batampos.co.id – Masyarakat Lampung Utara menilai tertangkapnya Bupati Lampung Utara,Agung Ilmu Mangkunegara, sebagai berkah dan merayakannya dengan memotong kambing di depan kantor Bupati Lampung Utara, Senin (7/10/2019).
Kantor Berita RMOLLampung melaporkan, seorang warga bernama Sandi Karnanda menyebut hal itu adalah bentuk apresiasi mereka terhadap KPK.
Sorak-sorak dukungan kepada KPK juga disuarakan masyarakat sekitar saat lembaga antirasuah membawa pihak-pihak yang terjaring dari Rumah Dinas Bupati ke Polda Lampung.
Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara (jaket kulit hitam) tiba di gedung KPK Jakarta, Senin (7/10). Foto: Antara/Benardy Ferdiansyahioa
“Kami nazar sebagai masyarakat Kabupaten Lampung Utara atas tertangkapnya Bupati Agung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, KPK,” ujar seorang warga.
Menurut Sandi, masyarakat tidak sedih atas OTT kepada pemimpinnya. Sebaliknya, masyarakat gembira karena tak ada lagi pemimpin yang zalim terhadap warganya.
Mereka berharap, ke depan tak ada toleransi lagi kepada para pejabat yang sudah melakukan tindak korupsi. “Usut sampai tuntas dan sampai selesai. Karena Lampung Utara sakitnya sudah lama,” pungkasnya.(rmol/jpnn)
batampos.co.id – Pembahasan Upah Minimum Kota (UMK) Batam tahun 2020 akan dibahas pada rapat secara nasional pada akhir Oktober ini.
“Untuk estimasi UMK tahun depan itu akan dibahas pada akhir Oktober ini dan dirapatkan secara nasional yang melibatkan serikat buruh dan dewan pengupahan kota (DPK) Batam,” terang Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, Alfitoni Senin (7/10/2019).
Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan yang mengatur mekanisme penentuan upah minimum Kota dan Provinsi diatur pada pasal 90 yang ditentukan oleh DPK dan serikat pekerja perihal besaran atau kenaikan upah tahun berikutnya.
Lalu berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL), pertumbuhan ekonomi, inflasi nasional, serta produktivitas di suatu daerah.
ilustrasi. Foto: Iman Wachyudi/batampos.co.id
“Diatur nanti 40 hari sebelum 1 Januari 2020 sudah harus diputuskan sesuai dengan UU Ketenagakerjaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pembahasan UMK masih menunggu angka presentase pertumbuhan ekonomi dan inflasi dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).
Karena formula masih sama. Nanti tinggal memasukkan angka inflasi nasional ke dalam formula sesuai dengan UU Nomor 13 tahun 2013.
“Tapi untuk lebih jelas memang harus menunggu surat putusan dari Kemenaker,” ucapnya.
Kata dia, jika angka sudah ada, pembahassan baru bisa dimulai. Karena masing-masing anggota pasti punya penghitungan dan pertimbangan sendiri mengenai angka yang akan ditetapkan nantinya.(cr1)
batampos.co.id – Umar Nasution, 64, kalap menghantamkan balok kayu ke Nurdin, 48 hingga tewas. Aksi penganiayaan berujung maut itu terjadi, Selasa (1/10) sekira pukul 08.30 WIB.
Penganiayaan tersebut bermula dari Cekcok soal kain lap mobil. Awalnya, Umar sedang nongkrong di dalam Komplek Perumahan Vila Makmur, tempatnya biasa bekerja sebagai petugas kebersihan.
Tak lama, Nurdin menghampiri Umar sambil menuduhnya telah mencuri kain lap untuk membersihkan mobil.
Warga Jalan Sekata, Gang Seroja, Kelurahan Sei Agul, Medan Barat itu langsung membantah tudingan Nurdin.
“Korban (Nurdin) tak percaya dan dia hendak memeriksa tas milik pelaku (Umar). Namun, pelaku tak mengizinkan tasnya diperiksa, sehingga terjadi cekcok mulut,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu H Manullang seperti dikutip sumutpos.co (jawapos group).
ilustrasi
Nurdin yang emosi, lantas mengambil sapu lidi dan memukul badan Umar. Tak terima, Umar lalu mengambil balok yang ada paku tak jauh dari tempat mereka bertengkar.
