Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 12368

Interior Universe Cafe Rusak, belum Diketahui Sebabnya

0
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Sejumlah dinding kaca di Universe Cafe ditemukan rusak, Selasa (13/3) pagi. Belum diketahui penyebab rusaknya sejumlah peralatan di cafe tersebut. Apakah dirusak orang atau akibat dari ledakan.

“Tadi pagi saya lewat sini sudah rusak dan ramai orang. Saya tak tahu juga kenapa. Karena sudah ramai jadi saya tinggali aja,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Jajaran Polsek Batamkota masih berada di lokasi kejadian untuk mencari tau penyebab rusaknya beberapa dinding kaca di cafe tersebut. Beberapa karyawan cafe dan sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian dimintai keterangannya oleh polisi.

“Saya tidak tahu kenapa. Tiba-tiba tadi pagi mau masuk kerja sudah rusak semua. Bos saya sudah ke sini tadi, tapi dia pergi lagi,” kata salah seorang karyawan. (gie)

Arah Pembangunan Natuna, Fokus Pariwisata dan Industri Perikanan

0

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menegaskan, rencana kerja pembangunan Natuna tahun 2019 mendatang difokuskan pada pariwisata dan industri perikanan.

Dikatakan Hamid, pembangunan yang disasar ini salah satunya mendukung kegiatan pariwisata maupun industri perikanan. Diantara akses jalan pariwisata maupun akses jalan masyarakat yang mengelola industri rumahan.

“Boleh bangun jalan ke gunung, menuju perkebunan cengkih. Tapi perkebunan itu nantinya jadi tempat wisata,” ujar Hamid Rizal saat membuka Musrenbang Kabupaten tahun 2019 digedung Sri Serindit Ranai, Senin (12/3).

Penyampaian program kerja tahun 2019 mendatang sambungnya, ditekankan adalah hasil kerja tahunan secara terpadu, menyeluruh dan bersinergi. Mencapai visi dan misi pemerintah daerah, melahirkan masyarakat cerdas, mandiri, beriman dan berbudaya tempatan.

Dikatakan Hamid, dengan kondisi keuangan daerah yang tidak stabil. Memaksakan seluruh elemen pemerintah dan elemen masyarakat menerima keadaan, karena mutlak kebijakan pemerintah pusat. Namun didaerah harus siap menerima berbagai kondisi.

Melalui musrenbang ini, jangan dipandang remeh dan enteng. Karena adalah arah pembangunan Natuna ke depan. Sehingga usulan maupun program yang dicanangkan, berawal dari masyarakat yang merasakan kebutuhannya. Bukan usulan program dari pejabat yang tidak dibenarkan.

“Melalui musrenbang ini, semua sama sama menyatukan pikiran, apa yang kita buat ke depan, masyarakat akan menikmati hasil dari pembangunan,” ujar Hamid Rizal.

Sementara Wakil Ketua DPRD Natuna Hadi Candra menambahkan, DPRD mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam menyusun rencana kerja tahun 2019 mendatang. Mulai Musrenbang tingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan hingga Kabupaten.

Candra mengatakan, dalam Musrenbang ini diharapakan seluruh elemen masyarakat yang hadir dapat menyampaikan seluruh usulan. Agar tidak ada lagi keinginan masyarakat yang tidak terakomodir pemerintah.

DPRD sebagai rekan pemerintah sambung Candra, siap memberikan dukungan agar aspirasi masyarakat tersalurkan. Bahkan DPRD menyiapkan kotak aspirasi di kantor DPRD, agar masyarakat dapat langsung menulis aspirasi, jika berhalangan bertatap muka dengan wakil rakyat.

“DPRD berharap, tahapan dalam penyampaian usulan rencana kerja tahun 2019 tidak tertunda. Supaya jadwal pengesahan di DPRD lebih tepat waktu. Baik itu penyampaian RKUA PPAS,” kata Candra.(arn)

Siapkan Panitia Pembentukan Provinsi Khusus Natuna-Anambas

0
Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal bersama Sekda Natuna Wan Siswandi menunjukkan laporan kajian pengembangan wilayah Kabupaten Natuna sebagai dasar rencana pemekaran provinsi khusus. F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Natuna dan DPRD akan mengagendakan kunjungan balasan Pemkab Anambas untuk membahas rencana pembentukan panitia provinsi khusus Kepulauan Natuna-Anambas.

