Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11514

Konsumsi Solar Tinggi, Subsidi Bengkak

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Tanpa pengawasan yang ketat, konsumsi solar bersubsidi bakal menembus angka 15,3 juta kiloliter tahun ini. Itu melebihi kuota penyaluran solar yang telah ditetapkan pemerintah 14,5 juta kiloliter. Jika dibiarkan, anggaran subsidi pemerintah juga akan membengkak.

’’Jika anggaran subsidi melebihi target, imbasnya defisit anggaran melebar,’’ kata Bhima Yudhistira, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Selasa (26/3/2019).

Bisa jadi pemerintah bakal membebankan selisih subsidi dan realisasi solar kepada Pertamina atau memberikan support kepada Pertamina lewat nominal PMN (penyertaan modal negara) yang lebih besar.

Direktur Bahan Bakar Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Patuan Alfon Simanjuntak mengatakan, pemerintah telah membagi kuota per kabupaten/kota untuk menghindari kuota berlebih.

’’Kalau ada over di beberapa kabupaten atau kota, BPH akan merelokasi kuota dari kabupaten atau kota yang stoknya banyak. Dengan demikian, tidak perlu menambah volume secara nasional,’’ tuturnya.

Kelebihan penyaluran solar bersubsidi memang berdampak negatif terhadap APBN. Sebab, pemerintah telah menaikkan anggaran subsidi solar dari Rp 500 per liter menjadi Rp 2 ribu per liter tahun lalu. Di sisi lain, pemerintah masih pesimistis dengan penerimaan sektor migas tahun ini. Sebab, harga minyak dunia dan ICP (Indonesia Crude Price) belum setinggi asumsi ICP APBN 2019 sebesar USD 70 per barel.

’’Kita lihat bagaimana. Belum ada pertemuan kabinet soal perlu tidaknya APBN-P karena asumsi USD 70 per barel itu tidak tercapai dua bulan pertama,’’ papar Menteri ESDM Ignasius Jonan, beberapa waktu lalu. Selain minyak, sentimen harga gas ikut me-ngurangi potensi penerimaan negara. (vir/c15/hep)

DLH Pastikan PT San Hai Masih Disegel

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Herman Rozie kembali mendatangi PT San Hai yang berada di kawasan PT Putera Perkasa Harapan, Tanjunguncang, Selasa (26/3) pagi. Herman yang datang bersama seorang stafnya itu memastikan bahwa segel DLH di dalam perusahaan plastik asal Tiongkok itu masih utuh.

”Belum dicabut. Saya sudah cek sendiri ke dalam tadi (kemarin). Situasi masih seperti awal disegel,” ujar Herman kepada wartawan di depan kawasan PT Putera Perkasa Harapan, kemarin.

Selain masih disegel, dalam pengecekan itu Herman juga memastikan bahwa aktivitas produksi perusahaan masih ditutup sesuai permintaan mereka.

”Aktivitas produksi masih dilarang karena masih disegel. Memang ada pekerja yang datang (ke perusahaan) tapi hanya datang sebentar saja. Mungkin hanya absen saja. Mereka tak kerja karena memang masih disegel.”

Situasi lingkungan perusahaan, kata Herman, masih seperti semula saat disegel. Material produksi yakni tumpukan sampah plastik masih berada di lokasi yang disegel. Sejauh ini, tidak ada perlengkapan perusahaan yang hilang atau berpindah tempat.

”Kami juga sudah ingatkan ke sekuriti untuk tidak memindahkan peralatan produksi sebelum garis pembatas dicabut,” katanya.

Untuk penyelidikan dugaan penimbunan dan pengolahan sampah plastik, kata Herman, masih berlanjut untuk mengetahui secara pasti dugaan pelanggaran izin lingkungan hidup.

