Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11813

BP Batam Pelajari Pengelolaan Terusan Suez

0

batampos.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo berkunjung ke Kairom Mesir sejak Jumat (28/9/2018). Tujuannya untuk berpromosi dan mempelajari pengelolaan Terusan Suez.

“Kami memenuhi undangan Duta Besar (Dubes) RI di Mesir dalam rangka rayakan hari kemerdekaan Indonesia. Ini sekaligus menjadi ajang promosi ekonomi Indonesia baik investasi, industri maupun pariwisata,” kata Lukita belum lama ini.

Lukita mengatakan investasi di Batam tengah meningkat pesat. Sehingga BP Batam akan memanfaatkan kesempatan ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meraup investasi sebanyak-banyaknya.

Lukita sudah menerima undangannya dan diminta juga membawa pengusaha Batam agar bertemu dengan pelaku usaha di sana.

Setelah itu, Lukita akan berkunjung ke Terusan Suez untuk mempelajari cara pemerintah Mesir dalam mengelolanya.

Seperti yang diketahui, terusan ini merupakan sarana penting bagi dunia perdagangan. Karena banyak kapal dari Eropa yang menyeberang lewat terusan ini agar bisa sampai ke Asia daripada harus memutar jauh lewat Tanjung Harapan di Afrika Selatan. Pemerintah Mesir sangat diuntungkan karena mendapat pemasukan besar dari tarif yang diberlakukan.

“Baru kami akan belajar dari organisasi semacam BP Batam yang mengelola Terusan Suez. Kami akan bertukar informasi dan saling belajar pengalaman masing-masing,” tegasnya.(leo)

Alot, Pemko akan Melibatkan Aparat untuk Menggusur Pedagang Pindah ke Kios yang Disediakan

0
Kios sementara yang disediakan Pemko Batam.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Pemko Batam Akhirnya melibatkan aparat keamanan (Polisi n TNI) dalam pengusuran pedagang pasar induk Jodoh. Pasalnya rencana pengusuran yang telah dijadwalkan beberapakali selalu tertunda, karena pedagang menolak ditertibkan.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari mengatakan Jumat (28/9/2018) lalu Disperindag Kota Batam telah menggelar rapat dengan pedagang pasar Induk. Namun, sayang rapat tersebut tidak menemukan jalan hasil sama sekali. Para pedagang tetap menolak pindah dari lokasi pasar induk.

“Rapat Jumat kemarin tetap tak ada hasil, padahal sudah melibatkan Disperindag ,” kata Imam kepada Batam Pos , kemarin.

Dikatakan Imam, Pihaknya kembali menjadwalkan rapat dengan para pedagang pada Selasa (2/10) sekitar pukul 14.00 WIB. Namun rapat itu akan melibatkan unsur aparat keamanan.

“Biasanya cuma rapat Pemko dan pedagang, Selasa depan kami akan libatkan TNI dan Polisi),” imbuh Imam

Menurut Imam, pada rapat nanti (Selasa,red),harus ditemukan jalan kesepakatan. Jika tak juga, maka mau tak mau Pemko Batam akan mengambil sikap.

“Kalau gak juga ada kesepakatan, Pemko akan mengambil sikap,” ungkap Imam.

Sebelumnya, para pedagang masih enggan meninggalkan lapak pasar induk , alasannya kios sementara yang menjadi tempat alokasi harus dibayar. Padahal menurut pemerintah kios sementara itu akan digratiskan selama tiga bulan dan selanjutnya dibayar. Alasannya, kios sementara itu milik pihak ketiga. (she)

Rp 12 Miliar untuk PBI dan Jamkesda

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah kota Batam memastikan semua warga miskin mendapatkan fasilitas layanan kesehatan tahun depan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmardjadi, Sabtu (29/9).

“Sekarang yang untuk PBI (penerima bantuan iuran, red) dan Jamkesda kita sudah 90 persen,” kata dia.

Didi menyebutkan untuk warga miskin dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) setiap tahunnya Pemko menyiapkan anggaran mencapai 12 miliar. Dana sebesar itu digunakan untuk menanggung biaya berobat sedikitnya 37 ribu warga miskin yang ada di Batam.

“Total pengeluaran setiap bulannya kami bisa mencapai Rp 800 juta,” sebutnya.

Menurutnya capaian tersebut sudah cukup baik. Sehingga tahun depan Batam bisa masuk kategori Jaminan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

“Tahun depan sudah harus UHC semua. Jadi masyarakat berobat tidak usah khawatirkan soal finansial,” ujarnya.

