Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 12317

Pusat Perkantoran Belum Ditempati

0
Gedung Perkantoran Bupati Anambas belum ditempati meskipun sudah selesai dikerjakan. Salah satu kendalanya belum masuknya jaringan listrik dari PLN. F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Keinginan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk segera menempati pusat perkantoran di Pasir Peti desa Pesisir Timur kecamatan Siantan tertunda. Pasalnya meski bangunan sudah selesai dan ketersediaan air bersih sudah siap, tapi aliran listrik belum ada. Padahal sebelumnya Pemerintah daerah berencana akan menempati kantor bupati baru pada bulan Februari silam.

“Kita mesti menahan diri untuk pindah ke kantor baru karena masih menunggu pemasangan jaringan listrik,” kata Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, kepada wartawan Minggu (11/3)

Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar pemasangan jaringan dapat disegerakan, “Saat berkoordinasi dengan pihak PLN diketahui saat tiang listrik sedang dimobilisasi dari Tanjung Pinang ke Anambas,” jelasnya.

Terkait bangunan Haris mengatakan masih dalam tahap pemeliharaan dan pekerjaan finishing seperti bersih-bersih dan sebagainya. “Secara fisik pembangunan kantor bupati telah selesai dan saat ini sedang tahap pemeliharaan,” tuturnya.

Jika bagian sekretariat Daerah sudah menempati pusat perkantoran, nanti juga akan turut beberapa dinas diantaranya BKPSDM dan beberapa SKPD lainnya. Pindahnya kantor bupati ke Pasir peti juga berdampak akan mengurangi beban sewa kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengingat dua Kantor yakni dinas Kesehatan dan Disdukcapil akan pindah ke kantor bupati lama. “Pindahnya dinas kesehatan untuk mempermuda peningkatan pelayanan kesehatan mengingat tidak jauh dengan puskesmas dsn rumah sakit,” imbuhnya.

Sementara itu manajer PLN Rayon Anambas M. Janatul, mengatakan, saat ini untuk jaringan listrik masih dalam proses pengerjaan. Dirinya tidak berani menargetkan kapan akan selesai karena saat ini sebagian bahan material masih berada di Tanjungpinang.

“Sebagian bahan material masih ada di Tanjungpinang, karena cuaca masih buruk, jadi kapal pengangkut belum diizinkan berangkat ke Tarempa,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.

Meskipun nantinya bahan material sudah sampai di Anambas, dirinya juga tidak bisa memastikan kapan selesai karena penggalian juga lama karena banyak batu. “Insya Allah pertengahan tahun selesai,

Dikatakannya jika untuk penerangan di pusat perkantoran, membutuhkan daya sekitar 240-345 kva. (sya)

Pengusaha Tanjungpinang Diperiksa, Diduga Terlibat Penyelundupan Miras

0

batampos.co.id – Kasus lima kontainer barang ilegal yang diamankan jajaran Polsek Bintan Timur pada Sabtu (3/3) lalu memasuki babak baru. Barang ilegal berupa 10 ribuan botol miras, kosmetik, hingga sex toys asal Taiwan itu diduga milik pengusaha hiburan malam asal Tanjungpinang yang berinisial MT alias Ai.

Sabtu (10/3) lalu, MT diperiksa penyidik unit Reskrim Polsek Bintan Timur di Mapolsek Bintan Timur di Kijang, Bintan. Pemeriksaan digelar secara maraton mulai Sabtu (3/3) sore hingga Minggu (11/3) sekitar pukul 00.15.

Sumber Batam Pos menyebutkan, saat diperiksa MT cukup kooperatif. Namun MT terlihat terpukul dengan kasus yang menjeratnya itu.

“Wajahnya kusut. Dia merokok terus di ruang penyidik,” kata sumber Batam Pos, kemarin.

Selain MT, penyidik juga memeriksa sejumlah saksi di saat yang bersamaan. Namun nama-nama saksi tersebut masih dirahasiakan.

Batam Pos mencoba mengkonfirmasi hal ini ke MT. Namun saat dihubungi sejak Sabtu (10/3) hingga Minggu (11/3) kemarin, MT tak merespon. Panggilan telepon dan pesan via Whatsapp ke ponselnya tak ditanggapi.

