Rabu, 15 April 2026
Beranda blog Halaman 12381

Minggu Ini Kios Dang Merdu Wajib Dikosongkan

0
Seorang pengendara melintas depan kios Dang Merdu dijalan Fisabililah Batamcenter, Senin (5/3). Sebagian kios dikawasan sudah ada yang dibongkar pemiliknya. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Puluhan kios di jalan Dang Merdu atau tepatnya di depan bekas gedung My Mart Batamcenter wajib dikosongkan dalam minggu ini. Seluruh pedagang cukup mengosongkan kios tanpa perlu membongkar kios-kios yang diklaim milik Pemko Batam.

Kemarin, puluhan kios yang sebelumnya ramai oleh pedagang nampak sudah dikosongkan dan ditinggalkan. Bahkan, sebagian kios nampak sudah terbongkar habis.

Asmi salah satu pedagang harian telah beberapa hari belakangan membereskan dagangannya untuk pindah ke kawasan Megalegenda. Meski cukup berat, namun ia terpaksa pindah karena sudah mendapat surat pengosongan dari tim terpadu.

“Disini sudah lama, hampir 10 tahun lah. Pelanggan juga sudah banyak, tapi mau gimana lagi kami dipaksa pindah,” terang wanita ini.

Menurutnya, kios yang ia tempati itu bukanlah bangunan asli. Ia juga sudah mengeluarkan sejumlah uang untuk perbaikan bagian depan dan belakang bangunan.

“Inikan bangunan lama, makanya diperbaiki. Kalaupun dibongkar, itu yang punya kami bukan pemerintah,” imbuhnya lagi.

Sementara Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari mengatakan proses penertiban kios-kios tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Dimana sebelumnya, pihaknya telah melayangkan surat permintaan untuk pengosongan kios oleh puluhan pedagang.

“SP 3 sudah kami layangkan, beberapa hari lalu kami juga mengirimkan surat permintaan pengosongan,” ujar Imam.

Menurut dia, pedagang yang menempati kios-kios tersebut tak perlu membongkar bangunan. Mereka cukup mengosongkan kios tersebut karena merupakan aset negara.

“Beberapa waktu lalu kami kebobolan tiga kios dibongkar habis, padahal itu aset negara. Pedagang cukup mengosongkan,” tegas Imam.

Masih kata Imam, Tim terpadu memberi batas waktu hingga 10 Maret agar seluruh pedagang mengosongkan kios. Jika lewat, maka tim terpadulah yang akan menertibkan.

“Jadi kami kasih waktu sampai tanggal 10 Maret. Setelah semuanya kosong baru ada pembongkaran,” pungkas Imam. (she)

Tidak Ada Toleransi dengan ASN Pengguna Narkoba

0

batampos.co.id – Pemko Tanjungpinang bersikap tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkupnya yang kedapatan bersentuhan dengan pidana. Apalagi, berkenaan dengan pelanggaran penggunaan obat-obatan terlarang. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan menegaskan itu.

“Tidak ada toleransi dengan ASN yang terlibat tindak pidana, apalagi narkoba,” tegas Dahlan, Senin (5/3).

Dahlan menyampaikan hal ini lantaran ada satu ASN dari OPD Satpol PP Tanjungpinang yang terciduk kedapatan mengonsumsi narkoba. Akan halnya itu, Pemko Tanjungpinang, kata Dahlan, baru bisa mengambil langkah tegas usai ada putusan inkrah dari pengadilan.

“Tetap, walau pun kami tidak memberi toleransi, kami tetap harus menunggu putusan inkrah. Kalau memang terbukti bersalah, ya harus dapat sanksi tegas,” ujar Dahlan.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Revan Razki satu dari empat pelaku narkoba jenis sabu 1,20 gram tangkapan Sat Narkoba Polres Tanjungpinang beberapa waktu lalu merupakan ASN Satpol PP Pemko Tanjungpinang

“Ya, satu dari empat pelaku yang kita amankan atas nama Revan Razki berkerja sebagai anggota Satpol PP Kota Tanjungpinang,” ujar Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, M. Djaiz.

Atas perbuatannya pelaku bisa dijerat dengan pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 Ayat 1 Jo pasal 113 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara. (aya)

Predator Anak Minta Diantar ke Kantor Polisi

0

batampos.co.id – Juhairi Ala bin Mohammad Ali,48, narapidana yang kabur usai mengergaji jeruji besi Lapas Kelas IIA Tanjungpinang di Kilometer 18, Kijang akhirnya berhasil diamankan di sekitar perkebunan sawit di Desa Toapaya Selatan Kecamatan Toapaya pada Senin (5/3) sekitar pukul 16.18. Sedangkan narapidana lainnya bernama Muhammad Effendi bin Herman (33) masih bebas berkeliaran.