”Dua saksi dari pihak manajemen masih diperiksa. Sejauh ini perusahaan ini beroperasi tanpa izin lingkungan maka-nya proses masih terus berjalan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, DLH Batam menyidak PT San Hai dan menemukan ratusan ton limbah plastik tanpa izin. Perusahaan asal Tiongkok itu juga tidak memiliki dokumen lingkungan. (eja)

Unjuk Produk Industri Lokal di Jerman

0

batampos.co.id – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggandeng sebelas merek di bidang instrumen musik untuk pameran secara internasional di Frankfurt Musikmesse 2019. Mereka berharap agar ajang ini bisa memfasilitasi pelaku usaha kreatif lokal untuk merambah pasar yang lebih luas.

Kesebelas merek tersebut diambil dari berbagai jenis usaha yang berkaitan dengan instrumen musik. Mulai dari produsen alat musik, produsen sound system, dan usaha kreatif di bidang aplikasi musik. Seluruhnya akan ditampilkan dalam satu booth Indonesia selama 2-5 April 2019. Merek-merek itu sebelumnya dipilih melalui proses kurasi.

Tiga ahli di bidang musik dan instrumen musik dipercaya un­tuk menyeleksi produk-pro­duk lokal itu, yakni Purwacaraka, Adib Hidayat, dan Damang Sarumpaet.

“Ada sekitar 40 yang daftar,” terang Purwacaraka dalam konferensi pers Frankfurt Musikmesse 2019 di Menteng, Selasa (26/3).

Kurator memastikan berbagai aspek dalam usaha kreatif instrumen musik itu. Bukan cuma keunikan produk yang dihasilkan, tetapi juga strategi bisnis pelaku usaha agar produksi instrumen musik mereka berkelanjutan.

Sebagian besar usaha lokal tersebut sudah cukup lama berkecimpung dalam pasar lokal. Bahkan, ada yang merambah pasar internasional, meski dengan nama brand dari negara lain. Salah satunya adalah Genta Guitar. Usaha tersebut sudah berdiri sejak 1959 alias sudah 60 tahun. Mereka memproduksi gitar dan ukulele untuk beberapa produk internasional, contohnya Pono Ukulele yang terkenal di Hawaii.

Perusahaan tersebut juga menerima permintaan custom guitar dari beberapa buyer di Belanda selama dua tahun terakhir.

Selain Genta Guitar, Bekraf juga akan memberangkatkan Kuassa (audio software), Indonesian Bamboo Community (alat musik bambu), Sasando Shop (produsen sasando tradisional dan elektrik), Blueberry Guitras (produsen gitar), Seruni Audio (microphone), X9Pro Audio (sound system), Premiere Wood Manufacturing (loudspeaker), Kyre Drums (produsen drum), Sawoe (produsen kendang sentul), dan Sui Generia Straps (produsen senar gitar).

Ini merupakan pertama kalinya Indonesia berpartisipasi secara kolektif sebagai negara dalam Frankfurt Musikmesse. Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik menyatakan, pameran internasional merupakan strategi baru yang diterapkan Bekraf untuk membantu menaikkan geliat industri kreatif Indonesia. Khususnya industri musik dan instrumen musik yang berubah seiring perkembangan platform digital. Kebutuhan alat musik pun semakin beragam.

“Ada ratusan alat musik khas budaya kita yang bisa jadi alternatif yang diperkenalkan kepada dunia,” jelas Ricky.

Purwacaraka pun didapuk untuk membawakan performance musik dengan instrumen-instrumen produsen lokal tersebut. Dia membocorkan, timnya akan memainkan di antaranya sasando dan angklung towel.

“Lagu-lagu yang akan dibawakan dari Indonesia semua,” jelas Purwa.

Namun, tidak menutup kemungkinan alat-alat musik tradisional itu juga akan dimainkan dengan karya musik modern yang sudah populer. Tujuannya untuk menarik minat publik internasional, khususnya buyer, terhadap alat musik lokal Indonesia.

Sementara itu, Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Simandjuntak menambahkan bahwa Indonesia mengusung tema Identities pada pameran kali ini.

“Ini menunjukkan bahwa Indonesia terdiri bukan hanya dari satu identitas saja, tetapi beragam,” jelasnya.

