batampos.co.id – Petinju Nigeria Efe Ajagba hanya bisa bengong sambil melihat lawannya, Curtis Harper keluar dari ring sesaat setelah bel tanda ronde pertama dimulai. Harper lantas terus berjalan menjauh dari arena pertandingan.
Bukan hanya Ajagba yang bengong. Para penonton yang ada di gedung The Armory di Minneapolis, Minnesota, kemarin juga tidak punya bayangan, apa yang ada di pikiran Harper sampai bisa melakukan hal sekonyol itu.
Yaps, petinju 30 tahun itu kemarin benar-benar membuat gempar ajang Premier Boxing Championship yang disiarkan Fox Sport 1. Gara-gara aksinya tersebut Efe langsung dinyatakan menang melalui pertarungan tinju yang tak ada satu pun pukulan yang melayang di dalamnya.
Reporter PBC Ringside, Jordan Hardy, mengaku sempat mewawancarai Harper sesaat setelah dia “melarikan diri”. Dia menyebut alasan Harper melakukan itu adalah uang. Dia merasa tidak mendapat bayaran seperti yang diinginkan. Meski Harper sudah menandatangai kontrak.
Pelatih Harper, Nate Campbell pun marah besar. Dia merasa dipermalukan oleh petinjunya sendiri.
“Ini memalukan. Pria ini tidak menghormati dirinya sendiri, istrinya, fans, dan juga saya,” ucap Campbell dilansir BBC. (irr)
Teknisi Batam Aero Technic (BAT) sedang melakukan perawatan pesawat lion air di MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) Lion Air Grup, di Bandara Hang Nadim Batam. | Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Bisnis Maintenance Repair and Overhaul (MRO) akan menjadi salah satu senjata pamungkas Batam dalam menumbuhkan perekonomiannya.
Untuk saat ini masih ada Lion Air yang sudah menyewa lahan seluas 24 hektare dan berikutnya ada Garuda Maintenance Facility (GMF) yang sudah meninjau lahan di Batam seluas 5 hektare.
“Lion sudah memperpanjang sewa lahan dari 30 tahun menjadi 50 tahun dan sekarang berniat ingin berekspansi. Sedangkan dengan GMF, masih proses negosiasi,” kata Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo belum lama ini.
Untuk bisnis MRO ini, Indonesia masih menguasai hanya 20 persen pasarnya di Asia Tenggara.”Makanya kami ingin jadikan Hang Nadim sebagai pusat industri perawatan pesawat dan pusat logistik. Itu sumber ekonomi baru,” katanya.
Sedangkan Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso mengatakan lahan MRO milik Lion sudah beroperasi seluas 4 hektare. Dan saat ini lahan yang tengah dimatangkan ada 8 hektare.
“Lion murni membangun MRO. Untuk 4 hektare saja bisa sembilan pesawat. Bayangkan kalau 24 hektare yang jadi,” jelasnya.
Untuk GMF, ia mengatakan perwakilannya sudah datang dua kali melihat lokasi seluas 5 hektare.
“Dan ada peningkatan lahan sampai dengan akhir tahun nanti. Kita masih menunggu perkembangan keseriusan dari pihak Garuda,” paparnya.
Sebelumnya, GMF berencana membangun MRO dan pusat bisnis logistik di area Hang Nadim. Keberadaan gudang logistik akan mendukung kebutuhan persediaan suku cadang untuk operasional hangar di lahan tersebut dan juga untuk line maintenance di area Sumatera dan sekitarnyaHangar akan berdiri dengan luas bangunan sekitar 25 ribu meter persegi. Kelak akan digunakan untuk mengakomodasi pasar perawatan pesawat internasional. (leo)
Dam Tembesi di Barelang. Rencananya Dam ini akan beroperasi pada tahun 2019. F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam telah membentuk panitia lelang tender pengelolaan Waduk Tembesi. Setelah panitia lelang terbentuk, maka akan segera menyusun jadwal promosi.
