Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12441

Labuh Jangkar Dikelola Bersama

0
Sejumlah kapal saat labuh jangkar di perairan Batuampar, Senin (19/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Permasalahan pengelolaan labuh jangkar di perairan Kepri akan berakhir. Kemungkinan besar labuh jangkar di Batam akan dikelola bersama oleh BP Batam, Pemerintah Daerah dan Kementerian Perhubungan. Tetapi teknis pengelolaannya masih terus digodok di pusat.

“Jadi beberapa waktu lalu sudah diputuskan bahwa itu akan dikelola bersama. Pak menko sudah menargetkan bahwa ini akan selesai dalam sebulan kedepan,” kata staff ahli menko kemaritiman, marsekal Marsetio di hotel ibis style, Batuampar, Selasa (26/3).

Mantan Kepala Staff Angkatan Laut itu mengatakan bahwa permasalahan yang paling besar terkait labuh jangkar ini adalah banyaknya kapal yang asal labuh jangkar dan banyaknya kapal yang buang limbah sembarangan.

“Saat ini ada limbah di pantai Bintan. Ini menjadi persoalan serius,” katanya.

Tetapi setelah kunjungan Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan beberapa waktu lalu ke perairan Nipah maka semua ini akan teratasi. Nanti semua laut di Kepri akan dipetakan peruntukannya.

“Jadi nanti akan dibuat titik-titiknya. Jadi jelas mana yang untuk pariwisata, mana untuk labuh jangkar dan bagaimana kapal harus mengolah sendiri limbah sebelum dibuang ke laut,” katanya.

Sementara itu, anggota komisi III DPRD Kota Batam Werton Panggabean mendukung upaya tersebut. Ini akan mempertegas mana wilayah labuh jangkar dan mana yang tidak.

“Selama ini banyakl tempat wisata tetapi kita tidak tahu di mana tempatnya. jadi harapan kita nantinya, sosialisasi dari pemerintah bisa dilakukan dengan gencar,” katanya.

Terkait pengelolaan labuh jangkar, ia berharap pemerinmtah pusat tetap berjalan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Daerah jangan diberatkan. Bagaimana Kepri dan Batam pada khususnya menikmati dari hasil alamnya. Tetapi intinya kita ada peraturan dan undang-undang,” katanya. (ian)

Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat

0
Sejumlah pengendara kendaraan bermotor melawan arah saat melintas dijalan Abuyatama Batamcenter. Meskipun sudah ada rambu larangan dilarang melawati jalur tersebut namun sebagian pengendara tidak mengindahkan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Operasi Keselamatan (Operasi Simpatik Seligi 2018) yang dilaksanakan 3 minggu terakhir mulai dari 5 hingga 25 Maret 2018 menunjukkan peningkatan pelanggaran. Dari operasi ini, pelanggaran yang sering dilakukan oleh masyarakat yakni pelanggaran tidak membawa surat-surat kendaraan.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati mengatakan, dalam operasi ini polisi lebih mengedepankan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) dalam berlalu lintas. Atau lebih tepatnya polisi memberikan edukasi kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Dalam kegiatan ini ada 183 pengendara yang kita lakukan penilangan dan 1.000 teguran terhadap pengendara,” kata Putu, Senin (26/3).

Dijelaskan Kasat Lantas, dibandingkan Operasi Simpatik yang dilaksanakan pada tahun 2017 lalu, penindakan yang dilakukan oleh polisi meningkat. Dari sanksi penilangan, di tahun ini mengalami peningkatan sebesar 17 persen dan sanksi teguran meningkat sebesar 49 persen.

“Paling banyak itu pelanggaran dengan tidak bawa surat kendaraan dan melanggar rambu lalu lintas seperti berhenti di tempat yang dilarang parkir dan lainnya,” tuturnya.

Dari operasi itu, polisi menyita barang bukti SIM sebanyak 77 lembar, STNK 92 lembar, sepeda motor 72 unit, mobil penumpang 85 unit dan mobil barang sebanyak 12 unit. Dikatakan Putu, dari beberapa mobil barang yang ditindak itu ada beberapa mobil angkutan kota (angkot).

“Rata-rata penindakan mengalami kenaikan dengan usia produktif dari usia 26 tahun sampai 30 tahun. Mereka rata-rata karyawan swasta,” bebernya.