Dia juga berharap ajang pameran ini bisa menjadi kesempatan untuk mengembangkan brand lokal. Jadi tidak hanya memproduksi untuk merek luar saja. (deb)

Soal UU Terorisme untuk Menjerat Penyebar Hoaks, Wiranto Akui Hanya Wacana

0
Wiranto

batampos.co.id – Ide Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto yang mengusulkan agar undang-undang terorisme dipakai untuk menindak para penyebar hoaks menuai kontroversi dan dianggap berlebihan.

Namun, meski menuai kecaman, mantan panglima ABRI itu sudah mengundang penegak hukum untuk membahas hal itu secara langsung.

”Saya enggak asal-asalan, itu sudah kami koordinasikan dan kami rapatkan,” kata Wiranto.

Namun, pemerintah tidak bisa serta merta menerapkan UU Terorisme untuk menjerat penyebar hoaks. Sebab, masih butuh kajian serta pembahasan panjang.

Terkait hal itu, Wiranto menjawab enteng. ”Itu kan wacana,” tambah pejabat asal Yogyakarta tersebut.

Wiranto mengakui, dirinya se­ngaja melempar wacana ter­sebut kepada publik. Tujuannya agar masyarakat merespons wacana itu. ”Supaya ahli hukum ikut berpikir soal itu, karena ini tugas bersama. Bukan tugas polhukam saja,” ucap dia.

Wacana menjerat para penyebar hoaks menggunakan Undang-Undang terorisme, sambung dia, muncul pasca merebaknya berbagai hoaks yang tidak jarang mengancam persatuan bangsa. Menurut Wiranto, hoaks menjadi perhatian pemerintah.

”Termasuk ujaran kebencian, fitnah, hoaks. Semua itu sudah kami bicarakan,” bebernya.

Belakangan, dia menilai eskalasi kejahatan siber tersebut meningkat. Bahkan, sudah sampai pada tahap yang berpotensi mengancam dan membahayakan masyarakat. Karena itu, pemerintah segera mengambil langkah-langkah strategis. Di antaranya dengan memblokir ratusan ribu akun penyebar hoaks.

”Paling nggak sudah 800 ribu akun yang diblokir,” imbuh Wiranto. Namun, langkah tersebut tidak lantas membendung peredaran hoaks. Sampai saat ini masih banyak yang memproduksi dan menyebarluaskan hoaks.

Tidak sedikit di antaranya dinilai mengancam. Yang seperti itu, sambung Wiranto, patut mendapat perhatian. Apalagi jika hoaks sudah mendelegitimasi pemerintah, institusi, Undang-Undang, maupun konstitusi.

”Tentunya kita harus waspada,” imbuhnya.

Pada lain sisi, aturan dan ketentuan dalam Undang-Undang yang ada saat ini, belum cukup untuk menindak kejahatan tersebut. Dalam kondisi itu, dia menilai harus ada terobosan.

”Butuh satu langkah-langkah yang lebih tegas,” tambah dia.

Wiranto menyampaikan, wacana menjerat penyebar hoaks dengan Undang-Undang terorisme mendapat beragam tanggapan. Melalui tanggapan-tanggapan itu, Wiranto berharap besar muncul solusi. Apabila wacana yang dia lempar tidak mungkin dilaksanakan, dia ingin ada solusi lain.

”Kalau nggak setuju solusinya apa. Jangan hanya mencela,” ucap dia.

Solusi yang dia maksud harus cepat ditemukan. Sebab, kondisi maupun situasi saat ini butuh langkah cepat.

”Kalau kita tidak ada terobosan, ya akan membahayakan kelang-sungan hidup bangsa ini,” imbuhnya. (syn/oni)

Pegawai BP Batam Tak Boleh Jadi Timses

0

batampos.co.id – Memasuki atmosfir bulan politik yang semakin memanas, Badan Pengusahaan (BP) Batam memilih bersikap tidak memihak siapapun dalam pemilihan umum (pemilu) Presiden yang akan berlangsung beberapa minggu lagi.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Eddy Putra Irawadi menyatakan sikap BP Batam tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 36 Tahun 2018. Pegawai BP Batam tidak boleh menjadi tim sukses (timses) bakal calon Presiden (capres).