“Pelaku memukulkan balok tersebut ke kepala korban sebanyak satu kali. Akibatnya, kepala warga Jalan Utama, Gang Pengabdian, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang itu langsung mengeluarkan darah dan terjatuh,” beber H Manullang.
Warga sekitar komplek yang mengetahui itu, kemudian menolong Nurdin dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Namun nahas, sesampai di rumah sakit ternyata nyawa Nurdin tak dapat tertolong karena kehabisan darah.
“Personel Polsek Medan Barat yang mendapat informasi kejadian tersebut langsung turun ke lokasi melakukan penyelidikan. Personel kemudian memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti,” kata H Manullang.
Dari hasil penyelidikan, sebut dia, personel langsung mengejar Umar yang kabur usai kejadian. Tak butuh waktu lama, Umar pun berhasil diringkus.
“Pelaku berhasil diamankan dari rumahnya dan kemudian diboyong untuk proses hukum lebih lanjut. Pelaku mengakui perbuatannya telah menganiaya korban hingga mengakibatkan nyawanya melayang. Untuk itu, pelaku dikenakan pasal 338 atau 351 (3) KUHPidana dengan ancaman di atas 5 tahun kurungan penjara,” tandasnya.(jpg)
batampos.co.id – Acara Pekan Santai yang berkolaborasi dengan BP Batam berhasil menyedot perhatian masyarakat.
Kegiatan digelar mulai Jumat (4/10/2019) hingga Minggu (6/10/2019) di Park Avenue, Orchard Park Batam.
Dari rilis yang diterima batampos.co.id, Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Dendi Gustinandar,mengatakan, kegiatan tersebut mengangkat tema “Pembangunan Batam” dan merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Bakti BP Batam ke-48 tahun yang jatuh pada 26 Oktober 2019 mendatang.
“Kegiatan ini dapat memberikan informasi dan mengedukasi pengunjung, karena ada pameran foto pembangunan Batam yang mulai didokumentasikan sejak tahun 1971 hingga sekarang,” kata Dendi.
Kata dia, animo masyarakat Batam sangat besar untuk melihat pameran Foto Pembangunan Batam.
Sementara itu Kasubdit Humas, Yudi Haripurdaja, mengatakan, YouTuber plat BP (Kepri) juga hadir dalam acara tersebut.
Masyarakat memenuhi area pameran foto pembangunan Kota Batam yang digelar BP Batam. Foto: Dokumentasi BP Batam untuk batampos.co.id
“Mereka sangat antusias untuk menyaksikan dan menjadi influencer bagi subscribers atau followers mereka,” ujarnya.
Melalui pameran foto pembangunnan Batam, Yudi berharap masyarakat dapat melihat bagaimama proses pembangunan Batam.
Menurutnya, pembangunan Kota Batam saat ini melalui proses yang tidak mudah. Yakni melalui hasil perencanaan, kajian, studi banding dan gagasan besar.
Pengunjung silih berganti datang, sesekali mereka melihat dan mengamati potrait gambar dan berfoto bersama keluarga atau memotret diri sendiri (selfie) di antara foto-foto pembangunan Batam dari masa ke masa.
Salah seorang pengunjung, Rahman, mengaku takjub dengan pameran foto pembangunan Batam.
Ia mengatakan pameran tersebut membuka cakrawala pengunjung yang notabene masyarakat Batam bahwa proses pembangunan Batam adalah proses panjang dan luar biasa.
“Jujur saya takjub, nampak sekali perubahan infrastruktur Batam dari masa ke masa,” jelasnya.
Dengan pameran itu kata dia, dirinya menjadi tahu jembatan Barelang yang terdiri dari 6 jembatan memiliki bentuk berbeda-beda.
“Rupanya BP Batam yang membangun. Sukses selalu BP Batam,” ujarnya.(*)
batampos.co.id – Masyarakat Kabupaten Lingga kini dapat lebih mudah dalam mengurus berkas keimigrasian seperti pembuatan dan perpanjangan masa berlaku paspor serta lainnya, setelah Kantor Imigrasi kelas II Dabo Singkep beroperasi kembali dengan sistem layanan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) fase II berbasis jaringan Fiber Optic (FO).