Untuk mencapai UHC ini targetnya harus 95 persen masyarakat sudah mendapatkan layanan kesehatan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS). “Jadi masih ada target lima persen lagi yang harus dicapai BPJS agar Batam UHC,” sebutnya.

Untuk fasilitas, Didi mengungkapkan saat ini ada 19 Puskesmas yang sudah beroperasi dan siap melayani peserta BPJS. Selain itu juga klini swasta dan seluruh rumah sakit yang ada di Batam.

“Dengan ini bearti masyarakat sudah tak usah resah lagi saat sakit. Karena sudah ada jaminan ini. Terutama PBI yang merupakan salah satu fokus Pemko Batam,” bebernya.(yui)

Nyolong Ayam Tetangga, Is Dipolisikan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Is, 24, harus berurusan dengan polisi. Warga Batuaji ini kedapatan mencuri enam ekor ayam milik tetangganya.

Saat di kantor Mapolsek Batuaji, Is mengaku ia diamankan pemilik ayam sekitar pukul 05.00 WIB lantaran wajahnya terekam closed circuit television (CCTV) yang terpasang di kandang ayam.

“Iya saya dijemput saat sedang tidur,” ujar Is, Minggu (30/9).

Aksi nekadnya itu ia lakukan seorang diri sekitar pukul 2.00 WIB dini hari. Sebelum melancarkan aksinya, pelaku tengah berjaga malam di perumahan tempat ia bekerja.

Setelah beberapa jam berjaga dan merasa kondisi perumahan tersebut aman, ia pun bergegas menuju perumahan tempat tinggalnya dan menyelinap masuk ke kandang ayam kemudian membawa pergi enam ekor ayam.

Pengen manggang-manggang ayam sama kawan-kawan,” katanya.

Namun apesnya, pemilik ayam yang hendak mengecek ternaknya mendapati enam ekor ayam di kandang itu sudah raib. Curiga ayam miliknya dicuri orang, ia langsung mengecek rekaman kamera CCTV. Setelah dicek ternyata benar enam ekor ayamnya dicuri orang.

“Tetangga saya cek CCTV dan dia mengenali wajah saya,” jelas Is.

Tidak menunggu lama, pemilik ayam itu pun langsung bergegas menuju rumah pelaku. Pelaku pun tak bisa berkutik, ia pun langsung diamankan di Polsek Batuaji.

Sementara salah satu petugas Polsek Batuaji mengatakan pelaku dibawa warga bersama pemilik ayam. Pelaku sendiri mengaku mencuri ayam warga sebanyak enam ekor.

“Dia itu diamankan warga dan dibawa ke sini (Polsek Batuaji). Jadi untuk sementara waktu, dia sendiri statusnya masih diamankan,” kata petugas SPKT Polsek Batuaji yang tak ingin disebut namanya. (une)

Ketua PMI : Batam Masih Kekurangan Stok Darah

0
Suasana donor darah yang dilakukan ATB beberapa waktu lalu
foto: humas atb

batampos.co.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam memperingati ulang tahun PMI ke 73, Sabtu (29/9) lalu di Kantor PMI Batamcenter. Dalam HUT PMI ini digelar berbagai acara, salah satunya program pola hidup sehat yang diikuti sebanyak 300 orang siswa SMP dan SMA di Batam.

Di HUT PMI ini, Ketua PMI Kota Batam Sri Soedarsono mengatakan Batam masih kekurangan stok darah.

“Walaupun dari tahun ke tahun, stok darah Batam membaik. Tapi masih kurang,” katanya, Sabtu (29/9).

Ia mengatakan stok darah Batam dalam satu periode itu harusnya 24 ribu kantong. Tapi yang tersedia kadang hanya 16 ribu kantong.

“Jadi hitungnya begini, harusnya stok darah tersedia itu 2 persen dari jumlah penduduk yang ada. Inilah yang sedang kami giatkan sosialisasinya,” ucapnya.

Sri mengatakan PMI Kota Batam memiliki pendonor sukarela, yang tiap beberapa periode selalu rajin melakukan donor darah.

“Selain itu kami juga ada donor pengganti sebanyak 1.034 orang,” tuturnya.

Agar persedian kantong darah lebih banyak, Sri mengatakan ke depannya akan memperbaiki Sumber Daya Manusia. “Mulai dari Kota hingga Kecamatan,” ungkapnya.

