Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12338

BKIPM Menguji Produk Perikanan

0
Petugas BKIPM Tanjungpinang melakukan uji formalin di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang, Selasa (10/4). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Tanjungpinang melakukan uji formalin dan boraks ikan yang dijual di Pasar Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (10/4).

Pengecekan dengan metode Merck Formaldehyde Testkit tersebut dilakukan guna menjaga keamanan pangan pada produk perikanan yang dijual pedagang di pasar.
”Pengecekan untuk menguji kandungan zat-zat kimia berbahaya seperti formalin dan boraks,” jelas Kabag Pengendali Hama dan Penyakit Ikan BKIPM Tanjungpinang Risma Delima Simanjuntak.

Menurutnya, sampel yang diuji dari berbagai berbagai jenis ikan yang dijual oleh semua lapak pedagang ikan. Ada beberapa sampel produk perikanan seperti ikan asin sepat, ikan sarden, ikan selar, ikan gabus, ikan tongkol, bakso daging, bakso ikan, udang, dan es batu. ”Pemilihan sampel dilakukan secara acak,” ujar Risma.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan uji formalin terhadap semua sampel lanjut Risma, semua ikan yang dijual tidak terbukti menggunakan zat-zat berbahaya.
”Hasilnya negatif formalin, kalau mengadung formalin sampel akan berubah warna menjadi warna ungu,” katanya.

Jika mengandung formalin, kata Risma, produk perikanan sangat berbahaya bila dikonsumsi. Akibat yang dapat ditimbulkan seperti ginjal menjadi rusak, kerusakan saraf pusat, kerusakan hati hingga menyebabkan kanker. ”Secara rutin kami adakan tes produk ikan,” bebernya.

BKIPM Tanjungpinang bersama BPOM Kepri dan Dinas Kesehatan Tanjungpinang mengimbau kepada masyarakat bisa mengetahui ciri-ciri pruduk ikan yang mengandung formalin. Di antaranya bau busuk menyengat, insang berlendir warna merah tua, warna ikan putih, dijauhi lalat dan tidak terasa bau amis ikan. ”Masyarakat agar lebih jeli dan memperhatikan kondisi produk,” katanya.(odi)

Nurdin Ingin Sembako Aman Saat Ramadan dan Lebaran

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun meminta kerja sama semua pihak untuk menjaga ketersediaan sembako men­jelang Ramadan dan Lebaran. Termasuk menjaga harga sembako tetap stabil.

“Kebutuhan akan meningkat apalagi momen Ramadan. Itu yang harus kita antisipasi,” kata Nurdin di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (10/4) petang.

Jajaran OPD di lingkungan Pemprov Kepri diminta Nurdin untuk menjalankan fungsinya dengan maksimal. Me­nurut Nurdin, antisipasi dari awal lebih baik daripada sibuk saat masyarakat sudah “menjerit”.

Nurdin sendiri dalam ber bagai kesempatan ke daerah selalu mengecek ketersediaan sembako. Seperti pekan lalu dia meninjau gudang penyimpanan bahan pokok dan makanan lainnya milik di PT Robinson Citra Mandiri di Tanjungbatu, Kundur.

Gubernur langsung masuk ke gudang melihat pekerja sedang mengemas dan merapikan bahan pokok dan makanan. Sembari berbincang, Nurdin menanyai apa kendala yang terjadi belakangan ini. Pemilik PT Robinson, Keng Tie mengatakan selama ini ketersediaan kebutuhan pokok yang ia suplai dalam kondisi yang aman, namun hanya terkendala arus barang dari pelabuhan. “Di pelabuhan belum lancar pak Gubernur, bisa antre sampai satu minggu,” kata Keng.

Mendapat informasi tersebut Nurdin langsung menuju ke pelabuhan bongkar muat barang untuk melihat langsung keadaan di sana seperti apa. Di sana Nurdin berbincang dengan salah satu pekerja yakni Rahman yang mengatakan kendala keterlambatan tersebut dikarenakan pen­dek­nya ponton pelabuhan yang mengakibatkan antrean kapal menjadi panjang.

