Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11376

Hanya 25 Lampumerah Punya Baterai Cadangan

0

Pengendara saling mendahului di simpang lalu lintas RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Jumat (3/5). Kondisi itu disebabkan lampu lalu lintas padam.
F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Edward Purba mengatakan, sebanyak 15 lampu lalu lintas atau traffic light Batam belum memiliki daya cadangan atau baterai. Artinya, jika aliran listrik mati di daerah lampu tersebut berada, lampu lalu lintas tersebut juga ikut mati. Dari total 40 lampu lalu lintas se-Kota Batam, baru 25 yang tidak akan mati walaupun aliran listrik mati karena memiliki cadangan daya.

“Beberapa titik memang belum terpasang baterai untuk cadangan daya. Kalau listrik mati memang mati, tapi yang terpasang dengan baterai tetap menyala walaupun listrik pa-dam,” terangnya.

Baterai yang berfungsi sebagai penyimpan daya apabila listrik padam, memiliki kemampuan menghidupkan lampu hingga tiga jam kemudian.

”Penyimpanan daya itu bisa bertahan selama tiga jam ke depan dan lampu tetap bisa dipergunakan,” jelasnya.

Perawatan lampu lalu lintas rutin dikerjakan mengingat anggaran selalu ada tiap tahunnya.

”Namun, arus listrik untuk lampu lalu lintas kerap tidak stabil sehingga sering terjadi gangguan pada traffic light di sejumlah titik di Batam,” katanya. (cr1)

New Carry Pick Up Hadir di Batam

0

batampos.co.id – PT Suzuki Indomobil Sales (PT.SIS) secara bertahap meluncurkan New Carry Pick Up di beberapa kota di Indonesia. Di Batam, PT SIS bekerja sama dengan PT Rodamas Makmur Motor (Suzuki Indomobil Batam) selaku diler resmi Suzuki, secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan New Carry Pick Up di Showroom Indomobil Batam, Sabtu (4/5).

“Carry Pick Up telah melegenda dan menjadi bagian dari masyarakat Indonesia selama 43 tahun. Untuk melanjutkan eksistensinya, hari ini kami meluncurkan generasi terbaru Carry Pick Up di Batam. Sebuah kebanggaan bagi kami untuk memperkenalkan New Carry Pick Up yang telah berkontribusi dalam mendistribusikan beragam komoditas penting ke seluruh pelosok Indonesia,” kata Area Sales Manager PT SIS, Roy Astungkoro.

Selain mengusung perubahan terbaru pada New Carry Pick Up, Suzuki juga memberikan penawaran menarik berupa diskon Rp 20 juta, gratis jasa service 6 kali selama tiga tahun atau 100.000 km, gratis ganti oli 5 kali (sesuai dengan ketentuan dibuku service).

“Promo ini berlaku khusus pembelian di Batam, yang diharapkan dengan hadirnya New Carry Pick Up di kota ini dapat mendorong dan mengoptimalkan kegiatan niaga sehingga semakin menguntungkan para pengusaha. Sebagaimana konsepnya adalah ILMU (Irit bensin dan perawatan, Lama umur pakai, Muat banyak. dan Untung di ujung),” ungkap Branch Manager Suzuki Indomobil Batam, Rudy Wijaya. (nji)

Tiga PPK Tambah Waktu Rekapitulasi

0

batampos.co.id – Tiga kecamatan berkemungkinan tidak bisa menyelesaikan proses rekapitulasi hingga batas terakhir, Sabtu (4/5). Hal ini disampaikan Ketua Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Batam, Syahrul Huda.

Ia menjelaskan bagi PPK yang belum menyelesaikan penghitungan boleh melanjutkan hingga selesai. Hal ini sesuai dengan edaran terbaru dari KPU pusat.

“Kami baru terima edarannya. Jadi mereka tetap lanjut. Sembari menunggu itu kami tetap lanjut ke rekapitulasi tingkat kota,” kata dia.

