Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12255

Dispar Bintan Targetkan 10 Ribu Pengunjung Libur Lebaran

0
foto: viral via whatsapp

batampos.co.id – Libur Lebaran yang cukup lama membuat Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bintan optimis angka kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara akan terus meningkat. Selama libur Lebaran nanti, Dispar Kabupaten Bintan menargetkan 10 ribu wisatawan akan berkunjung ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Bintan.

Kadispar Kabupaten Bintan Luki Zaiman Prawira menargetkan angka jumlah kunjungan wisata pada libur lebaran nanti sebanyak 8 ribu sampai dengan10 ribu orang. Hal tersebut berdasarkan pengalaman dan catatan Dispar Bintan terkait tren wisatawan berkunjung ke Bintan selama liburan Lebaran.

“Akan meningkat baik yang berasal dari wisatawan mancanegara dan nusantara serta warga Bintan, Tanjungpinang dan Kota Batam,” katanya.

Ia mengklaim tren kunjungan wisatawan ke Bintan cukup baik, bahkan beberapa objek wisata di Bintan terus menjadi perburuan saat musim libur seperti di akhir tahun lalu. Pada waktu itu tercatat jumlah wisatawan yang berkunjung sekitar 5 sampai dengan 8 ribu pengunjung.

“Kita targetkan tahun ini bisa lebih, ada objek baru yang mungkin mampu menjadi daya tarik tersendiri seperti lokasi objek foto 3 Dimensi yakni Rumah Imaji di Kawasan Bintan Resorts Lagoi,” ujarnya.

Dikatakannya juga, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 556/Dispar 01-1 kepada pemilik atau pengelola usaha jasa, seperti hotel, home stay dan resort terkait imbauan keselamatan berwisata bagi pengunjung. Surat Edaran tersebut dikeluarkan pada Januari 2018 yang lalu.

Dalam surat edaran tersebut, diimbau kepada pengelola usaha jasa pariwisata untuk menyediakan peringatan dan membatasi pengunjung dalam berenang agar tidak terlalu jauh dari sisi pantai. Selain itu, pengelola juga harus menyediakan life jacket sebagai alat pendukung wisata air, menyediakan personel medis, melakukan pengawasan di area pantai atau laut serta memiliki nomor petugas darurat PMI, BPBD dan Polsek terdekat.

“Untuk Libur Lebaran Hari Raya Idul Fitri tahun ini, pemerintah kembali mengingatkan hal-hal penting itu ke pengelola usaha jasa pariwisata untuk mendukung keberhasilan dunia pariwisata Kabupaten Bintan,” tukasnya.(met)

Bukit Raya Docking, Penumpang Penuhi Ferry

0
Kapal Bukit Raya. foto : batampos

batampos.co.id – Arus mudik lebaran terlihat padat sejak H-7 lebaran hingga sekarang. Kapal fery Tanjungpinang-Anambas terus dipenuhi penumpang baik itu yang naik maupun yang turun di pelabuhan Tarempa maupun di pelabuhan Letung.

Penjual tiket di pelabuhan Letung Herman, menjelaskan, selama seminggu terakhir ini banyak sekali pemesanan tiket. “Untuk pemesanan tiket keberangkatan tanggal 12/6 mendatang tujuan Anambas sudah penuh, yang masih ada tujuan Batam,” ungkapnya Senin (11/6).

Ia juga mengatakan, pihaknya juga mengalami kewalahan melayani para pemudik, namun pihaknya juga merasa diuntungkan karena tiket yang dijual habis. Ketika ditanya ketersedian tiket yang tersedia saat ini, ia menjawab sudah tidak ada lagi, sebab pemesan tiket yang akan berangkat pada hari Selasa (besok) satu minggu sebelum jadwal keberangkatan sudah dipesan oleh calon penumpang.

“Ya cukup kewalahan pak, tapi alhamduliah masih bisa mengakomodir para pemudik yang membutuhkan,” ujarnya.

