Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12281

Disperindag Ajak Distributor Cek Harga Daging

0
Warga membeli ayam potong di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji, Jumat (4/5).  F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam berencana menemui dan mengajak distributor daging untuk mengecek harga daging di pasaran yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Saya sudah turun dan harga daging jauh di atas HET. Tadi saya cek sau kilogram daging beku dijual Rp 88 ribu per kilogram,” kata Kepala Disperindag Batam, Zarefriadi usai monitoring harga di Pasar Cipta Puri, Sekupang, Jumat (4/5).

Zaref menjelaskan pedagang selalu beralasan karena mau bulan puasa sehingga daging mahal, padahal dsstributor sudah menyatakan tidak ada kenaikan harga daging beku ini. “Dalam waktu dekat ini, kami bersama distributor akan turun lagi,” sebutnya.

Selain harga daging beku, beberapa kebutuhan seperti daging ayam dijual Rp 34 ribu per kilogram, harga ini jauh dari biasnya yang hanya Rp 28 ribu per kilo, telur dijual Rp 40 ribu untuk 30 butir, cabai merah dijual Rp 43 ribu, bawang merah Rp 28 ribu, bawang putih Rp 30 ribu, dan sayur kangkung Rp 13 ribu perkilogramnya.

“Dibandingkan dengan minggu lalu, harga memang mengalami kenaikan,” ujar mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam ini.

Untuk itu, saat ini Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tengah menyiapkan rencana untuk mengintervensi harga pasar seperti tahun lalu. Harga distributor diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi pembeli.

“Masih dibahas, mungkin dalam waktu dekat ini juga akan ada operasi,”tutupnya.

Sementara itu, Sulaiman salah seorang pedagang daging di Pasar Ciptapuri mengatakan kenaikan harga daging diakuinya karan distributor juga menaikan harga. “Ya tak ada jalan lain, kalau kami tetap jual Rp 80 ribu per kilogram kami rugi,” sebutnya.(yui)

Dinas Perindustrian (Disperindag) Kota Batam melakukan monitoring harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Cipta Puri, Sekupang, Jumat (4/5) pagi. Monitoring ini sekaligus memastikan pembeli tidak mengalami kendala dalam mendapatkan yang mereka butuhkan.

“Saya sudah cek harga, memang mengalami kenaikan

Dinkes Pemko Batam Bentuk Tim Monitoring Takjil

0
ilustrasi

batampos.co.id – Menyambut bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, Dinas Kesehatan Kota Batam membentuk tim monitoring jajanan berbuka atau yang lebih dikenal dengan takjil.

Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmardjadi mengatakan tim nanti melibatkan petugas dari masing-masing puskesmas yang ada di kecamatan.

Ia menjelaskan momen puasa sering dimanfaatkan oknum pedagang untuk meraih keuntungan yang berlipat, namun mengabaikan unsur kesehatan.

“Adanya bahan yang tidak sesuai dengan keamanan konsumen itu mungkin saja, maka dari itu tim nanti akan turun dan mengecek takjil ke bazar-bazar ramadan tersebut,” jelas Didi, Jumat (4/5).

Tim yang akan dibentuk ini akan langsung turun tepat hari pertama puasa. Pengecekan dengan mengambil beberapa sampel makanan yang menjadi suughan berbuka puas.

Mantan Direktur RSUP Kepri ini mengungkapkan makanyan yang menjadi perhatian adalah makanan yang memiliki warna yang mencolok.

Nanti pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Makanan dan Obat terkait sidak takjil ini. “ya, kami bisa saja turunnya bersamaan, yang penting keamanan konsumen terjamin,” ungkapnya.

Tahun lalu, Dinkes menemukan jajanan buka puasa yang terindikas mengandung rodamin atau pewarna pakaian. Untuk itu, pria yang berprofesi sebagai dokter kandungan ini, berharap pedagang juga memperhatikan bahan makanan yang akan digunakan.