”Peraturan masih sama. Dan berlaku seperti yang tertuang dalam surat edaran tersebut,” katanya, Selasa (26/3).

Adapun ruang lingkup dalam surat edaran yang harus dipatuhi para pegawai yak-ni pegawai BP tidak boleh berpihak kepada kepentingan siapapun. Kemudian, bagi pegawai BP yang menjadi bakal calon legislatif (caleg) dipersilakan mengundurkan diri.

Lalu, pegawai BP Batam dilarang membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan caleg maupun capres. Selan-jutnya, pegawai BP Batam dilarang mengikuti kegiatan politik seperti pendekatan terhadap partai politik dan ikut memasang spanduk atau baliho berbau politik.Kemudian, dilarang meng-hadiri deklarasi atau foto bersama dengan caleg dan capres. Dilarang menjadi pembicara pada kegiatan partai politik.

Dan tidak boleh memberikan like atau jempol pada posting-an caleg dan capres di media sosial.Bentuk imbauan larangan lainnya yakni pegawai BP Batam dilarang memberikan surat dukungan disertai surat fotokopi KTP. Dilarang juga berkampanye dan dilarang mendukung caleg dan capres dengan cara menggunakan fasilitas terkait jabatan dalam kegiatan kampanye.

Sanksi bagi yang melanggar akan dijatuhkan sesuai dengan tingkat kesalahannya dan peraturan yang berlaku.Terpisah, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam Zaki Setiawan menga-takan bahwa aparatur sipil negara sudah diatur agar bersikap netral atau jangan bersimpati terhadap caleg ataupun capres.

”Sebenarnya kalau di peraturan KPU lebih bersifat umum saja. Mereka (ASN) itu nanti akan diawasi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu),” ucapnya.

Jika masyarakat menemukan ASN yang terlibat dalam kegiatan kampanye bisa segera melaporkannya kepada Bawaslu.

”Karena hanya Bawaslu yang berhak menindak laporan terkait netralitas ASN dalam pemilu mendatang,” katanya.(leo)

Partai Pengusung Usulkan Dua Jurkam

0

batampos.co.id – Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam telah mengumumkan jadwal kampanye, hingga saat ini belum ada informasi yang diterima dari peserta Pemilu terkait pelaksanaan kampanye terbuka.

”Sampai saat ini belum ada informasi yang masuk ke kami terkait acara kampanye,” kata Komisioner KPU Batam M. Siddiq, Selasa (26/3/2019).

Dari 27 titik kampanye yang telah ditetapkan belum ada yang digunakan untuk kampanye terbuka. Menurutnya kampanye terbuka ini mulai ramai saat mendekati waktu pemilihan 17 April mendatang.

”Biasanya semakin dekat waktu Pemilu baru mereka mulai, kalau sekarang belum terlihat,” sebutnya.

Mengenai juru kampanye (jurkam) masing-masing partai pengusung telah me-laporkan dua nama yang nanti akan mengepalai kampanye di tingkat Kota Batam. Ia menyebutkan pasangan capres Jokowi-Makruf me-ngusulkan Dewi Sukowati dan Jamsir Rassal untuk menjadi Jurkam.

Sedangkan untuk pasangan capres Prabowo-Sandi ada nama Safari Ramadhan dan Imam Fauzi yang bertindak sebagai jurkam. Masing-masing pasangan dan parpol pengusung sudah diberikan jadwal kampanye.

”Jadi, mulai tanggal 24 Maret kemarin mereka sudah boleh mulai kampanye terbuka,” sebutnya.

Siddiq menyatakan bahwa penambahan jurkam bisa saja terjadi. Sesuai dengan ketentuan mereka harus melaporkan perubahan terkait jurkam minimal satu hari sebelum kampanye berlangsung.

”Kalau ada mau nambah ya tidak apa-apa karena tidak ada batasan juga. Asal melaporkan ke KPU satu hari sebelum kampanye mulai,” terangnya.

Masing-masing jurkam ini dilaporkan berdasarkan tingkatan. Untuk Kepri itu dilaporkan ke KPU Kepri.

”Kalau kota, baru empat nama tadi yang masuk dan kami terima,” imbuhnya.