Tambah dia, saat ini hingga H-2 masih melayani penumpang, tapi katanya, pada satu H-1 hari raya mendatang kapal fery tidak beroperasi. Yang jelas bukan karena keadaan gelombang namun dirinya tidak menyebutkan dengan pasti.

“Keadaan cuaca atau gelombang laut saat ini masih bisa dikatakan aman,” ungkapnya lagi.

Salah seorang calon penumpang tujuan Letung – Tanjungpinang Gunawan, mengungkapkan, dirinya lebih memilih kapal fery rute Anambas ke Batam, sebab kapal fery rute Tanjungpinang tiketnya sudah penuh dan tidak ingin berdesakan didalam kapal. Ia juga heran, kemarin para pemilik kapal berani mengambil resiko untuk mengisi penumpang melibihi kapasitas kapal.

Saat ini masih bernasib baik belum ada kejadian yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu ia selaku warga Anambas meminta kepada Pemerintah untuk mengadakan kapal cepat yang lebih memiliki kapasitas yang lebih besar lagi.

Pantauan di lapangan, setelah kapal pelni bukit raya kandas di Natuna, penumpang asal Anambas tidak ada pilihan lain. Mereka harus memanfaatkan kapal fery Anambas-Tanjungpinang atau Anambas Batam. Bagi yang mampu sebagian dari mereka menggunakan jalur udara yakni dengan penerbangan express air dengan harga tiket mencapai Rp 1,2 juta.

Karena tidak ada bukit raya maka dipastikan sebagian besar memanfaatkan kapal fery. Sehingga terjadi lonjakan penumpang. (sya)

Sultan Malaysia Hemat Anggaran

0
Sultan Muhammad V / foto: therakyatpost.com

batampos.co.id – Yang Dipertuan Agong Sultan Muhammad V tak ingin berpangku tangan. Prihatin dengan besarnya utang negara, dia ingin gaji dan tunjangannya dipotong 10 persen. Upaya itu dilakukan selama dia berkuasa hingga 2021 atau saat lima tahun masa kepemimpinannya berakhir.

’’Yang Mulia merasa tersentuh dan mengapresiasi usaha penduduk Malaysia yang melakukan donasi di Tabung Harapan,’’ terang Pengawas Rumah Tangga Kerajaan Wan Ahmad Dahlan Haji Ab Aziz, Senin (11/6). Ahmad tak menjelaskan besaran gaji dan tunjangan yang didapatkan Sultan serta nominal yang bakal disumbangkan.

Tabung Harapan Malaysia atau Hope Fund Malaysia yang dimaksud adalah tabungan yang diluncurkan pemerintah pada 1 Juni lalu. Tujuannya, mewadahi keinginan penduduk yang mau menyumbang untuk membayar utang negara. Tabungan sementara itu ditutup pada 31 Agustus nanti. Saat ini bantuan yang terkumpul sudah mencapai RM 56,7 juta atau Rp 197,8 miliar.

Dilansir Channel News Asia, Sultan juga mengeluarkan dekrit baru untuk penghematan. Yaitu, meniadakan open house pada Idul Fitri tahun ini. Anggaran acara tahunan tersebut akan dialokasikan untuk membantu orang-orang yang kurang mampu.

Sejak koalisi Pakatan Harapan (PH) menang pemilu dan berkuasa, penduduk Malaysia disuguhi fakta yang tak mengenakkan. Yaitu, negara tersebut memiliki utang yang luar biasa besar hingga mencapai RM 1 triliun atau setara Rp 3,48 kuadriliun. Pinjaman 1MDB berkontribusi cukup besar dalam utang tersebut. Selama ini nilai itu berusaha ditutup-tutupi pemerintah sebelumnya.

Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad juga membuat kebijakan pemotongan gaji para menteri kabinet sebesar 10 persen untuk menghemat anggaran. Para pegawai kontrak yang dianggap tak diperlukan juga tak lagi dipakai.

