batampos.co.id – Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, mengimbau kepada masyarakat yang hendak mudik Natal dan tahun Baru untuk menitipkan kendaraannya di polsek-polsek terdekat.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi pencurian yang kerap terjadi di beberapa perumahan.
“Kita siap membantu menerima titipan kendaraan masyarakat yang mudik dengan tetap mempertimbangkan luas lahan Polsek jajaran,” ujar Prasetyo, Senin (16/12/2019).
Selain itu, ia mengimbau masyarakat yang melaksanakan mudik untuk membantu menciptakan situasi yang aman. Dengan cara melapor ke perangkat RT/RW.
Para penumpang menaiki kapal Kelud. Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, mengimbau masyarakat yang hendak mudik Natal dan Tahun Baru dapat menitipkan kendaraannya di Polsek-polsek yang berada di sekitar kediaman mereka.Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
“Jadi biar didata oleh perangkat RT/RW sehingga ada perhatian khusus ke rumah yang ditinggalkan,” jelas Prasetyo.
Selain itu, ia mngimbau masyarakat yang melaksanakan mudik, khususnya yang menggunakan transportasi laut agar lebih memperhatikan keamanan. Mengingat cuaca yang buruk dan gelombang laut yang tinggi.
“Kami imbau agar masyarakat yang mudik untuk menggunakan pelampung,” kata mantan Wakapolresta Palembang ini.
Prasetyo menambahkan, untuk memaksimalkan keamanan jelang Natal dan Tahun Baru, ia memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan cipta kondisi (cipkon) di gereja, tempat hiburan, keramaian serta perumahan.(opi)
batampos.co.id – Mendekati mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) jumlah permintaan tiket mudik Batam menuju Dumai mulai ramai dipesan calon pemudik.
”Untuk yang Dumai pada H-2 itu yang agak lumayan. Karena sudah mendekati Natal. Kalau Tahun Baru juga sudah ada,” kata Humas Dumailine Batam, Asmadi, Senin (16/12/2019).
Asmadi mengatakan, tiket masih banyak tersedia. Jadi, bagi pemudik yang tidak kebagian tiket Pelni atau tidak sanggup membeli tiket pesawat bisa beralih menggunakan kapal yang berada di Sekupang.
”Jalur alternatif, kami masih open tiket. Kapal juga masih ada, jadi langsung pesan saja tiketnya,” sebutnya.
Asmadi mengingatkan kepada pembeli untuk membeli tiket di konter resmi. Hal ini guna menghindari adanya tindakan yang merugikan calon penumpang kapal, seperti praktik calo tiket.
Mereka memanfaatkan momen dengan mengambil keuntungan yang berlipat dari penjualan tiket.
Masyarakat Kota Batam memilih mudik melalui Dumai sebagai alternatif untuk merayakan Natal dan Tahun Baru di kampung halamannya. Saat ini tiket mudik kapal Pelni dan Pesawat sudah terjual 80 persen. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
”Kami tidak mau kejadian beberapa waktu lalu terulang. Karena tidak kebagian tiket, calon penumpang harus membeli dari oknum. Padahal nanti juga tidak bisa berangkat karena nama dengan identitas tidak sesuai,” ujarnya.
Cuaca masih normal. Hujan yang turun cukup deras beberapa hari belakangan ini belum mengganggu arus pelayaran.
”Hujan sebenarnya masih aman, yang dikhawatirkan itu angin dan ombak. Kalau memang jarak pandang menurun, pelayaran pasti ditunda atau dihentikan demi keselamatan penumpang,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Operasional PT Pelni Batam, Dicky Dermawandi, mengatakan, satu kapal bantuan Doro Londa mulai mengangkut calon pemudik 20 Desember mendatang.
Kapal berkapasitas lebih dari tiga ribu penumpang ini akan berlayar dari Batam menuju Belawan dan kembali ke Batam lanjut ke Kijang dan Tanjungpriok.
”Jadi, saat peak season kapal akan bolak-balik Batam ke Belawan untuk mengangkut penumpang.”
Menurutnya, wajar saja Pelni tidak bisa mengakomodir semua penumpang. Hal ini karena biaya yang lebih terjangkau menjadikan KM Kelud sebagai pilihan mudik utama bersama keluarga.(yui)
batampos.co.id – Perkumpulan Teochew Batam kembali berbagi kasih dengan anak-anak panti asuhan.