Disinggung mengenai kedatangan Joko Widodo ke Batam, Siddiq mengaku belum menerima informasi resmi.

Partai pengusung belum memberikan laporan terkait hal ini kepada KPU.

”Kami hanya menunggu laporan saja. Kalau memang ada informasi kedatangan ya tinggal mereka lapor saja. Nanti urusan keramaiannya bisa dari Polresta Barelang kalau kegiatannya dilakukan di Batam,” terangnya.

(yui)

MK Siapkan Lima Aturan Main untuk Hadapi Gugatan Hasil Pileg dan Pilpres

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pelantikan Aswanto sebagai wakil ketua Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin (26/3) menandai selesainya masa transisi kepemimpinan di internal lembaga tersebut. Kini MK mulai fokus menyambut agenda Pemilu 2019.

Sebagaimana amanat kons-titusi, MK berwenang memutus setiap sengketa hasil perhitungan suara. Baik di level pemilihan anggota legislatif (DPR, DPRD, dan DPD) maupun pilpres.

Ketua MK Anwar Usman mengatakan, jajarannya sudah siap.

’’Kami hakim konstitusi bersembilan dan seluruh aparatur pendukung MK siap 100 persen untuk menangani perselisihan hasil pemilu,’’ ujarnya saat pelantikan di gedung MK kemarin.

Usman menjelaskan, kesiapan itu tercermin dari beberapa aspek. Dari segi regulasi, MK telah merampungkan aturan menyangkut penanganan perkara perselisihan hasil pemilu (PHPU) yang berjumlah lima peraturan MK (PMK). Meliputi PMK PHPU DPR/DPRD, PHPU DPD, PHPU pilpres, PMK tahapan kegiatan dan jadwal PHPU, serta PMK penyusunan pedoman PHPU.

’’Seluruh peraturan sudah bisa diakses secara terbuka melalui laman Mahkamah Konstitusi maupun diterbitkan dalam buku himpunan PMK,’’ imbuhnya.

Dari aspek sumber daya manusia (SDM), lanjut dia, MK telah mengelola aparatur terbaik yang memiliki pengalaman, kompetensi, dan integritas untuk mendukung tugas-tugas konstitusional. Melalui pembentukan gugus tugas penanganan PHPU, seluruh SDM diarahkan untuk memberikan layanan dalam menangani perkara.

’’Pada aspek sarana dan prasarana, mahkamah telah menyiapkan seluruh kebutuhan untuk kelancaran persidangan,’’ tuturnya.

Untuk mendukung teknis penanganannya, MK juga telah menyediakan sistem informasi berbasis teknologi, informasi, dan komunikasi.

’’Aplikasi-aplikasi berbasis IT telah di-launching dan siap dimanfaatkan,’’ terang Usman.

Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa mahkamah juga sudah menggelar bimbingan teknis kepada para pemangku kepentingan pemilu untuk memahami teknis beracara. Dalam hal itu, penyelenggara pemilu, parpol, tim hukum pasangan capres-cawapres, dan advokat dilibatkan.

’’Para pihak telah dibekali dan memiliki pemahaman yang baik mengenai teknis beracara. Maka, mudah-mudahan proses penyelesaikan perkara di mahkamah akan semakin lancar dan berkualitas,’’ tuturnya. (far/c4/agm)

Main

Liga Mahasiswa Provinsi Kepri Digelar Juni

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama Forum Pembina Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOPSSI) menggelar kejuaraan Liga Mahasiswa Piala Menpora U-21 2019. Liga Mahasiswa ini rencananya akan digelar di 34 provinsi di Indonesia.

Koordinator Liga Mahasiswa Provinsi Kepri Yudi Candra mengatakan, Liga Mahasiswa ini adalah kejuaraan berjenjang yang diperuntukkan bagi perguruan tinggi sederajat. Untuk Kepri, Liga Mahasiswa ini akan dilaksanakan Juni mendatang.

”Juara tingkat provinsi akan menjadi wakil dari Kepri untuk berlaga di tingkat nasional yang sedianya akan dilaksanakan 17-22 September mendatang. Untuk putaran nasional akan dilaksanakan di Yogyakarta,” ujarnya, Senin (25/3).