Antrean tersebut dikarenakan saat bongkar muat barang jumlahnya tidak sedikit bisa mencapai 1.000 ton di dalam 1 kapal. “Jenis barang beragam, sebagian besar kebutuhan pokok, datang dari Jakarta, Medan dan sekitarnya,” ujar Rahman.

Mendengar keluhan dan masukan tersebut, gubernur langsung berdiskusi bersama Kadis PU Abu Bakar dan Kadis Perhubungan Jamhur Ismail untuk menindaklanjutinya.
“Kita segera cari solusi agar permasalahan keterlambatan arus barang tersebut dapat diatasi,” kata Nurdin.(bni)

Pecinta Otomotif Berkumpul di Tanjungpinang

0

batampos.co.id – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri akan menggelar Kepri Chalange Drive Safe And Ride Together 2018. Kegiatannya berupa adventure touring sekaligus rally wisata sempena HUT ke-13 Polda Kepri, Sabtu (14/4) mendatang di Tanjungpinang dan Bintan.

Sekretaris acara, Bambang Febriadi menjelaskan bahwa IMI Kepri bekerjasama dengan Global Teknologi Motor Auto and Sport yang tergabung di Batam, Tanjungpinang, dan Bintan akan berkumpul dengan semua pecinta komunitas otomotif dari semua kalangan. Baik roda dua, roda empat, offroad, dan trabas.

Peserta, kata Bambang, akan bergerak dari Gedung Daerah Tanjungpinang, Sabtu (14/4) menuju Pantai Sakera, Tanjunguban Bintan. “Seluruh peserta menginap di sana. Bakti sosial dan hadiah hiburan akan kami siapkan,” ujarnya.

Keesokan harinya, Minggu (15/4), konvoi kendaraan bergerak dari Pantai Sakera, Tanjunguban Bintan menuju Gedung Gonggong di Tepi Laut. “Kita juga silaturahmi dengan seluruh pecinta komunitas otomotif yang ada di Kepri,” pungkasnya.(cca)

Rapim Kadin 2018 Rekomendasi Sektor Pariwisata

0
Sejumlah turis asal Singapur asyik berswafoto dengan latar belakang Welcome To Batam. | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam akan menggelar dialog ekonomi rapat pimpinan Kadin Batam 2018-2019 di Best Western Premiere Panbil, besok, Kamis (12/4).

Ada lima rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah. Salah satunya menyangkut pariwisata di Batam.

“Sektor pariwisata kita prioritaskan karena melibatkan banyak pihak,” kata Ketua Kadin Kota Batam, Jadi Rajagukguk, Selasa (10/4).

Diakuinya, pada rapim tahun lalu, Kadin Batam juga merekomendasikan sektor pariwisata. Hal ini tidak lepas dari lesunya sektor industri yang lain. Kadin berkeyakinan, sambari menunggu pulihnya sektor manufaktur dan industri lain, sektor pariwisata mesti mendapat perhatian pemerintah.

“Saat ini pariwisata bukan saja urusan pemerintah tetapi juga industri pariwisata itu sendiri,” tuturnya.

Empat rekomendasi lainnya yang dipaparkan menyangkut ketenagakerjaan, kepastian hukum, perdagangan serta pemberdayaan UKM. Dialog ekonomi ini nantinya mengambil tema optimalisasi peran kadin Batam sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Batam.

“Rekomendasi ini akan kita sampaikan kepada Pemko, BP Batam dan DPRD Batam,” lanjut Raja.

Sebagai mitra pemerintah daerah dan diatur oleh undang-undang, hal ini dianggap penting untuk ditindaklanjuti.

Ketua Panitian Rapim Kadin Batam, Suyono menambahkan, ada beberapa narasumber dalam kegiatan ini Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Darmin Nasution, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro, Wali Kota Batam, Ketua BP Batam Ketua DPRD Batam dan pengusaha.

“Ini sesuai yang dijadwalkan. Mudah-mudahan bisa teselenggara dengan baik,” kara Suyono. (rng)

7 Hal yang Bikin Kualitas Sperma Anda Menurun

0
ilustrasi

Dilansir dari menshealth, Rabu (4/4), profesor urologi di Pusat Medis Universitas Kansas, Ajay Nangia, M.B.B.S. mengatakan bahwa jumlah sperma normal yang bisa dihasilkan telah menurun dalam beberapa dekade terakhir.

