Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 12375

WiKa Ingin Kelola Workshop Sekupang

0
Jembatan Dompak di Tanjungpinang, salah satu karya WiKa. Jembatan laut terpanjang ketiga di Indonesia (1.465 meter)

batampos.co.id – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Wijaya Karya (Wika) mengakui berminat untuk ikut mengembangkan Batam sebagai langkah perluasan bisnis perusahaan konstruksi ini.

“Dari pertemuan-pertemuan sebelumnya, Wika sangat tertarik untuk berinvesasi di Batam baik soal air, rumah sakit, bandara dan sektor lainnya, kata Manager Investasi Infrastruktur Wika, Bambang Sunar di Gedung Marketing BP Batam, Kamis (29/3).

Ketertarikan terbesar Wika diantaranya adalah terkait air dan pemanfaatan salah satu aset yakni workshop milik BP Batam yang ada di Sekupang.

Sedangkan Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto yang menyambut rombongan Wika mengatakan Batam membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam membangun ekosistem yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi.

“Di Batam banyak peluang yang bisa dikembangkan. Dan terus terang kami perlu dukungan,” kata Eko.

Ia kemudian menjelaskan berbagai rencana prioritas pengembangan Batam kedepan seperti pembangunan Pelabuhan Batuampar, Pelabuhan CPO Kabil, MRO, terminal kargo dan penumpang di Bandara Hang Nadim, Jembatan Batam Bintan dan lainnya.

Eko lalu mengatakan bentuk kerjasama yang dapat dilakukan dan sesuai perundang-undangan yang berlaku yakni sewa, pinjam pakai dan kerjasama pemanfaatan aset (KPS). Namun BP Batam menyarankan agar dapat memanfaatkan pola KPS yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 27/2014.

“Jangka waktunya 30 tahun dan dapat diperpanjang dan ini dapat kita terapkan untuk mengembangkan aset-aset manapun seperti asrama haji, workshop Sekupang dan Kawasan Wisata Vietnam,” pungkasnya.(leo)

Kafe Remang-remang Menjamur di Pinggir Jalan Batam

0
ilustrasi

batampos.co.id – RoW jalan marak dimanfaatkan sebagai tempat usaha di wilayah Batuaji, tak terkecuali kafe remang-remang. Inilah yang marak terlihat di sepanjang jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang. Kafe remang-remang ini menjamur di depan PT Hyundai. Warga sekitar menyebutkan ruli pohon Ceri.

Kawasan pemukiman liar diatas lahan penghijauan itu sebelumnya sudah jadi wacana penertiban dari pihak Kecamatan Batuaji namun belum terealisasi hingga saat ini. Warga sekitar kembali mempertanyakan realisasi wacana tersebut, sebab keberadaan warung yang dijadikan kafe remang-remang itu meresahkan masyarakat sekitar.

“Ini bukan hanya warung biasa, tapi tempat esek-esek (protitusi terselubung) dan tempat mabuk-mabukan juga. Sudah lama ini semakin hari semakin bertambah,” tutur Suyono, warga yang bermukim di seberang ruli pohon Ceri itu, Senin (26/3).

Warga berharap agar instansi pemerintah terkait segera menertibkan pemukiman liar tersebut agar tidak mengganggu kenyamanan warga di sana.

“Di sini sudah padat perumahan. Banyak anak-anak usia sekolah. Ini yang kami kuatirkan. Takut anak-anak ikut-ikutan ke sana,” ujar Malik, warga lainnya.

Menurut Malik, warung yang disulap jadi kafe remang-remang itu beroperasi layaknya warung pada umumnya yakni menjajahkan berbagai makanan dan minuman, namun di malam hari warung tersebut juga membuka musik karaoke layaknya di tempat karaoke atau pujasera serta menjajahkan minuman keras. Tidak itu saja warung-warung tersebut juga ramai didatangi wanita-wanita malam yang berdandan minim. “Ada biliardnya juga jadi ribut kali kalau malam hari,” terangnya.

Pantauan Batam Pos di lapangan, ruli pohon Ceri yang berlokasi persis di pinggir jalan Brigjen Katamso itu cukup banyak. Ada belasan unit ruli yang dijadikan warung. Bangunan warung yang dijadikan kafe remang-remang itu biasa saja layaknya pemukiman liar lain. Bangunan liar itu umumnya sangat dekat dengan jalan raya. Jarak antara aspal jalan dengan bangunan liar itu hanya sekitar dua meter saja. Bagian depan merupakan kios atau warung sementara di belakangnya ada bangunan lainnya yang dijadikan tempat karaoke ataupun tempat biliar.

