Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11791

BMKG Perkirakan Batam akan Diguyur Hujan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Meteorologi Dan Geofisika (BMKG) Bandara Hang Nadim Batam, perkirakan cuaca Kepulauan Riau (Kepri) untuk tanggal 29 November – 1 Desember 2018 secara umum berpotensi akan turun hujan lebat dengan intensitas ringan, berawan beserta kilat atau petir.

Suratman Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Batam menjelaskan kondisi cuaca Kepulaan Riau saat ini dalam fase hujan dengan intesitas tinggi secara umum Kepri merupakan daerah non zona musim artinya tidak mengenal musim kemarau, tetapi hujan sepanjang tahun. Hal ini dikarenakan letak wilayah di garis khatulistiwa. Adapun curah hujannya memang tidak merata.

“Namun untuk aktivitas transportasi darat dan udara masih kondusif,” ujarnya, Rabu (28/11).

Lebih lanjut dia menjelaskan kondisi perkiraan cuaca untuk daerah Batam pada siang dan dinihari akan diguyur hujan dengan intensitas ringan dan pada pagi dan malam diperkirakan akan berawan. Prediksi ini juga berlaku untuk daerah lainnya seperti Tanjung Pinang, Karimun, Lingga, Natuna dan Anambas. Baik curah hujan maupun gelombang tinggi hampir disemua wilayah perairan Kepri.

“Secara umum untuk kepulauan Riau prediksi cuacanya hampir sama,” terangnya.

Ia menghimbau untuk aktivitas dan transportasi laut agar berhati-hati terhadap gelombang laut yang cukup tinggi di perainan Natuna dan Anambas serta arus laut yang cukup kuat diseluruh perairan Kepulauan Riau.

“Terutama aktivitas penyeberangan dipelabuhan yang ada di Batam agar lebih memperhatikan kondisi cuaca saat akan melakukan penyeberangan,” tutupnya. (cr1)

Nongsa Digital Park Terus Tumbuh Sebagai Ekosistem Digital

0

batampos.co.id – Nongsa Digital Park (NDP) perlahan terus berkembang dan menciptakan ekosistem digital di kawasan Nongsa. Saat ini sebanyak 45 investor yang membutuhkan ratusan tenaga kerja, telah bergabung di NDP. Namun hambatan yang dihadapi, Sumber Daya Manusia yang siap kerja masih belum tersedia.

Oleh sebab itu, NDP berusaha mendidik anak-anak muda Indonesia agar dapat memenuhi ekspektasi para investor.

“Anak-anak muda Indonesia itu kreatif-kreatif. Tidak membutuhkan waktu lama mendidikan mereka menguasainya (dunia digital), dulu itu prediksinya 1 tahun. Tapi setelah kami jalani, cuman 2 bulan saja. Saat ini kami telah memiliki 300 anak-anak yang ahli dibidang digital,” kata CEO Citramas Grup Kris Wiluan, Rabu (28/11)

Tahun depan, kata Kris jumlah tenaga kerja yang diminta akan terus bertambah. Karena investor yang masuk ke NDP terus berdatangan.

“Tahun depan bisa seribu orang (permintaan tenaga kerja),” ucapnya.

Untuk mengakali mendapatkan tenaga kerja yang mumpuni, Kris mengatakan NDP telah menjalin kerjasama dengan universitas yang ada di Kepri maupun di wilayah Indonesia lainnya. Saat ini, kata Kris kerjasama yang telah terjalin dengan Institut Teknolgi Batam, Politeknik Negeri Batam, Universitas Putera Batam, Universitas Internasional Batam, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Universal. Dari luar Kepri, NDP menjalin kerjasama dengan Institut Teknologi Del, Universitas Andalas. Sedangkan dari luar negeri kerjasama dijalin dengan Temasek Polytechnic Singapura, Universitas Coventry Inggris dan Nanyang Polytechnic Singapura.

“Kami juga membangun koordinasi dengan Pemko Batam, BP Batam, Imigrasi dan instansi lainnya,” ucapnya.

Agar memudahkan proses pembelajaran ini, Kris membawa tenaga-tenaga terampil di bidang digital untuk memberikan pelajaran ke anak-anak muda Indonesia.

“Kalau anak muda Indonesia ke luar negeri biayanya mahal. Makanya kami datangkan, untuk mendidik anak-anak ini. Jadi belajar digital tak perlu jauh-jauh, cukup ke Nongsa,” ungkapnya.

Anak muda yang telah mendapatkan pelajaran, bisa dapat kembali ke kampung halamannya.