Tertangkapnya Juhairi bermula ketika dirinya menyetop kendaraan yang kebetulan melintas di jalan raya. Kepada pengendara, Juhairi meminta supaya diantarkan ke kantor polisi. Cilakanya, pengendara yang dihentikannya ternyata petugas Lapas. “Ya kami bawa langsung ke Lapas,” kata Ketua Pencarian Regu I, Ustad.

Ia mengakui, jika Juhairi meminta tumpangan kepadanya untuk diantar ke kantor Polsek Gunung Kijang. “Awalnya dia sudah ingin menyerahkan diri ke kantor Polisi, kebetulan yang diminta tumpangan saya, ya saya bawa saja ke lapas,” kata dia.

Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang Haswen Hasan membenarkan, petugasnya
mengamankan salah seorang dari dua narapidana yang kabur. Napi yang
diamankan bernama Juhairi. “Juhairi diamankan di sekitar perkebunan sawit, saat berusaha menumpang petugas kita yang kebetulan melintas,” katanya.

Dengan diamankannya Juhairi, ia menyebut, satu lagi narapidana kasus yang sama masih berkeliaran. Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning membenarkan seorang
narapidana yang kabur telah diamankan, sementara satu lagi masih dicari.

“Lapas yang amankan,” kata dia singkat.

Sebelumnya, tiga narapidana Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, berupaya kabur dengan mengergaji besi di Lapas. Dua orang berhasil kabur, sedangkan seorang lagi narapidana bernama Kusni Pranata alias Bujang bin Hasibuan,42, langsung dilumpuhkan petugas
Lapas, ketika dipergoki saat akan kabur. (met)

Terhadang di Batam, Narkoba Gagal Masuk Padang

0
Sabu

batampos.co.id – SB, 29, kedapatan menawa Narkoba jenis sabu.

Selasa (6/3/2018) sekira pukul 07.30 wib Sadam memasuki area X-ray bandara Hang Nadim.

Petugas keamanan bandara dan petugas bea cukai begitu mudah menemukan barang terlararang itu. Layar monitor menampakkan citra narkoba itu.

Petugas segera mencek secara manual tas ransel SB.

Hasilnya, narkoba jenis sabu seberat 1 kg ada di dalam tas ransel SB.

Sedianya Sadam akan terbang menumpang Lion Air menuju Padang dengan nomor penerbangan JT144.

Direktur bandara hang Nadim, Suwarso membenarkan kejadian ini. (ska)

Enam Pengrajin Karimun Membuat Suvenir Berbahan Timah

0
Enam pengrajin karimun dengan hasil karya yang terbuat dari timah. F. Dok Diskop Pemkab Karimun.

batampos.co.id – Usai mengikuti pelatihan piuter timah di Pangkal Pinang Bangka Belitung selama 21 hari, enam pengrajin asal Karimun membawa hasil karya mereka masing-masing.

”Bagus-bagus hasil karyanya. Kita tetap terus melakukan pembinaan bersama pihak PT Timah Tbk, walaupun sudah dilakukan pelatihan. Nanti, akan kita bangun workshop atau bengkel tempat pembuatan kerajinan tersebut,” kata Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, UKM dan ESDM Karimun M Yosli, kemarin (5/3).

Dilihat dari hasil karyanya, lanjutnya lagi tidak kalah dengan pengrajin yang sudah profesional. Ini menunjukan, pengrajin asal Karimun memiliki kemampuan dan kreatifitas.

”Anda bisa lihat sendiri hasilnya, cukup luar biasa rapih dan rata-rata kerajinan dibuat dalam bentuk miniatur yang ada di kabupaten Karimun,” ungkapnya.

Seperti tugu MTQ, plakat lambang Pemerintah Daerah, kapal dan sebagainya. Dengan demikian, Pemda Karimun nantinya untuk pembuatan plakat maupun suvenir bisa memesan kepada para pengrajin timah Karimun. Sedangkan, untuk bahan baku sendiri dari pihak PT Timah Tbk siap membantu berapa yang dibutuhkan bagi pengrajin tersebut.

”Jangan khawatir bahan bakunya tidak ada masalah. Yang penting, keenam pengrajin tersebut terus kita lakukan jalin komunikasi apa yang akan dibikin suvenir nanti. Supaya, bisa di pajang sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang datang ke Karimun,” ungkapnya.

