Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 12230

Polisi Cari Pembuang Bayi Berusia 2 Hari

0

Warga Kavling Seroja Blok B No 296 Kel. Sei Pelenggut Kecamatan Sagulung, bersama bayi yang ditemukan di salah satu rumah di kompleks perumahan ini. (Boni Bani/JawaPos.com)

batampos.co.id – Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto mengatakan, “kami berupaya mencari siapa yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi ini.”

Demikian seperti dilansir jawapos.com.

Adapun kronologis penemuan bayi seberat 3,1 Kg ini sendiri jelas Hendrianto, berawal ketika pemilik rumah Ika Yulianny mendengar suara tangisan Bayi dari depan rumahnya. Hal itu membuat Ika keluar menuju teras rumahnya dan melihat sosok bayi yang tergeletak bersama perlengkapan bayi di depan pintu rumahnya.

Melihat ada bayi di teras rumahnya, Ika pun langsung memberitahukan kepada RT dan RW tempat tinggalnya yang selanjutnya menghubungi petugas kepolisian yang piket patroli di kawasan ini.

“Petugas piket patroli dan Unit PPA mendatangi TKP kemudian memeriksa barang-barang yang ditemukan bersama Bayi tersebut. Kita bawa bayi ke rumah sakit,” katanya.

Untuk sementara, pengasuhan bayi malang yang berukuran panjang 30 Cm ini akan diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Batam. Siapa yang nantinya akan menjadi orangtua asuh dari bayi ini akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mencari informasi tambahan terkait temuan ini. “Sedang kami upayakan untuk mencari siapa pelakunya,” tutupnya. (bbi/JPC)

Lomba Mobile Legend Berhadiah Rp 115 Juta

0
Peluncuran Mobile Legend Digi Cup Sumatera 2018 di GraPari telkomsel, Batam.
foto: agus bagjana untuk batampos

batampos.co.id – “Oei dimana kalian?! bantu… bantu…”

“Aduh aku out. Hape ku hang.”

“Tahan ya… tahan.. aku cas hape dulu. batre drop,” seru yang lain.

Demikianlah keseruan di ruang wartawan DPRD Batam. Lima orang wartawan asyik memainkan game Mobile Legend sembari menanti tugas berikutnya.

Game ini memang bener-bener legend. Keseruan pun dirasakan orang dewasa.

Game semakin menarik kala dimainkan oleh tim berjumlah 5 orang. Sebab game ini memang game tentang taktik dan strategi. Bukan semata memanfaatkan senjata untuk memukul jatuh lawan.

Bisa saja memainkan game ini sendirian tapi akan cepat terbunuh oleh lawan.

Lawan yang dihadapi bukan mesin tetapi pemain lain entah dari mana berada. Bisa jadi saat kita main sendiri lawan kita main secara tim, 5 orang.

Menangkap keseruan ini Telkomsel mengadakan kompetisi Mobile Legend bergengsi yang diselenggarakan Telkomsel khusus di wilayah Sumatera. Apresiasi dari keseruan ini ialah hadiah yang memikat, total Rp115 juta.

General Manager Digital Product Area Expansion Telkomsel Robby A. Cahyady mengatakan, “melalui Mobile Legend Digi Cup Sumatera 2018, kami ingin membangun digital entertainment lifestyle di Sumatera.”

Sumatera Digi Cup Sumatera mempertandingkan permainan Mobile Legend yang diikuti oleh lebih dari 32 tim yang berasal dari berbagai kota di Wilayah Sumatera.

Periode ajang ini dimulai sejak Maret hingga Mei 2018. Pemenang dari masing-masing kota akan diadu pada level Area Sumatera.

Pendaftaran untuk mengikuti kompetisi ini dapat diakses secara online melalui website http://sumateradigicup.id/mobilelegend.

Setelah melakukan pendaftaran, para peserta akan diberikan informasi seputar peraturan dan mekanisme pertandingan. Jadwal pertandingan akan dikirimkan kepada masing-masing peserta setelah semua proses pendaftaran selesai dilaksanakan.

Peserta juga akan mendapatkan paket internet GamesMAX dan diamond untuk kompetisi ini.

Bagi pecinta game besutan Tiongkok ini, jaringan internet menjadi syarat mutlak saat main. Mereka tak mengandalkan WiFi saat main.