Sebelumnya, Kantor Imigrasi kelas II Dabo Singkep masih menggunakan SIMKIM tingkat I dengan jaringan menggunakan fasilitas dari Fisat.
Sementara, program SIMKIM Fase II mengaharuskan setiap kantor Imigrasi menggunakan jaringan berbasis FO.
“Syukur saat ini kami kembali dapat melayani masyarakat terkait pengurusan berkas keimigraisan setelah kami resmi menggunakan SIMKIM tingkat II,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/10/2019) pagi.
Kata dia, beberapa waktu lalu imigrasi kelas II Lingga sempat vakum dan membuat masyarakat kesulitan untuk mengurus berkas keimigrasian.
ilustrasi
Masyarakat lanjutnya terpaksa melakukan pengurusan berkas keimigrasian ke Tanjungpinang maupun Batam.
Namun saat ini warga Bunda Tanah Melayu kembali dipermudah dalam mendapatkan layanan keimigrasian hanya di Dabo Singkep saja.
Meski begitu, kata Nayaka, masih ada kendala tehnis. Yakni pada perangkat printer yang mesti melalui perawatan karena mengalami kerusakan.
Walau demikian Nayaka juga memastikan kendala printer itu bukan menjadi kendala yang berarti dengan kata lain, masyarakat tetap dapat melakukan pengurusan berkas keimigrasian.
“Pengurusan paspor akan selesai paling lama tiga hari setelah pengajuan oleh pemohon,” kata Nayaka.
Sedangkan informasi lainnya yakni terkait tenaga kerja asing, Nayaka, mengatakan, hingga saat ini belum ada tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Kabupaten Lingga.
Namun orang asing yang tinggal di wilayah kerjanya ada beberapa orang saja. Itupun kata dia, orang asing yang telah mengikat jalinan keluarga dengan orang lokal.(wsa)
batampos.co.id – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) saat ini hanya memiliki dua pesawat untuk mendukung pelaksanaan hujan buatan.
Mereka berharap armada pesawatnya ditambah. Sebab setiap tahun mereka menjalankan misi hujan buatan melalui teknologi modifikasi cuaca (TMC).
Kepala Balai Besar TMC BPPT, Tri Handoko Seto, menjelaskan, pada misi hujan buatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diterjunkan enam unit pesawat terbang untuk menebar garam.
Perinciannya adalah empat pesawat milik TNI AU dan dua dari BPPT. Kedua pesawat dari BPPT adalah pesawat Cassa 212-200 dan Piper Cheyenne.
’’BPPT pernah punya enam pesawat Cassa, sekarang tinggal satu,’’ katanya, Minggu (6/10/2019).
Satu unit pesawat Cassa tersebut selama ini ditempatkan di Curug. Sementara pesawat Cassa lainnya ada yang jatuh dan rusak.
’’Ke depan kalau bisa TMC punya pesawat sendiri. Jadi tidak bergantung ke TNI,’’ katanya.
Ilustrasi
Usulan penambahan armada pesawat tersebut sudah pernah disampaikan ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).
BPPT berharap disediakan lima unit pesawat lagi supaya bisa melakukan upaya hujan buatan di banyak tempat secara bersamaan.
Namun, sampai saat ini belum ada titik terang. BPPT memahami saat ini mungkin anggaran negara masih untuk prioritas lainnya.
Menurut Seto biaya pengadaan pesawat Cassa atau sejenisnya memang mahal. Tetapi jika dibandingkan dengan kerugian akibat karhutla, masih jauh lebih murah.
Pada karhutla periode 2015 lalu, kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 triliun lebih.
Dia lantas menjelaskan perkembangan hujan buatan yang dilakukan BPPT untuk penanggulangan karhutla di Kalimantan dan Sumatera.
Sampai Jumat akhir pekan lalu (4/10) total air hujan yang turun setelah dilakukan modifikasi cuaca mencapai 3 miliar meter kubik lebih.(wan/jpg)
batampos.co.id – Peminat program sertifikasi atau Pendidikan profesi guru (PPG) prajabatan mandiri diperkirakan membludak.
