Puluhan Calon TKI ilegal diamankan di Makodim Bintan, Sabtu (3/3). F. Abert untuk Batam Pos
batampos.co.id – Kodim 0315 Bintan menggagalkan upaya penyeludupan 27 orang calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tujuan Malaysia melalui Pantai Trikora, Desa Teluk Bakau, Bintan, Jumat (2/3). Selain itu, aparat juga mengamankan seseorang yang diduga menjadi penyalur pengiriman TKI ilegal tersebut dan saat ini masih diperiksa intensif.
“Iya tadi malam (Jumat Malam, red), anggota kami menggagalkan pengiriman TKI ilegal melalui pelabuhan tidak resmi di Pantai Trikora,” ungkap Dandim 0315 Bintan, Letnan Kolonel Ari Suseno, Sabtu (3/3).
Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang melapor adanya aktivitas sekelompok orang yang mencurigakan ke Babinsa di daerah Malang Rapat Bintan. Mendapat informasi tersebut Babinsa melaporkan ke Kodim 0315 Bintan.
“Sudah satu minggu ada aktivitas yang mencurigakan, petugas lalu melakukan pengecekan, ternyata ada calon TKI yang siap menyebrang ke Malaysia,” kata Ari.
Dari hasil pemeriksaan terungkap, calon TKI diminta membayar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per orang agar bisa bekerja di negeri jiran tersebut. Selain itu, TKI tersebut tidak sadar telah menjadi korban dan tidak menyadari uang yang dikeluarkan untuk berangkat ke Malaysia tidak akan dikembalikan.
“Mereka ini korban, jadi Kodim Bintan tetap akan melakukan pengembangangan kasus ini dan terus memburu jaringan penyalur TKI ilegal,” paparnya.
Selanjutnya, calon TKI ilegal yang berhasil diamankan akan diserahkan ke Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Tanjungpinang. “Saat ini semua calon TKI masih ditampung di Makodim, Senin akan kita serahkan ke BP3TKI,” pungkasnya. (odi)
Dua tersangka kurir sabu jaringan internasional, Samad dan Firdaus digiring polisi. F. Sandi/batampos.co.id
batampos.co.id – Keinginan untuk mendapatkan untung besar yang diharapkan tiga tersangka Samad, Firdaus dan Burhanudin dengan cara membawa sabu dari Perairan OPL Karimun-Malaysia akhirnya berhasil digagalkan. Kegiatan yang sudah berkali-kali dilakukan ketiga tersangka diketahui polisi dan akhirnya ditangkap.
”Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. Karena, kegiatan menjadi kurir sabu dari Malaysia ke Karimun bukan kali pertama. Khususnya untuk mengetahui jaringan dari ketiga tersangka. Kemudian, terkait ketiganya sebagai kurir memang mendapatkan sejumlah uang. Misalnya, pada Desember tahun lalu dan Januari lalu satu kali membawa mendapatkan Rp 9 juta,” ujar Kasat Res Narkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madyatias, Sabtu (3/3).
Karena telah lolos tiga kali, kata Nendra, dianggap akan terus berhasil. Khusus untuk sabu sebanyak 19,77 kg, ketiga tersangka akan mendapatkan uang sebesar Rp 40 juta. Namun, yang baru diterima ketiga tersangika baru uang muka sebesar Rp 5 juta. Artinya, kalau barangnya sampai dengan selamat sampai kepada penerima. Tapi, harapan mendapatkan uang banyak telah gagal.
”Selama bekerja menjadi kurir, uang hasil dari pembayaran membawa sabu dibagi rata. Kalau pun ada lebih besar sedikit, maka yang akan mendapatkan adalah Samad. Karena, dia sebagai pemilik kapal pompong dan juga ikut langsung mendampingi. Dari keterangan ketiga tersangka saat ini, kita sedang melakukan pengembangan orang-orang yang ada di belakangnya. Yakni, berinisial OT dan AT,” paparnya.
Menyinggung tentang tersangka Burhanudin, Nendra menyebutkan untuk tersangka Burhanudin memang telah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dan dinyatakan memang sakit.
