Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 1249

KPK Duga Ada Pejabat di Kemenkes Terlibat Kasus Dugaan Suap Pembangunan RS di Kotim

0
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur. (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga terdapat pejabat di lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terlibat dalam kasus dugaan suap pembangunan rumah sakit di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Hal ini menyusul penggeledahan terhadap kantor Kemenkes, yang dilakukan tim penyidik KPK, pada Selasa (12/8).

“Tentu (diduga ada keterlibatan) karena yang tadi itu, terkait dengan desain dan lain-lain, itu yang membuat dari Kementerian Kesehatan,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (12/8).

Hal ini setelah KPK menggeledah kantor Kemenkes di Jakarta, pada Selasa kemarin. Bahkan, lembaga antirasuah turut menyegel salah satu ruang kantor di lingkungan Kemenkes.

Mengingat, dana alokasi khusus (DAK) pembangunan rumah sakit itu berasal dari Kemenkes. Sehingga, desain pembangunan rumah sakit harus berasal dari Kemenkes.

“Jadi, biar rumah sakitnya sesuai dengan memang yang dipersyaratkan seperti itu. Jadi, bentuk dan lain-lainnya, ruangan-ruangannya kan nanti juga akan disuplai dengan peralatan ya,” ucap Asep.

“Misalkan kalau kedokteran, kalau poli gigi ya harus alat-alat untuk kedokteran gigi, poli jantung, segala macam. Nah, desain-desain dari ruangan-ruangan itu memang harus sesuai. Nah, itu yang membuat desainnya dari Kementerian Kesehatan, Dirjen Kemenkes tadi,” imbuhnya.

KPK sebelumnya resmi menetapkan Bupati Koltim Abdul Azis (ABZ) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di tiga lokasi, yaitu Kendari, Jakarta, dan Makassar, pada Kamis (7/8).

Selain Abdul Azis, KPK juga menetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka. Yakni PIC Kemenkes untuk pembangunan RSUD Andi Lukman Hakim (ALH), PPK proyek pembangunan RSUD Koltim Ageng Dermanto (AGD), pihak swasta PT Pilar Cerdas Putra (PCP) Deddy Karnady (DK), dan pihak swasta KSO PT PCP Arif Rahman (AR).

Atas perbuatannya DK dan AR sebagai pihak pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan ABZ, AGD, dan ALH, sebagai pihak penerima disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 dan Pasal 12B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Artikel KPK Duga Ada Pejabat di Kemenkes Terlibat Kasus Dugaan Suap Pembangunan RS di Kotim pertama kali tampil pada News.

Gempa Guncang Kabupaten Bandung yang Berpusat di Laut

0
Ilustrasi gempa bumi. (Istimewa)

batampos – Gempa bumi dengan magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Barat Daya Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (13/8) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi sekitar pukul 08.32 WIB dengan pusat gempa berada di laut pada koordinat 7,66 Lintang Selatan dan 107,15 Bujur Timur.

Berdasarkan laporan BMKG, lokasi tersebut berada sekitar 82 kilometer barat daya Kabupaten Bandung dengan kedalaman 37 kilometer.

“Pusat gempa berada di laut 82 km Barat Daya Kabupaten Bandung,” tulis laporan BMKG, Rabu (13/8).

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Barat. Berdasarkan laporan BMKG, intensitas gempa mencapai skala III MMI di Tegalbuleud, Campaka, Naringgul, Pagelaran, dan Garut.

Sementara itu, guncangan dengan intensitas II-III MMI dirasakan di Pelabuhan Ratu, Pangalengan, Tasikmalaya, dan Cianjur.

Skala MMI III berarti getaran dirasakan jelas di dalam rumah, seakan-akan truk besar melintas, sedangkan skala II-III menunjukkan getaran ringan yang dirasakan sebagian orang.

BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. (*)

Artikel Gempa Guncang Kabupaten Bandung yang Berpusat di Laut pertama kali tampil pada News.

