Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 12374

Pelatihan Komunikasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di RSUD M Sani

0
Para pegawai RSUD M Sani ketika mengikuti pelatihan komunikasi. F. Dokumentasi RSUD M Sani untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, RSUD M Sani selama tiga hari mulai Senin (26/3) lalu melakukan pelatihan komunikasi dan kepribadian bagi para pegawai. Pelatihan yang diikuti 215 peserta ini meliputi, dokter umum, perawat, bidan, administrasi, keamanan, sopir, tenaga kebersihan, tenaga apotik, tenaga labor dan tenaga teknis lainnya.

“Melalui pelatihan ini, mari kita sama-sama memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien yang lebih baik. Dimana, selama ini sudah bagus dan harus lebih ditingkatkan mutu dan kwalitasnya,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Dengan diadakannya, pelatihan oleh pihak manajemen RSUD M Sani kepada para pegawai. Agar dapat meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan pekerjaanya, serta menambah wawasan yang harus menyesuaikan perkembangan zaman. Sehingga, kemampuan dalam pelayanan kesehatan kepada para pasien maupun keluarga pasien lebih maksimal.

“Anda-anda sebagai aset RSUD M Sani. Jadi, rasa tanggungjawab sangatlah penting terhadap suatu pekerjaan. Apalagi, di RSUD M Sani harus bisa menjaga perasaan pasien maupun keluarga pasien dalam proses penyembuhan,” tuturnya.

Sementara itu Direktur RSUD M Sani Zulhadi pelatihan ini, bertujuan untuk menghadirkan para pegawai yang siap melayani dengan ramah dan senyum. Yang selama ini, sudah berjalan dengan memberikan sentuhan pelayanan yang cepat, tepat, ramah dan senyum. Dalam pelatihan komunikasi dititik beratkan, kepada bagaimana memberikan pelayanan kesembuhan hepada pasien yang tidak semata-mata karena bagusnya obat, sarana maupun alat kesehatan.

“Kalau peralatan medis dan sebagainya kita tidak kalah dengan Rumah Sakit lainnya. Namun, sentuhan kepada pasien berupa senyuman yang ramah, sapaan yang lembut yang bersahabat itu paling penting,” ungkapnya.

Dimana, dalam pelatihan ini pihaknya menghadirkan narasumber dari pakar komunikasi Jakarta. Yang outputnya, bisa dirasakan langsung oleh pasien maupun keluarga pasien saat berobat di RSUD M Sani nanti.

“Jadi karyawan adalah aset bagi RSUD M Sani yang harus dijaga dan dikembangkan. Salah satunya, lewat pelatihan ini yang bisa meningkatkan produktivitas dan kwalitas kerja masing-masing karyawan secara umum sesuai bidangnya,” ucapnya. (tri)

Bayi 4 Bulan Tewas, Diduga Dianiaya Orangtua

0

batampos.co.id – Bayi perempuan berinisial Ys yang masih berusia 4 bulan tewas.

Ia diduga dianiaya oleh orangtuanya sendiri.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih menyelidiki dugaan penganiayaan hingga menyebabkan Ys tewas.

Dari informasi yang dihimpun Batam Pos, bayi itu awalnya dibawa oleh orangtuanya ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Minggu (25/3) lalu. Setelah menjalani perawatan selama dua hari, bayi itu meninggal dunia, Selasa (27/3) sore.

Usai meninggal dunia, selanjutnya bayi Ys dibawa ke masjid di kawasan Komplek Jodoh Square untuk dimandikan dan selanjutnya dimakamkan. Namun, saat dimandikan itu, warga melihat ada bekas luka yang diduga akibat penganiayaan.

Berdasarkan temuan itu, selanjutnya warga menghubungi Polsek Batuampar untuk mengusut dugaan penganiayaan ini. Dari laporan itu, polisi pun memanggil beberapa orang saksi termasuk orang tua korban.

Kapolsek Batuampar AKP Ricky Firmansyah belum bisa memastikan bahwa bayi berinisial Ys itu meninggal akibat penganiayaan. Untuk itu, pihaknya akan meminta hasil visum dari pihak Rumah Sakit Harapan Bunda.