Yudi mengatakan kejuaraan yang diselenggarakan bagi perguruan tinggi ini telah dimulai pendaftarannya sejak Jumat (1/3) dan akan berakhir pada akhir Mei mendatang. Hingga saat ini sudah ada lima perguruan tinggi yang telah tertarik untuk mengikuti kejuaraan ini.

”Kejuaraan ini memang diselenggarakan untuk menggalakkan kejuaraan sepak bola terutama di kelompok umur U-21. Ini adalah kategori usia mahasiswa,” terangnya.

Event yang baru dilaksanakan pertama kali di Kepri ini, diakui Yudi, menjadi peluang bagi pesepakbola yang berada di kelompok umur itu untuk meraih prestasi. Sebab, selain mewakili Kepri, para peserta akan diawasi secara langsung oleh PSSI.

”Akan ada talent scouting PSSI yang memonitor pemain-pemain yang berlaga dalam kejuaraan ini. Dan tentunya peruntukannya jelas, untuk mewakili Indonesia berlaga dalam kejuaraan-kejuaran internasional,” paparnya.

Nama-nama tenar pesepakbola Indonesia dipastikan menjadi scouting dalam kejuaraan ini. Salah satunya adalah Kurniawan Dwi Yulianto, salah satu mantan pesepakbola terbaik Indonesia.

Dalam Liga mahasiswa perdana ini, tidak dibatasi jumlah wakil perguruan tinggi yang akan mendaftar.

”Kami hanya menargetkan 12 peserta untuk kali pertama ini. Minimal delapan tim,” sebutnya.

Liga Mahasiswa ini akan menggunakan format setengah kompetisi di babak penyisihan. Dan sistem gugur untuk babak selanjutnya. Peserta nantinya akan dibagi menjadi beberapa grup dengan masing-masing grup berisi sedikitnya tiga peserta. Masing-masing perguruan tinggi bisa mengirimkan wakilnya lebih dari satu. Tetapi tetap menggunakan nama satu perguruan tinggi.

”Juga diperbolehkan menggunakan tiga mahasiswa asing atau mahasiswa yang terdaftar sebagai pemain profesional. Asal saja terdaftar secara aktif sebagai mahasiswa perguruan tinggi tersebut. Dan maksimal pesertanya adalah mahasiswa kelahiran 1 Januari 2008,” tegas Yudi.

Selain itu, pelatih masing-masing tim wajib memiliki lisensi pelatih level D. Fotokopi bukti kepemilikian lisensi wajib diberikan pada panitia.

Untuk bisa mengikuti kejuaraan ini, setiap perguruan tinggi wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 1,5 juta setiap tim. Juga wajib untuk menyerahkan beberapa persyaratan lainnya.

”Seperti surat keikutsertaan yang ditandatangani rektorat, kepemilikan kartu hasil studi, kartu rencana studi, dan beberapa persyaratan lainnya,” bebernya.

Yudi berharap perguruan tinggi yang ada di Kepri bisa memaksimalkan peluang ini. Menurutnya, gelaran Liga Mahasiswa ini menjadi ajang peningkatan prestasi mahasiswa terutama di bidang olahraga.

”Dengan jangka waktu pelaksanaan yang masih panjang, tentunya setiap perguruan tinggi bisa mempersiapkan timnya lebih panjang. Dan Liga Mahasiswa Provinsi Kepri ini menjadi salah satu liga yang paling bergengsi di tingkat perguruan tinggi,” tutup Yudi.(yan)

Komputer Jadi Masalah Pelaksanaan UNBK SMK di Batam

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Ujian nasional tingkat SMK di Batam berjalan lancar, tanpa ada gangguan. Selama ujian berlangsung, pemadaman listrik juga tidak terjadi. Namun, UN yang dilaksanakan masih terdiri dari 3 sif karena masih adanya keterbatasan jumlah komputer yang tersedia di setiap sekolah.