Buku “Srikandi Mengawasi Pemilu” Dibedah di Batam

0
Bedah buku Srikandi Mengawasi Pemilu di di Ballroom Hotel Asia Link, Batam, Selasa (12/8).

batampos – Peran perempuan dalam menjaga integritas demokrasi mendapat sorotan khusus dalam peluncuran dan bedah buku Srikandi Mengawasi Pemilu yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI di Ballroom Hotel Asia Link, Batam, Selasa (12/8). Buku ini tak hanya mengisahkan kiprah para perempuan pengawas pemilu, tetapi juga menjadi upaya merekonstruksi sejarah yang kerap bias patriarki dan kolonialisme.

Ketua Panitia, Haryo Sudrajat, mengatakan bedah buku ini menjadi ajang refleksi sekaligus apresiasi terhadap peran penting perempuan dalam pengawasan pemilu. “Perempuan bukan sekadar pemilih. Mereka juga pelopor, penggerak, dan pengawas demokrasi,” ujarnya.

Menurut Haryo, kegiatan ini tidak hanya membedah isi buku, tetapi juga menyebarluaskan nilai dan pengalaman yang terkandung di dalamnya untuk mendorong partisipasi aktif perempuan di pemilu mendatang.

Baca Juga: Kak Seto: Batam Harus Jadi Kota Ramah Anak, Bukan Panggung Kekerasan

Ketua Bawaslu Kepri, Zulhadril Putra, menyebut Batam dipilih sebagai lokasi bedah buku karena memiliki posisi strategis dan baru pertama kali menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. “Kami ingin memberikan fasilitasi terbaik agar kegiatan ini bermanfaat dan menyemangati kawan-kawan pengawas di daerah,” katanya.

Sementara, Tenaga Ahli Bawaslu RI sekaligus editor buku, Apriyanti Marwah, menyebut Batam sebagai lokasi strategis yang menyimpan banyak kisah perjuangan perempuan yang belum banyak terungkap.

“Buku ini mengingatkan kita pada peran besar perempuan yang ikut berpikir, bergerak di masyarakat, bahkan berjuang di medan perang. Mereka bukan sekadar objek, tetapi subjek sejarah,” ujar Apriyanti.

Buku ini ditulis oleh 30 penulis, termasuk dua perempuan Bawaslu Kepri, yakni Maryamah, Kepala Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, serta Rosnawati, Kepala Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi.

Maryamah mengungkap tantangan ganda yang dihadapi perempuan pengawas pemilu. Selain harus berhadapan dengan dinamika politik di lapangan, mereka juga memikul “perang domestik” di rumah.

“Kita harus menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi. Saat tugas mendadak datang, kita wajib profesional, menyimpan masalah pribadi di ‘peti ajaib’ untuk diselesaikan nanti,” kata Maryamah.

Baca Juga: Pohon Tumbang Tutup Total Jalan di Sekupang, Pengendara Terpaksa Putar Balik

Sementara itu, Rosnawati menceritakan pengalamannya menembus stigma di dunia pengawasan pemilu. Sebagai perempuan berhijab syar’i, ia mengaku sering mendapat cibiran, bahkan dari sesama rekan kerja.

“Banyak yang meragukan kemampuan saya memimpin divisi penanganan pelanggaran. Tapi saya memilih membuktikan dengan kerja nyata, profesional, dan kolaborasi yang kuat,” tutur Ka Ros, sapaan akrabnya.

Menurut Rosnawati, kehadiran perempuan di posisi strategis pengawasan pemilu membuktikan bahwa demokrasi membutuhkan keberagaman perspektif. “Kerja keras adalah jawaban terbaik untuk semua keraguan,” tegasnya.

Bedah buku ini menjadi bagian dari rangkaian peluncuran Srikandi Mengawasi Pemilu yang sebelumnya telah digelar di Aceh dan Sumatera Selatan. Setelah Batam, kegiatan serupa akan dilanjutkan di sejumlah daerah lain di Indonesia. (*)

 

Reporter: Yashinta

 

Artikel Buku “Srikandi Mengawasi Pemilu” Dibedah di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Marc Marquez Dapat Motor Kompetitif untuk Tantang Rekor Kemenangan Bagnaia di MotoGP Austria 2025

0
Marc Marquez. (Instagram @marcmarquez93)

batampos – Pemimpin klasemen MotoGP 2025, Marc Marquez, diperkirakan akan mengakhiri penantian sembilan tahun untuk meraih kemenangan perdana di Red Bull Ring akhir pekan ini.

