Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11613

Fokus Pengembangan Industri 4.0

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah akan fokus mengembangkan industri 4.0 pada tahun depan untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas industri manufaktur nasional.

Direktur The Indonesian Investment Promotion Center (IIPC) Singapura, Ricky Kusmayadi mengatakan Kementerian Perindustrian Indonesia sudah menjalin kerja sama dengan Singapura dalam upaya mendorong implementasi industri 4.0 di Indonesia.

“Kerja sama itu termasuk di dalamnya fasilitasi pertukaran antarlembaga mengenai rancangan atau implementasi fasilitas inovasi manufaktur kepada industri Indonesia,” kata Ricky, Selasa (25/12).

Selain itu, keduanya akan mengembangkan platform inovasi yang akan menjadi jembatan digital bagi produsen Indonesia dalam mengakses solusi industri 4.0.

“Kerja sama tersebut guna memacu lima sektor manufaktur yang akan masuk program Making Indonesia 4.0,” katanya.

Lima sektor tersebut yakni makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia serta elektronika.

“Kelima sektor industri terse­but memberi kontribusi 12,67 persen terhadap total Pendapatan Domestik Bruto (PDB) atau 70,86 persen terhadap industri pengolahan non migas tahun 2017,” paparnya.

Industri 4.0 adalah industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Ini merupakan tren otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi manufaktur.

Ini termasuk sistem cyber-fisik, Internet of Things (IoT), komputasi awan dan komputasi kognitif.Industri 4.0 merupakan kelanjutan dari revolusi industri ketiga yang mengutamakan mesin seperti saat ini.

Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Tjaw Hioeng menyambut positif wacana ini. Industri 4.0 sudah saatnya diterapkan di Batam. Pemerintah, kata Tjaw Hioeng, telah menetapkan 10 prioritas nasional untuk program “Making Indonesia 4.0”.

“Untuk mengembangkan industri 4.0, contohnya memperkuat produksi material sektor hulu,” jelasnya.

Kedua, mendesain zona in­dus­­tri, membuat energi terba­rukan seperti biofuel, pember­da­yaan UMKM, membangun infrastruktur digital nasional, menarik investasi asing, peningkatan kualitas SDM, pembentukan ekosistem inovasi, penerapan insentif investasi teknologi dan harmonisasi aturan dan kebijakan.(leo)

Konsumsi Tetap Andalan Pertumbuhan

0

batampos.co.id– Konsumsi masih menjadi motor penggerak ekonomi. Pada tahun depan, Indonesia akan meng-hadapi pemilu. Hal itu dapat menjadi tumpuan bagi pertumbuhan. Ekonom Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Latif Adam mengatakan, pemilu dapat berarti tantangan, dapat juga berarti kesempatan.

Pada tahun-tahun politik, konsumsi masyarakat biasanya meningkat.

”Belanja politik dan para kontestan politik, baik legislatif maupun pilpres, akan menambah jumlah uang beredar,” ujarnya Selasa (25/12).

Kontribusi konsumsi rumah tangga pada pertumbuhan mencapai lebih dari 50 persen. Jika konsumsi rumah tangga meningkat, pengaruhnya terhadap pertumbuhan akan signifikan.
Namun, di sisi lain, Latif mengingatkan pemerintah mengenai investasi. Pelaksanaan pemilu dapat membuat calon investor bersikap wait and see karena menunggu hasil pemilu dan kebijakan-kebijakan yang pemerintah keluarkan setelahnya.

Hal tersebut dapat memengaruhi pertumbuhan investasi. Pada tahun ini saja, pertumbuhan investasi sudah melambat di kisaran 7 persen.
Untuk menyeimbangkan hal itu, Latif menyarankan pemerintah menjaga stabilitas harga.