“Tim panitia lelang sudah terbentuk. Dan nanti akan bekerja sesuai jadwal yang ada. Tim ini melibatkan sejumlah kedeputian dan setelah itu menyusun rencana market sounding,” ungkap Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto, Sabtu (25/8/2018).
Menurut laporan terakhir, jumlah perusahaan yang berminat kelola Waduk Tembesi sudah mengalami peningkatan. Dari 22 sekarang menjadi 23 perusahaan. Sebagian besar datang dari perusahaan lokal dan sebagian besar dari mancanegara.
“Bisnis pengelolaan air sekarang menjadi primadona. Makanya sekarang banyak yang mau main air. Tapi kami minta harus berpengalaman tentunya,” ungkapnya.
Dari perusahaan asing ada dua nama besar, yakni Yokohama Water dari Jepang dan Manila Water dari Filipina. Namun tentu saja mereka harus mengikuti peraturan daftar negatif investasi di Indonesia, dimana kepemilikan saham hanya 49 persen dan sisanya dimiliki oleh perusahaan lokal. Dengan kata lain, perusahaan asing harus menggandeng mitra lokal agar bisa ikut tender.
“Tim panitia lelang akan membentuk parameter atau standar. Karena tentu saja Batam harus mendapatkan yang terbaik. Karena ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Pemenang tender nanti akan mulai bekerja setelah konsesi ATB dengan BP Batam berakhir pada tahun 2020.
“Sebelumnya para peserta sudah menunjukkan kemampuan mereka dari segi paparan. Dan mereka juga sudah belanja masalah,” ungkapnya lagi.
Meskipun BP berupaya untuk mempercepat proses lelang, namun masalah penambangan pasir ilegal di sekitar Waduk Tembesi turut memberi ancaman serius.
“Kami bekerjasama dengan aparat keamanan dan berkomunikasi agar bisa ditangani secara hukum,” jelasnya.
Ia yakin persoalan ini tidak akan menggangu jalannya proses tender ini nanti.
“Mudah-mudahan gak deh. Karena kita akan bekerja optimal,” pungkasnya.(leo)
batampos.co.id – Masyarakat mengeluhkan tidak adanya troli di Pelabuhan Telagapunggur. Keberadaan troli dapat membantu masyarakat mengangkut barang-barang. Apalagi saat ini tempat pembelian tiket berada di lantai dua, dan masyarakat harus berjalan cukup jauh menuju ke dermaga Pelabuhan Telagapunggur.
“Dulu saat masih satu lantai. Saya masih bisa seret-seret aja barang bawaan pak. Kalau sekarang cukup sulit,” kata Uswahtun yang akan berangkat menuju Pulau Kijang, Sabtu (25/8).
Ia mengatakan dengan kondisi keuangan saat ini, untuk membayar porter dirinya tidak sanggup. Sehingga terpaksa harus mengangkut sendiri puluhan kilo barang bawaanya. “Ini baju dan makanan. Lagian saya sendiri aja, jadi agak kesulitan,” ungkapnya.
Sementara itu hal yang sama dirasakan oleh Fahrul. Ia berharap pengelola Pelabuhan Telagapunggur menyediakan troli, agar memudahkan penumpang membawa barang.
“Kalau lewat bawah, dekat tempat parkir mobil ada jalan masuk ke dermaga. Tapi disana penumpang tidak boleh masuk, walaupun hanya untuk memasukan barang. Hanya porter dan petugas saja. Jadi terpaksa bawa barangnya dari lantai dualah pak,” ujarnya.
Pemuda yang sering lalulalang ke Tanjungpinang ini mengatakan seharusnya dengan bangunan yang lebih megah seperti ini. Pelayanan Pelabuhan Telagapunggur juga harus lebih baik.
“Saya apresiasi tentang aturan tiket dan masuk. Semuanya sudah teratur. Troli saja yang belum ada,” tuturnya.
Terkait permintaan masyarakat akan troli ini. Kabid Komersil Kantor Pelabuhan BP Batam, Johan Effendi mengatakan saat ini BP Batam secara pelan-pelan merubah kultur yang ada di Pelabuhan Telagapunggur.