Berikut ini 7 kebiasaan umum yang mempengaruhi kualitas sperma.

1. Kurang Tidur

Menurut studi awal dalam jurnal Fertility & Sterilitas, pria yang tidur kurang dari 6 jam per malam, 31 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mendapatkan kualitas sperma daripada pria yang tidur selama 7 hingga 8 jam per malam.

Kurang tidur dapat menurunkan produksi hormon testosteron yang sangat penting untuk produksi sperma. Uniknya, pria yang tidur selama lebih dari 9 jam semalam ternyata tingkat kesuburan yang lebih rendah. Artinya, tidur terlalu lama juga tidak baik untuk kualitas sperma.

2. Menggunakan Pelumas yang Salah

Beberapa jenis pelumas ternyata dapat menghambat motilitas sperma atau kemampuan mereka untuk berenang secara efisien ke arah sel telur.

Pelumas juga mengandung asam hidroklorik, pengawet yang dapat membunuh sperma. Sebagai gantinya, tetap dengan pelumas yang aman seperti PreSeed, yang tidak terlalu merusak sperma.

3. Konsumsi Daging Olahan

Pria yang makan daging olahan seperti bacon, hotdog, dan salami, memiliki jumlah sperma terendah. Sebab, daging olahan dapat menurunkan hormon reproduksi seperti testosteron.

Sebagai gantinya, konsumsilah ikan. Pria yang rajin makan ikan, terutama ikan yang kaya omega-3, seperti salmon atau tuna, bisa meningkatkan kuantitas sperma. Sedangkan asam lemak omega-3 dalam ikan meningkatkan pembentukan sperma yang lebih sehat.

4. Minum soda

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Human Reproduction mengatakan pria yang minum lebih dari satu kaleng soda bergula setiap hari memiliki motilitas sperma lebih rendah daripada mereka yang jarang atau tidak pernah mencicipi makanan manis.

Makan atau minum terlalu banyak gula dapat menyebabkan resistensi insulin, suatu kondisi di mana sel-sel tidak dapat mengambil glukosa dari darah dan menggunakannya untuk energi. Ini dapat menyebabkan peradangan, yang dapat menghalangi bagaimana sperma bergerak.

5. Stres dan Depresi

Menurut sebuah studi dari Universitas Columbia, Pria dengan tingkat stres tinggi memiliki kualitas sperma yang lebih buruk daripada pria yang merasa kurang stres. Terlalu banyak stres dapat menyebabkan hormon reproduksi rusak.

6. Menyimpan Smartphone Di Saku Celana

ilustrasi

Radiasi yang dipancarkan dari ponsel dapat menyebabkan kerusakan DNA pada sperma. Dan panas dari gawai dapat meningkatkan suhu di dalam skrotum dan menghambat produksi sperma. Jika membawa ponsel di saku sepanjang hari, mungkin ada baiknya mencari cara untuk mengurangi eksposur, seperti menyimpannya di saku jaket atau di dalam tas.

7. Minum Alkohol Terlalu Banyak

Sesekali bir atau segelas anggur saat makan malam bukan masalah besar. Tetapi penelitian telah menghubungkan minum alkohol terlalu banyak akan menurunkan kadar testosteron dan jumlah sperma yang lebih rendah.

Menurut sebuah studi Denmark, pria yang mengonsumsi 40 minuman beralkohol per minggu memiliki 33 persen jumlah sperma yang lebih rendah dan 51 persen lebih sedikit sperma yang sehat dibandingkan mereka yang hanya minum 1 hingga 5 gelas alkohol dalam seminggu.

(fid/JPC)

Junaidi Ancam Pecat Guru Malas

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Lingga Junaidi Adjam geram karena banyak guru yang malas mengajar di daerah terpencil di Kabupaten Lingga. Ia mengancam akan memecat oknum guru yang ogah-ogahan menjalankan pekerjaannya itu.

“Saya akan mengeluarkan surat pemecatan bagi guru-guru yang malas,” kata Junaidi kepada Batam Pos, Selasa (10/4) siang.