Sejumlah pemilik bangunan liar saat diminta tanggapan, mengaku nyaman-nyaman saja selama bermukim dan berusaha di lokasi row jalan tersebut. Itu karena belum ada teguran ataupun penertiban apapun dari instansi pemerintah terkait.

“Cuman sementara saja. Cari makan pak. Sekarang susah cari kerja. Kalau belum dipakai (row jalan) biarkan saja kami buka usaha sementara dulu,” tutur Uli, seorang penjaga warung di lokasi pemukiman liar itu, kemarin.

Pihak kecamatan Batuaji saat kembali dikonfirmasi belum bisa memastikan kapan penertiban pemukiman liar tersebut akan ditertibkan. “Belum ada wacana lagi. Coba koordinasi dengan Satpol PP,” ujar Camat Batuaji Ridwan.

Senada disampaikan Satpol PP kota Batam. Rencana penertiban pemukiman liar di wilayah Batuaji secara umum belum bisa dilaksanakan sebab penertiban masih fokus di wilayah Nagoya dan Batamkota.

“Selesai dulu yang di Nayoga baru masuk Batuaji,” ujar Sekretaris Satpol PP kota Batam Fridkalter beberapa waktu lalu. (eja)

Labuh Jangkar Dikelola Bersama

0
Sejumlah kapal saat labuh jangkar di perairan Batuampar, Senin (19/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Permasalahan pengelolaan labuh jangkar di perairan Kepri akan berakhir. Kemungkinan besar labuh jangkar di Batam akan dikelola bersama oleh BP Batam, Pemerintah Daerah dan Kementerian Perhubungan. Tetapi teknis pengelolaannya masih terus digodok di pusat.

“Jadi beberapa waktu lalu sudah diputuskan bahwa itu akan dikelola bersama. Pak menko sudah menargetkan bahwa ini akan selesai dalam sebulan kedepan,” kata staff ahli menko kemaritiman, marsekal Marsetio di hotel ibis style, Batuampar, Selasa (26/3).

Mantan Kepala Staff Angkatan Laut itu mengatakan bahwa permasalahan yang paling besar terkait labuh jangkar ini adalah banyaknya kapal yang asal labuh jangkar dan banyaknya kapal yang buang limbah sembarangan.

“Saat ini ada limbah di pantai Bintan. Ini menjadi persoalan serius,” katanya.

Tetapi setelah kunjungan Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan beberapa waktu lalu ke perairan Nipah maka semua ini akan teratasi. Nanti semua laut di Kepri akan dipetakan peruntukannya.

“Jadi nanti akan dibuat titik-titiknya. Jadi jelas mana yang untuk pariwisata, mana untuk labuh jangkar dan bagaimana kapal harus mengolah sendiri limbah sebelum dibuang ke laut,” katanya.

Sementara itu, anggota komisi III DPRD Kota Batam Werton Panggabean mendukung upaya tersebut. Ini akan mempertegas mana wilayah labuh jangkar dan mana yang tidak.

“Selama ini banyakl tempat wisata tetapi kita tidak tahu di mana tempatnya. jadi harapan kita nantinya, sosialisasi dari pemerintah bisa dilakukan dengan gencar,” katanya.

Terkait pengelolaan labuh jangkar, ia berharap pemerinmtah pusat tetap berjalan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Daerah jangan diberatkan. Bagaimana Kepri dan Batam pada khususnya menikmati dari hasil alamnya. Tetapi intinya kita ada peraturan dan undang-undang,” katanya. (ian)

Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat

0
Sejumlah pengendara kendaraan bermotor melawan arah saat melintas dijalan Abuyatama Batamcenter. Meskipun sudah ada rambu larangan dilarang melawati jalur tersebut namun sebagian pengendara tidak mengindahkan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Operasi Keselamatan (Operasi Simpatik Seligi 2018) yang dilaksanakan 3 minggu terakhir mulai dari 5 hingga 25 Maret 2018 menunjukkan peningkatan pelanggaran. Dari operasi ini, pelanggaran yang sering dilakukan oleh masyarakat yakni pelanggaran tidak membawa surat-surat kendaraan.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati mengatakan, dalam operasi ini polisi lebih mengedepankan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) dalam berlalu lintas. Atau lebih tepatnya polisi memberikan edukasi kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Dalam kegiatan ini ada 183 pengendara yang kita lakukan penilangan dan 1.000 teguran terhadap pengendara,” kata Putu, Senin (26/3).