Sasarannya adalah anak-anak Nasrani dari tiga panti asuhan, yakni Panti Samaria Fao Kasih, Sinar Batam, dan Rumah Kemuliaan Batam.
Sebanyak 70 anak dan tiga pengasuh diajak untuk berbelanja perlengkapan pakaian Natal di toko Shoppera, DC Mall, Sabtu (15/12/2019).
Selain itu, anak-anak juga diajak makan bersama di Restoran D’Steam Batam. Pantauan di lokasi acara, anak-anak tampak semangat dan berbahagia saat diberi kesempatan mencari sendiri setelan pakaian Natal mereka di dalam toko.
Hampir satu jam lebih mereka tampak antusias menjelajahi toko pakaian Shoppera. Satu anak berhak mengambil satu stel pakaian Natal.
”Kami sangat senang lihat anak-anak ini semangat dan berbahagia. Semoga jadi berkah buat kita semua,” ujar ketua panitia acara baksos, Alvin.
Perkumpulan Teochew Batam berfoto dengan anak panti asuhan yang diajak belanja baju Natal, Sabtu (14/12) lalu. Foto: Teochew Batam untuk Batam Pos
Ia mengatakan, anak-anak merupakan calon penerus bangsa. Karena itu mereka harus tetap semangat dan optimistis menata masa depannya.
“Kita sebagai orangtua wajib mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka,” jelasnya.
Saat makan siang bersama, puluhan anak-anak tadi juga berkesempatan memberikan penghiburan kepada anggota perkumpulan Teochew Batam berupa nyanyian dan tarian Natal.
Mereka benar-benar bahagia berbaur satu sama lain. Tidak sedikit anggota Teochew yang turut bernyanyi ataupun menari untuk menyemangati mereka.
”Kebetulan ini mau Natal jadi sasaran baksos berbagi kasih kami ini untuk anak-anak Nasrani,” paparnya.
“Nanti saat Idul Fitri, Imlek dan hari raya lain, juga akan ada kegiatan serupa. Ini sudah jadi agenda rutin tiap hari raya keagamaan dan HUT perkumpulan Teochew Batam,” kata Alvin.
Perkumpulan Teochew Batam yang diketuai Ali Ulai ini beranggotakan sekitar 200 orang.
Perkumpulan ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan untuk berbagi kasih dengan sesama.(eja)
batampos.co.id – Peringatan Hari Jadi ke-190 Kota Batam diperingati Pemko Batam dengan berbagai kegiatan.
Dimulai pagi ini, Selasa (17/12/2019) akan dilakukan ziarah ke makam zuriat Nong Isa di Nongsa.
Sebelum melakukan ziarah, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Batam dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam, akan mengikuti pengajian dan doa bersama.
Dilanjutkan dengan potong nasi besar, makanan khas Melayu yang disuguhkan di acara syukuran.
“Juga akan dilakukan penyerahan pin zuriat Nong Isa kepada anggota FKPD. Ziarah makam zuriat Nong Isa ini sudah menjadi agenda rutin tiap peringatan Hari Jadi Kota Batam,” ujar Kabag Humas Setdako Batam, Efrius.
Dilanjutkan dengan ziarah ke makam zuriat Nong Isa. Di makan zuriat, Wali Kota Batam akan mengganti kain selubung makam zuriat Nong Isa.
Usai prosesi penggantian kain selubung, dilanjutkan doa bersama. Esok harinya, Rabu (18/12/2019), merupakan puncak acara peringatan Hari Jadi Batam dan akan digelar upacara Hari Jadi Kota Batam di Dataran Engku Putri.
Masyarakat melihat pesawat tempur yang dipamerkan Lanud Hang Nadim Batam, Kegiatan Open Base dalam rangka pekan Dirgantara dan memperingati hari jadi Kota Batam ke-190 tahun. TNI AU juga akan melakukan aksi fly pass di Alun-alun Engku Putri. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Batam dan dihadiri pimpinan OPD serta anggota FKPD Kota Batam.
Pada pelaksanaan upacara, akan dibacakan teks naskah Hari Jadi Batam. Adapun, tema peringatan Hari Jadi ke-190 Kota Batam adalah, “Batam Bersatu Menuju Indonesia Maju”.