Sementara itu Siswandi salah seorang pengrajin merasa berterimakasih atas pelatihan piuter timah. Sehingga, bisa menjadi modal keahlian untuk membuat suvenir-suvenir yang berbahan baku timah.

”Lumayanlah, bisa membuka lapangan kerja baru nanti. Paling penting adalah, bahan bakunya mudah didapat. Bisa kita bikan apa aja sesuai pesanan,” singkatnya.(tri)

Dishub Pemko Batam Tata Pelabuhan Pengumpan Sekupang Untuk Wisman

0
Turis luar negeri berjalan menuju pelabuhan Boat Pancung, Sekupang, Sabtu (28/1). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perhubungan Kota Batam telah merampungkan pembangunan Pelabuhan Pengumpat atau pelabuhan antara Sekupang tahun lalu. Selain itu pelabuhan yang biasa dilalui warga yang hendak menuju Belakangpadang ini juga sudah dilengkapi satu lagi ponton khusus untuk tamu VIP yang akan melewati pelabuhan tersebut.

“Bangunan sudah siap dan sudah ditempati anggota, sedangkan untuk ponton belum dibuka karena itu khusus untuk labuhan kapal milik Pemko dan tamu nantinya,” kata Kepala Dinas Perhungan Kota Batam, Yusfa Hendri, Senin (5/3).

Ia menjelaskan tahun depan pihaknya akan menambah interior di bangunan Pelabuhan Pengumpang Sekupang. Penambahan seperti ruang tunggu serta peralatan lainnya ini agar membuat peabuhan pengumpan nyaman dilalui oleh wisatawan mancanegara (wisman).

Yusfa menyebutkan Pelabuhan Pengumpan Sekupang merupakan merupakan satu-satunya pelabuhan pengumpan yang sering dilalui wisman saat berkunjung ke pulau-pulau yang ada di Batam dan daerah lainnya.

“Melihat letaknya yang berdekatan dengan Pelabuhan Domestik dan Internasional menjadikan Pelabuhan Pengumpan Sekupang ini sering dijadikan tempat laluan wisman yang hendak melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Tahun depan pihaknya berencana mengusulkan untuk penambahan interior tersebut guna memberikan kenyamanan bagi wisman ketika menunggu jemputan atau saat akan berwisata ke pulau seperti Belakangpadang.

Pihaknya juga berharap ada koneksi langsung bagi penumpang yang melalui Pelabuhan Domestik dan Internasional menuju Pelabuhan Pengumpan Sekupang. “Kemarin sudah kami sampaikan kepada BP Batam untuk bersedia membangun jalur menuju menuju Pelabuhan Pengumpan Sekupang seperti Pelabuhan Internasional dan Domestik yang sebelumnya sudah terhubung. Dan mereka menyanggupi untuk membuat jalur ini,” bebernya.

“Wisata pulau itu cukup menarik, makanya kami harus siapkan sarana dan prasarana yang berkualitas juga,” ujarnya.

Selain itu tahun ini, Kapal milik Pemko tidak lagi melalui Pelabuhan Internasional Sekupang seperti yang sebelumnya. “Karena kami sudah bangun, jadi kalau ada perjalanan ke
pulau lewat Pelabuhan Pengumpan ini saja lagi,” tutupnya. (yui)

Nurdin Ajak Warga Bayar Pajak

0

 

Gubernur Kepri Basirun bersama OPD foto bersama dan menunjukan ponsel masing-masing usai melaporkan SPT tahunan dengan e-filling di ruang kerjanya di Dompak, Tanjungpinang, Senin (15/3). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun dan jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungannya ramai-ramai melaporkan Setoran Pajak Tahunan (SPT) orang pribadi dengan cara mengisi aplikasi e-filling, Senin (5/3) di ruang kerjanya, kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang.

Pelaporan SPT ini dilakukan di hadapan kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tanjungpinang Dadang Karna Permana dan jajarannya yang sengaja datang ke kantor Gubernur pada kesempatan ini.

“Bayar pajak ini kewajiban kita semua sebagai warga negara. Dari hasil pajak inilah yang digunakan untuk melakukan berbagai pembangunan. Apalagi, kantor pajak juga diberi target-target tertentu untuk mendongkrak penghasilan pajak. Oleh sebab itu, kita harus mendukung rekan-rekan di bidang pajak itu,” kata Gubernur.

