Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11070

Meniti Jejak Ibu Tien bersama Yayasan Harapan Kita

0

batampos.co.id – Sudah pernah berwisata ke Taman Mini Indonesia?! Atau sudah pernah berkunjung ke Perpustakaan nasional?!

Keduanya tempat itu ialah buah karya Ibu Tien Soeharto. Perempuan hebat ini ialah first lady Indonesia menemani Presiden Soeharto.

Beliau wafat pada 28 April 1996. 23 tahun yang lalu.

Kenangan terhadap beliau masih jelas tergambar. Yang paling jelas ialah bagaimana beliau berbusana. Jarit atau kain panjang batik senantiasa ia kenakan, termasuk saat keluar negeri atau menyambut tamu dari luar negeri.

Sebuah identitas yang jelas. Jati diri bangsa.

Kenangan lain pun masih bisa kita rasakan hari ini. Bahkan bagi generasi penerus yang tidak pernah mengenal Ibu Tien secara langsung. Deretan bangunan fisik menjadi tetenger, kiprah beliau di negeri tercinta ini.

foto: wikipedia

Melalui Yayasan Harapan Kita Ibu Tien meninggalkan warisan yang sangat berharga. Rumah Sakit Anak dan Bersalin Harapan Kita, Rumah Sakit Jantung Harapan Kita ialah sedikit contoh warisan beliau untuk generasi penerus.

Selain Taman Mini Indonesia Indah, dan Perpustakaan Nasional, Taman Anggrek Indonesia Permai pun lahir dari tangan dingin Ibu Tien Soeharto melalui Yayasan Harapan Kita (YKH).

Masih banyak lagi karya beliau yang lahir melalui Yayasan ini.

Dari sini kita bisa membayangkan betapa jauh jangkauan piker ibu negara kala itu.

Taman Mini Indonesia Indah Ibu Tien gagas opada saat rapat pengurus lengkap YHK pada 13 Maret 1970 di Jalan Cendana No. 8, Jakarta.

Saat itu Ibu Tien Soeharto menyodorkan sebuah gagasan, membangun mininatur Indonesia.

Dalam bayangan Ibu Tien, ini merupakan sebuah kawasan yang diisi bangunan-bangunan bercorak rumah adat dari masing-masing provinsi,

Kebayang enggak sih pada tahu itu telah muncul gagasan untuk membuat mahakarya yang hingga kini masih bisa kita nikmati.

Ide itu tak sekadar ide, Ibu Tien kuat memegang mimpinya. Saat melakukan kunjungan ke Malaysia dan Thailand, pada 16-22 Maret 1970, ibu negara mengunjungi Thailand in Miniature (TIM) Land yang lokasinya tak jauh dari bandara Don Muang.

Mei 1970, menemani Presiden Soeharto melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat, Ibu Tien menyempatkan berkunjung ke Disneyland.

“Studi banding” itu dirasa cukup. Yayasan Harapan Kita mulai mewujudkan mimpi Ibu Tien pada tahun 1972. Taman Mini demikian kini rang banyak meyebut iresmikan pada tanggal 20 April 1975.

Berbagai aspek kekayaan alam dan budaya Indonesia sampai pemanfaatan teknologi modern diperagakan di areal seluas 150 hektar itu.

Yayasan Harapan Kita sendiri hingga saat ini masih tetap berkarya meski sang pendiri telah lama tiada.

Tentu masih banyak kisah prestasi dari sang ibu negara. Satu hal yang menarik ialah visi yang jauh ke depan. Pada era milenial saat ini semangat Ibu Tien masih pas untuk ditiru.  (putut)

Presiden Didesak Coret Capim KPK Bermasalah

0

batampos.co.id – Desakan agar nama-nama yang diduga bermasalah dicoret dari daftar calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin kuat.

Sejumlah elemen masyarakat menyuarakan tuntutan itu secara serentak, Jumat (30/8/2019).

Bukan hanya dari lembaga sipil, tapi juga mahasiswa, buruh dan organisasi masyarakat (ormas).

Mereka menggelar aksi di pelataran gedung KPK di Jakarta sebagai bentuk perlawanan terhadap keputusan panitia seleksi (pansel) yang mempertahankan sejumlah capim, meski diduga bermasalah.

Dalam aksi itu, perwakilan elemen masyarakat yang mengenakan pita hitam bergantian menyampaikan orasi dihadapan ratusan massa yang memenuhi pelataran gedung komisi antirasuah itu.