”Terutama harga pangan dan komoditas yang diatur pemerintah seperti harga BBM dan listrik,” tambahnya.

ilustrasi

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Erwin Rijanto menga-takan, ada beberapa sektor usaha yang sejak tahun ini mengalami perbaikan. Sektor-sektor tersebut, antara lain, industri dasar dan kimia, barang konsumsi, perdagangan, jasa, serta investasi.

Dari sisi profitabilitas, return on asset (ROA), return on equity (ROE), return on investment (ROI), dan debt to equity ratio (DER) pada bidang-bidang usaha tersebut mengalami perbaikan.

”Sektor-sektor ini mengalami perbaikan pada 2017 hingga 2018. Sektor-sektor inilah yang kami harapkan menjadi motor pertumbuhan kredit dan pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

Erwin yakin investasi tahun depan masih akan menarik. Bukan hanya investasi di sektor riil, tapi juga investasi portofolio. Sementara itu, konsumsi juga diyakininya tetap baik, bahkan cenderung meningkat. BI pun terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk menjaga ketersediaan pasokan serta rantai distribusi.(rin/c25/oki/jpg)

Pemerintah Keberatan Rekam Biometrik

0

batampos.co.id – Keberatan atas regulasi rekam biometrik untuk pembuatan visa umrah tidak hanya disampaikan oleh kalangan travel umrah. Pemerintah Indonesia juga merasa keberatan dan berharap aturan yang sudah berjalan sepekan itu tidak jadi diterapkan.
Secara resmi Kementerian Agama (Kemenag) telah melayangkan surat keberatan.

’’Ya, kita mengirim surat resmi (keberatan rekam biometrik, red),’’ kata Menag Lukman Hakim Saifuddin saat dikonfirmasi Selasa (25/12).

Surat yang dikirim resmi oleh Kemenag itu intinya keberatan atas pemberlakuan kebijakan wajib rekam biometrik untuk mengurus visa umrah.

Lukman tidak memberikan keterangan lebih detail alasan mengirim surat keberatan tersebut. Lebih lanjut, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar Ali menuturkan bahwa kebijakan kewajiban rekam biometrik untuk visa umrah sangat sulit diterapkan di Indonesia.

Dia berharap ada pengecualian untuk jemaah umrah asal Indonesia. Nizar mengatakan saat ini Kemenag masih menunggu surat balasan dari pemerintah Arab Saudi. Kemenag mengusulkan supaya perekaman biometrik bagi jemaah umrah dilakukan menjelang keberangkatan. Sama seperti penyelenggaraan ibadah haji untuk jemaah yang berangkat dari Jakarta.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid menuturkan, kebijakan rekam biometrik untuk mengurus visa umrah adalah kebijakan yang mempersulit. Kalaupun tetap diberlakukan, pemerintah Indonesia harus bisa mendesak pemerintah Saudi supaya menyiapkan gate atau layanan rekam biometric minimal satu titik di setiap kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Dia menjelaskan, keberangkatan jemaah umrah berbeda dengan jemaah haji. Pada pemberangkatan jemaah haji, para jemaah berkumpul dalam satu titik. Sehingga mudah untuk dilakukan perekaman biometrik. Sementara pada pemberangkatan jemaah umrah, posisi jemaah menyebar di banyak titik.

’’Pemerintah harus turun tangan mendesak pemerintah Saudi mengundurkan syarat pemeriksaan biometrik jamaah umrah,’’ kata politisi Gerindra itu.

Sebagaimana diketahui ketentuan kewajiban perekaman biometrik sebagai syarat penga-juan visa umrah berlaku efektif sejak 17 Desember lalu. Ketentuan ini dinilai memberatkan dan menyulitkan jemaah umrah. Khususnya bagi jemaah umrah yang tempat tinggalnya jauh dari lokasi perekaman biometrik.(wan/ali/jpg)

Produksi Ulang Kotak Suara Rusak

0

batampos.co.id – KPU mampu menghemat anggaran pengadaan logistik Pemilu 2019 sebesar Rp 548,6 miliar. Anggaran itu pun dikembalikan ke kas negara. Namun, tidak tertutup kemungkinan dana tersebut bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan logistik yang rusak. Salah satunya kotak suara.

