Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 1250

RSBP Batam Gelar Donor Darah Bersama PMI Batam, Wujud Nyata Kepedulian di Bulan Bakti dan Hari Kemerdekaan RI

0

batampos – Dalam rangkaian Bulan Bakti RSBP Batam yang ke-42, sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) bekerja sama dengan PMI Kota Batam menggelar kegiatan Donor Darah di Ruang Habibie, Lantai 4 RSBP Batam, Rabu (13/8).

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pegawai BP Batam, masyarakat umum, hingga para tenaga kesehatan. Tercatat sebanyak 91 peserta telah mendaftar, dengan 76 peserta hadir untuk melakukan pendaftaran ulang, dan berhasil terkumpul 56 kantong darah yang siap disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, turut hadir dan ikut mendonorkan darahnya. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan mohon dijadikan kegiatan rutin. Donor darah sangat membantu sesama manusia. Setetes darah sangat berarti bagi yang membutuhkan,” ujar Ariastuty.

Direktur Badan Usaha RSBP Batam, dr. Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, SpJP, FIHA, MARS, juga menegaskan komitmen rumah sakit untuk terus menjadi pelopor gerakan kemanusiaan di Batam.

“Jika semua masyarakat dan instansi di Batam mengerti pentingnya kegiatan ini, tentunya akan sangat membantu sesama. RSBP sebagai rumah sakit pemerintah akan terus menjadi pelopor gerakan-gerakan seperti ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, RSBP Batam memiliki sejarah panjang yang dimulai pada tahun 1971, seiring dengan berdirinya Otorita Batam (kini BP Batam). Pada masa itu, fasilitas kesehatan yang ada hanyalah sebuah poliklinik sederhana untuk melayani pegawai Otorita Batam dan masyarakat sekitar.

Seiring pertumbuhan Kota Batam dan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, kapasitas serta fasilitas pelayanan terus ditingkatkan. Hingga pada 11 Agustus 1983, fasilitas ini resmi ditetapkan sebagai Rumah Sakit Otorita Batam (kini RSBP Batam) bertipe C.

Perjalanan terus berlanjut, dan pada 2 Mei 2002, rumah sakit ini meraih peningkatan status menjadi Rumah Sakit Tipe B, yang menandai babak baru dalam peningkatan mutu layanan dan kelengkapan fasilitas kesehatan bagi masyarakat. Pada tanggal 11 Agustus kemudian ditetapkan sebagai Hari Bakti RSBP Batam, sebagai momentum mengenang pengabdian rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bulan Agustus kami jadikan Bulan Bakti RSBP Batam dengan berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan kebersamaan,’’ sebutnya.

Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti RSBP Batam tahun 2025. Sebelumnya, pada Selasa, (12/8), RSBP telah menyelenggarakan Pelatihan Gratis Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat non-tenaga kesehatan. Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada Jumat, 15 Agustus 2025 dengan apel pagi pukul 06.30 WIB, dilanjutkan senam pagi bersama dan berbagai permainan yang akan menumbuhkan kebersamaan, diikuti oleh seluruh pegawai RSBP Batam.

“Melalui berbagai kegiatan ini, RSBP Batam ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial adalah bagian tak terpisahkan dari pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat Batam,” pungkasnya. (*)

Artikel RSBP Batam Gelar Donor Darah Bersama PMI Batam, Wujud Nyata Kepedulian di Bulan Bakti dan Hari Kemerdekaan RI pertama kali tampil pada Metropolis.

RSBP Batam Gelar Donor Darah Bersama PMI Batam, Wujud Nyata Kepedulian di Bulan Bakti dan Hari Kemerdekaan RI

0

batampos – Dalam rangkaian Bulan Bakti RSBP Batam yang ke-42, sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) bekerja sama dengan PMI Kota Batam menggelar kegiatan Donor Darah di Ruang Habibie, Lantai 4 RSBP Batam, Rabu (13/8).