“Mereka bisa kembali ke kampung halaman, untuk mengembangkan dunia digital disana. Walaupun (mereka kembali ke daerah asalnya) kami tetap menjalin komunikasi dengan mereka,” ucapnya.

Terkait perkembangan dunia digital, Kris menilai dunia digital menjadi pusat perekonomian dunia ke depannya.

“Kita membutuhkan anak-anak yang handal menghadapi digital ekonomi. Kalau tidak bisa mendapatkan pengetahuannya dan tidak menguasai. Kita (Indonesia) akan dikuasai (pihak) luar,” ujarnya.

Peran NDP, kata Kris membuka pengetahuan seluas-luasnya bagi pemuda pemudi Indonesia akan dunia digital. “Anak-anak muda disini tidak hanya dapat belajar, tapi juga bekerja,” tuturnya.

Demi meningkatkan pengetahuan anak-anak Indonesia, Kris menggelar seminar di Turi Beach dengan bermitra dengan e27, selaku ekosistem starup. Seminar ini digelar selama 3 hari, untuk membantu dan menginspirasi starup pemul dalam membangun perusahaan mereka.

Seminar ini dihadiri 200 orang starup dari Indonesia, Singapura dan beberapa negara Asia lainnya. (ska)

Pelni Siapkan 10 Armada Untuk Pemudik

0
Calon penumpang PELNI
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyiapkan sedikitnya 10 armada bus untuk transportasi dari pelabuhan menuju kapal saat mudik natal mendatang.

Manager Operasional PT Pelni Batam, Dicky Dermawandi mengatakan saat ini penumpang masih diberangkatkan dari Pelabuhan Batuampar. Untuk kenyamanan penumpang, pihaknya sudah menggelar berbagai persiapan seperti penjualan tiket hingga mobilisasi calon pemudik nanti.

“Semua sudah siap, tinggal arus mudik nanti saja lagi,” sebut dia, Rabu (28/11).

Mengenai tiket mudik, pembelian masih berlanjut hingga saat ini. Untuk tanggal 21 dan 23 sudah mulai habis terjual. Ia menyebutkan antrean juga masih terlihat sejak penjualan dibuka.

Sebenarnya penjualan tiket sudah dibuka online, namun calon pemudik masih memilih untuk datang ke loket. Mereka beralasan karena kurang percaya kalau tidak pegang langsung tiketnya.

“Semua sudah gampang tapi mereka maunya antre di sini (loket resmi Pelni) di Sekupang. Tak jarang mereka sudah antre sejak pagi,” ujarnya.

Dicky menambahkan untuk penjualan online masih jauh dari pada beli di loket. Bisa dikatakan penjualan online 30 persen dari total tiket yang terjual. “Padahal kalau online itu mereka lebih mudah dan tidak antre,” imbuhnya.(yui)

KPU Batam Data Pemilih Tuna Grahita

0
ilustrasi

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam tegah mendata jumlah penderita tuna grahita yang akan berpartisipasi di Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 mendatang.

“Iya masih didata berapa jumlah pastinya,” kata Ketua KPU Batam Syahrul Huda, Rabu (28/11).

Ia menjelaskan data tuna grahita berada di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Batam. Selanjutnya setelah mendapatkan data, pihaknya akan melakukan sosialisasi termasuk tata cara mereka menggunakan haknya.

“Nanti mereka boleh didampingi saat ke TPS. Sama dengan pemilih disabilitas lainnya,” sebutnya.

Sesuai dengan edaran yang diterima, tuna grahita akan diikutsertakan dalam pemilu tahun depan. Menurutnya semua warga negara berhak menggunakan hak pilihnya.

“Kami sudah mendatangi Dinsos dan lembaga yang menaungi tuna grahita di Nongsa. Sementara ini kami masih menunggu data persisnya,” jelasnya.

Selain tuna grahita, sasaran lain yang menjadi target sosialisasi menyukseskan pemilu adalah lokalisasi yang ada di Batam. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk turut menjangakau lokasi tersebut.

“Sosialisasi mungkin tahun depan. Kalau tahun ini kami belum ada ke sana. Sebenarnya kami tidak spesifik ke sana, karena sosialisasi lebih menyeluruh. Kalau memang dibutuhkan di sana tentu kami akan datang,” lanjutnya.

Syahrul menambahkan, saat ini pihaknya masih menuntaskan berbagai permasalahan jelang dimulainya pesta demokrasi. Beberapa waktu lalu logistik sudah mulai datang.

