besar dari honorer lainnya.

“Ini yang sangat kita sayangkan. Mestinya apresiasi untuk guru itu harus lebih dari yang lain,” ujarnya.

“Tapi kenayataanya gaji mereka lebih rendah dari tenaga kontrak lain. Ini kan justru terbalik,” sesal Aman.

Ia mengaku, sudah berupaya mendorong agar tidak ada perbedaan tenaga honor guru dengan honor lainnya. Baik itu untuk pemberian gaji ke-13 atau besaran gaji yang diberikan.

“Artinya memang perlu tangan dingin wali kota. Karena memang kalau dilihat dari jumlah guru honor sangat banyak. Tapi bagaimana pun itu tak bisa dijadikan dasar seperti itu,” tegasnya.

Saat ini kata dia, honorer Pemko Batam sekitar 7 ribuan lebih. Sementara guru honor sekitar 2 ribuan.

“Kalau yang lain dapat dan gajinya sesuai perhitungan yang baru, kenapa guru tidak mendapat perlakuan yang sama,” tambah Aman.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam, Yunus, juga menyayangkan kondisi ini. Ia dengan tegas mempertanyakan kenapa pemerintah daerah tidak menganggarkan gaji ke-13 bagi guru honorer.

Begitu juga dengan besaran gaji yang diterima guru honorer masih jauh atau tak sesuai dengan standar baru.

“Harusnya ada penyeragaman. Kalau itu berlaku di satu OPD, semua OPD juga harus memberikan. Jangan pilih kasih dong,” tegas Yunus.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, membenarkan jika tahun depan 246 tenaga honor di dinasnya bakal mendapat gaji ke-13.

Diakuinya pemberian gaji ke -13 ini sudah sesuai perintah Wali Kota Batam, Muhammad Rdui.

“Itu memang perintah dari pak wali. Kami sesuai arahan ya kami anggarkan,” kata Didi.

Disebutnya, pemberian gaji ke-13 ini mulai berlaku tahun depan dan besaran gaji yang diberikan sama dengan satu bula gaji tenaga honorer.(rng)

110 Pebisnis Ikuti Evaluasi Kuota Induk Lalu Lintas Barang

0
Barlian Untoro, Kepala Bidang Perdagangan Lalu Lintas Barang BP Batam.

BP Batam melalui Direktorat Lalu Lintas Barang kembali menggelar pertemuan dengan pelaku usaha khususnya di sektor perdagangan.

Acara bertajuk Evaluasi Kuota Induk Lalu Lintas Barang, Kamis, (7/11/2019), bertempat di Ruang Balairungsari BP Batam.

Acara ini diikuti oleh 110 pelaku usaha.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Sosialisasi Penetapan Kebutuhan Kuota Tambahan di KPBPB Batam yang di gelar pada Selasa (5/11) lalu.

Kasubdit Perdagangan BP Batam Barlian Untoro, mengatakan bahwa usai sosialiasi yang dilakukan Selasa lalu, maka saat ini telah dilakukan proses kompilasi terhadap kuota tambahan yang telah diajukan oleh para pengusaha. Pertemuan kembali hari ini merupakan proses tranparansi untuk dilakukan evaluasi bersama dengan para pelaku usaha. Evaluasi didasarkan sesuai dengan Kebutuhan, Urgensi, Neraca Keseimbangan dan Dampak Bagi Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Batam.

“Selasa lalu kita mengenalkan mekanisme kuota tambahan. Usai sosialisasi, kemudian dikompilasi, setelah kita kompilasi kita pastikan ke mereka kita sudah transparan, setelah kita kasih lihat ini kebutuhannya, kemudian kita ajukan dan minta persetujuan pimpinan,” ujar Barlian menjelaskan terkait proses penetapan kuota tambahan.