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pegawai BP Batam, masyarakat umum, hingga para tenaga kesehatan. Tercatat sebanyak 91 peserta telah mendaftar, dengan 76 peserta hadir untuk melakukan pendaftaran ulang, dan berhasil terkumpul 56 kantong darah yang siap disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, turut hadir dan ikut mendonorkan darahnya. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan mohon dijadikan kegiatan rutin. Donor darah sangat membantu sesama manusia. Setetes darah sangat berarti bagi yang membutuhkan,” ujar Ariastuty.

Direktur Badan Usaha RSBP Batam, dr. Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, SpJP, FIHA, MARS, juga menegaskan komitmen rumah sakit untuk terus menjadi pelopor gerakan kemanusiaan di Batam.

“Jika semua masyarakat dan instansi di Batam mengerti pentingnya kegiatan ini, tentunya akan sangat membantu sesama. RSBP sebagai rumah sakit pemerintah akan terus menjadi pelopor gerakan-gerakan seperti ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, RSBP Batam memiliki sejarah panjang yang dimulai pada tahun 1971, seiring dengan berdirinya Otorita Batam (kini BP Batam). Pada masa itu, fasilitas kesehatan yang ada hanyalah sebuah poliklinik sederhana untuk melayani pegawai Otorita Batam dan masyarakat sekitar.

Seiring pertumbuhan Kota Batam dan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, kapasitas serta fasilitas pelayanan terus ditingkatkan. Hingga pada 11 Agustus 1983, fasilitas ini resmi ditetapkan sebagai Rumah Sakit Otorita Batam (kini RSBP Batam) bertipe C.

Perjalanan terus berlanjut, dan pada 2 Mei 2002, rumah sakit ini meraih peningkatan status menjadi Rumah Sakit Tipe B, yang menandai babak baru dalam peningkatan mutu layanan dan kelengkapan fasilitas kesehatan bagi masyarakat. Pada tanggal 11 Agustus kemudian ditetapkan sebagai Hari Bakti RSBP Batam, sebagai momentum mengenang pengabdian rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bulan Agustus kami jadikan Bulan Bakti RSBP Batam dengan berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan kebersamaan,’’ sebutnya.

Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti RSBP Batam tahun 2025. Sebelumnya, pada Selasa, (12/8), RSBP telah menyelenggarakan Pelatihan Gratis Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat non-tenaga kesehatan. Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada Jumat, 15 Agustus 2025 dengan apel pagi pukul 06.30 WIB, dilanjutkan senam pagi bersama dan berbagai permainan yang akan menumbuhkan kebersamaan, diikuti oleh seluruh pegawai RSBP Batam.

“Melalui berbagai kegiatan ini, RSBP Batam ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial adalah bagian tak terpisahkan dari pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat Batam,” pungkasnya. (*)

Artikel RSBP Batam Gelar Donor Darah Bersama PMI Batam, Wujud Nyata Kepedulian di Bulan Bakti dan Hari Kemerdekaan RI pertama kali tampil pada Metropolis.

Respon Cepat Tangani Gangguan Suplai Air, Deputi Bidang Pelayanan Umum Kirim Tim Teknis dan Mobil Tangki

0

batampos – Persoalan distribusi air yang dialami warga Bengkong Pertiwi, direspon cepat oleh Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, pada Rabu (13/8/2025).

Bersama dengan Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan, Iyus Rusmana serta perwakilan dari PT Air Batam Hilir, Ariastuty menemui perangkat RT dan Warga Bengkong Pertiwi untuk mengetahui persoalan yang terjadi.

Sebagai solusi jangka pendek, BP Batam meminta PT Air Batam Hilir untuk mengirimkan bantuan mobil tangki air dan menurunkan tim teknis untuk mengecek terkait adanya dugaan kebocoran pipa maupun penyumbatan. Sebab distribusi air di beberapa perumahan lain, berjalan lancar.

“Untuk pengecekan kebocoran atau penyumbatan ini akan kita lakukan pada malam hari. Karena pada malam hari itu tekanan air tinggi, sehingga akan lebih mudah mengetahui adanya kebocoran atau penyumbatan,” ujarnya.