“Sampai sekarang belum bisa kami pastikan. Dari hasil visum itu nantinya baru akan kami ketahui meninggalnya karena apa,” ujarnya singkat. (gie)

Investigasi Pencemaran Limbah Laut masih Nihil

0
limbah pantai

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup Batam hingga kini belum mengetahui informasi soal asal dan penyebab adanya limbah minyak (oil spill) yang mencemari sejumlah titik pantai di Nongsa. Tak hanya kasus yang terjadi pada 16 dan 22 Maret 2018, kasus pencemaran yang terjadi pada 2017 lalu juga belum terungkap.

“Yang (pencemaran) 2017 saja sampai sekarang belum diketahui, apalagi yang kemarin sore (terbaru),” ucap Kepala DLH Batam Herman Rozie, kemarin.

Untuk kasus terbaru ini, DLH Batam masih menunggu penyelidikan yang sedang dilakukan. Untuk diketahui, DLH Batam mengaku telah mengambil sampel limbah tersebut dan juga menyampaikan informasi pencemaran hingga ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia.

“Belum (dapat informasi), kami masih menunggu. Sekarang, angkatan laut kita juga sudah jalan (pencarian penyebab pencemaran,” kata dia.

Sementara kasus pencemaran serupa yang terjadi pada 2017 lalu hingga kini pengungkapannya Herman akui masih nihil. Padahal pada saat ia menjadi Pelaksana Tugas mengganti Kepala DLH lama, Dendi Purnomo yang tersandung kasus hukum, ia telah tiga kali rapat di Kemenko Kemaritiman RI. Untuk diketahui, Herman ditetapkan jadi Kepala DLH definitif pada Senin (26/3).

“Rapat tiga kali di kementrian, belum ada juga (hasilnya),” terangnya.

Menurutnya kasus ini, ia menilai karena fenomena alam karean limbah yang mencemari laut dan pantai Batam terseret arus, untuk itu sulit untuk menentukan siapa yang bersalah.

“Sekarang siapa yang kita mau tuduh. Misal di sungai orang tebar putas di hulu, tapi yang mati ikannya di hilir. Sama kayak ini, bisa jadi limbah di buang di Malaysia atau Singapura, tapikan belum jelas,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, soal penanganan pencemaran limbah di Batam pada 3-6 April 2018 mendatang di Batam akan ada audit lingkungan dan investigasi oleh limbah laut. Kegiatan ini dilakukan bersama Kemenko Kemaritiman RI. “Tim audit ada dari Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Perhubungan, Lemigas dan DLH Batam, DLH Karimun dan DLH Kepri,” papar Herman.

Ia merinci ada delapan perusahan yang akan diaudit, enam di antaranya perusahaan Batam dan dua lainnya merupakan perusahaan dari Kabupaten Karimun.

“Berdasarkan surat yang kami terima, di adakan di Batam, karean Batam banyak perusahaan yang akan diaudit,” pungkasnya. (adi)

Niat Hati hendak Pipis, Rupanya Terpeleset dan Jatuh dari Jembatan 1 Barelang

0
ilustrasi

batampos.co.id – Hendak pipis, eh malah jatuh ke bawah jembatan. Itulah yang dialami M Nur, 18.

Ia bersama dengan 3 orang kawannya kongkow di Jembatan 1, Barelang alias Jembatan Fisabillah. Jembatan ini ialah jembatan paling megah yang ada di Kota Batam. Ia aialah jembatan gantung (cable wire). Di luar pagar jembatan terdapat sekira semeter bahu jembatan yan kerap digunakan untuk bersantai sebagaian warga.

Mereka berempat duduk-duduk cerita tentang pekerjaan sambil makan kacang yang dibeli warung.

Suatu saat Nur berdiri hendak pipis. Ia bergerak menjauh dari kawan-kawannya.

Tak lama, terdengar bunyi terpeleset disusul suara sesuatu terjatuh.

Tiga kawan Nur segara berlari mencari tahu. Rupanya yang jatuh ialah Nur, rekan mereka.

Korban tergeletak di tanah dengan posisi terlentang dan tak bernyawa, lagi.

Korban sempat dibawa ke mussholah yang berada di bawah jembatan sebelum lapor ke polisi dan dibawa ke dibawa RS Bhayangkara.

