Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12274

Jamin Harga Daging Sapi Stabil hingga Usai Lebaran

0
ilustrasi

batampos.co.id – Harga daging sapi maupun ayam potong saat ini mengalami kenaikan hampir seluruh pasar di Batam. Kenaikan harga tersebut bervariasi. Ada yang menjual Rp 85 ribu perkilogramnya, ada juga yang menjual sampai Rp 90 ribu per kilogramnya.

Begitu juga dengan daging ayam juga mengalami kenaikan harga. Namun persoalan kenaikan harga daging sapi maupun ayam potong tersebut, bukan dipengaruhi oleh faktor menipisnya stok daging di distributor. Namun karena banyaknya permintaan warga akan daging sapi dan ayam jelang lebaran.

Hal tersebut ditegaskan oleh distributor utama daging sapi di Batam, PT Batam Frozen Food (BFF), William kepada Batam Pos, Selasa (5/6) siang.

“Dari kami menjamin stok daging sapi untuk di Batam aman hingga setelah lebaran nanti. Saat ini di gudang yang kami miliki, ada sebanyak 100 ton lebih daging sapi beku yang setiap saat siap kami pasarkan. Intinya soal stok daging sapi di Batam aman hingga sebulan ke depan,” ujar William.

Sementara soal harga daging sapi, William menegakan, dari pihaknya tak ada menaikkan harga daging.

“Tetap kami jual dengan harga seperti sebulan yang lalu, dari mulai Rp 60 ribu hingga Rp 78 ribu rupiah perkilogram daging sapi. Kalaupun ada pedagang di pasar menjual dagingnya di atas HET, saya rasa itu masih wajar. Sebab dari kami sudah Rp 78 ribu. Kalau dari pedagang pasar Rp 85 ribu, itu masih wajar,” terangnya.

Tapi kalau pedagang sudah menjual daging sapi beku mencapai Rp 90 ribu sampai Rp 100 ribu per kilogramnya, lanjutnya, hal itu patut dipertanyakan.

“Kalau yang seperti itu, saya berani jamin, itu ulah penjualnya sendiri yang ingin ambil untung gede memanfaatkan momen jelang lebaran. Intinya dari distributor memasarkan daging ke pedagang itu di bawah HET,” terang William.

Hal yang sama juga dikatakan oleh pemilik distributor daging sapi maupun ayam potong lainnya PT Dewi Kartika Inti, Acin. Mereka memasarkan daging sapi beku kualitas bagus, masih di bawah HET.

“Kami jual daging sapi impor beku itu mulai Rp 67 ribu hingga tertinggi Rp 78 ribu perkilogramnya. Soal ada pedagang di pasar yang menjual daging sapi beku hingga Rp 90 ribu sampai Rp 95 ribu, itu berarti pedagang yang nakal, ingin mengeruk untuk banyak,” ujarnya.

Sementara harga ayam potong sendiri, diakui Acin dari distrubutor utama di Jakarta sudah naik harganya hingga mencapai Rp 33 ribu perkilogramnya.

Ari seorang pedagang ayam potong di Pasar Mega legenda Batamcenter sedang memilih ayam yang akan dipesan oleh pelanggan. | Cecep Mulyana/Batam Pos

“Kami beli sekitar Rp 33 ribu ke distributor utama di Jawa. Dari kami lempar ke pedagang Rp 34 ribu sampai Rp 35 ribu. Oleh pedagang di pasar dijualnya lagi ke masyarakat Rp 37 ribu sampai Rp 40 ribu. Itu saya rasa masih wajar. Karena dari distributor utama, daging ayam sudah tinggi memang,” terang Acin.

Soal stok ayam potong, Acin mengakui dari distributor utama memang stoknya berkurang atau menipis. Tak seperti stok daging sapi yang melimpah.

“Kami di gudang ada 100 ton lebih daging sapi. Jumlah itu saya rasa cukup lah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batam hingga datangnya lebaran nanti. Kalau soal permintaan pasar, meningkat tapi tak signifikan. Nanti dua hari jelang lebaran Idul Fitri, biasanya peningkatannya pesat,” katanya mengakhiri. (gas)

Dua Kali Gagal Lelang

0
Aktivitas bongkar muat barang dilakukan di Pelabuhan Parit Rempak, beberapa waktu lalu. Pembangunan pelabuhan ini terancam batal karena sudah dua kali gagal lelang. F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Salah satu proyek strategis Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, yakni pembangunan Pelabuhan Parit Rempak, Karimun, terancam gagal. Pasalnya, sudah dua kali gagal lelang. Namun demikian, Dishub Kepri tetap optimistis kegiatan tersebut terlaksana di 2018 ini.