Dilansir dari laman Crash pada Rabu (13/8), pembalap pabrikan Ducati itu datang ke Grand Prix Austria dengan koleksi 120 poin, hasil dari delapan kemenangan utama dan 11 kemenangan sprint dalam 12 seri awal musim.

Sejak Grand Prix Austria kembali ke kalender MotoGP pada 2016, Red Bull Ring menjadi salah satu dari empat sirkuit di mana Marquez belum pernah menang sepanjang karier grand prix-nya.

Marc Marquez nyaris meraih podium tertinggi pada 2017, 2018, dan 2019, namun selalu finis kedua dalam duel sengit melawan Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo di lap terakhir.

Musim ini, Marquez telah mengakhiri paceklik kemenangan panjangnya, termasuk meraih kemenangan di Qatar.

Diketahui bahwa Pecco Bagnaia akan menjadi ancaman terbesar bagi Marquez, mengingat pembalap Italia itu memenangkan tiga edisi terakhir Grand Prix Austria.

Namun, Moreland juga mengingatkan bahwa kini Marquez mengendarai motor yang selama bertahun-tahun menjadi lawan tangguhnya, sehingga peluang menang terbuka lebar.

Marc Marquez diprediksi akan melanjutkan tren lima kemenangan beruntunnya. Ia menilai performa Bagnaia tidak akan setangguh musim-musim sebelumnya di Red Bull Ring.

Motor Ducati GP25 yang dikendarai Marquez sangat cocok dengan karakter sirkuit ini, dan performa sang pembalap membuatnya sulit ditandingi.

Marc Marquez yang sebelumnya hampir menang di sirkuit ini meski mengendarai Honda, yang dikenal kurang kompetitif di lintasan dengan banyak tikungan akselerasi gigi rendah. Tahun lalu, Marquez tampil cepat dengan motor GP23 meski finis di luar podium.

Kini, kombinasi pengalaman, performa motor, dan kondisi fisik yang prima membuatnya difavoritkan meraih kemenangan perdana di Red Bull Ring.

Jika mampu menang, Marquez tidak hanya akan mencatat sejarah pribadi, tetapi juga memperlebar jaraknya di klasemen kejuaraan.

Para penggemar MotoGP dipastikan akan menantikan duel panas antara Marquez dan Bagnaia, meski sejumlah pengamat meyakini balapan kali ini bisa berlangsung terkendali di bawah dominasi sang juara dunia enam kali kelas utama tersebut. (*)

Artikel Marc Marquez Dapat Motor Kompetitif untuk Tantang Rekor Kemenangan Bagnaia di MotoGP Austria 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Tiga Kali Tak Hadiri Panggilan Pemeriksaan, KPK Ancam Jemput Paksa Menas Erwin Djohansyah

0
Jubir KPK Budi Prasetyo. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa Direktur Utama PT Wahana Adyawarna, Menas Erwin Djohansyah, kembali tidak hadir panggilan pemeriksaan penyidik KPK, pada Selasa (12/8).

Menas Erwin sudah tiga kali tidak hadir memenuhi panggilan penyidik KPK, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pengurusan perkara di lingkungan Mahkamah Agung (MA).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan ketidakhadiran Menas Erwin Djohansyah kali ini merupakan yang ketiga kalinya secara berturut-turut. KPK sebelumnya telah mengagendakan panggilan pemeriksaan, pada Senin (4/8) dan Senin (28/7), tetapi tidak ada alasan ketidakhadiran.

“Hari ini saksi tidak hadir, dan sudah dua kali sebelumnya juga tidak hadir tanpa pemberitahuan,” kata Budi kepada wartawan.

Menurut Budi, KPK telah memberikan kesempatan yang cukup bagi saksi untuk memenuhi panggilan pemeriksaan secara sukarela.

Namun, absennya Menas Erwin Djohansyah tanpa alasan yang sah dianggap menghambat proses penyidikan kasus dugaan suap pengurusan perkara yang menjerat mantan Sekretaris MA, Hasbi Hasan.