Kapolsek Sagulung AKP Hendriyanto saat di TKP

Saat ini Polsek Sagulung sedang melakukan penyelidikan mendalam.  (ali)

 

Bayi Umur 2 Hari Ditemukan Tergeletak di Teras Rumah Warga Seipelunggut

0
foto: yuyun / batampos

batampos.co.id – Seorang bayi perempuan mungil ditemukan di salah satu rumah warga Kaveling Seroja, Seipeluggut, Sagulung, Rabu (28/3) sekitar pukul 5.30 wib.

Bayi yang baru berusia dua hari itu ditemukan Ika Yuliani, warga blok B1, Kaveling Seroja dalam kondisi tengah menangis.

“Habis salat subuh, ada dengar suara bayi menangis. Pas dia keluar memang ada bayi yang tergeletak di teras rumahnya,” ujar Ketua RW 16, Junaidi.

Dia mengatakan saat ditemukan, bayi tergeletak di lantai dan hanya beralaskan jaket coklat. Di sekitar bayi juga ditemukan dot berisikan susu, satu kotak susu SGM. Ia menduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya.

“Bayinya sehat. Pas diperiksa dibidan beratnya 3,1 kilogram dan panjang 49 cm,” katanya.

Saat ini bayi sudah dibawa dan dirawat di ruangan Ponek IGD RSUD Embung Fatimah. (une)

Izinkan Pelajar Main, Warnet Ini Ditutup

0

batampos.co.id – Sebuah warnet di Jalan Raja Oesman, Tanjungbalai Karimun ditutup dan izinnya dicabut. Hal ini disebabkan karena warnet ini kedapatan membiarkan pelajar yang masih menggunakan seragam sekolah main di warnet.

Sanksi tegas ini dilakukan, karena sebelumnya Pemerintah Kabupaten Karimun sudah pernah membuat surat edaran kepada pengelola warnet. Yang intinya agar tidak memberikan izin kepada anak sekolah yang menggunakan seragam untuk bermain internet di warnet. Termasuk juga pada jam belajar.

“Tapi, kenyataannya masih ada ditemukan satu warnet di Jalan Raja Oesman, Tanjungbalai Karimun yang membiarkan anak sekolah bermain warnet,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Selasa (27/3).

Untuk itu, kata Bupati, dia sudah memerintahkan kepada Satpol PP untuk melakukan penyegelan terhadap warnet tersebut. Kemudian, mencabut izinnya. Selain itu, Satpol PP juga diminta untuk terus melakukan pantauan terhadap warnet-warnet yang lain agar tidak melakukan pelanggaran yang sama. Sanksi tegas ini dilakukan untuk contoh agar warnet lain mentaati aturan diberlakukan oleh pemerintah setempat.

Penutupan dan pencabutan izin operasi warnet tersebut disebabkan pekan lalu Satpol PP melakukan razia di semua warnet yang ada di tanjmungbalai Karimun. Hasilnya, satu warnet tanpa nama di Jalan Raja Oesman membiarkan beberapa orang anak sekolah bermain internet di dalamnya. Sehingga, pelajar tersebut dibawa oleh anggota Satpol PP dengan memanggil para orang tuanya.

Dia juga sudah meminta kepada jajaran Satpol PP untuk selalu melakukan pantauan. Tidak hanya siang hari. Tapi, juga pada malam hari dilakukan pantauan. Jangan sampai masih ada warnet yang beroperasi lewat tengah malam. Selain itu, yang jangan biarkan anak-anak usia sekolah bermain internet di warnet lewat pada waktunya. Peran orang tua sangat dibutuhkan untuk ikut mengawasi anaknya agar tidak keluar pada malam hari tanpa ada tujuan dan keperluan yang jelas. (san)

Enam Jabatan Dilelang April

0

batampos.co.id – Ketua Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Bapperjakat) Provinsi Kepri, TS. Arif Fadillah mengatakan berdasarkan petunjuk Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) ada enam jabatan esselon II yang akan dilelang atau open bidding pada bulan April nanti.

“Dari tujuh posisi yang kita ajukan, disetujui enam jabatan untuk dilelang,” ujar TS. Arif Fadillah menjawab pertanyaan media, Senin (26/3) di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.

