Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12280

Bea Cukai Tetap Siagakan Petugas selama Libur Lebaran

0

batampos.co.id – Selama libur  lebaran hingga tepat hari H lebaran, layanan kepabeanan ekspor-impor di Batam tetap berjalan seperti biasa.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Bea Cukai (BC) Batam, Susila Brata, Rabu (6/6) sore.

“Selama libur lebaran, kami sudah membuat pengumuman, dan itu sudah kami upload di website kami juga. Mana-mana saja layanan yang kami buka selama liburn lebaran. Layanan ekspor-impor kami tegaskan tetap masuk dan berjalan seperti biasa. Selama lebaran pun layanan ekspor tetap buka 24 jam,” ujar mantan Kabid BKLI BC Batam tiga tahun lalu ini.

Sedangkan untuk layanan kepabeanan impor barang, lanjutnya, selama cuti lebaran tetap masuk. Hanya tepat di hari H lebaran selama dua hari, layanan impor diliburkan.

“Kami punya aturan personel yang ada tak boleh melebihi sepertiga dari kekuatan yang cuti nantinya. Menurt data dari kami, bahkan pegawai BC yang cuti kali ini sedikit sekali jumlahnya, tak sampai seperempat dari jumlah pegawai BC yang ada,” terangnya.

Sedangkan untuk pengawasan di pintu-pintu masuk di pelabuhan maupun maupun bandara, lanjut Susila, masih tetap berjalan normal.

“Kami ada pejabat di bidang P2 tak boleh satu haripun lowong pejabatnya. Jadi setiap hari selalu ada pergantian untuk piket sebagai pejabat di pengawasan. Demikian juga patroli laut akan tetap dijalankan seperti biasa. Kekuatan kami tak akan berkurang walaupun ada yang cuti,” kata Susila.

Mendekati lebaran nantinya, pintu-pintu masuk dan keluar seperti misalnya di pelabuhan penumpang Sekupang dan Harbour Bay tetap akan diberikan pelayanan yang maksimal. Begitu juga dengan di Bandara Hang Nadim.

“Kalau selama yang kami tambahkan jelang lebaran, kami tambahkan personel di titik seperti bandara dan elabuhan yang padat. Penambahan personel untuk mengantisipasi arus mudik maupun balik seperti juga di Pelabuhan Batuampar,” terang Susila.

Penambahan akan diberikan ke pelabuhan maupun bandara yang biasanya akan membludak jumlah penumpang yang mudik dan arus balk nantinya.

“Rata-rata penambahan personel sebanyak 50 persen dari kuota biasanya. Ada juga yang ditambahkan hingga 100 persen dari jumlah personel biasanya,” ujar Susila mengakhiri. (gas)

Mudik Melalui Singapura

0
lalulintas di Singapura

batampos.co.id – Tiket mudik dari Batam menuju ke berbagai daerah sudah tak tersedia lagi. Sementara itu, hanya dua maskapai saja yang mengajukan penambahan jadwal penerbangan yakni Lion Air dan Sriwijaya Air.

Kedua maskapai ini menambahkan jadwal penerbangan hanya ke beberapa daerah di Sumatera saja. Namun untuk daerah Pulau Jawa atau pulau lainnya tak ada penambahan jadwal penerbangan.

Hal ini membuat beberapa orang mencoba mencari alternatif mudik. Salah satu alaternatif yang cukup unik dilakukan masyarakat Batam dalam beberapa tahun belakangan, yakni mudik melalui Singapura.

Dewi, salah seorang masyarakat Batam yang memilih mudik melalui Singapura, ia mengaku memilih mudik melalui negara tetangga karena biayanya lebih murah dibandingkan melalui Hang Nadim.

“Saya memilih karena alasan waktu juga,” katanya, Kamis (7/6).

Ia mengatakan tiket dari Bandara Changi, Singapura ke Pekanbaru berada pada kisaran Rp 500 ribu. Sementara itu, rute Batam ke Pekanbaru berada dikisaran harga Rp 800 ribu.

“Tahun lalu saya juga menjalani mudik melalui Singapura,” ungkapnya.