“Kami berharap proses bisa berjalan dengan aman tentunya. Dan semua warga yang sudah memiliki hak pilihbisa menggunakan sehingga angka partisipasi pemilu naik,” tutupnya.(yui)

H-7 Natal Tiket Terisi 80 Persen

0
Sejumlah pesawat dari beberapa maskapai penerbangan menurunkan dan menaikkan penumpang di Bandara Hang Nadim Batam.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Tiket maskapai berbiaya rendah (low cost) mulai diserbu masyarakat Batam. Pihak maskapai Citilink mengaku mulai H-7 Natal serta Tahun Baru, tiket yang sudah dipesan sebanyak 80 persen ke berbagai rute.

Hal ini dibenarkan oleh District sales Manager Area Kepri, Titien Harahap.

“Rute yang sudah mulai full itu, Batam ke Pekanbaru, Padang, Medan, Jakarta, Surabaya,” katanya, Rabu (28/11/2018).

Ia mengatakan jumlah tiket yang tersedia akan terus menipis, karena setiap harinya pemesanan dilakukan masyarakat cukup tinggi.

“Biasanya itu, bila pesan di h-7 tiket yang tersedia sudah tidak ada lagi alias full booking,” ungkapnya.

Apakah ada penambahan penerbangan, Titien menuturkan hingga kini belum ada rencana penambahan penerbangan. “Belum ada, kami masih memantau permintaan masyarakat,” ucapnya.

Ia membenarkan harga tiket saat ini sudah merangkak tinggi. Titien mengatakan ke beberapa daerah tiket pesawat sudah dijual di atas Rp 800ribu.

“Kalau mendekati hari H, sudah berada di ambang batas atas. Berapa harganya, saya cek dulu,” ucapnya.

Mulai banyaknya pemesanan tiket pesawat dibenarkan juga oleh Direktur BUBU Hang Nadim, Suwarso. Ia mengatakan maskapai berbiaya rendah menjadi pilihan masyarakat untuk pulang jelang Natal dan Tahun Baru.

“Sudah mulai banyak, ” ucapnya.

Pemesanan tiket ini, tidak hanya dari Batam ke beberapa daerah lainnya di Indonesia saja. Tapi rute penerbangan ke Batam juga pemesanan tiket juga tinggi.

“Bukan hanya arus berangkat saja, tapi juga arus datang. Ini sudah banyak yang mulai full booking seperti dari Jakarta, Bandung,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait harga tiket, Suwarso menuturkan masih sesui dengan aturan Peraturan Menteri Perhubunga No 14 tahun 2016.

“Masih sesuai aturan,” ucapnya singkat. (ska)

Zizi Aldi Bacok Karyawan Cucian Mobil

0
ilustrasi

batampos.co.id – Zizi Aldi Zeri membacok karyawan cucian mobil Lakisau Bengkong Indah, Alpian Zebua.

Zizi Aldi sendiri diringkus di Tanjungsengkuang oleh tim gabungan dari Polresta Barelang dan Polsek Batuampar, Selasa (27/11/2018) malam.

Kejadian sendiri berawal saat korban lagi duduk di tempat orang jualan kelama muda di Bengkong Indah. Tak lama pelaku datang mengendarai sepeda motor dan bertanya tentang pekerjaan ke korban, Selasa (27/11) sore.

Pertanyaan pelaku dijawab korban belum ada lowongan kerja. Setelah itu pelaku duduk dan ikut memesan air kelapa. Tak lama pelaku kembali mendekati korban dan menanyakan hal yang sama ke korban. Namun pertanyaan kedua itu tak dijawab korban.

Mungkin tersinggung tak dijawab pertanyaannya, pelaku langsung mengambil parang kupas kelapa dan langsung membacokkannya ke korban.

Atas pembacokan yang dilakukan pelaku, korban mengalami luka robek pada bagian kepala belakang dan luak di tangan kanannya.

Usai membacok korbannya, Zizi Aldi meninggalkan korbannya mengendarai sepeda motor.

Warga yang mengetahui langsung membawa korban ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan.

Zizi Aldi Zeri ternyata pernah diamankan tim Polsek Bengkong dengan kasus pembacokan juga.

Untuk proses selanjutnya, menurut Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Ikhtiar Nazara, pihaknya akan kembali memeriksa kejiwaan pelaku.

Dari hasil tes kejiwaan, diketahui Zizi Aldi Zeri mengalami gangguan jiwa berat. Sehingga pada kasus pembacokan tersebut, prosesnya diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa di Padang.