“Ada beberapa persoalan teknis, salah satunya tidak sesuainya harga penawaran dari peserta lelang,” ujar Kepala Badan Layanan dan Pengadaan (BLP) Provinsi Kepri Misbardi usai rapat bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Kantor Gubernur Kepri, Selasa (5/6).

Menurut Misbardi, ini merupakan kali ketiga proyek tersebut dilelang. Pihaknya berharap pelaksanaan lelang kali ini berjalan dengan baik. Karena target lelang kegiatan fisik pada Juni 2018 ini. ”Target kami bulan Juni ini, semua proyek fisik sudah selesai dilelang,” tegas Misbardi.

Disebutkannya, khusus untuk Dishub Kepri, pihaknya sudah merampungkan 18 paket kegiatan. Baik itu untuk pengawasan, kegiatan fisik sampai perencanaan. Sampai pekan pertama Juni 2018, sudah terlelang 171 paket kegiatan.

”Kegiatan-kegiatan tersebut tersebar di 15 Organisai Perangkat Daerah (OPD). Adapun nilai anggarannya adalah Rp 402 miliar,” ujar Misbardi, kemarin.

Terpisah, Kepala Bidang Kepelabuhanan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri Aziz Kasim Djou mengatakan, kegiatan-kegiatan strategis di Dishub Kepri sebagian sudah berjalan. Bahkan lewat APBD Kepri Tahun Anggaran (TA) 2018 ini, ada kegiatan yang dikebut melalui Detail Engineering Design (DED) sampai kegiatan fisik.

”Kegiatan yang sudah jalan adalah pengembangan Pelantar I dan II Tanjungpinang senilai Rp 19,1 miliar. Kemudian Pelabuhan Tanjunguban Rp 13,3 miliar,” ujar Aziz Kasim Djou.

Pelabuhan Berhala senilai Rp7,1 miliar masih dalam tahap penandatanganan kontrak. Sedangkan Parit Rempak, Karimun masih dilelang ulang. Karena ada persoalan teknis yang harus diperbaiki. Sementara itu, kegiatan yang didahului DED adalah pembangunan dermaga, Pulau Kasu, Batam. Kemudian ada juga DED pembangunan ponton Pelabuhan Kampung Asam, Kundur.

”Ada juga pengembangan dermaga Pasir Panjang, Durai dan pembangunan ponton Pelabuhan Sei Tenam, Lingga,” paparnya.

Ditegaskan Aziz, kegiatan yang didahului dengan DED diharapkan sudah berjalan pada bulan Juli mendatang. Kebutuhan pembangunan fisik Dermaga Pulau Kasu sekitar Rp 4 miliar. Sedangkan di Durai adalah Rp 3 miliar, dan Belakangpadang senilai Rp 1,5 miliar. Tujuan pembangunan infrastruktur pelabuhan tersebut untuk meningkatkan pelayanan transprotasi.

”Terminal kita di Kepri adalah pelabuhan. Makanya kita lakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” tutup Aziz. (jpg)

Pembangunan Fisik Banyak yang Belum Dilaksanakan

0

batampos.co.id – DPRD Natuna mempertanyakan kepastian penyelenggaraan pembangunan sejumlah kegiatan fisik tahun 2018 dalam rapat kerja bersama TAPD di ruang paripurna DPRD, Selasa (5/6).

Wakil Ketua DPRD Natuna Hadi Candra mengungkap, pemerintah daerah sebelumnya sudah memastikan tidak terjadi perubahan dalam perencanaan pembangunan fisik daerah. Namun, hingga kini masih banyak kegiatan yang belum dilaksanakan. ”Sekarang sudah Juni, banyak kegiatan yang dapat menyentuh ke masyarakat belum dilaksanakan. Bahkan perencanaan pun belum dilaksanakan” ungkap Candra.