Secara umum, mereka sudah tidak lagi mengarahkan tuntutan pencoretan nama-nama capim diduga bermasalah itu kepada pansel.

Melainkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, sesuai ketentuan, pansel nantinya menyerahkan 10 nama capim kepada Presiden.

Berikutnya, Presiden menyerahkan nama-nama itu ke DPR. Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Yudi Purnomo Harahap meminta Jokowi untuk benar-benar selektif melihat latar belakang capim yang disodorkan pansel.

Aliansi masyarakat dan berbagai elemen masyarakat memberikan dukungan saat aksi solidaritas Selamatkan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (30/8). Aksi tersebut merupakan bentuk protes pada keputusan Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK yang tetap meloloskan sejumlah nama bermasalah hingga tahap wawancara dan uji publik atau seleksi tahap akhir. Foto: Fedrik Tarigan/Jawa Pos

Dia mewakili pegawai-pegawai KPK merasa pesimis dengan dengan kinerja pansel.

”Yang masuk ke KPK adalah harus pimpinan yang benar-benar bersih, berintegritas dan tidak mempunyai cela,” tuturnya.

Selama ini, tuntutan masya-rakat sipil dan KPK mengkritisi kinerja pansel dalam menyaring capim.

Namun yang terjadi justru perseteruan dibalik proses seleksi tersebut. Bahkan, Juru Bicara KPK Febri Diansyah dan dua aktivis antikorupsi, Asfinawati dan Adnan Topan Husodo sampai dilaporkan ke Polda Metro Jaya akibat perseteruan itu.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj turut memberi dukungan kepada KPK.

Dia meminta Jokowi memberikan 10 nama pimpinan KPK yang berkualitas ke DPR nanti. Bila salah pilih, kata dia, akan berdampak pada citra Jokowi.

”Jangan sampai Bapak Presiden salah pilih, nanti dampaknya akan negatif,” tegasnya.

Secara umum, Said berharap pimpinan KPK yang nanti terpilih adalah figur-figur yang berintegritas dan tidak memiliki latar belakang buruk.

”(Pimpinan KPK) harus meyakinkan, betul-betul 10 orang yang bisa dipercaya mengemban amanat yang mulia ini. Pilih yang betul-betul berkualitas, betul-betul yang amanah, jujur dan tanpa ada beban,” paparnya.

Dia menyebut KPK harus terus didukung oleh semua elemen. Sebab, saat ini hanya KPK yang masih dipercaya publik sebagai lembaga yang mampu membersihkan korupsi.

Pun, dia berharap dukungan yang diberikan itu bisa meningkatkan upaya membangun pemerintahan yang lebih bersih.

”Walaupun berat tantangannya, berat ujiannya, berat masalahnya, kita tidak boleh surut.” (tyo/jpg)

Gara-gara Selir Raja, Website Down

0

batampos.co.idWebsite resmi kerajaan Thailand down. Penyebabnya adalah Sineenat Wongvajirapakdi.

Kerajaan merilis lebih dari 60 foto dan 46 halaman biografi selir Raja Maha Vajiralongkorn tersebut.

Beberapa merupakan foto resmi bersama raja dan sisanya diambil secara candid.
Sineenat mendapat gelar Chao Khun Phra alias permaisuri kerajaan, namun bukan ratu.

Sineenat Wongvajirapakdi. Foto: standard.co.uk

Gelar itu didapatkannya pada Juli lalu di perayaan ulang tahun raja yang ke-67. Dia menjadi perempuan pertama yang menyandang gelar tersebut dalam satu abad terakhir.

Gelar itu diberikan hanya dua bulan setelah Maha Vajiralongkorn menikahi Suthida Vajiralongkorn na Ayudhya.

Selama ini kehidupan keluarga kerajaan Thailand tidak boleh dibicarakan secara terbuka. Yang melanggar bisa dipenjara 15 tahun.

Karena itu, begitu kerajaan merilis sepenggal kehidupan pribadi selir raja, penduduk langsung ramai-ramai mengakses website kerajaan. Akibatnya website itupun down. (sha/c20/dos/jpg)

Jokowi Diminta Ngantor di Papua untuk Redam Kerusuhan di Papua

0

batampos.co.id – Kerusuhan di Jayapura mulai mereda. Namun, bukan berarti ancaman telah hilang.