“Pemekaran Provinsi khusus, bukan hanya keinginan dari Natuna. Tapi mupakat itu juga dari pihak Anambas. Mudah-mudahan impian yang baik, gayung bersambut oleh Pemerintah Pusat, Presiden Jokowi,” kata Hamid Rizal diruang kerjanya, Senin (12/3).

Rencana menjadi provinsi ini kata Hamid Rizal, disusul laporan kajian akhir pengembangan wilayah Kabupaten Natuna, baik dari sisi ekonomi dan pemerintahan oleh institut dalam Negeri dan Institut Pertanian Bogor.

Selain itu, Natuna yang berada di perbatasan laut beberapa negara tetangga ini dijadikan Pemerintah sebagai kapal induk. Tiga Matra TNI terus diperkuat di Natuna. Bahkan untuk menyetarakan ini kepala daerah harus selevel Gubernur. Karena unsur TNI dan Polri akan dijabat Jenderal bintang satu.

“Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, sudah disetujui dijadikan tipe A, termasuk Lanal Ranai. Ditambah infrastruktur pendukung maupun alutsista yang akan ditempatkan di Natuna,” ujar Hamid Rizal.

Disisi potensi ekonomi katanya, Natuna sumber daya alam yang mampu membangun daerah secara mandiri. Ditambah potensi pendapatan lainnya, karena Natuna memiliki alur lalulintas kapal internasional. Yang selama ini diuntungkan Singapura.

Dalam undang undang nomorn 23 tahun 2014, pasal 49 dan 50 tentang pemerintah daerah, pemekaran bisa dilakukan jika daerah itu merupakan daerah kepulauan dan setrategis nasional. Dan Natuna berada diantara negara tetangga yang sangat mudah bersinggungan, karena punya potensi sumber daya alam yang diincar negara tetangga.

“Saya sangat yakin, Presiden Jokowi mendukung pemekaran ini, bagian dari nawacita membangun perbatasan. Dan Natuna sangat rawan dari segala aspek keamanan dan sosial ekonomi,” ujar Hamid Rizal.(arn)

Nizar Bahas Gaji PTT dan THL

0
Wakil Bupati Lingga M Nizar. F. Wijaya Satria

batampos.co.id – Wakil Bupati Lingga M Nizar mengaku akan membawa permasalahan gaji PTT dan THL Kabupaten Bunda Tanah Melayu ke rapat bersama. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggapan sekaligus mencari jalan keluar terkait gaji di bawah UMK.

“Secepatnya akan kami gelar rapat bersama Sekda, Dinas Tenagakerja, BPKAD, Inspektorat sekaligus memanggil mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Muzammil,” ujar Nizar ketika dimintai keterangan.

Nizar menambahkan, maksud memanggil Mantan Kepala Dinas yang lama, untuk memastikan apakah gaji PTT dan THL Kabupaten Lingga telah dimasukkan dalam APBD 2018. Atau rapat tersebut juga ingin memastikan apakah UMK berdasarkan perusahaan saja.

Selain itu, masih Nizar, pembahasan nanti juga akan melihat apakah kemampuan keuangan Kabupaten Lingga dapat menjadi salah satu tolak ukur pemberian gaji PTT dan THL sesuai dengan UMK. Atau jika memungkinkan gaji PTT dan THL dapat ditambahkan pada APBD tahun ini.

“Intinya, pembahasan terkait upah PTT dan THL ini dapat sejalan dan mencari perdana an persepsi agar tidak terjadi kerancuan,” kata Nizar.

Namun hingga saat ini, Batam Pos belum mengetahui apakah rapat tersebut sudah dilakukan atau belum.

