Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1200

Bagan Nelayan Ganggu Wisata Pantai Pasir Manang Anambas, Warga Keluhkan

0
Bagan apung
Sejumlah bagan apung milik nelayan dari luar daerah berlabuh di objek wisata Pasir Manang, Desa Tarempa Timur. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Ramainya bagan apung milik nelayan dari luar Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, menuai keluhan dari wisatawan hingga nelayan setempat.

Seorang wisatawan asal Batam, Helmi, mengaku kecewa karena keindahan Pantai Pasir Manang terganggu oleh keberadaan bagan tersebut. Selain merusak pemandangan, bagan juga disebut menghalangi akses pengunjung yang ingin berenang.

“Saya sudah dua kali ke sini. Sayang sekali, kita tidak bisa berenang terlalu jauh karena terhalang bagan,” kata Helmi, Selasa (2/8).

Ia juga menyoroti potensi pencemaran laut akibat aktivitas di bagan. Menurutnya, ada penghuni bagan yang membuang limbah langsung ke laut.

“Karena ada orangnya di atas bagan itu. Saya tanya penjaga pantai, memang dari luar. Ya tentu saja kotorannya langsung ke laut,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Riko, nelayan setempat di Teluk Red. Ia mengaku makin sulit mencari ikan lantaran lokasi tangkapnya dipenuhi bagan luar.

“Saya cari ikan cuma depan rumah pakai jongkong kecil. Jadi makin susah kalau banyak bagan luar masuk,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa Tarempa Timur, Syawal, menegaskan pihaknya tidak melarang nelayan luar berlabuh. Namun, ia berharap bagan tidak ditambatkan di kawasan wisata.

“Tidak ada larangan mereka berlabuh di wilayah kami, tapi mohon jangan di Pasir Manang dan Teluk Red. Itu kan daerah wisata,” jelas Syawal.

Sebagai solusi, Syawal menyarankan agar bagan apung nelayan luar ditempatkan di perairan Pelabuhan Perikanan Antang. Menurutnya, langkah itu penting untuk menjaga keindahan pantai sekaligus mendukung aktivitas wisata di Tarempa Timur. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Bagan Nelayan Ganggu Wisata Pantai Pasir Manang Anambas, Warga Keluhkan pertama kali tampil pada Kepri.

Immanuel Ebenezer Akui Kesalahan, Tak akan Tempuh Perlawanan

0
Tersangka kasus korupsi pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Immanuel Ebenezer atau Noel saat menuju ruang konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel memastikan tidak akan mengajukan upaya hukum praperadilan, setelah dirinya menyandang status tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Noel ditetapkan tersangka, setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan korupsi berupa pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Nggak, nggak usah (mengajukan praperadilan),” kata Noel usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, sambil berjalan dengan tangan diborgol dan mengenakan rompi oranye di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/9).

Mantan Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman) itu mengakui kesalahan atas yang diperbuatnya. Ia memastikan, akan bertanggung jawab atas setiap perbuatannya tersebut.

“Seperti pasti penyidiknya luar biasa, dan ya saya mengakui kesalahan saya, dan saya mempertanggung jawabkan kesalahan saya,” tegasnya.

Padahal, Noel sempat meminta amnesti ke Presiden Prabowo saat hendak ditahan ke rumah tahanan (Rutan) KPK, Jakarta, pada Jumat (22/8). KPK menetapkan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berupa pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Selain Noel, terdapat delapan pejabat di lingkungan Kemenaker dan dua pihak swasta yang ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka di antaranya Irvan Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 tahun 2022–2025; Gerry Aditya Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022–2025; serta Anitasari Kusumawati selaku Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja 2020–2025

Selanjutnya, Subhan selaku Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit Bina K3 tahun 2020–2025; Fahrurozi selaku Dirjen Biswanaker dan K3 pada Maret 2025–sekarang; Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan 2021–2025; Sekarsari Kartika Putri dan Supriadi selaku Koordinator; serta dua pihak swasta Temurila dan Miki Mahfud dari PT KEM Indonesia.

Dari kasus tersebut, para tersangka berhasil mengumpulkan uang hasil pemerasan sebesar Rp 81 miliar. Uang tersebut dibagikan ke sejumlah pihak dan Irvian mendapatkan jatah terbanyak, yakni sebesar Rp 69 miliar.