Pasalnya, sarjana lulusan pendidikan cukup besar. Besaran biaya berkisar Rp 7,5 juta sampai Rp 9,5 juta per semester, tidak mengurangi minat pendaftar.
Prediksi tingginya peminat PPG prajabatan berbayar itu disampaikan Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia Muhammar Ramli Rahim.
’’Seharusnya memang seperti ini. Pendidikan profesi tidak dibiayai negara, tetapi dibayar secara mandiri,’’ katanya saat diwawancara, Minggu (6/10/2019).
Ramli menuturkan, sasaran peserta PPG prajabatan mandiri itu adalah para sarjana. Program tersebut menurut Ramli masih dianggap bagian dari perkuliahan.
Sehingga biaya untuk mengikuti program tersebut bakal ditanggung oleh orangtua masing-masing.
Jadi meskipun belum bekerja menjadi guru, pendaftar PPG mandiri diperkirakan tetap banyak.
Menurut Ramli profesi guru memang sudah waktunya disamakan dengan profesi lainnya. Seperti dokter, advokat, notaris, dan lainnya.
Ilustrasi. Foto: JawaPos
Para sarjana belum bisa bekerja sesuai profesi itu, jika belum mengambil pendidikan profesi.
’’Contohnya dokter belum bisa praktik hanya dari ijazah kedokteran. Harus mengambil profesi kedokteran dulu,’’ tuturnya.
Nah untuk profesi guru Ramli berharap pemerintah maupun pengelola yayasan pendidikan tidak sembarangan merekrut guru.
Calon guru yang direkrut harus sudah memiliki sertifikat profesi guru. Namun dia meminta perlu waktu satu atau dua tahun lagi untuk menerapkan sistem ini.
Sementara itu Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti, Ismunandar, mengatakan, bagi masyarakat tidak mampu tetap bisa mengambil program PPG prajabatan mandiri.
’’Bagi yang tidak mampu dan memenuhi syarat, bisa dibiayai dari KIP kuliah,’’ katanya.
Dia menjelaskan, Kemenristekdikti tugasnya menjadi pegawas dan regulator saja. Nantinya program PPG prajabatan mandiri dilakukan sepenuhnya di kampus Lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK).
Pada tahap awal pendaftaran dibuka bulan depan. Total ada 63 unit kampus LPTK yang mendapatkan kuota PPG prajabatan mandiri. Total kuota yang disiapkan adalah 12.225 kursi.
Direktur Pembelajaran Ditjen Belmawa Kemenristekdikti Paristiyani Nurwardani menuturkan idealnya program PPG prajabatan mandiri dilaksanakan secara bersamaan.(wan/jpg)
batampos.co.id – Dalam waktu dekat ini DPD Nasdem Kota Batam akan membuka pendaftaran bakal calon wali kota – wakil walikota Batam maupun bakal calon gubernur-wakil gubernur Kepri.
Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Sekretaris DPW Nasdem Provinsi Kepri, Muhammad Kamaluddin.
Kata dia, khusus untuk penjaringan Pilkada, baik pilwako Batam maupun pilgub tahun depan, DPD Nasdem sendiri mengutamakan penjaringan bagi calon kepala daerah tanpa mahar.
Dengan syarat, setiap bakal calon wajib menyertakan hasil survei dirinya.
“Lembaga surveinya wajib yang menentukan adalah DPP Nasdem Pusat,” ujarnya, Minggu (6/10/2019).
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam itu menjelaskan, ada delapan lembaga survei yang boleh dipilih oleh bakal calon wali kota – wakil wali kota maupun gubernur dan wakil gubernur Kepri yang mau ikut seleksi atau penjaringan bakal calon melalui partai Nasdem.
“Kalau tak melalui lembaga survei, artinya mustahil bakal calon untuk bisa maju melalui partai Nasdem,” ujarnya.
Bendera Partai NasDem. Foto: Jawa Pos
Saat ini, lanjutnya, DPW Nasdem Kepri maupun masing-masing DPD Nasdem kabupaten/kota di Kepri fokus mengevaluasi struktural partai. Karena usai pileg, banyak juga kader yang sudah tak lagi aktif.