Untuk Batam telah ditetapkan Kuota Induk Barang Konsumsi sebanyak 2826 HS Code yang merupakan proyeksi kebutuhan selama satu tahun dan saat ini teridentifikasi adanya kekurangan Kuota Induk untuk beberapa HS Code, yaitu 19 Hs code yang habis kuotanya, 280 Hs code yang tidak mencukupi, dan 23 Hs code baru (jenis barang baru) yang merupakan kebutuhan umum dan industri di Batam.

Berdasar hasil identifikasi ini, maka BP Batam membuka penetapan kuota tambahan secara terbuka dan transparan dengan mengundang langsung para pelaku usaha.

Kuota Induk Barang Konsumsi yang dilakukan secara online (tersistem dan otomatis) di dalam Perka BP Batam terbaru merupakan bentuk evaluasi dan kontrol terhadap kegiatan lalu lintas barang konsumsi di Batam, khususnya kegiatan impor. Pembatasan kuotanya dilakukan agar kuota konsumsi dapat tepat dinikmati masyarakat Batam.

“Kami harus mencoba menjalankan mekanisme yang ada sebagai bentuk evaluasi sesuai koridor aturan dan hukum yang berlaku. Siapa yang responsif, cepat dan tranparan tentu sistem akan melihat. Evaluasi juga akan dilakukan. Nah, hasil bisa saja, jumlah yang disetujui belum tentu sama dengan yang diajukan, ini mempertimbangkan kebutuhan urgensi, neraca keseimbangan dan dampak bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Batam,” imbuh Barlian.

Saat ditanya kapan hasil penetapan penambahan kuota ini akan diumumkan, Barlian mengatakan proses ini diprediksi paling lama akan selesai selama maksimal 1 minggu, dan bila tidak ada kendala bisa dalam satu hingga dua hari.

Barlian berharap para pelaku usaha dapat sabar dan tertib mengikuti peraturan yang ada dan melaksanakan kegiatan lalu lintas barang di Kawasan Bebas dan Perdagangan Bebas Batam dengan transparan untuk kepentingan Batam.

“Mari kita sama-sama transparan, kita jaga bersama fasilitas (pembebasan pajak dan fasilitas fiskal lainnya) ini, agar keberlangsungan layanan ini tetap berjalan. Pemerintah Pusat melihat, dan bukan tidak mungkin bila fasilitas yang ada tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya, maka perubahan atas fasilitas itu bisa saja terjadi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Batam Rahyudin, mengungkapkan data neraca perdagangan Batam periode bulan September 2019 defisit US$26,91juta. Hasil ini didapat dari nilai Impor yang naik di angka US$780,77 juta melebihi nilai ekspor Batam sejumlah US$753,86 juta.
Acara juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan Fasilitas Bea dan Cukai Yosef Andriyansah, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Batam Rahyudin dengan moderator acara Kepala Sie Pemasukan Barang BP Batam Indriawan Bahagia.  (*)

Di penghujung tahun 2019, PT Perusahaan Gas Negara, Tbk (PGN) mendapatkan penghargaan dari BUMN Track, BUMN Branding And Marketing Award 2019

0

Sebagai Sub-holding gas bumi di Indonesia, PGN sukses meraih tiga penghargaan sekaligus.

  1. The Best Indicator Global Anak Perusahaan BUMN, Tbk
  2. Creative Competition Strategy Terbaik (Corporate Marketing) Anak Perusahaan.
  3. The Best CMO Anak Perusahaan, Dilo Seno Widagdo, Direktur Komersial PGN

BUMN Branding And Marketing Award 2019 diselenggarakan oleh BUMN Track yang didukung oleh Arrbey Consulting dengan mengambil tema “Beyond Innovation”. Kegiatan yang sudah memasuki tahun ke-7 ini bertujuan memberikan apresiasi kepada perusahaan berkinerja unggul dan berkompetisi di pasar global melalui inovasi di bidang branding dan marketing.