Sebagian besar masyarakat Natuna hingga saat ini masih bergantung pada pembangunan daerah. Dampak langsung pembangunan dinantikan berbagai kalangan profesi.
Hadi Candra mengatakan, TPAD mestinya tidak menggantung satu kebijakan. Yang akhirnya berdampak kepada masyarakat. Yang berjalan saat ini baru pembangunan yang tidak secara langsung berdampak kepada masyarakat.

”Masyarakat Natuna perlu dampak langsung dari kegiatan pemerintah. Natuna saat ini banyak pengangguran,” bebernya.

Candra mengatakan, sebelumnya asumsi Silpa tahun 2018 diperkirakan sekitar Rp 200 miliar, namun nyatanya ketersediaan Silpa hanya Rp 2 miliar. Namun, rencana memangkas kegiatan juga tidak dilaksanakan karena adanya berbagai kepentingan. (arn)

Guru Malas Bisa Dipantau dengan DES

0
Sejumlah guru mengikuti sosialisasi penerapan aplikasi DES di SDN 001 Tarempa, beberapa waktu lalu. F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas meluncurkan aplikasi Daily Evaluation Sistem (DES). Aplikasi ini digunakan di bidang pendidikan khususnya guru karena dapat meningkatkan fungsi kontrol terhadap guru.

Bukan hanya itu, DES ini bisa difungsikan menghitung penilaian kinerja guru, meningkatkan pengawasan guru, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Aplikasi ini digagas oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas Asiah. Menurutnya, belum banyak instansi yang menggunakan, hanya ada di dua instansi, yakni Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Nasional dan menjadi yang pertama di Provinsi Kepri.

”Setelah uji coba dilakukan di dua sekolah, yakni SDN 1 Siantan dan SMPN 1 Siantan selama dua bulan, aplikasi ini akan diterapkan di seluruh sekolah yang ada di Anambas pada tahun ajaran baru 2018 /2019,” ungkap Asiah, Selasa (5/6).

Dengan aplikasi ini, dapat memudahkan dinas pendidikan mengontrol dan mengawasi kinerja guru melalui pengawas dan kepala sekolah. Dengan aplikasi ini, sebelum mengajar guru harus membuat konsep pembelajaran dulu terkait materi apa yang harus diajarkan kepada siswa. Sehingga persiapan guru lebih matang. Kemudian dimasukkan ke dalam sistem aplikasi ini.

Nantinya guru yang absen kelihatan dan yang tidak membuat persiapan juga kelihatan. “Ini menjadi salah satu tolok ukur penilaian guru,” ungkapnya.

Aplikasi ini dapat mengawasi guru yang malas. Guru yang tidak hadir atau absen tidak mungkin bisa mengisi format aplikasi ini karena aplikasi ini hanya bisa diisi di internet sekolah. Jadi, tidak bisa diisi dari luar sekolah. “Ini untuk mengantisipasi kalau ada guru malas yang mencoba mengisi laporan dari luar sekolah,” jelasnya.

Sistem ini juga bisa mengawasi guru yang mengajar di luar atau di pulau yang jauh dari pengawasan. Tanpa aplikasi ini bisa saja guru izin dua hari tapi kenyataannya lebih dari itu. ”Dengan aplikasi ini guru tidak bisa meninggalkan sekolah sembarangan. Guru yang absen atau tidak ada di tempat, maka akan ketahuan dan yang bersangkutan tidak mendapatkan penilaian,” jelasnya.

Seluruh kegiatan guru menjadi penilaian. Minimal guru harus mendapatkan 76 poin dalam satu bulan. Jika tidak sampai maka sistem akan menolak dan akan berakibat bagi tunjangan guru yang bersangkutan.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris mendukung aplikasi ini. Karena sejatinya Anambas butuh pemanfaatan teknologi seperti ini, kalau tidak maka bisa terus tertinggal dengan daerah lain. ”Anambas merupakan Kabupaten termuda di Kepri, sekarang ini kita masih tertinggal,” ungkapnya ketika membuka sosialisasi DES di SDN 001 Tarempa.

Menurutnya, menjadi pengajar merupakan pekerjaan yang mulia yang bersentuhan langsung dengan manusia. (sya)

Ketua DPRD Batam Sayangkan Pernyataan Sekda Kota Batam

0
foto: cecep mulyana / batam pos

batampos.co.id – Ketua DPRD Batam, Nuryanto menyayangkan pernyataan dari Sekda Batam, Jefridin yang mengatakan, Pemko Batam tak akan mampu membayar tunjangan kehadiran daerah (TKD) ada THR PNS tahun ini.