“Kami mengimbau kepada yang bersangkutan untuk bersikap kooperatif,” tegasnya.

Budi menegaskan, KPK tidak akan segan mengambil langkah hukum, berupa penjemputan paksa apabila saksi kembali mengabaikan panggilan pemeriksaan.

“Tentunya KPK akan melakukan upaya sesuai ketentuan hukum untuk menghadirkan yang bersangkutan ke hadapan penyidik,” cetusnya.

Ancaman jemput paksa ini merupakan langkah yang biasa diambil KPK terhadap saksi atau tersangka yang berulang kali mangkir tanpa keterangan yang sah. Tindakan ini diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) untuk memastikan kelancaran proses penyidikan.

Dalam kasusnya, mantan Sekretaris MA Hasbi Hasan divonis bersalah menerima suap Rp 11,2 miliar dan gratifikasi Rp 630 juta terkait pengurusan perkara di MA. Majelis hakim menjatuhkan hukuman enam tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

KPK kemudian mengembangkan penyidikan ke ranah tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dalam proses itu, KPK menetapkan sejumlah tersangka baru, di antaranya penyanyi Windy Yunita Bastari atau Windy Idol, serta kakaknya, Rinaldo Septariando. Selain itu, KPK juga menetapkan Menas Erwin sebagai tersangka pemberi suap kepada Hasbi Hasan dalam pengembangan perkara tersebut. (*)

Artikel Tiga Kali Tak Hadiri Panggilan Pemeriksaan, KPK Ancam Jemput Paksa Menas Erwin Djohansyah pertama kali tampil pada News.

Kak Seto: Batam Harus Jadi Kota Ramah Anak, Bukan Panggung Kekerasan

0
Seto Mulyadi. (jpg)

batampos – Jalanan Batam belakangan ramai oleh kabar yang tidak sedap. Tawuran pelajar dan balapan liar kembali marak, menyeret nama anak-anak dan remaja ke dalam sorotan publik. Seto Mulyadi, selaku Pemerhati Anak Nasional angkat bicara.

Bagi pria yang akrab disapa Kak Seto ini, Batam seharusnya menjadi kota yang aman dan ramah bagi anak, bukan panggung untuk aksi kekerasan dan adu nyali di jalanan.

Saat diwawancarai Batam Pos melalui pesan WhatsApp, Kak Seto menyampaikan bahwa perlu kampanye besar-besaran.

“Semua pihak harus turun tangan. Pemerintah, sekolah, orang tua, hingga tokoh masyarakat, semua punya peran,” tegasnya.

Baca Juga: 194 Kasus Kekerasan di Batam, 125 Korban adalah Anak Perempuan

Ia menyoroti kasus tawuran pelajar yang baru-baru ini terjadi di Batam, bahkan melibatkan alumni sekolah.

“Kalau sudah alumni, itu bukan anak-anak lagi. Maka prosesnya harus murni pidana sesuai undang-undang. Ketegasan seperti ini penting, agar menjadi pelajaran bagi yang lain dan tidak ada lagi yang membujuk adik kelasnya untuk ikut tawuran,” ucapnya.

Meski menekankan pentingnya penegakan hukum, Kak Seto mengingatkan bahwa langkah pencegahan tidak boleh hanya mengandalkan hukuman. Remaja, kata dia, adalah masa di mana energi dan semangat sedang meluap-luap. Jika tidak diarahkan, energi itu bisa lari ke hal-hal negatif, seperti tawuran atau balapan liar tadi.

“Maka kita harus menyediakan gelanggang remaja atau panggung kreatif. Di situ mereka bisa menyalurkan bakatnya, entah itu di bidang seni, olahraga, atau kegiatan lain yang membangun bakat yang positif,” jelasnya.

Baca Juga: Buron Setahun, Pelaku Penikaman Ditangkap Polisi saat Kembali ke Batam

Kak Seto menilai, banyak remaja yang terlibat tawuran sebenarnya berangkat dari perasaan gagal. Kebanyakan merasa bahwa prestasi hanya diukur dari nilai akademik. Padahal, cerdas itu bukan hanya pintar matematika, biologi, atau fisika.