Peningkatan SDM ini, diikuti juga perbaikan infrastruktur. “Saya mau ada gedung baru, paling tidak di 2019 atau 2020,” ucapnya.

Bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya, kata Sri PMI melayani kegiatan donor darah mulai dari pagi hingga pukul 20.00. Dan donor darah ini tidak dipungut biaya alias gratis.
“Donor itu sehat, dan dapat melihat sedang mengidap penyakit apa. Masyarakat juga dapat mendonorkan darahnya di beberapa kegiatan PMI bersama dengan instansi pemerintah maupun pihak swasta,” ungkapnya.

Di acara HUT PMI ke 73 ini juga dilaksanakan pencanangan bulan dana PMI tahun 2018. Selain itu, juga ada penyerahan penghargaan terhadap perusahaan yang melaksanakan training pertolongan pertama secara rutin. Dan di acara tersebut, penandatanganan perpanjangan kerjasama PMI Kota Batam dan Lions Club Batam dalam bidang layanan ambulans. (ska)

Bulan Depan, Dewan Pengupahan Kota Batam Bahas UMK

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dewan Pengupahan Kota Batam berencana akan membahas perhitungan Upaha Minimum Kota (UMK) tahun 2019 bulan depan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti sesuai dengan agenda pembahasan memang rencananya akan dilakukan mulai bulan Oktober ini. “Harusnya memang sudah mulai bulan depan bersama dewan pengupahan,” kata dia, Sabtu (29/9).

Dewan pengupahan yang terdiri dari serikat pekerja hingga asosiasi pengusaha dan pihaknya sendiri masih menunggu informasi pertumbuhan ekonomi hingga pergerakan inflasi sebelum memulai pembahasan.

“Kalau sudah ada angkanya baru kita mulai pembahasan. Ini kami masih tunggu data dulu,” sebutnya.

Pria yang pernah mengepalai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam ini menuturkan penetapan UMK masih mengaju pada PP 78 nomor 2015 tentang pengupahan dengan formula penentuan upah dihitung berdasarkan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi tiap tahun.

Seperti tahun sebelumnya, pembahasan akan dilakukan di kantor Disnaker Batam melalui rapat bersama dewan pengupahan. Menurutnya pembahasan dilakukan guna mendapatkan kesepakatan sebelum dikirim ke Wali Kota dan ditetapkan Gubernur Kepri.

“Biasanya ada beberapa kali pertemuan untuk pembahasan ini,” ujarnya.

Selama proses ini tidak sedikit juga buruh yang tetap menyampaikan orasinya mengenai penolakan terhadap PP nomor 78 ini. Namun demikian menurut Rudi itu sudah menjadi hal yang lumrah disetiap memasuki proses penetapan UMK Batam.

“Formulanya masih sama. Kalau orasi itu biasa,” ujarnya.

Sebelumnya dewan pengupahan juga melakukan rapat soal UMK tahun 2018. Penetapan UMK waktu itu dihitung berdasarkan PP 78 dengan kenaikan sebesar 8,71 persen. UMK Batam yang sebelumnya Rp Rp 3.241.125 naik menjadi Rp 3.523.427 per bulan.(yui)

Sijantung Dialiri Listrik 24 Jam oleh PLN Batam

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengharap agar terangnya listrik di Sijantung bukan hanya menerangi warga, dengan menghidupkan peralatan listrik, tetapi dapat menerangi hati masyarakat. Dengan terang lampu, dapat menambah khusuk dalam beribadah dan membaca Alquran di malam hari.

“Anak-anak dapat belajar mengaji dan belajar pelajaran sekolah dengan tenang dan nyaman,” kata Nurdin saat peresmian percepatan desa berlistrik menuju rasio elektrifikasi 100 persen dan peningkatan konsumsi listrik perkapita di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam, Jumat (28/9).

Nurdin mengajak masyarakat bersyukur karena sudah dialiran listrik 24 jam. Elektrifikasi ini merupakan salah satu program Nawacita yang digagaskan oleh Presiden Jokowi agar bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Pemerintah bersama Bright PLN Batam berkomitmen akan mewujudkan listrik bisa dirasakan 24 jam di pulau-pulau dan masyarakat hinterland,” kata Nurdin.