“Saya siap berkoordinasi dengan Pemko Batam kalau memang diminta untuk membantu mencari solusi penyelesaian tak tersedianya TKD pada THR PNS di lingkungan Pemko Batam yang sebanyak 5.623 orang,” ujar Nuryanto.

Pihaknya, lanjut Nuryanto, sudah mengirimkan surat ke Pemko Batam agar permasalahan pembayaran THR ke PNS segera diselesaikan secara penuh baik itu tunjangan keluarga maupun TKD nya.

“Intinya aturan dan arahan dari pusat itu sudah ada. Daerah wajib mengimplementasikannya atau membayar THR dan gaji ke 13 PNS secara penuh sesuai take home pay yang mereka terima tiap bulannya. Daerah wajib harus kreatif mencari dana untuk membayarkan tunjangan kinerja daerah ke para PNS. Itu sifatnya wajib,” terangnya.

Masih kata Nuryanto, sebenarnya pemerintah daerah dalam membayar atau mencari dana untuk membayar TKD, tinggal menyesuaikan dengan aturan yang ditentukan. Tentu aturan untuk daerah telah melalui serangkaian pertimbangan dari pemerintah pusat.

“Kalau nantinya terpaksa dilakukan penyesuaian karena anggaran untuk TKD belum masuk dalam APBD, tentu hal tersebut bisa dimaklumi pemerintah di tingkat pusat. Aturan Kemendagri itu berlaku untuk semua. Artinya penyesuaian, daerah tinggal mengikuti,” katanya.

Nuryanto yakin, kalau daerah bisa menjalankan aturan sesuai arahan yang ditetapkan, maka tak akan menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Jangan berfikir itu akan bermasalah. Asal ikuti aturan, ya silakan. Artinya kalau tidak dilaksanakan oleh pemerintah daerah, justru itu yang keliru. Intinya kalau memang mampu dan bisa, jangan mengada-ada dan bilang tak akan mampu bayar TKD PNS,” terang Nuryanto mengakhiri. (gas)

Bandara RHF Siap Layani Arus Mudik

0
Sejumlah penumpang tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, belum lama ini. Saat ini Bandara RHF tengah mempersiapkan pelayanan arus mudik Lebaran. F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Sementara itu, PT. Angkasa Pura II mulai melakukan persiapan pelayanan arus mudik Lebaran melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. Persiapan dilakukan dengan melaksanakan General Check Up semua fasilitas bandara.

General Manager Bandara RHF Tanjungpinang Hotasi Manalu mengatakan, hingga saat ini belum ada penambahan penerbangan atau ekstra flight untuk arus mudik dan arus balik. Hal ini dikarenakan belum ada pihak perusahaan penerbangan yang mengajukan penambahan penerbangan.

Peningkatan jumlah penumpang, lanjut Hotasi, hingga saat ini sudah mencapai lima persen dari hari biasa. Menurutnya penumpang pada saat mudik lebaran, bandara RHF lebih banyak menerima kedatangan daripada keberangkatan. “Tapi biasanya jumlah penumpang akan penuh dan meningkat mencapai 100 persen pada H-7 dan +7,” katanya.

Sementara itu, posko pelayanan Lebaran di Bandara RHF, akan didirikan pada H-7 lebaran untuk melayani penumpang. Nantinya, selain personel bandara, pelayanan dan pengamanan akan dibantu petugas kepolisian dan personel TNI Angkatan Udara.

Pihak PT Angkasa Pura II juga mengimbau kepada penumpang dan pengunjung bandara, terus waspada dan mengantisipasi maraknya aksi terorisme. Untuk itu dari Bandara RHF maupun perusahaan penerbangan sudah melakukan antisipasi dengan memberikan sosialisasi dan langkah-langkah peringatan di bandara. “Kami ingin arus mudik berjalan tertib dan lancar,” imbaunya.(odi)

LAZ MRB Berbagi dengan Warga di Wilayah Binaan

0

batampos.co.id – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Raya Batam menggelar buka puasa bersama dengan warga pulau terluar, Teluk Nipah, Senin (4/6). Kegiatan itu juga disertai dengan pembagian 50 paket sembako dan perbaikan fasilitas musala di pulau tersebut.