“Ke depan akan kami benahi. Tapi pembenahan ini seperti pengadaan troli ini perlulah pengkajian,” ucapnya.
Ia mengatakan di Pelabuhan Telagapunggur ada beberapa orang porter yang mengantungkan penghasilan mereka dari pekerjaan tersebut. Sehingga apabila ada troli, tentunya akan menghilangkan mata pencaharian orang-orang tersebut.
“Kami ingin penyesuain yang ada nantinya, menyenangkan semua pihak. Dan mengakomodir kebutuhan semua yang ada disana,” tuturnya.
Terkait pengadaan troli ini juga, kata Johan butuh anggaran. Lalu juga butuh pekerja untuk mengurus dan menangani troli-troli ini.
“Ini jadi masukan bagi kami. Pelan-pelanlah, kami ingin semuanya merasa enak dan senang,” ujarnya. (ska)
batampos.co.id – Minggu (26/8/2018) Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati berulang tahun yang ke 56 tahun. Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D lahir di Bandar Lampung, Lampung, 26 Agustus 1962.
Banyak doa mengalir dari para nitizen lewat akun sosial media twitter Kementerian Keuangan.
Bahkan, nitizen pun dapat memberi ucapan melalui hastag #HBDMenkeuSMI. Diantaranya terdapat ucapan dari Aktris Cinta Laura hingga Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli.
“Selamat ulang tahun Ibu Sri Mulyani Indrawati. Terima kasih selalu bekerja untuk Indonesia. Doa kami semoga Ibu diberikan yang terbaik, karena Ibu selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk negeri ini,” tulis admin akun instagram Kementerian Keuangan @kemenkeuri, Minggu (26/8).
“Happy Birthday Ibu Sri Mulyani kebanggaan Indonesia, all The best and GBU,” ucap Cinta Laura.
PT. MAI tetap beroperasi biarpun sudah dibekukan oleh OJK karena perusahaan bodong yang berada di lantai tiga gedung Adhya Building, Bukit Indah Sukajadi, Batamcentre, Kamis (23/8). F dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Polda Kepri akan melakukan gelar perkara terkait Kasus dugaan investasi bodong PT MAI yang merugikan masyarakat hingga miliaran rupiah, Senin (27/8) depan. Selain melaksanakan gelar perkara, Notaris yang mengatur dan membuat perjanjian bisnis antara korban investasi dengan pihak MAI akan dipanggil Selasa (28/8).
Informasi ini didapat dari salah seorang korban kasus dugaan investasi bodong PT MAI, Lizawati.
“Saya ditelpon penyidiknya, soal itu (gelar perkara dan pemanggilan notaris),” katanya, Sabtu (25/8).
Lizawati merasa adanya gelar perkara dan pemanggilan notaris ini, menujukan adanya kemajuan dalam penyelidikan kasus ini. Notaris yang beralamat di dekat Simpang Baloi tersebut, bisa menjadi saksi kunci yang memberikan keterangan terkait investasi yang telah dikucurkan para korban tersebut.
“Karena setiap membuat agreement (persetujuan atau perjanjian), selalu notaris yang sama. Kawan-kawan saya juga,” ucapnya.
Dalam dokumen perjanjian itu ditandatangani oleh notaris, investor dan Sudrialianto (pengelola PT MAI). Dalam perjanjian ini nasabah akan mendapatkan uangnya kembali di Juni 2018, apabila pihak PT MAI tidak menepati kesepakatan yang ada.
“Tapi nyatanya sampai sekarang tidak ada pengembalian,” ungkapnya.
Ia berharap dengan adanya gelar perkara dan pemanggilan notaris ini menjadi langkah awal pembuka tabir kasus dugaan investasi bodong PT MAI tersebut. “Semoga saja cepat terungap,” ujarnya.
Terkait dengan kasus ini, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Rustam Mansur mengatakan, “nanti saya kabari.”