Sebelumnya, salah seorang PTT di Kabupaten Lingga Kris, mempertanyakan terkait gaji mereka yang masih di bawah UMK. Menurut Kris, putusan Gebernur terkait penetapan UMK adalah ukuran mutlak bagi pekerja baik di perusahaan maupun di pemerintahan.

“Sesuai dengan UU Ketenagakerjaan juga diatur di dalamnya apakah perusahaan maupun milik negara juga wajib mengikuti putusan UMK tersebut,” kata Kris. (wsa)

Sekretariat PPK dan PPS Disiapkan

0
Ahmad Sulton. F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Ketua KPU Karimun Ahmad Sulton mengatakan, untuk sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) sudah difasilitasi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun. Lokasi direncanakan di kantor Kecamatan untuk PPK dan PPS di kantor Desa/Kelurahan masing-masing wilayah.

”Pemda Karimun sangat mendukung perpanjangan KPU Karimun yaitu PPK dan PPS untuk melaksanakan tahapan Pemilu yang sudah berjalan. Artinya, Pemda Karimun menyediakan ruang sekretariat untuk PPK dan PPS dimasing-masing tempat sesuai dengan wilayahnya,” jelas Ketua KPU Karimun Ahmad Sulton, kemarin (12/3).

Anggota PPK untuk 12 kecamatan 36 orang dan anggota PPS ada 213 orang dari 71 Desa/Kelurahan yang ada di kabupaten Karimun. “Tugasnya cukup berat mengingat satu PPK dan PPS beranggotakan tiga orang seperti KPU Karimun,” ungkapnya.

Sekda Karimun Firmansyah mengatakan, pelaksanaan Pemilu serentak 2019 nanti dari Pemda Karimun mendukung untuk mensukseskan Pemilu tersebut. Salah satunya, memberikan fasilitas bagi penyelenggaran Pemilu dibawah KPU Karimun yaitu PPK dan PPS.

”Mari kita sukseskan Pemilu 2019. Selamat menjalan tugas bagi anggota PPK dan PPS,” singkatnya.(tri)

Hendak Padamkan Kebakaran, Mobil Damkar Terbalik

0
Mobil  damkar yang hendak memadamkan kebakaran lahan gambut di Sememal terbalik saat melintas di Jalan raya Pasir Panjang, Senin (12/3). Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal ini. F. sandi/batampos.co.id

batampos.co.id – Mobil pemadam kebakaran (Damkar) dengan nomor polisi BP 9139 A milik Pemerintah Kabupaten Karimun, terbalik di Jalan Raya Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Senin (12/3).

Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Teuku Fazrial Kenedy menyebutkan, mobil damkar yang dikemudikan oleh Ediyanto rencananya akan memadamkan lahan gambut yang terbakar di Sememal. “Sebelumnya Damkar tersebut menyiram taman milik pemerintah di jalan poros,” ujarnya.

Selesai menyiram taman, lanjut Rahman, mobil damkar tersebut bergerak ke Sememal, Kecamatan Meral Barat untuk memadamkan api disana.

Kasatlantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kenedy membenarkan kecelakaan tunggal tersebut. “Berdasarkan keterangan saksi dan juga anggota yang ke lokasi kejadian, mobil damkar tersebut bannya selip. Sehingga hilang keseimbangan dan terbalik,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. Selain sopir, di dalam mobil ada petugas lainnya, Rahmadi dan Tri Haryono. Sopir dan Tri Haryono menglami luka lecet disekitar kepala.

Kedua korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Kemudian, untuk mengevakuasi truk Damkar pihaknya harus mendatangkan alat berat. (san)

Kementerian Minta Siapkan Data Kebutuhan Beras

0
Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, ketika meninjau beras bulog di Karimun. F. Dok Humas Pemkab Karimun untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Keinginan Pemkab Karimun agar importir lokal bisa mengimpor langsung beras ke Karimun belum menemui titik terang. Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan, pihaknya sudah menemui menteri agar diberi peluang impor beras langsung ke Kepri, namun belum ada kepastian

“Kementerian meminta agar kami mengajukan data berapa kebutuhan beras di Kepri. Jadi kalau Bupati Karimun baru konsep untuk diusulkan ke Provinsi, saya sudah sampai ke Kementerian,” jelas Nurdin Basirun ketika dimintai tanggapannya tentang menjembatani kuota impor beras dari Bupati Karimun, Minggu (11/3).