Di SMKN 7 Batam misalnya. Terdapat 265 siswa yang mengikuti ujian. Namun, karena fasilitas sekolah hanya memiliki tiga lokal yang ada fasilitas komputer. Ujian dilak-sanakan dalam tiga sif.

”Harapan ke depan, kami maunya satu sif. Hari ini (26/3) kami melaksanakan UN Matematika,” kata Humas SMKN 7 Batam Kholiq Jauhari, kemarin.

Namun, walaupun pelak-sanaan UN dengan sistem 3 sif, Kholiq mengaku tidak ada problem, baik permasalahan jaringan maupun komputernya. Terkait kelistrikan, Kholiq mengaku SMKN 7 telah menyiapkan genset untuk berjaga-jaga apabila adanya pemadaman.

”Berjaga-jaga juga kami,” ucapnya.

SMKN 7, sambung Kholiq, memiliki 6 jurusan. Namun, tahun ini siswa yang mengikuti ujian hanya dari jurusan perkantoran, perbankan, teknik jaringan. Sedangkan dua jurusan lainnya yakni Multimedia, Rekayasa Perangkat Lunak dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik, masih terbilang baru. Sebagian besar siswanya masih duduk di kelas 11.

”Persentase kelulusan SMKN 7 selalu bagus. Dari yang sudah lulus itu, sebanyak 60 persen siswa kami memilih untuk kuliah, 30 persen bekerja, 10 persen memilih jalur mandiri (berdagang),” ungkapnya.

Pelaksanaan UNBK di SMKN 7, tidak jauh beda di SMKN 6 Batam. Sekolah negeri berbasis industri terletak di Kawasan Industri Kabil tersebut, juga melaksanakan ujian dengan menggunakan sistem tiga sif.

”Sejauh ini lancar tanpa hambatan. Kami menggunakan 3 ruangan dengan jumlah komputer tiap ruangan berbeda. Ada yang 38 unit, 34 unit dan 20 unit. Selain itu, kami juga memiliki komputer cadangan, apabila ada komputer yang rusak atau error,” kata Wakil Kepala SMKN 6 Batam Bidang Kurikulum Hasmar Dedi kemarin.

Ia menyebutkan 251 orang siswa yang mengikuti UNBK tahun ini, semuanya adalah tenaga kerja yang siap pakai. Dari 251 orang ini, terdapat 60 siswa yang begitu lulus langsung bekerja di beberapa perusahaan-perusahaan di kawasan kabil.

”Sebanyak 60 itu masuk dalam program kelas industri. Mereka belajar dan magang, untuk persiapan menjadi pegawai di Citramass. Kelas yang dibuka itu, Industri Mesin dan Pengelasan,” ucapnya.

Disdik Bagikan Laptop untuk Sekolah

Sementara itu, Disdik Kota Batam mendistribusikan 200 laptop kepada sekolah penye-lenggara UNBK tahun ini.

”Sudah kami bagikan sekitar dua minggu lalu,” kata Kepala Disdik Batam Hendri Arulan, Selasa (26/3).

Bantuan ini merupakan salah satu upaya Disdik dalam memenuhi sarana dan prasaran penunjang UNBK tingkat SMPN.

”Saat ini yang ikut UNBK ada 26 sekolah negeri. Dari sekian banyak masih ada sekolah yang menumpang ke sekolah lain agar bisa ikut UNBK dan belum semua bisa mandiri,” jelasnya.

Hendri mengatakan, bantuan tidak saja diberikan untuk sekolah yang berada di perkotaan namun juga pesisir. Hal ini bertujuan untuk pemerataan pelaksanaan UNBK di Batam. Beberapa sekolah penerima seperti SMPN 1 dan 2 Batam yang berada di Belakangpadang mendapatkan delapan komputer dan dua server setiap sekolah.

Menurutnya meskipun berada di pesisir pemenuhan sarana dan prasaran wajib dilakukan.

”Mereka termasuk yang prioritas. Sebenarnya mereka sudah UNBK meskipun masih menumpang di sekolah lain. Ke depan jangan numpang lagi dan bisa mandiri,” terangnya.