Dijelaskannya, keenam jabatan yang akan dilelang adalah, Staf Ahli Pemerintahan, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Dinas Pendidikan (Disdik), Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Sementara Dinas Kebudayaan (Disbud) belum disetujui, karena proses pensiun Kepala Dinasnya akhir tahun nanti.

Lebih lanjut jelasnya, untuk jabatan yang sudah lowong adalah, Staf Ahli Pemerintahan yang sudah pensiun. Kemudian ada jabatan Kepala BP2RD yang ditinggalkan Isdianto, karena terpilih sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Kepri. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berikutnya adalah Dinas Komuikasi dan Informasi (Kominfo) Kepri, yang dilepaskan Guntur Sakti. Karena promosi ke Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Satu jabatan lainnya adalah, Kesbangpol Kepri yang ditingal pensiun oleh Syafri Salisman,” paparnya.

Sedangkan jabatan-jabatan yang masuk masa pensiun adalah Dinas Koperasi UKM yang dijabat oleh Ridwan Hamta. Satu jabatan lainnya adalah Disdik Kepri yang saat ini dipimpin oleh Arifin Nasir.

“Selain lelang jabatan, kita juga mengajukan wacana jobvit, tetapi hanya lelang jabatan yang diterima,” papar Arif.

Pria yang duduk sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri tersebut juga mengatakan, untuk pelaksanaan lelang jabatan itu nanti, Panitia Seleksi (Pansel) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional yang berkedudukan di Pekanbaru. Selain itu juga akan berkolaborasi dengan sejumlah profesor.

“Kita juga akan melaporkan perkembangan ini kepada Pak Gubernur selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Semoga awal April proses sudah berjalan,” tutup Arif.(jpg)

Karimun Dapat Bantuan 645 Unit Program BSPS

0

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun mendapatkan kuota 645 unit rumah dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Pemerintah Pusat tahun 2018. Sebelumnya, diusulkan sebanyak 1.075 unit yang tersebar di delapan kecamatan se Kabupaten Karimun.

Alhamdulillah, walaupun tidak terpenuhi semuanya, minimal setengahnya juga jadi. Dan dibandingkan tahun 2017 lalu, terjadi peningkatan dari 606 unit menjadi 645 unit untuk delapan kecamatan,” kata Kepala Bidang Perumahan, Kawasan Permukinan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Kebersihan Karimun (DPKPK) Rita Agustina, kemarin (27/3).

Bantuan BSPS tersebut tersebar di delapan kecamatan yaitu untuk kecamatan Kundur Barat tepatnya di Sawang ada 25 unit, kecamatan Kundur Utara di Sungai Ungar Utara 40 unit, kecamatan Moro ada di Kelurahan Moro 62 unit, pulau Moro 26 unit dan Keban 70 yang totalnya mencapai 158 unit.

Kemudian, di kecamatan Meral Barat Pasir Panjang ada 29 unit, kecamatan Belat Lebuh 50 unit. Kecamatan Durai Telaga Tujuh 20 unit dan Semembang 49 unit, kecamatan Karimun di Tulang 29 unit serta Selat Mendaun 23 unit. Dan terakhir kecamatan Kundur Tanjungbatu kota 33 unit, Lubuk 56 unit, Gading Sari 41 unit dan Sungai Ungar 23 unit dengan total 153 unit.

“Kalau dilihat penerima BSPS kali ini berada di kecamatan Moro yang kedua kecamatan Kundur. Dan tahapan selanjutnya, yaitu dilakukan sosialisasi kepada penerima BSPS dan verifikasi,” ungkapnya.

Dimana, nanti tim tersebut melakukan verifikasi rumah induk masuk dalam kategori bantuan yang mana. Sebab, ada tiga kategori bantuan yang diberikan dari pusat pertama bantuan rehab berat dengan nilai angkanya mencapai Rp 15 juta, kedua rehab sedang Rp 10 juta dan rehab ringan Rp 7,5 Juta satu unit masing-masing.

“Nah, disini masyarakat jangan salah artikan. Kita salurkan bukan dalam bentuk uang, tapi dalam bentuk material bangunan. Dan dikerjakan secara swadaya tanpa ada biaya upah tukang,” tuturnya.