Sebelumnya beberapa korban PT MAI menuturkan kerugian mereka tak hanya biaya, tapi juga waktu. Karena harus mengurus permasalahan ini. Joni, salah seorang korban lainnya mengatakan telah investasi sebanyak Rp 145juta.
“Bahkan ada kawan investasi hingga Rp 1 miliar,” ucapnya. (ska)
MANTAN Menteri Sosial Idrus Marham, dipastikan tidak sendirian dalam kasus dugaan korupsi proyek PLTU Mulut Tambang Riau-I.
Selain Eni Maulani Saragih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan isyarat keberadaan sosok lain yang ikut mengatur proyek senilai Rp 12.6 triliun tersebut.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah menuturkan Idrus tak sendiri. KPK berupaya untuk mengetahui motif dari kasus dugaan korupsi tersebut. Penyidikan yang dilakukan saat ini mengarah ke sana. ”Kami sedang kumpulkan bukti-bukti semaksimal mungkin,” paparnya kepada Jawa Pos (grup Batam Pos, red) di Jakarta, Sabtu (25/8).
Dari bukti-bukti itu, bisa jadi ditemukan keterlibatan sosok lainnya. Febri menjelaskan keterlibatan sosok lain kemungkinan besar akan segera dibuka. ”Anggota DPR lain atau pihak lainnya nanti dibuka saat persidangan,” terangnya.
Menurutnya, dalam kasus dengan skala semacam ini, tentunya sulit untuk diatur hanya oleh dua orang, Idrus dan Eni Maulani. ”Tentu kami sedang dalami lagi,” paparnya.
Soal kemungkinan aliran dana masuk ke partai, Pimpinan KPK Basaria Panjaitan mengakui memang ada dugaan aliran dana kasus PLTU itu digunakan untuk kepentingan partai. ”Ya kan di partai, saat itu pelaksana tugas (Plt),” ujarnya.
Namun begitu, semua itu masih dugaan. KPK belum bisa membuktikannya lebih jauh. ”Bisa saja, tapi kami harus buktikan dulu. Belum sekarang,” papar mantan Sahlisospon Kapolri tersebut.
Di sisi lain, kasus korupsi, gratifikasi, hingga suap bukanlah hal asing bagi partai Golkar. Sejak era Akbar Tandjung, sudah puluhan kader partai berlambang beringin itu yang tersangkut kasus hukum tipikor. Beberapa di antaranya merupakan petinggi partai, baik di level DPP maupun DPD yang ada di bawahnya. Idrus sendiri merupakan Koordinator Bidang Kelembagaan Partai Golkar sebelum mengundurkan diri.
Pada 2002, publik dibuat heboh dengan penetapan Akbar Tandjung sebagai tersangka kasus penyelewengan dana nonbudgeter Bulog. Kerugian disebut Rp 40 miliar. Akbar pun divonis tiga tahun penjara, meski akhirnya bebas setelah kasasinya dikabulkan Mahkamah Agung. Saat itu, posisi Akbar sama seperti Setya Novanto, yakni Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua DPR RI.
Berdasarkan penelusuran Jawa Pos, ada beberapa petinggi Partai Golkar yang pernah terjerat kasus korupsi. Mulai Nurdin Halid, Paskah Suzetta, hingga Fayakhun Andriadi. Untuk petinggi, paling banyak terjerat kasus suap cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
Di luar itu, tidak sedikit kader Partai Golkar baik di DPR, DPRD, maupun kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Beberapa di antaranya adalah Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, hingga yang terakhir, Eni Maulani Saragih yang terjaring OTT KPK terkait kasus PLTU Riau I.
Sementara itu, kuasa hukum Setya Novanto (Setnov), Maqdir Ismail belum mau mengomentari informasi tentang dugaan aliran dana puluhan miliar dari bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes B. Kotjo ke kliennya. Dia mengaku sama sekali tidak tahu informasi soal indikasi tersebut. “Mohon maaf, saya tidak tahu adanya informasi itu,” kata Maqdir.