Dijelaskan Kasat Lantas, dibandingkan Operasi Simpatik yang dilaksanakan pada tahun 2017 lalu, penindakan yang dilakukan oleh polisi meningkat. Dari sanksi penilangan, di tahun ini mengalami peningkatan sebesar 17 persen dan sanksi teguran meningkat sebesar 49 persen.

“Paling banyak itu pelanggaran dengan tidak bawa surat kendaraan dan melanggar rambu lalu lintas seperti berhenti di tempat yang dilarang parkir dan lainnya,” tuturnya.

Dari operasi itu, polisi menyita barang bukti SIM sebanyak 77 lembar, STNK 92 lembar, sepeda motor 72 unit, mobil penumpang 85 unit dan mobil barang sebanyak 12 unit. Dikatakan Putu, dari beberapa mobil barang yang ditindak itu ada beberapa mobil angkutan kota (angkot).

“Rata-rata penindakan mengalami kenaikan dengan usia produktif dari usia 26 tahun sampai 30 tahun. Mereka rata-rata karyawan swasta,” bebernya.

Sementara, untuk kecelakaan lalu lintas selama Operasi Simpatik Seligi 2018 ini ada 29 kejadian, dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 6 orang, luka berat 7 orang dan luka ringan 26 orang. Total kerugian materil dari 29 kasus itu sebesar Rp. 59.700.000.

“Laka yang paling banyak di perempatan dengan enam kasus dan ouy of control empat kasus. Sisanya itu hanya kecelakaan ringan seperti diserempet mobil dan hanya mengalami kerugian materil saja,” kata Putu.

Putu menambahkan, dengan meningkatnya pelanggaran lalu lintas itu, pihaknya akan meningkatkan sosialisasi dan pembagian prosedur keselamatan berlalu lintas dengan sasaran pengendara yang berusia produktif antara 26 tahun sampai 30 tahun.

“Sasaran kami di sekolah, universitas maupun ke perusahaan. Kami akan bekerja sama dengan instansi terkait seperti Jasa Raharja, Dispenda untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” imbuhnya. (gie)

40 Kios Liar Baru Segera Dibangun

0
Kios liar dibangun di lahan hijau, Aviari.
| Dalil Harahap / batampos

batampos.co.id – Pembangunan kios liar di ruang terbuka hijau sekitar pasar seken Aviari semakin menjadi. Ada 40 kios liar yang akan segera dibangun. Ini karena ketidaktegasan dari pihak kecamatan dan Satpol PP Kota Batam.

Dari pantuan Batam Pos, Senin (26/3) dua orang sedang bekerja di kios liar bekas kebakaran tersebut. Tidak ada dari mereka yang mau memberikan komentar.

“Kami hanya pekerja saja Bang. Tak tahu apa-apa,” kata seorang pekerja tanpa mau menyebut nam.

Di sana, sudah ada sekitar 10 kios yang hampir selesai, menghadap perumahan Pemda II. Di dereatan yang masa masih ada belasan yang baru dipasang atap. Sementara belasan kios lainnya, menghadap jalan raya atau pintu masuk ke pertokoan aviari sudah dipasang tiang.

“Kalau ini sudah ada seminggu dipasang tiangnya. Katanya untuk bangun kios-kios,” kata Santi, seorang pedagang minuman tidak jauh dari lokasi.

Menurutnya, setiap hari aktifitas pembangunan kios liar tersebut tidak pernah berhenti. “Yang di sana (sebelah pemda II) kan sebagian sudah siap. Mungkin semua kios di April sudah siap,” katanya.

Sementara Camat Batuaji, Ridwa mengatakan bahwa surat mengenai penertiban kios liar tersebut sudah disampaikan kepada Satpol PP. Tetapi ini dibantah oleh Kabid Trantibum Satpol PP, Imam Tohari.

“Kami sudah mengirimkan surat. Maunya itu segera dibongkar,” katanya.

Ridwan mengatakan ruang terbuka hijau adalah lahan milik negara yang seharusnya tidak boleh untuk komersil. Apalagi bangunannya tersebut permanen.