Sementara, untuk kecelakaan lalu lintas selama Operasi Simpatik Seligi 2018 ini ada 29 kejadian, dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 6 orang, luka berat 7 orang dan luka ringan 26 orang. Total kerugian materil dari 29 kasus itu sebesar Rp. 59.700.000.

“Laka yang paling banyak di perempatan dengan enam kasus dan ouy of control empat kasus. Sisanya itu hanya kecelakaan ringan seperti diserempet mobil dan hanya mengalami kerugian materil saja,” kata Putu.

Putu menambahkan, dengan meningkatnya pelanggaran lalu lintas itu, pihaknya akan meningkatkan sosialisasi dan pembagian prosedur keselamatan berlalu lintas dengan sasaran pengendara yang berusia produktif antara 26 tahun sampai 30 tahun.

“Sasaran kami di sekolah, universitas maupun ke perusahaan. Kami akan bekerja sama dengan instansi terkait seperti Jasa Raharja, Dispenda untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” imbuhnya. (gie)

40 Kios Liar Baru Segera Dibangun

0
Kios liar dibangun di lahan hijau, Aviari.
| Dalil Harahap / batampos

batampos.co.id – Pembangunan kios liar di ruang terbuka hijau sekitar pasar seken Aviari semakin menjadi. Ada 40 kios liar yang akan segera dibangun. Ini karena ketidaktegasan dari pihak kecamatan dan Satpol PP Kota Batam.

Dari pantuan Batam Pos, Senin (26/3) dua orang sedang bekerja di kios liar bekas kebakaran tersebut. Tidak ada dari mereka yang mau memberikan komentar.

“Kami hanya pekerja saja Bang. Tak tahu apa-apa,” kata seorang pekerja tanpa mau menyebut nam.

Di sana, sudah ada sekitar 10 kios yang hampir selesai, menghadap perumahan Pemda II. Di dereatan yang masa masih ada belasan yang baru dipasang atap. Sementara belasan kios lainnya, menghadap jalan raya atau pintu masuk ke pertokoan aviari sudah dipasang tiang.

“Kalau ini sudah ada seminggu dipasang tiangnya. Katanya untuk bangun kios-kios,” kata Santi, seorang pedagang minuman tidak jauh dari lokasi.

Menurutnya, setiap hari aktifitas pembangunan kios liar tersebut tidak pernah berhenti. “Yang di sana (sebelah pemda II) kan sebagian sudah siap. Mungkin semua kios di April sudah siap,” katanya.

Sementara Camat Batuaji, Ridwa mengatakan bahwa surat mengenai penertiban kios liar tersebut sudah disampaikan kepada Satpol PP. Tetapi ini dibantah oleh Kabid Trantibum Satpol PP, Imam Tohari.

“Kami sudah mengirimkan surat. Maunya itu segera dibongkar,” katanya.

Ridwan mengatakan ruang terbuka hijau adalah lahan milik negara yang seharusnya tidak boleh untuk komersil. Apalagi bangunannya tersebut permanen.

“Yang lama saja sekarang ini banyak yang sudah dibongkar, apalagi pembangunan baru itu tidak boleh sama sekali,” katanya. (ian)

Bright Gas Dukung Ekonomi Kerakyatan

0

Seorang pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM) Fried Chicken di Pasar Botania Batamcenter, Kota Batam sedang memasak menggunakan Bright Gas, Jumat (30/3). Bright Gas dari Pertamina ini dapat mendukung ekonomi kerakyatan bagi usaha kecil.

Teks/foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

Tahnia PLN Batam dan BP Batam

0

batampos.co.id – Dua lembaga di Batam berjaya pada acara PR INDONESIA Awards (PRIA) 2018, yang berlangsung di Surabaya, Kamis malam (29/3/2018).

Acara dilaksanakan berdampingan dengan festival rakyat Mlaku-mlaku nang Tunjungan di sepanjang Jalan Tunjungan.

Enam instansi/korporasi raih penghargaan Platinum. Mereka adalah

  • Kementerian Keuangan,
  • PT Kereta Commuter Indonesia (Persero),
  • PT BNI (Persero) Tbk,
  • PT Telkomsel Tbk,
  • BPJS Ketenagakerjaan dan
  • Pemerintah Kota Surabaya.

Ttrofi Platinum, ialah apresiasi tertinggi yang diberikan kepada PR INDONESIA kepada lembaga negara/kementerian/BUMN/Korporasi swasta yang telah menghimpun penghargaan terbanyak di hampir semua lini kategori PRIA 2018.