Di tempat terpisah, penasihat Democratic Action Party (DAP) Lim Kit Siang meminta para pemimpin koalisi Barisan Nasional (BN) berkontribusi membantu negeri. Lim mengungkapkan seluruh anggota parlemen DAP yang berjumlah 42 orang masing-masing telah menyumbang RM 5 ribu atau Rp 17,4 juta. ’’Penduduk Malaysia dari berbagai latar belakang etnis dan agama yang berbeda telah berkontribusi untuk menunjukkan kecintaannya pada negara,’’ tegasnya.

Yang menyumbang ke Tabung Harapan Malaysia memang bukan hanya perorangan. Banyak pula organisasi dan perusahaan. Misalnya, manajemen kuil Sri Thendayuthapani di Kuala Lumpur yang menyumbang RM 100 ribu (Rp 348,7 juta) dan Dr Amim Sarnon, pemilik Amin Dental Surgery, memberikan RM 1 juta atau Rp 3,5 miliar.

’’Setahu saya, ini adalah kuil pertama yang memberikan donasi,” ujar Menteri Sumber Daya Manusia M. Kulasegaran yang menerima donasi tersebut. (sha/c14/dos/JPG)

Perketat Pengawasan Antisipasi Penyelundupan Narkoba

0
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan

batampos.co.id – Banyaknya pintu masuk, seperti pelabuhan tikus yang tersebar di wilayah Batam, membuat narkoba dengan mudah masuk dan beredar di kota industri ini. Terutama, dengan masuknya libur hari besar agama dimanfaatkan oleh para penyelundup narkoba.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan mengaku jika menjelang hari Raya Idul Fitri ini tren penyelundupan narkoba menurun dibandingkan beberapa bulan yang lalu saat awal masuk tahun 2018 dan mendekati tahun baru 2018.

“Walaupun angkanya menurun, namun tetap ada yang berupaya. Seperti yang kita tangkap saat awal puasa,” ujarnya.

Diakui Richrad, penyelundupan narkoba merupakan bisnis yang mempunyai sistem yang terstruktur. Jika penyelundup merasa kesulitan keluar dari bandara, maka mereka akan mencari jalur alternatif yang lain.

“Bukan tidak mungkin mereka sengaja menunggu samppai ada peluang membawa ke luar daerah. Seperti manfaatkan orang mudik yang berdesakan,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba keluar Batam maupun masuk Batam, BNNP Kepri akan terus menekan jumlah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Kepri melalui Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan Pemerintah, Instansi Publik, hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

“Pengawasan ini tidak hanya kita lakukan di jalur resmi seperti di bandara atau pelabuhan. Pengawasan di jalur tikus juga akan kita tingkatkan,” tegasnya. (gie)

PPDB SMA Serentak Tidak Ada Keistimewaan Sekolah Unggulan

0
Siswa dan siswi SMAN 19 berkumpul di halaman sekolah. | Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA sederajat akan diberlakukan sama untuk SMA/SMK sederajat se Provinsi Kepri. Sistem penerimaan tetap pakai Zonasi sesuai dengan Permendikbud 14 tahun 2018.

“Jadi tidak ada istilah sekolah unggulan atau sekolah apalah namanya. Dalam hal PPDB ini semua sekolah di Kepri ini diperlakukan sama,” kata kepala dinas pendidikan Provinsi Kepri, Arifin Nasir, Senin (11/6).

Arifin mengatakan PPDB ini akan dilakukan serentak mulai 2 Juli mendatang. Untuk beberapa sekolah yang masih baru melakukan PPDB pertama kali, menumpang di sekolah lain. Misalnya SMA 23 Batuaji yang akan melakukan PPDB di SMA 5 Sagulung.

“Sistemnya zonasi. Jadi kalau tidak tertampung di sekolah di dalam zonasinya, maka harus masuk sekolah swasta. Ini juga untuk menjaga eksistensi sekolah swasta di Batam,” katanya.