Total anggaran pengadaan logistik Pemilu 2019 sebesar Rp 1,8 triliun. Harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 1,02 triliun. Namun, nilai kontrak pengadaan logistik ternyata hanya Rp 473,2 miliar. Jadi, anggaran yang bisa dihemat Rp 548,6 miliar.

“Anggaran itu dikembalikan ke negara. Tidak bisa langsung digunakan untuk pos kebutuhan lain,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan kepada Jawa Pos (grup Batam Pos), Selasa (25/12).

Namun, lanjut dia, bisa saja nanti pihaknya mengajukan anggaran untuk pos lain. Yang jelas, anggaran pengadaan yang bisa dihemat itu merupakan pagu anggaran 2018. Pada 2019 tentu ada pengajuan anggaran lainnya.

Wahyu mengatakan, anggaran yang dihemat bukan hanya pengadaan logistik. Pengadaan barang dan jasa lain juga bisa dihemat. Tapi, dia tidak hafal secara detail pos anggaran apa saja yang bisa diefisienkan.

Ketua KPU Arief Budiman mengungkapkan, pengembalian dana penghematan ke kas negara tidak berarti uang itu dipegang KPU, kemudian diserahkan kembali ke negara. Tapi, sejak awal anggaran itu berada di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Jadi, yang dimaksud dikembalikan ke negara adalah uang tersebut tidak dipakai.

Terkait pengadaan kotak suara, lanjut Arief, semuanya sudah selesai. Kotak suara sudah diproduksi dan didistribusikan ke semua daerah. Mantan komisioner KPU Jawa Timur itu menegaskan bahwa sampai sekarang tidak ada kotak suara yang dimakan rayap.

Satu-satunya kasus kerusakan kotak suara yang dilaporkan hingga saat ini adalah akibat banjir. Hal itu terjadi di Kabupaten Badung, Bali.

”Itu saja yang rusak. Belum ada di daerah lain yang rusak,” tegas ayah dua anak itu saat dihubungi kemarin. Jumlah yang rusak tidak terlalu banyak, hanya sekitar dua ribuan.

Arief mengatakan, persoalan kotak rusak tersebut bisa diselesaikan dengan memproduksi ulang. Karena itu, pihaknya akan mengajukan revisi kontrak kepada perusahaan yang mencetak untuk membuat lagi kotak suara. Dananya bisa diambilkan dari anggaran penghematan. Caranya, tutur dia, pihaknya mengajukan revisi penghematan ke Kemenkeu dengan alasan untuk memenuhi kotak suara yang rusak.

”Atau bisa juga dari anggaran lain,” ujarnya. (lum/c7/fat)

DMTC Jaguar Juara Pelti Batam Cup I

0

batampos.co.id – Klub DMTC Jaguar berhasil menjadi yang terbaik dalam kejuaraan Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Batam Cup I yang digelar di Lapangan Tenis Pemko Batam, Sekupang, Jumat (21/12) hingga Minggu (23/12) lalu. DMTC di babak final menundukkan Duta 8 Rajawali dengan skor 2-1.

Di partai final, di set pertama pasangan ganda putra DMTC Jaguar unggul atas Duta 8 Rajawali dengan skor 8-7. Di ganda campuran, Duta 8 Rajawali berhasil menyamakan kedudukan setelah unggul atas DMTC Jaguar dengan skor 0-8. Dan di partai penentuan, pasangan ganda putra DMTC memastikan gelar juara usai menundukkan lawannya dengan skor 8-5. Kekalahan atas DMTC Jaguar membuat Duta 8 Rajawali harus puas menduduki peringkat kedua. Sedang peringkat tiga bersama direbut tim Garuda 2 dan Polresta Barelang.

Ketua panitia Teuku Afrizam mengatakan melalui kejuaraan antarklub ini bisa memupuk silaturahmi dan kebersamaan klub-klub tenis lapangan yang ada di Batam. Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi ajang untuk melakukan regenerasi atlet tenis lapangan.

