Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12261

6 Yacht Tiba di Anambas

0
Dua yacht terlihat di Perairan Tarempa, Anambas, Selasa (22/5). Mereka akan mengikuti rangkaian Rally Sail to Anambas 2018. F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas siap menyambut kedatangan 26 yacht dari berbagai negara Eropa dan Australia. Mereka merupakan peserta Rally Sail to Anambas 2018. Anambas merupakan salah satu daerah yang dilalui peserta rally. Sesuai jadwal, mereka tiba di Anambas pada 31 Mei hingga 4 Juni 2018.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kepulauan Anambas Masykur mengatakan, pemerintah daerah sudah melakukan persiapan penyambutan mereka. “Event tahunan pencinta rally yacht dunia dapat menjadi salah satu ajang promosi wisata Anambas,” ungkapnya.

Pihaknya baru saja selesai melakukan rapat koordinasi bersama sejumlah pihak mulai dari bea cukai, Imigrasi serta pihak terkait. Rapat dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sahtiar, di Kantor Bupati KKA, Senin (21/5). “Alhamdulillah, kita telah melaksanakan rapat koordinasi persiapan penyambutan,” ungkap Masykur, Selasa (22/5).

Dari hasil rapat koordinasi, seluruh pihak siap menerima kedatangan peserta Sail 2018. “Mereka akan disambut dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada agar mereka dapat puas saat singgah ke Anambas,” jelasnya.

Kendati kegiatan tersebut masih 10 hari lagi sebut Masykur, namun sebagian yacht sudah tiba di Anambas. “Sebanyak 6 kapal yacht sudah sampai Anambas, empat di antaranya labuh di Pantai Padang Melang, Kecamatan Jemaja,” jelasnya.

Masykur berharap event tahunan ini dapat berjalan lancar dan para peserta Rally Sail To Anambas dapat puas menikmati keindahan Anambas baik itu keindahan alam, laut, bawah laut, kebudayaan, kuliner, serta keramahtamahan masyarakat Anambas.

“Pastinya target kita menjadikan Sail Anambas menjadi promosi wisata Anambas dapat optimal. Kita harapkan ke depan akan semakin banyak wisatawan mancanegara yang akan datang menikmati keindahan alam Anambas,” tutupnya.(sya)

Polda Kembalikan 8 Kontainer Barang Tangkapan

0

batampos.co.id – Sejumlah item barang dari 8 kontainer yang diamankan Jajaran Polda Kepri di Pelabuhan Sei Kolak, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, awal April lalu dikembalikan ke pemiliknya.

“Dokumennya sesuai dengan barangnya makanya kita kembalikan ke pemiliknya. Kalau tak dikembalikan nanti kita yang bisa digugat,” jelas Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Aris Rusdianto saat dihubungi, Selasa (22/5).

Disinggung apakah ada barang yang berkurang dari 8 kontainer yang melakukan sejumlah pelanggaran itu? Ia membantah hal tersebut. Ia menegaskan tidak ada barang yang berkurang. Semua barang yang tidak sesuai dokumennya atau melanggar masih diamankan dalam 8 kontainer yang dititipkan di Mapolres Bintan, Bintan Buyu. “Ini atensi pak Kapolda langsung,” katanya.

Dikatakannya juga Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah dibuat ke Kejaksaan. Termasuk surat penyitaan barang yang tidak lengkap dokumennya.

Apakah sudah ada tersangka? Aris mengatakan belum ada tersangkanya. Menurutnya kasus ini masih akan terus bergulir karena beberapa pemiliknya berdomisili di Jakarta. “Masih panjanglah, ini aja kita baru pulang dari Jakarta. Habis periksa ahli, sabarlah,” ujarnya enggan menyebut ahli apa yang dimintai keterangan.

Sementara Kepala Cabang Meratus Tanjungpinang, Purji Yatno mengatakan pihaknya masih menunggu informasi dari pihak Polda Kepri yang mengamankan 8 kontainer milik Meratus. Diakuinya kerugian jelas ada, namun pihaknya belum mengkalkulasikan, karena dengan tertahannya 8 kontainer tersebut yang seharusnya bisa digunakan menjadi tidak terpakai.