Sementara, Noel selaku Wamenaker menerima jatah pemerasan Rp 3 miliar. Selain itu, Noel juga mendapatkan satu motor Ducati.

KPK menyebutkan kasus pemerasan pengurusan K3 ini telah berlangsung sejak 2019. Uang pengurusan yang seharusnya cuma Rp 275 ribu melonjak menjadi Rp 6 juta. Modus pemerasan yang dilakukan Noel Cs diduga memperlambat, mempersulit, atau bahkan tidak memproses permohonan pembuatan sertifikasi K3 bagi pihak yang tidak membayar lebih.

Mereka disangka melanggar Pasal 12 huruf (e) dan/atau Pasal 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Artikel Immanuel Ebenezer Akui Kesalahan, Tak akan Tempuh Perlawanan pertama kali tampil pada News.

Tangani Kasus Kecelakaan di Batam, Kapolresta: Olah TKP Agak Rumit

0
Polisi mengevakuasi jasad PM, korban tewas ditabrak truk box di Jalan Sudirman, Minggu (13/8) siang. F.Tarmizi untuk Batam Pos

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin memastikan penanganan kasus kecelakaan di Satlantas sesuai prosedur. Pihaknya meyelidiki suatu kasus berdasarkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkap).

Perkap Nomor 15 Tahun 2013 mengatur tata cara penanganan kexeakaan dan langkah-langkah polisi. Seperti mendatangi lokasi, menolong korban, mengolah TKP, mengamankan barang bukti, mengatur lalu lintas, dan melakukan penyidikan.

“Dasar hukumnya jelas dan memang olah TKP-nya agak rumit. Kita melakukan petunjuk-petunjuk dari Kepolisian,” ujarnya.

Baca Juga: Cuaca Buruk Berlanjut, BPBD Batam Fokus Antisipasi Bencana

Zaenal menjelaskan dari aturan tersebut, pihaknya mencari petunjuk dari dasar bukti. Seperti jejak rem, bekas benturan kendaraan, komponen pecahan kendaraan, ceceran darah, pemeriksaan kendaraan, hingga rekaman CCTv.

Peraturan ini juga bertujuan untuk menindaklanjuti ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Jadi ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan penyidik. Dan itu harus dipenuhi,” katanya.

Zaenal menjelaskan kasus kecelakaan merupakan suatu musibah dan tidak disertai niat. Untuk itu, penyidik juga melibatkan psikiater untuk memeriksa sang sopir.

“Lantas (kecelakaan) itu intinya diniat, dan pidana itu muncul, karena ada niat. Kalau tidak ada, maka dibutuhkan scientific invetigasion,” ungkapnya.

Baca Juga: Marka Jalan Dipasang Bulan Depan, Marka Penggunaan Lajur Sepeda Motor

Zaenal berjanji akan membeberkan kasus kecelakaan yang menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu belakangan ini.

“Memang publik membaca polisi kok melindungi (sopir). Tapi saat kita tampilkan dia (sopir), berbeda dengan tindak pidana, seperti penganiayaan dan perampokan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Tangani Kasus Kecelakaan di Batam, Kapolresta: Olah TKP Agak Rumit pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini yang Dibahas dalam Pertemuan Driver Ojol dengan Wapres Gibran di Istana

0
Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan pertemuan dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres, Jakarta, pada Minggu (31/8). (Istimewa)

batampos – Sejumlah perwakilan driver ojek online (ojol) bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres pada Minggu (31/8). Akhirnya, kini terungkap apa saja yang dibahas dalam pertemuan sopir ojol dengan Gibran.

Salah satu perwakilan, Arief, 50, menegaskan dirinya telah menyampaikan aspirasi penting untuk para driver ojol. Salah satunya mengenai pemberian BPJS Ketenagakerjaan bagi sopir ojol.

“Saya meminta kepada pemerintah agar asuransi BPJS TK untuk ojol digratiskan se-Indonesia,” ujar Arief saat ditemui di kawasan Monas, Selasa (2/9).

Menurut Arief, permintaan tersebut akan ditindaklanjuti pemerintah dengan menyampaikannya kepada kepala daerah masing-masing.