Disamping itu, Ariastuty juga merencanakan untuk menambah booster pump dibeberapa lokasi sebagai solusi jangka panjang. Penambahan booster pump ini, dilakukan karena Bengkong Pertiwi berada di daerah elevasi tinggi, sehingga sulit teraliri air.

“Kita akan terus berupaya mengatasi persoalan distribusi air dibeberapa wilayah. Sebagaimana komitmen dari Bapak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil Kepala BP Batam, air bersih harus bisa menjangkau seluruh masyarakat Kota Batam,” tutupnya. (*)

Artikel Respon Cepat Tangani Gangguan Suplai Air, Deputi Bidang Pelayanan Umum Kirim Tim Teknis dan Mobil Tangki pertama kali tampil pada Metropolis.

Respon Cepat Tangani Gangguan Suplai Air, Deputi Bidang Pelayanan Umum Kirim Tim Teknis dan Mobil Tangki

0

batampos – Persoalan distribusi air yang dialami warga Bengkong Pertiwi, direspon cepat oleh Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, pada Rabu (13/8/2025).

Bersama dengan Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan, Iyus Rusmana serta perwakilan dari PT Air Batam Hilir, Ariastuty menemui perangkat RT dan Warga Bengkong Pertiwi untuk mengetahui persoalan yang terjadi.

Sebagai solusi jangka pendek, BP Batam meminta PT Air Batam Hilir untuk mengirimkan bantuan mobil tangki air dan menurunkan tim teknis untuk mengecek terkait adanya dugaan kebocoran pipa maupun penyumbatan. Sebab distribusi air di beberapa perumahan lain, berjalan lancar.

“Untuk pengecekan kebocoran atau penyumbatan ini akan kita lakukan pada malam hari. Karena pada malam hari itu tekanan air tinggi, sehingga akan lebih mudah mengetahui adanya kebocoran atau penyumbatan,” ujarnya.

Disamping itu, Ariastuty juga merencanakan untuk menambah booster pump dibeberapa lokasi sebagai solusi jangka panjang. Penambahan booster pump ini, dilakukan karena Bengkong Pertiwi berada di daerah elevasi tinggi, sehingga sulit teraliri air.

“Kita akan terus berupaya mengatasi persoalan distribusi air dibeberapa wilayah. Sebagaimana komitmen dari Bapak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil Kepala BP Batam, air bersih harus bisa menjangkau seluruh masyarakat Kota Batam,” tutupnya. (*)

Artikel Respon Cepat Tangani Gangguan Suplai Air, Deputi Bidang Pelayanan Umum Kirim Tim Teknis dan Mobil Tangki pertama kali tampil pada Metropolis.

Dinkes Pati: Ada 64 Korban Luka saat Unjuk Rasa

0
Seorang anggota Kepolisian hampir terjatuh karena lari menyelamatkan diri dari amukan massa unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.)

batampos – Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencatat ada 64 korban luka dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati pada Rabu (13/8), sedangkan korban meninggal belum ditemukan.

“Dari 64 korban luka tersebut, ada yang dirawat di RSUD RAA Soewondo, Klinik Marga Husada, Klinik Pratama PMI, RS Keluarga Sehat, dan perawatan di tempat,” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Lucky Pratugas Nasrimo di Pati, Rabu.

Untuk pasien yang dirawat di RSUD RAA Soewondo ada 40 orang, Klinik Marga Husada empat orang, Klinik Pratama PMI satu orang, RS Keluarga Sehat ada tujuh orang, dan perawatan di tempat ada 12 orang.

Sebagian besar, kata dia, menjalani rawat jalan, sedangkan rawat inap enam orang, selebihnya rawat jalan dan ada yang observasi.

Terkait korban meninggal, imbuh dia, hingga saat ini nihil.

Hal itu, juga dipertegas pernyataan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto bahwa setelah dilakukan konfirmasi hingga sore hari ini (13/8), hasil penelusuran pihak Kepolisian nihil.

“Tidak ada korban meninggal dunia dalam aksi anarkis tersebut,” tegasnya.

Dari sejumlah korban luka, kata dia, aparat Kepolisian tercatat ada tujuh hingga delapan orang, sedangkan luka yang dialami aparat antara lain lebam, robek pada kulit, hingga luka di kepala akibat aksi anarkis.