Disinggung berapa banyak pemilik barang yang menyewa kontainer milik Meratus? Ia enggan menjawabnya. “Itu Polda saja,” kata dia singkat.

Diketahui sebelumnya, Polda Kepri membongkar 21 kontainer milik Meratus di Pelabuhan Sei Kolak, Kijang. Dari 21 kontainer tersebut, 8 kontainer diamankan karena dicurigai berisikan barang tanpa dokumen lengkap. Barang-barang itu adalah kasur bekas, ponsel, kosmetik, dan lainnya. Hingga saat ini, 8 kontainer yang diamankan masih berada di Mapolres Bintan.(met)

UNBK Pengaruhi Penerimaan Siswa Baru

0

batampos.co.id – Wajib didampingi wali murid dan melangsungkan Salat Jumat bersama, akan mewarnai pengumuman kelulusan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tanjungpinang, Jumat (25/5) nanti.

Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, H Z Dadang AG menuturkan, kehadiran orang tua dan aktivitas Jumatan bersama akan meminimalisir kemungkinan terjadinya konvoi paska pengumuman nanti.

Pengumuman kelulusan yang semula direncanakan berlangsung Rabu (23/5), diundur lantaran keterlambatan pengiriman hasil ujian dari kementerian yang baru akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi pada Selasa (22/5) kemarin. Sehingga hari ini, pemprov baru akan menyerahkan kepada pemko dan pemkab. Kemudian dilanjutkan pemko baru dapat menyerahkan ke sekolah-sekolah pada Kamis (24/5) besok.

“Di hari yang sama sekolah langsung melakukan rapat untuk penentuan hasil kelulusan anak didiknya,” terang Dadang, kemarin.

Namun kemunduran hari pengumuman kelulusan, menurutnya memberikan keuntungan sendiri. Dikarenakan para murid yang beragama muslim dapat lengsung mengerjakan ibadah bersama. Sehingga mencegah aktivitas yang negatif.

Sementara itu, terkait hasil kelulusan nanti, dikatakan Dadang, sekolah tetap menjadi pihak yang bakal memutuskan kelulusan anak didiknya. Namun hasil UNBK, dipastikan menjadi tolok ukur dalam penerimaan siswa baru di tingkat selanjutnya.

“Karena untuk lulus, tentunya sekolah lebih tahu secara keseluruhan. Tapi untuk penerimaan, hasil UNBK jadi salah satu cara seleksi calon murid baru,” ujar Dadang. (aya)

Pastikan Jajanan Berbuka Sehat dan Aman

0

batampos.co.id – Memastikan jajanan untuk aman dari berbagai bahan pengawet dan pewarna makanan berbahaya, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk dan KB) Tanjungpinang akan melakukan pengawasan bersama BPOM Batam.

Pengujian bahan makanan diterangkan, Kadisdalduk dan KB Tanjungpinang, Rustam, mengawasi adanya penggunaan rhodamin b, methalin yellow, borax dan formalin.

Sehingga, lanjut Rustam, dalam proses pengawasan yang dilakukan selama beberapa hari ke depan Dinkes akan menerjunkan 13 petugas dan didukung satu tim dari BPOM Batam beserta mobil laboratorium kelilingnya.

Namun dari pantauan pengawasan yang dilakukan, Selasa (22/5) di Pinlang Mas, Rustam berani menjamin, sebanyak 28 penjual jajanan untuk takjil, negatif dari seluruh bahan berbahaya tersebut.

“Untuk kebersihan secara umum cukup baik, tetapi memang masih perlu peningkatan khususnya pengelolaan sampah dan sebagainya,” sambung Rustam.

Sehingga pengawasan disejalankan dengan edukasi kepada para pedagang. Yakni pengawasan higienitas dan kebersihan penjual. Juga lingkungan lokasi penjualan makanan jajanan.

“Edukasi akan dilakukan secara interaktif dengan para pedagang dari lapak ke lapak,” terang Rustam lagi.

Edukasi itu meliputi pemilihan bahan makanan, cara pengolahan, penggunaan bahan tambahan makanan termasuk pengawet, pewarna, pemanis dan sebagainya. Termasuk pula penyajian makanan yang aman termasuk dengan menutupnya untuk menghindari gangguan lalat, kebersihan diri para penjual, juga pengelolaan sampah dan pemakaian kantong pembungkus yang benar.