Hal yang senada diungkapkan oleh Sunanto, pria lajang asli Surabaya ini juga memilih mudik melalui Singapura.

“Murah, lumayan tiketnya selisih Rp 700 ribu,” tuturnya.

Ia mengatakan berangkat 11 Juni, tiket dari Singapura ke Surabaya dibelinya dengan harga Rp 1,3 juta. Sedangkan tiket dari Batam menuju ke Surabaya, sudah berada dikisaran Rp 2 juta. Tiket yang tersediapun, hanya untuk penerbangan transit.

Terkait mudik melalui Singapura ini, telah lama didengar oleh Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso.

“Memang ada,” ujarnya.

Dari pantauannya selama beberapa tahun ini, masyarakat yang memanfaatkan mudik melalui Singapura itu berkisar diangka 10 persen dari jumlah keseluruhan pemudik Idul Fitri.

“Kalau soal harga bedanya dikisaran Rp 400-600 ribu lah untuk ke beberapa daerah tujuan,” tututnya.

Suwarso mengungkapkan di Singapura tidak menetapkan tarif ambang batas atas atau bawah. Sehingga saat hari besar atau libur, tarif tiket di Singapura tidak ada lonjakan yang berarti.

“Sama saja (tarif tiket Singapura,red), reguler,” ucapnya.

Alternatif mudik tidak hanya melalui Singapura saja. Masyarakat Batam dapat mudik melalui jalur laut. Beberapa pelabuhan di Batam menyediakan rute pelayaran ke beberapa daerah di Sumatera serta Jawa.

Kasatker Pelabuhan Domestik Sekupang, Suherman mengatakan pihaknya melayani rute ke Tanjungbuton, Dumai, Bengkalis, Selatpanjang, Tembilahan, Sungai Guntung, Kuala Galung, Kuala Tungkal dan Kuala Enok.

“Tiketnya masih menerapkan harga reguler,” ucapnya.

Harga tiket Pelabuhan Sekupang, Batam menuju ke Tanjung Buton hanya Rp 290 ribu,

  • Sekupang ke Dumai Rp 400 ribu,
  • Sekupang ke Bengkalis Rp 300 ribu,
  • Sekupang ke Selat Panjang Rp 110ribu,
  • Sekupang ke Tembilahan Rp 450 ribu,
  • Sekupang Sungai Guntung Rp 450 ribu,
  • Sekupang ke Kuala Galung Rp 420ribu,
  • Sekupang ke Kuala Tungkal Rp 445ribu dan
  • Sekupang ke Kuala Enok Rp 505ribu.

Selain melalui Pelabuhan Sekupang, masyarakat juga bisa mudik melalui Pelabuhan Roro di Telagapunggur, Nongsa. General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Punggur Anis Adinizam mengatakan pihaknya melayani rute pelayaran dari Batam menuju ke Mengkapan, Riau, lalu juga ke Karimun, Dabo, Lingga serta juga ke Jambi.

“Jadwal rutenya dapat dilihat melalui website www.indonesiaferry.co.id,” ungkapnya.

Kelebihan mudik melalui Kapal Roro, masyarakat bisa membawa kendaraanya ke daerah tujuan. Sebagian kecil masyarakat memilih mudik melalui jalur ini. Salah satunya, Sherly Comala Sari. Perempuan asal Padang ini, menuturkan sudah beberapa tahun mudik menggunakan Kapal Roro.

“Sekalian jalan-jalan dan menikmati libur. Lalu kadang saat sampai di Padang, sudah cari mobil rental. Yahh terpaksa bawa mobil dari sini saja,” ucapnya singkat. (ska)

Wisman Bisa Didampingi Tour Guide dari Negaranya

0

batampos.co.id – Sejak awal 2018 sudah ribuan wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok berkunjung ke Tanjungpinang dan Bintan. Ada yang terbang langsung dari Tiongkok ke Tanjungpinang. Ada pula yang melalui Singapura.

Kunjungan itu membuat sektor industri pariwisata di Pulau Bintan bergairah kembali. Berdasarkan data dari Kantor Imigrasi Tanjungpinang, selama Februari 2018 saja, sekitar 5.275 wisman Tiongkok datang ke Tanjungpinang menggunakan penerbangan langsung.