“Yang lama saja sekarang ini banyak yang sudah dibongkar, apalagi pembangunan baru itu tidak boleh sama sekali,” katanya. (ian)

Bright Gas Dukung Ekonomi Kerakyatan

0

Seorang pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM) Fried Chicken di Pasar Botania Batamcenter, Kota Batam sedang memasak menggunakan Bright Gas, Jumat (30/3). Bright Gas dari Pertamina ini dapat mendukung ekonomi kerakyatan bagi usaha kecil.

Teks/foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

Tahnia PLN Batam dan BP Batam

0

batampos.co.id – Dua lembaga di Batam berjaya pada acara PR INDONESIA Awards (PRIA) 2018, yang berlangsung di Surabaya, Kamis malam (29/3/2018).

Acara dilaksanakan berdampingan dengan festival rakyat Mlaku-mlaku nang Tunjungan di sepanjang Jalan Tunjungan.

Enam instansi/korporasi raih penghargaan Platinum. Mereka adalah

  • Kementerian Keuangan,
  • PT Kereta Commuter Indonesia (Persero),
  • PT BNI (Persero) Tbk,
  • PT Telkomsel Tbk,
  • BPJS Ketenagakerjaan dan
  • Pemerintah Kota Surabaya.

Ttrofi Platinum, ialah apresiasi tertinggi yang diberikan kepada PR INDONESIA kepada lembaga negara/kementerian/BUMN/Korporasi swasta yang telah menghimpun penghargaan terbanyak di hampir semua lini kategori PRIA 2018.

PRIA adalah kompetisi yang rutin diadakan PR INDONESIA sejak 2016. Kompetisi yang memasuki tahun ketiga ini, terbuka diikuti korporasi dan organisasi baik pemerintah maupun nonpemerintah.

Delapan kategori dihadirkan tahun ini, tiga diantaranya kategori baru. Antara lain,

  • Kategori Krisis (Pedoman Krisis, Penanganan Krisis),
  • Manual Tata Kelola Kehumasan, dan
  • Laporan Tahunan (Annual Report dan Sustainability Report).

Kategori yang sudah ada sebelumnya meliputi

  • Owned Media (Media Cetak, E-Magazine, dan Video Profile),
  • Kanal Digital (Aplikasi, Website, dan Media Sosial),
  • Program PR (Corporate PR, Government PR, Marketing PR, dan Digital PR),
  • Program CSR (Sustainability Business dan Community Based Development),
  • Departemen PR, dan
  • Kategori Terpopuler di Media yang menggandeng PT Isentia.

Tak ayal, entri meroket menjadi 463 buah yang berasal dari 105 organisasi (72 korporasi dan 33 lembaga pemerintah). Tahun lalu, PRIA mengemas 224 entri.

Sebanyak 16 juri ahli dikerahkan untuk memberikan penilaian obyektif. Antara lain, Maria Wongsonagoro dan Magdalena Wenas (PR INDONESIA Gurus), Noke Kiroyan (Kiroyan Partners), Ariani Djalal (Kantor Staf Presiden), Troy Pantouw (Senior Consultant AIS Training and Consulting), Titis Widyatmoko (Pimred Brilio.net), Arbain Rambey (KOMPAS), Gunawan Alif (Indonesia CSR Society), dan banyak lagi.

Nah pada ajang ini dua lembaga di batam mampu berbicara. Mereka ialah PLN Batam dan BP Batam.

Daftar Pemenang PR INDONESIA Awards (PRIA) 2018 (edited)

A.3. Kategori Video Profil

Subkategori Video Profil Lembaga
Silver: BPJS Ketenagakerjaan
Silver: Universitas Indonesia
Silver: Badan Pengusahaan Batam

E.2. Kategori Penanganan Krisis

Subkategori Anak Usaha BUMN
Bronze: PT PLN Batam
Silver: PT Tugu Pratama Indonesia
Gold: PT KAI Commuter Indonesia
Gold: PT Petrokimia Gresik

 

Musim Libur, 14 Ribu Turis Masuk Batam dalam Sehari

0
Kepala Imigrasi Batam Lucky Agung (kiri) berdialog dengan penumpang saat antri di pintu kedatangan Pelabuhan Batamcenter, Jumat (30/3).Imigrasi Batam melakukan sidak lonjakan penumpang memasuki liburan. F Cecep Mulyana/batam Pos

batampos.co.id – Arus kedatangan Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter membludak. Hingga sore ini, sekitar 14 ribu penumpang tercatat datang dari Singapura dan Malaysia.