Direktur LAZ Masjid Raya Batam, Syarifuddin mengatakan Teluk Nipah merupakan Pulau ke 10 binaan LAZ yang digelar buka bersama dengan warga. Dimana pada puasa sebelumnya, LAZ Masjid Raya juga telah menggelar buka bersama dengan 9 pulau binaan lainnya seperti Pulau Air Mas, Pulai Selatdesa, Pulau Kubung, Pulau TanjungSauh, Pulau Gara, Pulau Bertam, Pulau Lingka, Pulau Kampung Baru, Pulau Panurun dan Pulau Lengung.

“Khusus di Teluk Nipah kami langsung menyalurkan 50 paket sembako untuk masyarakat disana. Sementara di 9 pulau lainnya, akan menyusul,” terang pria yang akrab disapa Syarif ini.

Menurut dia, di Teluk Nipah pihaknya juga memberi bantuan operasional kegiatan dakwah dengan perbaikan fasilitas musala. Dimana, di Musala kecil itu sangat minim dengan penerangan dan pengeras suara sudah mulai rusak.

“Penerangan disana sangat minim, jadi memang butuh bantuan perbaikan fasilitas,” ungkap Syarif.

Selain di daerah Hiterland, pihaknya juga akan menggelar buka bersama dan pemberian sembako di daerah mainland (Batam). Buka bersama dan pembagian 50 paket sembako pertama di daerah Batam akan dilakukan pada Rabu (6/6) di kawasan Ruli Belian, kemudian dilanjut dengan buka puasa dihari berikutnya di Kampung Nanas Batamkota.

“Masing-masing wilayah dapat pembagian sembako berbeda, tergantung dari banyak jumlah masyarakat kurang mampu disana,” imbuh Syarif.

Dijelaskannya, seluruh kegiatan tersebut merupakan agenda dan program berbagi selama ramadan. Dimana orang mampu berbagi dengan orang kurang mampu. Pemberian bantuan juga bentuk kepedulian dan meningkatkan ibadah selama bulan ramadan.

“Ini merupakan bentuk peduli dengan sesama yang memang kekurangan. Sembari meningkatkan ibadah,” pungkas Syarif. (she)

Dinkes dan KKP Sediakan Pelayanan Kesehatan

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri Tjetjep Yudiana meminta para pemudik menghindari berdesak-desakan saat menaiki kapal. Karena itu sangat berisiko bagi kesehatan. Apabila ada penumpang merasa sakit bisa segera melakukan cek kesehatan di Pos Pelayanan Kesehatan yang ada di pelabuhan maupun bandara.

“Yang penting hindari desak-desakan dengan sesama penumpang,” kata Tjetjep di Kantor Gubernur Kepri, Selasa (5/6).

Secara keseluruhan segala persiapan menghadapi arus mudik jelang Lebaran, terus ditingkatkan. Dari segi keselamatan kesehatan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga siap memberikan pelayanan kepada pemudik. Selain di posko pengamanan arus mudik, di setiap pelabuhan juga telah disiapkan tenaga medis. Pihaknya juga berkoordinasi kepada Kantor Kesehatan di seluruh pelabuhan di Kepri.

“Kantor Kesehatan di tiap pelabuhan yang di bawah naungan Menteri Kesehatan (Menkes) juga bekerjasama dengan daerah dalam penanganan pelayanan kesehatan untuk penumpang yang saat ini mudik,” paparnya lagi.

Dia menghimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan mudik Lebaran, apabila dirasakan keluhan pada kesehatan, agar melakukan pemeriksaan di posko yang telah disiapkan, sebelum berangkat. Demikian juga apabila dalam perjalanan ada penumpang yang mengeluhkan kesehatan, maka disarankan untuk berkomunikasi dengan pihak kapal. Karena kapten kapal punya akses langsung dengan pelayanan kesehatan di tempat tujuan.

“Apabila ada laporan, petugas medis di pelabuhan tujuan bisa bertindak. Seperti kebutuhan ambulan maupun penangan medisnya,” jelas Tjetjep.