“Evaluasi itulah nanti yang akan kami bawa dan suarakan di kongres pusat,” jelasnya.
“Kami akan melaporkan kader yang tak lagi aktif atau merevisi struktur partai agar roda kinerja partai tetap berjalan,” terangnya lagi.
Lantas siapa kader yang akan diusung DPD Nasdem Batam maju pada pilwako Batam tahun depan, Kamaluddin, menegaskan ada satu nama kader yang dinilai mampu membawa Nasdem Batam memperoleh suara terbanyak pada pileg Kota Batam meski perolehan jumlah kursi bukan yang terbanyak.
“Nama kader yang kami usung maju pada pilwako Batam hasil kesepakan DPD Nasdem Batam adalah ketua kami Amsakar Achmad,” ujarnya.
Sementara untuk pilgub tahun depan, laporan dari masing-masing DPD Nasdem di kabupaten/kota se-Kepri, Kamaluddin, menegaskan semua sepakat mengusung dan mendukung sekretaris wilayah DPW Nasdem Kepri, Muhammad Rudi yang saat ini menjabat Wali Kota Batam.
“Begitu juga dengan kesepakatan semua DPD Nasdem di kabupaten/kota se-Kepri yang menginginkan Muhammad Rudi maju pada Kepri I tahun depan juga akan kami sampaikan ke DPP pada saat kongres Partai Nasdem pusat di Jakarta pada 9 sampai 11 November nanti,” jelasnya.
“Apakah akan disetujuti atau tidak, keputusan sepenuhnya berada di DPP Nasdem pusat,” terangnya mengakhiri.(gas)
batampos.co.id – Setumpuk persoalan kini harus dihadapi industri tekstil dalam negeri. Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyebutkan, secara statistik, impor tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional tercatat kurang menggembirakan.
Sempat naik dari USD 4,7 miliar pada 2017 menjadi USD 4,9 miliar pada 2018, lalu anjlok jadi USD 3,9 miliar pada September 2019.
’’AS menaikkan tarif produk Tiongkok yang berimbas pada Indonesia lantaran adanya banjir produk impor,’’ ujarnya akhir pekan lalu.
Mantan managing director World Bank itu melanjutkan, persoalan lainnya adalah kapasitas produksi dan investasi industri hulu TPT meningkat.
Tetapi daya serap industri antara (tengah) di dalam negeri kurang. Kondisi itu membuat pasar untuk industri hulu TPT adalah ekspor.
Untuk industri tengah, terjadi penurunan kapasitas produksi yang disebabkan persoalan lingkungan dan mesin produksi yang sudah tua.
Hal itu berimbas pada industri hilir yang sulit mendapatkan bahan baku dalam negeri akibat kurangnya pasokan. Padahal, lanjut dia, utilisasi produksi industri hilir baru 56 persen.
Seorang pedagang di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta mengukur kain untuk dijual di sebuah pasar, beberapa waktu lalu. Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional kini dalam tekanan produk impor. Foto: Jawa Pos
Dia memerinci, kapasitas dalam negeri untuk serat benang mencapai 3,1 juta ton dan tekstilnya 3,9 juta ton.
Namun, yang mencengangkan ialah pada saat produksi belum penuh malah terdapat impor 1,2 juta ton serat.
’’Kalau di satu sisi ada kapasitas dari produksinya nggak dipakai tapi ada impor, berarti ada macam-macam persoalan yang dihadapi dalam industri tersebut,’’ paparnya.
Setumpuk persoalan dari hulu ke hilir itulah yang disebut membuat industri TPT tertekan. Ditambah lagi tidak adanya pembatasan impor pakaian jadi.
Kondisi yang terjadi saat ini ialah TPT hulu seperti benang dan kain dilakukan pengawasan dengan syarat kuota impor serta laporan surveyor.
Sementara itu, TPT garmen hanya mensyaratkan laporan surveyor.
’’Perlakuan pengawasan tata niaga impor hulu dan hilir perlu kajian yang lebih komprehensif,’’ tambahnya.