Dengan pengawasan yang dilangsungkan ini, Dinkes berupaya memastikan makanan jajanan yang dijajakan aman. “Dan masyarakat terlindungi dari kemungkinan dampak makanan jajanan yang tidak aman dan tidak sehat,” pungkas Rustam. (aya)

Festival Lampu Cangkok Berhadiah Rp 37 Juta

0

batampos.co.id – Pemkab Bintan akan menggelar kembali Festival Lampu Cangkok 2 Juni mendatang atau bertepatan 17 Ramadan sampai berakhirnya Ramadan 1439 H dengan total hadiah Rp 37 juta. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkab Bintan Ronny Kartina mengatakan, Festival Lampu Cangkok 2018 akan dinilai berdasarkan tiga aspek, yaitu aspek bangunan, keamanan, dan estetika.

Ronny menjelaskan, aspek bangunan yakni mengutamakan kekokohan bangunan, posisi letaknya yang tidak menggangu aktivitas pengguna jalan dan ketinggian menara minimal 3,5 meter. Sedangkan untuk aspek keamanan meliputi lebar konstruksi gerbang baik dari sisi kiri dan kanan jalan sekitar 5 meter, lalu kebersihan di sekitar gerbang lampu serta ramah lingkungan.

”Aspek yang terakhir yakni lebih mengutamakan pesan dan kesan yang disampaikan. Harus dibangun bernuansa islami lalu keindahan lampu cangkok, kerapian, serta bahan dan banyaknya lampu cangkok yang dipasang,” jelasnya.

Diakui Ronny, untuk hadiah mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Jika di tahun 2017 total Rp 26 juta, untuk tahun ini naik menjadi Rp 37 juta. ”Yang jelas untuk juara satu memperoleh bantuan sebesar Rp 10 juta, juara dua Rp 7 juta, dan juara tiga Rp 5 juta,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Bintan Luki Zaiman Prawira menuturkan, festival lampu cangkok ini merupakan bentuk apresiasi masyarakat menyambut hari kemenangan nanti.
Festival yang melibatkan komponen masyarakat mulai RT, RW, pemuda setempat itu diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi, sehingga begitu usai melaksanakan salat sunat tarawih mereka bisa menuangkan kreasinya dalam bentuk lampu cangkok.

”Ini juga sebagai bentuk daya tarik pariwisata karena berkenaan nilai-nilai kultur budaya islami yang melekat dalam masyarakat Melayu kita,” menurut Luki.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan Festival Lampu Cangkok kembali digelar untuk memeriahkan Ramadan. Pemkab Bintan ingin menghidupkan kembali tradisi yang sudah menjadi ciri khas masyarakat Melayu.(met)

Jalan Hasil TMMD Berfungsi Penuh

0

batampos.co.id – Semenisasi jalan sepanjang 1.670 meter dengan lebar 3 meter yang telah diselesaikan oleh TNI melalui program TMMD 2108 lalu, manfaatnya cukup dirasakan masyarakat. Jalan tersebut kini menjadi akses bagi warga di Kelurahan Tanjungbatu Barat dan Desa Lubuk, Kecamatan Kundur.

Lurah Tanjungbatu Barat Ismail mengaku akses jalan yang dibangun melalui program TMMD banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Jika sebelumnya warga harus memutar cukup jauh, dengan adanya jalan penghubung tersebut, warga tidak perlu susah payah lagi. Terutama bagi masyarakat petani saat hendak pergi ke kebun dan bagi pedagang serta bagi warga yang hendak melakukan aktivitas sehari-hari sangat merasakan manfaatnya.

”Banyak warga yang menyampaikan terima kasih atas dibukanya akses jalan penghubung antar-Desa Lubuk dan Kelurahan Tanjungsari. Setiap hari jalan selalu ramai karena menjadi jalan alternatif menuju Kelurahan Tanjungbatu Kota,” kata Ismail, Selasa (22/5) .
Kepala Desa Lubuk, Atan juga mengucapkan rasa syukur atas telah dibukanya akses jalan tersebut.(ims)

 

17 KK Terima Bantuan

0

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun menyalurkan bantuan untuk korban puting beliung di Desa Jang, Kecamatan Moro, Selasa (22/5). Bantuan diberikan kepada 17 KK yang rumahnya menjadi korban.