Polri memastikan ada potensi bentrokan antara masyarakat di sekitar pantai dan pegunungan.

Namun, potensi itu coba ditekan dengan bersama tokoh masyarakat langsung turun ke lapangan, menenangkan masyarakat.

Karopenmas Divhumas, Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, untuk masyarakat di sepanjang pantai menghendaki kedamaian, namun berbeda dengan masyarakat di pegunungan.

Masyarakat pegunungan menginginkan sebaliknya.

”Tapi, masyarakat pegunu-ngan ini terprovokasi sekelompok kecil,” urainya.

Saat ini, Polri mengajak tokoh masyarakat, seperti kepala suku dan tokoh agama.

Tujuannya, langsung turun melakukan negosiasi dengan masyarakat. Sehingga, bisa dicegah terjadinya bentrok.

Menurutnya, konsentrasi massa juga belum ada baik dari masyarakat pantai dan pegunungan.

Untuk mendukung semua itu, maka Polri menambah jumlah personel menjadi 2.500 orang.

”Dari sejumlah polda,” jelasnya.

Selain itu, Polri juga mengumpulkan tokoh masyarakat di Jayapura. Sebab, sebelumnya panglima TNI dan Kapolri telah bertemu tokoh masyarakat di Jayapura.

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla saat mengumumkan lokasi pemindahan ibu kota baru negara Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019) lalu. Foto: Dina/Humas

”Tokoh masyarakat saat itu memberikan jaminan tidak terjadi kerusuhan, saat ini kita minta mereka,” jelasnya.

Terkait kondisi Jayapura, dia mengatakan bahwa saat ini sudah tidak ada konsentrasi massa.

Masyarakat sudah pulang ke rumah masing-masing.

”Kami malam pukul 22.00, kami antar pulang menggunakan truk semuanya,” jelasnya.

Untuk jumlah korban dan kerusakan fasilitas publik, hingga saat ini masih dalam penghitungan. Semoga kata dia, tidak ada koban jiwa dalam kerusuhan di Jayapura.

”Kami masih data, apalagi ada gangguan komunikasi juga,” terangnya.

Selain itu, Dedi menyebut soal penambahan tersangka dalam kasus demonstrasi di depan Asrama Papua.

Dia menuturkan bahwa telah ditetapkan SA menjadi tersangka. Dengan peran membuat voice atau suara serta narasi yang mengandung ujaran kebencian dan diskriminasi.

”SA ini rekan dari TS, tersangka pertama,” paparnya.

Saat ini juga sedang didalami soal kemungkinan bahwa ujaran kebencian dan provokasi bernada rasis di Surabaya itu terancang atau tidak.

Menurutnya, didalami hubungannya bagaimana antara perusakan bendera dengan ujaran kebencian tersebut.

Rentetan huru-hara yang meletus di wilayah Papua membutuhkan penanganan cepat. DPR meminta Presiden Joko Widodo segera turun tangan mencegah meluasnya ekskalasi pergolakan di Bumi Cenderawasih.

Salah caranya dengan menyarankan Presiden berkantor di Papua.

’’Ini penting untuk meredakan tensi ketegangan di Papua,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria, kemarin.

Disampaikan, kehadiran presiden secara langsung bisa berdampak positif menurunkan ketegangan.

Presiden bisa mendengar keluhan masyarakat Papua. Juga mengorek keterangan sesungguhnya ada terjadi dan apa saja tuntutan warga.

Dengan begitu, tambah dia, presiden bisa merumuskan solusi untuk mengatasi pergolakan tersebut.

’’Kami sarankan presiden segera ke Papua. Kalau bisa berkantor di Papua dalam beberapa hari ini sangat baik. Tentu dengan perangkat pengamanan yang lengkap,” kata Riza.

Itu pernah dilakukan semasa presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat Yog-yakarta dilanda gempa bumi tahun 2006, SBY saat itu memindahkan aktivitas kerjanya di Jogjakarta.

Itu dilakukan untuk memimpin langsung penanganan bencana.

’’Nah, cara itu bisa juga diterapkan oleh Pak Jokowi sakarang. Dengan begini mudah-mudahan keterangan mereda.”