Pantauan Batam Pos, arus kedatangan sudah terlihat membludak dari ponton kedatangan. Bahkan ratusan penumpang yang ada di dalam kapal yang baru datang harus antre sebelum keluar kapal. Hal itu dikarenakan ribuan orang sudah terlebih dulu antre menuju ruang cap paspor.

Kepala Imigrasi Kelas 1 Batam, Lucky Agung mengatakan dari data Imigrasi tercatat lebih dari 14 ribu penumpang yang masuk di Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter.

“Ini baru sampai sore, data kemungkinan bisa bertambah sampai malam,” ujar Lucky saat menyidak kesiapan petugas Imigrasi di Kedatangan. (she)

Pemko Batam, PLN Batam dan Bank Riau Kepri Populer di Media

0

batampos.co.id – Pemko Batam, PLN Batam dan Bank Riau Kepri populer di Media. Popularitas itu berdasar monitor pemberitaan di 174 media cetak di seluruh Indonesia. Terdiri dari 110 majalah, 40 suratkabar daerah, dan 24 suratkabar nasional.

Monitor ini dilakukan Isentia, perusahaan media monitoring yang memiliki jaringan di sejumlah negara Asia Pasifik, yang  digandeng PR INDONESIA.

Lebih dari 2.000 perusahaan swasta nasional, multinasional, dan perusahaan BUMN, serta ratusan lembaga dan pemerintah daerah dimasukkan dalam mesin monitoring pemberitaan Isentia.

Tanpa mengenyampingkan potensi pemberitaan negatif yang termuat pada instrumen media monitoring kali ini, PR INDONESIA selaku penyelenggara juga mencoba menelusuri secara kualitatif mereka yang masuk dalam radar ranking terpopuler.

Bagaimana pun, eksposur pemberitaan yang tinggi bisa menandakan dua hal.

Pertama, karena produktivitas keluaran informasi positif yang memang tinggi.

Kedua, lantaran sedang mengalami persoalan (krisis).

“Sehingga, wajar jika diberitakan sangat sering oleh pers di tanah air,” kata Asmono Wikan, founder dan CEO PR INDONESIA usai acara penganugerahan PR INDONESIA Awards (PRIA) 2018 di Surabaya, Kamis (29/3/2018).

Itulah sebabnya, PR INDONESIA mencoba jauh lebih berhati-hati dan teliti dalam menyusun kategori terpopuler tahun ini. Dan hasilnya, sebagaimana disimak, PR INDONESIA menyajikan daftar terpopuler secara alfabetikal. Ini agar lebih mudah dan nyaman untuk disimak.

Adapun apresiasi ini merupakan bagian dari serangkaian ajang PRIA 2018. PRIA adalah kompetisi yang rutin diadakan PR INDONESIA sejak 2016. Kompetisi yang memasuki tahun ketiga ini, terbuka diikuti korporasi dan organisasi baik pemerintah maupun nonpemerintah.

 

“Selamat kepada Anda, perusahaan, pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga yang memperoleh predikat Terpopuler di Media 2017! Semoga popularitas korporasi dan organisasi Anda bakal meningkatkan reputasi dan kinerja pada tahun ini dan selanjutnya,” tutup Asmono. ***

Daftar Pemenang Terpopuler di Media:

Kategori BUMD dan Perusahaan Swasta Daerah

  • PT Bank Aceh
  • PT Bank BJB Tbk.
  • PT Bank DKI
  • PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
  • PT Bank Jatim
  • PT BPD Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara
  • PT BPD Kalsel
  • PT BPD Sumatera Barat (Bank Nagari)
  • PT Bank NTT
  • PT BPD Riau Kepri
  • PT BPD Sultra
  • PT BPD Sumatera Selatan dan Bangka Belitung
  • PT Bank Sumut
  • PT MRT Jakarta
  • PT Pembangunan Jaya Ancol

Kategori Anak Usaha BUMN

  • PT Aneka Tambang Tbk.
  • PT BNI Syariah
  • PT Citilink Indonesia
  • PT KAI Commuter Indonesia
  • PT Mandiri Sekuritas
  • PTPN X
  • PT Pelabuhan Tanjung Priok
  • PT Pertamina EP
  • PT Petrokimia Gresik
  • PT PLN Batam

Kategori BUMN Non Tbk.