”Awalnya, ketika menjalani pemeriksaan terlihat sesak nafas. Kemudian, dibawa ke RSUD untuk menjalani pemeriksaan. Ternyata Burhanudin menderita sakit streoid atau gondog dalam. Selama ini juga tersangka sudah mengkonsumsi obat. Untuk itu, saat ini satu orang tersangka kita antarkan ke RSUD dengan mendapatkan penjagaan 24 jam oleh tiga orang polisi,” jelasnya. (san)
Bupati tinjau fasilitas Yamet cabang Tanjungbalai Karimun. F. Tri Haryono/batampos.co.id
batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq, kemarin (4/3) meresmikan Yamet Child Development Center cabang Tanjungbalai Karimun. Kehadiran pusat pengembangan anak khususnya untuk anak berkebutuhan khusus, sangat membantu masyarakat Karimun yang memiliki anak kebutuhan khusus nantinya.
”Saya sangat berterimakasih kepada bapak Jholpy yang telah menghadirkan Yamet Child Development Center di Karimun. Dan saya sarankan juga kepada Disdik dan SLB di Karimun agar bisa berkolaborasi nantinya,” kata Rafiq.
Yang menjadi kebanggaan lagi kata Rafiq, tenaga pengajarnya diambil dari anak-anak Karimun yang sebelumnya sudah ditraining terdahulu. Sehingga, bisa memberdayakan putra putri Karimun untuk berkarir dan mendidik anak yang berkebutuhan khsusu.
” Anak saya lulusan UI jurusan psikologi yang sekarang lagi ambil S2, kalau sudah tamat. Bisa bergabung disini ya pak Jholpy,” ungkapnya.
Sementara itu Direktur Yamet Indonesia Tri Gunadi, menceritakan asal usul pendirian Yamet Child Development Center bermula dari anaknya yang mengalami gangguan autis sekitar 17 tahun lalu. Saat ini, sudah hadir di 33 Provinsi Yamet Child Development Center di Indonesia. Serta, direncanakan akan eskpansi keluar negeri di empat negara di Asia yaitu Singapura, Vietnam, Kamboja dan Mongolia.
“Kita, memiliki enam divisi pelayanan namun untuk di Karimun kami buka dua divisi dulu yakni terapi dan school. Dengan fasilitas yang cukup lengkap,” ujar Tri Gunadi yang disambut tepuk tangan meriah para tamu undangan.
Sedangkan Cabang Yamet Tanjungbalai Karimun Jholpy mengungkapkan, berawal dari anaknya yang mengalami gangguan autis.Dimana, rencananya akan akan melakukan terapi diluar daerah Karimun. Namun, setelah melakukan konsultasi dengan pendiri Yamet. Maka dirinya, membuka cabang Yamet di Karimun.
”Saya pikir kenapa tidak kita buka sendiri di Karimun. Dan ini bisa membantu saudara-saudara kita yang mempunyai anak berkebutuhan khsusus,” kisahnya.
Dimana, fasilitas yang disediakan diantaranya sensori integrasi, okupasi terapi, terapi wicara, terapi perilaku ABA verbal behavior, fisioterapi, snoezolen, brain gym dan sebagainya. Selain itu diberikan penginapan bagi orangtua dari luar pulau Karimun, serta yang lebih penting adalah saat proses terapi orangtua bisa mendapatkan vidionya.
”Kalau orangtua tidak bisa mendampingi di sini, kita sediakan aplikasi internet via smartphone, jadi orangtua bisa pantau dari rumah. Biayanya kita sesuaikan dengan kondisi perekonomian Karimun, kita tidak bisa samakan dengan yang di Jakarta,” terangnya.(tri)
batampos.co.id – Penundaan kenaikan pajak hiburan oleh Gubernur Kepri, harus disertai surat resmi kepada Walikota dan DPRD Batam. Sebab, perda pajak daerah tersebut merupakan produk daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh kedua lembaga pemerintahan ini.
“Bisa saja ditunda, tapi harus ada surat resmi dong. Alasan penundaannya apa dan sebagainya,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Batam, Sallon Simatupang, Senin (5/3).