Ia menyebutkan tiga kecamatan yang berkemungkinan melakukan perpanjangan jadwal penghitungan yaitu, Bengkong, Sekupang dan Sagulung.

Sedangkan PPK yang sudah berhasil merampungkan pekerjaan mereka yaitu, Kecamatan Belakangpadang, Bulang dan Galang.

“Sementara kecamatan lainnya malam nanti selesai,” sebutnya.

PPK Sekupang, Kusno mengatakan berupaya untuk menyelesaikan penghitungan semua sesuai jadwal waktu yang ada. Saat ini baru ada tiga kelurahan yang selesai dilakukan penghitungan.

“Masih ada empat kelurahan lagi yang masih berjalan,” imbuhnya.

Sementara itu, KPU Batam akan mulai rekapitulasi, Minggu (5/5) di gudang kantor KPU, Sekupang. Acara pembukaan akan dilakukan pukul 14.00 WIB dan dilanjutkan proses penghitungan.

Di kantor KPU Batam terlihat tenda sudah didirikan. Beberapa anggota kepolisian juga terlihat tengah berjaga di posko yang disiapkan. Ada juga mesin jenset dan tangki air yang sudah terpasang di kantor KPU Batam. (yui)

Dinkes Pemko Batam Bentuk Tim Cek Jajanan Takjil

0
Para pedagang menawarkan makanan untuk berbuka puasa di pasar makanan Tanjunguma. Makanan yang ditawarkan di pasar Tanjunguma kebanyakan makanan tradisional dan khas yang jarang dijumpai pada tempat lain. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam membentuk tim untuk mengecek jajanan takjil selama bulan puasa. Hal ini disampaikan Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, Jumat (3/5).

Ia menyebutkan jajanan menu takjil menjadi salah satu makanan yang harus terjamin dan bebas dari bahan berbahaya seperti pewarna bahan makanan yang terbuat dari bahan yang berbahaya.

“Ada penjual yang bertindak curang. Mereka biasa menggunakan pewarna kain untuk bahan makanan,” sebutnya.

Jajanan selama bulan puasa cenderung bewarna dan manis. Tim nanti akan turun ke tempat-tempat jajanan takjil yang biasa diburu masyarakat untuk menu berbuka.

“Ada beberapa pasar yang ramai pedagangnya. Nanti kami akan ambil sampel makanan dan minuman yang mereka jual,” terangnya.

Didi menjelaskan makanan yang memiliki corak warna berlebihan akan menjadi perhatian tim yang turun nanti. Makanan yang dicek meliputi semua jajanan yang dijual termasuk mie.

“Kalau bisa jangan ada yang menggunakan bahan berbahaya termasuk pengawet makanan seperti formalin hingga borak. Jadi tidak hanya pewarna makanan yang kami cek,” tambahnya.

Tim yang turun nanti merupakan petugas yang dari Puskesmas masing-masing wilayah. Ada beberapa lokasi takjil terdekat dari wilayah kerja mereka.

“Nanti saat turun mereka ada alat sederhana yang bisa mendeteksi kadar yang terkandung dalam makanan. Jika nanti ditemukan akan dilanjutkan di lab untuk diperiksa,” bebernya.

Didi mengimbau kepada seluruh pedagang untuk bisa menjada keamanan jualan menu takjil selama bulan puasa. Gunakanlah bahan-bahan yang aman untuk dikonsumsi.

“Jangan tergiur untung banyak jadi ada yang bertindak curang. Nanti warga kalau merasa ada menemukan boleh lapor ke kami juga,” tutupnya.

Beberapa lokasi sudah mulai mendirikan tenda untuk dijadikan pasar jajanan makanan selama bulan puasa. Seperti yang terlihat di dekat pasar Tiban Center, Sekupang.