Sedangkan, di tahun 2017 lalu kabupaten Karimun mendapatkan 606 unit untuk MBR yang nilainya mencapai Rp 8 miliar lebih untuk empat kecamatan yaitu kecamatan Buru, Belat, Kundur dan Kundur Barat. Dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat merasa terbantuan untuk membangun rumah layak huni.

“Yang jelas, penerima BSPS tidak dalam bentuk tunai, namun dalam bentuk bahan bangunan,” ucapnya. (tri)

Menkeu Pangkas Prosedur dan Izin Ekspor

0
Foto Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah memangkas jumlah dan durasi mengurus izin ekspor. Prosesnya juga didigitalkan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan, ada empat ketentuan terkait dengan kepabeanan dan cukai yang disederhanakan. Untuk izin kemudahan impor tujuan ekspor (KITE), misalnya, pemerintah memangkas durasi waktu dari sebelumnya 30 hari kerja menjadi satu jam saja.

Selain itu, izin tempat penimbunan barang dipangkas dari yang awalnya sepuluh hari menjadi sejam. Kemudian, izin nomor pokok pengusaha barang kena cukai pun kena pangkas. Dari yang semula butuh waktu 30 hari, ke depan cukup menjadi 3 hari saja.

’’Kami juga mengurangi jumlah izin di kawasan berikat dari yang tadinya 45 izin operasional sekarang disederhanakan hanya jadi tiga izin,’’ ujarnya di hadapan ribuan pengusaha pengguna kepabeanan di PT Samick Indonesia, Cileungsi, Bogor, Selasa (27/3).

Menkeu menambahkan, dengan sejumlah deregulasi itu, pihaknya optimistis bisa mendongkrak jumlah ekspor dan investasi tahun ini. Menurut dia, sejumlah langkah tersebut merupakan turunan atas tantangan yang disampaikan presiden kepada menteri-menterinya untuk meningkatkan daya saing ekonomi.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi sejumlah terobosan Kementerian Keuangan. Pemangkasan waktu yang bisa ditekan dari hitungan minggu hingga bulan menjadi hitungan jam adalah hal yang sesuai dengan keinginan zaman.

’’Sudah enggak musimnya lagi kita ngurus izin lari ke meja sana, lari ke meja sini, lari ke meja sini. Ini apa-apaan? Sampai ngisi kertas berpuluh-puluh halaman,’’ katanya. (far/c14/sof)

Empat Belas Pelajar Bersaing Masuk Program Beasiswa PT Timah

0

batampos.co.id – PT Timah Tbk, kembali membuka kesempatan kepada para pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Sederajat yang ada di kabupaten Karimun untuk mendapatkan beasiswa melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Pemali Provinsi Bangka tahun ajaran 2018/2019. Sejak dibukanya penerimaan peserta didik baru (PPDB) program kelas beasiswa PT Timah Tbk pada 5 Maret hingga 9 Maret lalu.

”Untuk Kabupaten Karimun yang telah lulus seleksi administrasi ada 14 pelajar SMP/Sederajat. Yang selanjutnya, akan dilaksanakan tes potensi akademik, psikotes dan wawancara pada hari Sabtu nanti, di SMPN I Karimun,” kata kabag humas PT Timah Tbk AFriano Putra, kemarin (27/3).

Bagi peserta yang sudah lulus seleksi, diharapkan kehadirannya yang apabila tidak hadir secara otomatis gugur dalam seleksi. Dimana, peserta harus tepat waktu pada pukul 08.00 WIB menggunakan seragam SMP putih biru, kemudian jangan lupa membawa rapor asli nantinya.

”Mudah-mudahan, dari Karimun banyak yang lolos nantinya. Para pelajar yang diterima, untuk melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Pemali tidak dipungut biaya sama sekali mulai dari rumah hingga ke sekolah,” ungkapnya.

Program kelas beasiswa PT Timah Tbk ini, diperuntukan bagi pelajar yang latar belakangan kurang mampu. Sehingga, para pelajar tersebut diberikan kesempatan untuk melanjutkan sekolah ditingkat SMA tanpa biaya. Yang sebelumnya, sudah ada pelajar yang lolos seleksi dan melanjutkan sekolahnya di SMA N 1 Pemali.

” PT Timah memberikan kesempatan kepada keluarga yang kurang mampu bagi anaknya yang ingin melanjutkan sekolah,” ujarnya.(tri)