“Mereka terbang langsung dengan menggunakan pesawat Citilink dan Sriwijaya Air dari sejumlah kota, seperti dari Kota Chongqing, Chengdu, Wenzhou, dan Kota Ningbo. Kemudian dari Kota Hangzhou, dan Kota Ningbo,” kata Liu Eu Fung, Resident Manager Hotel Bintan Agro Resort kepada Batam Pos, Kamis (7/6).

Menurut pria asal Singkawang ini, kedatangan ribuan wisman itu membuat hotel-hotel yang di 2017 sempat lesu, di 2018 menggeliat kembali. Sedikitnya delapan hotel berbintang 4 di Pulau Bintan hidup kembali.

Efek dari membaiknya tingkat hunian hotel adalah meningkatnya permintaan bahan mentah untuk makanan dan minuman dari hotel ke masyarakat sekitarnya. Juga membuat puluhan tour guide di Pulau Bintan ikut mendapat manfaat positifnya.

“Ada sekitar 70-an guide lokal yang ikut merasakan dampak positif dari kedatangan turis turis Cina. Meski mereka didampingi beberapa guide, yang mengurus dan mendampingi mereka dari pergi hingga pulang kembali ke Cina,” terang Liu Eu Fung.

Sama seperti kita, wisata ke luar negeri, imbuh Liu, yang didampingi pemandu wisata, mereka juga seperti itu. Umumnya tour and travel akan memberikan satu pemadu wisata untuk rombongan yang berjumlah sekitar 10 orang.

“Jadi, mereka memang ditunjuk dari kantor tour and travel di negara asal mereka masing-masing. Bukan dari kita,” tegasnya.

Penegasan itu sekaligus menjawab adanya tudingan dari oknum tertentu, yang menyebut tour guide itu diatur oleh manajemen di Bintan. Oknum itu sebelumnya pernah bergabung sebagai pemandu lepas (tour guide freelance) wisman Tiongkok ke Pulau Bintan. Namun, kerja sama dengannya dihentikan karena perilakunya tidak bisa diterima wisman.

“Kita ini kan sebagai pihak yang dikunjungi. Dan, kita berikan pelayanan terbaik sebagai wujud terima kasih kita karena mereka sudah datang.
Termasuk menyiapkan pemandu yang mampu menguasai dialek bahasa dari daerah asal mereka datang,” jelas Liu, sembari menambahkan bahwa pemandu dari Tiongkok belum tentu fasih berbahasa Indonesia sehingga perlu pemandu lokal juga.

Baerullah, Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Tanjungpinang yang dikonfirmasi terpisah, menegaskan tidak ada aturan yang melarang turis asing membawa tour leader sendiri. Karena jasa mereka memang dibutuhkan.(cca)

Pasar Murah Diminati Warga Kota Batam

0
foto: yuli / batampos

batampos.co.id – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam kembali menggelar Pasar Murah TPID selama lima hari mulai hari ini (kemarin) hingga hari Senin (11/6) nanti.

Hari pertama di Pasar Murah TPID kedua ini yang digelar di depan Kantor Camat Bengkong, satu jam berlangsung yang mulai dibuka pukul 9.00 WIB, langsung diserbu ratusan bahkan ribuan warga Bengkong.

Tiga ton beras yang disediakan Bulog langsung habis terjual dalam waktu hanya satu jam saja.

“Mumpung ada Pasar Murah TPID ini, kami dari pagi tadi rela antre menunggu dibuka. Memang harganya jauh lebih murah kok di Pasar Murah TPID ini. Bawang merah saja perkilogramnya di pasar sampai Rp 45 ribu. di Pasar Murah TPID ini hanya dijual Rp 22 ribu saja. Kan selisihnya seratus persen lebih,” ujar Mufidah didampingi suami dan anaknya, warga Bengkong Sadai yang memborong sembako di Pasar Murah TPID sampai antre sejak pagi hari sebelum dibuka.