Sementara itu Petugas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batam akan melakukan pemantauan rukyat hilal atau masuknya bulan Ramadan Minggu (5/5) nanti. Jika tidak ada perubahan umat muslim mulai menjalankan ibadah puasa Senin (6/5) mendatang. (yui)

Detik-Detik Jelang Peluncuran New Carry di Batam, Ini Bocoran Spesifikasinya

0
Di balik kain putih inilah New Carry berada dan segera diluncurkan, Sabtu (4/5/2019) di Indomobil.

batampos.co.id – Dalam waktu dekat, Indomobil Batam akan meluncurkan salah satu produk andalannya. New Carry. Peluncuran dilakukan Sabtu (4/5/2019).

Mobil pikap ini memiliki panjang 4,195 meter. Jenis mesin yang digunakan adalah K15B-C dengan silinder 1.462 cc dan 4 in line silinder. Untuk distribusi bahan bakar menggunakan konsep multipoint injection.

Tangki bahan bakar mampu menampung 43 liter. Untuk sistem pengereman, disc pada rem depan dan drum pada rem belakang. Suspensi depan MachPherson Strut dan Lead Rigid Axie untuk suspensi belakang.

“New Carry menganut konsep ILMU. Yakni, Irit bensin dan perawatannya, Lama umur pakainya, Muatannya banyak, Untung di ujung,” kata Aleng, pimpinan Indomobil Batam.

Ada tiga jenis varian warna. Yaitu Superior White, Silky Silver, dan Real Black. Dalam waktu dekat, New Carry akan diluncurkan di Indomobil Batam. (gun)

Pengerjaan Jalur Dua Batuaji – Sekupang Dimulai

0

batampos.co.id – Pengerjaan jalur dua di Jalan Diponegoro atau yang menghubungkan Sekupang menuju Batuaji mulai dikerjakan. Beberapa alat berat terlihat sudah mulai ditempatkan di lokasi tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Yumasnur mengatakan saat proses pematangan lahan yang akan dibangun jalur dua sudah mulai dikerjakan.

Pengerjaan tahan awal ini jalan akan dibangun dari Tiban housing menuju Simpang Tobing, Batuaji. Selain pematangan lahan, jalan yang merupakan jalan nasional ini juga telah diperbaiki.

“Jalan yang lama banyak yang rusak dan itu sudah diperbaiki. Jadi ada dua pengerjaan sekaligus,” kata Yumasnur, Jumat (3/5).

Ia menyebutkan tahun pemerintah pusat menyiapkan anggaran Rp 30 miliar untuk pembangunan jalur dua sepanjang tiga kilometer tersebut.

Sebelumnya pengerjaan jalur dua tersebut sempat tidak dilanjutkan pasca pembangunan 2014 lalu. Yumasnur mengungkapkan dengan adanya peningkatan infrasturktur ini, diharapkan pengendara lebih nyaman.

“Kalau lebar pengendara dan arus lalu lintas juga lebih tertib. Selama ini banyak juga yang menilai kondisi jalan rawan kecelakaan. Jadi mudah-mudahan ada pelebaran ini hal seperti itu bisa dihindari,” terangnya.

Ia berharap pengerjaan jalan bisa berjalan dengan baik dan tidak ada kendala. Pengendara diharapkan bisa menikmati jalur dua tersebut di akhir tahun atau awal tahun depan.

“Pengerjaan jalan terus. Mudah-mudahan lancar dan bisa selesai tepat waktu,” imbuhnya.

Salah seorang pengendara motor, Niken mengatakan sangat mendukung pelebaran jalan yang dilakukan oleh pemerintah. Selama ini jalur kedua belum selesai dikerjakan.

“Saya kerjanya kan di Sekupang, tinggal di Batuaji. Kalau pagi ramai sekali. Jadi sudah seharusnya ada jalur kedua biar pengendara aman,” kata dia.

Menurutnya saat ini jalan yang berlubang atau rusak di jalan yang biasa dilalui juga sudah diperbaiki. Jalan berlubang sudah ditambal oleh pekerja beberapa waktu lalu.

“Kemarin kan masih banyak lubang tapi sekarang sudah tidak lagi,” ujar perempuan 23 tahun ini. (yui)

Wohooo…. Ada Truk Gendong Truk

0

batampos.co.id – Macam kisah komik, ada truk gendong truk. Kenapa ya?

