Jumat, 22 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12256

Stok Cukup, Harga Kebutuhan Pokok Stabil

0

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mengklaim stok dan harga kebutuhan pokok stabil. Meski demikian, Pemkab akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan sejumlah kebutuhan bahan pokok pangan menjelang Lebaran.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan yang memantau di sejumlah lokasi pasar tradisional, sejauh ini harga yang beredar masih cenderung stabil. ”Saya turun langsung meninjau pasar-pasar tradisional yang ada di Bintan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Khairul, Jumat (8/6).

Hasil pantuannya itu, tidak ada permasalahan stok maupun kenaikan harga yang signifikan. ”Berdasarkan keterangan dari pedagang tidak ada masalah dan mereka mendapatkan barang dengan lancar,” ungkapnya.

Meski demikian, Pemkab Bintan akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan. Karena diperkirakan beberapa hari ke depan menjelang Lebaran, kondisi pasar akan mengalami peningkatan permintaan.

”Permintaan akan meningkat sehingga perlu dilakukan antisipasi sedini mungkin. Untuk itu kita terus melakukan pengawasan supaya jangan karena kebutuhan meningkat jelang Lebaran, lalu dinaikkan secara sepihak oleh pedagang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi usai memimpin Rapat Kordinasi FKPD mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada kenaikan harga pangan yang naik secara signifikan, Kamis (7/6). ”Kami belum lihat penyimpangan yang menyebabkan harga pangan naik secara tajam, rata-rata naik masih dalam mekanisme yang normal, sekitar Rp 1.000 hingga Rp 2.000,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan, komoditas bawang merah Jawa berada di kisaran harga Rp 34.000 per kilogram (kg) naik Rp 2.000 dari sebelumnya. Lalu harga sayur di kisaran harga Rp 12.000 per kg turun Rp 2.000 dari sebulan sebelumnya. Harga cabai rawit di kisaran harga Rp 35.000 per kg naik Rp 1.000 dari sebelumnya. Harga telur ayam di kisaran harga Rp 1.330 per butir naik Rp 30 dari sebulan sebelumnya.

Kemudian komoditas strategis lainnya seperti daging ayam masih stabil di harga Rp 38.000 per kg, daging sapi segar masih stabil diharga Rp 145.000 per kg, daging sapi beku masih stabil seperti sebulan sebelumnya di harga Rp 95.000 per kg. (met)

Distributor Daging Tak Naikkan Harga, Kenaikan Harga di Pasar Ulah …

0
ilustrasi

batampos.co.id – Harga daging sapi dan ayam potong di beberapa pasar yang tersebar se-Batam melonjak naik mendekati lebaran Idul Fitri tahun ini.

Seperti misalnya di Pasar Fanindo Batuaji, harga daging sapi beku yang seharusnya tertinggi itu Rp 80 ribu perkilogramnya atau sesuai HET, ternyata banyak pedagang pasar yang menjualnya hingga Rp 90 ribu.

Begitu juga daging ayam potong yang sebelumnya per kilogramnya Rp 33-Rp 35 ribu, saat ini sudah mencapai Rp 38 ribu.

Menanggapi hal tersebut, William, pemilik distributor daging sapi utama di Batam, yakni PT Batam Frozen Food (BFF) menegaskan, pihaknya sudah sering kali ikut turun langsung menggelar pasar murah yang digelar pemerintah maupun pihak swasta.

“Siapapun yang ingin mengajak kami untuk menggelar pasar murah daging sapi, kami tak pernah menolak dan selalu siap. Soal masih tingginya harga daging sapi di beberapa pasar saat ini, hal tersebut bukan karena dari distributor, tapi yang menentukan para pedagang di pasar sendiri,” ujar William.

Untuk mengantisipasi agar harga daging sapi bisa stabil, tak melambung tinggi pihaknya bahkan mempersilakan masyarakat untuk datang langsung ke gudangnya membeli daging sapi dengan harga sesuai HET.