“Jaringan WiFi biasanya tidak stabil,” aku Anda, salah seorang penggemar.

Pilihannya ialah pada kuota di ponsel masing-masing. “Paket 16 giga dari Telkomsel cukuplah untuk main sebulan,” imbuh Anda. (ptt)

Jaga Kebersihan Laut Kepri

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun bercengrama dengan masyarakat Pulau Dendun, Kabupaten Bintan, beberapa waktu lalu. F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengharapkan anak-anak Pulau Dendun, Kabupaten Bintan disibukkan dengan aktivitas belajar agama dan olah raga. Kegiatan positif harus terus digalakkan sejak dini untuk membentuk generasi tangguh, cerdas, dan berkarakter.

Insya Allah saya akan mencarikan ustaz untuk mengajar anak anak pulau salat dan mengaji. Agar kelak mereka bisa menjadi Alquran berjalan,” kata Nurdin dalam kunjungannya ke Pulau Dendun, akhir pekan lalu.

Nurdin menuju Desa Dendun usai melakukan serangkaian aktivitas di Karimun dan Batam. Bersama rombongan, Nurdin berada di Dendun setelah Asar dan kembali ke Tanjungpinang usai menunaikan salat Isya.

Pada kunjungan itu, saat tiba di pelabuhan Dendun, Nurdin disambut anak-anak pulau tersebut. Antusisme itu dibalas Nurdin dengan bersenda gurau bersama anak-anak. Di antara senda gurau itu, Nurdin beberapa kali mengajukan pertanyaan, seperti tentang doa-doa dan surat-surat pendek.

Saat berkumpul dengan masyarakat, Nurdin berpesan agar menjaga laut di sekitar Pulau Dendun tetap bersih. Karena kebersihan di laut akan membawa banyak faedah.
“Jagalah laut kita, karena laut yang bersih akan banyak ikannya,” tegas Nurdin.

Pada kesempatan itu, masyarakat mengajukan banyak permintaan kepada Nurdin yang dalam kunjungan tersebut ditemani Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah. Persoalan air bersih menjadi yang utama mereka ajukan. Mereka berharap pasokan air tersebut lancar sehingga mendukung aktivitas sehari-hari.

Selain air bersih, masyarakat juga minta bantuan lapangan sepak bola. Di antara yang mereka harap adalah lapangan semakin baik dengan perataan, penanaman rumput yang bagus serta pelebaran lapangan. Perlengkatan permainan seperti jaring gawang dan bola juga mereka harap ada bantauannya.

Masyarakat juga minta perbaikan untuk TPA/TPQ. Mereka memang berharap ada perbaikan bangunan dan guru untuk mengaji. Diskusi renyah itu dilengkapi Nurdin dengan memborong nasi lemak dan lontong sayur yang dijual masyarakat. Usai membayar semua jualan, Nurdin langsung melayani masyarakat nasi lemak dan lontong borongan tersebut. “Mari-mari, siape yang nak beli nasi bang Nurdin?” ujar Nurdin kepada masyarakat yang lewat. (bni)

Pelatihan Komunikasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di RSUD M Sani

0
Para pegawai RSUD M Sani ketika mengikuti pelatihan komunikasi. F. Dokumentasi RSUD M Sani untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, RSUD M Sani selama tiga hari mulai Senin (26/3) lalu melakukan pelatihan komunikasi dan kepribadian bagi para pegawai. Pelatihan yang diikuti 215 peserta ini meliputi, dokter umum, perawat, bidan, administrasi, keamanan, sopir, tenaga kebersihan, tenaga apotik, tenaga labor dan tenaga teknis lainnya.

“Melalui pelatihan ini, mari kita sama-sama memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien yang lebih baik. Dimana, selama ini sudah bagus dan harus lebih ditingkatkan mutu dan kwalitasnya,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Dengan diadakannya, pelatihan oleh pihak manajemen RSUD M Sani kepada para pegawai. Agar dapat meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan pekerjaanya, serta menambah wawasan yang harus menyesuaikan perkembangan zaman. Sehingga, kemampuan dalam pelayanan kesehatan kepada para pasien maupun keluarga pasien lebih maksimal.

“Anda-anda sebagai aset RSUD M Sani. Jadi, rasa tanggungjawab sangatlah penting terhadap suatu pekerjaan. Apalagi, di RSUD M Sani harus bisa menjaga perasaan pasien maupun keluarga pasien dalam proses penyembuhan,” tuturnya.