Lowongan Kerja; Ngetes Kasur

0
ilustrasi

Menghasilkan uang dari hobi memang menyenangkan. Apalagi jika hobinya tidur, tapi dibayar. Lowongan itulah yang ditawarkan Mattress Firm.

Mereka mencari pegawai magang yang bisa tidur di mana saja, kapan saja, dan dalam kondisi apa saja. Pegawai itu akan dipekerjakan di perusahaan BEDQuarters yang berada di Houston, Texas, AS.

’’Dia akan bekerja 30 jam sepekan untuk mengetes ranjang yang kami produksi.’’ Demikian bunyi lowongan Mattress Firm, seperti dikutip ABC7News.

Mereka yang diterima akan diberi julukan Snoozeterns. Tugasnya tentu bukan hanya tidur dan merasakan kasur, tapi juga membuat video tentang tips tidur yang baik. Hasilnya harus diunggah ke media sosial dan website perusahaan. Termasuk video saat dia tidur dengan menggunakan kasur produk BEDQuarters. Ibaratnya, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. (sha/c18/oni)

Protes, Kemenlu Panggil Dubes Vietnam

0

batampos.co.id – Sampai kemarin, 12 awak KIA BD 979 yang diamankan oleh prajurit TNI masih berada di Natuna, Kepulauan Riau. Mereka sudah selesai diperiksa dan ditahan di Rumah Detensi di Ranai.

”Kemungkinan akan dideportasi,” ungkap Kepala Dinas Penerangan Komando Armada I Letkol Laut (P) Agung Nugroho kepada Jawa Pos (grup Batam Pos).

Namun demikian, semua bergantung pada keputusan pemerintah.

Pasca insiden KRI Tjiptadi 381 ditabrak oleh kapal pe-ngawas perikanan Vietnam Sabtu (27/4), Komando Arma­da I memang langsung meng­am­bil sikap untuk menuntaskan masalah tersebut melalui mekanisme Government to Government.

Sehingga penyelesaian persoalan tersebut diserahkan pada pemerintah. Laporan yang dibutuhkan oleh Kementerian Luar Negeri untuk menindaklanjuti insiden itu juga sudah diserahkan oleh Komando Armada I.

Menurut Agung, laporan tersebut sudah diserahkan sejak Senin (30/4). Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margo­no juga sudah berkoordinasi dan berkomunikasi secara langsung dengan pemerintah. Agung memastikan, laporan yang diserahkan kepada pe­merintah sama dengan data yang sudah mereka ungkap kepada publik.

”Tidak ada yang direkayasa,” terang dia.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri sudah memanggi­l duta besar Vietnam untuk In­donesia H.E Pham Vinh Quang Senin (29/4) lalu.

”Kami langsung menyatakan protes. Yang kami protes itu penyerahan nota pernyataan mereka (Vietnam, red),” ucap Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir saat ditemui kemarin.

Kemenlu menyatakan sudah menerima laporan dari TNI AL mengenai kasus tersebut. Pihaknya, masih butuh waktu untuk mempelajari bagaimana situasi sebenarnya yang terjadi saat itu.

”Kami tidak mau gegabah. Laporan dari TNI AL akan diteruskan dulu ke Bu Menteri (Menlu Retno Marsudi). Yang jelas pemanggilan dubes Vietnam ke kantor merupakan bentuk tindakan tegas peme-rintah,” urai pria yang akrab disapa Tata itu.

Di sisi lain, Dubes Indonesia untuk Vietnam Ibnu Hadi juga dipanggil Kemenlu pemerintah setempat Rabu (1/5).

”Mereka menyampaikan nota diplomatik perihal posisi kapal negaranya atas kasus tersebut,” kata Ibnu melalui pesan singkat.