Jumlah peserta pada tahun ini ada 92 perusahaan BUMN dan Anak Perusahaan BUMN di Indonesia. Kemudian dikerucutkan menjadi 77 perusahaan setelah melalui tahap seleksi kedua berupa wawancara dan presentasi di depan juri.

Ketegori Indikator Global merupakan kategori tambahan tahun ini. Menurut Ketua Dewan Juri, Prof Rhenald Kasali, kekuatan branding di era Industri 4.0 memicu persaingan tidak hanya dalam lingkup nasional, tetapi juga lingkup global. Digital marketing digital telah membuat BUMN mampu bersaing di luar batas dan memiliki kualitas dengan global mindset.

Sesuai pendapat juri, sebagai The Best CMO, dengan mendapatkan pernghargaan ini, Dilo Seno Widagdo menunjukkan kemampuan menerapkan mindset dan menggiring perusahaan menjadi wolrd class company.

“Tentunya ada rasa bangga atas pencapaian ini. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga dapat menyukseskan upaya PGN untuk berkomitmen menjalankan perannya sehingga dapat diakui secara global,” ujar Dilo Seno Widagdo, Jakarta (05/11/19).

Berkaitan dengan wolrd class company, PGN bersinergi dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) dan entitas anak usahanya. Saat ini PGN merupakan salah satu perusahaan energi gas bumi terbesar di ASEAN.

Panjang pipa gas PGN saat ini hampir dua kali lipat dari jaringan gas milik Malaysia dan Thailand, serta 4 kali lipat lebih panjang daripada jaringan gas di Singapura.

Upaya pemenuhan pasokan gas berbagai sumber dan dukungan infrastruktur yang dibangun, diharapkan bisa semakin menuntun PGN menjadi perusahaan energi kelas dunia yang mampu memenuhi kebutuhan energi secara efisien.

PGN berkomitmen untuk selalu mengembangkan infraskrutur gas bumi yang mampu menjangkau semua segmen pasar. Selama proses itu, tentu terdapat banyak kendala dan tantangan.

PGN telah memiliki 10.000 KM sambungan pipa dan mampu melayani lebih dari 350.000 pelanggan di semua sektor. Mulai dari kelistrikan, industri, komersial, UMKM, transportasi, dan rumah tangga.

“Kami bersyukur bahwa PGN kembali mampu membuktikan perannya sebagai Sub-Holding gas bumi di Indonesia. Dalam setiap langkah untuk menjalankan peran strategisnya, PGN diiringi dengan berbagai pertimbangan seluruh aspek. Serta terobosan yang inovasi dan kreativitas juga sangat perlu dilakukan. Tanpa hal itu, langkah kami tidak akan sampai pada tahap ini,” ujar Rachmat Hutama, sekretaris perusahaan PGN.

Sebagai contoh, program PGN 360 Degree Integrated Solution. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam mendapatkan layanan secara menyeluruh. Mulai dari penyediaan gas hingga layanan pendukung lainnya dari hulu sampai hilir. PGN 360 degree juga merupakan langkah pembaruan PGN untuk mendukung pembangunan smart city di Indonesia.

Dalam rangka mewujudkan penyediaan energi gas bumi, program pembangunan infrastruktur yang akan dibangun diantaranya membangun jaringan pipa distribusi sepanjang 500 km, pipa transmisi 528 KM, 5 FSRU, 7 LNG filling station untuk truk/kapal, 3,59 juta sambungan rumah tangga, dan 17 fasilitas LNG untuk mensuplai kebutuhan berbagai segmen konsumen.

“Infrastruktur gas bumi merupakan investasi jangka panjang dengan risiko pasokan dan pasar yang belum terjamin. Namun risiko itu diambil PGN sebagai pionir pemanfaatan gas bumi agar ketahanan energi nasional semakin kokoh.” tutup Rachmat. (*)

Cerita Kepala BPN, Mengenai Kampung Tua Kota Batam

0

Dipercaya mengepalai Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam, Memby menargetkan penuntasan persoalan kampung tua hingga menyukseskan program pendaftaran tanah sistem langsung (PTSL).