Bantuan diserahkan langsung Bupati Karimun Aunur Rafiq. Total mencapai Rp 100 juta untuk 17 kepala keluarga (KK) yang mana masing-masing menerima bantuan berbeda-beda, tergantung kondisi rumah yang rusak. Ada yang menerima Rp 14 juta, Rp 12 juta, dan ada pula yang di bawahnya.

”Bapak dan ibu silakan dimanfaatkan bantuan ini untuk perbaikan rumah. Agar bisa lebih nyaman ditempati lagi seperti semula,” pesan bupati.

Bantuan tersebut, menurut Rafiq, untuk menambah biaya perbaikan rumah. Pemerintah menurutnya tidak bisa membantu secara total seluruh biaya perbaikan. Kepala Desa Jang Nurbi mengatakan, dari 13 rumah yang terkena puting beliung, ada dua rumah yang rusak parah dengan kondisi atap rumah lepas semuanya saat kejadian, Senin (14/5) lalu.

”Dari 17 KK tersebut, 13 KK berada di Dusun I RT 3 / RW 2 Desa Jang. Kemudian 3 KK didusun 3 Kericik dan satu KK di Dusun 1,” jelasnya.

Korban angin puting beliung sudah menempati rumahnya kembali, dengan memasang terpal sebagai pengganti atap rumah. Setelah mendapatkan bantuan, rencananya akan dipasang atap rumah dari seng. ”Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Karimun,” ucapnya.(tri)

Pencuri Sepeda Motor di Warnet Ditangkap

0
Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya mengembalikan satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang sempat hilang, kepada pemiliknya. F. Sandi Pramosinto/batampos.co.id

batampos.co.id – Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Karimun menangkap Imam, 33, warga Tanjungbalai Karimun yang mencuri sepeda motor, Selasa (22/5). Penangkapan ini berawal dari laporan korban Denny Yusuf.

Korban kehilangan sepeda motor dengan nomor polisi BP 5627 QK ketika sedang berada di warnet Jalan Pertambangan, Karimun, Jumat (18/5) lalu. ”Setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi, pelaku curanmor berhasil diketahui. Yakni, Imam, warga Kecamatan Meral,” ujar Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya.

Penangkapan dilakukan kemarin siang di salah satu rumah yang ada di Kolong Bawah, Kecamatan Karimun. Dari pengungkapan kasus curanmor ini, polisi tidak hanya menemukan sepeda motor milik Denny Yusuf yang hilang di parkiran warnet, tapi juga satu unit sepeda motor Yamaha Fino dengan nomor polisi BP 5041 QK.

Dari keterangan tersangka sepeda motor tersebut miliknya. Namun, ketika ditanya di mana kelengkapan surat dan bukti kepemilikan, pelaku tidak bisa menunjukkan. ”Kita akan cek ke register Samsat untuk sepeda motor dengan nomor plat BP5041 QK untuk mengetahui siapa pemiliknya,” kata Hengky.

Polisi berharap warga yang kehilangan sepeda motor jenis yang sama agar datang ke Polres Karimun. Hal ini untuk membantu tugas-tugas kepolisian. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara menyebutkan, sejak awal bulan sampai sekarang, ada lima sepeda motor yang ditemukan.

Dua unit diamankan dengan satu orang tersangka. Kemudian, dua unit lagi dilaporkan hilang, namun sepeda motornya ditemukan. Hanya saja untuk tersangka masih pengembangan. ”Selain itu, masih ada satu lagi sepeda motor yang belum ada pemiliknya ditemukan beberapa waktu lalu di sekitar terminal Kolong,” jelasnya.

Kasus tersebut terungkap setelah ada masyarakat yang melapor melalui aplikasi Polisi Karimun (Poka).(san)

Pansus Janji Bongkar Temuan BPK

0

batampos.co.id – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) APBD Kepri 2017 Ruslan Kabulatov menegaskan bahwa pihaknya siap membongkar rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke publik. Karena sekecil apapun persoalan harus dipertanggungjawabkan.

“LHP tersebut belum kami terima. Rencananya besok (hari ini, red) baru diserahkan dari pimpinan ke Pansus LHP,” ujar Ruslan, Selasa (22/5).

Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan, bilamana nanti dari temuan-temuan me­­ngarah pada perbuatan merugikan negara, pihaknya tidak akan kompromi. Temuan itu akan diteruskan ke penegak hukum untuk diproses. Atas dasar itu, persoalan ini menjadi tanggung jawab besar bagi pihaknya.

“Dalam sidang kami juga mendengar, bahwa ada temuan BPK tahun 2013 yang belum dituntaskan. Persoalan ini juga akan kami kupas tuntas,” tegas Ruslan.

Dia menambahkan, wak­­tu kerja LHP tidak sampai satu bulan. Pihaknya yakin, secara detail banyak temuan lainnya. Karena apa yang disampaikan BPK lewat sidang paripurna istimewa kemarin, hanya kulit luarnya saja.

“Jangan bangga dengan predikat Wajar Tanpa Pengeculian (WTP), jika masih banyak temuan. Apalagi te­muan yang merugikan negara, tentu itu preseden buruk bagi pemerintah daerah,” ujar Ruslan.

Sebelumnya, anggota V BPK RI Isma Yatun mengatakan, dirinya tidak bisa menyampaikan secara detail apa saja temuan tersebut. Namun secara garis besarnya adalah adanya penundaan penyaluran beasiswa Rp 1,98 miliar.

Kemudian keterlambatan pengembalian sisa kas ke kas daerah sebesar Rp 158 juta. Selain itu investasi Pemprov Kepri senilai Rp 43,41 miliar yang tidak memberikan kontribusi bagi ekonomi daerah.

“Di luar beasiswa, ada temuan lainnya di Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, yakni realisasi belanja publik senilai Rp 390,6 juta. Lantaran tidak bekerjasama dengan media yang terverivikasi Dewan Pers,” papar Isma.

Isma juga menyebutkan, temuan tahun 2015 lalu yang belum diselesaikan Pemprov Kepri adalah pengembalian kelebihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 4,95 miliar dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp1,84 miliar. (jpg)

Lingga Akan Suplai Sembako ke Batam

0

batampos.co.id – Pemerintah pusat mempersiapkan Pulau Lingga sebagai pulau penyuplai sembako ke seluruh Kepri, khususnya Batam. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko di Batam, Senin (21/5).

“Ditargetkan empat tahun ke depan, karena Lingga punya tanah yang bagus dan di Dabo Singkep punya sumber air terjun yang luar biasa,” kata Moeldoko yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tersebut.

Dikatakan Moeldoko, sumber air di Lingga memang berlimpah. Tanahnya juga subur, sehingga sangat tepat menjadi lokasi pertanian. Namun, masyarakatnya belum terbiasa bertani. “Makanya Bupati Lingga Alias Wello hampir tiap minggu sekali datang ke Jakarta untuk berdiskusi,” jelasnya.

Dirinya optimis Kabupaten Lingga nantinya menyuplai sembako terutama sayur-sayuran ke seluruh wilayah Provinsi Kepri. Sehingga nanti tidak perlu memasok lagi dari luar.
“Tidak hanya sayur-sayuran, sekitar empat tahun lagi Lingga sudah bisa menyuplai buah-buahan ke Kota Batam,” katanya.

Batam, kata Moeldoko, hingga saat ini belum dapat menjadi lokasi pertanian, karena karakteristik tanah di kota industri tersebut banyak mengandung mineral. “Itu sangat menganggu aktivitas pertanian,” katanya. Ia meminta Batam fokus kepada industri dan Kabupaten Lingga fokus kepada pertanian.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri Gusti Raizal Eka Putera mengatakan, betapa pentingnya menciptakan pulau di luar Batam sebagai pulau penyuplai sembako. Alasannya sederhana karena Batam cenderung mengimpor sembako dari luar, maka harganya menjadi mahal dan mendorong inflasi semakin tinggi. Adapun cara yang dilakukan selain mendorong pertanian di Lingga antara lain mengintensifkan kerjasama antardaerah.

“Mendorong kegiatan urban farming dan rumah pangan kita. Serta koordinasi satgas pangan untuk menghindari penimbunan pangan,” jelasnya. Operasi pasar sendiri bekerja sama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sebagai penyeimbang pasar.(leo)