“Kalau masyarakat kemahalan dalam mendapatkan daging sapi beku, kantor dan gudang kami yang berada di kawasan Tangki Seribu Jodoh siap melayani masyarakat yang hendak membeli langsung ke kami. Berapapun yang dibutuhkan masyarakat, silakan datang beli, pasti kami layani,” terang William.

Masih kata William, pihaknya menjamin stok daging sapi untuk di Batam aman hingga setelah lebaran nanti. Saat ini di gudang miliknya, ada sebanyak 100 ton lebih daging sapi beku yang setiap saat dipasarkan.

“Tetap kami jual dengan harga seperti sebulan yang lalu, dari mulai Rp 60 ribu hingga Rp 78 ribu rupiah per kilogram daging sapi. Kalaupun ada pedagang di pasar menjual dagingnya di atas HET, saya rasa itu masih wajar. Sebab dari kami sudah Rp 78 ribu. Kalau dari pedagang pasar Rp 85 ribu, itu masih wajar,” terangnya.

Tapi kalau pedagang sudah menjual daging sapi beku mencapai Rp 90 ribu sampai Rp 100 ribu per kilogramnya, lanjutnya, hal itu patut dipertanyakan.

“Kalau yang seperti itu, saya berani jamin, itu ulah penjualnya sendiri yang ingin ambil untung gede memanfaatkan momen jelang lebaran. Intinya dari distributor memasarkan daging ke pedagang itu di bawah HET,” terang William.

Hal yang sama juga dikatakan oleh pemilik distributor daging sapi maupun ayam potong lainnya PT Dewi Kartika Inti, Acin. Mereka memasarkan daging sapi beku kualitas bagus, masih di bawah HET.

Ia juga senada dengan pemilik PT BFF yang mempersilakan masyarakat untuk beli langsung ke gudangnya kalau dirasa harga di pasar melambung tinggi.

“Kami jual daging sapi impor beku itu mulai Rp 67 ribu hingga tertinggi Rp 78 ribu perkilogramnya. Soal ada pedagang di pasar yang menjual daging sapi beku hingga Rp 90 ribu sampai Rp 95 ribu, itu berarti pedagang yang nakal, ingin mengeruk untuk banyak,” ujarnya.

Sementara harga ayam potong sendiri, diakui Acin dari distrubutor utama di Jakarta sudah naik harganya hingga mencapai Rp 33 ribu per kilogram.

“Kami beli sekitar Rp 33 ribu ke distributor utama di Jawa. Dari kami lempar ke pedagang Rp 34 ribu sampai Rp 35 ribu. Oleh pedagang di pasar dijualnya lagi ke masyarakat Rp 37 ribu sampai Rp 40 ribu. Itu saya rasa masih wajar. Karena dari distributor utama, daging ayam sudah tinggi memang,” terang Acin.

Soal stok ayam potong, Acin mengakui dari distributor utama memang stoknya berkurang atau menipis. Tak seperti stok daging sapi yang melimpah.

“Kami di gudang ada 100 ton lebih daging sapi. Jumlah itu saya rasa cukup lah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batam hingga datangnya lebaran nanti. Kalau soal permintaan pasar, meningkat tapi tak signifikan. Nanti dua hari jelang lebaran Idul Fitri, biasanya peningkatannya pesat,” katanya mengakhiri. (gas)

Harga Daging Segar Masih Stabil

0

batampos.co.id – Salah satu kebutuhan makanan yang banyak dibeli menjelang Hari Raya Idul Fitri adalah daging sapi segar. Hanya saja, untuk Pulau Karimun yang tidak memiliki peternakan atau memproduksi sapi, menyebabkan harga daging sapi segar menjelang hari raya semakin tinggi.

Biasanya penjual daging sapi segar lebih dulu menerima pesanan konsumen untuk stok menjelang hari raya. Hal tersebut untuk mengetahui berapa kebutuhan daging sapi segar yang harus dipersiapkan. Sehingga, diketahui berapa banyak sapi yang dibutuhkan untuk dipotong.