Junaidi mengatakan, banyaknya guru malas itu diketahuinya saat ia melakukan kunjungan ke daerah terpencil. Ia kaget melihat banyaknya kelas yang kosong hingga minim guru yang mengajar. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) berkurang bahkan ada yang libur karena tidak ada guru.

Seperti sekolah di daerah Bangsal, dari sepuluh tenaga pengajar, ia hanya melihat dua guru honorer yang hadir. “Sepertinya guru di sana kurang motivasi sehingga malas untuk mengajar,” ujar Junaidi.

Menurutnya, motivasi mengajar di daerah terpencil semakin menurun karena tidak adanya kucuran dana untuk guru daerah terpencil. “Beberapa tahun belakangan memang tunjangan guru daerah terpencil untuk Kabupaten Lingga tidak ada lagi,” kata Junaidi.

Selain kondisi guru yang malas, Junaidi juga menemui sejumlah sarana sekolah dan kelas yang sangat menghawatirkan. Seperti sekolah di Teluk Nipah, kondisi sarana di sekolah tersebut rusak parah sehingga membutuhkan peremajaan. (wsa)

Pemkab Lingga Undang Ustaz Kondang

0
Yahya Waloni. F. Net

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Lingga akan mengadakan pengajian akbar memeringati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Selasa (17/4) malam.

Pada kegiatan itu, panitia mengundang Dr Muhammad Yahya Waloni. Ustaz kondang itu akan membahas pentingnya mendirikan salat serta membentengi kehidupan dengan salat. Harapannya, muncul aktualisasi diri tercermin dari seluruh salat yang dilakukan setiap muslim.

Kabag Kesra Sekertariat Kabupaten Lingga Jaya Atmajaria mengatakan, kegiatan ini digelar untuk menjadikan masyarakat Bunda Tanah Melayu lebih meningkatkan iman dan takwa serta menjadi landasan bagi pembangunan Kabupaten Lingga.

“Harapan kami masyarakat dapat mengambil inti serta kandungan dari peristiwa besar Isra Mikraj,” kata Jaya, kemarin.

Ketua PHBI Kecamatan Singkep Hamid telah mengetahui kegiatan peringatan Isra Mikraj di Pemkab Lingga. Karena itu, kegiatan serupa yang rencananya digelar pada Jumat pekan ini dialihkan bersamaan dengan kegiatan Pemkab Lingga.(wsa)

DPRD Batam Bertanya kepada Pemko tentang Surat Edaran

0

batampos.co.id – DPRD Kota Batam mempertanyakan surat edaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemko Batam terkait struktur partai pemilihan umum legislatif 2019. DPRD menilai, surat edaran tersebut salah alamat karena bukan wewenang Kesbangpol.

“Yang kita kritisi kenapa belum ada surat resmi pendaftaran caleg dari KPU, Kesbangpol malah keluarkan surat edaran,” kata Musofa, anggota komisi I DPRD Batam, Selasa (10/4).

Selain itu ia menilai penyerahan struktur bakal calon legislatif (bacaleg) dan sosialisasi kuota 30 persen bacaleg perempuan bukan wewenang Kesbangpol. Bahkan, pihaknya mengakui, Kesbangpol terlalu masuk dalam internal partai.

“Jelas kita keberatan, sebagai perwakilan partai di DPRD Batam, saya diintruksikan langsung oleh partai untuk mempertanyakan surat edaran ini,” tegas Politisi Hanura tersebut.

Selain menjadi kewenangan KPU, penyerahan struktur bacaleg belum terjadwal di KPU. Bahkan batas waktu penyerahan baru sebatas rencana pada 4-17 Juli 2018 nanti.

“Saya pikir partai lain masih merekrut bacalegnya. Bukan semudah yang dipikirkan oleh Kesbangpol,” sebut Musofa.

Dalam pertemuan tersebut, ia mengaku, surat edaran ini didasari karena tidak ada programnya di badan tersebut. Awalnya Kesbangpol ingin mengadakan bimbingan teknis dan penyuluhan. Namun karena tak ada anggaran diubah dengan surat edaran struktur bacaleg legislatif 2019.