Sebelumnya, Bupati Karimun Aunur Rafiq berharap agar pemerintah Provinsi Kepri mengajukan kuota impor beras kepada pemerintah pusat. “Kami akan berkirim surat kepada pemerintah provinsi agar memfasilitasi keinginan kita, dibukanya kran impor di Karimun,” ujar Aunur Rafiq.

Tetapi menurut Nurdin, permintaan kuota beras impor tidak segampang membalikan tangan. Namun demikian, respon dari kementerian cukup bagus dan tinggal menindaklnjuti dalam waktu dekat ini.

Sementara untuk mengatasi persediaan beras, ada dua cara yaitu meminta kepada Bulog agar memastikan ketersediaan beras di pasaran dan kedua kebijakan yang bersifat kearifan lokal dengan memberikan kuota impor beras sebatas untuk kebutuhan masyarakat.

”Saat ini kebutuhan beras memang masih tercukup dengan harga masih tinggi,” ungkapnya.

Terpisah Anggota DPR RI Nyat Kadir ketika dimintai tanggapannya tentang kran beras impor untuk kebutuhan masyarakat Kepri. Ia mengungkapkan, bahwasannya dari Komisi IV DPR RI sudah mengagendakan untuk mengundang Kementerian Perdagangan dan Perum Bulong untuk membahas permintaan impor beras di Kepri.

”Besok, kita agendakan bagaimana format beras impor khusus di Kepri. Yang akan dihadiri oleh Gubernur Kepri beserta Wali Kota dan Bupati yang ada di Kepri,” jawabnya, beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Karimun.

Usulan impor khusus di Kepri memerlukan perjuangan yang cukup panjang. Yang perlu pemikiran dan terobosan dalam mengatasi masalah pangan didaerah bukan penghasil seperti di Kepri. Khususnya, beras impor dan sebagainya walaupun saat ini di Kepri di kabupaten Lingga sudah ada program penanaman padi.

”Anda bisa dengar sendirikan Lingga dipatok sebagai lumbung beras. Tapi, itu butuh waktu tiga atau empat tahun lagi. Nah, sekarang kebutuhan beras sudah sangat mendesak,” ucapnya.(tri)

600 Gram BB Sabu Dibawa ke Medan

0

batampos.co.id – Melengkapi berkas penyidikan perkara penyelundupan 19,77 kg sabu asal Malaysia yang dibawa oleh tersangka Samad, Firdaus dan Burhanuddin, polisi mengambil sampel dari setiap kantong barang bukti sabu untuk diperiksa ke Labaoratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri di Medan, Sumatera Utara.

”Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka setiap barang bukti narkoba, yang berhasil disita dari tersangka tetap harus melalui uji pemeriksaan di Labfor,” ujar Kasat Res Narkoba Polres Karimun, AKP nendra Madyatias kepada Batam Pos, Senin (12/3).

Tujuan pengujian ini untuk memastikan apa kandungan dari barang bukti tersebut. Hasilnya, akan dituangkan di dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Termasuk barang bukti sabu sebanyak 19,77 kg ini kita bawa sampelnya lebih dari setengah kg atau 600 gram,

Sampel barang bukti sabu sebanyak 600 gram, katanya, diambil tidak secara acak. Melainkan, dari setiap bungkusan diambil sedikit-sedikit dan dijumlahnya menjadi 600 gram. Kemarin anggotanya sudah berangkat ke Labfor di Medan untuk diuji. Dan, diperkirakan hasilnya baru dapat diketahui 3 sampai 4 hari. Setelah itu, apa pun kadar di dalam sabu asal Malaysia ini akan disebutkan secara jelas di dalam BAP.

Sementara itu dari tiga tersangka, Burhanuddin, dirawat di rumah sakit sesaat setelah penangkapan karena sakit jantung dan steroid.