Sementara itu, Bupati Pati Sudewo menambahkan korban luka ditangani oleh pihak RSUD RAA Soewondo Pati, diharapkan ditangani sebaik-baiknya sehingga mereka yang sakit mudah-mudahan segera membaik dan sehat wal afiat kembali. (*)

Sumber: antaranews.com

Artikel Dinkes Pati: Ada 64 Korban Luka saat Unjuk Rasa pertama kali tampil pada News.

Kejagung Tetapkan Dirut Sritex Iwan Kurniawan Terrsangka Kasus Sritex

0
Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) Iwan Kurniawan Lukminto (kanan) berjalan meninggalkan ruangan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (17/7/2025). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym.

batampos – Kejaksaan Agung menetapkan Dirut PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto (IKL) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian kredit PT Bank BJB, PT Bank DKI, dan PT Bank Jateng kepada PT Sritex dan entitas anak usaha.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Nurcahyo Jungkung Madyo mengatakan bahwa Iwan ditetapkan sebagai tersangka atas perannya selaku mantan Wakil Direktur Utama PT Sritex.

“Tim penyidik kembali menetapkan satu orang tersangka dengan identitas Wakil Direktur Utama PT Sritex periode 2012–2023 IKL (Iwan Kurniawan Lukminto),” katanya di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Rabu.

Nurcahyo mengatakan bahwa Iwan Kurniawan memiliki beberapa peran, salah satunya menandatangani surat permohonan modal kerja dan investasi atas nama PT Sritex Tbk. kepada Bank Jateng pada tahun 2019 yang sudah dikondisikan agar pengajuan kredit modal kerja dan investasi bisa diputus oleh Direktur Utama Bank Jateng.

Pasal yang disangkakan adalah Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Untuk selanjutnya, Iwan akan ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan

Dengan ditetapkannya satu tersangka baru, maka penyidik telah menetapkan 12 tersangka dalam kasus pemberian kredit ini.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan 11 tersangka dalam kasus ini, yaitu DS (Dicky Syahbandinata) selaku Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial PT Bank BJB tahun 2020, ZM (Zainuddin Mappa) selaku Direktur Utama PT Bank DKI Jakarta tahun 2020, dan ISL (Iwan Setiawan Lukminto) selaku Direktur Utama PT Sritex pada tahun 2005—2022.

Lalu, AMS (Allan Moran Severino) selaku Direktur Keuangan PT Sritex periode 2006–2023, BFW (Babay Farid Wazadi) selaku Direktur Kredit UMKM merangkap Direktur Keuangan Bank DKI Jakarta 2019–2022, PS (Pramono Sigit) selaku Direktur Teknologi Operasional Bank DKI Jakarta 2015–2021, dan YR (Yuddy Renaldi) selaku Direktur Utama Bank BJB 2019–Maret 2025.

Kemudian, BR (Benny Riswandi) selaku Senior Executive Vice President Bisnis Bank BJB 2019–2023, SP (Supriyatno) selaku Direktur Utama Bank Jateng 2014–2023, PJ (Pujiono) selaku Direktur Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng 2017–2020, dan SD (Suldiarta) selaku Kepala Divisi Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng 2018–2020. (*)

Sumber: antaranews.com

Artikel Kejagung Tetapkan Dirut Sritex Iwan Kurniawan Terrsangka Kasus Sritex pertama kali tampil pada News.

Layanan SIM Keliling di Nagoya Hill

0
Layanan pembuatan perpanjangan SIM keliling.

batampos – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Barelang menyediakan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling di kawasan Nagoya Hill. Layanan ini dibuka hingga akhir pekan nanti.

Kanit Regident Satlantas Polresta Barelang, Ipda Ely Asmiyanti mengatakan layanan SIM keliling ini hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C.

“Yang ingin memperpanjang SIM bisa mendatangi layanan ini. Kita buka hingga hari Sabtu,” ujarnya, Rabu (13/8).