Vietnam meminta Indonesia agar melepaskan 12 nelayan mereka yang ditangkap. Sebab, kejadian tersebut jelas terjadi di kawasan perairan Vietnam. Menurut mereka, batasan zona ekonomi eksklusif (ZEE) dan batasan landasan kontinen Indonesia adalah 5,5 mil laut ke utara.

Vietnam juga meminta untuk memverifikasi dan menginvestigasi insiden tersebut. Agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Selain itu, Kedubes Vietnam di Jakarta diminta untuk mengambil informasi dan langkah-langkah yang dibutuhkan untuk melindungi warga Vietnam di Indonesia.

KBRI, lanjut Ibnu, masih terus berkoordinasi dengan Kemenlu RI dan TNI AL melalui Atase  Pertahanan KBRI.

”Dalam hubungan diplomasi penting untuk mengklarifikasi masalah ataupun hal penting lainnya. Supaya tercipta hubungan yang baik dan komunikasi kedua negara tetap lancar,” terang Ibnu. (syn/han)

Perbaikan Jalan Tanggung Jawab Pemprov

0

batampos.co.id – Jalan berlubang dan tidak adanya lampu penerangan di jalur dua Jalur S Parman, Seibeduk, membuat pengendara khawatir. Apalagi, sudah banyak memakan korban di lokasi antara pintu empat dan lima Kawasan Industri Batamindo ke arah Tanjungpiayu.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Kota BatamYumasnur saat dikonfirmasi mengatakan, pemasangan lampu akan dilakukan tahun ini.

“Nanti akan kami pasang lampu jalannya bertahap,” ujarnya, Kamis (2/5/2019).

Tahap pertama pihaknya merencanakan pemasangan lampu dari terminal menuju SPBU. Untuk jumlahnya disesuaikan dengan anggaran tahun ini.

“Jumlah pastinya saya lupa. Secepatnya akan kami pasang karena memang kondisinya urgent,” ungkapnya.

Selain minim penerangan jalan, kondisi ruas jalan yang sering dilalui pengendara ini juga banyak lubang akibat aspalnya rusak. Mengenai hal ini, Yumasnur mengatakan abhwa jalan tersebut merupakan wewenang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.

“Tapi kami tadi (kemarin, red) baru melakukan survei ke sana dengan Pemprov Kep-ri. Hasil dari survei itu, jalan rusak itu akan diaspal kembali mulai Senin depan,” ujarnya.

“Karena itu memang jalan provinsi. Kami juga harus koordinasi dengan ATB sebab ada dugaan pipa bocor di lokasi ini,” sambungnya.

Disinggung mengenai perbaikan jalan rusak yang ada di Batam, Yumasnur menyatakan bahwa pengerjaan terus berjalan hingga saat ini. Beberapa jalan berlubang sudah diperbaiki dengan pengaspalan menggunakan kerikil.

“Ada banyak jalan yang sudah kami tambal. Sekarang sudah tidak ada lubang lagi. Namun, memang ada beberapa jalan yang masih dalam tahap akan dikerjakan. Bertahap kami berjalan,” lanjutnya.

Untuk perbaikan jalan itu ada tiga unsur yang terlibat, yakni Pemko Batam, Pemprov, dan pemerintah pusat. Masing-masing memiliki kewenangan di jalan yang dibawahi.

“Yang kota sudah berjalan. Kalau yang masih menunggu. Untuk menutup jalan berlubang sudah dilakukan tapi kalau pengaspalan ulang keseluruhan membutuhkan anggaran khusus,” sebutnya.

Sementara itu, pantauan kemarin sore, lubang di tengah Jalan S Parman semakin parah. Retakan jalan semakin melebar. Alhasil, pengguna jalan hanya bisa menggunakan lajur kanan pada jalur tersebut.

Untuk menutupi lubang dan sebagai tanda bagi pengguna jalan, warga menutupnya dengan ranting pohong yang disertai dedaunan. Sementara dari lubang, air terus merembes keluar.

“Takutnya semakin besar karena kan air juga,” kata seorang warga Seibeduk, Hartanti. (yui/cr1/iza)