Kabag Perekonomian Pemko Batam, sekaligus tim TPID Batam, Zurniati menegaskan, pihaknya pada Pasar Murah TPID yang kedua ini melibatkan beberapa distributor komoditi pangan seperti distributor daging, telor, Hypermart, Indomart, Bulog dan BUMD serta DKPP dan Dinas Perikanan.

“Tiap distributor minimal menyiapkan seribu papan atau pack untuk masyarakat. Misalnya telur, minimal distributor yang diikutkan Pasar Murah TPID yang kedua ini harus menyiapkan seribu papan telur. Lebih dari itu diperbolehkan,” ujar Zurniati.

Masih kata Zurniati, digelarnya Pasar Murah TPID kedua ini bertujuan untuk menekan inflasi di Batam serta mencegah adanya manipulasi atau monopoli harga jelang lebaran.

“Ada beberapa komoditi pangan di Pasar Murah TPID dibatasi pembeliannya. Misalnya saja telur dan daging kerbau, maksimal per orang hanya diperbolehkan membeli lima kilogram daging kerbau maupun sapi. Sedangkan untuk beras kemasan lima kilogram, kami tak membatasinya. Berapapun yang masyarakat inginkan, boleh beli berapapun berasnya,” terang Zurniati.

Pada Pasar Murah TPID kedua ini, lanjutnya, seluruh bahan pangan yang dijual ke masyarakat, harganya jauh lebih murah dibandingkan di pasar lainnya, karena dari distributor sendiri yang menentukan harga grosir.

“Harga murah pada Pasar Murah TPID ini bukan karena disubsidi. Ini murni harga dari distributor utama. Kalau harga di pasar kan jauh lebih mahal karena dari distributor, masih harus ke tangan kedua dan ketiga sampai ke konsumen. Makanya harganya jauh lebih mahal,” ujar Zurniati.

Pasar Murah TPID kedua ini, pemerintah menyiapkan tenda untuk menggelar komoditi pangan yang akan dijual serta menyiapkan meja.

“Itu semua gratis tanpa ada dipungut biaya,” katanya.

Sementara dari pihak Bulog sendiri di Pasar Murah TPID kali ini menyiapkan tiga ton beras premium merek Beras Kita kemasan lima kilogram yang dijual Rp 48 ribu.

Menyediakan pula 300 kilogram gula pasir kemasan merek Gula Kita yang dijual per kilogramnya Rp 12 ribu.

“Tak hanya beras dan gula pasir saja. Kami juga menyiapkan daging kerbau sebanyak 300 kilogram. Untuk daging kerbau kami jual perkilogramnya hanya Rp 75 ribu, jauh di bawah HET Rp 80 ribu,” ujar Kasi Komersiil Bulog Batam, Sri Rahayu.

Sri Rahayu berharap, dengan adanya Pasar Murah TPID ini, masyarakat bisa menyimpan atau menyetok bahan pokok untuk kebutuhan lebaran seperti misalnya beras. Karena harga beras di pasar dengan kualitas yang sama sudah ada patokan HET, jarang didapati di pasar harganya sesuai HET, pasti jauh lebih mahal.

“Yang paling laku cepat habis adalah daging kerbau. Kami siapkan 300 kilogram, hanya sejam sudah 200 kilogram daging habis terjual,” terang Sri Rahayu.

Komoditi pangan yang dijual di Pasar Murah TPID ini seperti cabai dijual Rp 23 ribu saja perkilogramnya. Sedangkan di pasar higga tembus Rp 45 ribu. Begitu juga bawang putih hanya dijual Rp 17 ribu perkilogramnya. Sedangkan di pasar saat ini harga bawang putih dijual Rp 30 ribu.

Begitu juga harga daging sapi di pasar yang saat ini dijual Rp 90 ribu perkilogramnya, di Pasar Murah TPID hanya dijual Rp 78 ribu.

Gula pasir merek Gula Kita dari Bulog yang di ritel-ritel perkilogramnya dijual Rp 13.500, di Pasar Murah TPID hanya dijual Rp 12 ribu saja.