“Artinya apa di surat ini nantinya juga dijelaskan dasar penundaannya apa. Karena sebagaimana diketahui, APBD kita bersumber dari pajak ini,” paparnya. (rng)
Kepala Disdik Riau Rudiyanto, Dirut BRK Irvandi Gustari usai menandatangi kerjasama pelaksanaan pembayaran bantuan dana Bosnas, Bosda, dan sertifikasi Guru di Gedung Bank Riau Kepri di Pekanbaru, kamis (1/3). F. Bank Riau Kepri untuk Batam Pos.
batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Pemprov Riau menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bank Riau Kepri (BRK) tentang pelaksanaan pembayaran bantuan dana Bosnas, Bosda, dan Sertifikasi Guru Pemerintah Provinsi Riau di Gedung Menara Dang Merdu BRK Pekanbaru, Kamis (1/3).
Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Kepala Disdik Pemrov Riau Rudiyanto dan Dirut BRK Irvandi Gustari yang disaksikan Sekretaris Dinas Pendidikan Riau Ahyu Suhendra, Komut HR. Mambang Mit, Pindiv Projas Rizali Effendi, dan Pincab Utama Azhar Effendi.
Dirut BRK, Irvandi Gustari mengatakan dengan kerjasama ini nantinya pembayaran seluruh Dana Bosnas, Dana Bosda serta Sertifikasi Guru Pemerintah Provinsi Riau dilakukan secara online oleh Bank Riau Kepri dengan sistem pembayaran realtime, terekam, termonitor.
“Semoga ini dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak dan layanan kami kedepannya menjadi lebih baik. Bank Riau Kepri siap dan mendukung untuk meningkatkan pelayanan baik ke Dinas Pendidikan maupun masyarakat Riau dan Kepri,” ungkapnya.
Kepala Disdik Pemprov Riau Rudiyanto berharap dengan terealisasinya kerjasama ini dapat meningkatkan pelayanan pembayaran gaji kepada seluruh guru di Provinsi Riau yang jumlahnya sangat besar. “Mudah-mudahan kedua belah pihak dapat menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik, agar apa yang direncanakan dapat berjalan lancar,” harapnya.(cca)
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat melakukan cek tensi didampingi ketua HIMNI Kepri Elimansyah Hia dalam acara baksos. F. Tri Haryono/batampos.co.id
batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq, memberikan apresiasi terhadap DPD Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kepri dalam melakukan bakti sosial (baksos) kesehatan di Kabupaten Karimun, sabtu (3/3). Sehingga, bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui dunia kesehatan.
”Dengan baksos ini, secara tidak langsung bisa membantu masyarakat kabupaten Karimun dalam pengecekan kesehatan maupun pengobatan secara gratis. Yang secara otomatis membantu program Pemkab Karimun dalam kesehatan,” kata Rafiq.
Sehingga, kegiatan yang positif ini supaya dapat dilaksanakan secara berkelanjutkan. Aksis baksos kesehatan oleh DPD HIMNI Kepri, dapat memberikan contoh kepada ormas lainnya untuk melakukan hal yang sama. Dan bisa melakukan kolaborasi antara ormas sebagai penyelenggara baksos dengan Pemkab Karimun. Artinya, antara Pemerintah Daerah dan Ormas saling mendukung dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara gratis.
”Ini kali kedua setelah beberapa pekan lalu ada salah satu ormas yang melakukan baksos di kabupaten Karimun. Paling penting saya, mendukung siapapun Ormas yang berbuat baik kepada masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu Ketua DPD HIMNI Kepri Elimansyah Hia mengatakan, program baksos kesehatan baru kali pertama dilaksanakan di kabupaten Karimun dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan di masa yang akan datang. Yang sebelumnya, dilaksanakan di kota Batam pada tahun lalu sebagai bentuk kepedulian HIMNI kepada masyarakat di seluruh provinsi Kepri.
”Kemarin, kita sudah bincang-bicang dengan Pak Bupati yang kebetulan beliau sebagai ketua PMI. Dan kemungkinan, kita akan melaksanakan baksos donor darah bersama PMI,” ungkapnya.