Sementara Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang juga enggan menanggapi pertanyaan wartawan. Menurut dia, saat ini tim penyidik dari Polsek Bintan Timur masih bekerja. Ia hanya menyebut sudah banyak saksi yang dimintai keterangan dalam kasus ini.

“Langsung ke Kasat (Reskrim) atau Kapolsek (Bintan Timur) saja ya,” kata Kapolres Bintan, kemarin.

Disinggung soal dugaan keterlibatan pengusaha asal Tanjungpinang berinisial MT, Boy juga tak mau komentar. “Sabar ya,” ujarnya, singkat.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan dan Kapolsek Bintan Timur AKP Abdul Rahman juga memilih diam. Keduanya enggan menjawab pertanyaan seputar kasus lima kontainer barang ilegal tersebut.

Sedangkan Kepala Bagian Usaha Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra, mengatakan pihak Pelni siap membantu penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.

“Saya sudah minta ke Pak Ganda (koordinator lapangan PT Pelni di Kijang, red) agar kasihkan saja nama dan nomor yang menghubungi dan memesan kontainer,” kata dia dihubungi, Minggu (11/3).

Hingga kemarin, Putra sendiri mengaku belum mengetahui siapa pemesan lima kontainer tersebut. Karena itu, dia akan meminta keterangan secara resmi terhadap pegawainya untuk menelusuri kepemilikan barang.

“Senin ini rencananya kami akan meminta keterangan Pak Ganda untuk mengetahui kronologis sebenarnya. Karena setelah ini mau dibuat berita acara untuk dilaporkan ke pusat,” jelas dia. (met)

Rianto Simanungkalit Pimpin Aspekindo Kepri

0
Ketua DPP Aspekindo Kepri, Rianto Simanungkalit (kiri) menerima petaka dari Ketua Umum DPN Aspekindo Tumpal SP Sianipar, Sabtu (10/3). F. Jailani/batampos.co.id

batampos.co.id – Lewat Musyawarah Provinsi (Musprov) ke III di Hotel CK, Tanjungpinang, Sabtu (10/3) lalu, Rianto Simanungkalit terpilih secara aklamasi untuk mengemban tugas sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (Aspekindo) Kepri untuk priode 2018-2023.

Ada pekerjaan besar menanti bagi ketua terpilih. Yakni selain menyusun personalia dan konsolidasi organisasi. “Harus mampu meningkatkan daya saing bagi anggota Aspekindo selaku penyedia jasa konrtuksi,” ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Aspenkindo, Tumpal SP Sianipar setelah pelaksaan Musprov.

Dijelaskannya, tugas utama Aspekindo adalah memenuhi semua tanggungjawab pekerjaan demi kebutuhan konsumen. Selain itu hasil kerja harus punya daya saing. Apalagi ditengah era perkembangan digital saat ini, sudah menuntut pembangunan menggunakan teknik yang tinggi.

“Apa yang sudah kita lakukan dan kita dapat harus menjadi evaluasi. Kedepan harus ada terobosan-terobosan pembangunan dengan menggunakan tekni yang tinggi,” tegas Tumpal.

Wakil Ketua, Badan Pengembang Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Kepri, Ani Lindawaty mendorong peningkatkan profesional bagi pelaku jasa konstruksi. Diakuinya, perkembangan teknologi sekarang ini menjadi tantangan bagi pelaku jasa konstruksi.

“Kita harus siap dengan perkembangan yang terjadi. Dalam bekerja, kita juga harus profesional. Sehingga terus mendapatkan kepercayaan dari pengguna jasa,” papar Ani.

Ditempat yang sama, Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertahanan, Provinsi Kepri, Endrija mengatakan, perlu adanya peningkatakan kapasitas bagi pengusaha konstruksi lokal. Sehingga tidak kalah dalam pengetahuan dengan pengusaha kontruksi internasional.

“Jika kita tidak punya daya saing dalam berusaha, maka kita akan tergilas. Tuntutan perubahan ini, tujuannya adalah untuk menjadikan kita lebih baik dari kemarin,” ujar Endrija.

Sementara itu, Rianto Simanungkalit, Ketua DPP Aspekindo Kepri terpilih mengatakan, dirinya akan tetap mengendapan seluruh kepentingan organisasi. Diakuinya, ia juga menginginkan personel Sumber Daya Manusia (SDM) yang tergabung di Aspekindo Kepri terampil dan baik.