Sementara beras medium merek Beras kita di Pasar Murah TPID perkilogramnya hanya dijual Rp 9.600 saja. Sedangkan di pasar maupun ritel, dengan kualitas sama, beras per kilogramnya tembus Rp 11 ribu. (gas)

Pengurusan Surat Pindah Capai Ribuan

0
Suasana pengurusan surat pindah

batampos.co.id – Pengurusan surat pindah sekolah di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Btam mencapai ribuan pemohon, dari tingkat dasar maupun menengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengatakan setiap tahun memang banyak yang meminta pidah keluar untuk bisa melanjutkan pendidikan di luar Batam.

“Yah, memang begitu setiap tahunnya, perpindahan siswa ini diharapkan bisa memberi rongga untuk siswa lainnya,” sebutnya.

Untuk pengurusan ini dibuka sejak Senin (4/6) lalu. Berdasarkan data yang dari masing-masing bidang jumlahnya memang mencapai ribuan.

“Paling ramai itu hari pertama. Detail totalnya masing-masing bidang yang tahu,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Disdik Batam, Hernowo mengatakan selama tiga hari pengurusan surat rekomendasi pengajuan mencapai 485 dan surat pindah rayon mencapai 305 permohonan.

Ia menjelaskan untuk jenjang SMP jumlah permohonan tidak sebanyak di tingkat SD. Permohonan masih dibuka hingga Jumat (7/6).

“Jadi orangtua masih bisa megurus dokumen kesiswaan anak mereka,” sebutnya.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Disdik Batam Vadilifa menuturkan hingga saat ini total surat pindah rayon SD mencapai 1.075 dan rekomendasi 168 permohonan.

Banyaknya permintaan surat pindah ini dipengaruhi kondisi sosial masyarakat juga. Tidak sedikit yang kembali ke kampung mereka karena di Batam sudah tidak ada pekerjaan dan lainnya.

“Sekarang sudah berkurang, permintaan tak sebanyak hari pertama dan kedua,” ujarnya.(yui)

Cadangan Listrik Capai 44 Persen

0

batampos.co.id – Manajer PT PLN (Persero) Area Tanjungpinang Fauzan mengatakan program terjahitnya suplai listrik dari Selat Panjang, Riau ke Tanjungbalai Karimun, Kepri dipastikan selesai tahun 2020 mendatang.

“Jalurnya lebih pendek jika dibanding Batam ke Karimun,” ujar Fauzan, usai buka puasa bersama dengan media di CK Hotel, Rabu (6/6).

Fauzan menjelaskan, persediaan pasokan listrik di seluruh Kepri kecuali Batam sebesar 135 Mega. Sementara beban puncak hanya 75 Mega. Sehingga PLN memiliki surplus atau cadangan listrik sebesar 60 Mega atau sekitar 44 persen. Dari jumlah tersebut, transfer koneksi dari Batam sebesar 120 Mega.

“Alhamdulillah, sampai saat ini pelayanan kami masih yang terbaik. Hampir tiap hari tidak pernah ada gangguan,” kata Manajer yang meliputi seluruh wilayah Kepri kecuali Batam ini.

Jumlah keseleluruhan pelanggan di Kepri lanjut Fauzan, sebanyak 249 ribu. “Jumlah ini tidak termasuk pelanggan yang di Batam,” jelasnya.

PLN Area Tanjungpinang menawarkan promo Gemerlap Lebaran. Promo ini memberikan penambahan daya gratis untuk rumah ibadah dan potongan harga 50 persen untuk pelanggan rumah tangga. “Promo ini berakhir sampai tanggal 30 Juni nanti,” ujarnya.

Meski kondisi persediaan listrik sangat mencukupi, namun PLN terus mengembangkan pembangkit lainnya. Dengan hadirnya mesin pembangit gas sebesar 30 Mega di Teluk Sasah Bintan, Fauzan menyakini ke depan khususnya Bintan dan Tanjungpinang tidak akan lagi ketergantungan pasokan listrik dari Batam.