PRIA adalah kompetisi yang rutin diadakan PR INDONESIA sejak 2016. Kompetisi yang memasuki tahun ketiga ini, terbuka diikuti korporasi dan organisasi baik pemerintah maupun nonpemerintah.

Delapan kategori dihadirkan tahun ini, tiga diantaranya kategori baru. Antara lain,

  • Kategori Krisis (Pedoman Krisis, Penanganan Krisis),
  • Manual Tata Kelola Kehumasan, dan
  • Laporan Tahunan (Annual Report dan Sustainability Report).

Kategori yang sudah ada sebelumnya meliputi

  • Owned Media (Media Cetak, E-Magazine, dan Video Profile),
  • Kanal Digital (Aplikasi, Website, dan Media Sosial),
  • Program PR (Corporate PR, Government PR, Marketing PR, dan Digital PR),
  • Program CSR (Sustainability Business dan Community Based Development),
  • Departemen PR, dan
  • Kategori Terpopuler di Media yang menggandeng PT Isentia.

Tak ayal, entri meroket menjadi 463 buah yang berasal dari 105 organisasi (72 korporasi dan 33 lembaga pemerintah). Tahun lalu, PRIA mengemas 224 entri.

Sebanyak 16 juri ahli dikerahkan untuk memberikan penilaian obyektif. Antara lain, Maria Wongsonagoro dan Magdalena Wenas (PR INDONESIA Gurus), Noke Kiroyan (Kiroyan Partners), Ariani Djalal (Kantor Staf Presiden), Troy Pantouw (Senior Consultant AIS Training and Consulting), Titis Widyatmoko (Pimred Brilio.net), Arbain Rambey (KOMPAS), Gunawan Alif (Indonesia CSR Society), dan banyak lagi.

Nah pada ajang ini dua lembaga di batam mampu berbicara. Mereka ialah PLN Batam dan BP Batam.

Daftar Pemenang PR INDONESIA Awards (PRIA) 2018 (edited)

A.3. Kategori Video Profil

Subkategori Video Profil Lembaga
Silver: BPJS Ketenagakerjaan
Silver: Universitas Indonesia
Silver: Badan Pengusahaan Batam

E.2. Kategori Penanganan Krisis

Subkategori Anak Usaha BUMN
Bronze: PT PLN Batam
Silver: PT Tugu Pratama Indonesia
Gold: PT KAI Commuter Indonesia
Gold: PT Petrokimia Gresik

 

Musim Libur, 14 Ribu Turis Masuk Batam dalam Sehari

0
Kepala Imigrasi Batam Lucky Agung (kiri) berdialog dengan penumpang saat antri di pintu kedatangan Pelabuhan Batamcenter, Jumat (30/3).Imigrasi Batam melakukan sidak lonjakan penumpang memasuki liburan. F Cecep Mulyana/batam Pos

batampos.co.id – Arus kedatangan Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter membludak. Hingga sore ini, sekitar 14 ribu penumpang tercatat datang dari Singapura dan Malaysia.

Pantauan Batam Pos, arus kedatangan sudah terlihat membludak dari ponton kedatangan. Bahkan ratusan penumpang yang ada di dalam kapal yang baru datang harus antre sebelum keluar kapal. Hal itu dikarenakan ribuan orang sudah terlebih dulu antre menuju ruang cap paspor.

Kepala Imigrasi Kelas 1 Batam, Lucky Agung mengatakan dari data Imigrasi tercatat lebih dari 14 ribu penumpang yang masuk di Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter.

“Ini baru sampai sore, data kemungkinan bisa bertambah sampai malam,” ujar Lucky saat menyidak kesiapan petugas Imigrasi di Kedatangan. (she)

Pemko Batam, PLN Batam dan Bank Riau Kepri Populer di Media

0

batampos.co.id – Pemko Batam, PLN Batam dan Bank Riau Kepri populer di Media. Popularitas itu berdasar monitor pemberitaan di 174 media cetak di seluruh Indonesia. Terdiri dari 110 majalah, 40 suratkabar daerah, dan 24 suratkabar nasional.

Monitor ini dilakukan Isentia, perusahaan media monitoring yang memiliki jaringan di sejumlah negara Asia Pasifik, yang  digandeng PR INDONESIA.

Lebih dari 2.000 perusahaan swasta nasional, multinasional, dan perusahaan BUMN, serta ratusan lembaga dan pemerintah daerah dimasukkan dalam mesin monitoring pemberitaan Isentia.

