Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12628

PMI Kewalahan Penuhi Stok Darah

0

batampos.co.id – Ketua Kepri Sosiality Tanjungpinang Rozali menyatakan, lebih dari 11 kantong darah per hari dibutuhkan untuk wilayah Tanjungpinang.

Memenuhi kebutuhan darah ini, lanjut Rozali, Relawan Donor Darah Kepri (RDSK) menjadi salah satu tim yang siaga memenuhi kebutuhan darah.

“Yang memerlukan kebutuhan darah akan didampingi. Hingga pasien mendapatkan golongan darah yang dibutuhkan,” tutur Rozali pada ajang donor darah di Kantor PMI kemarin.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Tanjungpinang Muhammad Saleh mengatakan, kebutuhan yang tinggi juga dikarenakan PMI Kota Tanjungpinang melayani kebutuhan darah untuk seluruh masyrakat Pulau Bintan. Serta memenuhi kebutuhan darah yang merupakan rujukan dari, Lingga, Karimun dan sebagainya. “Jika untuk memenuhi kebutuhan darah, kami sering kewalahan dilihat dengan tingginya permintaan,” kata Saleh.

Kaskus Regional Leader Kepri, Andri Sulaiman menuturkan, dengan melihat kebutuhan darah yang sangat banyak saat ini, kegiatan donor darah seperti ini harus giat dilaksanakan. Menurutnya, tidak hanya kaskus, semua lembaga dan organisasi bisa termotifasi atas apa yang dilakukan kaskus saat ini. “Organisasi lain juga harus sadar dan peduli akan kebutuhan darah kita saat ini, ayo ajak dan buat gerakan untuk donor darah,” ucapnya.

Ia juga memaparkan, jika hanya mengharapkan PMI kebutuhan darah untuk masyarakat saat ini tidak akan terpenuhi. Menurutnya permasalahan kekurangan darah saat ini dialami oleh seluruh PMI di Indonesia. Ia mengajak kepada seluruh masyarakat agar dapat melakukan donor darah dan jangan pernah takut untuk melakukan donor. “Ini Permasalahan nasional saat ini, Ayo kita semua rajin donor,” ajak dia. (aya)

Genset Rusak, Desa Numbing Gelap Gulita

0

batampos.co.id – Akibat mesin genset rusak, sebulan terakhir warga Desa Numbing tak bisa menikmati listrik. Pemerintah pun terkesan tak mau menanggapi persoalan yang dihadapi warga.

“Masalah kerusakan mesin genset desa sudah dilaporkan ke Dinas Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri, namun sampai saat ini belum ditanggapi. Mungkin banyak daerah yang ditangani,” kata Camat Bintan Pesisir Zulkhairi.

Karena masyarakat melalui perangkat RT RW melakukan aksi pengumpulan dana perbaikan mesin genset desa yang rusak. Dana yang terkumpul hingga saat ini baru berkisar Rp 9 juta, sedangkan biaya perbaikan mesin yang rusak berkisar Rp 21 hingga Rp 27 juta.

“Sebenarnya dana untuk perbaikan mesin yang rusak masih banyak yang kurang,” kata dia. Seorang warga Kampung Baru Arman mengatakan, selama genset rusak, warga umumnya menggunakan lampu minyak.

“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki mesin genset yang rusak agar masyarakat tidak terkurung dalam gelap lagi,” harapnya. (met)

Bupati Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

0
Bupati Bintan Apri Sujadi menandatangani prasasti gedung SMP Negeri 12 dan USB TK Muhammadiyah 2 Bintan di Tanjungpinang, Senin (26/1). F. Kominfo untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi komitmen dalam meningkatkan mutu, sarana dan prasarana pendidikan di Bintan. “Tahun lalu kita bersama pemerintah pusat telah menyelesaikan pembangunan dan renovasi gedung SD dan SMP di beberapa sekolah di Bintan,” ujarnya usai menandatangai prasasti gedung SMP Negeri 12 dan USB TK Muhammadiyah 2 Bintan di Tanjunguban, Senin (26/2) kemarin.

Ia menegaskan, pihaknya fokus dalam mengatasi masalah pendidikan. Oleh karena itu, sarana dan prasarana penunjang pendidikan harus terus ditingkatkan meski dilakukan secara bertahap.