Sementara itu kepala kantor Pelayanan Pajak Pratama Tanjungpinang Dadang Karna Permana dalam sambutannya mengatakan bahwa Kantor Pajak Pratama Tanjungpinang di tahun 2018 ini dibebani target penghasilan pajak sebesar Rp 23 triliun untuk wilayah Riau dan Kepri. Adapun untuk Kepri saja dibebankan sebesar Rp 7 triliun.

“Target yang dibebankan kepada kami tentu sangat mendasar karena 75 persen pembangunan yang dilkukan menggunakan dana pajak. Kita berharap dari target tersebut bisa kita capai. tentunya kami membutuhkan dukungan seluruh masyarakat,” kata Dadang.

Dadang juga melanjutkan jika masyarakat tidak perlu lagi repot harus datang ke kantor pajak, karena saat ini untuk sistem pelaporan bisa melaluivaplikasi e-filling. Sehingga lebih efesien dan efektif. (ian)

Kemenko Perekonomian Menata Desain Ekonomi Batam

0
Suasana rapat di kantor Kemenko Perekonomian

batampos.co.id – “Mari kita bicarakan bagaimana sebetulnya desain ekonomi untuk Batam saat ini dan ke depan. Ini penting agar makin banyak yang berminat dan bersemangat menanamkan investasi di Batam,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat membuka Rapat Koordinasi tentang BP PBPB Batam, Selasa (6/3) di Kantor Kemenko Perekonomian.

Rapat ini membahas Konsep Masterplan Batam.

Beberapa poin yang dibahas meliputi model ekonomi Batam, kondisi infrastruktur dan tata ruang beserta rencana pengembangannya, hingga kebijakan yang dibutuhkan.

Hadir dalam kesempatan ini antara lain: Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Kepala BP PBPB Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, dan perwakilan dari beberapa kementerian/lembaga terkait.

Ada beberapa prinsip terkait transformasi Free Trade Zone (FTZ) Batam menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam. KEK Batam bersifat zonasi (enclave), tidak whole island. Selain itu, penetapan KEK di cluster sesuai Kawasan Industri yang ada.

Kemudian, pengusaha yang tidak masuk cluster KEK, diberikan opsi untuk pindah ke KEK atau diberikan fasilitas lain seperti di Tempat Lain Dalam Daerah Pabean (Kawasan Berikat, Gudang Berikat, Pusat Logistik Berikat (PLB), Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), dan sejenisnya).

Menteri Keuangan berpesan, BP PBPB Batam dan Direktorat Jendeal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan serta stakeholder terkait lainnya perlu terus berkoordinasi terutama dalam membuat rencana kerja yang konkret.

“Perlu timeline yang jelas dalam masa transisi FTZ menjadi KEK di Batam ini. Mulai dari identifikasi cluster-cluster Kawasan Industri, penyiapan sarana dan prasarana termasuk IT System, business process, penyiapan Sumber Daya Manusia, dll,” kata Sri Mulyani.

Senada dengan hal tersebut, Menko Darmin juga menekankan perlunya skala prioritas dan cluster KEK Batam yang final.

“Untuk cluster itu perlu segera difinalkan. Apa saja persisnya, bagaimana visi yang menyangkut kegiatan ke depannya, serta potensi industri, potensi pariwisata dll,” tegasnya.

Sementara Kepala BP PBPB Batam Lukita Dinarsyah Tuwo fokus menjelaskan pentingnya integrasi antara Batam dengan Pulau Bintan dan Pulau Karimun untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 7%.

Tentunya didukung dengan rencana pengembangan proyek infrastruktur seperti Bandara Hang Nadim, Waduk Tembesi, Pelabuhan Batu Ampar, Rumah Susun, Tanjung Sauh Container Port Project, Jembatan Batam-Bintan, dan Light Rail Transit (LRT) Batam.

Lukita juga menekankan bahwa peran strategis Batam diperlukan untuk mengungkit ekonomi wilayah Kepulauan Riau dan nasional. “Untuk itu, perlu sebuah model yang mampu menciptakan harmoni dan saling memperkuat antara perindustrian, perdagangan, pariwisata, logistik, transportasi, dan teknologi digital,” katanya.

Pada akhir rapat, Menko Perekonomian mengingatkan agar konsep masterplan Batam ini tidak hanya berhenti pada sekedar apa yang mau dibangun. Melainkan juga dilihat bagaimana kerjasamanya, pembentukan konsorsiumnya dan pembangunan-pembangunan lainnya di masa datang secara terintegrasi. (rilis)

Ingin Taekwondo Indonesia Berperan di Dunia Internasional

0
Pelantikan Pengurus UTI Pro Provinsi Kepri. Foto. Soewito Trikusuman untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Pendiri Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro), Grand Master Lioe Nam Khiong, menyatakan rasa bangganya karena yayasan didirikannya kini telah maju pesat.