Sebelumnya, sumber Jawa Pos (grup Batam Pos, red) di internal KPK membeberkan, ada dugaan uang puluhan miliar dari Kotjo yang mengalir ke Setnov. Uang itu diduga berkaitan dengan bisnis “jualan pengaruh” Setnov saat menjabat sebagai anggota DPR. Saat ini, Setnov tengah menjalani hukuman penjara di Lapas Kelas 1 Sukamiskin, Bandung untuk kasus korupsi ijon proyek e-KTP.
Mensos Idrus Marham saat diwawancarai awak media sebelum menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, beberapa waktu lalu (Intan Piliang/JawaPos.com)
Dengan ditetapkannya Idrus Marham sebagai tersangka oleh KPK, peluang mengungkap dugaan aliran uang untuk Setnov terbuka. Setidaknya, KPK bisa menelusuri indikasi itu untuk memperkuat rencana penanganan perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) Setnov. Terkait hal itu, Maqdir juga belum bisa memberikan tanggapan. “Saya juga tidak tahu masalah itu,” terang advokat senior ini.
Proyek PLTU Riau-1 Jalan Terus
Sementara itu, kasus korupsi ini dipastikan tidak akan menganggu jalannya proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt (mw). Sebab, proyek PLTU yang menyeret Mantan Mensos Idrus Marham itu tidak termasuk dalam mega proyek yang dicanangkan Presiden Jokowi tersebut.
Direktur Bisnis PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara Djoko Rahardjo Abu Manan menuturkan bahwa proyek PLTU Riau-1 tersebut masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPLT) 2018 atau yang baru saja direncanakan.
“Sementara proyek 35 ribu MW itu masuknya RPLT tahun 2014. Berdasarkan Perpres Nomor 4 Tahun 2016, mega proyek ini harus dirampungkan tahun depan. Sehingga,tidak berkaitan dengan PLTU Riau-1 ini,”ujar Djoko pada Koran ini, kemarin (25/8).
Djoko melanjutkan RUPTL tersebut selalu bertambah setiap tahunnya. Karena kebutuhan akan listrik terus meningkat seiring dengan meningkatkan populasi penduduk Indonesia. Nah, proyek Riau-1 merupakan RUPTL yang ditambahkan pada tahun ini. Proyek tersebut direncanakan akan mulai beroperasi pada 2024.
“Jadi sekali lagi, kasus PLTU Riau-1 ini tidak akan menghambat jalannya proyek 35 ribu MW yang sudah berjalan dan sekarang kontraknya sudah 32 ribu MW,”imbuhnya.
Sekretaris Perusahaan PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Muhammad Bardan mengungkapkan, dengan adanya kasus korupsi yang menyangkut proyek PLTU Riau-1 tersebut, maka proyek tersebut diputuskan untuk ditunda. Senada dengan Djoko, pihaknya juga meyakini bahwa penundaan pengerjaan proyek PLTU tersebut tidak memberikan dampak signifikan bagi proyek 35 ribu MW yang tengah berjalan.
“Kayaknya ini masih konsentrasi di permasalahan hukumnya ya mas. Jadi proyek masih tertunda. Saya rasa tertundanya proyek ini terhadap target 35 ribu MW, tidak akan berdampak. Karena masih ada proyek lainnya. Justru yang mungkin akan berpengaruh adalah kebijakan pemerintah yang akan mengevaluasi ulang beberapa proyek infrastruktur karena dampak ekonomi global,”jelasnya pada Koran ini, kemarin.
Bardan mengungkapkan, proses pengadaan PLTU tersebut awalnya berasal dari penunjukan PLN pada pihaknya untuk menggarap proyek ini. Kemudian ditunjuk Blackgold Natural Resources (BNR) untuk menggarap proyek tersebut. BlackGold adalah perusahaan tambang batu bara multinasional yang diduga memberi suap Rp 4,8 miliar kepada tersangka kasus tersebut Eni Maulani Saragih.
Namun, dia menekankan bahwa penunjukan BNR hanya merupakan implementasi dari Permen ESDM No. 09/2016. “Dimana dalam Permen disebutkan pemilik tambang wajib menjadi pemegang saham minimal 10 persen di perusahaan PLTU Mulut Tambang. Sedangkan penunjukan BNR selaku perusahaan tambang bukan domain PJB,”ungkapnya.