Sementara itu Direktur RSUD M Sani Zulhadi pelatihan ini, bertujuan untuk menghadirkan para pegawai yang siap melayani dengan ramah dan senyum. Yang selama ini, sudah berjalan dengan memberikan sentuhan pelayanan yang cepat, tepat, ramah dan senyum. Dalam pelatihan komunikasi dititik beratkan, kepada bagaimana memberikan pelayanan kesembuhan hepada pasien yang tidak semata-mata karena bagusnya obat, sarana maupun alat kesehatan.

“Kalau peralatan medis dan sebagainya kita tidak kalah dengan Rumah Sakit lainnya. Namun, sentuhan kepada pasien berupa senyuman yang ramah, sapaan yang lembut yang bersahabat itu paling penting,” ungkapnya.

Dimana, dalam pelatihan ini pihaknya menghadirkan narasumber dari pakar komunikasi Jakarta. Yang outputnya, bisa dirasakan langsung oleh pasien maupun keluarga pasien saat berobat di RSUD M Sani nanti.

“Jadi karyawan adalah aset bagi RSUD M Sani yang harus dijaga dan dikembangkan. Salah satunya, lewat pelatihan ini yang bisa meningkatkan produktivitas dan kwalitas kerja masing-masing karyawan secara umum sesuai bidangnya,” ucapnya. (tri)

Bayi 4 Bulan Tewas, Diduga Dianiaya Orangtua

0

batampos.co.id – Bayi perempuan berinisial Ys yang masih berusia 4 bulan tewas.

Ia diduga dianiaya oleh orangtuanya sendiri.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih menyelidiki dugaan penganiayaan hingga menyebabkan Ys tewas.

Dari informasi yang dihimpun Batam Pos, bayi itu awalnya dibawa oleh orangtuanya ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Minggu (25/3) lalu. Setelah menjalani perawatan selama dua hari, bayi itu meninggal dunia, Selasa (27/3) sore.

Usai meninggal dunia, selanjutnya bayi Ys dibawa ke masjid di kawasan Komplek Jodoh Square untuk dimandikan dan selanjutnya dimakamkan. Namun, saat dimandikan itu, warga melihat ada bekas luka yang diduga akibat penganiayaan.

Berdasarkan temuan itu, selanjutnya warga menghubungi Polsek Batuampar untuk mengusut dugaan penganiayaan ini. Dari laporan itu, polisi pun memanggil beberapa orang saksi termasuk orang tua korban.

Kapolsek Batuampar AKP Ricky Firmansyah belum bisa memastikan bahwa bayi berinisial Ys itu meninggal akibat penganiayaan. Untuk itu, pihaknya akan meminta hasil visum dari pihak Rumah Sakit Harapan Bunda.

“Sampai sekarang belum bisa kami pastikan. Dari hasil visum itu nantinya baru akan kami ketahui meninggalnya karena apa,” ujarnya singkat. (gie)

Investigasi Pencemaran Limbah Laut masih Nihil

0
limbah pantai

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup Batam hingga kini belum mengetahui informasi soal asal dan penyebab adanya limbah minyak (oil spill) yang mencemari sejumlah titik pantai di Nongsa. Tak hanya kasus yang terjadi pada 16 dan 22 Maret 2018, kasus pencemaran yang terjadi pada 2017 lalu juga belum terungkap.

“Yang (pencemaran) 2017 saja sampai sekarang belum diketahui, apalagi yang kemarin sore (terbaru),” ucap Kepala DLH Batam Herman Rozie, kemarin.

Untuk kasus terbaru ini, DLH Batam masih menunggu penyelidikan yang sedang dilakukan. Untuk diketahui, DLH Batam mengaku telah mengambil sampel limbah tersebut dan juga menyampaikan informasi pencemaran hingga ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia.

“Belum (dapat informasi), kami masih menunggu. Sekarang, angkatan laut kita juga sudah jalan (pencarian penyebab pencemaran,” kata dia.

Sementara kasus pencemaran serupa yang terjadi pada 2017 lalu hingga kini pengungkapannya Herman akui masih nihil. Padahal pada saat ia menjadi Pelaksana Tugas mengganti Kepala DLH lama, Dendi Purnomo yang tersandung kasus hukum, ia telah tiga kali rapat di Kemenko Kemaritiman RI. Untuk diketahui, Herman ditetapkan jadi Kepala DLH definitif pada Senin (26/3).