”Diharapkan akan bermunculan atlet tenis lapangan yang punya potensi di Batam. Ini memang ajang regenerasi atlet tenis lapangan Kota Batam,” tuturnya, Senin (24/12).

Dengan terbentuknya kebersamaan di antara klub tenis lapangan di Batam, Afrizam berharap di masa mendatang pembinaan tenis lapangan akan semakin meningkat dan mampu meraih prestasi.

”Dengan bersatunya klub tenis lapangan yang ada di bawah naungan Pelti Kota Batam, pembinaan akan bisa berjalan dengan maksimal,” tuturnya.

Dengan dukungan dari klub, Pelti Batam akan fokus melakukan tugasnya, yakni membina dan meningkatkan prestasi atlet tenis lapangan.

Sementara itu, Ketua Pelti Batam Yazid mengucapkan syukur kejuaraan perdana yang digagas Pelti Batam bisa terlaksana dengan lancar. Menurutnya keberhasilan dalam menggelar kejuaraan ini adalah hasil kerja keras bersama.

”Ini buah dari kerja keras bersama. Baik itu dari panitia, klub, dan pengurus Pelti Batam. Ini juga menjadi bukti nyata jika semua akan bisa terselesaikan dengan kerja bersama,” serunya.

Yazid berharap dalam masa-masa mendatang semua pihak akan terus bersama-sama membangun peningkatan prestasi tenis lapangan di Batam.

”Tenis lapangan di Batam harus menjadi salah satu cabor pendulang medali bagi Kota Batam,” tegasnya.

Karenanya, bagi Yazid, tidak ada jalan lain selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenis lapangan.

”Nantinya secara perlahan, kita akan berusaha meningkatkan kualitas SDM tenis lapangan di Batam. Yakni melalui pelatihan pelatih, wasit, dan pembinaan intensif pada atlet tenis lapangan. Tapi ini adalah jalan panjang yang harus kita tempuh bersama demi peningkatan prestasi tenis lapangan di Batam,” tuturnya.

Yazid juga meminta dukungan dari seluruh elemen untuk peduli dan mau membantu perkembangan tenis lapangan di Batam.

”Mohon dukungan dari Pemko Batam, KONI Batam, dan seluruh masyarakat untuk mau membantu meningkatkan pres-tasi tenis lapangan di masa mendatang,” jelasnya.

Tak hanya dalam hal pembinaan, di masa mendatang Pelti juga akan rutin menggelar beragam kejuaraan dari tingkat yunior hingga dewasa. Selain itu akan melakukan sosialisasi untuk mengenalkan tenis lapangan di generasi muda Batam.

Tak lupa Yazid mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan hingga terlaksananya kejuaraan ini.

”Terima kasih pada KONI Batam, Kaporesta Barelang, Pemko Batam, dan seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kejuaraan ini,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Panitia kejuaraan Medison mengatakan pemenang kejuaraan ini berhak atas piala dan uang pembinaan. DMTC sebagai pemenang Pelti Batam Cup I berhak atas trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 8 juta. Sedangkan peringkat dua Duta 8 Rajawali berhak atas trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 5 juta. Lalu, peringkat tiga bersama Garuda 2 dan Polresta Barelang berhak atas trofi dan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 1,5 juta.

Senada, Medison juga meminta kebersamaan yang muncul dalam kejuaraan ini bisa terus dikembangkan demi peningkatan prestasi tenis lapangan.

”Peluang untuk meraih prestasi di cabor ini sangat besar. Dengan bantuan klub tenis, Pemko Batam, dan KONI Batam, peningkatan prestasi bukan hanya sekadar impian lagi, tetapi bisa diwujudkan secara nyata,” tutup Medison. (yan)

Banda Baru Juara Pertama Kejurnas PBSI 2018

0

batampos.co.id – PB Banda Baru Batam berhasil merebut juara pertama dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) 2018 kategori beregu campuran yang digelar di GOR Tanjung Priok, Jakarta Utara, 18-22 Desember.