Yulitavia, Batam

Muda. Itu kesan pertama ketika bertemu Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam yang baru, Memby Untung Pratama. Namun soal kerja, pria kelahiran Jakarta 13 Desember 1981 ini selalu fokus dan harus tuntas.

Saat Batam Pos menemui-nya, Rabu (23/10/2019) lalu, seonggok dokumen ada di atas meja kerjanya.

Satu per satu dokumen itu ia periksa dengan teliti sebelum membubuhkan tanda tangan. Ia baru sepekan memegang amanah sebagai kepala BPN Batam saat itu.

”Silakan masuk,” ujarnya dengan ramah. Ia menghentikan sejenak aktivitasnya memeriksa dokumen-dokumen di meja kerjanya, sembari mempersilakan Batam Pos duduk di kursi di ruang kerjanya.

”Ini kali pertama saya menduduki jabatan sebagai kepala BPN,” kata dia, membuka perbincangan.

“Banyak tantangan yang di depan yang harus dihadapi, terlebih Batam memiliki persoalan yang berbeda dengan daerah lain,” ujarnya lagi.

Ia menceritakan, sebelumnya ia bertugas sebagai auditor Madya Pengendali Teknis di Kantor Inspektorat Jendral Kementerian ATR/BPN di Jakarta.

Mengemban tugas selama hampir 14 tahun membuat dia cukup paham dengan persoalan tanah di seluruh wilayah Indonesia.

”Saya tugasnya berkeliling mengecek permasalahan pertanahan meliputi pengaduan hingga program strategis nasional. Tahun 2014 lalu saya juga pernah ke Batam, jadi sedikit banyaknya cukup tahu persoalan di sini,” ujarnya.

Persoalan yang dijumpai lima tahun lalu berkutat di pengaduan masyarakat terkait lamanya waktu penyerahan sertifikat.

Kepala BPN Batam, Memby Untung Pratama. Foto: Yulitavia/batampos.co.id

”Alhamdulillah, saat ini semua sudah transparan. Masyarakat bisa mengecek sendiri kebutuhan mereka terkait pelayanan BPN,” ungkapnya.

Pria lulusan Universitas Jember itu mengungkapkan, bila dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, persoalan pertanahan di Batam jauh sudah tertata baik.

Semua sudah terpetakan. Menurutnya, pejabat pendahulu sudah bekerja keras dan menghadirkan pelayanan yang lebih baik dari sebelumnya.

”Saya bertugas melanjutkan apa yang telah dibangun oleh pendahulu saya,” kata dia.

“Kalau pengalaman sebagai kepala memang baru. Tapi pengalaman sebagai auditor cukup memberikan bekal ilmu,” ujarnya lagi.

Selama menjalankan tugas di Batam, beberapa pekerjaan rumah sudah menunggu dan harus ia tuntaskan.

Salah satunya, menyelesaikan persoalan kampung tua paling lambat Desember mendatang. Itu sesuai arahan dari pimpinan pusat.

”Jadi, targetnya lumayan besar juga. Karena kampung tua termasuk salah satu permasalahan yang sempat dibahas di pusat dan pimpinan menginginkan kami di Batam bisa selangkah lebih maju dari proses yang sudah berjalan,” bebernya.

Warga melintas di Kampung Tua Tanjunguncang, Batuaji, beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Untuk kampung tua nanti, ada 2.500 bidang yang akan dikeluarkan sertifikatnya. Ketika ditugaskan ke Batam, semua sudah berjalan.

Hanya butuh percepatan saja, karena merupakan target dari pimpinannya.

”Kami tinggal menunggu rekomendasi BP Batam dan daftar calon peserta untuk disiapkan Pemko Batam,” ucap Memby.