Kadisdik Bintan Tamsir mengatakan, di Bintan untuk tingkat Sekolah Dasar masih dibutuhkan hampir 80 ruangan kelas. Meski kekurangan, pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin secara bertahap untuk mewujudkannya.

“Tidak bisa sekaligus, tapi kami memprioritaskan hal ini. Tidak hanya dari DAK, tetapi kita akan coba berkoordinasi terus dengan pemerintah pusat. Ini semua sebagai langkah pasti meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bintan agar dapat bersaing dengan daerah lainnya,” katanya.

Sekedar diketahui, selama tahun 2017 Disdik Bintan telah memperbaiki dan memvalidasi data pokok pendidikan (Dapodik) di seluruh SD dan SMP se Kabupaten Bintan. Dari situ lah pembangunan dan renovasi bangunan sekolah dilakukan dengan rincian yakni pembangunan fisik serta rehabilitasi gedung SD dan SMP melalui dana APBD sebesar Rp 5,3 miliar.

Selain itu, di Bintan juga telah dilakukan pembangunan fisik serta rehabilitasi gedung SD dan SMP melalui dana DAK sebesar Rp 1,1 miliar dan pembangunan fisik serta rehabilitasi gedung SD dan SMP melalui bantuan pemerintah pusat sebesar Rp 6 miliar. (met)

Angkat Budaya, Peluang Jadi Destinasi

0
Raja Ariza. F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Tanjungpinang dipenuhi dengan masyarakat yang memiliki latar belakang budaya yang beragam. Dengan keberagaman yang hidup berdampingan di kota gurindam ini, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza menuturkan besarnya peluang yang dapat dimanfaatkan dalam mengembangkan wisata budaya.

“Sejak dulu memang masyarakat Tanjungpinang sudah akrab dengam berbagai kegiatan budaya. Ini bisa menjadi potensi jika dioptimalkan kembali untuk wisatawan yang berkunjung,” tutur Ariza kemarin (26/2).

Namun, diakui Ariza beberapa pertunjukan budaya mulai jarang dan sulit didapatkan. Seperti beberapa kegiatan budaya warga etnis Tionghoa, mulai dari pertunjukan wayang Cina hingga louya. “Kalau bisa diangkat kembali tentu akan mengundang minat wisatawan. Apalagi pada momen saat ini,” ujar Ariza lagi.

Ariza juga menuturkan harapannya, agar pemerintah bersama masyarakat dapat membangun budaya dan adat di Kota Tanjungpinang. Sehingga beberapa budaya yang mulai sulit ditemukan, dapat kembali muncul ke permukaan. “Yang hilang pun dihidupkan kembali. Dengan begitu, kegiatan budaya tersebut, bisa dijadikan agenda tahunan pariwisata “, pungkasnya. (aya)

Kenaikan NJOP Pengaruhi Harga Properti

0
Pekerja menggesa pengecatan rumah di Tanjunguncang, Batuaji | Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) diprediksi akan mempengaruhi nilai jual properti. Karena nilai NJOP menjadi dasar dari perhitungan nilai dari Bea Perolehan Hak, Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“BPHTB diperoleh saat melakukan transaksi pembelian rumah. Jadi tentu akan ada pengaruhnya,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Batam, Achyar Arfan (26/2) di Batamcentre.

Namun hal tersebut bukanlah sebuah masalah jika kenaikannya di daerah yang memang harga tanahnya sudah mahal seperti di Nagoya. Untuk daerah yang masih berkembang, NJOP tak perlu naik.

“Sebenarnya kenaikan NJOP bukan merupakan masalah jika menjunjung tinggi asas keadilan. Dan juga kenaikan NJOP tidak bisa dipukul rata untuk semua zona,”

Nilai NJOP menjadi dasar penentuan dari BPHTB dan juga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Biasanya nilainya mengikuti kenaikan harga tanah di pasaran.

Makanya ia sudah berdiskusi dengan Pemko Batam agar segera membuat pentabelan yang memuat mengenai zonasi NJOP. Tujuannya sederhana untuk menjamin asas keadilan.

“Nilai NJOP untuk daerah yang sudah terkena pelebaran jalan tentu berbeda dengan yang belum. Makanya kami minta supaya Pemko mendetailkannya lebih rinci,” jelasnya.

Sedangkan pengamat kebijakan ekonomi Batam, Gita Indrawan menyetujui kenaikan NJOP tersebut. Alasannya adalah karena NJOP belum pernah direvisi, dimana harga tanah Batam di pasaran naik secara besar-besaran.