Tanpa mengenyampingkan potensi pemberitaan negatif yang termuat pada instrumen media monitoring kali ini, PR INDONESIA selaku penyelenggara juga mencoba menelusuri secara kualitatif mereka yang masuk dalam radar ranking terpopuler.

Bagaimana pun, eksposur pemberitaan yang tinggi bisa menandakan dua hal.

Pertama, karena produktivitas keluaran informasi positif yang memang tinggi.

Kedua, lantaran sedang mengalami persoalan (krisis).

“Sehingga, wajar jika diberitakan sangat sering oleh pers di tanah air,” kata Asmono Wikan, founder dan CEO PR INDONESIA usai acara penganugerahan PR INDONESIA Awards (PRIA) 2018 di Surabaya, Kamis (29/3/2018).

Itulah sebabnya, PR INDONESIA mencoba jauh lebih berhati-hati dan teliti dalam menyusun kategori terpopuler tahun ini. Dan hasilnya, sebagaimana disimak, PR INDONESIA menyajikan daftar terpopuler secara alfabetikal. Ini agar lebih mudah dan nyaman untuk disimak.

Adapun apresiasi ini merupakan bagian dari serangkaian ajang PRIA 2018. PRIA adalah kompetisi yang rutin diadakan PR INDONESIA sejak 2016. Kompetisi yang memasuki tahun ketiga ini, terbuka diikuti korporasi dan organisasi baik pemerintah maupun nonpemerintah.

 

“Selamat kepada Anda, perusahaan, pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga yang memperoleh predikat Terpopuler di Media 2017! Semoga popularitas korporasi dan organisasi Anda bakal meningkatkan reputasi dan kinerja pada tahun ini dan selanjutnya,” tutup Asmono. ***

Daftar Pemenang Terpopuler di Media:

Kategori BUMD dan Perusahaan Swasta Daerah

  • PT Bank Aceh
  • PT Bank BJB Tbk.
  • PT Bank DKI
  • PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
  • PT Bank Jatim
  • PT BPD Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara
  • PT BPD Kalsel
  • PT BPD Sumatera Barat (Bank Nagari)
  • PT Bank NTT
  • PT BPD Riau Kepri
  • PT BPD Sultra
  • PT BPD Sumatera Selatan dan Bangka Belitung
  • PT Bank Sumut
  • PT MRT Jakarta
  • PT Pembangunan Jaya Ancol

Kategori Anak Usaha BUMN

  • PT Aneka Tambang Tbk.
  • PT BNI Syariah
  • PT Citilink Indonesia
  • PT KAI Commuter Indonesia
  • PT Mandiri Sekuritas
  • PTPN X
  • PT Pelabuhan Tanjung Priok
  • PT Pertamina EP
  • PT Petrokimia Gresik
  • PT PLN Batam

Kategori BUMN Non Tbk.

  • PT Angkasa Pura II (Persero)
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero)
  • PT Pertamina (Persero)
  • PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
  • PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)

Kategori BUMN Tbk.

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
  • PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
  • PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

Kategori Perusahaan Swasta Non Tbk.

  • PT Astra Honda Motor
  • PT Bursa Efek Indonesia
  • PT Telekomunikasi Selular
  • PT Toyota Astra Motor
  • PT Traveloka Indonesia

Kategori Perusahaan Swasta Tbk.

  • PT Agung Podomoro Land Tbk.
  • PT Astra Internasional Tbk.
  • PT Bank Central Asia Tbk.
  • PT Unilever Indonesia Tbk.
  • PT XL Axiata Tbk.

Kategori Lembaga Negara

  • Badan Narkotika Nasional (BNN)
  • Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
  • Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
  • Bank Indonesia (BI)
  • Dewan Perwakilan Daerah (DPD)
  • Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)
  • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
  • Komisi Pemilihan Umum (KPU)
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  • Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Kategori Kementerian

  • Kementerian Agama
  • Kementerian Dalam Negeri
  • Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  • Kementerian Kesehatan
  • Kementerian Pariwisata
  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Kategori Pemerintah Kabupaten

  • Pemkab Badung
  • Pemkab Banyuasin
  • Pemkab Banyumas
  • Pemkab Bekasi
  • Pemkab Belitung
  • Pemkab Bogor
  • Pemkab Cirebon
  • Pemkab Gresik
  • Pemkab Gunung Kidul
  • Pemkab Jember
  • Pemkab Kudus
  • Pemkab Manggarai Barat
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Purwakarta
  • Pemkab Sidoarjo