“Ada yang berbeda pada peringatan Hari Jadi ke-190 Kota Batam ini, usai upacara akan ada aksi fly pass pesawat tempur TNI AU yang membentuk formasi Hari Jadi Batam di langit Batam,” tuturnya.
Usai upacara di Dataran Engku Putri, dilanjutkan rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kota Batam.
Rapat Paripurna Istimewa akan dimulai pukul 10.00 WIB yang dipimpin Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto.
Pada malam harinya, bertempat di Dataran Engku Putri, akan digelar Malam Anugerah Batam Madani.
“Pemko Batam memberikan anugerah sebagai bentuk penghargaan kepada 14 tokoh pembangunan Batam. Sebagai bentuk penghargaan, Pemko Batam memberikan selempang, pin, dan piagam penghargaan kepada masing-masing tokoh,” jelasnya.
Dijelaskan, Raja Isa (Nong Isa) adalah putra dari Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V.
Dalam literatur sejarah, Raja Isa Ibni Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V memegang perintah atas Nongsa dan rantauanya selama lima tahun.
Perintah dikeluarkan oleh Komisaris General sekaligus Residen Riau atas nama Sultan Abdul Rahman Syah (1812-1832) dan yang Dipertuan Muda Riau VI Raja Jakfar (1808-1832) pada tanggal 22 Jumadil Akhir 1245 H bertepatan dengan hari Jumat, 18 Desember 1829 M.
Dijelaskannya, rangkaian kegiatan Hari Jadi Batam telah dimulai dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah pada 8 November lalu.
Kemudian, dilanjutkan dengan rangkaian perayaan HUT PGRI sekaligus Hari Guru Nasional.
Pada 11-13 Desember, telah diadakan Kenduri Seni Melayu di Dataran Engku Putri, Batam Centre.
Selanjutnya, pada 11-18 Desember, juga digelar Batam Expo dan Pameran Alutsista TNI-Polri di Dataran Engku Putri.(iza)
batampos.co.id – Pimpinan MPR terus menyerap aspirasi masyarakat terkait rencana amandemen UUD 1945.
Senin (16/12/2019), mereka berkunjung ke kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat.
Salah satu Ormas Islam terbesar di Indonesia itu mendukung dibentuknya haluan negara, namun tidak sepakat dengan wacana perpanjangan jabatan presiden.
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo datang bersama beberapa wakilnya, yaitu Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, dan Arsul Sani sekitar pukul 13.00.
Mereka disambut Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Mereka menggelar pertemuan tertutup sekitar dua jam.
Haedar mengatakan, ada beberapa hal yang didiskusikan dengan pimpinan MPR.
“Pimpinan MPR meminta masukan kepada Muhammadiyah soal-soal kebangsaan yang sekarang menjadi isu, termasuk soal amandemen UUD 1945,” terang dia saat ditemui usai pertemuan tertutup.
Guru besar sosiologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) itu mengatakan, amandemen UUD harus didasarkan pada kepentingan yang paling mendasar, paling urgen, dan juga menyangkut hajat hidup kebangsaan. Memang ada yang perlu diperkuat, yaitu garis-garis besar haluan negara (GBHN).
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (kiri), Ketua MPR Bambang Soesatyo (kedua kiri) saat bertemu Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nasir (kedua kanan) dan Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti (kanan) di gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Sabtu (16/12/2019). Foto: Miftahul Hayat/Jawa Pos
Menurut dia, dalam pembukaan UUD terhadap prinsip-prinsip mendasar dalam berbangsa, tujuan nasional, kewajiban pemerintah, dan prinsip-prinsip kemerdekaan.
“Nah, nilai-nilai mendasar itu tidak mungkin dibiarkan begitu saja tanpa terelaborasi garis besar haluan negara,” paparnya.
Tokoh kelahiran Bandung itu mengatakan, setiap presiden dan wakil presiden terpilih harus mempunyai pedoman.
Yaitu, GBHN. Dari pedoman itu lahir visi-misi presiden. Jadi, kata dia, visi-misi presiden tidak boleh lepas dari haluan negara.
Untuk itulah, tutur dia, Muhammadiyah setuju adanya amandemen terbatas, khusus GBHN. Namun, untuk membentuk haluan negara, perlu kajian mendalam dan tidak tergesa-gesa.