”Kebetulan, selain sebagai penjual, kami juga memiliki sapi dan memotong sendiri,” ujar Ucok, penjual daging sapi segar di Pasar Puan Maimun, Jumat (8/6).

Untuk saat ini, katanya, harga daging sapi segar masih bertahan di harga Rp 150 ribu per kilogram (kg). Namun, ti­dak menutup kemungkinan semakin men­dekati hari raya harganya bisa naik menjadi Rp 170 ribu sampai Rp 180 ribu per kg. Tapi dia cende­ru­ng memperkirakan harga daging se­gar pada harga Rp 170 ribu per kg. Ka­rena kenaikan harga jual daging sa­pi juga dilihat dari banyaknya pe­r­min­­taan.

”Untuk saat ini penjualan masih biasa-biasa saja. Khususnya selama Ramadan penjualan tidak terlalu banyak. Rata-rata per hari paling banyak daging sapi segar terjual 20 kg. Makanya, untuk penjualan menjelang hari raya nanti biasanya ada pesanan terlebih dulu. Kalau pesanannya tidak banyak, maka untuk harga per kg paling tinggi nanti Rp 170 ribu,” tuturnya.

Tingginya harga jual daging sapi di Pulau Karimun dibanding di Pulau Jawa, menurut Ucok, dikarenakan di Pulau Jawa ada peternakan sapi dan sekaligus rumah potong hewan.

”Jadi, pedagangnya tinggal ambil dari rumah potong hewan saja daging sapi segarnya. Sedangkan kita di Karimun selain sebagai penjual, kita juga beli sapi dari Pekanbaru. Kemudian dibawa ke Karimun dan dipelihara sampai batas waktu tertentu sebelum dipotong. Tentu saja menimbulkan biaya untuk hal-hal tersebut,” ungkapnya.(san)

Baksos, Polsek Tebing Membersihkan Musala

0
Anggota Polsek Tebing membersihkan Musala Baiturrahim, Jumat (8/6). F. Dokumentasi Polsek Tebing untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Anggota Polsek Tebing melaksana­kan bakti sosial (baksos) membersihkan Musala Baiturrahim, Bangun Sari RT01/RW03, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, Jumat (8/6) pagi. Kegiatan tersebut adalah bagian dari HUT ke-72 Bhayangkara. Puluhan anggota Polsek Tebing bersama pengurus membersihkan musala, mulai dari halaman hingga ke bagian dalam musala.

”Baksos ini sekaligus mempersiapkan musala untuk menyambut hari kemenangan hari raya Idul Fitri yang tinggal sepekan lagi,” kata Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono, kemarin.

Baksos tersebut dipimpin langsung Wakapolsek Tebing Iptu A Latif dan beberapa anggota Polsek Tebing. Selain baksos, Polsek Tebing juga memberikan sumbangan Alquran kepada pengurus musala yang diterima langsung oleh pengurus musala Henri Purnomo didampingi Ketua RT 01 Edi Susanto dan beberapa warga Bangun Sari.

”Selain menyambut HUT Bhayangkara, kita juga tetap terus memberikan imbauan agar tetap menjaga kamtibmas selama bulan suci Ramadan, maupun hari raya Idul Fitri nanti,” kata Budi.

Dengan menjaga Kamtibmas di lingkungan masing-masing, katanya, berarti warga sangat membantu tugas kepolisian dalam menjaga keamanan selama bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1439 H. Warga pun dapat melaksanakan salat tarawih dengan khusuk maupun di saat Idul Fitri nanti. ”Peranan masyarakat sangat penting dan membantu dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Polsek Tebing,” tegasnya.

Pengurus Musala Baiturrahim, Hendri Purnomo mengucapkan terima kasih atas peranan Polsek Tebing yang membantu memberikan sumbangan Alquran dan sekaligus memberikan informasi tentang kamtibmas.