“Saya juga tidak bisa bekerja sendiri, artinya harus melalui kerjasama. Apa yang kita lakukan bersama, manfaatnya juga akan kita nikmati bersama. Yakni menuju jasa konstruksi yang lebih baik,” papar Rianto.(jpg)

Wing Air Mendarat di Bandara Dabo

0

batampos.co.id – Kunjungan Bupati Lingga Alias Wello ke Gedung Lion Tower di Jakarta beberapa waktu lalu, berbuah manis. Pasalnya, warga Kabupaten Bunda Tanah Melayu akan mendapat pasokan moda transportasi baru yakni Wings Air berjenis ATR 72.

Pesawat yang direncanakan melayani penerbangan Batam – Dabo Singkep dan sebaiknya ini mendarat perdana di Bandara Dabo Singkep, Minggu (11/3) sekitar pukul 9.00 WIB.

Menurut Bupati yang akrab disapa Awe ini, panjang landasan runway Bandara sudah dapat digunakan oleh pesawat dengan jenis ATR 72. Namun dia mengaku telah mengajukan permohonan perpanjangan landasan runway bandara ke Presiden RI Joko Widodo.

“Saya sudah bikin surat permohonan perpanjangan runway sepanjang 1000 meter kepada Bapak Presiden Jokowi melalui Kepala staf Presiden Bapak Muldoko,” kata Awe.

Jika perpanjangan landasan disetujui, kedepan penerbangan menggunakan pesawat ATR 72 akan melayani sejumlah rute yang saat ini digandrungi penumpang. Adapun rute penerbangan yang laris saat ini adalah, Dabo – Batam, Dabo – Pekan Baru dan Dabo – Jambi.

Sementara itu, pilot Wings air, Ikhsan mengaku Bandara Dabo sudah memadai untuk didarati pesawat jenis ATR 72. Namun hanya ada beberapa faktor yang mesti dibenahi seperti sistem navigasi agar pilot tidak hanya berpedoman dengan visual saja, namun juga mendapat panduan.

“Panjang landasan 1300 untuk pesawat kami ini yah sedikit mepet sehingga tidak maksimum, untuk saat ini belum dapat maksimal lah,” ujar Ikhsan.

Untuk penerbangan atau beroperasinya Wings Air melayani masyarakat Kapulauan Salah satunya di Kabupaten Lingga ini, Ikhsan mengaku belum mengetahui terkait hal itu. Menurutnya hal tersebut tergantung kesiapan dan persetujuan dari management mereka. (wsa)

Siswa Jaman Now, Demo Sekolah Tuntut Kepsek Mundur

0
Suasana SMA 19, Batam | dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Aktifitas belajar mengajar SMAN 19 Batam di Seibinti, Sagulung terhenti, Senin (12/3).

Ratusan siswa kelas 11 melakukan aksi unjuk rasa didepan sekolah. Mereka menuntut kepala SMAN 19 Nelly Chandrawati mundur sebab diduga melakukan korupsi.

“Uang sosial kami tak pernah sampai ke tujuan. Setiap ada siswa dan guru kemalangan atau musibah kami kumpul uang tapi uangnya tak pernah sampai,” ujar Sn seorang siswi di lokasi unjukrasa.

Informasi yang didapat Batam Pos di lapangan, selama ini siswa SMAN 19 rutin mengumpulkan uang sosial dengan besaran yang tidak ditentukan jika sesama siswa atau guru yang mengalami kemalangan atau musibah. Namun belakangan sudah ada empat siswa yang mengalami musibah namun bantuan tersebut tak sampai.

Tidak itu saja aksi demo siswa ini juga karena ketidak transparanan pihak sekolah terhadap pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP).

“Dana Bos tak tahu kami digunakan untuk apa. Begitu juga dengan PIP. Tak ada penjelasan pasti kegunaannya seperti apa. Kami minta kepsek diganti. Ini sudah tidak betul,” ujar siswa.

Aksi siswa itu ditanggapi Kadisdik Kepri Arifin Nasir yang langsung datang ke lokasi SMAN 19. Sebelum melakukan pertemuan dengan perwakilan siswa dan kepala sekolah, Arifin terlebih dahulu memintah siswa untuk bubar.