Selain Arief, Riska Amelia, 29, juga hadir sebagai perwakilan pengemudi ojol dari aplikasi Grab. Ia menuturkan bahwa pertemuan yang berlangsung sekitar 1 jam itu dimanfaatkannya untuk meminta agar pemerintah transparan dalam kasus meninggalnya Affan Kurniawan pada 28 Agustus 2025.

Diketahui, Affan merupakan pengemudi ojol yang tewas terlindas rantis Brimob.

“Yang pertama kami minta transparan soal kasusnya Affan Kurniawan. Jadi kami pengen transparan, polisi tuh ngusutnya kayak gimana,” kata Riska.

Menurutnya, Gibran menjawab dengan tegas bahwa kasus tersebut akan ditangani secara terbuka.
“Pak Gibran juga bilang pasti transparan, dan semuanya juga nanti dilihatin di media,” tambah Riska.

Riska juga menepis tudingan bahwa delapan orang yang diundang ke Istana Wapres bukanlah driver ojol asli.

Ia menegaskan dirinya telah menjadi mitra ojol sejak 2016 dan masih aktif hingga sekarang.

“Untuk yang enggak percaya kalau saya driver ojol, ayo kita ngopi bareng yuk. Jadi jangan ngeliat dari tampang muka doang, penampilan. Kita juga sebagai driver ojol juga harus jaga penampilan biar customer juga nyaman saat dibonceng,” jelas Riska.

Pertemuan Driver Ojol dengan Wapres Gibran Dikritik

Pertemuan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres, Minggu (31/8), ramai jadi sorotan.

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online (Ojol) Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono mempertanyakan alasan Wapres Gibran hanya berani mengundang sopir ojol secara personal.

Padahal, para asosiasi ojol telah memiliki sejumlah masukan untuk pemerintah yang selama ini tidak didengar. Ia menilai pertemuan itu tidak mencerminkan suara jutaan pengemudi ojol di Indonesia.

“7 juta pengemudi ojek online seluruh Indonesia itu tidak bisa diwakili oleh hanya perorangan. Atau orang per orang saja yang menghadap kepada pejabat tinggi negara. Nah, ini yang dikecewakan oleh rekan-rekan pengemudi ojek online seluruh Indonesia,” ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (2/9).

Ia pun mempertanyakan alasan Wapres hanya menerima perorangan, bukan asosiasi resmi.

“Apakah sekelas Wakil Presiden hanya menerima perorangan yang tidak mewakili 7 juta ojek online? Atau ini hanya rekayasa yang memang diambil untuk pencitraan dari pihak Wakil Presiden,” ungkapnya.

Lebih jauh, Igun juga menyoroti pernyataan para ojol tersebut yang menyinggung tragedi 28 Agustus 2025, ketika pengemudi ojol Affan Kurniawan tewas terlindas rantis Brimob. Menurutnya, para sopir ojol yang diundang tidak ada di lokasi kejadian atau bahkan di rumah sakit.

“Kami tidak pernah melihat orang-orang tersebut ada di lapangan (lokasi kejadian) ataupun di kamar jenazah Almarhum Affan Kurniawan,” tegasnya.

Igun menyebut dirinya langsung mengawal proses otopsi Affan di RSCM sejak malam 28 Agustus hingga pagi 29 Agustus.

“Dan kami tidak melihat ada orang ini di kamar jenazah atau di tempat berlangsungnya otopsi jenazah,” tambahnya.

Karena itu, Garda Indonesia menilai informasi yang disampaikan para ojol kepada Wapres Gibran tidaklah valid.

“Hingga kami memandang bahwa mereka ini menjelaskan mengenai tragedi 28 Agustus dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kepada Wakil Presiden Gibran,” tegas Igun. (*)

Artikel Ini yang Dibahas dalam Pertemuan Driver Ojol dengan Wapres Gibran di Istana pertama kali tampil pada News.

Cuaca Buruk Berlanjut, BPBD Batam Fokus Antisipasi Bencana

0
Cuaca mendung menyelimuti kawasan Batam Center dan sekitarnya, Selasa (2/9). Beberapa hari terakhir kota Batam diguyur hujan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur Kota Batam sejak pagi hingga sore, Selasa (2/9). Kondisi cuaca buruk yang berlangsung beberapa hari terakhir membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batam meningkatkan langkah mitigasi dan koordinasi lintas OPD.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Batam, M Farhan, menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan BMKG Hang Nadim Batam untuk memantau perkembangan prakiraan cuaca. Informasi peringatan dini terkait potensi hujan lebat maupun angin kencang disebarluaskan secara cepat kepada masyarakat.