Menurut Arifin, tidak mungkin semua siswa dalam satu kecamatan bisa tertampung dalam satu sekolah. Ia berharap pengertian dari orang tua murid untuk bisa menyekolahkan anaknya di sekolah swasta. Terutama bagi orang tua yang sudah bisa dikategorikan keluarga yang mampu.

“Masih banyak swasta yang kekurangan murid. Dan banyak dari sekolah itu yang berkualitas,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kepri dari Dapil Batam, Onward Siahaan mengatakan PPDB yang biasa bermasalah adalah di Batam. Di mana ada kecamatan yang sangat minim sekolah, seperti di kecamatan Batuaji. Ia berharap ada kebijakan dari dinas pendidikan untuk Batam, khusus Batuaji yang hanya memiliki satu sekolah.

“Di Batuaji ini hanya ada satu SMA. jadi pasti ada masalah dalam PPDB. Makanya harus ada kebijakan dari dinas pendidikan,’ katanya.

Menurutnya, Batuji yang baru memiliki sekolah hanya akan menampung maksimal 250 siswa baru yang akan belajar di SMA 5 Sagulung. Ini sangat jauh dibanding jumlah penduduk atau siswa yang lulus SMP dari kecamatan Batuaji.

“Kita juga berharap nantinya sekolah swasta tetap menerima, karena dipastikan akan banyak siswa dari Batuaji tidak sekolah di SMA Negeri,” katanya. (ian)

Ramadan Tak Pengaruhi Penerimaan Pajak Hotel dan Restoran

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Ramadan diklaim tak mempengaruhi pendapatan dari sektor pajak dan pajak hotel di Batam. Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah menyebutkan, hal ini terjadi karean ada kenaikan 18 persen di Batam.

“Ini cukup memberikan pengaruh dalam penerimaan pajak hotel dan restoran,” kata dia.

Hingga kini, pendapatan dari pajak hotel yakni Rp 50 miliar atau 42,66 persen dari target Rp 117 miliar tahun ini. Sementara pajak restoran tercapai Rp 30,6 miliar atau 44,73 persen dari target Rp 68,6 miliar.

“Ini meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu,” imbuhnya.

Ia mengaku data ini capaian sementara karean untuk menentukan sumbansgidh dua pajak dikaitkan dengan Ramadan masih menungggu beberapa hari lagi, apalagi tanggal jatuh tempo yakni pada tanggal 20 mendatang. “Detailnya tanggal 21 Juni nanti,” ucap dia.

Sementara itu seblumnya Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, pihaknya akan bekerja ekstra untuk memaskimalkan pendapatan daerah. Namun demikian, ia mengatakan sejumlah sumber pendapatan di Pemko Batam juga tergantung lancarnya pengurusan di BAdan Pengusahan (BP) Batam.

“Kalau di sana lancara, pendapatn juga akan lancar,” kata dia.

Kepengurusan izin di BP Batam yang erat kaitannya dengan pendapatan di Pemko Batam seperti Izin Peralihan Hak (IPH). Karena perizinanan terkait penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Untuk diketahui, beberapa pendapatan ini merupakan andalan Pemko Batam dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam Kini capaian pendapatan tersebut dirinci, BPHTB baru tercpai Rp 116,51 miliar dari target Rp 380,80 miliar, PBB P2 baru tercapai sekitar Rp 21 miliar. (iza)

Ruang Tunggu Hang Nadim Dirombak

0
Sejumlah outle oleh oleh berderet yang disediakan oleh pihak Bandara Hang Nadim Batam, Senin (11/6). Keberadaan Outlet ini bisa membantu calon penumpang yang mencari oleh-oleh sebelum melakukan penerbangan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan merombak terminal penumpang Bandar Udara Hang Nadim pada tahun ini. BP bekerjasama dengan PT Leyon Global Frontier (LGF) untuk melakukannya. Langkah awal perombakan adalah dengan menata konter-konter UMKM di ruang tunggu lantai dua.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso mengatakan pihaknya memang sedang berbenah karena ingin mengubah wajah Hang Nadim menjadi lebih baik.