”Terima kasih atas kerja samanya. Lumayan, nanti bisa dimanfaatkan untuk tadarusan usai salat tawarih,” ujarnya.(tri)

Polsek Kuta Gelar Lomba Azan

0
Kapolsek Kundur Utara/Barat AKP Eddi Suryanto tengah foto bersama dengan peserta lomba azan di Masjid Nuruddin, Kelurahan Sawang. F. Imam Soekarno/batampos.co.id

batampos.co.id – Menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Bhayangkara dan bulan suci Ramadan 1439 H, jajaran Polsek Kundur Utara/Barat menggelar lomba azan. Perlombaan dipusatkan di Masjid Nuruddin, Kelurahan Sawang, Kundur Barat. Sebanyak 15 orang anak-anak dan remaja Masjid Nuruddin, Sawang mengikuti kegiatan lomba azan tersebut.

“Alhamdulillah, tahun ini kita dapat melaksanakan lomba azan yang diikuti belasan anak-anak, remaja masjid dan masyarakat. Kita wujudkan generasi muda yang religius, berakhlakul karimah, mandiri dan kreatif,” kata Kapolsek Kundur Utara/Barat Eddi Suryanto, Jumat (7/6).

Kegiatan lomba azan adalah upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan khususnya kepada anak-anak serta mengisi kegiatan keagamaan di bulan puasa. Sebagai upaya menangkal paham radikalisme, hoax dan isu SARA, serta mendukung penegakan hukum Polri. Sekaligus sebagai bentuk upaya dalam meningkatkan motivasi dan kreatitivitas kepada anak-anak. “Supaya Polri dapat lebih dekat dengan masyarakat sehingga pesan dan imbauan Kamtibmas yang disampaikan dapat diterima masyarakat,” imbuhnya.

Ketua Pengurus Nuruddin Azman menyambut positif dan mengapresiasi kegiatan lomba azan tersebut. Aspek penilaian lomba azan adalah makhraj atau tajwid, irama (suara) serta kerapian dan bacaan doa setelah azan. Tiga juri masing-masing Iptu Zulkifli, Riky Siregar dan Sudirman. Terpilih tiga orang pemenang, juara pertama Mohammad Nabil, juara kedua Helmy Hidayat, dan juara ketiga Fajri Fatahila Siregar.(ims)

Pemprov Tuntaskan Dana Tunda Salur

0

batampos.co.id – Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kepri Ayub mengatakan, Pemprov Kepri sudah menyelesaikan Dana Tunda Salur (DTS) Tahun 2017 ke Pemko Tanjungpinang. Proses pembayaran sudah dilakukan pada 5 Juni 2018 lalu.

”Khusus untuk DTS Triwulan IV Tahun 2017 sudah kita selesaikan pada 5 Juni 2018 lalu,” ujar Ayub menjawab pertanyaan Batam Pos, kemarin.

Mantan Pejabat Biro Pembangunan Pemprov Kepri tersebut menegaskan, jumlah yang dibayar adalah keseluruhan. Karena sesuai ketentuan, pembayaran dana tunda salur triwulan IV dilakukan pada tahun anggaran berikutnya.

”Proses pembayaran yang kita lakukan, juga berdasarkan kemampuan anggaran. Karena itu kewajiban, tentu akan diselesaikan,” tegasnya.

Ditambahkan Ayub, pihaknya bukan saja menuntaskan DTS Tahun 2017 lalu, tetapi juga sudah menyelesaikan DTS Triwulan I Tahun 2018 ini. Menurut Arif, anggaran tersebut sudah ditransfer ke rekening Pemko Batam yang ada di Bank Rakyat Indonesia (BRI).
”Kita berharap dengan adanya anggaran tersebut, bisa memenuhi kebutuhan anggaran Pemko Batam,” tutupnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, saat ini Pemprov Kepri memiliki utang dana tunda salur sebesar Rp 60 miliar. Jika dibayar setengahnya saja, Amsakar yakin masalah kekurangan dana untuk membayar THR untuk 5.623 PNS di lingkungan Pemko Batam bakal teratasi.