“Mereka akhirnya minta maaf dan menarik surat edaran ini. Terus saya jawab, kalau memang tak dianggarkan wali kota, kenapa harus mengada-ngada dengan membuat kegiatan. Akhirnya yang dikerjakan juga salah,” sesalnya.

“Kalau memang badan ini tak ada anggaran mending duduk-duduk saja, dari pada membuat kegiatan yang bukan menjadi kewenangannya,” jelas Musofa. (rng)

Dana Transfer Pusat Baru 20 Persen

0

batampos.co.id – Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Azwandi menjelaskan dana transfer pusat sampai April 2018, baru 20 persen atau sekitar Rp 180 miliar.

Sementara total serapan anggaran belanja di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas hingga akhir Maret baru 9,15 persen dari besaran APBD Anambas Tahun 2018.
“Serapan anggaran pada triwulan I sudah 9,15 persen atau Rp 84 miliar,” sebutnya Selasa (10/4).

Serapan anggaran tersebut meliputi belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal, serta penyaluran dana desa baik dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun APBD.

Untuk belanja barang dan jasa, kata Azwandi, hanya pembayaran uang muka sejumlah paket pekerjaan yang sudah mulai proses pengerjaan. Sedangkan penyaluran dana desa yang berasal dari APBN baru 25 desa.

Sementara anggaran yang berasal dari APBD untuk dana desa baru dicairkan kepada 14 desa. “Untuk penyaluran dana desa ini, Anambas kategori tertib nomor tiga se-Kepri,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi dan Pembangunan Setdakab Anambas, Teti Arnita menjelaskan jumlah paket proyek fisik maupun pengadaan pada 2018 ini ada 116 paket. Dari 116 tersebut yang sudah lelang baru 25 paket dan sudah ditetapkan pemenang tendernya.

Sebanyak 52 paket sedang proses lelang dan sisanya masih persiapan lelang. Jumlah anggaran dari 116 paket tersebut mencapai Rp 133 miliar. Ia juga mengatakan untuk proyek yang sudah ada pemenangnya sudah bisa mencairkan uang muka sebesar Rp 30 persen dari nilai kontrak. (sya)

Utang Kapal Feri Pemkab Natuna Harus Dibayar

0

batampos.co.id – Komisi II DPRD Natuna mendatangi BPKP perwakilan Provinsi Kepri, terkait utang pembelian kapal feri Indra Perkasa dan sejumlah proyek mangkrak lainnya.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki mengatakan, rombongan Komisi II datang ke BPKP untuk berkonsultasi agar proyek mangkrak dapat dilanjutkan dan diselesaikan.

Selain itu, terkait utang pengadaan kapal feri Indra Perkasa oleh Pemerintahan Kabupaten Natuna yang belum lunas dibayarkan. Karena dalam APBD murni 2018 tidak tercatat untuk anggaran utang feri.

“Ada beberapa hal lain yang dikonsultasikan ke BPKP. Soal gedung DPRD dan pasar modern yang juga belum selesai,” kata Marzuki.

Keinginan DPRD, kata Marzuki, pembangunan pasar modern dan gedung DPRD yang terhenti dapat dilanjutkan 2019 mendatang. Tujuannya agar difungsikan sesuai harapan.
“Memang proyek pasar dan gedung DPRD harus diaudit kembali secara teknis oleh dinas PU. Supaya tidak terjadi kelebihan anggaran lagi,” ujar Marzuki.

Konsultasi tersebut menurut Marzuki sangat penting, karena dalam hasil audit BPKP terdapat kelebihan nilai kontrak pengadaan hampir Rp 1,6 miliar, dari nilai total keseluruhan Rp 26,8 miliar lebih tahun 2017 lalu.

“Sebenarnya utang pengadaan feri itu sekitar Rp 10 miliar, tapi karena ada kelebihan perhitungan dalam kontrak, utang yang harus dibayarkan Pemda Rp 8 miliar lebih,” ujarnya.

Dikatakan Marzuki, BPKP menekankan agar pemerintah daerah tetap membayar utang kapal feri setelah APBD perubahan mendatang, sesuai hasil audit BPKP. Karena adanya kelebihan perhitungan kontrak.(arn)