“Kami aktif memantau update dari BMKG. Informasi peringatan dini segera diteruskan agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” katanya.

Tak cuma itu, BPBD Batam juga memastikan adanya sinergi antar-OPD dalam penanganan potensi dampak cuaca buruk. Koordinasi dilakukan melalui grup Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) dan layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112.

“BPBD berperan sebagai koordinator di lapangan. OPD terkait punya tugas masing-masing yang saling melengkapi,” ujar Farhan.

Dia merinci, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) bertugas mengatasi genangan serta persoalan drainase. Sementara itu, Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan (Perkimtan) fokus membersihkan puing maupun pohon tumbang yang berpotensi mengganggu akses jalan.

Adapun Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan turut membantu penanganan pohon tumbang serta evakuasi korban bila diperlukan. Sedangkan Dinas Sosial (Dinsos) menyiapkan logistik dan bantuan awal bagi warga terdampak.

Peran kecamatan dan kelurahan pun tak kalah penting. Mereka menjadi garda terdepan dalam pelaporan, pendataan, sekaligus penanganan awal di wilayah masing-masing.

“Dengan pola kerja kolaboratif ini, kami berharap masyarakat dapat lebih tenang menghadapi cuaca ekstrem. Kami tetap mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik-titik rawan banjir, longsor, maupun pohon tumbang,” kata dia.

Cuaca yang tak menetu ini akan terus berlanjut, seperti yang disampaikan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam. Mereka memprakirakan cuaca di wilayah Batam pada Rabu (3/9) hingga Kamis (4/9) akan disertai hujan petir.

Kecepatan angin diprediksi bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 5-10 knot. Sementara itu, tinggi gelombang laut tergolong rendah, berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Cuaca Buruk Berlanjut, BPBD Batam Fokus Antisipasi Bencana pertama kali tampil pada Metropolis.

Rumah Sularno dan Sapiah di Pulau Buru Ditimpa Pohon Tumbang, Satu Korban Patah Kaki

0
Rumah Sapiah, warga Kayu Ara Hitam, Kelurahan Lubuk Puding Kecamatan Buru, Pulau Buru ditimpa pohon kelapa akibat angin kencang.
f.Dokumentasi Camat Buru

batampos– Dua rumah warga di Kecamatan Buru, Pulau Buru Kabupaten Karimun tertimpa pohon akibat angin kencang pada Senin (1/9) pukul 07.30 WIB. Dua rumah warga yang tertimpa pohon berada di Kelurahan Buru milik Sularno dan di Kelurahan Lubuk Puding atas nama Sapiah.

Camat Buru Muhammad Rahendra yang dikonfirmasi Batam Pos, Selasa (2/9) membenarkan ada dua rumah warganya yang berada di dua kelurahan yang berbeda. ”Di Lingkungan Garuda Buru RT 002 RW 010, Kandis, Kelurahan Buru rumah milik Sularno tertimpa pohon tumbang jenis pohon durian. Pohon durian yang tidak jauh dari dapur rumah tumbang,” ujarnya.

Dari kejadian ini, tambahnya, tidak ada korban jiwa. Melainkan, hanya bangunan rumah mengalami rusak berat dan kerugian materil. Kemudian, pada waktu yang hampir bersamaan di rumah Sapiah, warga wilayah Kayu Ara Hitam RT 001/ RW 007 Kelurahan Lubuk Puding ditimpa pohon kelapa tumbang.

BACA JUGA: Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Tumbang Timpa Garasi Warga di Tanjungpinang

”Untuk rumah warga kami atas nama Sapiah selain bangunan dan perabot rusah parat, pemilik juga mengalami patah kaki sebelah kiri. Kaki korban patah akibat tertimpa bahan bangunan yang jatuh setelah rumah ditimpa pohon kelapa. Warga yang mengetahui hal ini bersama pihak kelurahan langsung memberikan bantuan. Saat ini korban sudah dirawat di RSUD Muhammad Sani dan dalam keadaan stabil,” papar Rahendra.