Kategori Pemerintah Kota

  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Bandung
  • Pemkot Batam
  • Pemkot Bogor
  • Pemkot Denpasar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Malang
  • Pemkot Medan
  • Pemkot Padang
  • Pemkot Palembang
  • Pemkot Semarang
  • Pemkot Solo
  • Pemkot Surabaya
  • Pemkot Tangerang
  • Pemkot Yogyakarta

Kategori Pemerintah Provinsi

  • Provinsi Banten
  • Provinsi DKI Jakarta
  • Provinsi Jawa Barat
  • Provinsi Jawa Tengah
  • Provinsi JawaTimur
  • Provinsi Riau
  • Provinsi Sumatera Selatan
  • Provinsi Sumatera Utara
  • Provinsi Sulawesi Selatan
  • Provinsi Sulawesi Utara

Ribuan Umat Katolik di Batuaji dan Sagulung Ikuti Jalan Salib di Gereja MBPA

0
Umat kristiani mengikuti ibadah Jumat Agung. | Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Prosesi jalan salib sebagai peringatan peristiwa penyaliban Yesus berlangusng hikmah di gereja Maria Bunda Pembantu Abadi (MBPA), Jumat (30/3) pagi. Ribuan umat berjubel mengelilingi gereja merenungkan kisah sengara Yesus untuk menebus dosa dan kesalahan manusia.

Pantauan Batam Pos di lapangan, prosesi jalan salib umat Katolik itu dilakukan di luar gereja yang mana umat dan petugas liturgi merenungkan perhentian-perhentian proses penyaliban Yesus. Ada 14 peritiwa yang dimulai dengan Yesus dihukum mati, Yesus memanggul salib hingga Yesus disalibkan. Prosesi jalan salib ini dibawakan oleh petugas liturgi gereja.

Prosesi jalan salib berlangsung hikmah dan lancar dijaga oleh petugas keamanan gereja dan aparat kepolisian setempat.

Menutur informasi yang disampaikan pengurus gereja, rangkaian ibadah Jumat Agung tersebut, selain mengikuti ibadah jalan salib, umat Katolik juga menggelar ibadah ekaristi untuk merenungkan wafatnya sang “Juru Selamat” yang dimulai pukul 15.00 WIB. Ibadah Ekaritis ini akan dipimpin oleh pastor.

Selain di gereja Katolik, ibadah jumat agung juga terpantau aman di berbagai gereja lain di wilayah Batuaji dan Sagulung. Sebelumnya Polsek Sagulung mendata ada sekitar 18 gereja yang tersebar di wilayah Sagulung dan sepanjang hari kemarin, aktifitas umat kristiani di masing-masing gereja berlangsung hikmah dan aman.

“Semuanya berjalan aman. Anggota masih jaga di seluruh gereja yang ada,” ujar Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto, kemarin. (eja) 

Angkot Berkaca Gelap Bebas Beroperasi di Batuaji

0
Penumpang turun dari angkuta umum jenis carry di Batuaji, Kamis (29/3). Angkutan umum di Batuaji masih banyak menggunakan kaca film gelap. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Angkutan kota (Angkot) berkaca gelap masih bebas beroperasi di wilayah Batuaji. Angkotan jenis carry yang paling banyak dijumpai memodifikasi kaca mobil menjadi gelap.

Hingga Kamis (29/3) belum ada tindakan yang berarti dari instansi pemerintah terkait. Ini menjadi kekuatiran serius pengguna jasa angkot khususnya kau wanita. Tindakan pelecehan seksual akan mudah terjadi jika persoalan ini tidak segera ditanggapi secara serius. Warga pengguna jasa angkot berharap agar Dishub Batam segera turun menertibkan angkot berkaca gelap tersebut.

“Karena kuatir juga. Terjadi apa-apa di dalam angkot tak bisa dilihat orang dari luar,” kata Rosmita, pengguna jasa angkot di Batuaji, kemarin.

Rosmita yang bekerja sebagai buruh pabrik di Mukakuning memang rutin menggunakan jasa ngkutan janis Kery itu. Waktu kerja yang tak menentu kadang pulang larut malam membuatnya kuatir saat berada di dalam angkot-angkot berkaca gelap tersebut. Dia kuatir oknum sopir angkot berulah seperti yang dilakukan oleh seorang sopir angkot jurusan Bengkong belum lama ini.