Dengan aliran listrik 24 jam ini, Nurdin berharap generasi penerus akan menambah pengetahuan dan wawasan sehingga meningkatnya Sumber Daya Manusia. Masuknya listrik juga meningkatkan aktivitas pemanfaatkan teknologi informasi. Karena itu Nurdin berpesan masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi pengaruh-pengaruh negatif yang akan mudah sekali masuk di masyarakat hinterland.

“Kita bentengi generasi penerus dengan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Selalu jalin kebersamaan dan kekompakkan sehingga bangsa kita tidak mudah dipecah belah dengan isu,” kata Nurdin.

Dirut Bright PLN Batam Dadan Kurniadipura mengatakan, saat ini elektrifikasi di Batam kurang lebih telah mencapai 98,4 persen. Termasuk sambungan listrik ke hinterland dan merupakan tertinggi di wilayah Kepri.

Pada tahun 2018, kata Dadan, Bright PLN Batam fokus terhadap pengembangan jaringan di Rempang-Galang. Total 4 kelurahan yaitu Sembulang, Sijantung, Rempang Cate, Setokok telah tersambung listrik Bright PLN Batam dengan panjang jaringan SUTM 33 Kms, SKTM 9 Kms, SUTR 2 Kms, dengan total pelanggan tersambung 569.

Pada tahun 2019, kata Dadan, Bright PLN Batam berencana akan membangun jaringan kelistrikan di 8 tempat yaitu Air Naga, Kampung Kelingking, Kampung Kalat, Kampung Monggak, Kampung Pasir Panjang, Kampung Baru, Kampung Tanjung Cakang dengan total SUTM 17 Kms dan SKTM 22 Kms.

“Bright PLN Batam akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta keandalan pasokan listrik dengan beberapa program yang memudahkan masyarakat dalam menikmati lisrtik salah satunya program sambungan baru dan naik daya gratis,” kata Dadan.

Selain dihadiri masyarakat, peresmian ini juga dihadiri Kadis ESDM Kepri Amjon, Kapolsek Galang AKP Heri Sujati dan Lurah Sijantung Danang Prilasandi.

Sekcam Galang Ute Rambe mengatakan banyak pulau-pulau di Kecamatan Galang yang belum merasakan dampak dari listrik. Karena itu dia berharap ini bisa segera direalisaikan sehingga bisa memberi peningkatan SDM bagi generasi muda.(bni)

IMI Kepri Gelar Tiga Event

0
Peserta Drag Bike memacu kendaraan meninggalkan garis star saat mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Bike Regional 1 Sumatera 2 putaran kedua 2018 yang dihelat di Sirkuit Non Permanen Temenggung Abdul Jamal, Batam, Minggu (6/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Penyelenggaaan tiga event besar otomotif Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri tinggal menunggu hitungan hari. Tepatnya 6-7 Oktober mendatang Kejurda Drag Bike, Kejurda Drag Race, dan Kejurnas Drag Bike akan digelar di Sirkuit Non Permanen (NP) Temenggung Abdul Jamal.

Kabid Roda Dua IMI Kepri Willy Otra menjelaskan jika Kejurnas Drag Bike putaran 10 Regional 1 Sumatera, Kejurda Drag Bike, dan Kejurda Drag Race IMI Kepri 2018 akan memperebutkan Piala Kepala BP Batam. “Selain itu juga memperebutkan total hadiah Rp 170 juta,” ujar Willy, Sabtu (29/9).

“Dan panitia telah menerima uang hadiah yang diperuntukkan bagi pemenang tiap kelas. Saya selaku CEO Barelang Motor Sport (BMS) menyerahkan secara langsung uang hadiah pada Ketua Panitia Jailani,” tegas Willy.

Terkait dengan persiapan penyelenggaraan, Willy menjelaskan jika saat ini persiapan sudah mendekati akhir. Setidaknya 90 persen persiapan telah dirampungkan.

“Tinggal pembuatan sirkuit dan pemasangan pagar. Insya Allah tim logistik BMS selaku penyelenggara secepatnya akan menyiapkan lebih awal. Selasa (2/10) depan, arena sirkuit NP Temenggung Abdul Jamal akan selesai,” tuturnya.

Willy juga menjelaskan jika pendaftaran peserta akan dibuka mulai Senin (1/10) hingga Kamis (4/10) di Empek-empek Pak Raden, Baloi. “Sedang untuk pendaftaran di Sirkuit Temenggung Abdul Jamal akan dibuka Jumat (5/10),” urai Willy.