Terkait dengan pemilihan presiden, lanjut Haedar, harus tetap dipilih langsung oleh rakyat.
Masa jabatan presiden harus tetap dibatas lima tahun dan bisa dipilih kembali untuk satu periode lagi.
“Bisa dua periode jika rakyat menghendaki. Di sinilah semangat reformasi tetap terjaga,” ungkapnya.
Bamsoet, panggilan akrab Bambang Seosatyo mengatakan, pihaknya mencatat semua masukan yang disampaikan PP Muhammadiyah.
“Sebagai aspirasi dan pemikiran dari PP Muhammadiyah,” urainya.
Menurut dia, MPR sepakat dengan pendapat Muhammadiyah bahwa amandemen harus hati-hati dan dilakukan kajian mendalam.
Tentu,pihaknya akan sangat berhati-hati dan memenuhi kebutuhan mendasar rakyat dalam amandemen.(jpg)
batampos.co.id – Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan (Disperkimtan) Batam akan memulai proyek peningkatan infrastruktur Kampung Tua Tanjungriau awal tahun 2020.
Kepala Disperkimtan, Eryudi, mengatakan, setelah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED), pengerjaan akan segera dimulai tahun depan.
Penataan Kampung Tua Tanjungriau ini merupakan bantuan dari Kementerian PUPR melalui program Kotaku Tanpa Kumuh (Kotaku).
”Alhamdulillah usulan kami disetujui. Kalau tidak salah aggarannya mencapai Rp 35,485 miliar dari APBN dengan luas wilayah mencapai 19 hektare,” kata dia, Senin (16/12/2019).
Ia menjelaskan, penataan kampung tua ini akan menjadi kawasan pariwisata berbasis budaya dan kuliner.
Selama ini, lanjutnya, kuliner di Tanjungriau sudah ada dan cukup banyak peminatnya.
Warga melintas di tugu Kampungtua, Tanjungriau, Sekupang, beberapa waktu lalu. Pemerintah pusat mengelontorkan Rp 35,485 miliar untuk penataan Kampung Tua Tanjungriau. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Untuk menunjang menjadi kawasan wisata, perlu ada penataan, pembangunan infrastruktur yang memadai, agar layak dikunjungi wisatawan.
Menurutnya, penataan kampung tua tersebut merupakan salah satu program prioritas yang diusulkan Pemko Batam ke pusat. Sesuai dengan tujuan Batam menjadi kota wisata.
”Nanti setelah ditata, kampung tua akan menjadi lebih baik dari segi infrastuktur, bangunan, saluran air dan lainnya termasuk usaha kuliner mereka yang selama ini sudah terkenal,” terangnya.
Selain itu, pihaknya juga akan membatasi pembangunan rumah panggung menuju laut. Hal ini salah satu menata rumah warga yang ada di sana.
”Jadi, jangan ada lagi rumah menuju laut yang dibangun. Biar lebih rapi dan tertata,” imbuhnya.
Pembatasan pembangunan rumah panggung ini juga mendukung pemandangan saat jalan lingkar sudah berdiri nanti.
Pembangunan jalan lingkar nantinya juga akan menarik wisatawan untuk berkunjung.
”Akses itu yang penting. Biar kalau wisatawan datang mereka mudah mengelilingi kampung tua dan menikmati pemandangan di jalan lingkar,” lanjutnya.
Intinya, kata pria yang akrab disapa Yudhi ini, ada sembilan kegiatan yang akan dilakukan di Kampung Tua Tanjungriau.
Yaitu, pembangunan jalan lingkar, sanitasi, penyediaan fasilitas pemadam kebakaran, jalan permukiman, drainase, penataan ruang terbuka hijau, pembangunan tempat pengo-lahan sampah terpadu, pembangunan usaha kecil menengah, hingga memperindah kampung tua tersebut.
”Nanti ada spot-spot untuk wisatawan,” imbuhnya.
Menurutnya, seluruh Kampung Tua akan diusulkan untuk mendapatkan kucuran dana untuk ditata lebih baik ke depannya.
Hal ini agar kota Batam lebih baik terutama pengelolaan tata kotanya.
” Selesai Tanjungriau nanti kami coba lagi usulkan kampung lainnya,” tutupnya.