”Penahanannya kami pindahkan dari dalam sel ke rumah sakit dengan dijaga oleh tiga orang anggota polisi. Dua hari lalu kondisinya sudah membaik. Sehingga, dikeluarkan dari rumah sakit dan kita lakukan pemeriksaan. Karena, sejak awal penangkapan tersangka Burhanuddin belum bisi diperiksa. Hanya saja, setelah diperiksa, kesehatan menurun lagi dan akhirnya dibawa lagi ke rumah sakit,” papar Nendra.

Rabu (28/2) polisi berhasil menangkap satu kapal pompong yang bermuatan sabu sebanyak 19,77 kg. Sabu tersebut dibawa dari perairan outter of port limit (OPL). Penangkapan dilakukan perairan Pulau Buru. Dari penangkapan ini terungkap, tiga tersangka kurir sabu merupakan jaringan internasional. Karena, bukan pertama kali menyelundupkan sabu. Melainkan, sudah empat kali. (san)

Pemasok Sabu ke Lapas Diciduk Polisi

0

batampos.co.id – Husni Thamrin Rokan alias Adel, diduga pemasok narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Tanjungpinang di kilometer 16 Kijang, Bintan diamankan di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Sabtu (17/2) lalu.

Dari tangan pelaku, polisi menyita 239,92 gram sabu yang siap diedarkan ke Lapas, karena dikabarkan ada orang suruhan yang akan menjemput sabu itu.

Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang mengatakan penangkapan bermula setelah adanya informasi bahwa pelaku dengan ciri-ciri target operasi dalam penyelidikan kasus pemasok narkotika ke lapas akan menyeberang dari Batam ke Pulau Bintan.

“Saat itu dia membawa sabu dan awalnya akan menyeberang ke Tanjunguban namun ternyata dia naik kapal tujuan pelabuhan SBP di Tanjungpinang,” katanya.

Setelah tiba di Pulau Bintan, ia menyebut, informasinya jika sabu itu akan dijemput orang suruhan. “Kita tangkap saat dia baru turun dari kapal Oceana di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, saat digeledah dalam tas ranselnya ada sabu seberat 239,92 gram,” ungkap Boy.

Usai penangkapan itu, polisi melakukan pengembangan sumber sabu didapatkan sehingga saat itu belum diekspos. Sementara itu Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Joko melalui saluran telepon sore kemarin membenarkan adanya tangkapan kasus narkoba itu. “Kamis baru akan diekspos,” kata dia singkat.(met)

Sepeda Motor Pelajar Tabrakan dengan Avanza

0

batampos.co.id – Mobil Toyota Avanza BP 1892 QW warna silver yang dikendarai Indra bertabrakan dengan motor Honda Supra warna hitam BP 2985 QT yang dikendarai Romi di jalan Sidorejo Tanjungpinang, Senin (12/3). Akibatnya mobil dan motor rusak parah serta seorang pelajar yang membonceng motor yakni Kayla mengalami luka di bagian kepala.

Kejadian berawal ketika mobil Avanza yang datang dari arah Km 8 Atas menuju jalan Seijang mengambil jalur kiri jalan. Tiba-tiba dari arah berlawanan datang pengendara sepeda motor yang dikendarai Romi berboncengan dengan seorang pelajar. Diakibatkan jalan yang sempit, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

“Saya lihat mobil itu dari arah Batu 8 Atas, tiba-tiba ada suara benturan keras mobil menabrak motor,” ujar Trisno di tempat kejadian.

Akibat suara benturan yang keras, warga sekitar langsung keluar rumah dan melakukan pertolongan kepada dua korban yang tergeletak di sisi jalan. Warga langsung membawa keduanya ke RSUD Tanjungpinang.

“Saya lihat anak itu luka parah di kepala dan langsung kami bawa ke rumah sakit,” akunya.

Sesaat setelah kejadian, polisi lalu lintas tiba di tempat kejadian dan langsung melakukan pendataan dan olah tempat kejadian. “Mobil Avanza serta motor yang rusak parah langsung dibawa petugas ke Polres Tanjung,” kata Trisno. (odi)