Apalagi, papar dia, hasil pilpres 2019 pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin meraih suara besar di wilayah Papua. Yak-ni sampai 90 persen.(idr/mar/tyo/jpg)

Peresmian Masjid Sultan Riayat Syah Ditunda, Ini Alasan Wali Kota Batam

0

batampos.co.id – Sebelum peresmian dilakukan, Masjid Sultan Riayat Syah akan dibuka untuk umum selama tiga hari sejak Jumat (20/9) hingga Minggu (22/9/2019).

Wisatawan, baik dari luar negeri maupun Nusantara, dapat datang melihat dan beribadah di masjid ini.

“Masyarakat yang kami sudah undang, baik dari Kepri sendiri, wisman dari Malaysia, Singapura, maupun Thailand juga wisatawan Nusantara boleh hadir,” ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi usai peninjauan masjid bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Batam, Jumat (30/8/2019) siang.

“Akan dibuka untuk umum dan beribadah di sini,” kata

Ia menerangkan, pada awalnya peresmian memang direncanakan pada Jumat (20/9/2019).

Namun, FKPD bersepakat peresmian sebaiknya ditunda. Wali Kota bersama FKPD akan kembali melakukan pertemuan guna mengoordinasikan kapan tanggal peresmian dengan mempertimbangkan laporan lengkap dari kontraktor.

“Kontraktor sudah jelaskan tanggal 10 September bisa selesai, tapi karena Wapres Jusuf Kalla yang kita undang, tim pengamanankan harus masuk duluan, berarti tidak keburu,” katanya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi (tengah) meninjau Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah didampingi Kakan Kemenag Kota Batam Zulkarnain (empat dari kiri), Ketua MUI Kota Batam KH Usman Achmad (lima dari kiri), Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo (enam dari kiri), Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan (delapan dari kiri), Dandim 0316/Batam Letkol Inf Romel Djangga Wardhana (sembilan dari kiri), dan undangan lainnya, Jumat (30/8/2019). Foto Humas Pemko Batam untuk Batam Pos.

“Kedua, memang dari sisi kesempurnaan masjid ini belum sempurna karena anggaran baru dua tahun rencana kita tiga tahun hingga 2020,” papar dia lagi.

Sejatinya kontrak pengerjaan masjid ini berakhir pada November mendatang, sementara rencana peresmian dipercepat pada 20 September 2019.

“Saya saat itu minta dipercepat dan mereka bilang bisa. Tapi, salah satunya seperti rumput ini ternyata tak hidup, kedua air listrik dan lainnya belum clear, perlu ditingkatkan lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, menyampaikan, pihaknya menjamin keamanan dengan mempersiapkan jumlah personel yang maksimal.

“Kami siapkan petugas, dari mengatur kelancaran arus lalu lintas karena lonjakan kunjungan masyarakat,” jelasnya.

“Kami juga siapkan personel untuk menjaga keamanan masyarakat yang berkegiatan di masjid,” ujarnya lagi.

Komandan Kodim 0316 Letkol Inf, Romel Jangga Wardhana, menyampaikan pihaknya siap menjaga keamanan.

“Kalau pengamanan, kami jajaran TNI selalu siap, semua kekuatan, manakala diminta bapak Kapolres,” katanya.

Ia menilai, sebenarnya pembangunan masjid sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Bahkan, pada rencana sebelumnya peresmian ingin dipercepat, padahal kontrak akan selesai November mendatang.

“Tapi terkait kesiapan yang utuh, karena ini yang datang Wapres kita, harus ada tahapan atau proses, seperti dari segi keamanan yang harus dimaksimalkan, ini mungkin yang jadi pertimbangan tentang sudah siap atau tidak,” ujarnya.(iza)

Staff Khusus Presiden RI Terima Gelar Tokoh Perdamaian Nusantara 

0

batampos.co.id – Komite Perdamaian Dunia bekerjasama dengan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP), memberikan gelar Tokoh Perdamaian Nusantara kepada staff khusus presiden RI bidang Otsus Papua, Lennis Kogoya, Kamis (29/8/2019) di Jakarta.

Dari rilis yang diterima batampos.co.id, pemberian gelar tersebut gagasan dari KBPP Polri, dan referensi Irjen Purn Anton Charliyan selaku pembina KBPP.

“Kami melakukan penulusuran akhirnya mendapatkan kesimpulan bahwasannya saudara Lennis Kogoya selalu proaktif merajut perdamaian khususnya di wilayah timur Indonesia,” ujar Irjen Purn Anton Charliyan.