“Kalau kenal sama sopirnya agak aman dikit, tapi kadang ada wajah-wajah (sopir) baru. Itu yang saya kuatir. Pulang malam kadang was-was apalagi sepih penumpang,” kata gadis 21 tahun itu.

Selain menertibkan angkot berkaca gelap, warga berharap agar instansi pemerintah terkait memperketat pengawasan terhadap sopir angkot agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. “Kalau bisa didata saja sopirnya. Biar kalau ada masalah mudah carinya,” ujar Reni, warga lainnya.

Harapan warga ini cukup beralasan sebab kata Reni selama ini banyak sopir angkot yang berulah dengan penumpang. Selain persoalan kebut-kebutan dan melanggar aturan lalu lintas, para sopir angkot banyak yang bersikap kasar terhadap penumpang khususnya kaum wanita. “Bahkan ada yang suka ngomong jorok. Kadang mau mereka (sopir angkot) ngerayu sampai kelewatan batas,” ujar Reni.

Pantauan Batam Pos di lapangan, umumnya angkor jenis carry di wilayah Batuaji menggunakan kaca gelap. Para sopir atau pemilik angkot sepertinya berlomba-lomba menggelapkan kaca mobil mereka sebagai ajang untuk mempercantik mobil atau modifikasi.

Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Batam saat dikonfirmasi mengaku akan segera menertibkan angkot berkaca gelap itu.

Kabid Lalulintas Dishub Batam Edward Purba menuturkan penertiban angkot berkaca gelap sudah dimulai dan rencananya akan dilakukan merata di seluruh kota Batam. “Cuman bertahap. Mulai dari Mukakuning dulu. Ini jadi antensi kami menanggapi kejadian (pemerkosaan yang dilakukan sopir angkot) beberapa waktu lalu itu,” ujar Edward. (eja)

Hub LNG Akan Dikembangkan di Batam

0

batampos.co.id – Rencana pengembangan Batam untuk menjadi Hub LNG akan digarap dengan serius. Pasalnya posisi Batam yang strategis merupakan lokasi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gas untuk wilayah Sumatera dan kebutuhan ekspor jangka panjang.

Proyeksi Batam menjadi Hub LNG berikutnya karena suplai gas dari Tanjungjabung Jambi dan sekitarnya diperkirakan akan mulai habis pada tahun 2025 hingga 2030. Hal yang sama juga akan terjadi di Natuna Blok A, B dan lainnya.

“Singapura sudah mulai menangkap peluang ini dengan membangun banyak tanki-tanki LNG berukuran besar. Saat ini permintaan gas dari konsumen di Kepri dan Sumatera semakin tinggi. Sehingga Singapura berharap bisa mensuplai gas ke Indonesia,” ujar Direktur PT Pelindo Energi Logistik Gembong Primadjaja belum lama ini.

Ia menganjurkana agar Batam jangan terlambat dalam situasi seperti ini. Pihak Pelindo juga telah berencana untuk membahas hal ini. Pelindo dan pemerintah pusat telah sepakat untuk membuat kajian awal pembangunan Hub LNG di Batam.

“Jika dibangun, maka nanti kebutuhan Kepri dan sebagian besar wilayah Sumatera akan terpenuhi, baik melalui kapal atau disuntikkan ke pipa-pipa yang sudah ada,” katanya lagi.

Pasar untuk LNG di Batam diperkirakan akan sangat besar. Investasinya diyakini akan sangat menguntungkan.

“Total PLTG seluruhnya 12 ribu MW, jadi prospeknya cukup besar,” tambahnya.

Hub LNG di Batam akan jauh lebih besar dari Hub LNG yang dibangun oleh Pelindo di Benoa, Bali. Kebutuhan pasar khusus hanya untuk Batam saja diperkirakan 600 kali lipat.

Peluang ini harus ditangkap oleh pelaku bisnis, karena adanya penghematan untuk negara. Jika dibandingkan dengan menggunakan HSD, menggunakan LNG akan membuat negara hemat Rp 2 Triliun pertahun,atau sekitar Rp 5,5 miliar per hari untuk pembangkit berkapasitas 200 mW.

“Bayangkan bila kapasitasnya seperti yang akan disuplai Batam. Berapa besar penghematan yang bisa dilakukan. LNG sendiri menjadi pilihan yang baik dari sisi lingkungan, maupun dari sisi penghematan biaya,” jelasnya.(leo)