Lulusan Graduate School of Media and Governance Keio University, Tokyo, itu menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Pemko dan BP Batam terkait kelanjutan dari kampung tua.

”Alhamdulillah, pejabatnya sama. Jadi, ini sangat mempermudah pekerjaan nantinya,” imbuh suami dari Deshari Sandy ini.

Kampung tua salah satu prioritas yang harus dituntaskan tahun ini. Memby mengaku pertama kali bertugas juga sudah turun ke lokasi bersama tim pengukuruan.

”Meskipun tidak semua. Namun, saya turun bersama tim dan melihat keadaan kampung tua,” sebutnya.

Ia menargetkan Desember nanti sudah ada sertifikat yang akan diterbitkan. Pihaknya juga masih menunggu surat rekomendari dari Pemko Batam mengenai penerima sertifikat.

”Kami sudah siap. Tinggal menunggu kelanjutan dari Pemko dan BP Batam,” katanya.

“Sebelumnya saya sudah bertemu Kepala BP Batam dan beliau juga menyampaikan hal ini agar bisa disegerakan pelaksanaannya,” beber pria 38 tahun itu.

Menurutnya, kampung tua yang akan diberikan sertifikat harus dipastikan bebas dari kawasan hutan lindung, harus jelas HPL, dan PL-nya.

Jadi, proses pengukuran sejalan dengan proses verifikasi. Selain kampung tua, ada juga persoalan sertifikat hak guna dengan hak milik.

Pihaknya juga masih berkoordinasi dengan BP dan Pemko Batam. Sebab masih ada beberapa aturan yang harus disinkronkan. Selain itu, pihaknya juga memiliki aturan internal sendiri mengenai hal itu.

”Hingga saat ini belum ada perubahan status yang kami proses. Sebab kami masih terus berkoordinasi dengan BP maupun Pemko Batam,” tambah ayah dari Daffa Arasya Parama dan Mahira Razqa S ini.

Tugas lain yang harus disukseskan yaitu program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).

Sebanyak 13 ribu bidang tanah akan didaftarkan untuk menerima serti-fikat tanah yang dibiayai pemerintah. Ini merupakan tahun keempat program PTSL yang diterima BPN Batam.

”Targetnya masih menyelesaikan sisa dari kerjaan tahun sebelumnya. Sekarang tim masih meninjau lokasi yang akan didaftarkan tahun 2020 mendatang,” ujarnya.

PTSL merupakan program pendaftaran tanah unggulan dari Kementerian ATR/BPN. Menurutnya, hampir 90 per-sen tanah sudah terdaftar di sistem.

”Program ini cukup sukses. Untuk tahun ini semua sudah selesai 100 persen. Tinggal penyerahannya saja yang masih berjalan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan kantor BPN Batam saat ini menduduki peringkat pertama se-Indonesia karena pelayanan yang terus membaik.

Pengurusan online dan lebih transparan memberikan kemudahan kepada masyarakat.
Warga bisa mengecek kebutuhan mereka terkait pelayanan.

Seperti lama waktu pe-ngurusan dan biaya. Selain itu, pemohon juga bisa mengecek melalui aplikasi Sentuh Tanahku yang memberikan informasi yang dibutuhkan pemohon.

”Layanan ini untuk memudahkan pastinya dan efisiensi waktu juga. Kalau sudah transparan tentu bisa menjamin kepercayaan masyarakat yang mengurus berkas pertanahan mereka,” tambah anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Ke depan, ada banyak inovasi yang ingin diterapkan demi kemudahan pelayanan di sekor pertanahan ini.

Tran­sparansi serta ketepatan waktu penyelesaian tetap menjadi yang utama.

”Kami kan sudah mulai zona integritas bebas pungli. Nah, mempertahankan ini yang sulit. Karena kami sudah mulai tentu inginnya terus berlanjut. Ini komitmen yang harus dijaga bersama,” tutupnya.(*)