Selain BNR, pengerjaan proyek juga ditangani oleh China Huadian Engineering Co Ltd (CHEC). Menurut Bardan, penunjukan CHEC tersebut sudah sesuai aturan yang berlaku di PJB.
“Yaitu sudah melalui desk study yang merupakan assessment terhadap partner yang meliputi pengalaman, reputasi dan kemampuan pendanaan,”imbuhnya.
Sebagai informasi, proyek PLTU Riau 1 dikerjakan oleh Konsorsium yang terdiri dari PJB, BNR, PT PLN Batubara (PLN BB), dan CHEC. (ken/ (idr/tyo/byu)
Budi, pedagang ayam potong di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji menyusun ayam untuk dijual. F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Harga sejumlah kebutuhan di pasar masih tinggi dan belum kembali normal pasca lebaran Idul Adha. Seperti ayam potong yang saat ini masih dijual Rp 36-42 ribu per kilogramnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Zarefriadi mengakui harga daging ayam untuk saat ini masih terbilang tinggi jika dibandingkan sebelum lebaran idul fitri lalu.
“Sulit mengembalikan ke harga normalnya. Dulu satu kilogramnya masih berkisar Rp 26-28 ribu. Sekarang untuk turun ke harga Rp 30 ribu saja sulit,” kata dia, Sabtu (25/8).
Tidak adanya perubahan yang signifikan ini menurutnya memerlukan usaha dari Pemerintah Kota Batam agar harga bisa kembali normal. Salah satunya membahas dengan distributor apa sebenarnya penyebab harga daging ayam ini sulit sekali turun.
“Sedang kami rencanakan. Harga yang ada saat ini memang harus dan perlu diturunkan lagi,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Disperindag, harga ayam di sejumlah pasar Kota Batam masih cukup tinggi. Yakni pada rentang harga Rp 36.000-42.000 per kilogram ayam ras.
Harga terendah didapat di Pasar Toss 3000 Jodoh, yang merupakan pasar besar di Kota Batam. Sementara untuk pasar yang berlokasi dekat perumahan warga, harganya beragam, mulai Rp 39.000, Rp 40.000, hingga Rp 42.000 per kilogram.
Menurutnya kondisi ini tak hanya terjadi di Batam, tapi juga di daerah lain di Indonesia. Kondisi ini terjadi karena kenaikan harga ayam di musim Idul Fitri lalu terlalu tinggi. Sehingga untuk menurunkannya kembali ke harga normal cukup sulit.
Beberapa upaya seperti pasar murahnya nyatanya belum mampu membuat harga ayam turun, sehingga pembeli banyak yang merasa harga ayam ini masih mahal.
“Setiap pasar murah kan kami juga jual daging ayam, tapi tak banyak. Lebih kepada sayuran daging sapi dan telur. Ke depan diharapkan harga ini bisa kembali normal,”tutupnya.(yui)
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam memecahkan rekor Museum Umum Rekor Indonesia (MURI) setelah membuat penganan khas Melayu, yakni Roti Jala sepanjang 73 meter di Lapangan Parkir BP Batam, Sabtu (25/8).
“Mengapa Roti Jala. Karena kami ingin mengangkat ciri khas Melayu agar bisa dikenal nusantara. Dan mengapa panjangnya 73 meter karena memperingati HUT RI yang ke-73,” kata Direktur PTSP BP Batam Ady Soegiharto di Media Centre BP Batam.
Acara ini merupakan salah satu acara utama dari event Funtastic Ragam Indonesia. Roti Jala dengan panjang 73 meter itu dipilih karena bisa langsung dinikmati. Mudah juga dipotong-potong agar bisa disajikan kepada para tamu undangan dan masyarakat.