(gas)

Tim Terpadu Jadwalkan Penertiban Ulang Pedagang di Sekitar Pasar Induk

0
Deretan kios kios berjejer berdiri di depan Pasar Induk Jodoh. | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ketua Tim Terpadu Kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan bahwa pihaknya sedang menjadwalkan ulang penertiban terhadap pedagang di pasar induk dan pedagang di pinggir jalan di sekitar pasar induk. Di mana sebagian pedagang sudah setuju untuk pindah ke kios baru yang dibangun pihak ketiga.

“Kalau masalah jadwalnya, masih kita susun. Yang jelas, kita tetap akan lakukan penertiban,” kata Yusfa, Rabu (28/11/2018).

Yusfa mengatakan, saat ini para pedagang bisa pindah ke kios yang ada di sekitar pasar induk. Tetapi jika pedagang mau pindah ke tempat lain , maka tim terpadu tak bisa melarang.

“Sudah banyak yang setuju untuk pindah. Tetapi bagi yang tidak mau pindah juga tidak apa-apa. Tetapi saya tegaskan, penertiban pasti akan dilakukan,” katanya.

Hal yang sama disampaikan kabid Trantib Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari. Ia mengatakan, bahwa memang saat ini sebagian besar pedagang sudah setuju untuk pindah. Tetapi ada sebagian pedagang yang tetap ngotot dan ingin bertahan.

“Sudah banyak yang mau pindah, tetapi masih ada yang tetap ngotot bertahan. Tetapi penertiban pasti dilakukan. Kalau jadwalnya tim terpadu yang lebih tahu,” katanya.

Sementara itu, seorang pedagang buah di sekitar pasar induk yang enggan menyebutkan namanya mengakui bahwa ia bersedia pindah ke kios yang baru. “Mau bagaimana lagi, ya memang kita harus pindah. Tak bisa ngotot kita. Dan memang jelas, ini bukan lahan atas nama kita,” katanya.

Tetapi ia berharap dalam penyewaan kios baru tersebut, ada kemudahan dari pengelola dari segi biaya. “Paling tidak dalam bulan-bulan pertamalah, tunggu kami ada duit. Tetapi kami dengar sudah mulai ada pembicaraan ke sana,” katanya.

Rusli, seorang warga Batumerah mengaku, pasar buah yang ada di pinggir jalan duyung dekat pasar induk tersebut memang sudah membuat macet. “Setiap kali saya ke sini, pasti macet. Dan memang kalau boleh, pemerintah bisa menatanya, karena mobil buah sering parkir di pinggir jalan,” katanya. (ian)

BNNP Kepri Musnahkan Sabu Seberat 4,2 Kg

0

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri) memusnahkan sabu seberat 4,2 kilogram, Rabu (28/11). Sabu dimusnahkan dengan menggunakan mesin incenerator hingga menjadi debu. Kepala BNNP Kepri Richard Nainggolan mengatakan sabu yang dimusnahkan tersebut berasal dari 6 laporan kasus narkotika.

“LKN ini ada dari hasil penyelidikan jajaran BNNP Kepri, ada juga tangkapan dari petugas Avsec dan Bea Cukai dari Oktober hingga November,” katanya, Rabu (28/11).

Ia mengatakan narkoba yang dimusnahkan ini berasal dari penangkapan terhadap I,37 di Perairan Pulau Anak Mati, 1 Oktober lalu. Dari tangan I diamankan sebanyak 1.043 gram sabu.

“Sabu yang diamankan dari tangan I ini sebanyak 34,3 gram disisakan demi persidangan dan pembuktian uji labor. Sedangkan dimusnahkan sebanyak 1.008 gram,” ucapnya.

Lalu, sabu yang dimusnahkan juga berasal dari ditangkapnya dua orang kurir narkoba di Bandara Internasional Hang Nadim oleh petugas Aviation Security (Avsec), 7 Oktober lalu. Dua orang ini kedapatan membawa sabu seberat 869 gram.

“Kami memunsahkan sebanyak 802 gram, sementara disisakan sebanyak 66,87 gram untuk pembuktian dan uji laboratorium,” ujarnya.

Tidak hanya petugas Avsec saja. Bea Cukai Batam juga ikut membantu BNNP Kepri mencegah peredaran sabu. 11 Oktober lalu, petugas Bea dan Cukai menangkap Is,30 karena membawa narkoba seberat 130 gram di Pelabuhan Internasional Batamcenter. Sabu yang dibawa N dari Malaysia itu, dimusnahkan sebanyak 106 gram dan 24 gramnya digunakan untuk pembuktian di persidangan serta keperluarn laboratorium.

“Selang tak berapa lama, 19 Oktober kami mengungkap kasus bandar sabu berinisial, Y,49, yang membawa sabu seberat 1.027. Lalu dilakukan pengembangan, ditangkap lagi kawannya M, Warga Negara Asing yang membawa sabu seberat 149 gram,” ucapnya.