Sedang trofi, lanjut Willy, pekan depan sudah sampai di Batam, berikut dengan hadiah untuk juara umum Kejurda Drag Bike berupa satu unit sepeda motor. “Selain trofi dan uang tunai, pemenang akan mendapatkan hadiah lain yang dipersiapkan oleh sponsor kejuaraan, seperti velg, knalpot, cat, dan lain sebagainya,” katanya.

Untuk Kejurnas Drag Bike putaran 10 regional Sumatera, adalah seri terakhir atau final kejurnas. Dimana pemenang atau peraih poin tertinggi akan menjadi wakil Sumatera untuk berlaga di babak Grand Final Indonesia.

“Pemenangnya akan berangkat mewakili Sumatera ke babak grand final Indonesia yang digelar di Sirkuit Stadion Bung Tomo, Surabaya, November mendatang. Semua ditanggung oleh sponsor Kejurnas,” terang Willy.

Untuk diketahui, dalam penyelenggaraan Kejurnas Drag Bike hingga putaran 9, dua pembalap tengah bersaing ketat. “Dua pembalap itu adalah pembalap asal Bangka Belitung dan Kepri,” ujarnya.

“Dan selisih poin kedua pembalap itu sangat tipis. Sehingga siapa pun yang menang dalam di Sirkuit NP Temenggung Abdul Jamal akan mewakili Sumatera berlaga di Surabaya,” seru Willy.

Untuk Kejurnas Drag Bike putaran 10 regional 1 Sumatera akan dipertandingkan empat kelas, yakni DB1 hingga DB 4. “Jadi, peraih poin tertinggi di kelas DB 1 hingga DB 4 akan mewakili regional 1 Sumatera di babak Grand Final Indonesia Drag Bike,” jelas pria yang dijuluki sebagai Dorna Kepri ini.

Sabtu (6/10), akan digelar dua event, yakni Kejurda Drag Bike dan Kejurnas Drag Race. Kejurnas Drag Race, akan mempertandingkan tujuh kelas dengan total hadiah sebesar Rp 30 juta. “Juga diberikan hadiah bagi juara umum tim dan juara umum poin tertinggi,” ujar Willy.

Sementara dalam Kejurda Drag bike dipertandingkan enam kelas SP IMI Kepri. Kejurda Drag Bike ini memperebutkan total hadiah Rp 30 juta. “Juga akan dimainkan kembali di keesokan harinya untuk mencari juara umum SP IMI Kepri,” katanya.

“Jadi, poin di hari Sabtu akan ditambahkan dengan hari Minggu untuk mencari juara umum kelas SP,” urai Willy.

Kejurnas Drag bike sendiri akan memperlombakan lima kelas kejurnas DB 1 hingga DB 4akan di buka kelas. Ditambah dengan 15 kelas SP IMI Kepri
yang terdiri dari delapan kelas poin dan tujuh kelas lokal kepri. “Minggu (7/10) akan memperebutkan total hadiah Rp 110 juta ditambah satu unit sepeda motor untuk delapan kelas point yang diperoleh Sabtu dan Minggu,” paparnya.

“Selain itu, event ini juga akan dipandu oleh MC nasional Arissandro dari Jambi,” kata Willy.

Sementara itu, Ketua Umum IMI Kepri Usep RS mengatakan jika panitia juga menyiapkan bantuan transportasi lokal kepri bagi peserta dari Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun. “Selain itu, kejurnas ini diikuti oleh tim dari Babel, Riau, Sumut, Sumbar, Sumsel, dan Kepri,” ungkap Usep.

“Event ini sangat spesial karena final region 1 Sumatera. Sehingga panita harus matang mempersiaopkan gelaran ini. Dan saya percaya tim panitia yang dibentuk oleh BMS,” tuturnya

Usep juga menghimbau agar para pembalap Kepri mau ikut serta dalam kejuaraan ini. “Ini adalah moment untuk menambah jam terbang dan menimba ilmu dari pembalap nasional region 1 Sumatera,” imbaunya.(yan)

Airport FC Bantai Poltek Batam

0
Para peserta sebelum pembukaan BUBU Cup.
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Airport FC membantai Poltek Batam dengan skor 8-0 di pertandingan pertama BUBU Hang Nadim Cup, Sabtu (29/9) lalu. Gol pembuka dari pertandingan perdana ini dilesakan oleh Moden Purba ke gawang Poltek Batam.

Setelah gol pertama tersebut, semangat pemain Airport FC meningkat. Selang tak berapa tercipta gol lagi. Di Babak pertama Airport Fc berhasil melesakan 5 gol ke gawang Poltek. Lalu di babak kedua tiga gol.