“Ada anak yang cerdas menyanyi, menari, berolahraga. Semua itu harus diapresiasi. Kalau bakat mereka diakui, rasa percaya diri akan tumbuh, dan mereka tidak mencari pengakuan lewat jalan yang salah,” katanya.

Ia juga menyoroti perlunya pembatasan jam malam untuk remaja. Ia membayangkan, jika RT dan RW ikut berperan, maka setiap remaja yang berkeliaran larut malam bisa langsung diingatkan.

“Ini langkah sederhana, tapi efektif. Kita jaga anak-anak ini dari hal-hal yang tidak perlu,” ucapnya.

Dari sisi pendidikan, Kak Seto mendorong agar sekolah menciptakan suasana yang ramah anak. Guru, kata dia, sebaiknya menjadi sahabat, bukan sekadar pengajar yang hanya melihat nilai. Etika juga harus menjadi bagian penting dalam pendidikan.

“Kalau ada anak yang berperilaku baik, hargai itu, walaupun nilai pelajarannya biasa saja. Karena di luar sana, banyak anak pintar yang justru tidak memiliki etika,” ujarnya.

Baca Juga: Pohon Tumbang Tutup Total Jalan di Sekupang, Pengendara Terpaksa Putar Balik

Selain itu, ia menegaskan pentingnya menanamkan nasionalisme sejak remaja. Menurutnya, semangat menjaga NKRI harus tumbuh dari masa muda. Pemerintah, dinas pendidikan, guru, dan orang tua, semua harus bersatu.

“Pendidikan itu bukan hanya di sekolah. Di rumah, orang tua harus aktif berkomunikasi dan bekerja sama dengan guru. Jangan sampai anak frustasi karena tidak diakui keunikannya,” pesannya.

Kak Seto menyampaikan pesan khusus untuk para remaja di Batam. Ia mengingatkan bahwa mereka adalah calon pemimpin bangsa.

“Kalian yang akan memimpin Indonesia Emas 2045. Jangan sampai kita malah menjadi Indonesia Cemas atau Lemas karena perilaku yang tidak bertanggung jawab sejak dini.” (*)

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Kak Seto: Batam Harus Jadi Kota Ramah Anak, Bukan Panggung Kekerasan pertama kali tampil pada Metropolis.

Manchester United Tolak Tawaran Chelsea untuk Alejandro Garnacho

0
Alejandro Garnacho ingin segera pindah ke Chelsea dari Old Trafford. (Instagram/@garnacho7)

batampos – Manchester United menolak tawaran Chelsea untuk mendapatkan Alejandro Garnacho dalam kesepakatan pertukaran pemain pada bursa transfer musim panas ini.

Dilansir dari laman Football 365 pada Selasa (12/8), Manchester United dikabarkan tidak tertarik pada satu pun dari empat pemain yang ditawarkan The Blues sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Manchester United tengah berupaya melepas sejumlah pemain yang masuk dalam daftar jual, termasuk Garnacho, Antony, Jadon Sancho, dan Tyrell Malacia.

Namun, upaya tersebut terhambat karena sulit menemukan klub yang bersedia membayar harga yang diinginkan. Garnacho sendiri dibanderol sekitar EUR 50 juta atau Rp 945 miliar, turun dari permintaan awal sebesar EUR 70 juta atau Rp 1,3 triliun, sedangkan Chelsea dilaporkan hanya bersedia membayar maksimal EUR 30 juta atau Rp 567 miliar.

Diketahui bahwa Garnacho telah menyetujui seluruh persyaratan pribadi dengan Chelsea. Pemain asal Argentina tersebut hanya menginginkan bergabung dengan Chelsea, dan pembicaraan dengan Manchester United terkait biaya transfer akan segera dilakukan. Chelsea juga dikabarkan tengah mengincar Xavi Simons.

Menjelang musim baru, Garnacho memberikan pernyataan tegas kepada pihak Manchester United. Ia mengatakan bahwa dirinya hanya ingin pindah ke Chelsea atau memilih tidak bermain sepak bola selama enam hingga dua belas bulan. Sikap tersebut semakin menegaskan keinginannya untuk hengkang dari Old Trafford.