Selain itu juga, nanti dalam rangkat hari jadi Republik Indonesia tepatnya 17 Agustus mendatang akan dilaksanakan kegiatan olahraga. Dalam, baksos ini pihaknya telah menerjunkan tim medis 12 mahasiswa kedokteran asal Nias, 6 dokter aktif dan dari Karimun melalui Dinas Kesehatan 3 dokter dan 5 perawat.
”Target 350 orang, tapi kalau lebih tidak ada masalah untuk stok obat-obatan disediakan untuk 500 orang. Syukurlah kegiatan berjalan sukses dan lumayan cukup banyak warga yang berobat dari berbagai daerah yang ada di pulau Karimun,” kata Elimansyah.
Dimana saat ini jumlah DPC HIMNI ada di Kepri sudah terbentuk ada empat yaitu DPC HIMNI Batam, Karimun, Tanjungpinang dan Bintan. Dan dilanjutkan baksos yang sama di Tanjungpinang pada bulan depan.
”Setiap DPC HIMNI akan dilaksanakan kegiatan baksos. Lumayanlah, DPC HIMNI Karimun sudah ada kurang lebih 200 KK,” paparnya.(tri)
batampos.co.id – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) bekerja sama dengan Lion Group mendidik 24 karyawan PT Batam Teknik, yang bergerak di bidang Maintenance Repair and Overhaul (MRO), agar berlisensi di bidang perawatan pesawat udara. Pendidikan berlisensi ini penting untuk pemenuhan persyaratan penerbangan sipil sesuai dengan standar International Civil Aviation Organization (ICAO).
“Sebagai bagian dari pendidikan tersebut, pada hari Senin, 5 Maret 2018 telah dilaksanakan upacara serah terima gelombang pertama sebanyak 24 orang karyawan dari PT Batam Teknik ke Politeknik Negeri Batam,” ucap Presiden Direktur PT Batam Teknik, Nyoman Rai.
“Polibatam juga telah memiliki pengalaman mendidik teknisi perawatan pesawat udara untuk Garuda Grup sebanyak 2 angkatan dan kelas umum,” sebut Direktur Polibatam, Priyono Eko Sanyoto. (rng)
Puluhan Pengurus DPD PUAN Karimun usai dilantik Ketua DPW PUAN Kepri, Sri Eko di sekretariat DPD PUAN Karimun beberapa waktu lalu. F. DPD PUAn Karimun untuk Batam Pos.
batampos.co.id – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Karimun, Senin (26/2) lalu melantik pengurus DPD PUAN Perempuan Amanat Nasional Karimun sebanyak 36 orang oleh Ketua DPW Puan Kepri Sri Eko di sekretariat DPD Puan Karimun.
Ketua DPD Puan Perempuan Amanat Nasional Karimun Zamyatul ketika dikonfirmasi kemarin, (4/3) mengatakan, keberadaan pengurus DPD PUAN Perempuan Amanat Nasional Karimun dari DPD PAN Karimun bertujuan tidak lain untuk memberikan kesempatan kepada kaum hawa untuk berpartisipasi dalam dunia perpolitikan di kabupaten Karimun.
”Kita berikan kesempatan kaum hawa untuk menyalurkan aspirasi suaranya melalui DPD PUAN Perempuan Amanat Nasional Karimu . Agar, dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat dalam hal berpolitik,” kata Zamyatul.
Dengan demikian, keterwakilan perempuan di DPD PAN Karimun bisa memberikan warna dalam dunia perpolitikan yang mendapatkan kesempatan yang sama dengan laki-laki. Sehingga, perempuan Karimun bisa lebih aktif dalam memberikan pendidikan politik, kesehatan, penguatan ekonomi melalui pelatihan keluarga mandiri.
”Targetnya satu atau dua orang yang bisa mewakili kaum perempuan untuk duduk di legislatif Karimun dari PAN pada Pemilu 2019. Mari kita dukung, keterwakilan kaum perempuan di PAN,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua DPD PAN kabupaten Karimun Anwar Abu Bakar memberikan, apresiasi terbentuknya pengurus DPD PUAN Perempuan Amanat Nasional Karimun. Sehingga, dapat memberikan kesempatan kepada kaum perempuan yang siap berpolitik melalui jalur Parpol PAN.