Kata dia, berbagai prestasi telah diperoleh oleh Lennis Kogoya jauh sebelum diangkat menjadi Staff Khusus Presiden RI.

Maka lanjutnya, sesuai dengan putusan sidang komite dan persetujuan Presiden Komite Perdamaian Dunia 202 negara, Djuyoto Suntani, akhirnya diputuskan untuk memberikan gelar Tokoh Perdamaian Nusantara kepada Lennis.

Direktur Pengembangan Komite Perdamaian Dunia, Jeffrey Tan, memberikan elar Tokoh Perdamaian Nusantara kepada staff khusus presiden RI bidang Otsus Papua, Lennis Kogoya. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Menurut Anton, Lennis Kogoya sangat layak menerima gelar Tokoh Perdamaian Nusantara. Karena prestasi dan sepak terjangnya terkait perdamaian wilayah timur indonesia sudah di lakukan sejak lama.

“Oleh karena itu kami menggagas gelar ini dan berkolaborasi dgn komite perdamaian dunia memberikan gelar kehormatan ini,” jelasnya.

Direktur Pengembangan Komite Perdamaian Dunia, Jeffrey Tan, mengatakan, saat ini Presiden Komite Perdamaian Dunia 202 negara, Djuyoto Suntani, sedang berada di Dubai untuk meresmikan asosiasi blockchain internasional.

“Karena itu kami mewakili masyarakat internasional 202 negara  hari ini menyerahkan gelar kehormatan ini,” tambahnya.

Disela acara, Presiden Komite Perdamaian Dunia, Djuyoto Suntani menyempatkan diri menyapa dan memberikan ucapan selamat serta menitipkan pesan perdamaian kepada Lennis Kogoyo melalui video conference.

Dalam kesempatan yang sama Lennis Kogoya juga dilantik menjadi anggota kehormatan KBPP Polri.(gga)

Ingat ya, Tahun Ini Tidak Ada Pemutihan Pajak Kendaraan

0

batampos.co.id – Tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau tidak mengeluarkan kebijakan pemutihan denda pajak kendaraan.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kepulauan Riau, Dicky Wijaya, mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan, kapan penerapan tersebut akan dilakukan.

“Masih menunggu aturan atau keputusan Gubernur Kepri. Tahun ini sama sekali tak ada pemutihan pajak kendaraan,” jelasnya.

Kata dia, bagi kendaraan yang telat membayar pajak wajib melunasi dendanya sekaligu, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Meski tak ada pemutihan, kata dia, tahun ini BP2RD memberikan diskon pajak untuk kendaraan tua.

Dua orang warga sedang melakukan pembayaran pajak kendaraan di pelayanan keliling Samsat Kepri. Tahun ini Pemprov Kepri tidak menerapkan pemutihan pajak kendaraan. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Ketentuan ini sudah berlaku sejak Mei 2019 lalu, sesuai Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2019 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor Dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2019.

Menurutnya, penyesuaian untuk pengurangan pajak kendaraan bermotor dikelompokkan berdasarkan tahun pembuatan dan persentase.

Seperti, kendaraan yang dirakit atau dibuat 1999 ke bawah, potongan pajak sebesar 50 persen.

Selanjutnya, rakitan 2000-2003 sebesar 40 persen, 2004-2007 sebesar 30 persen, 2008-2011 sebesar 20 persen, 2012-2014 sebesar 10 persen.

Namun, untuk 2015-2019 tidak berlaku alias normal. Karena, Harga Pasaran Umum (HPU) kendaraan tersebut masih terbilang baru.

”Diskon ini khusus untuk kendaraan tua, sesuai aturan Pergub Nomor 22 Tahun 2019,” jelas Dicky.(she)

PGN Percepat Pembangunan Infrastruktur Gas Bumi Untuk Dukung Pemenuhan Energi Domestik

0

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi melalui optimalisasi pemanfaatan gas bumi di dalam negeri. Hal itu akan diwujudkan PGN melalui pembangunan dan pengembangan berbagai infrastruktur gas bumi yang mampu menjangkau semua segmen pasar.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama menjelaskan, sebagai subholding gas, PGN akan mengambil peran di depan dalam program percepatan dan transformasi energi dari minyak bumi ke gas bumi. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari perwujudan bauran energi gas bumi sebesar 22% pada 2025 dan 24% pada 2050.