Di babak final, PB Banda Baru berhasil menga-lahkan PB ICLI Gowata Sulawesi Selatan dengan skor 3-2.

Dalam kejuaraan ini, Banda Baru menurunkan empat pemain putra dan empat putri. Yakni Reza Maulana, M Navun Niscal, Carven Pratama, Rivaldi Susilawan, Natasha Herloadjo, Frida Ayu Wulandari, Ruth Emmanuella Santosa, dan Sesa Rahmawati.

”Delapan pemain ini berjuang keras dan bahu membahu untuk bisa mengharumkan nama Batam dan Kepri di tingkat nasional,” terang Wakil Ketua Umum PBSI Kepri, Agus Bambang, Selasa (25/12/2018).

Dalam kejurnas ini pelatih Banda Baru Batam, Zainal Arifin ditemani ofisial tim Denny Ikhwan harus memasang strategi akurat untuk bisa mengalahkan lawan-lawannya. Di babak semifinal Banda Baru berhasil menekuk klub asal Jambi. Lalu, di babak final Banda Baru bermain imbang 2-2 terlebih dahulu.

Partai pertama ganda campuran, Carven/Natasha berhasil menang 21-14, 8-21, 21-19, dipertandingan berikutnya, tunggal putra Reza Maulana harus mengakui keunggulan Rachmad Rahman 23-21, 15-21, 17-21.

Ruth Emmanuela berhasil membawa keunggulan Banda Baru setelah mengalahkan tunggal putri PB ICLI Suci Ramadhani 21-13, 17-21, 21-15. Kedudukan kembali berhasil disamakan oleh PB ICLI setelah pasangan ganda putra Banda Baru takluk 15-21, 17-21 dari pasangan Agus Salim/Randy Prakasa.

Banda Baru berhasil memastikan gelar juara setelah pasangan ganda putri, Natasha/Frida berhasil menang atas pasangan PB ICLI Wati/Suci dengan skor 21-15, 21-15.

”Prestasi yang diraih Banda Baru Batam menjadi kado indah bagi peringatan HUT ke-189 Kota Batam. Dan ini menjadi prestasi luar biasa bagi Kepri,” terang Agus.

Ketua Umum PBSI Kepri Sukriadi mengungkapkan kemenangan ini merupakan pencapaian yang luar biasa dari atlet bulu tangkis Kepri.

”Keberhasilan ini juga berkat hasil latihan dan dukungan dari semua pihak. Baik itu atlet, pelatih, ofisial, dan juga orang tua atlet,” terangnya.

Sukriadi meminta adanya dukungan dari instansi terkait untuk peningkatan prestasi bulu tangkis Kepri.

”Mohon dukungan KONI Batam dan Kepri, Pemko Batam dan Pemprov Kepri agar di masa mendatang bisa kembali berpartisipasi dan mengikuti berbagai turnamen PBSI,” pinta Sukriadi.(yan)

Nelayan Tradisional Butuh Perhatian

0
Sejumlah nelayan di Desa Kiabu, Kecamatan Siantan Selatan mendapatkan bantuan radio, beberapa waktu lalu. (Syahid/Batam Pos)

batampos.co.id – Mayoritas nelayan di Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan nelayan tradisional. Mereka masih menggunakan sarana dan prasarana yang sederhana saat menangkap ikan.

Mulai dari pompong, hingga ada yang masih memanfaatkan jongkong atau perahu kecil tanpa mesin yang hanya muat satu orang. Nelayan tangkap menggunakan jongkong masih banyak ditemui di Desa Kiabu Kecamatan Siantan.

Ketua Nelayan Desa Kiabu Agustar, mengatakan selain menggunkan jongkong, sebagian lagi menggunakan kapal pompong dan ada nelayan budidaya. Jumlah nelayan tangkap menggunakan kapal pompong 96 orang, nelayan tangkap budidaya berjumlah 18 orang, nelayan tangkap menggunakan jongkong 20 orang.