” Di DPD PAN kabupaten Karimun keterwakilan perempuan 30 persen sudah cukup. Tapi, lebih banyak yang mau bergabung di DPD PAN melalui PUAN Perempuan Amanat Nasional Karimun, lebih bagus dan bisa berkarya,” paparnya.
Sebab, kata Anwar lagi zaman sekarang peranan perempuan sudah sama dengan laki-laki. Bisa dilihat berbagai posisi strategis bisa ditempati oleh kaum perempuan. Termasuk di dunia perpolitikan secara umum, maupun khusus di kabupaten Karimun.
”Tidak tertutup kemungkinan, Pemilu 2019 nanti bisa melahirkan politikus kaum perempuan yang tangguh. Dan bisa memberikan kontribusi ke masyarakat, khususnya kaum perempuan dalam pembangunan,” ucapnya.(tri)
batampos.co.id – Di Inggris kini, musim dingin alias salju.
Tunawisma di sana agak kerepotan untuk ada masjid yang mau memberikan makanan dan tempat penampungan gratis yang hangat.
Pemerintah Inggris mengeluarkan peringatan waspada terhadap turunnya salju. Ini merupakan tingkat peringatan tertinggi untuk bagian barat daya Inggris dan Wales selatan.
“Temperatur dinginnya salju sudah cukup parah. Jadi kami berpikir, mengapa kita tidak melakukan sesuatu untuk membantu para tuna wisma?,” ujar seorang wali Masjid Makki di kota utara Manchester Rabnawaz Akbar seperti dilansir Al Jazeera akhir pekan ini.
Selama beberapa hari terakhir, beberapa sukarelawan berkemah di masjid. Mereka menyediakan makanan dan tempat berlindung bagi tunawisma Manchester.
Masjid Makki terletak di daerah yang banyak dihuni oleh imigran asal Asia Selatan. Maka dominasi makanan yang ditawarkan meliputi makanan khas Bangladesh dan Pakistan tradisional seperti nasi dan ayam kari.
Akbar mengatakan, tunawisma di Manchester mengalami peningkatan. Beberapa orang tunawisma di Manchester bermula dari memiliki masalah kesehatan mental, korban kekerasan dalam rumah tangga, pecandu narkoba, atau imigran tak berdokumen.
“Saya sempat berpikir untuk mendapatkan heroin malam ini, supaya saya bisa bertahan. Namun tiba-tiba ada seorang pria datang dan menawarkan saya untuk bermalam di masjid,” ujar Jamie, salah seorang tunawisma yang tinggal di Masjid Makki, Manchester.
Jamie termasuk di antara empat orang yang tidur di masjid pada Kamis malam (1/3).
“Mereka membuat saya merasa sangat diterima. Memberi saya sesuatu untuk dimakan, untuk diminum, sesuatu yang tidak pernah kita harapkan dari orang lain.” ujar Jamie.
Tidak hanya Masjid Makki, ada juga Masjid Agung Leeds, Masjid Oldham, Masjid Taman Finsbury, Masjid Canterbury dan Masjid Clonskeagh di Dublin, yang merupakan bagian dari Islamic Cultural Centre of Ireland, juga membuka pintu bagi para tunawisma.
“Kami akan memiliki tim keamanan yang bertugas di malam hari, dan tim pemeliharaan telah diberitahu untuk memastikan ada persiapan yang cukup di gedung tersebut, terutama saat larut malam,” terang Kepala Kesejahteraan Masyarakat di Islamic Cultural Centre of Ireland Summayah Kenna. (ina/JPC)
batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengakui pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri, khususnya Batam belum menggembirakan. Kondisi tersebut memberikan pengaruh bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Menyikapi kondisi itu, Nurdin setuju jika ada kebijakan-kebijakan baik yang lahir dari Pemprov Kepri, BP Batam, maupun Pemko Batam, ditunda penerapannya jika kebijakan-kebijakan tersebut membebani dunia usaha dan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit.
“Memang Pemprov punya beberapa kewenangan di kabupaten/kota. Begitu juga kabupaten/kota juga punya kewenangan masing-masing dalam membuat satu kebijakan ekonomi daerah, tapi kalau memberatkan ya kita tunda,” ujar Nurdin, Kamis (1/3).