“Mudah-mudahan dapat segera dibayar, sehingga dalam waktu dekat (tunjangan) THR terbayarkan,” kata Amsakar, Rabu (6/6) lalu.

Amsakar menjelaskan, Rp 60 miliar dana tunda salur itu merupakan utang triwulan empat 2017 dan triwulan pertama 2018. Jumlahnya masing-masing sekitar Rp 30 miliar.(jpg)

Pasar Sudah Harus Dibenahi

0

batampos.co.id – Dua pasar tradisional di Tanjungpinang yakni Pasar Baru di Tanjungpinang Kota dan Pasar Bestari di kawasan Bintan Centre menjadi tumpuan masyarakat untuk memenuhi segala kebutuhan belanjanya.

Selama Ramadan, aktivitas belanja di dua pasar ini makin padat. Lazimnya akan semakin padat jelang Lebaran. ”Pasar ini kalau ramai orang, sempit mau lewat. Harus hati-hati. Kalau hujan ya licin,” ucap Aminah, warga Tanjungpinang.

Sementara Pasar Bestari di Bintan Centre juga sebelas-dua belas dengan Pasar Baru. Memang jalur pembeli masih lebih luas ketimbang Pasar Baru. Namun, ketika melintas lapak penjual ikan lantainya licin. ”Kita harapkan pasar tersebut dibenahi, sehingga lebih nyaman bagi pembeli,” kata Iwan, seorang pedagang.(aya)

Penampung Timah Ilegal Diciduk

0

batampos.co.id – Polres Lingga melalui Satuan Reserse Kriminal mengamankan tiga tersangka penampung timah ilegal di Kute, Kamis (7/6) sekitar pukul 23.00 WIB. Ketiganya, yakni FR, BY dan PA. Bersama ketiga tersangka, polisi mengamankan barang bukti pasir timah dengan jumlah ratusan kilogram.

“Timah kami temukan di gudang milik FR yang terletak di Kute,” kata Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Suharnoko ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/6) pagi.

Suharnoko menjelaskan, penangkapan ini setelah pihaknya mendapatkan laporkan masyarakat yang menyatakan FR sebagai penampung. Informasi ini langsung ditindaklanjuti dan polisi akhirnya menemukan barang bukti dan mengamankan FR. Selanjunya dari pengembangan kasus ini, FR mengaku mendapat dana dari BY untuk menampung timah.

Dari keterangan tersebut, polisi akhirnya mengamankan BY dan PA untuk diamankan di Mapolres Lingga untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Suharnoko juga mengatakan akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu untuk menindaklanjuti kasus penampungan barang tambang ilegal tersebut.

“Ketiga tersangka saat ini telah kami amankan di tahanan sementara Polres Lingga, termasuk BY yang menjadi penyandang dana kegiatan penampungan timah ilegal ini,” jelasnya.

Dari informasi yang didapat, ketiganya telah melakukan aktivitas tersebut sejak lama. Kegiatan yang membutuhkan dana besar ini didukung salah seorang bos besar lainnya yang beralamat di Kota Batam. Karena tindakan mereka, Suharnoko menyatakan ketiganya dikenakan UU tahun 2009 tentang minerba dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun. (wsa)

Tiga ABK Positif Narkoba

0
 Petugas tengah memeriksa urine kru pesawat di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, Jumat (8/6). F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanjungpinang bersama Satnarkoba Polres Tanjungpinang melakukan tes urine terhadap kru pesawat di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Jumat (8/6).

Tes yang sama juga digelar di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang. Hasilnya, tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) dinyatakan positif narkoba. Sementara itu, pilot dan pramugari negatif menggunakan obat terlarang.