“Kita memang sedang berbenah. Ada terminal dan ruang tunggu penumpang. Kita mengubah wajah saat ini agar lebih baik, karena ada yang tidak pada tempatnya,” ungkap Suwarso.

Menurutnya, ruang tunggu penumpang ditata menjadi lebih baik dan besar dengan ukuran bervariasi. Kondisi ini dibenahi sesuai dengan arahan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo.

“Karena ada penyempitan. Makanya arahan kepala BP ini dibenahi. Mau tidak mau kita bongkar semua ini nanti,” jelasnya.

Ruang tunggu yang akan ditata sepanjang 160 meter. Konter UMKM didalam juga ditata.

PT LGF nantinya yang akan membangun dan mengelola, sesuai konsep pembangunan dari BP Batam.

“Mereka yang akan membangun dan mengelola. Konsep dari kita dan mereka yang membiayai pengerjaan. Kita mengadakan sayembara. Ada 3 konsep pengelolan yang masuk dan dipresentasi dan ditentukan satu itu pemenang,” jelasnya.
?
Perombakan dilakukan agar standar bandara internasional terpenuhi. Konter-konter produk UMKM akan ditata lebih baik lagi, namun tidak dihilangkan. Alasannya, konter produk itu harus tetap ada untuk membantu penumpang, mendapat produk dalam dan luar negeri.

“Yang dekat Gate dibenahi, dengan desain dari LGF tadi. Jadi, nanti depanjang 160 meter dekat ruang tunggu, akan berisi konter produk dalam dan luar negeri,” sambungnya.

Gerai itu diharapkan akan membantu produk kuliner dalam negeri juga. “Nanti seperti yang ingin produk kuliner dari Padang, Djogja, Bandung dan lainnya, sudah bisa dibeli disini. Jadi, ini aan memuat bandar lebih hidup,” harap Suwarso.

Selain itu, penataan juga akan membuat pengguna jasa di Bandara Hang Nadim nyaman dan tidak komplain.

“Sekarang mulai ditata dan sudah banyak yang mengajuan untuk buka konter. Padahal baru kita mulai benahi dua hari. Sekarang sudah ada 68 stand dan akan ditambah 15 stand,” pungkasnya.(leo)

Bangun Pabrik, Batamindo Robohkan Dormitori

0

batampos.co.id – Untuk menambah lahan baru, PT Batamindo Investment Cakrawala (BIC) akan merobohkan sejumlah dormitori. Tujuannya adalah untuk mendirikan pabrik baru agar bisa dimanfaatkan investor.

“Lahan dormitori itu luasnya sekitar 17 hektare dan kalau nanti ada investor masuk kita akan bangun pabrik lagi,” kata General Manager Batamindo Investment Cakrawala, Mook Sooi Wah, di Batam belum lama ini.

Mook mengatakan dormitori merupakan tempat tinggal para pekerja di Batamindo yang dibangun pada tahun 1990-an. Saat itu kata Mook, Kota Batam belum memiliki perumahan sehingga pihaknya membangun hunian bagi puluhan ribu karyawannya.

“Tapi sekarang sudah banyak rumah, jadi kita robohkan dan akan kita bangun pabrik lagi kalau investor banyak masuk ke sini,” ujarnya.

Mook menambahkan saat ini pihaknya memiliki sekitar 50 hektare lahan kosong yang masih bisa dimanfaatkan para investor.

“Awalnya kami punya 320 hektare,” kata Mook.

Mook mengatakan tahun ini pihaknya mendapatkan dua investor baru. Serta perusahaan yang sudah beroperasi akan ekspansi.

“Tapi saya belum bisa menyampaikan nama perusahaannya,” ujar Mook.