Untuk meningkatkan koordinasi antara nelayan satu dengan yang lain, pihaknya butuh perlengkapan lain se-perti radio. ”Mudah-mudahan kiranya sejumlah pihak bisa memperhatikan kami di ujung Pulau Siantan Selatan ini,” ungkapnya, Selasa (25/12).

Dikatakannya, sejak 2017 pihak desa telah memberikan sejumlah perlengkapan alat tangkap nelayan seperti radio pompong sebanyak 18 unit. Pihaknya membagikan kepada 18 nelayan. Sedangkan di 2018 pihak desa menganggarkan lagi 20 unit.

”Alhamdulilah, bantuan radio itu sangat berguna bagi nelayan untuk berkomunikasi di laut,” ujar pria yang juga Wakil Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia. (sya)

Kegiatan Wisata 2019 Dikemas Menarik

0
Turis Singapura mengunjungi Pulau Ranoh, Kelurahan Pulau Abang, Galang.
F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Disbudpar Kota Batam telah menyusun calender of event 2019 untuk menarik wisatawan asing (wisman) dan domestik datang ke Batam. Meski tak ada yang baru, namun pengemasaan event wisata akan dibuat berbeda dari 2018.

Ardiwinata mengatakan kalender event 2019 pariwisata Kota Batam memang telah disusun. Namun ia belum bisa menyampaikan secara gamblang apa saja kegiatan pariwisata yang bisa menarik wisman. ”Detailnya memang sudah disusun, namun resminya nanti disampaikan wali kota,” ujarnya.

Tahun 2019 mendatang ada ratusan kegiatan pariwisata yang akan digelar di Kota Batam. Kebanyakan kegiatan digelar oleh organisasi dan pelaku-pelaku pariwisata yang nantinya akan menarik wisatawan datang ke Batam.

”Setiap event ada marketnya sendiri, namun tujuannya sama mendatangkan wisatawan ke Batam. Jumlah rencana event pun lebih banyak dibanding tahun 2018,” sebutnya.

Disinggung kegiatan pariwisata apa saja yang akan digelar Pemko Batam untuk menarik wisatawan. Menurut dia, kegiatannya hampir sama dengan tahun 2018. ”Dibandingkan tahun lalu, eventnya hampir sama, namun pengemasaan akan kami buat berbeda,” jelas Ardi.

Beberapa kegiatan pariwisata Pemko Batam seperti perayaan Tahun Baru Tiongkok, Kenduri Seni Melayu, festival kampung tua, perayaan akhir tahun, dan lainnya.

”Kegiatan-kegiatan ini yang ke depannya akan dibuat berbeda,” tegas Ardi lagi.

Dengan banyaknya kegiatan di Kota Batam, Ardi optimis target wisman 2,4 juta di tahun 2019 akan tercapai. Bahkan, ia lebih optimis wisman yang datang jauh di atas target.

”Saya yakin dan optimis karena itu semua pelaku pariwisata akan dirangkul,” pungkasnya. (leo/she)

Batec Open II Digelar Hari Ini

0
ilustrasi

batampos.co.id – Klub bola voli Batam Tectona (Batec) menggelar kejuaraan bertajuk Batec Open II 2018. Kejuaraan ini sedianya akan digelar di GOR Radja Jakfar, 26-31 Desember. Ketua panita Jefi Candra mengatakan kejuaraan ini diikuti sebanyak 23 tim putra dan sembilan tim putri.

“Format yang digunakan adalah sistem gugur, dimana nanti peserta akan dibagi menjadi dua pool baik putra dan putri. Sedianya, kejuaraan ini akan digelar mulai hari ini (Selasa, 25/12, red). Tetapi mengingat itu adalah hari libur keagamaan, maka kami mengambil keputusan untuk memundurkan jadwal selama satu hari,” terangnya.