“Nilai NJOP tak pernah direvisi, sedangkan harga tanah naik terus,” imbuhnya.

Namun kenaikan NJOP harus diterapkan secara fleksibel mengikuti harga tanah dan juga kondisi ekonomi per wilayah di Batam.”Dan tujuannya harus benar-benar digunakan untuk digunakan sehingga kenaikan tersebut diterima karena menerapkan azas keadilan,” pungkasnya. (leo)

KPP Pratama Tanjungpinang Jemput Bola ke Anambas

0
Sejumlah warga mengurus pajak di kantor Badan Keuangan daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (26/2). F. Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjungpinang jemput bola dalam memberikan pelayanan perpajakan. KPP Pratama Tanjungpinang mengutus tim yang dapat melayani segala bentuk permohonan perpajakan. Pelayanan dilaksanakan di ruang depan kantor Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol Tarempa dari 21 – 27 Februari.

Pantauan di lapangan sejumlah pemohon menadati ruang depan kantor BKD Anambas. Mereka sibuk mengisi formulir pendaftaran masing-masing. Ada yang diatas meja, diatas bangku bahkan ada yang mengisi formulir di lantai.

Salah satu anggota tim atau staff KPP Pratama Tanjungpinang Aloysius Tegar, mengakui jika antusias warga atau pegawai di Anambas sangat tinggi. Mereka selama satu minggu secara bergantian terus berdatangan untuk mengurus NPWP. Baik itu NPWP pribadi maupun perusahaan.

“Pelayanan gratis, ini merupakan utusan dari pimpinan, karena di Anambas masih ada wajib pajak yang kesulitan membayar pajak lantaran harus mengeluarkan biaya banyak jika ke Tanjungpinang,” ungkapnya kepada wartawan Senin (26/2).

Jika memungkinkan, maka pihaknya akan memberikan pelayanan ekstra kepada wajib pajak di Anambas. “Kalau cuaca bagus dan memungkinkan maka jemput bola seperti ini akan dilakukan setiap bulan sekali, tapi timnya saja yang kemungkinan berganti personil,” ungkapnya lagi.

Diakuinya jika di Anambas ini hanya dilakukan pengambilan data dengan pengisian formulir dulu kemudian proses selanjutnya dilakukan di kantor pajak Tanjungpinang. “Nanti kalau sudah jadi, NPWP itu akan kita titipkan sama tim berikutnya yang bertugas di Anambas,” ungkapnya.

Kedatangan timnya ini merupakan bentuk tindak lanjut dari keluhan masyarakat Anambas yang memberikan saran jika untuk mengurus NPWP ke kantor pajak Tanjungpinang, maka akan menghabiskan jutaan rupiah karena biaya transportasi dan akomodasi selama perjalanan. Sehingga pihaknya menjemput bola datang ke Anambas dengan mengirimkan tim.

“Ini menindaklanjuti saran masyarakat Anambas yang mengeluh jika mengurus NPWP ke Tanjungpinang banyak biaya, makanya pimpinan mengutus tim kesini. Karena tidak ada kantor sendiri, maka masih numpang di kantor BKD Anambas,” jelasnya. (sya)

Desa Kundur Juara MTQ

0
 Kepala Desa Kundur M. Nuru (kanan) menerima piala bergilir MTQ diserahkan camat Kundur Barat Anjitrisno.

batampos.co.id – Kafilah Desa Kundur meraih juara umum MTQ Kecamatan Kundur Barat yang ditutup Wakil Bupati Anwar Hasyim, Sabtu (24/2) malam lalu. Dengan perolehan 42 point, Desa Kundur unggul dari empat kafilah lainnya.

Desa Sawang Laut menduduki posisi kedua dengan nilai 39 point, diikuti Kelurahan Sawang ditempat ketiga dengan nilai 38 point. Sedangkan ditempat keempat diraih Desa Sawang Selatan dengan nilai 18 point, dan Desa Gemuruh diposisi kelima dengan nilai 1 point.

Desa Kundur juga memborong juara untuk kategori Stand Bazaar terbaik II. Sementara untuk Pawai Takruf diposisi ketiga. Atas pencapaian ini Desa Kundur berhak mendapatkan piala bergilir camat Kundur Barat yang langsung diterima Kepala Desa Gemuruh Nuruk saat acara penutupan MTQ oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim.