“Rapat tiga kali di kementrian, belum ada juga (hasilnya),” terangnya.

Menurutnya kasus ini, ia menilai karena fenomena alam karean limbah yang mencemari laut dan pantai Batam terseret arus, untuk itu sulit untuk menentukan siapa yang bersalah.

“Sekarang siapa yang kita mau tuduh. Misal di sungai orang tebar putas di hulu, tapi yang mati ikannya di hilir. Sama kayak ini, bisa jadi limbah di buang di Malaysia atau Singapura, tapikan belum jelas,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, soal penanganan pencemaran limbah di Batam pada 3-6 April 2018 mendatang di Batam akan ada audit lingkungan dan investigasi oleh limbah laut. Kegiatan ini dilakukan bersama Kemenko Kemaritiman RI. “Tim audit ada dari Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Perhubungan, Lemigas dan DLH Batam, DLH Karimun dan DLH Kepri,” papar Herman.

Ia merinci ada delapan perusahan yang akan diaudit, enam di antaranya perusahaan Batam dan dua lainnya merupakan perusahaan dari Kabupaten Karimun.

“Berdasarkan surat yang kami terima, di adakan di Batam, karean Batam banyak perusahaan yang akan diaudit,” pungkasnya. (adi)

Niat Hati hendak Pipis, Rupanya Terpeleset dan Jatuh dari Jembatan 1 Barelang

0
ilustrasi

batampos.co.id – Hendak pipis, eh malah jatuh ke bawah jembatan. Itulah yang dialami M Nur, 18.

Ia bersama dengan 3 orang kawannya kongkow di Jembatan 1, Barelang alias Jembatan Fisabillah. Jembatan ini ialah jembatan paling megah yang ada di Kota Batam. Ia aialah jembatan gantung (cable wire). Di luar pagar jembatan terdapat sekira semeter bahu jembatan yan kerap digunakan untuk bersantai sebagaian warga.

Mereka berempat duduk-duduk cerita tentang pekerjaan sambil makan kacang yang dibeli warung.

Suatu saat Nur berdiri hendak pipis. Ia bergerak menjauh dari kawan-kawannya.

Tak lama, terdengar bunyi terpeleset disusul suara sesuatu terjatuh.

Tiga kawan Nur segara berlari mencari tahu. Rupanya yang jatuh ialah Nur, rekan mereka.

Korban tergeletak di tanah dengan posisi terlentang dan tak bernyawa, lagi.

Korban sempat dibawa ke mussholah yang berada di bawah jembatan sebelum lapor ke polisi dan dibawa ke dibawa RS Bhayangkara.

Kapolsek Sagulung AKP Hendriyanto saat di TKP

Saat ini Polsek Sagulung sedang melakukan penyelidikan mendalam.  (ali)

 

Bayi Umur 2 Hari Ditemukan Tergeletak di Teras Rumah Warga Seipelunggut

0
foto: yuyun / batampos

batampos.co.id – Seorang bayi perempuan mungil ditemukan di salah satu rumah warga Kaveling Seroja, Seipeluggut, Sagulung, Rabu (28/3) sekitar pukul 5.30 wib.

Bayi yang baru berusia dua hari itu ditemukan Ika Yuliani, warga blok B1, Kaveling Seroja dalam kondisi tengah menangis.

“Habis salat subuh, ada dengar suara bayi menangis. Pas dia keluar memang ada bayi yang tergeletak di teras rumahnya,” ujar Ketua RW 16, Junaidi.

Dia mengatakan saat ditemukan, bayi tergeletak di lantai dan hanya beralaskan jaket coklat. Di sekitar bayi juga ditemukan dot berisikan susu, satu kotak susu SGM. Ia menduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya.

“Bayinya sehat. Pas diperiksa dibidan beratnya 3,1 kilogram dan panjang 49 cm,” katanya.

Saat ini bayi sudah dibawa dan dirawat di ruangan Ponek IGD RSUD Embung Fatimah. (une)

Izinkan Pelajar Main, Warnet Ini Ditutup

0

batampos.co.id – Sebuah warnet di Jalan Raja Oesman, Tanjungbalai Karimun ditutup dan izinnya dicabut. Hal ini disebabkan karena warnet ini kedapatan membiarkan pelajar yang masih menggunakan seragam sekolah main di warnet.