Kepala BNN Tanjungpinang Abdul Hasyim Panggabean mengatakan, tes urine tersebut bertujuan memberikan rasa aman serta untuk meyakinkan keselamatan penumpang yang menggunakan moda tranportasi udara dan laut. Selain itu, tidak menimbulkan keraguan penumpang terhadap kondisi kru pesawat dan kapal saat mudik Lebaran.

“Tes urine dilakukan untuk meyakinkan penumpang, bahwa kru pesawat atau kapal dalam kondisi sehat,” jelasnya.

Pada kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan tersebut, kata Hasyim, BNN dan polisi memeriksa urine pilot, kopilot dan pramugari dari maskapai Sriwijaya Air, Wings Air dan Lion Air. ”Setelah dites, kru pesawat negatif mengkonsumsi narkoba,” katanya.

Sementara itu, dari 30 orang kru kapal yang mengikuti tes urine di Pelabuhan Sri Bintan Pura, tiga ABK dinyatakan positif menggunakan narkoba. Ketiganya langsung diamankan untuk proses pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tiga orang positif sabu, dan langsung diamankan polisi,” kata Kasi Pengawasan dan Pencegahan BNN Tanjungpinang Hery Purwanto.

Selanjutnya, kata Hery, pihaknya akan menunggu hasil pemeriksaan dari penyidik Satnarkoba Polres Tanjungpinang. Apabila dalam proses pemeriksaan dan pengembangan ditemukan barang bukti, maka akan ditindak sesuai hukum. “Kalau terbukti hanya pemakai, akan diserahkan dan direhabilitasi di BNN Tanjungpinang,” pungkasnya. (odi)

Cleaning Service DPRD Kepri Belum Gajian Sejak Maret 2018

0

batampos.co.id – Puluhan cleaning service (CS) DPRD Provinsi Kepri belum mendapatkan gaji sejak Maret 2018 lalu. Kondisi tersebut dikeluhkan para pekerja di Kantor Wakil Rakyat tersebut, padahal sudah mendekati Lebaran Idul Fitri 1439 H.

“Sudah beberapa bulan ini kami belum digaji. Padahal sebentar lagi akan Lebaran,” keluh satu satu CS kepada Batam Pos, Jumat (8/6)

Perempuan yang enggan namanya disebut tersebut berharap, apa yang menjadi hak mereka segera dituntaskan. Apalagi saat bulan Ramadan, banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.

“Kami berharap ada kabar baik lah, karena aktivitas kantor akan segera berakhir. Mengingat libur Lebaran akan tiba,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Bagian Umum, Sekretariat DPRD Kepri Benito Masnura mengatakan, soal kebutuhan gaji puluhan CS DPRD Kepri sejak Maret lalu menjadi tanggungan perusahaan. Berdasarkan hasil lelang, kegiatan tersebut dimenangkan PT. Tangkas.

“Dari laporan yang kami dapatkan, hari ini (kemarin, red) kewajiban tersebut akan diselesaikan oleh pemenang lelang,” ujar Benito.

Sementara itu, Kepala Biro Layanan dan Pengadaan (BLP) Pemprov Kepri Misbardi mengatakan, proses lelang untuk kebutuhan kebersihan DPRD Kepri sudah selesai sejak setengah bulan yang lalu. Menurut Mantan Kepala Biro Umum Pemprov Kepri itu, lelang tersebut adalah untuk kebutuhan Juni dan seterusnya.

“Biasanya kebutuhan gaji bulan Januari ke bawah melalui proses penunjukan langsung. Setelah itu baru dilelang kebutuhan berikutnya,” ujar Misbardi.

Terpisah, salah satu legislator DPRD Kepri yang juga enggan namanya disebut mendesak Bagian Umum DPRD Kepri menuntaskan persoalan ini. Karena ini menyangkut hajat hidup pekerja kebersihan.

”Jangan biarkan puluhan CS merana karena belum gajian,” cetusnya.(jpg)