Ia menyebutkan secara bertahap seluruh fasilitas pendukung diupayakan untuk dipenuhi. Meskipun sekolah belum bisa memenuhi seluruhnya, peran orangtua siswa sangat membantu.

”Ada sebagian sekolah yang meminjam kepada orangtua siswa. Ini tidak apa-apa karena memang disetujui mereka. Nanti secara bertahap kami coba penuhi ke depannya,” tuturnya.

Pelaksanaan UNBK yang tinggal menghitung hari, diharapkan bisa berjalan dengan baik dan lancar. Seluruh siswa bisa mendapatkan hasil terbaik dan bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.

”Kami targetnya tetap terbaik di Kepri. Seluruh persiapan sudah dilakukan termasuk try out dan lainnya,” lanjut Hendri.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Batam Erna mengaku sa-ngat senang menjadi salah satu sekolah penerima bantuan laptop ini. Ia berharap tidak lagi menumpang di sekolah lain.

”Kami sudah tahun ketiga UNBK. Tentu adanya tambahan ini kami bisa ujian mandiri,” ucapnya.

Saat ini, kata dia, sekolah sudah memiliki lima unit komputer. Maka, dengan adanya tambahan delapan laptop ini, pihaknya bisa menggelar ujian dua sesi karena jumlah siswanya tidak banyak. ”Alhamdulillah mudah-mudahan tahun depan bisa mandiri. Kalau sekarang persiapan jaringan dan lainnya tidak bisa karena waktu pelaksanaan sudah semakin dekat. Jadi kami masih numpang dulu,” tambahnya.

Berdasarkan data Disdik Batam beberapa sekolah penerima bantuan laptop, yaitu SMPN 1, SMPN 2, SMPN 4, SMPN 9, SMPN 10, SMPN 16, SMPN 20, SMPN 22, SMPN 23, SMPN 25, SMPN 27, SMPN 28, SMPN 29, SMPN 30, SMPN 31, SMPN 34, SMPN 35, SMPN 36, SMPN 37, SMPN 38, SMPN 42, SMPN 43, SMPN 50 SMPN 51 dan SMPN 52 Batam. Masing sekolah mendapatkan delapan laptop dan dua server. (yui/ska)

Apple Rambah Bisnis Kartu Kredit

0

batampos.co.id – Selain produk ponsel cerdas, Apple membuat diferensiasi bisnis dengan memperkenalkan layanan kartu kredit yang didaftarkan langsung dari iPhone lewat aplikasi Wallet.

Pengguna akan diberi kartu digital untuk melakukan pembayaran di manapun yang mendukung Apple Pay. Dilansir Ubergizmo, Selasa (26/3), lewat aplikasi ini, pengguna dapat melacak pembelian, memeriksa saldo, melihat kapan tagihan jatuh tempo dan lain-lain.

Layanan dibekali machine learning dan Apple Maps untuk memberi label transaksi dengan jelas, baik nama toko dan lokasinya. Pembelian secara otomatis dijumlahkan dan diorganisir berdasarkan kategori kode warna, seperti makanan, minuman, belanja dan hiburan.

Kartu kredit Aplle memiliki sistem poin rewards dan akan memberikan hadiah kepada pelanggan dalam bentuk ”Uang Harian”. Apple juga akan menawarkan potongan 3 persen setiap pembelian produk Apple setiap menggunakan Apple Pay.

Agar membantu pengguna memahami pengeluaran mereka, Apple Card memberikan ringkasan transaksi mingguan dan bulanan.

Memastikan bahwa privasi pengguna adalah segalanya, Apple menegaskan tidak mengumpulkan data transakasi apapun dari pengguna. Selain itu, pengguna diberikan kartu fisik berbahan titanium.

Saat ini, Apple bekerja sama denga Goldman Sachs dan Mastercard. Perusahaan besutan Steve Jobs dan Steve Wozniak ini menjanjikan tidak ada biaya tambahan, tidak ada biaya internasional dan tidak ada batasan pembayaran.

Dijadwalkan, Apple card akan diluncurkan sekitar Juli nanti, khusus pasar Amerika Serikat saja. (*)