Ely menjelaskan SIM keliling ini melayani pemohon pada hari Kamis-Jumat dari pukul 08.00-15.00 WIB, sedangkan Sabtu pukul 08-00-12.00 WIB.

“SIM yang sudah habis masa berlakunya tidak bisa diperpanjang lagi. Dan permohonan pembuatan baru ada di Polresta Barelang,” katanya.

Adapun persyaratan dalam perpanjangan di SIM keliling ini, yakni foto kopi KTP dan SIM yang masih berlaku, surat kesehatan serta surat tes psikologi

“Untuk tes psikologi ini tersedia petugas di mobil SIM keliling. Kami harapkan pemohon juga berpakaian rapi,” ungkapnya.

Sementara Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo mengatakan layanan SIM ini ditutup pada libur Nasional dan pemilik SIM akan diberi dispensasi.

“Dispensasi waktu perpanjangan SIM. Tapi apabila lewat dari tanggal yang telah ditentukan, maka diberlakukan mekanisme penerbitan SIM baru,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Layanan SIM Keliling di Nagoya Hill pertama kali tampil pada Metropolis.

Sebagai Pemegang Saham, Nany Harus Bisa Buktikan Setoran Modal

0
Pengacara PT Jawa Pos E.L. Sajogo.

batampos – Nany Widjaja menghadirkan Budi Santoso, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, sebagai ahli dalam gugatannya terhadap PT Jawa Pos terkait sengketa kepemilikan PT Dharma Nyata Press (DNP) di Pengadilan Negeri Surabaya. Dalam keterangannya, Budi berpendapat bahwa pemegang saham harus membuktikan setoran modal.

“Dalam undang-undang perseroan pemegang saham harus membuktikan setoran modal,” kata Budi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (13/8).

Apabila pemegang saham tidak mampu menunjukkan bukti setoran modal, maka konsekuensinya dia memberikan celah hukum bagi pihak lain untuk menuntut. Budi menambahkan, pemegang saham tidak boleh menggunakan uang perseoran tanpa izin perseroan tersebut untuk membeli aset yang di atas namakan pribadi. “Tidak boleh. Itu ultra vires (di luar kewenangan, Red),” ujar Budi menjawab pertanyaan dari Kimham Pentakosta, salah satu pengacara PT Jawa Pos selaku tergugat.

Nany menandatangani akta pernyataan keputusan rapat PT DNP yang menyatakan bahwa saham atas namanya di perusahaan penerbitan Tabloid Nyata merupakan milik Jawa Pos. Namun, dia mengingkarinya dan menggugat PT Jawa Pos di Pengadilan Negeri Surabaya untuk membatalkan akta otentik yang dibuat di hadapan notaris tersebut. Sebab, ada perbuatan melawan hukum dalam penerbitan akta pernyataan tersebut. Menurut Budi jika terjadi kasus semacam itu maka yang berbuat melawan hukum adalah pembuat akta tersebut.

Pengacara PT Jawa Pos E.L. Sajogo mengatakan bahwa Nany membuat akta pernyataan itu sendiri. Namun, dia merasa keterangannya dalam akta itu bertentangan dengan hukum lalu dia menggugat PT Jawa Pos untuk perbuatan yang dia lakukan sendiri.

“Tidak bisa orang itu membuat pernyataan, tetapi dia minta orang lain bertanggung jawab atas pernyataannya. Itu tidak relevan secara logika hukum,” tuturnya.

Sajogo menambahkan, Nany selama ini tidak pernah terbukti pernah menyetorkan modal kepada PT DNP. Namun, dia menyatakan bahwa namanya tercatat sebagai pemegang saham.

“Bagaimana mungkin seseorang yang tidak pernah menyetorkan modal kepada perseroan lalu dia menyatakan sebagai pemilik perserian tersebut. Itu kesesatan berpikiri yang harus dilurukan bahwa Jawa Pos adalah pemegang saham sesungguhnya,” kata Sajogo.

Di sisi lain, pengacara Nany Widjaja, Richard Handiwiyanto mengatakan bahwa ahli berpendapat bahwa Nany selaku yang tercatat sebagai atas nama dalam perseroan merupakan pemilik dari saham tersebut. “Ahli juga menjelaskan bahwa PT harus menyesuaikan dengan undang-undang yang terbaru,” ujar Richard.