Dikatakannya, warga sekitar bersama perangkat kelurahan langsung melakukan gotong royong
membersihkan reruntuhan pohon serta memberikan bantuan darurat kepada korban dan
keluarganya. Selain itu, tadi siang (Selasa , red) pihaknya bersama Dinas Sosial Kabupaten
Karimun sudah menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak musibah pohon tumbang. (*)

Reporter: Sandi P

 

Artikel Rumah Sularno dan Sapiah di Pulau Buru Ditimpa Pohon Tumbang, Satu Korban Patah Kaki pertama kali tampil pada Kepri.

Warga dan Aparat Jaga Ketat di Dekat Rumah Ahmad Sahroni Usai Penjarahan

0
Warga dan aparat keamanan berjaga di sekitar rumah politisi Partai NasDem Ahmad Sahroni pada Selasa (2/9). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

batampos – Rumah pribadi politisi Partai NasDem Ahmad Sahroni kini dijaga ketat oleh warga dan aparat. Tidak sembarang orang boleh masuk ke lokasi yang berada di wilayah Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut) tersebut.

Berdasar pantauan, warga tidak hanya berjaga. Mereka memasang spanduk bernada peringatan.

”Dilarang masuk, kecuali warga RT 06-RT 08. Kami tidak ingin kenyamanan terganggu,” bunyi spanduk yang dipasang oleh warga saat dilihat pada Selasa (2/9).

Bukan hanya satu, spanduk tersebut setidaknya ada dua. Warga memasang spanduk tersebut persis di ujung gang yang mengarah masuk ke area rumah Sahroni. Tidak jauh dari spanduk tersebut, warga berjaga bersama aparat.

Ketika didekati untuk bertanya dan wawancara, mereka hanya menyampaikan pemberitahuan. Bahwa tidak ada yang boleh masuk ke gang menuju rumah Sahroni.

”Sekarang nggak bisa ya. Kami mohon pengertiannya,” ungkap salah seorang warga yang berjaga.

Berdasar informasi yang beredar, penjagaan tersebut sudah dilakukan sejak kemarin (2/9). Dari kejauhan, rumah Sahroni tampak ditunggui oleh beberapa polisi.

Mobil patroli milik kepolisian tampak melintas keluar dari gang rumah tersebut. Warga sekitar yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa penjagaan sudah dilakukan sejak kemarin.

Warga itu juga menyampaikan bahwa masjid di sekitar rumah Sahroni menjadi lokasi pengembalian beberapa barang yang sempat dijarah pada Sabtu (30/8). Misalnya jam tangan mewah Richard Mille seharga belasan miliar.

Barang mewah itu sudah dikembalikan. Saat dikonfirmasi, Lurah Kebon Bawang Suratno Widodo menyampaikan bahwa pihaknya tidak menerima pengembalian hasil jarahan.

”Kelurahan tidak ada kegiatan penerimaan atau pengembalian barang jarahan,” ungkap dia.

Suratno menyatakan bahwa pihaknya hanya melakukan monitoring kegiatan rutin seperti kebersihan. Urusan penjagaan lingkungan, dia menyebutkan, hal itu dilakukan secara mandiri oleh warga setempat.

”Untuk penjagaan dilakukan secara mandiri oleh warga. Sampai dengan hari ini belum ada komunikasi atau koordinasi (dari Sahroni),” ujarnya. (*)

Artikel Warga dan Aparat Jaga Ketat di Dekat Rumah Ahmad Sahroni Usai Penjarahan pertama kali tampil pada News.

Bisa Atasi Masalah Pencernaan, Intip 7 Makanan dengan Kadar Serat Tinggi

0
Ilustrasi: makanan kaya serat baik untuk saluran cerna. (dok. JawaPos)

batampos – Penting untuk memahami tidak hanya manfaat serat, tetapi juga jenis makanan dengan kandungan serat yang tinggi. Umumnya, serat banyak ditemukan pada buah dan sayur, tetapi tidak semua jenisnya memiliki kadar serat yang sama.

Perlu diketahui, ada dua jenis serat berdasarkan kelarutannya, yaitu serat larut dan tidak larut. Serat larut bisa berubah menjadi gel di usus. Makanan yang mengandung serat larut contohnya oat, apel, stroberi, dan kacang-kacangan. Sementara itu, serat tidak larut berfungsi menambah jumlah dan kepadatan feses.