“Kalian pulang dulu. Ini biar bapak yang urus,” ujar Arifin Nasir yang disambut tepuk tangan siswa yang berunjuk rasa.

Pantauan di lapangan, aksi unjukrasa ini juga diamankan pihak kepolisian setempat. (eja)

Pedagang di Jodoh Geruduk DPRD Batam

0
Pedagang di pasar Jodoh saat datangi DPRD Batam. | Adian / batampos

batampos.co.id – Puluhan pedagang sekitar dan di dalam Pasar Induk Jodoh mendatangi kantor DPRD Batam. Kedatangan mereka guna melakukan dengar pendapat. Agendanya, meminta transparansi pemerintah terkait transparansi kebijakan pemindahan para pedagang.

“Kami minta Pemko Batam transparan. Jangan ada yang terselubung-terselubung. Terbuka lah ke pedagang,” kata Ketua Asosiasi Dewan Pimpinan Wilayah (Pedagang Kaki Lima (APKLI), Israel Ginting di depan kantor DPRD Batam.

Ia menyampaikan Pemerintah Kota Batam melalui tim terpadu telah menyampaikan surat peringatan satu (SP 1), namun kini pedagang mengaku bingung akan kemana karena Pemko tak menyiapkan lokasi sementara.

“Ini pindahnya kemana,” katanya.

Ia juga mempertanyakan rencana pemerintah yang ingin membangun pasar induk hingga 7 lantai, namun bagaimana konsepnya dan bisakan menampung harapan masyarakat hingga kini belum diketahui pedagang.

“Kami tak tahu, konsep awalnya gimana. Layaknya untuk pedagang sayur atau buah misalnya,” ucapnya. (adi)

BRC Tanam 2.500 Bibit Mangrove

0
Manager CD PT BRC Machsun bersama Asisten Setdakab Ismail dan Kadispar Bintan Luki Z Prawira usai menanam 2.500 bibit mangrove di wisata mangrove Sei Kecil, Minggu lalu.

batampos.co.id – Mencegah abrasi semakin meluas, PT. Bintan Resort Cakrawala (BRC) menanam 2.500 bibit mangrove di tepi sungai kawasan wisata mangrove Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (11/3) pagi.

Hadir dalam kesempatan itu, Manager CD PT. BRC Machsun Asfari, Asisten Pemerintahan Setdakab Bintan Ismail dan Kadis Pariwisata Kabupaten Bintan Luki Zaiman Prawira.

Turut hadir Camat Teluk Sebong Heni dan Ketua PC Ansor Bintan Zainal Arifin. Machsun mengatakan, penanaman mangrove didasari rasa prihatin, selain kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Keprihatinan itu dijelaskannya, karena lahan di tepi sungai yang menjadi lintasan boat yang membawa wisatawan dalam tour mangrove makin tergerus. Akibatnya saat ini tepi sungai mulai terjadi abrasi.

“Harapan saya nantinya tak hanya di sisi sana saja yang sudah ada mangrovenya. Namun sisi sini juga mangrove. Jadi ketika wisatawan memandang kanan dan kiri yang dilihat benar benar hutan mangrove,” ujarnya.

Selain itu, dia juga prihatin pembangunan kelong yang tidak terkendali dan berdiri tanpa mengantongi izin. Ia berharap, keberadaan kelong kelong liar tersebut menjadi perhatian pemerintah.

“Itu pr pemerintah, kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah,” kata dia.

Ia juga mengatakan, PT BRC terus aktif dalam melestarikan lingkungan. Sejak tahun 2008 sudah ditanam sekitar 36.000 bibit mangrove.

Kali ini, lanjutnya dilakukan penanaman kembali sekitar 2.500 bibit mangrove. Nanti bulan Apri 2018 juga akan dilakukan kegiatan yang sama dengan menanam 2500 bibit mangrove.

“Tapi nanti komite menggunakan dana konservasi, kalau sekarang BRC,” kata dia.

Dijelaskannya juga, 2.500 bibit dibeli dari masyarakat di sekitar dan sebagian didatangkan dari Madong, Senggarang, Tanjungpinang.