Michael Chris Harianto, pengacara Nany yang lain, menambahkan bahwa dalam anggaran dasar PT DNP hanya tercatat pemegang saham adalah Nany selaku atas nama, bukan yang lain. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Sebagai Pemegang Saham, Nany Harus Bisa Buktikan Setoran Modal pertama kali tampil pada News.

Kadin Batam Cari Ketua Baru

0
Pengurus KADIN kota Batam foto bersama usai menyampaikan rencana mukota, Rabu (13/8). f.alfian

batampos– Kadin Kota Batam akan menggelar Musyawarah Kota (Mukota) Kadin Batam pada 13 September mendatang. Mukota ini akan memilih ketua Kadin Batam periode 2025-2030.

James Maryanus Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin Kota Batam mengatakan, bahwa pihak Kadin Batam sudah menyampaikan laporan kepada Kadin Kepri terkait pelaksanaan Mukota tersebut.

“Kadin Batam saat ini hanya menunggu persetujuan dari Kadin Provinsi. Rencananya, Mukota akan digelar pada 13 September mendatang,”ujarnya.

Selain itu, pelaksanaan Mukota Kadin Batam ini juga sudah disampaikan kepada semua anggota biasa dan anggota luar biasa Kadin Batam. “Jadi kita sudah sampaikan hal ini kepada semua anggota yang kartu keanggotaannya masih aktif,”tambahnya.

BACA JUGA: Kadin Batam Apresiasi 27 Tahun Kiprah Batam Pos

Sementara itu, Budi Sudarmawan, Wakil Ketua OC Mukota Kadin Kota Batam mengatakan bahwa panitia pelaksana mempersiapkan kebutuhan dan keperluan mulai dari hari ini awal
pengumuman, pendaftaran, validasi dan verifikasi, wawancara uji kepatutan dan
kelayakan, (fit & proper test), beda visi dan misi hingga pelaksanaan Mukota Kadin Batam Tahun 2025.

“Panitia Pelaksana juga berkomunikasi dan berkoordinasi untuk mensosialisasikan kepada anggota biasa Kadin Kota Batam yang akan hadir menjadi persyaratan peserta Mukota Kadin Kota Batam termasuk undangan kepada pemerintah Kota Batam, tokoh pengusaha dan pihak-pihak terkait agar pelaksanaan Mukota Kadin Batam Tahun 2025 dapat berjalan lancar dan sukses,”katanya.

Sementara itu, Ketua Steering Commitee Agustri Sumardhy mengatakan bahwa
mulai tanggal 25 – 28 Agustus 2025, adalah jadwal pengambilan formulir bakal calon Ketua Kadin Kota Batam 2025 – 2030 di Sekretariat Kadin Kota Batam, Graha Kadin.

“Mulai tanggal 28 Agustus 2025, pukul :10.00 s/d 16.00 Wib, sudah mulai pembukaan pendaftaran
bakal calon Ketua Kadin Batam, dan penutupan pendaftaran tanggal 4 September 2025, pada pukul 16.00 Wib, panitia tidak menerima pendaftaran diluar jadwal dan tempat yang telah ditentukan,”katanya.

Pada tanggal 8 September 2025, Panitia Pengarah (SC), Panitia Pelaksana (OC) dan tim akan melakukan tahapan validasi dan verifikasi berkas kelengkapan Bakal Calon Ketua
Kadin Kota Batam dan memutuskan Bakal Calon Ketua yang dianyatakan lolos validasi dan verifikasi Calon Ketua.