“Insya Allah, akhir tahun 2019, mesin gas yang di Teluk Sasah sudah bisa beroperasi. Artinya untuk persoalan listrik nantinya Pulau Bintan ini akan aman. Sampai saat ini jumlah pelangan Bintan dan Tanjungpinang sebanyak 120.878 pelanggan,” pungkasnya.(cca)

BP Batam Bangun Masjid di Lingkungan Kantor

0
Kepala BP Batam, Lukita D Tuwo saat memberikan sambutan sempena pembangunan masjid BKDI BP Batam, pagi ini.
foto: istimewa

batampos.co.id – Jumat, (8/6/2018), sekira pukul 09.00 pagi hujan gerimis mengguyur Batam. Tidak lebat memang.

Hari ini, memasuki puasa hari ke 23 menjadi hari berbahagia bagi BP Batam. Hari ini dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan masjid BKDI (Badan Koordinasi Dakwah Islam) BP Batam di lingkungan kantor BP Batam, tepatnya diantara gedung utama dan Bifza Annex 1.

Masjid ini memiliki area salat 575 meter persegi. Lantai satu dirancang bisa menampung 540 jamaah sedangkan di ruang mezanin sekira 100 jamaah.

Peletakaan batu pertama di lakukan ole Kepala BP Batam, Lukita D Tuwo.

Ia didampingi Anggota 1, Purwiyanto, Anggota 4 Eko Budi Soepriyanto dan Anggota 5 Bambang Purwanto.

Nampak hadir pada acara ini para Direktur di lingkungan BP Batam.

Berlindung di bawah payung berlogo BP Batam, Lukita meletakkan batu pertama serta menyampaikan sambutan.

“Sekarang baru terwujud,” ujar Lukita.

Sebuah cita-cita melengkapi fasilitas kantor dengan ruang ibadah yang representatif.

“Dengan pembangunan masjid ini pun, kita, harapkan semakin mendorong pegawai untuk lebih mudah beribadah.”

Melihat gambar rancangannya masjid ini tak seperti masjid biasa yang memiliki kubah.

Ia didesain dengan merujuk pada konsep tauhid. Tangan mengepal dengan jari telunjuk menunjuk arah atas.

Tahniah…. (ptt)

Wisatawan Disambut Kebudayaan Lokal

0
Pemerintah Kabupaten Natuna menyambut kedatangan rombongan wisatawan asing di Pantai Kencana, Ranai dalam Sail Natuna, Kamis (8/6). F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Natuna menyambut kedatangan rombongan wisatawan asing dalam festival bahari Sail to Natuna di Pantai Tanjung Teluk Selahang, Kamis (7/6). Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti didampingi Ketua DPRD Natuna Yusripandi mengalungkan bunga kepada perwakilan wisatawan dan disambut tarian dan kesenian lokal.

Ngesti mengatakan, kegiatan festival wisata bahari Kabupaten Natuna 2018, merupakan upaya promosi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing di Natuna dan bagian promosi pariwisata. “Kunjungan yacht wisatawan asing ini adalah kesekian kalinya, berkat dukungan Kementerian pariwisata. Pemerintah daerah pun tentu menyambut baik kalender wisata di kementerian,” kata Ngesti.

Kunjungan wisatawan asing tersebut, pemerintah menyambut dengan berbagai penampilan kebudayaan dan tradisi masyarakat. Mulai permainan alu, mengupas kelapa hingga memarut kelapa secara tradisional. Ngesti mengatakan, dengan kalender Sail Natuna di Kementerian Pariwisata saat ini, diharapkan ke depannya Natuna menjadi tujuan wisatawan asing. Dan dengan perkembangan pembangunan berbagai infrastruktur, Natuna mudah-mudahan menjadi daerah transit manca negara.

“Soal wisatanya, Natuna adalah Bali ke dua. Memang tinggal dilakukan pemberdayaan optimal dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk kemajuan pariwisata,” ujar Ngesti.

Dijadikannya Natuna sebagai tujuan kalender wisata bahari sail to Natuna oleh yachter berbagai negara, tentu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dan pemerintah daerah terus menjalankan program strategis baik berupa promosi maupun pembenahan fasilitas pendukung pariwisata.

Sementara itu Anggota DPRD Natuna Marzuki mengharapkan, festival bahari Kabupaten Natuna 2018 memberikan dampak yang positif kepada masyarakat dan pemerintah daerah. Namun menurut Marzuki, agenda kedatangan yacht di bulan puasa Kurang didukung sebagian masyarakat. Karena bulannya masyarakat menunaikan ibadah puasa.