(yui)
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam sebagai salah satu institusi pemerintah turut berperan serta dalam meningkatkan minat literasi masyarakat, khususnya di Batam.
Sarana yang dimiliki BP Batam saat ini adalah Perpustakaan Khusus BP Batam. Meskipun perpustakaan tersebut adalah perpustakaan khusus, tetapi perpustakaan ini bersifat umum.
Artinya, masyarakat dari semua kalangan dibolehkan untuk membaca dan menikmati fasilitas yang ada di perpustakaan ini.
Sejak tahun 2017 hingga 2018, tercatat peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan. Berdasarkan data yang diterima dari Perpustakaan BP Batam, pada 2017 jumlah kunjungan mencapai 3.670 orang dan mengalami kenaikan pada 2018 yang mencapai 4.153 orang.
Pengunjung ke Perpustakaan BP Batam terbanyak berasal dari pelajar dan mahasiswa, diikuti masyarakat umum, dan terbanyak ketiga merupakan pegawai BP Batam. Ini membuktikan bahwa Perpustakaan BP Batam diminati oleh semua kalangan.
Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Dendi Gustinandar, mengungkapkan, untuk lebih meningkatkan kunjungan ke perpustakaan dan mendorong minat baca masyarakat, BP Batam berencana meningkatkan fasilitas yang ada di perpustakaan ini.
Dua orang pelajar sedang membaca buku koleksi perpustakaan BP Batam. BP Batam akan melakukan digitalisasi buku untuk menyasar pembaca milenial. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id
Dendi mengatakan ada beberapa rencana untuk mengembangkan Perpustakaan BP Batam pada tahun 2020 mendatang.
“Informasi yang kami dapat dari Biro Umum dan Sekretariat bahwa akan ada rencana relokasi tempat agar Perpustakaan khusus ini memiliki gedung sendiri, yaitu di sebelah Gedung Annex 1,” kata Dendi Gustinandar, Jumat (13/12/19) di BP Batam.
Dendi menambahkan konsep perpustakaan yang akan diusung adalah milenial dan menarik, agar para pengunjung yang kebanyakan generasi millenial merasa lebih nyaman.
Lebih lanjut, Dendi mengatakan rencana berikutnya adalah mengubah kartu konvensional dengan kartu e-money yang memiliki berbagai fungsi.
Sehingga tidak hanya dipergunakan untuk akses peminjaman buku di perpustakaan BP Batam, tetapi di dalam kartu tersebut dapat digunakan saldo uang.
Perpustakaan BP Batam saat ini tidak hanya menyediakan buku atau arsip yang dikeluarkan oleh Otorita Batam, perpustakaan BP Batam juga menyediakan buku umum.
“Untuk menarik minat baca masyarakat, disediakan juga buku bacaan sesuai permintaan masyarakat,” katanya.
Terpisah, Kasubbag Arsip, Erdy Yanto yang juga pelaksana harian Kasubag Perpustakaan mengungkapkan, perpustakaan BP Batam berencana akan melakukan alih media. yaitu dengan digitalisasi buku.
Sehingga nantinya seluruh buku yang ada diperpustakaan BP Batam dapat diakses di website dengan alamat www.perpustakaan.bpbatam.go.id.
Sehingga memudahkan para pembaca untuk mengaksesnya. Saat ini Perpustakaan BP Batam menggunakan aplikasi Online Public Access Catalog (OPAC) untuk pencarian bahan pustaka.
Para pengunjung dapat mengakses letak buku melalui komputer yang telah disediakan. Perpustakaan juga memiliki bahan pustaka berupa CD dan sarana multimedia audiovisual.
Kini, koleksi buku yang ada di perpustakaan yang berdiri pada 26 Oktober 2008 tersebut, berjumlah kurang lebih 9.474 eksemplar dengan 8.693 judul buku, dan jumlah keanggotan sebanyak 1.089 anggota.
Buku-buku ini dapat dipinjam dengan menggunakan kartu anggota perpustakaan. Kartu anggota dapat dimiliki dengan melampirkan identitas diri pada staf perpustakaan.
Perpustakaan BP Batam terbuka untuk umum setiap hari kerja, yakni hari Senin – Jumat pukul 08.00 WIB -16.00 WIB.(*)
batampos.co.id – Mimuman keras yang dijual bebas di pinggir jalan dan kafe remang-remang jadi fokus perhatian pihak kepolisian jelang Natal dan Tahun Baru.