Harapnya, kegiatan ini terus berlanjut dan semua pihak mendukung dalam hal pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Ismail menyampaikan, Pemkab sangat mendukung langkah positif PT. BRC dalam merangkul masyarakat khususnya pemberdayaan masyarakat. Seperti kegiatan menanam mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan di Kabupaten Bintan.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan penanaman pohon oleh Ismail, Kadispar Bintan Luki dan Machsun serta Camat di tepi sungai. (met)

Moeldoko Kembangkan Kebun Buah di Lingga

0
Bupati Lingga Alias Wello bersama Ketua HKTI Moeldoko saat meninjau perkebunan buah di Kabupaten Lingga. F. Wijaya Satria/batampos.co.id

batampos.co.id – Sejalan dengan permintaan Presiden RI Joko Widodo agar setiap daerah menyediakan lahan seluas lima hingga 50 hektare diperuntukkan perkebunan buah lokal, Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko membangun lokasi pengembangan buah lokal tersebut di Tanah Putih, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat.

Bahkan program tersebut menjadikan Pemkab Lingga semakin bersemangat untuk meningkatkan pembudidayaan serta pertanian buah lokal. Sebelumnya, Ketua HKTI Kepulauan Riau Alias Wello juga mengaku telah mempersiapkan beberapa tahanan buah lokal dan sudah berhasil beberapa kali panen.

“Di sini ada beberapa varietas buah lokal yang sudah kita kembangkan. Seperti, sirsak madu, jambu kristal, belimbing dewi, nangka, mangga dan lainnya. Tinggal mengelolah panen kedepan agar hasil sesuai dengan standart ekspor,” kata Alias Wello, Minggu (11/3) pagi.

Dengan adanya program yang dilakukan Moeldoko di Kabupaten Bunda Tanah Melayu ini, Bupati yang akrab disapa Awe ini juga menyarankan agar setiap desa di Kabupaten Lingga ini menyediakan lahan sedikitnya lima hektare yang akan dijadikan kebun buah lokal milik desa bersangkutan.

Lebih jauh Alias Wello mengatakan untuk pasokan bibit dan sebagainya, dalam bentuk bantuan jika kedepan mengalami kendala, Alias Wello akan melakukan koordinasi dengan ketua HKTI Pusat agar dapat memberikan bantuan kepada daerah ini.

“Ini sudah kita laksanakan. Kebetulan, Ketua Umum HKTI, Bapak Moeldoko, sangat mendukung program ini. Semua biaya, mulai dari penyiapan lahan sampai pengadaan bibit unggul, dibantu beliau,” kata Alias yang juga menjabat sebagai Bupati Lingga ini.

Terkait pengembangan wilayah pengembangan buah lokal oleh Moeldoko ini, Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengaku berbangga hati karena wilayah kerjanya juga mendapat perhatian lebih dari pusat. Sehingga kedepan, produksi buah lokal dapat menjadi raja di daerah sendiri.

“Luar biasa, progresnya lebih cepat dari yang diperkirakan. Kita beruntung, Ketua Umum HKTI mau membangun kebun percontohan di daerah ini. Setidaknya, ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat kita, khususnya petani untuk lebih rajin lagi menanam tanaman buah lokal,” ungkap Ucok usai mengunjungi lokasi perkebunan buah lokal tersebut. (wsa)

Perawat Harus Pandai Berkomunikasi dengan Pasien

0
Para perawat yang tergabung dalam PPNI Kabupaten Karimun, foto bersama usai mengikuti seminar, Sabtu (10/3). F. Dok PPNI Kab Karimun untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Karimun, Sabtu (10/3) lalu mengadakan seminar tentang keperawatan DPD PPNI Kabupaten Karimun dengan tema “Peranan komunikasi terapeutik dalam keperawatan.”

Seminar dihadiri 200 perawat yang ada di kabupaten Karimun dengan nasrasumber Indayani, dihadiri Direktur RSUD HM Sani dan Direktur RSBT yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi.

”Paling penting bagaimana seorang perawat menyampaikan informasi kepada pasien dengan benar, dan bisa menyakinkan pasien akan cepat dalam proses kesembuhan,” kata kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi.

Sementara itu Ketua DPD PPNI Kabupaten Karimun Mazlan mengatakan, tujuan dari seminar ini tidak lain untuk memberikan motivasi kepada para perawat maupun memberikan informasi dan penambahan wawasan tetang bagaimana berkomunikasi kepada pasen. Dimana, peserta mencapai 200 perawat yang ada di kabupaten Karimun tergabung dalam DPD PPNI kabupaten Karimun.