Pelaku usaha, investor, masyarakat, pemda kabupaten/kota, dan berbagai kalangan yang tedampak dari kebijakan-kebijakan yang sudah dikeluarkan Pemprov Kepri, Nurdin meminta segera menemuinya untuk mendiskusikan jalan keluarnya.
“Kita mengharapkan semua sektor usaha berjalan dengan baik. Sehingga memberikan pengaruh bagi pertumbuhan ekonomi Kepri ke arah yang diharapkan,” tegas Gubernur.
Soal keluhan tentang tingginya pajak hiburan di Batam yang berimbas pada tutupnya sejumlah tempat hiburan di Kota Batam, Mantan Bupati Karimun mengatakan sektor usaha hiburan di Batam salah satu objek andalan untuk meningkatkan perekonomian daerah.
Namun Nurdin menegaskan kembali, jika memang ada kebijakan kenaikan pajak hiburan itu menghambat atau membebani, meski sudah tertuang dalam Perda, ia setuju jika ditunda.
“Tapi sejauh ini belum ada laporan ke saya. Kalau memang perlu ditinjau, tentu akan kita tinjau dengan melihat pertimbangan-pertimbangan tertentu,” kata Nurdin.
Sementara soal kabar bahwa akan ada kenaikan tarif listrik Batam tahap keempat, Nurdin memastikan belum ada rencana ke arah tersebut. Kalaupun ada, besar kemungkinan ia tak menyetujui karena beban masyarakat Batam saat ini sudah tinggi. Hal ini ditandai dengan naiknya harga beras, BBM, dan lainnya. Sementara ekonomi Batam meski ada harapan, namun belum pulih.
“Kebijakan-kebijakan ekonomi yang sulit, sebaiknya kita tunda sementara waktu. Baik itu yang menjadi kewenangan Pemko Batam ataupun BP Batam,” tegasnya, lagi.
Ditambahkannya, kenaikan UWTO, NJOP, PBB, dan sejumlah pajak daerah di Batam memang menjadi bahasan hangat masyarakat Batam saat ini. Ia berharap baik Pemko Batam dan Pemko Batam dapat bersama-sama bersinergi. Jangan sampai persoalan-persoalan yang sensitif menimbulkan polemik di tengah-tengah masyarakat.
“Makanya perlu didiskusikan bersama dalam mencari solusi terbaik,” kata Gubernur.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, TS. Arif Fadillah juga memberikan pendapatnya tentang situasi sulit ekonomi Kepri saat ini. Menjawab pertanyaan terkait tingginya nilai Pajak Bahan Bakar Kenderaan Bermotor (PBBKB) di Provinsi Kepri yang dipaksankan di tengah kondisi ekonomi masyarakat terpuruk, Arif mengatakan pihaknya hanya menerapkan apa yang diperintahkan Perda yang sudah diteken bersama dengan DPRD Kepri.
Selain itu, kesepakatan PBBKB di angka 10 persen, masih sesuai dengan rambu-rambu yang dikeluarkan Kementerian Keuangan. “Kita tak asal buat kebijakan, ada acuannya, angka maksimal dibolehkan,” papar Arif.
Hal senada dikatakan Kepala Bidang Pendapatan, Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah. Menurutnya penerapan kenaikan pajak hiburan maupun pajak daerah lainnya, semat-mata menjalankan Perda yang sudah disetujui bersama DPRD Batam dan Pemko Batam.
“Kita sudah menunda penerapannya dan batas penundaan ya akhir Februari. Jadi awal Maret sudah jalan,” kata Raja, Selasa (28/2).
Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga mengklaim belum ada pihak yang menyampaikan keberatan atas kenaikan pajak tersebut secara resmi ke Pemko Batam.
“Sebelum ada aturan untuk dibatalkan atau ditunda, jalan terus,” ucap dia.
Menurutnya, jika DPRD Batam merestui penundaan sudah pasti Pemko Batam akan menunda kenaikan pajak. “Intinya yang penting ada aturan yang mengatur,” katanya. (jpg/adi)