“Bertambahnya populasi, meningkatnya aktivitas ekonomi, dan perubahan gaya hidup ke green energy akan mendorong kebutuhan gas bumi akan semakin besar. Komitmen PGN adalah menyediakan energi baik gas bumi untuk rumah tangga dan para pelaku usaha dari berbagai sektor industri,” jelas Rachmat Hutama usai RUPSLB PGN di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Dalam rangka mewujudkan penyediaan energi gas bumi, program pembangunan infrastruktur yang akan dibangun diantaranya; membangun jaringan pipa distribusi sepanjang 500 km, pipa transmisi 528 km, 7 LNG filling station untuk truk/kapal, 5 FSRU, 3,59 juta sambungan rumah tangga, dan 17 fasilitas LNG untuk mensuplai kebutuhan berbagai segmen konsumen.

Melalui sinergi dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) dan entitas anak usahanya, PGN saat ini telah menjadi salah satu perusahaan energi gas bumi terbesar di ASEAN. Melalui upaya pemenuhan pasokan gas berbagai sumber dan dukungan infrastruktur yang akan dibangun, PGN berharap dapat menjadi perusahaan energi kelas dunia yang mampu memenuhi kebutuhan energi dalam negeri secara efisien.

“Strategi PGN ini sejalan dengan program pembangunan pemerintah dengan membangun berbagai infrastruktur untuk membuka akses daerah dan menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru. Gas bumi bukan lagi sebagai komoditas tapi sebagai bagian dari alat produksi yang akan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi ekonomi nasional,” jelas Rachmat.

Rachmat menambahkan, sampai semester I 2019 PGN telah menyalurkan gas bumi sebesar 2.938 BBTUD. Rinciannya, volume gas distribusi sebesar 932 BBTUD, dan volume transmisi gas bumi sebesar 2.006 BBTUD. PGN mjelayani lebih dari 350.000 pelanggan dengan cakupan infrastrukur pipa gas bumi sepanjang lebih dari 10.000 km, termasuk jaringan gas untuk melayani sektor rumah tangga sepanjang lebih dari 3800 km.

“Infrastruktur gas bumi merupakan investasi jangka panjang dengan risiko pasokan dan pasar yang belum terjamin. Namun risiko itu diambil PGN sebagai pionir pemanfaatan gas bumi agar ketahanan energi nasional semakin kokoh,” tambah Rahmat.

Dalam RUPSLB hari ini pemegang saham memutuskan beberapa hal sebagai berikut :

Memberhentikan pengurus Perseroan sebagai berikut :

Komisaris : Mohamad Ikhsan
Direktur Keuangan : Said Reza Pahlevy
Direktur Komersial : Danny Praditya
Direktur Infrastruktur dan Teknologi : Dilo Seno Widagdo
Mengangkat pengurus Perseroan sebagai berikut::
Direktur Infrastruktur dan Teknologi : Redy Ferryanto
Direktur Keuangan : Arie Nobelta Kaban
Direktur Komersial : Dilo Seno Widagdo
Komisaris Independen : Christian H. Siboro

Berikut susunan Komisaris dan Direksi PGN yang baru :

Susunan Direksi
Direktur Utama : Gigih Prakoso Soewarto
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis : Syahrial Mukhtar
Direktur SDM dan Umum : Desima E. Siahaan
Direktur Infrastruktur dan Teknologi : Redy Ferryanto
Direktur Keuangan : Arie Nobelta Kaban
Direktur Komersial : Dilo Seno Widagdo
Susunan Komisaris
Komisaris Utama : IGN Wiratmaja Puja
Komisaris : Luky Alfirman
Komisaris : Mas’ud Khamid
Komisaris Independen : Paiman Rahardjo
Komisaris Independen : Kiswodarmawan
Komisaris Independen : Christian H. Siboro

Bos Narkoba Miliki Harta Triliunan Rupiah, BNN: Layak Dimiskinkan

0

batampos.co.id – Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Irjen Arman Depari, menekankan pihaknya, berkomitmen untuk memiskinkan bos narkoba, Adam.

“Kami miskinkan dia, karena selama masih punya uang, dia dapat mempengaruhi orang sekitarnya,” tegas Arman.

Ia menilai, Adam sangat layak dimiskinkan. Karena selain pemain besar, juga sudah lama berada di pusaran bisnis haram ini, yakni sejak tahun 2000.

Bahkan, aparat penegak hukum telah beberapa kali mengamankan Adam. Namun setelah bebas, Adam tetap mengulangi perbuatannya.