Pencetak gol terbanyak di pertandingan pertama ini yakni Aries Muajib, sebanyak 4 gol. Dengen kemenangan ini mengantarkan Aiport FC sebagai pemuncak klasemen sementara grup A dengan poin 3. Lalu disusul oleh PT Epson dan Nongsa Resort dengan poin 0. Sementara itu diperingkat buncit ada Poltek Batam, yang kalah sekali dan kemasukan delapan gol.

Pertandingan kedua di gelar Minggu (30/9) antara Epson melawan Nongsa Resort. Di hari yang sama digelar pertandingan Polda Kepri versus Pemko Batam. Dan di Sabtu (6/10), ddigelar pertandingan anatara Batampos melawan Batamindo.

BUBU Hang Nadim Cup 1 tahun 2018 ini, diperuntukan bagi pegawai-pegawai yang sudah berumur. “Bisa dibilang pertandingan U-40,” kata Direktur BUBU Hang Nadim, Suwarso, Sabtu (29/9).

Pertandingan ini digelar, untuk memperlihatkan ke anak-anak muda bahwa orangtua yang sudah berumur masih bersemangat untuk memeriahkan sepakbola di Batam. “Ini untuk memotivasi anak muda juga, untuk kembali menggiatkan olahraga sepakbola,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana , Moden Purba mengatakan BUBU Cup 1 2018 menggunakan sistem pertandingan setengah kompetisi. Dengan lama satu pertandingan 2×35 menit.

BUBU Cup, kata Moden menjunjung tinggi semangat sportivitas. “Merebut kemenangan dengan cara yang baik dan sesuai aturan. Tidak menghalalkan segala cara,” ucapnya. (ska)

Bulan Bakti BP Batam Ke-47 Diisi Kompetisi Olahraga Antar SMA Sederajat

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar rangkaian kompetisi olahraga menyambut Bulan Bakti BP Batam Ke-47. Kompetisi telah dimulai sejak 25 September lalu dan akan berlangsung hingga 24 Oktober nanti.

“Adapun rangkaian acara nanti diisi oleh bola voli, bola basket, futsal, panahan, tenis meja, bulutangkis dan lomba pemandu sorak,” kata Plt Kasubdit Humas BP Batam Muhammad Taofan, Sabtu (29/9/2018).

Untuk bola voli, pendaftarannya sudah ditutup. Bola voli telah dimulai sejak 25 September lalu dan akan berlangsung hingga 13 Oktober nanti. Bola voli digelar untuk SMA sederajat dan antar perusahaan se-Batam.

“Pertandingannya di GOR Tumenggung Abdul Jamal. Senin hingga Sabtu dari pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB dan Minggu pada pukul 09.00 WIB hingga 22.00 WIB,” katanya lagi.

Sedangkan bola basket dan pemandu sorak digelar dari 14 Oktober hingga 20 Oktober di GOR Tumenggung Abdul Jamal. Waktunya untuk Senin-Jumat dari pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB dan Sabtu-Minggu dari pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB.”Sama seperti voli, bola basket dan pemandu sorak digelar untuk SMA sederajat dan antar perusahaan se-Batam,” katanya.

Lalu futsal yang digelar di GOR Tumenggung. Olahraga yang digemari kalangan muda ini akan digelar selama tiga hari saja yakni dari 22 hingga 24 Oktober. Pesertanya terbatas dari SMA sederajat hingga perguruan tinggi dan waktu pertandingannya sejak pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Selanjutnya adalah tenis meja yang digelar di Megamall, 15-18 Oktober. Untuk tenis meja bersifat umum dan dibagi atas dua kategori yakni junior dibawah 18 tahun putra dan putri. Dan kategori kedua adalah senior diatas 18 tahun putra putri. “Waktu pertandingannya digelar dari pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB,” ungkapnya.

Kemudian bulutangkis di GOR Tumenggung pada tanggal 13-14 Oktober nanti. Turnamen ini khusus untuk beregu ganda putra. Dan diperuntukkan bagi antar instansi pemerintah, BUMN dan rekanan BP Batam. Waktu pertandingannya berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB.

“Dan terakhir panahan di Stadion Tumenggung pada 15-18 Oktober nanti. Untuk informasi selengkapnya bisa kunjungi Kantor Humas BP Batam,” pungkasnya.(leo)