“Kami inginnya pembeli aman dan pedagang juga menjagga produk yang akan mereka jual,” tutupnya.(yui)

Atasi Banjir, BWS Sumatera IV Normalisasi Sejumlah Sungai

0

batampos.co.id – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV melakukan normalisasi di beberapa titik sungai guna mengurangi tingkat sedimentasi yang cukup tinggi sehingga menghambat aliran air menuju hilir.

Kepala BWS Sumatera IV, Ismail Widadi mengatakan salah satu aliran sungai yang saat ini dinormalisasi adalah Patam Lestari, Sekupang. Sebelumnya pihaknya juga telah menormalisasi aliran air di Tibanlama.

“Kami menurunkan dua alat berat langsung untuk mempercepat pengerjaan normalisasi drainase ini,” kata Ismail, Jumat (4/5).

Ia menjelaskan beberapa titik drainase memang merupakan tanggung jawab dari BWS Sungai IV, selain normalisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Batam sendiri.

Saat ini pengerjaan normalisasi sudah mengarah kepada sungai yangb berada di Patam Lestari. Dua alat berat tengah bekerja. “Sebagian sedimen sudah diangkat, sehingga aliran air lebih lancar,” sebutnya.

Pengerjaan ini diharapkan bisa menghindarkan 1.860 KK terbebas dari banjir saat terjadi peningkatan debit air. Sebelumnya pihaknya juga telah melakukan nrmalisasi di Seilangkai, Sagulung.

Selain itu, lanjut Ismail saat ini pihaknya tengah mengerjakan pembukaan jalur untuk pelebaran drainase yang ada di Tanjung Piayu, Seibeduk. Tahun ini BWS Sumatera IV menganggarkan sedikitnya Rp 6 miliar.

“Tahun ini kami buka dulu, tahun depan baru lanjut bangun,” tutupnya.(yui)

Jelang Ramadan, Titik Bazar segera Ditentukan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jelang bulan suci Ramadan Kecamatan Sagulung belum merilis lokasi bazar Ramadan. Hal itu dikarenakan belum adanya laporan terkait pemetaan lokasi di setiap kelurahan.

Camat Sagulung Reza Khadafy mengatakan, titik bazar Ramadan yang sudah pasti terketak di kawasan SP Plaza. Sebab hampir setiap tahun lokasi tersebut menjadi titik lokasi bazar Ramadan dan diserbu warga jelang berbuka.

“Titiknya belum ditentukan. Secepatnya kami akan koordinasi dengan lurah dan Rt/rw,” ujar Reza, Jumat (4/5).

Demikian juga untuk penataannya, Reza mengaku akan segera berkoordinasi dengan pihak Satpol PP untuk pengamanan bazar Ramadan selama bulan suci Ramadan, agar pembangunan bazar tak sampai menganggu lalulintas.

“Titik sentralnya pasti di SP Plaza. Bagaimana agar tidak macet dan lainnya kami rapatkan dulu,” jelas Reza.

Hal senada juga disampaikan Sekertaris Camat Batuaji, Tatang, saat ini pihaknya baru meminta kelurahan untuk memetakan lokasi bazar yang akan dibangun.

“Yang pasti itu di Mitra mall, Fanindo, Pasar Aviari dan MKGR,” ucap Tatang.

Terkait izin, masyarakat hanya akan mengajukan ijin ke kelurahan di mana bazar akan digelar. (une)

Giliran Harga Sayur yang Naik, Pak Wali

0
Warga membeli kebutuhan pokok di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji. Menjelang puasa harga-harga merangkak naik, bahan pokok semakin langka. Pmerintah diharap bisa menekan harga supaya tidak naik. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Setelah harga daging sapi dan ayam yang tinggi, kini pedagang di Pasar Fanindo, Batuaji mengeluhkan harga sayur yang tinggi. Murni, pedagang sayur di pasar tersebut mengatakan saat ini sayur lokal seperti sawi, kangkung dan bayam dijual dikisaran harga Rp 14 ribu hingga Rp 18 ribu perkilo gram. “Baru dua hari ini naiknya,” unar Murni kepada Batam Pos, Jumat (4/5).