Meski demikian, perbedaan harga menjadi kendala utama dalam negosiasi. United disebut telah mengesampingkan skema pertukaran pemain yang diajukan Chelsea, meskipun klub asal London itu telah menawarkan empat pemain berbeda sebagai kompensasi.

Mantan bek Chelsea, Frank Leboeuf, turut memberikan pandangannya terkait rencana pembelian Garnacho. Ia menilai perekrutan Garnacho tidak perlu dilakukan karena Chelsea sudah memiliki pemain dengan posisi serupa, seperti Jamie Gittens.

Leboeuf bahkan memuji penampilan Gittens yang dinilainya lebih mengesankan dibanding Garnacho, sehingga ia menyarankan Chelsea agar tidak mengeluarkan dana besar untuk posisi tersebut. (*)

Artikel Manchester United Tolak Tawaran Chelsea untuk Alejandro Garnacho pertama kali tampil pada Olahraga.

Kasus Kebakaran Hutan di Riau Seret 55 Orang jadi Tersangka

0
Kondisi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Riau pada Senin (21/7). (Foto BNPB)

batampos – Penegakan hukum kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digenjot. Khusus di Provinsi Riau saja, sebanyak 55 orang ditetapkan jadi tersangka. Presiden Prabowo Subianto meminta kasus karhutla di Indonesia harus nol alias tidak ada sama sekali.

Perkembangan penanganan karhutla itu disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di kantor BMKG pada Selasa (12/8). Dalam kesempatan itu Raja memantau langsung karhutla di sejumlah daerah di Indonesia. Dia bersyukur pada 12 Agustus angka dan titik Karhutla terkendali.

Raja mengatakan kasus karhutla dilaporkan lebih lengkap. “Angkanya sangat baik, per 12 Agustus ini Sulut (Sulawesi Utara) berada pada posisi titik yang aman terkendali,” kata Raja.

Tapi Kemenhut, BMKG, dan BNPB sepakat mengumumkan kepada masyarakat, Gubernur, Pangdam, dan Kapolda untuk tetap siaga sampai akhir September. Karena cuaca hujan masih variatif. Sampai dengan September, kawasan langganan karhutla seperti Riau Kalsel, Kalteng dan Kalbar harus tetap hati-hati.

Dalam rapat itu, Raja menyebutkan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian dan evaluasi terhadap penanganan Karhutla. Beberapa arahan Prabowo adalah menekan angka karhutla sampai nol.

Jadi, tidak boleh adanya asap yang berdampak ke negara lain. Serta penegakan hukum atas kasus karhutla dengan tegas. Arahan Prabowo itu telah dikerjakan bersama dengan BMKG, BNPB dan masyarakat secara baik.

“Bisa kita kontrol ketika ada asap ada yang melintas batas ke Malaysia, Singapura, dan sebagainya. Ketiga penegakan hukum, di Riau itu sudah 55 orang menjadi tersangka,” ungkapnya. Kombinasi penanganan karhutla lewat udara, darat, dan partisipasi masyarakat perduli api, menjadi modal menekan angka karhutla.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan terima kasihnya kepada Menhut Raja Antoni atas koordinasi yang telah dilakukan untuk menangani karhutla. “Kita dapat melakukan langkah-langkah antisipasi,” jelasnya.

Dwikorita mengatakan kajian dan prediksi cuaca dari BMKG jadi dasar operasi modifikasi cuaca. Lewat pemantauan secara berkala oleh BMKG, bisa diprediksi titik mana saja yang berpotensi mudah terbakar dan memicu karhutla. Kemudian di lokasi tersebut dilakukan upaya pencegahan sejak dini. (*)

Artikel Kasus Kebakaran Hutan di Riau Seret 55 Orang jadi Tersangka pertama kali tampil pada News.

Pohon Tumbang Tutup Total Jalan di Sekupang, Pengendara Terpaksa Putar Balik

0
Pohon tumbang melintang di jalan sekitar perumahan Ciptaland Tiban, Sekupang, Kota Batam, Selasa (12/8).

batampos – Angin kencang mengakibatkan satu pohon tumbang dan melintang di Jalan Batu Miring, Ciptaland. Lebih tepatnya sekitar perumahan Ciptaland Tiban, Sekupang, Kota Batam, Selasa (12/8).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 18:00 WIB. Akibatnya, arus lalu lintas di lokasi terhenti total. Tidak ada sisi jalan yang tersisa, membuat beberapa pengendara tidak bisa lewat dan terpaksa memutar balik.