“Tanggal 9 September 2025 pengumuman dan pemberitahuan bakal calon yang telah mendaftar dan dinyatakan lolos validasi dan verifikasi dan mengundang bakal calon Ketua yang lolos untuk wawancara uji kepatutan dan kelayakan, (fit & proper
test) dan penandatangan fakta integritas,”katanya. (*)

Reporter: Alfian

Artikel Kadin Batam Cari Ketua Baru pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang HUT ke-80 RI, 1.000 Bendera Merah Putih di Nongsa Langsung Habis Dibagikan

0
Pembagian bendara merah putih kepada warga di wilayah Kecamatan Nongsa.

batampos – Empat hari jelang Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 80 ternyata masih banyak warga di Kecamatan Nongsa yang tidak memasang bendera merah putih. Buktinya, 500 bendera yang dibagikan Polsek Nongsa dan Kecamatan Nongsa langsung habis pada Rabu (13/8). Sehingga total bendera yang dibagikan selama perayaan RI sebanyak 1.000 lembar

Sejumlah warga beralasan tidak memasang bendera karena lupa, tak memiliki bendera hingga sakit. Namun alasan itu akhirnya terpatahkan dengan pemberian bendera dan pemasangan langsung. Bahkan sejumlah warga masih memasang bendera merah putih dalam keadaan lusuh.

Kapolsek Nongsa, Kompol Dr Arsyad Riyandi, mengatakan pembagian dilakukan untuk mendorong masyarakat berpartisipasi dalam memeriahkan HUT RI. Total ada 1.000 bendera yang telah dibagikan di seluruh Kecamatan Nongsa

“Bendera ini langsung kami salurkan ke warga, termasuk ke pulau-pulau di wilayah Nongsa melalui boatpancung. Untuk hari ini ada 500 bendera, sehingga totalnya sudah 1000 lembar yang dibagikan,” kata Arsyad.

Menurutnya, alasan warga tidak memasang bendera beragam, mulai dari lupa, sakit, hingga rumah kosong karena ditinggal pemiliknya. Untuk rumah yang kosong, Arsyad mengaku punya inisiatif untuk langsung di pasang.

“Kami ingin membantu warga yang memang belum memiliki bendera, sekaligus mengingatkan bahwa pemasangan bendera adalah bentuk penghormatan kepada para pahlawan,” ujarnya.

Dijelaskannya, pembagian bendera dilakukan secara door to door oleh personel Polsek, dibantu Babinkamtibmas, perangkat kecamatan, dan TNI. Di pulau-pulau, pembagian dilakukan serentak agar seluruh wilayah Nongsa tampak semarak menjelang 17 Agustus. Dengan adanya pembagian bendera ini, suasana peringatan HUT RI di Nongsa akan lebih meriah dan menjadi momentum untuk mempererat persatuan

“Bendera yang dibagikan juga sampai ke pulau-pulau oleh babinkantibnas. Jadi harapannya, bendera merah putih itu bisa berkibar di seluruh wilayah,” jelasnya.

Ia juga mengimbau warga untuk memasang bendera selama sebulan penuh, hingga 31 Agustus. Sehingga suasana Kemerdekaan tetap terasa selama bulan Agustus.

Camat Nongsa, Arfandi mengatakan pembagian bendera adalah upaya pemerintah untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Karena itu, Kecamatan Nongsa bersama Polsek Nongsa dan Koramil berkoordinasi untuk membagikan bendera secara gratis.

“Tujuan dari gerakan ini adalah untuk mengajak seluruh masyarakat agar turut serta dalam perayaan kemerdekaan dengan memasang bendera merah putih di rumah masing-masing. Bendera merah putih memiliki makna penting sebagai identitas, simbol, dan alat pemersatu bangsa Indonesia,” jelasnya.

Menurut dia, ratusan bendera dibagikan di empat kelurahaan kecamatan Nongsa. Tak hanya membagikan bendera kepada warga yang belum punya merah putih itu. Namun juga ke warga yang memasang bendera dalam kondisi lusuh.

“Kami roadshow dor to dor dari perumahaan ke perumahaan untuk memastikan pemasangan bendera ini. Ternyata masih ada warga yang tidak pasang. Bahkan ada yang memasang bendera sudah lusuh, nah ini langsung kami ganti dengan yang baru,” pungkas Arfandi. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Jelang HUT ke-80 RI, 1.000 Bendera Merah Putih di Nongsa Langsung Habis Dibagikan pertama kali tampil pada Metropolis.