Kenaikan sayur hijau itu, katanya disebabkan musim hujan, kondisi tersebut menyebabkan sayur rusak dan petani gagal panen. “Pasokan sayur yang masuk jadi sedikit, makanya harga mahal,” katanya.

Karena kondisi itu, para pedagang juga mengaku kesulitan mendapatkan sayur, bahkan untuk mendapatkannya pedagang rela berebut. “Sawi saja kosong di lapak saya,” jelasnya.

Hal serupa juga terjadi di Pasar Sagulung, pedagang mengaku kenaikan sayur sudah terjadi dua hari belakang ini. “Akhir-akhir ini hujan, banyak sayur yang busuk, petani gagal panen,” ucap Mita pedagang setempat.

Karena kondisi itu, pasokan sayur menjadi turun dan menyebabkan harganya melambung tinggi.

Sementara harga daging sapi dan ayam beku berangsur turun. Sebelumnya daging sapi dijual Rp 90 ribu per kilo gram, namun hari ini (kemarin, red) harganya sudah diangka Rp 87 ribu. Sementara daging ayam beku dijual Rp 33 ribu dari harga sebelumnya Rp 37 ribu.

“Meski turun, sapi masih di atas HET. Itu tandanya masih mahal,” kata Sudirman penjual daging di Pasar Fanindo.

Ia berharap memasuki bulan puasa, harga daging sapi bisa normal, sehingga tidak memberatkan warga maupun pedagang sendiri.

Tak berbeda jauh dengan Pasar Sagulung, kedua komoditas tersebut juga berangsur turun. “Mulai turun. Semoga harganya kembali normal,” jelas Rahmat pedagang Pasar Sagulung. (une)

Terjun Bebas dari Lantai 3 Hotel

0
foto: Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji untuk batampos

batampos.co.id –  Widia, 23, seorang WN China tepatnya Hangzhou didapati tergeletak di jalan, (6/5/2018) sekira pukul 08.30.

Ia terjatuh dari kamarnya di sebuah hotel di kawasan Nagoya, Batam. Info di lapangan ia telah 3 bulan berada di Batam.

Ia diduga sengaja melompat.

Kepala korban diketahui robek. Korban dilarikan RS Budi Kemuliaan.

Belum ada keterangan resmi mengapa ia mengalami demikian. Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji yang ada di sekitar lokasi kejadian mengabarkan untuk pembaca setia batampos.co.id (ali)

foto: Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji untuk batampos
Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji (bertopi) mengantar korban ke RSBK.

Warga Batam Buru Tiket Citilink dan Lion untuk Lebaran

0

batampos.co.id – Masyarakat Batam berbondong-bondong memesan tiket pesawat sebelum Idul Fitri. Walaupun Idul Fitri masih satu setengah bulan lagi, namun tiket pesawat sudah penuh hingga 90 persen ke beberapa daerah tujuan mudik.

Ada dua maskapai yang tiketnya diburu masyarakat yakni Citilink dan Lion Air. Dua maskapai berbiaya murah ini menyediakan tiket dengan harga yang cukup terjangkau oleh masyarakat.

Distrik Manager Area Lion Air Batam, M Zaini Bire membenarkan mulai penuhnya tiket mudik. “Tanggal 12 Juni itu, rata-rata sudah full booking 90 persen (ke beberapa daerah tujuan mudik,red),” katanya.

Ia menerangkan daerah tujuan mudik yang paling banyak di pesan itu ke Solo, Yogyakarta dan Semarang. Bire mengatakan dari 10 Juni hingga lebaran, tiket yang tersedia hanya beberapa persen saja.

“Udah hampir full semua,” ungkapnya.

Sementara itu untuk penerbangan Batam Padang serta Pekanbaru, masih terisi sebanyak 50 persen saja. Terkait harga tiket, kata Bire sudah diterapkan harga ambang batas atas.

Hal yang senada juga diucapkan oleh Distrik Manager Citilink Area Sumetera, Hendra JS. Ia mengatakan penerbangan Citilink ke beberapa daerah sudah terisi sebanyak 45 persen. Namun jumlah ini bakal bertambah tiap harinya. “Tiket tersedia itu akan terus terisi, karena setiap harinya orang terus booking tiket,” tuturnya.