Melansir dari laman RSUP Soeradji dan IHC Telemed, berikut tujuh makanan dengan kandungan serat tinggi:

1. Apel

Selain kaya antioksidan, apel juga memiliki banyak serat. Satu buah apel berukuran sedang mengandung sekitar 4,4 gram serat. Kulitnya juga menyimpan banyak serat, jadi disarankan untuk tidak mengupasnya saat dikonsumsi.

2. Gandum

Gandum memiliki serat yang tinggi. Contoh makanannya adalah beras merah, roti gandum utuh, dan sereal gandum. Makanan ini cocok bagi Anda yang sedang ingin menurunkan berat badan.

3. Alpukat

Alpukat terkenal kaya akan lemak sehat, tetapi buah ini juga mengandung serat tinggi. Setiap 100 gram alpukat memiliki sekitar 6,7 gram serat.

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti almond, kacang merah, dan kacang hitam merupakan makanan yang kaya serat. Mengonsumsi kacang-kacangan dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama karena kandungan seratnya yang tinggi.

5. Buah Beri

Stroberi dan raspberry adalah jenis buah beri yang kaya akan serat. Setiap 100 gram raspberry mengandung 6,5 gram serat.

6. Wortel

Wortel tidak hanya kaya vitamin A, tetapi juga memiliki kadar serat yang tinggi. Setiap 100 gram wortel menyimpan 3,4 gram serat. Jadi, wortel bisa menjadi pilihan tepat untuk kesehatan mata dan pencernaan yang lancar.

7. Bayam

Bayam mudah ditemukan di pasar dan sering dikonsumsi sehari-hari. Dengan harga terjangkau, bayam menyediakan 2,2 gram serat per 100 gram, menjadikannya pilihan makanan kaya serat yang praktis. (*)

Artikel Bisa Atasi Masalah Pencernaan, Intip 7 Makanan dengan Kadar Serat Tinggi pertama kali tampil pada Lifestyle.

BMKG: Kepri Masuki Musim Hujan, Waspadai Gelombang Tinggi

0
Cuaca mendung menyelimuti kawasan Batam Center dan sekitarnya, Selasa (2/9). Beberapa hari terakhir Kota Batam diguyur hujan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai diguyur hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena ini menandai masuknya Kepri ke musim penghujan.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, mengatakan intensitas hujan saat ini mulai merata di hampir seluruh wilayah Kepri.

“Untuk hujan, hampir merata di wilayah Kepri dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya, Selasa (2/9).

Ramlan menambahkan, hujan deras yang disertai angin kencang juga berdampak terhadap kondisi gelombang laut. Karena itu, ia mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, agar selalu mewaspadai perubahan cuaca.

“Gelombang bisa cukup tinggi, terutama di perairan lepas seperti Anambas, Natuna, dan Tarempa, termasuk beberapa wilayah lainnya di Kepri,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun di laut untuk berhati-hati, mengingat cuaca tidak menentu bisa mengganggu perjalanan dan keselamatan.

Selain faktor keselamatan, perubahan cuaca ekstrem juga dinilai berpengaruh pada kesehatan. Ramlan menyarankan masyarakat menjaga stamina tubuh, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengantisipasi risiko dehidrasi.

“Perubahan cuaca yang drastis dapat memengaruhi daya tahan tubuh. Jadi, penting untuk menjaga kesehatan di masa peralihan ini,” ungkapnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca maritim BMKG untuk periode Rabu (3/9) hingga Sabtu (6/9), tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan Kepri diperkirakan mencapai 0,4 hingga 1,7 meter.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain perairan Batam, Bintan, Lingga, hingga Natuna. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh nelayan, operator kapal penyeberangan, maupun masyarakat yang menggunakan transportasi laut.

BMKG menyediakan layanan informasi cuaca maritim yang dapat diakses secara real-time melalui laman resmi maritim.bmkg.go.id. (*)

Reporter: Yashinta
.

Artikel BMKG: Kepri Masuki Musim Hujan, Waspadai Gelombang Tinggi pertama kali tampil pada Metropolis.