Dikatakan Marzuki, festival bahari tahun 2018 ini dapat menambah efek domino. Karena pemerintah daerah mengeluarkan biaya tidak sedikit, mencapai miliaran rupiah. Sementara Pemerintah daerah hingga saat ini belum membangun infrastruktur menyambut kedatangan kapal yacht.

”Mestinya anggaran miliaran rupiah sudah bisa membangun pelabuhan khusus kapal yacht. Karena sudah setiap tahun, pemerintah daerah menyambut kedatangan puluhan kapal yacht, dan hanya Lego jangar di tengah laut. Hal ini juga menjadi persoalan,” ujar Marzuki. (arn)

Atletik Siap Realisasikan Target Juara Umum

0

batampos.co.id – Cabang olahraga (cabor) atletik optimis bisa menjadi juara umum dalam gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang akan digelar 20-28 Juli mendatang di Kabupaten Lingga. Demi meraih target yang ditetapkan ini, cabor atletik akan terus menggelar latihan rutin.

ketua Kontingen Kota Batam Muhammad Ali mengatakan jika cabor atletik adalah langganan juara umum. Karenanya, target juara umum yang diberikan pada cabor atletik dalam Popda nanti adalah target yang realistis.

“Atletik adalah salah satu lumbung medali Kota Batam. Dan cabor ini juga menjadi salah satu cabor yang rutin menjadi juara umum. Karenanya, target juara umum untuk atletik adalah hal yang wajar,” terang Ali, Kamis (7/6).

Ia juga menjelaskan dengan keberhasilan cabor atletik menjadi juara umum dalam Popda sebelumnya, Dinas Pendidikan KOta Batam nerapkan target serupa dengan raihan sebelumnya. “Paling tidak kami memberikan target yang sama dengan sebelumnya. Tak mungkin kami memberikan target dibawah raihan Popda sebelumnya,” tegas Ali.

Ali juga menjelaskan jika dalam Popda nanti, Kota Batam akan menurunkan 17 atlet untuk mengikuti 24 nomor yang dilombakan.

“Sebanyak 17 atlet atletik siap berlaga dalam Popda 2018. Rencananya nanti akan mengikuti 24 nomor yang diperlombakan,” ujarnya.

Beberapa nomor menjadi nomor unggulan cabor atletik Kota Batam. Diantaranya adalah lari 5.000 M, 10.000 M, 400 M, dan 800 M. “Nomor ini memang menjadi andalan bagi Kota Batam dalam meraup medali,” terang Ali.

“Nomor lainnya dalah nomor lempar lembing. Karena dalam kejuaraan nasional (kejurnas) atletik pelajar tahun 2017, atlet atletik Kota Batam mampu meraih peringkat dua,” ujarnya bangga.

Menurut Ali, beberapa catatan prestasi yang diraih oleh atlet atletik Kota Batam ini membuatnya optimis atletik bisa meraih juara umum.

“Optimis dan yakin atletik Kota Batam akan bisa meraih gelar juara umum. Hanya sekarang tinggal mempersiapkan sebaik mungkin bagaimana untuk merealisasikan target itu,” katanya.

Ali juga menjelaskan tim atletik Kota Batam untuk gelaran Popda hingga saat ini masih terus berlatih meningkatkan kemampuannya. Tim atletik Popda Kota Batam tengah menggembleng dirinya di Sekolah Yos Sudarso.

“Untuk latihan, mereka menggunakan Sekolah Yos Sudarso. Hanya saja lantaran tengah memasuki Ramadan, pori latihan tidak seberat hari biasa,” ulasnya.

Di bulan Ramadan, lanjut Ali, atlet atletik Kota Batam hanya mendapat porsi latihan ringan. “Saat ini hanya diberikan porsi latihan untuk menjaga kebugaran tubuh, skill, dan stamina. Ini karena masih Ramadan,” ungkapnya.