Sedangkan untuk juara I katagori stand bazaar terbaik diraih Kelurahan Sawang dengan nilai 775, menyusul juara II Desa Kundur nilai 749, dan Desa Sawang Laut dengan nilai 734. Untuk katagori Pawai Takruf juara I Kelurahan Sawang dengan nilai 1.065, juara II Desa Sawang Selatan nilai 1.020, dan Desa Kundur meraih nilai 1.005.

Wakil Bupati Anwar Hasyim mengatakan, pemerintah mengucapkan selamat dan apresiasi setingginya telah dilaksanakan MTQ tingkat Kecamatan Kundur Barat. Harapan agar kegiatan yang dilakukan menjadi ladang amal ibadah dalam mensyiarkan agama Islam. Dengan harapan setelah selesai kegiatan menddapatkan qori dan qoriah yang terbaik di Kecamatan Kundur Barat.

“Selamat kepada qori dan qoriah yang berhasil pada MTQ tahun ini. Jangan berkecil hati bagi qori qoriah yang belum berhasil. Semoga dengan keberhasilan ini qori qoriah terus mengembangkan kualitas untuk menyosong MTQ tingkat Kabupaten Karimun mendatang,” terang Anwar Hasyim.

Sementara untuk MTQ Kecamatan Kundur juara umum diraih Desa Sungai Sebesi dengan memperoleh 39 poin. Selain ditetapkan sebagi juara umum stand bazaar PKK Desa Sungai Sebesi juga terbaik I dengan nilai 299 dan peserta pawai Takruf terbaik I dengan memperoleh nilai 351.

Sedangkan terbaik II stand bazaar diraih Kelurahan Tanjungbatu Kota dengan nilai 297 dan terbaik III Kelurahan Gadingsari dengan nilai 295. Sementara terbaik II pawai Takruf diraih Kelurahan Tanjungbatu Barat dengan nilai 329 dan terbaik III Kelurahan Gadingsari dengan mengumpulkan nilai 323. (ims)

 

Swalayan Mini Nyaris Jadi Arang

0
Mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan api di dalam mini swalayan Shop & Save di Jalan Nusantara, Tanjungbalai Karimun, Minggu malam (25/2). F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Mini swalayan Shiop & Save yang terletak di Jalan Nusantara, Kelurahan Tanjungbalai Kota, Kecamatan Karimun nyaris jadi arang setelah mengalami kebakaran, Minggu (25/2) pukul 21.30 WIB . Namun, kebekaran kecil yang terjadi di dalam mini swalayan tersebut berhasil dipadamkan oleh mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian dalam waktu cepat.

”Saya lihat ada penjaga toko keluar sambil berlari dan bilang ada kebakaran. Kebetulan tokonya berada di depan komplek rumah duka yang sedang ramai, karena ada yang meninggal. Maka semua orang berlarian ke depan toko. Pada saat pintu terbuka, kepulan asap putih mulai keluar dari dalam toko,” ujar Oji saksi mata.

Sementara itu, salah seorang tetangga yang tinggal tidak jauh swalayan menyebutkan, akibat kebakaran menyebabkan listriknya padam. Dia mengatakan melihat listrik dari dalam swalayan padam, kemungkinan karena ada api yang mengenai salah satu stop kontak listrik yang ada pada bagian belakang swalayan. Dia menduga yang terbakar tumpukan kardus-kardus yang terbuat dari kertas yang terbakar.

Pantauan Batam Pos di lokasi kebakatan menyebabkan arus lalu lintas di jalan tersbeut menjadi macet. Sebab, jalan tersebut termasuk jalan utama di tengah Kota Tanjungbalai macet. Hal ini disebabkan, mobil kebakaran sedang melakukan pemadaman. Tidak butuh waktu lama pemadaman hanya berlangsung 15 menit. Namun, kepulan asap dari dalam terlihat cukup banyak.

Setelah api berhasil dipadamkan, polisi memasang tanda garis polisi pada bagian depan swalayan. Sampai saat ini belum diketahui apa yang menyebabkan kebakaran. (san)

Empat Desa Bertanding di MTQ Kecamatan Durai

0
Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim ketika mengambil sirih yang disuguhkan penari pada pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Durai, Minggu (25/2). Warga dari empat desa bertanding menjadi qari dan qariah terbaik. F. Dokumentasi Pemkab Batam Pos.

batampos.co.id – Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Minggu (25/2) malam secara resmi membuka pelaksanaan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Durai tahun 2018. Yang diawali dengan peninjauan tujuh stand bazar, empat stand bazar Desa, satu PKK, satu Puskesmas Durai dan Kantibmas Durai.