Sejak didirikan pada 2011 sampai saat ini telah banyak yang diperbuat untuk Indonesia. Salah satunya dengan mengirim wasit ke Olimpiade Rio De Janeiro, Brasil, 2014 lalu. Hal yang tentu saja membawa harum Merah Putih bahwa taekwondo Indonesia bisa berperan di dunia internasional.

“Keberadaan UTI Pro sepenuhnya demi kemajuan Indonesia secara keseluruhan. Ini kami lakukan demi kemajuan dan masa depan taekwondo Indonesia. Karena hanya lewat taekwondo kami bisa berbuat yang terbaik untuk Indonesia,” kata Lioe Nam Khiong.

Pemegang sabuk DAN IX Kukkiwon ini mengatakan kecintaan dan harapannya terhadap taekwondo dalam acara pembukaan Pelantikan dan Rakernas Universal Taekwondo Indonesia Profesional di Hotel Mega Anggrek, Sabtu (3/3) hingga Minggu(4/3). Hari pertama merupakan Pelantikkan yang diikuti para pengurus 34 provinsi. Sedangkan hari kedua adalah pembahasan secara menyeluruh UTI Pro di Indonesia dan setiap daerah di mana UTI memiliki pengurus.

Kegiatan yang bertema “Bersinergi, Sepaham, Sejiwa, dan Sehati Dalam Memajukan UTI di seluruh Indonesia”. itu diikuti seluruh pengurus daerah dengan penuh antusias.

Ketua Umum Panitia Pelaksana, Rahadewi Neta, dalam sambutannya mengatakan, pelantikan kepengurusan periode 2017-2021 ini dihadiri 174 peserta.

Sementara Rakernas untuk membicarakan berbagai hal yang bertujuan untuk lebih membangun UTI Pro ke depan.

Ketua Umum UTI Pro, Mayjen (Purn.) Andogo Wiradi, menyambut gembira digelarnya acara ini. dari kegiatan ini soliditas UTI Pro seluruh Indonesia tampak, sehingga lebih meningkatnya prestasi dan masa depan organisasi ini tidak perlu diragukan lagi.

“Kami yakin ke depannya bisa lebih berkontribusi terhadap perkembangan taekwondo di Tanah Air. Dari Rakernas ini kami berharap semuanya bisa lebih baik lagi,” kata Andogo.

Andogo menyadari ‘jantung prestasi’ adalah kompetisi. Karena itu, kompetisi yang berjenjang akan lebih digalakkan lagi. Itu yang dimintanya kepada para pengurus daerah. “Kami memang sebaik mungkin dalam pembinaan prestasi dan membangun daerah-daerah agar para atletnya lebih baik lagi,” kata Andoko.

Sementara itu, Ketua UTI Pro Provinsi Kepri Rudy Alie mengatakan siap membesarkan taekwondo dengan ketulusan hati terhadap organisasi.

“Terimakasih saya diberi amanah ini. Dan saya siap mengembannya dan membesarkan taekwondo di Kepri. Terutama dalam mencetak atlet berprestasi, lebih dari itu saya targetkan Kepri akan jadi gudang atlet berprestasi ke depan. Membesarkan dan mencetak prestasi taekwondo Indonesia di mata dunia internasional seperti yang diinginkan Pendiri Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro), Grand Master Lioe Nam Khiong.” ujar Rudy, Selasa (6/3). (iwa)

Kajati Batam Tahan Hendri, Mantan Kasatpol PP

0
Hendri
foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Kejaksaan Tinggi Negeri (Kajati) Batam telah melengkapi berkas (P21) mantan Kepala Satuan Polisi (Kasapol) PP Batam, Hendri. Dia adalah tersangka kasus dugaan penipuan terhadap Alex pengusaha properti.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Kota Batam, Filpan F. D Laia mengatakan, kedatangan Hendri merupakan tindak lanjut dari tahap pertama mengenai kasus penggelapan uang senilai Rp 150 juta. Sempat ditangguhkan penahanan pada tahap pertama, kini Hendri harus mendekam sementara di rutan.

“Saya sendiri yang salah di sini, kalau saya ngalami saya jalani sendiri, tidak melibatkan orang lain,” ujarnya singkat sambari berlalu. (rng)