  • PT Angkasa Pura II (Persero)
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero)
  • PT Pertamina (Persero)
  • PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
  • PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)

Kategori BUMN Tbk.

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
  • PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
  • PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

Kategori Perusahaan Swasta Non Tbk.

  • PT Astra Honda Motor
  • PT Bursa Efek Indonesia
  • PT Telekomunikasi Selular
  • PT Toyota Astra Motor
  • PT Traveloka Indonesia

Kategori Perusahaan Swasta Tbk.

  • PT Agung Podomoro Land Tbk.
  • PT Astra Internasional Tbk.
  • PT Bank Central Asia Tbk.
  • PT Unilever Indonesia Tbk.
  • PT XL Axiata Tbk.

Kategori Lembaga Negara

  • Badan Narkotika Nasional (BNN)
  • Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
  • Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
  • Bank Indonesia (BI)
  • Dewan Perwakilan Daerah (DPD)
  • Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)
  • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
  • Komisi Pemilihan Umum (KPU)
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  • Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Kategori Kementerian

  • Kementerian Agama
  • Kementerian Dalam Negeri
  • Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  • Kementerian Kesehatan
  • Kementerian Pariwisata
  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Kategori Pemerintah Kabupaten

  • Pemkab Badung
  • Pemkab Banyuasin
  • Pemkab Banyumas
  • Pemkab Bekasi
  • Pemkab Belitung
  • Pemkab Bogor
  • Pemkab Cirebon
  • Pemkab Gresik
  • Pemkab Gunung Kidul
  • Pemkab Jember
  • Pemkab Kudus
  • Pemkab Manggarai Barat
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Purwakarta
  • Pemkab Sidoarjo

Kategori Pemerintah Kota

  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Bandung
  • Pemkot Batam
  • Pemkot Bogor
  • Pemkot Denpasar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Malang
  • Pemkot Medan
  • Pemkot Padang
  • Pemkot Palembang
  • Pemkot Semarang
  • Pemkot Solo
  • Pemkot Surabaya
  • Pemkot Tangerang
  • Pemkot Yogyakarta

Kategori Pemerintah Provinsi

  • Provinsi Banten
  • Provinsi DKI Jakarta
  • Provinsi Jawa Barat
  • Provinsi Jawa Tengah
  • Provinsi JawaTimur
  • Provinsi Riau
  • Provinsi Sumatera Selatan
  • Provinsi Sumatera Utara
  • Provinsi Sulawesi Selatan
  • Provinsi Sulawesi Utara

Ribuan Umat Katolik di Batuaji dan Sagulung Ikuti Jalan Salib di Gereja MBPA

0
Umat kristiani mengikuti ibadah Jumat Agung. | Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Prosesi jalan salib sebagai peringatan peristiwa penyaliban Yesus berlangusng hikmah di gereja Maria Bunda Pembantu Abadi (MBPA), Jumat (30/3) pagi. Ribuan umat berjubel mengelilingi gereja merenungkan kisah sengara Yesus untuk menebus dosa dan kesalahan manusia.

Pantauan Batam Pos di lapangan, prosesi jalan salib umat Katolik itu dilakukan di luar gereja yang mana umat dan petugas liturgi merenungkan perhentian-perhentian proses penyaliban Yesus. Ada 14 peritiwa yang dimulai dengan Yesus dihukum mati, Yesus memanggul salib hingga Yesus disalibkan. Prosesi jalan salib ini dibawakan oleh petugas liturgi gereja.

Prosesi jalan salib berlangsung hikmah dan lancar dijaga oleh petugas keamanan gereja dan aparat kepolisian setempat.

Menutur informasi yang disampaikan pengurus gereja, rangkaian ibadah Jumat Agung tersebut, selain mengikuti ibadah jalan salib, umat Katolik juga menggelar ibadah ekaristi untuk merenungkan wafatnya sang “Juru Selamat” yang dimulai pukul 15.00 WIB. Ibadah Ekaritis ini akan dipimpin oleh pastor.

Selain di gereja Katolik, ibadah jumat agung juga terpantau aman di berbagai gereja lain di wilayah Batuaji dan Sagulung. Sebelumnya Polsek Sagulung mendata ada sekitar 18 gereja yang tersebar di wilayah Sagulung dan sepanjang hari kemarin, aktifitas umat kristiani di masing-masing gereja berlangsung hikmah dan aman.

“Semuanya berjalan aman. Anggota masih jaga di seluruh gereja yang ada,” ujar Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto, kemarin. (eja)