Di lain pihak beberapa kabupaten/kota dipastikan menjadi saingan berat Kota Batam dalam merengkuh gelar juara umum. “Biasanya yang menjadi lawan kuat dalam Popda nanti adalah Kabupaten Lingga, Karimun, dan Bintan,” beber Ali.

“Mereka kuat di nomor lari 100 M dan 200 M. Terutama Kabupaten Lingga dan Karimun. Tetapi Kota Batam juga memiliki atlet-atlet lari yang tak bisa dipandang enteng,” cetusnya.

ilustrasi

Kota Batam, menurut Ali, telah mempersiapkan atletnya untuk menghadapi perlawanan atlet-atlet atletik daerah lain. “Beberapa indikator dalam latihan selama ini menunjukkan jika atlet Kota Batam sanggup bersing di nomor yang selama ini menjadi kelemahan atletik Kota Batam,” paparnya.

“Ini yang membuat kami optimis dan yakin jika gelar juara umum bukan target yang mustahil,” jelas Ali kemudian.

Sementara itu, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Batam akan segera menggelar Musyawarah Kota dalam waktu dekat ini. Musyawarah kota (muskot) ini dilakukan lantaran masa jabatan kepengueusan PASI 2015-2018.

“Karenanya harus segera dilakukan pemilihan ketua dan kepengurusan baru untuk menghindari mandeknya pembinaan atlet atletik,” tutur Ali.

Kamis (7/6), KONI Batam mengumpulkan pengurus, tokoh, dan klub atletik Kota Batam untuk membicarakan persiapan gelaran Muskot.

“Persiapan hingga saat ini masih sampai pada persiapan pembentukan panitia untuk pemilihan Ketua untuk mmasa jabatan selanjutnya. JUga membahas mekanisme pemilihan dan pengajuan calon ketua PASI Kota Batam,” tutup Ali.(yan)

PLN Batam Jamin Ketersediaan Listrik selama Lebaran

0
Suasana kawasan Nagoya terlihat cantik dengan gemerlap lampu yang menerangi kawasan tersebut..
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – PLN Batam memastikan ketersediaan listrik untuk masyarakat Kota Batam cukup selama enam hari lebaran.

Dimulai dari H-3 pada Selasa (12/6) hingga H+3 atau Senin (18/6) Lebaran.

Terdapat 250 petugas yang bersiaga selama waktu tersebut. Dari 250 petugas yang ada terdiri dari

  • 69 petugas menangani gangguan,
  • 60 orang bertugas di pos gardu induk,
  • 52 petugas bersiaga di pos pembangkit, dan
  • 69 sisanya berada pada jajaran manajemen.

Direktur Operasi PLN Batam, Awaluddin Hafid mengatakan petugas gangguan, gardu induk, dan tenaga piket akan bertugas 24 jam dengan pembagian kerja tiga shift.

Pada kondisi normal, ada 180 petugas yang disiagakan untuk kelancaran pelayanan listrik kepada masyarakat.

“Memang kami ada persiapan khusus pada momen seperti lebaran memiliki persiapan khusus, termasuk hari besar lainnya,” kata Hafid menjelaskan ketika ditemui di kantornya pada Kamis (7/6).

“Kami juga telah bersiap sejak bulan Ramadan ini. Petugas kami telah bersiaga, memastikan kelancaran aktivitas masyarakat di lebaran kali ini,” tambahnya.

Hafid juga menjelaskan, kapasitas pembangkit yang saat ini sebesar 545 mega watt, berbanding dengan beban tertinggi pemakaian masyarakat sebesar 400 mega watt, masih menyisakan cadangan yang tenaga yang cukup positif.

Sementara untuk pemakaian tertinggi di hari H pada Jumat (15/6) berada di angka 240 mega watt, sementara pada malam sebelum hari H pemakaian masyarakat hanya sebesar 200 mega watt. Cadangan yang mencapai 60 persen di hari H ini tidak jauh berbeda dibandingkan dengan cadangan tahun lalu.

“Tahun lalu kami tidak memiliki gangguan, kami siapkan antisipasi dengan melakukan pemeliharaan sebelumnya. Intinya ada antisipasi terkait kemungkinan gangguan,” kata Hafid lagi.

(bbi/JPC)