Kepala Subdirektorat Jenderal (Kasubdit) Humas Bea Cukai Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro, menambahkan, selain masalah mesin, industri tengah menghadapi tantangan isu lingkungan hidup dari limbah pada proses printing.
Karena itu, perlu langkah perbaikan di industri tengah.
’’Industri hilir mau ambil barang di tengah tidak ada produksi. Karena tidak ada produksi yang masuk, dia impor juga yang hilir,’’ katanya.
Kurang optimalnya industri tengah juga menjadi penyebab masuknya kain impor. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), volume impor kain meningkat selama periode 2016–2018.
Tren kenaikan rata-rata tercatat 31,80 persen per tahun. Pada 2016, impor kain tercatat 238.219 ton, kemudian naik menjadi 291.915 ton pada 2017.
Impor kain kembali tumbuh menjadi 413.813 ton pada 2018. Volume impor kain Indonesia terbesar berasal dari Tiongkok dengan pangsa impor 67,86 persen pada 2018. Selain Tiongkok, Indonesia juga mengimpor kain dari Hongkong dan Taiwan. (dee/c15/oki/jpg)
batampos.co.id – Upaya antisipasi gejolak harga beras di akhir tahun perlu terus dilakukan. Dalam beberapa bulan belakangan, harga beras terus naik lantaran dipicu beberapa hal.
Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Galuh Octania, mengatakan, selama ini pergerakan harga sebagai parameter ketersediaan beras di pasar perlu dipantau untuk menjaga daya beli masyarakat.
”Faktor yang paling memengaruhi kenaikan harga beras adalah kekeringan yang melanda sebagian besar wilayah penghasil beras di Indonesia yang terjadi hingga saat ini,” ujar dia kemarin.
Kekeringan mengakibatkan naiknya harga gabah kering panen (GKP) dan gabah kering giling (GKG) yang berimbas pada kenaikan harga beras di tingkat konsumen.
Per September 2019, harga GKP di tingkat petani tercatat Rp 4.905 per kilogram. Berdasar data BPS, jumlah itu meningkat 3,07 persen dari bulan sebelumnya Rp 4.759 per kilogram.
Hal yang sama terjadi pada GKG yang naik menjadi Rp 5.392 dari yang sebelumnya Rp 5.309.
Dengan demikian, upaya antisipasi perlu terus dilakukan untuk menjaga ketersediaan beras di pasar.
Adi seorang pekerja Toko Sembako Arafah Pasar Botania Batamcenter sedang menimbang beras. Harga beras terus naik yang dipicu oleh kekeringan yang melanda sebagian besar wilayah penghasil beras di Indonesia yang terjadi hingga saat ini. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
”Bulog juga perlu berinovasi agar proses serapan berasnya bisa berjalan lancar dan memenuhi target,” jelasnya.
“Walaupun hal ini agak sulit karena Bulog terkendala HPP dan terkena imbas dari kekeringan yang terjadi,” urai Galuh.
Walaupun kenaikan yang terjadi terbilang tipis, itu sudah berlangsung selama lima bulan terakhir.
Dikhawatirkan akan terus berlanjut hingga akhir tahun. Sebelumnya, Bulog melaksanakan operasi pasar pada akhir September, tepatnya 24–26 September 2019.
Bukan tidak mungkin, jika harga masih terus beranjak naik di tingkat konsumen, Bulog harus kembali melaksanakan operasi pasar untuk menstabilkan harga beras di pasaran sebagai solusi jangka pendek.
Di sisi lain, Kementerian Perdagangan akan memberlakukan kebijakan minyak goreng (migor) wajib kemas mulai 2020.
Penjualan minyak goreng curah dilarang di pasaran. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan, Benny Sutrisno, mengatakan, kebijakan tersebut dapat menguntungkan konsumen dari segi kesehatan.
Sebab, minyak goreng yang dijual akan melalui pengujian dan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan.
”Kalau dikemas memang harus melalui BPOM, Kemenkes, fortifikasi vitamin A juga harus dibahas,” terangnya. Selain itu, kebijakan tersebut dapat menguntungkan konsumen dari segi kepastian takaran jual.(vir/c10/oki/jpg)