Sabu milik Y dan M ini dimusnahkan sebanyak 997 gram dan disisihkan keperluan uji laboratorium serta persidangan seberat 149 gram.

“Sepanjang November ini kami mendapatkan dua limpahan penangkapan kurir sabu, dua-duanya dari hasil penegahan di Bandara Hang Nadim,” tuturnya.

Dari dua orang kurir itu,kata Richard dimusnahkan sebanyak 1.343 gram sabu. Lalu sebanyak 99,37 gram disisikan untuk persidangan dan uji laboratorium.

“Seluruh tersangka kami kenakan pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkasnya.  (ska)

Usulkan 107 Warga Binaan Dapat Remisi Natal

0

batampos.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Batam di Tembesi mengusulkan 107 warga binaan beragama Nasrani untuk mendapatkan remisi pada hari raya Natal mendatang. Kalapas Barelang Surianto menga-takan mereka mendapat remisi hari raya Natal dengan potongan masa pidana mulai 15 hari sampai dua bulan, bahkan satu di antara mere-ka ada yang langsung bebas.

Jika usulan remisi tersebut dikabulkan oleh Kemekumham RI maka, akan diberikan pada hari raya Natal mendatang. “Usulan ini akan dibacakan saat hari Natal nanti,” ujar Surianto, Selasa (27/11).

Dia mengatakan ratusan warga binaan yang diusulkan remisi hari raya keagamaan itu merupakan napi yang tersandung kasus kriminal, narkoba, dan umum.

Mereka yang diusulkan dapat remisi merupakan warga binaan yang telah memenuhi persyaratan peroleh remisi yang ada seperti berkelakukan baik selama di dalam lapas serta minimal sudah menjalankan masa pidana selama satu tahun.

“Mereka-mereka (yang terima remisi) sudah memenuhi kriteria untuk dapat remisi. Minimal sudah menjalani masa pidana enam bulan dan berkelakuan baik selama di sini,” katanya.

Sementara warga binaan Lapas Batam saat ini mencapai 1.298 orang. Jumlah tersebut jauh melebihi daya tampung ideal lapas yang hanya 700 orang. Membludaknya jumlah warga binaan itu didominasi oleh napi kasus narkoba.

Sedangkan napi yang divonis hukuman mati sebanyak delapan orang dan napi yang divonis hukuman seumur hidup sebanyak 12 orang.(une)

RAPBD Anambas Diprediksi Rp 1, 167 Triliun

0
ilustrasi foto: bank indonesia

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar rapat paripurna DPRD dengan agenda pengantar nota keua-ngan RAPBD 2019. Pada rapat tersebut diketahui rancangan APBD Anambas tahun anggaran 2019 sebesar Rp 1,167 triliun.

Bupati Anambas Abdul Haris menjelaskan melemahnya nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor meningkatnya asumsi pendapatan. Ditambah adanya perbaikan harga minyak mentah (ICP) secara nasional bahkan global yang diiringi dengan lifting migas yang menunjukan trend positif, sehingga diperkirakan DBH Migas mengalami kenaikan.

”Kenaikan APBD dipacu juga peningkatan alokasi DAK tahun 2019. Dengan adanya perbaikan pendapatan tersebut, diharapkan membawa perbaikan perekonomian di Anambas,” ungkapnya, Selasa (27/11).

Ia menjelaskan RAPBD tahun anggaran 2019 mengalami kenaikan sebesar Rp 291,913 miliar atau 31,68 persen dibandingkan dengan APBD murni 2018 yakni sekitar Rp 920 miliar.

Dari data yang ia sampaikan, diketahui kalau kenaikan cukup signifikan terletak pada komponen pendapatan dana perimbangan yang naik 56,91 persen, PAD sebesar 11,10 persen serta pendapatan daerah yang sah sebesar 14,10 persen.

”Dari besaran pendapatan daerah tersebut akan digunakan untuk keperluan belanja tidak langsung sebesar Rp 424,529 miliar dan belanja langsung sebesar Rp 788,449 miliar,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Imran, mengatakan, DPRD akan menyampaikan pemandangan umum dari tiap-tiap fraksi sebelum akhirnya disahkan menjadi Peraturan Daerah. Sesuai jadwal, paripurna pemandangan umum fraksi pun bakal dilakukan pada hari ini Rabu (28/11) sekitar pukul 14.30 WIB.

”Sesuai dengan tahapan dan mekanismenya seperti itu,” ungkapnya.(sya)