“Standnya bagus-baguslah, tidak kalah dengan kecamatan lain. Saya mengucapkan terimakasih, kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mensukseskan pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan Durai,” kata Anwar Hasyim.

Kecamatan Durai terletak di wilayah paling ujung kabupaten Karimun. Namun, animo masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan MTQ kecamatan Durai sangat besar sekali. Terutama, para generasi muda yang cukup bersemangat dalam mengikuti kegiatan MTQ kecamatan Durai.

“Tidak tertutup kemungkinan qori dan qoriah asal kecamatan Durai bisa mewakili Kabupaten Karimun, untuk ikut MTQ tingkat Provinsi maupun Nasional. Dan paling penting, bagaimana kita mensyiarkan agama islam terhadap generasi muda,” pesannya.

Sementara itu Camat Durai Agung Jati Kusuma mengatakan, peserta MTQ tingkat kecamatan Durai diikuti empat Desa yaitu Desa Tanjungkilang, Telaga Tujuh, Semembang dan Sanglar. Dengan agenda, peresmian stand bazar oleh istri sekda Karimun Safrida Firmansyah yang dilanjutkan pada siang harinya pelaksanaan pawai takruf.

“Selain menjalin talisilaturahmi antar warga di empat desa. Juga, momen MTQ ini dapat kita jadikan salah satu pijakan untuk memasyarakatkan Al Quran didalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dikatakan, pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan yang rutin tiap tahun dilaksanakan oleh Pemerintah kabupaten Karimun hingga Provinsi dan Nasional. Bisa sebagai wadah untuk meningkatkan ketaqwaan bagi generasi muda terhadap agama Islam yang sekaligus menjadikan generasi yang lebih Qurani.

“Terimakasih atas partisipasi semua elemen masyarakat, untuk mensukseskan MTQ kecamatan Durai. Dan mudah-mudahan, bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan selama MTQ berlangsung,” kata Agung. (tri)

Pembuatan Kartu Kuning Meningkat 25 Persen

0
Pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun memasang papan pengumuman tentang pembuatan Ak-1 secara gratis. F. Dokumentasi Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun, mencatat pembuatan kartu kuning (AK-1) selama tahun 2017, terjadi peningkatkan dibandingkan tahun 2016 sebelumnya. Di mana, pada tahun 2016 tercetak 554 lembar AK-1, sedangkan pada tahun 2017 lalu tercetak 739 lembar yang dipersentasekan terjadi kenaikan sekitar 25 persen.

“Pembuatan AK-1 tersebut, tidak dipungut biaya alias gratis,” jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun Hazmi Yuliansyah, Senin (26/2).

Pembuatan AK-1 tersebut, tidak sulit persyaratannya. Cukup membawa kartu identitas, ijazah terakhir, dan foto langsung ditempat. Artinya, untuk mendapatkan AK-1 tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama. Kalau dilihat dari biodata para pembuatan AK-1, untuk kelulusan pendidikan paling rendah masih ada SMP, SMA, D1, D2, D3 dan Sarjana.

“Biasanya yang ramai pada bulan Juli dan Agustus. Karena banyak dipergunakan untuk melamar pekerjaan sebagai salah satu persyaratan,” ungkapnya.

Namun kendalanya, kata Hazmi lagi setelah masyarakat mendapatkan pekerjaan biasanya mereka jarang melaporkan ke dinas. Sehingga, untuk pendataan yang telah membuat AK-1 sebelum bekerja dan sesudah bekerja agak sulit untuk didata.

“Kalau dilihat jumlah tenaga kerja lokal diperkirakan seribu orang lebihlah. Karena, terjadi pengurangan tenaga kerja di salah satu perusahaan di kawasan FTZ,” kata Hazmi.

Sementara itu pantauan di lapangan, suasana kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun terlihat sepi dari aktivitas masyarakat yang ingin membuat AK-1.
“Baru siap nih bang, buat melamar pekerjaan. Mana tau nasib baik bisa masih menjadi komisioner KPU Karimun,” kata Izal, salah seorang warga Karimun. (tri)