Sanksi tegas ini dilakukan, karena sebelumnya Pemerintah Kabupaten Karimun sudah pernah membuat surat edaran kepada pengelola warnet. Yang intinya agar tidak memberikan izin kepada anak sekolah yang menggunakan seragam untuk bermain internet di warnet. Termasuk juga pada jam belajar.

“Tapi, kenyataannya masih ada ditemukan satu warnet di Jalan Raja Oesman, Tanjungbalai Karimun yang membiarkan anak sekolah bermain warnet,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Selasa (27/3).

Untuk itu, kata Bupati, dia sudah memerintahkan kepada Satpol PP untuk melakukan penyegelan terhadap warnet tersebut. Kemudian, mencabut izinnya. Selain itu, Satpol PP juga diminta untuk terus melakukan pantauan terhadap warnet-warnet yang lain agar tidak melakukan pelanggaran yang sama. Sanksi tegas ini dilakukan untuk contoh agar warnet lain mentaati aturan diberlakukan oleh pemerintah setempat.

Penutupan dan pencabutan izin operasi warnet tersebut disebabkan pekan lalu Satpol PP melakukan razia di semua warnet yang ada di tanjmungbalai Karimun. Hasilnya, satu warnet tanpa nama di Jalan Raja Oesman membiarkan beberapa orang anak sekolah bermain internet di dalamnya. Sehingga, pelajar tersebut dibawa oleh anggota Satpol PP dengan memanggil para orang tuanya.

Dia juga sudah meminta kepada jajaran Satpol PP untuk selalu melakukan pantauan. Tidak hanya siang hari. Tapi, juga pada malam hari dilakukan pantauan. Jangan sampai masih ada warnet yang beroperasi lewat tengah malam. Selain itu, yang jangan biarkan anak-anak usia sekolah bermain internet di warnet lewat pada waktunya. Peran orang tua sangat dibutuhkan untuk ikut mengawasi anaknya agar tidak keluar pada malam hari tanpa ada tujuan dan keperluan yang jelas. (san)

Enam Jabatan Dilelang April

0

batampos.co.id – Ketua Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Bapperjakat) Provinsi Kepri, TS. Arif Fadillah mengatakan berdasarkan petunjuk Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) ada enam jabatan esselon II yang akan dilelang atau open bidding pada bulan April nanti.

“Dari tujuh posisi yang kita ajukan, disetujui enam jabatan untuk dilelang,” ujar TS. Arif Fadillah menjawab pertanyaan media, Senin (26/3) di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.

Dijelaskannya, keenam jabatan yang akan dilelang adalah, Staf Ahli Pemerintahan, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Dinas Pendidikan (Disdik), Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Sementara Dinas Kebudayaan (Disbud) belum disetujui, karena proses pensiun Kepala Dinasnya akhir tahun nanti.

Lebih lanjut jelasnya, untuk jabatan yang sudah lowong adalah, Staf Ahli Pemerintahan yang sudah pensiun. Kemudian ada jabatan Kepala BP2RD yang ditinggalkan Isdianto, karena terpilih sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Kepri. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berikutnya adalah Dinas Komuikasi dan Informasi (Kominfo) Kepri, yang dilepaskan Guntur Sakti. Karena promosi ke Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Satu jabatan lainnya adalah, Kesbangpol Kepri yang ditingal pensiun oleh Syafri Salisman,” paparnya.

Sedangkan jabatan-jabatan yang masuk masa pensiun adalah Dinas Koperasi UKM yang dijabat oleh Ridwan Hamta. Satu jabatan lainnya adalah Disdik Kepri yang saat ini dipimpin oleh Arifin Nasir.

“Selain lelang jabatan, kita juga mengajukan wacana jobvit, tetapi hanya lelang jabatan yang diterima,” papar Arif.

Pria yang duduk sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri tersebut juga mengatakan, untuk pelaksanaan lelang jabatan itu nanti, Panitia Seleksi (Pansel) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional yang berkedudukan di Pekanbaru. Selain itu juga akan berkolaborasi dengan sejumlah profesor.

“Kita juga akan melaporkan perkembangan ini kepada Pak Gubernur selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Semoga awal April proses sudah berjalan,” tutup Arif.(jpg)