Sementara itu Deputi 3 Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo mengatakan saat ini pihaknya kesulitan untuk mencari lahan untuk industri.

Hal tersebut dikarenakan banyak lahan yang sudah dialokasikan namun belum dimanfaatkan, terutama di kawasan Batam Centre.

“Kemarin ada tiga pemilik lahan di kawasan Batam Centre kita panggil dan mereka sudah mempresentasikan untuk segera melakukan pembangunan hotel dan convention,” kata Dwianto.

Dwianto mengatakan setelah kawasan Batam Centre, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap pemilik lahan di Tanjunguncang dan Kabil.(leo)

BPOM Awasi Parsel dan Minuman Kaleng

0
Sejumlah penjual parcel memajang daganganya di Kawasan Bumi Indah Nagoya.
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepri Provinsi Kepri akan mengawasi peredaran parsel serta minuman kaleng menjelang Idul Fitri 1439 Hijriah. Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irawan menuturkan pengawasan ini untuk memberikan rasa aman ke masyarakat. Sehingga makanan atau minuman layak dikonsumsi oleh masyarakat.

“Kami akan turun mengawasinya,” katanya, Senin (11/6).

Terkait peredaran parsel menjelang lebaran, kata Yosef tak semasif tahun-tahun sebelumnya. Walaupun begitu, pihaknya akan tetap memberikan perhatian untuk memeriksa isi dari parsel-parsel tersebut.

“Dulu peredaran parsel cukup pesat, saat itu belum ada edaran berkait dengan pejabat dilarang menerima pemberian berupa parsel. Tapi sekarang sudah ada edarannya, jadi tak terlalu banyak lagi,” ungkapnya.

Selain parsel, Yosef mengatakan pihaknya akan mengawasi peredaran minuman kaleng. Tidak ingin kecolongan terhadap minuman kaleng sudah kadarluarsa, Yosef menuturkan akan menurunkan timnya memeriksa minuman kaleng yang dijual toko-toko di Kepri.

Terkait pengawasan, Yosef mengatakan konsumen bisa menjadi pengawas peredaran minuman atau parsel yang tidak layak konsumsi tersebut. “Bisa dilihat dari ciri-cirinya. Dan laporkan ke kami, akan kami tindak lanjuti,” ucapnya.

Yosef menuturkan dapat mengenali ciri-ciri yang layak di konsumsi atau tidak. Dapat dilihat dari bentuk kemasan, memastikan tidak penyot, berkarat atau rusak. Setelah itu mengecek produk makanan itu memiliki izin edar atau tidak, baik itu diterbitkan oleh BPOM maupun Dinas Kesehatan. Yosef meminta masyarakat juga tidak lupa memeriksa waktu kadarluarsa makanan yang akan dikonsumsi tersebut.

“Jadi KLIK, ingat itu Lihat komposisi,label,izin dan kadarluarsa. Kalau tidak sesuai, jangan konsumsi dan laporkan ke kami,” ucapnya.(ska)

Rasanya Menang Lotre Rp 19 Miliar

0

MENANG lotre jelas menyenangkan. Tapi juga membahayakan buat si pemenang. Sebab, mereka bisa jadi ”ditarget” traktiran. Atau yang paling ngeri: jadi korban perampokan.

Namun, N Gray, pemenang lotre senilai 180 juta dolar Jamaika (Rp 19,5 miliar), sudah bersiap. Dia mengenakan topeng emoji mengerling yang menutupi seluruh wajahnya.

Gray mengaku memakai topeng itu agar tidak jadi sasaran penagih utang.

”Aku punya utang banyak banget. Aku khawatir bakal ditarget atau diancam setelah menang,” ungkapnya sebagaimana dikutip Jamaica Star.

Gray menyatakan bakal menggunakan duit hadiah tersebut untuk membayar utang. Sisanya: untuk tabungan dan liburan. (NDTV/fam/c9/ttg/JPG)