Hingga dia kembali meringkuk di penjara tahun 2016 karena tertangkap saat memasukkan sabu 52 kg melalui Pelabuhan Tanjungpriok.

Adam kemudian divonis mati oleh Pengadilan Negeri Cilegon, Banten dan vonisnya tetap saat banding di pengadilan tinggi.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari (tengah) bersama Jajaran menunjukkan barang bukti berupa emas, uang rupiah dan uang asing, buku tabungan dan lainnya yang diamankan dari tersangka Adam saat ekspos di Perumahan Sukajadi, Batam, Kamis (29/8/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Namun, kasusnya berlanjut ke Mahkamah Agung (MA). MA menurunkan hukuman Adam dari hukuman mati menjadi 20 tahun.

Baca Juga: Di Batam, Adam Kaya, Rupanya Adam Bisnis Narkoba

Sementara kaki tangannya yang diamakan bersama dia saat itu tetap divonis seumur hidup.

“Dia berencana mengupayakan agar hukumannya turun menjadi 10 tahun, makanya perlu dimiskinkan,” ungkap Arman.

Meski mendekam di Lapas Narkoba Cilegon, Adam masih leluasa hidup mewah dengan pengeluaran Rp 30 juta sebulan.

Bahkan ia leluasa mengendalikan bisnisnya dari balik penjara. Hasilnya dibelikan berbagai aset di Riau, Batam, hingga Jakarta.

BNN memperkirakan Adam memiliki aset triliunan. Sebagian aset atas namanya, sebagian lagi diduga atas nama orang lain.

“Makanya kami mengambil langkah memiskinkan bandar yang memiliki kekayaan dalam jumlah yang luar biasa itu,” ujar mantan Kapolda Kepri itu.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kepri Komisaris Besar Arief Bestari membenarkan aset-aset Adam dititipkan di BNNP Kepri.

“Ada di kantor, tapi sementara saja,” ungkapnya.

Arief mengaku belum mendapatkan arahan lebih lanjut untuk pengawasan aset-aset tersebut karena sepengetahuannya, jajaran BNN pusat masih melakukan penyisiran dan penyelidikan atas kasus tersebut.

“Timnya (BNN) masih kerja. Masih melakukan penyidikan,” ungkapnya.(ska)

Di 3 Provinsi Ini Harta Bos Narkoba yang Ditangkap BNN Disembunyikan

0

batampos.co.id – Meskipun sudah menyita aset senilai Rp 28 miliar milik Muhammad Adam, bandar narkoba yang tinggal di Perumahan Bukit Indah Sukajadi, Kota Batam, Badan Narkotika Nasional (BNN) terus mencari aset lainnya.

Aset-aset tersebut merupakan hasil transaksi haram yang diduga disembunyikan di Adam, di Kota Batam, Riau, Jakarta, hingga luar negeri.

BNN bahkan berkomitmen memiskinkan Adam. Khusus untuk aset bergerak berupa 18 mobil kelas menengah hingga mobil mewah, semuanya akan dikumpulkan di Batam di bawah pengawasan BNNP Kepri.

Begitupun enam kapal cepat milik Adam yang masih ada di Tembilahan akan dibawa ke Batam.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari (tengah) bersama Jajaran menunjukkan barang bukti berupa emas, uang rupiah dan uang asing, buku tabungan dan lainnya yang diamankan dari tersangka Adam saat ekspos di Perumahan Sukajadi, Batam, Kamis (29/8/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Harta bergerak semua akan dibawa ke Batam untuk memudahkan pengawasan,” jelas Brigadir Jenderal Bahagia Dachi, Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang BNN kepada Batam Pos, Jumat (30/8/2019).

“Kami percayakan pengawasannya ke BNNP Kepri,” ujarnya lagi.

Selain melakukan pengumpulan aset Adam, Dachi membenarkan jajarannya juga masih melakukan pencarian aset-aset Adam lainnya.

Ia menduga ada beberapa aset Adam yang masih disembunyikan dari pantauan BNN.

“Kami terus melakukan pengembangan ke aset-aset Adam lainnya,” ungkapnya.

Terkait aset Adam yang sudah ditemukan, Dachi berharap seluruhnya disita negara.

Sehingga dapat menyulitkan langkah bandar narkoba yang lolos dari hukuman mati tersebut.(ska)