Oleh sebab itu, kata Hendra selagi masih ada kesempatan memesan tiket, sebaiknya segera melakukan pemesanan. Karena untuk penambahan jadwal penerbangan pesawat ke beberapa daerah tujuan mudik, masih belum ditentukan. “Belum tau apakah ada, belum bisa dipastikan,” ujarnya.

Berduyun-duyunnya masyarakat memesan tiket mudik, diamini oleh Direktur Badan Usaha Bandara Udara Hang Nadim, Suwarso. Ia mengatakan penerbangan favorit mudik masyarakat Batam itu ke Bandung, Semarang, Yogyakarta, Padang dan Pekanbaru. “Pantauan saya sudah 80 persen yang diboking. Harganya juga sudah tarif ambang batas atas, contoh Batam Bandung mingu pertama Juni dikisaran Rp 1,2 juta,” tuturnya. (ska)

Polda Kepri Perketat Pengawasan TKI

0
ilustrasi TKI | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Momen Ramadan dan Idul Fitri dijadikan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal untuk kembali ke Indonesia melalui jalur belakang. Fenomena ini sudah menjadi hal lumrah tiap tahunnya di Indonesia, khususnya Batam.

Buktinya beberapa waktu lalu ratusan TKI diamankan pihak kepolisian di Batam. Ada yang diamankan saat terapung-apung di laut, namun ada juga yang ditangkap saat kakinya baru menyentuh pantai.

Fenomena ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga.

“Kebanyakan mereka balik sebelum ramadan dan lebaran,” katanya, Jumat (4/5/2018).

Oleh sebab itu, kata Erlangga pihaknya akan memperketat pengawasan di laut, dengan cara melakukan patroli rutin. Namun pengawasan untuk memastikan para TKI ini sampai dengan selamat hingga pantai.

Erlangga mengatakan pihaknya tidak ingin kejadian beberapa waktu lalu terulang kembali.

“Kami tak ingin ada TKI yang tenggelam lagi, patroli kami tingkatkan. Begitu sampai di tepi, baru kami amankan,” katanya.

Dari hasil penyelidikan polisi, kata Erlangga yang perlu dikhawatirkan adalah setelah lebaran. Ia mengatakan setelah lebaran akan terjadi peningkatan jumlah TKI ke luar negeri, baik secara legal maupun Ilegal. Menurut Erlangga hal inilah yang perlu diantisipasi.

“Kalau di kepolisian saja tidak bisa, perlu instansi lain mengawasi pergerakan TKI ini,” ujarnya.

Selain pengawasan TKI ilegal yang keluar Batam melalui jalur legal. Erlangga menuturkan perlu juga pengawasan di pelabuhan-pelabuhan tikus. Antisipasi kepergian TKI, kata Erlangga akan dibahas dalam rapat koordinasi.

“Nanti ada,” ucapnya. (ska)

Pemko Batam belum Rilis Jadwal Buka-Tutup Tempat Hiburan selama Ramadan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dua pekan jelang bulan suci ramadan Pemerintah Kota (Pemko) Batam belum merilis aturan buka tutup tempat hiburan malam (THM). Namun pada tahun-tahun sebelumnya, selama bulan puasa tutup tiga hari pertama, tiga hari pertengahan dan tiga hari terakhir.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Pebrialin belum bisa menyampaikan jadwal buka tutup THM selama bulan suci. Sebab dirinya belum berkoordinasi dengan Walikota terkait hasil rapat.

“Hasil rapat sudah ada, namun belum bisa sampaikan. Karena belum koordinasi dengan Walikota,” kata Pebrialin, Jumat (4/5).

Disinggung apakah jadwal buka tutup THM akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya, Pebrialin masih enggan mengatakan.

“Ya kalau saya sampaikan sekarang, berarti sudah saya umumkan dong,” imbuhnya.

Menurut dia, selain menentukan jadwal buka tutup, rapat yang digelar juga membahas sanksi kepada pemilik THM jika melanggar.