Jefi menjelaskan kejuaraan ini digelar dengan maksud untuk semakin menggairahkan pembinaan bola voli di Kota Batam. Selain itu juga kejuaraan ini memberikan kesempatan bagi atlet bola voli di Batam untuk bisa menunjukkan kemampuannya.

“Dengan dilaksanakannya kejuaraan bola voli ini, maka animo masyarakat akan olahraga ini semakin meningkat. Juga untuk menemukan bibit-bibit pemain voli yang belum terpantau selama ini,” terangnya.

Batec sendiri, kata Jefi, dalam kejuaraan ini menurunkan dua tim putra dan dua tim putri.

“Bisa dikatakan Batec menerjunkan tim senior dan juniornya. Ini senada dengan tujuan dilaksanakannya kejuaraan ini, yakni untuk memberikan kesempatan pada atlet bola voli Kota Batam untuk bisa menunjukkan kemampuannya,” bebernya.

Menurut Jefi, keberhasilan Batam dalam mengawinkan medali emas di nomor bola voli putra dan putri di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri IV lalu, menjadikannya sebagai barometer di Kepri.

“Artinya, semua mata saat ini memandang ke Batam sebagai acuan pembinaan bola voli di Kepri. Dan karenanya pembinaan bola voli di Batam harus lebih maju di bandingkan daerah lainnya,” ucapnya.

Salah satu yang harus dilakukan untuk menjaga kestabilan prestasi bola voli di Batam adalah dengan rutin menggelar kejuaraan-kejuaraan. Ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana hasil latihan yang dilakukan atlet bola voli selama ini.

Kejuaraan-kejuaraan bola voli, lanjut Jefi, nantinya juga akan menjadi ajang persiapan dalam serangkaian kejuaraan di tingkat regional dan nasional. Untuk diketahui, di tahun depan beragam event telah menanti kita. Seperti Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) se-Sumatera, juga ada Pekan Olahraga Pelajar Nasional.

“Ini semua menjadi harapan masyarakat Batam dalam meraih prestasi maksimal,” tutur Jefi.(yan)

Jalan Arung Hijau Dipenuhi Semak

0
Pengendara sedang melintas di Jalan Arung Hijau yang mulai ditutupi semak belukar. (Syahid/Batam Pos)

batampos.co.id – Kondisi jalan Tarempa Arung Hijau butuh perhatian pemerintah daerah. Jalan yang lebarnya kurang dari enam meter tersebut saat ini sudah semakin sempit. Pasalnya kanan kiri jalan sudah ditumbuhi rerumputan atau semak belukar.

Lebih dari tiga titik jalan yang menyempit. Seperti di Desa Tarempa Barat Daya, yang terdapat beberapa titik jalan yang menyempit akibat kanan kiri jalan ditumbuhi semak belukar dan rerumputan.

Ada juga tumbuhan akar-akaran yang menggelatung dari pohon hingga mendekati aspal.
Pemandangan ini sudah terjadi sejak satu tahun yang lalu. Tapi belum ada tindakan nyata dari pemerintah maupun instansi terkait.

”Ini butuh penanganan serius, kalau tidak, semak dan rumput liar akan semakin lebat dan merambat hingga menutup jalan,” ungkap salah satu warga Tarempa Tri, kepada wartawan kemarin.

Menurutnya, bahaya dari rerumputan dan semak tersebut sangat mengancam. Apalagi biasanya ular akan lebih nyaman jika ada semak se-perti itu. ”Takutnya saat melintasi jalan itu, ada ular atau hewan lain yang melin-tasi jalan, bisa membuat kaget pengendara motor,” ungkapnya lagi.

Selain bersemak, jalan tersebut juga belum ada lampu jalan sehingga sangat gelap ketika malam hari tiba. Tidak banyak pengendara yang melintas jalan itu ketika malam hari. ”Saya terus terang tidak berani kesana kalau sudah malam,” tutupnya. (sya)