Proses pembuatan Roti Jala terpanjang ini dipandu oleh Chef Priscilya Princessa atau Chef Priscil. Ia memberikan komando kepada sekitar 146 mahasiswa Politeknik Batam Tourism Polytechnic (BTP) yang menjadi koki pembuatan Roti Jala. Ratusan penonton pun ikut menyemarakkan jalannya acara.
Dua orang menangani 1 meter Roti Jala. Mereka mengikuti aba-aba dari Chef Priscil dan kemudian mulai menuangkan adonan Roti Jala. Butuh waktu sekitar 15 menit untuk persiapan dan 15 menit berikutnya untuk menyelesaikan proses pembuatannya.
Roti Jala yang telah matang bersamaan harus diangkat dari kompor menuju daun pisang. Proses pengangkatannya dilakukan dengan hati-hati karena jika ada bagian yang patah, maka akan gagal pecahkan rekor MURI.
Dalam prosesnya, Roti Jala terpanjang ini menggunakan lima sak tepung, satu sak tepung memiliki berat 25 kilogram. Kemudian 7300 butir telur, minyak goreng sebanyak 30 liter, kunyit sebanyak 25 kilogram, garam sebanyak 10 kilogram, kari ayam sebanyak 200 kilogram dan bahan-bahan pendukung lainnya.
Chef Priscil mengatakan tantangan terberat dalam membuat Roti Jala ini adalah bagaimana mengangkatnya dengan baik agar jangan sampai patah di tengah jalan.
“Alat bantu kami sediakan lebih panjang. Pinggannya khusus. Seroknya lebih gede lagi. Angkatnya bersamaan harus nempel tentunya,” katanya.
Ia mengatakan rekor baru ini dapat menjadi langkah awal bagi Batam dalam memperkenalkan kulinernya kepada nusantara.
Mahasiswa dan mahasiswi Batam Tourism Polytechnic Batam saat membuat makanan khas Melayu Roti Jala terpanjang di gagas oleh BP batam di Pelataran parkir kantor BP Batam, Sabtu (25/8). Roti Jala tersebut berhasil memecahkan rekor MURI dengan panjang 73 meter. F Cecep Mulyana/Batam Pos
“Batam itu juga kan terkenal dengan Seafood. Mungkin kedepannya bisa buat rekor MURI dengan jumlah masakan seafood terbanyak 1 ton kali,” ungkapnya.
Senior Manager MURI Awan Rahargo mengatakan MURI hanya menilai berdasarkan ukuran superlatif.
“Kami mencatat detail berapa peserta yang ikut terlibat. Berapa banyak bahan yang diperlukan. Pokoknya infonya komplit,” katanya.
Menurutnya untuk kategori kuliner, ini merupakan capaian luar biasa.
“Karena kami belum pernah mencatat kategori untuk rekor kuliner terpanjang,” jelasnya.
Dalam acara ini, Wakil Gubernur Kepri Isdianto mengatakan Roti Jala terpanjang ini merupakan terobosan baru yang bisa diunggulkan menjadi event pariwisata terbaru.
“Event seperti ini harus terus dilaksanakan karena dapat menjadi unggulan sektor pariwisata kedepannya,” katanya.
Dan bisa saja suatu saat nanti penganan khas Melayu ini menjadi sarapan utama di hotel-hotel yang ada di Batam.
Panitia Funtastic Ragam Indonesia juga menghadirkan musisi Irfan Fahri Lazuardy atau akrab disapa Ipang.
Turut dihadirkan pula pertunjukkan nonstop seni dan budaya yang akan ditampilkan perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia. Lalu menampilkan teater kebangsaan yang dibawakan Teater Bumi Batam. Mereka mengusung tema Kebangsaan dan Nusantara Indonesia.
Even juga menjadi ajang reuni bagi para penari Rampai Kota Batam karya dari koreografer terkenal Guruh Soekarno Putra yang sempat ditampilan pada Batam Menari pada April lalu. Sebuah karya seni bertajuk Tari Rampai Batam yang merepresentasikan Kota Batam yang kerap dijuluki sebagai miniatur Indonesia dengan keragaman suku di dalamnya.(leo)