Polisi pun melakukan razia penertiban untuk menciptakan lingkungan yang aman menjelang pergantian tahun ini.
Jajaran Polsek Batuaji dan Sagulung melaksanakannya sepanjang, Senin (16/12/2019) malam di wilayah hukum masing-masing.
Sejumlah kios di pinggir jalan dan kafe remang-remang digeledah. Hasilnya 400 botol minuman keras (miras) yang dijual tanpa izin atau illegal disita.
Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe, menjelaskan, pihaknya merazia kios dan kafe remang-remang di Kelurahan Kibbing. Dari sana pihaknya mengamankan 105 botol miras berbagai merek.
Personel kepolisian berpakaian preman menyita miras di salah satu toko di area Batuaji. Foto: Eja/batampos.co.id
Dalimunthe mengatakan, razia ini merupakan operasi cipta kondisi menyambut Natal dan Tahun Baru. Dengan razia tersebut diharapkan situasi Kamtibnas aman dan damai.
“Sasaran operasi ini semua hal yang berbaur dengan penyakit masyarakat termasuk tindakan kriminal jalanan,” jelasnya.
Miras kata dia, bisa merubah perilaku seseorang sesaat setelah mengkonsumsinya sehingga menjadi fokus utama dalam operasi tersebut.
“Tujuannya untuk lingkungan yang aman dan damai. Semua pihak harus terlibat termasuk masyatakat itu sendiri,” kata Dalimunthe.
Sementara Polsek Sagulung, menyusuri kawasan Saguba Kelurahan Seibinti hingga simpang Barelang. Hasilnya 290 botol miras dari berbagai merek disita. Miras-miras yang disita rencananya akan dimusnahkan di Polresta Barelang.(eja)
batampos.co.id – Keluarga besar Brigade Mobil (Brimob) Polri tengah berduka. Ini menyusul terjadi tragedi saat sejumlah siswa Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangpes) yang tengah mengikuti pelatihan, mengalami musibah Senin ((16/12/2019).
Saat berada di Gunung Ringgit, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, ada petir menyambar. Akibatnya, delapan orang terkena sambaran petir. Sebanyak tiga siswa meregang nyawa, sementara lima lainnya terluka.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo (grup Batam Pos), ketiga korban merupakan rombongan pendidikan Dasba (Dasar Bintara), Daspa (Dasar Perwira), dan Dikdajabdanki (Pendidikan Jabatan Komandan Kompi) Pusdik Brimob Warukosek, Gempol.
Semuanya tengah berlatih di kawasan Gunung Ringgit. Ketiganya diketahui bernama Wisnu Mukti S (nosis 048 salrim dari Jawa Tengah); Fredy Kusdianto (nosis 182 salrim dari Jawa Timur): dan Rizky Setiawan Pratama (nosis 244 salrim dari Daerah Istimewa Jogjakarta).
Menurut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, kemarin sejumlah siswa memang tengah berada di kawasan Gunung Ringgit.
Ilustrasi
Saat itu wilayah Kecamatan Prigen tengah diguyur hujan lebat disertai petir. Nah, bersamaan itu, saat melintas di kawasan hutan, delapan orang siswa Dikbangpes Brigadir Brimob tersambar petir.
”Di tengah perjalanan di Gunung Ringgit, turun hujan lebat disertai petir. Hingga kemudian petir menyambar delapan siswa,” jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera.
Sebelum kejadian, rombongan siswa melaksanakan giat pembinaan tradisi atau bintra. Para siswa tersebut naik Gunung Welirang melalui Gunung Ringgit.
Perjalanan ditempuh pagi hari sekitar pukul 06.00 dari Dusun Talungnongko, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen.
”Siang hari siswa tiba di Gunung Ringgit dan terjadilah musibah ini,” ucapnya.
Pasca kejadian, kepolisian mengambil sejumlah langkah. Antara lain mengirim tambahan tim medis untuk evakuasi.
Kemudian proses evakuasi dilakukan lewat jalur Tretes, belakang Hotel Surya. Kemudian sebagian rombongan siswa dari batalyon A, kembali turun.(zal/fun/jpg)