Baca Juga: 194 Kasus Kekerasan di Batam, 125 Korban adalah Anak Perempuan

Setelah kejadian, warga sekitar belum melakukan pembersihan, karena kondisi cuaca yang tidak mendukung dengan angin kencang dan hujan.

Nasir, warga setempat, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Untungnya saat pohon roboh, tidak ada kendaraan yang melintas,” ujarnya. (*)

 

Reporter: M.Sya’ban

Artikel Pohon Tumbang Tutup Total Jalan di Sekupang, Pengendara Terpaksa Putar Balik pertama kali tampil pada Metropolis.

Lima Pemain Baru Barcelona Bikin Hansi Flick Terpukau di Pramusim

0
Tiga pemain baru FC Barcelona musim ini. (Instagram/@fcbarcelona)

batampos – Skuad Barcelona musim ini menunjukkan taringnya. Lima pemain anyar, termasuk tiga rekrutan mahal dan dua wonderkid akademi La Masia, tampil mengesankan selama pramusim di bawah asuhan Pelatih Hansi Flick.

Kelima pemain itu, Joan García, Marcus Rashford, Roony Bardghji, Pedro ‘Dro’ Fernandez, dan Jofre Torrents sukses meyakinkan Flick dan mencuri hati para suporter.

Pramusim yang ditutup dengan kemenangan telak 5-0 atas Como 1907 di Trofi Joan Gamper menjadi bukti sahih kekuatan tim. Dalam empat laga persahabatan, Barcelona selalu menang dengan skor telak. Ini menjadi sinyal kuat bahwa generasi baru Blaugrana siap menyambut musim kompetisi yang panjang.

Dilansir melalui laman Marca, penjaga gawang senilai EUR 25 juta, Joan Garcia, langsung membuktikan kualitasnya. Meski transfernya kontroversial lantaran ia berasal dari rival sekota, Espanyol, García tampil solid di bawah mistar. Selama pramusim, ia hanya kebobolan tiga gol dari empat pertandingan.

Garcia menunjukkan ketenangan dan refleks luar biasa, puncaknya saat ia tampil cemerlang di Trofi Joan Gamper. Flick bahkan sudah menjadikannya kiper utama, sebuah keputusan yang disambut baik oleh para Cules.

Sementara Marcus Rashford menunjukkan fleksibilitasnya, bermain sebagai sayap kiri dan juga penyerang tengah. Meski hanya mencetak satu gol, pergerakannya yang dinamis dan kontribusinya dalam membangun serangan membuat lini depan Blaugrana semakin tajam. Ia juga dipercaya menjadi eksekutor tendangan sudut, menunjukkan betapa besar kepercayaan Flick kepadanya.

Pemain muda asal Swedia, Roony Bardghji, datang dengan status tanda tanya. Namun, Flick memberinya kesempatan di pramusim untuk membuktikan diri. Bardghji langsung mencetak gol, menjadi salah satu debutan yang langsung berbicara melalui kontribusi di depan gawang saat melawan Vissel Kobe.

Pedro Fernandez masuk dan dalam hitungan menit berhasil mencetak gol, memperkokoh kepercayaan sebagai talenta muda yang siap diberi peran di skuad utama. Performa gemilangnya berlanjut di pertandingan ketiga saat ia dipercaya menjadi starter. Dro menunjukkan kematangan di atas lapangan, membuat masa depannya di Camp Nou terlihat sangat cerah.

Sedangkan Jofre Torrents, bek kiri berusia 18 tahun, turut andil melakukan debutnya di babak kedua dan menunjukkan keberanian dan agresivitas di sisi sayap kiri, memberikan dimensi baru pada lini pertahanan Barcelona. (*)

Artikel Lima Pemain Baru Barcelona Bikin Hansi Flick Terpukau di Pramusim pertama kali tampil pada Olahraga.