Pada saat Lebaran nanti, ia meminta pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun pukesmas bekerja secara maksimal. Sehingga masyarakat yang membutuhkan merasa terlayani. ”Bukan hanya di pelabuhan dan bandara yang harus diperhatikan. Akan tetapi pelayanan di rumah sakit maupun pukesmas juga harus diperhatikan dan memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya. (jpg)

59 Persen dari 1.500 Meter Jalan Sudah Dikerjakan

0
Jalan poros tahap 3 yang tengah dikerjakan Dinas PUPR Karimun. F. Tri Haryono/batampos.co.id 

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun tahun ini kembali melanjutkan proyek hotmix jalan poros atau Jalan Jenderal Sudirman sepanjang 1.500 meter melalui APBN 2018 atau Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 14 miliar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karimun. Saat ini proyek dalam tahap pengerasan jalan beton, pemasangan turap dan saluran leveling aspal.

”Alhamdulillah, progresnya sudah mencapai 59 persen yang di­mulai dari simpang GOR atau Tu­gu Pemuda. Kami prediksi akan selesai dalam waktu dua bu­lan mendatang. Maklum beberapa pekan ini, turun hujan terus tiap hari, jadi, pengerjaannya tidak bisa sekaligus,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Karimun Cahyo Prayitno, Selasa (5/6).

Pengerjaan tersebut meng­gu­na­kan sistem aspal hotmix. Na­mun, ada beberapa titik ha­rus dibantu dengan beton ri­gid un­tuk pondasi di kawasan yang ku­rang tinggi. Sehingga proses pe­ngerjaannya dilakukan­ secara bertahap, mengingat kon­di­si jalan tersebut tidak sa­ma ra­ta. Tetapi secara umum, peng­e­rjaan sudah sesuai dengan prog­­res yang telah dire­nca­na­k­an.

”Jalan poros yang sudah selesai pengerjaan sejak tahun 2016 dan 2017 melalui DAK mencapai 5,7 kilometer, dengan total anggaran Rp 48,7 miliar,” ungkapnya.

Untuk tahun 2016 lalu, jalan yang sudah digarap sepanjang 4,5 kilometer menggunakan DAK sebesar Rp 38,9 miliar. Kemudian, tahun 2017 dilanjutkan 1,2 kilometer dengan pagu anggaran Rp 9,8 miliar. Pemanfaatan jalan poros tersebut sudah bisa dimaksimalkan oleh masyarakat, tidak lagi bergelombang maupun berlobang.

”Walaupun jalan poros sudah bagus, tetap harus berhati-hati mengendarai kendaraan,” pesan Cahyo. Jalan di sisi kantor bupati terlihat sudah dicor dan dalam proses pengerasan jalan. (tri)

Minggu, 10 Juni Ada Pasar Murah di Batuaji

0
foto: yuli / batampos

batampos.co.id – Kecamatan Batuaji akan menggelar pasar murah Minggu (10/6) mendatang. Camat Batuaji Ridwan Affandi mengatakan pasar murah tahap dua ini akan digelar selama satu hari sebelum hari Raya Idul Fitri. Informasi yang didapat dari Pemerintah Kota Batam akan ada 15 distributor yang akan siap membantu melancarkan pasar murah ini.

“Pasar murah ini akan membantu warga yang hendak membeli sembako untuk persiapan Lebaran,” ujar Ridwan saat dikonfirmasi, Selasa (5/6).

Pasar murah tahap dua ini akan menjual berbagai kebutuhan sembako saat Lebaran, seperti beras bulog, gula, daging sapi beku, telur, bawang merah dan putih, cabai merah, sayur mayur, ikan, minuman, mentega, tepung, minyak goreng, dan beberapa kebutuhan lainnya.

“Harganya murah dari harga pasar. Jadi sangat membantu warga yang ekonomi ke bawah,” katanya.

Sementara pasar ini juga akan digelar selama lima hari dari Kamis (7/6) hingga Senin (11/6) mendatang. Kabag Perekonomian Kota Batam Zurniati mengatakan sudah mempersiapkan 15 distributor untuk membantu kelancaran pasar murah.

“Walaupun libur Pemko Batam tetap melaksanakan TPID pasar muirah dalam rangka antisipasi lonjakan harga,” katanya.

Sekretaris Daerah Jefridin mengatakan, operasi pasar murah dilakukan sebagai langkah pengendalian inflasi daerah. TPID Kota Batam menurutnya berusaha berfikir bagaimana kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dan lebaran tidak defisit.

“Semakih banyak titik-titik operasi pasar murah di Bulan Ramadhan akan semakin baik,” kata Jefridin (une)