“Kalau sanksi pasti ada, tapi nanti akan kami sampaikan. Jadi tunggu aja,” pungkas Pebrialin. (she)

Liga 3 Putaran Provinsi Kepri Menunggu Juklak

0
ilustrasi

batampos.co.id – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Asosiasi Provinsi Kepri mengaku belum mendapatkan petunjuk pelaksanaan (juklak) mengenai pelaksanaan Liga 3 untuk putaran provinsi. Padahal sesuai dengan surat edaran no 02/II/2018, pelaksanaan gelaran Liga 3 putaran provinsi dilaksanakan April – Juli 2018.

Wakil Ketua PSSI Asprov Kepri Mayfrizon mengaku saat in pihaknya tengah berkonsentrasi untuk melakukan pelantikan pengurus exko. “SK kepengurusan sudah ditandatangani oleh Ketu PSSI. Hanya saja memang masih menunggu jadwal pelantikan,” tuturnya, Jumat (4/5).

“Keterlambatan pelantikan ini lantaran masih menunggu jadwal dari Gubernur Kepri Nurdin Basirun selaku Ketua Exco PSSI Asprov Kepri,” urai Mayfrizon.

Beberapa waktu terakhir ini, lanjutnya, jadwal Gubernur Kepri memang terbilang padat. Tetapi, maierizon mengatakan jika usai pelantikan nanti PSSI Asprov Kepri akan segera menggelar Raker.

“Dibeberapa wilayah, memang Liga 3 putaran provinsi ada yang telah digelar. yang penting nanti tak berbentrokan dengan jadwal putaran regional,” kata Mayfrizon.

Mayfrizon memang mengakui jika pihaknya belum menerima juklak pelaksanaan Liga 3 untuk putaran provinsi. “Tetapi pengurus PSSI Asprov Kepri, seperti Sekretaris dan pengurus lainnya sudah siap untuk menggelar Liga 3 sewaktu-waktu diperlukan,” tuturnya

Terkait dengan pembinaan sepakbola Kepri, Mayfrizon mengaku jika hal itu menjadi fokus perhatian PSSI Asprov Kepri dibawah Nurdin Basirun. “Tak bisa dipungkiri jika memang sepakbola di Kepri terbilang tertinggal dibanding daerah lain. Tetapi melalui beragam kejuaraan dan pelatihan Insha Allah, akan ada bibit-bibit pesepakbola berbakat yang akan muncul di Kepri,” tuturnya.

“Kami memang akan terus menggulirkan beragam kejuaraan untuk bisa menciptakan peluang menumbuhkan pesepakbola berbakat dari Kepri,” tegasnya.

Antisipasi, lanjut Mayfrizon terkait dengan pembinaan sepakbola di Kepri dilakukan melalui PPLP dan beberapa kejuaraan dan turnamen yang kerap digelar. “Dengan banyaknya kejuaraan, maka pesepakbola di Kepri ini akan semakin bersemangat berlatih dan berprestasi,” jelasnya.

“Nantinya akan ada kompetisi yang berkelanjutan di Provinsi Kepri. Ini yang sedang kita ramu sekarang. Ini yag akan mendukung perkembangan persepakbolaan di Kepri,” tuturnya.

Memang formula kompetisi ini belum diputuskan. Karena menurut Mayfrizon pihaknya masih menimbang untung rugi format kompetisi tertentu. “Apakah akan di tempatkan di satu tempat, atau akan dilaksanakan setiap hari Minggu saja, itu yang masih kita pertimbangkan,” jelas Mayfrizon.

Sementara itu, dalam gelaran Piala Indonesia, dua tim asal Kepri 757 Kepri Jaya dan PS Bintan, berada dalam satu zona, yakni zona 2. Dua tim asal Kepri ini bersama dengan PSPS Pekanbaru, Persih Tembilahan, Semen Padang, Batamg Anai FC, PS Pessel dan Nabil FC.

Di pertandingan pertama, 757 Kepri Jaya akan menghadapi perlawanan PSPS Pekanbaru, sementara PS Bintan akan menjajal ketangguhan Nabil FC. (yan)