”Kita ingin perawatan yang ada di kabupaten Karimun, bisa mendapatkan wawasan tambahan dan lebih ditingkatkan lagi dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” ujarnya.

Sehingga, kedepannya perawat bisa lebih profesional dalam penanganan pasien yang selama ini sudah bagus. Dengan demikian, bisa memberikan kenyamanan terhadap pasien itu sendiri saat dalam penangan medis. Baik itu di Rumah Sakit, Puskesmas dan sebagainya.

”Biasanya paling menonjol adalah dari bahasa tubuh, ekrpresi wajah yang harus bersahabat. Dan selalu tersenyum kepada pasien, ketika memberikan pengobatan,” jelasnya.

Sedangkan, narasumber Indayani memaparkan dalam komunikasi perawat ada tiga hal yaitu perawat pasien, perawat keluarga dan perawat tenaga kesehatan. Mereka mempunyai peranan penting dalam komunikasi terhadap pasien, sehingga sangat penting ilmu pengetahuan tentang komunikasi itu sendiri.

”Jangan lupa diakhir pemeriksaan, harus tetap mengucapkan cepat sembuh agar bisa beraktivitas kembali. Jangan lupa banyak berdoa,” singkatnya.(tri)

Ada Pos Kesehatan di Lokasi MTQ

0

batampos.co.id – Wakil Bupati Anwar Hasyim memimpin rapat pemantapan rencana pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Karimun di Kecamatan Ungar, Sabtu (10/3) lalu. Rapat dilaksanakan di gedung SMPN 01 Kecamatan Ungar.

Pada kesempatan itu, Anwar Hasyim berharap pelaksanaan MTQ Kabupaten Karimun dapat berjalan lancar, dan sukses. Terlebih MTQ kabupaten merupakan persiapan menuju MTQ Provinsi Kepri yang dihelat di Kabupaten Lingga.

“Kami berharap pada pihak-pihak terkait, terutama masyarakat Kecamatan Ungar untuk mensukseskan MTQ kabupaten. Karena MTQ yang kita laksanakan pada 4 hingga 10 April mendatang ini, merupakan rujukan persiapan ke MTQ Provinsi Kepri,” terang Anwar Hasyim.

Kepada dinas terkait, Wabup berharap dapat menyiapkan transportasi. Khususnya bagi dewan hakim saat pelaksanaan MTQ nanti. “Mereka (dewan juri, red), akan kita beri perhatian lebih, karena merupakan ujung tombak penilaian bagi peserta MTQ,” tutur Anwar Hasyim.

Saat pelaksanaan MTQ Kabupaten nantinya, Anwar sangat menekankan pada teknis . Di antaranya di bidang seksi acara yang diminta pada penyusunan acara harus praktis, dan tidak bertele-tele yang dapat menimbulkan kejenuhan. Begitu pula durasi penampilan tidak berlarut-larut.

“Pentingnya, pos kesehatan, dan pos keamanan harus ada. Sound system harus sempurna, dan kendaraan bus harus disiapkan dari awal,” tegas Anwar Hasyim.

Sementara Camat Ungar, Muhammad Faridasyahdu menyebutkan, sejumlah persiapan sudah dilakukan. Di antaranya, rumah pemondokan kafilah yang disiapkan sebanyak 24 rumah. Termasuk empat rumah cadangan dipersiapkan.

“Insyallah masyarakat Ungar sudah siap menjadi tuan rumah MTQ tingkat kabupaten Karimun yang akan berlangsung awal April mendatang. Dengan dukungan serta kerjasama warga masyarakat, kami sudah siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ kita harapkan berlangsung meriah dan sukses,” terang M Faridasyahdu

Adapun tempat pelaksnanaann MTQ dipusatkan di Gedung serbaguna. TerMASUK pelantikan dewan hakim, teknikal meeting, musda LPTQ, dan pertandingan fahmil Quran. Persiapan lainnya yakni gedung SMPN Ungar, SMAN 5 Kundur, SDN 1 Ungar, Masjid Jami’ Baitul Mubin, Masjid Al. Mutaqin Kelurahan Alai.

“Sampai saat ini, persiapan pelaksanaan MTQ Kabupaten Karimun sudah mencapai 80 persen,” tegasnya. (enl)