Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 12652

Nurdin Belum Ajukan Plt Wako Tanjungpinang

0

batampos.co.id – Masa jabatan pasangan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang akan berakhir sebentar lagi. Namun, sejauh ini Gebernur Kepri Nurdin Basirun belum menyampaikan tiga nama calon Plt Walikota Tanjungpinang.

“Nanti saya mengajukan beberapa nama yang layak. Saya mengingatkan kepada mereka nanti, tolong betul betul berdiri di tengah. Saya tidak suka terjerumus ke dalam kancah politik,” ujar Nurdin, Jumat (22/12).

Menurut dia, secepatnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan menentukan calon Plt Walikota Tanjungpinang. Pasalnya, nama calon Plt Walikota Tanjungpinang itu nantinya juga harus diajukan ke Mentri Dalam Negri (Mendagri). “Iya, ke mendagri lagi. Bila perlu kita antar langsung,” katanya.

Ketika dikonfirmasi mengenai peluang Syamsul Bahrum dan Raja Ariza untuk menjadi Plt Walikota Tanjungpinang, Nurdin tidak menutup kemungkinan bahwa keduanya layak untuk menjadi Plt Walikota Tanjungpinang. “Keduanya bagus lah,” bebernya.

Sementara itu, Sekda Kepri TS Arif Fadillah mengaku telah melakukan asessmen kepada beberapa nama yang layak untuk diajukan sebagai Plt Walikota Tanjungpinang. Ia mengatakan, asessmen itu dilakukan untuk melihat kompetensi dan kemampuan beberapa pegawai.

“Dari hasil itu kita bisa baca. Orang ini hasil kerjanya biasa-biasa saja atau yang memiliki kemampuan. Kalau biasa-biasa saja, mungkin jabatannya biasa-biasa saja, kalau dia bagus mungkin posisinya bagus,” katanya.

Namun, hasil asessmen itu diakui Nurdin hingga kini belum sampai ke meja kerjanya. Untuk itu, dirinya akan menanyakan langsung nama-nama tersebut dan segera mengajukan nama-nama yang layak ke Mendagri. (cr1)

Cuaca Buruk KSOP Imbau Transportasi Laut

0

batampos.co.id – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang mengimbau kepada nakhoda kapal untuk mengutamakan keselamatan penumpang dalam mengahapi musim angin utara dalam beberapa hari ini.

Menurut Kepala Pos KSOP Pelabuhan Domestik SBP Tanjungpinang, Sutrisno mengatakan bahwa musim angin utara ini tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir. Untuk itu, KSOP Pelabuhan Domestik SBP Tanjungpinang akan terus melakukan pemantauan cuaca dari BMKG Tanjungpinang.

“Selain itu, setiap hari kita juga melakukan himbauan untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi musing angin ini. Tidak hanya kepada pengelolanya, kepada penumpang juga kami berikan himbauan,” ujar Sutrisno.

Tidak hanya itu, Pos KSOP Pelabuhan Domestik SBP Tanjungpinang akan selalu berkomunikasi dengan nakhoda kapal saat dalam perjalanan. Kepada awak kapal, Sutrisno meminta untuk tidak memaksakan pelayaran jika dalam perjalanan cuaca menjadi lebih buruk.

“Kalau cuaca sudah tidak memungkinkan, kami sarankan kepada mereka untuk kembali lagi. Tunggu sampai sudah benar-benar dirasa aman untuk perjalanan,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun. Ia mengimbau kepada pemilik transportasi laut untuk mengutamakan keselamatan penumpang dalam menghadapi musim angin utara ini.

Ia menegaskan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap transportasi laut serta menindak tegas pemilik transportasi laut yang mengabaikan keselamatan penumpang.

“Jangan sekali-kali pakai (kapal) yang tidak layak untuk melaut dan over kapasitas penumpang. Tetap utamakan keselamatan dalam berlayar,” tegasnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak memaksa masuk ke dalam kapal jika petugas di lapangan menilai kapal itu telah penuh. Ia mengimbau kepada masyarakat yang hendak berangkat ke daerah tujuan untuk lebih bersabar dan menunggu pelayaran berikutnya.

“Kami dari pemerintah juga meminta kepada pemilik kapal untuk menambah volume keberangkatan kapal jika penumpang sudah membeludak jelang natal dan tahun baru ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Dhira Utama mengatakan gelombang di perairan Lingga dapat mencapai 3 meter. Sementara, gelombang yang paling tinggi di perairan Anambas hingga Natuna yang mencapai 6 meter.

Menurut Dhira, gelombang tinggi itu akan terjadi dalam beberapa hari ke depan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. Untuk itu, pihaknya akan terus menginformasikan cuaca ini setiap harinya dengan pihak KSOP maupun seluruh stake holder lainnya.

“Kepada seluruh stakeholder kita terus memberikan informasi setiap harinya. Untuk nelayan, kita mengimbau untuk selalu melihat informasi dengan melihat web kita atau koordinasi dengan kita,” ujarnya. (cr1)

Panwascam Berperan Vital pada Verifikasi

0

batampos.co.id – Panitia Pengawas Pemilu Tanjungpinang menyadari peran Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) cukup vital. Sebab, seringkali pelanggaran sangat mungkin terjadi di level paling bawah.

Sebab itu, Jumat (22/12) digelar monitoring pengawasan Panwascam dan penyerahan berkas pembentukan Petugas Pengawas Lapangan (PPL). “Monitoring ini sebagai upaya memberikan motivasi dan penguatan pengawasan Panwascam terhadap penelitian faktual dukungan perseorangan yang dilakukan oleh PPK dan PPS,” ujar Ketua Panwaslu Tanjungpinang, Maryamah.

Sebagaimana diketahui, KPU Tanjungpinang melalui PPK dan PPS melakukan penelitian faktual terhadap dukungan perseorangan yang telah memenuhi syarat dari tanggal 13-25 Desember 2017.

Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Tanjungpinang, Muhamad Zaini mengatakan, kunjungan ini untuk mensupport Panwascam guna mengawasi dan memastikan, PPK dan PPS, melakukan penelitian faktual secara baik dan benar, tepat waktu dan jadwal, sesuai prosedur.
“Bahkan Panwascam dapat melakukan sampling 10 persen terhadap sebaran dukungan di setiap kelurahan, untuk memvalidasi kinerja PPS di lapangan dalam penelituan faktual,” terangnya.

Zaini menambahkan, dalam waktu dekat ini, Panwascam pun akan dilibatkan dalam pengawasan verifikasi faktual yang akan dilakukan oleh KPU hingga 4 Januari nanti terhadap keanggotaan partai politik calon peserta pemilu 2019. Beberapa waktu lalu, Panwaslu telah melakukan pengawasan terhadap verikasi faktual kepengurusan partai politik yang dilakukan oleh KPU, di Kantor Perindo dan PSI.

Dalam kunjungan monitoring tersebut, Panwaslu sekaligus memberikan pengarahan terkait penbentukan PPL beserta surat dan berkas petunjuk teknisnya.

“Kami telah mendapatkan surat dari Bawaslu Kepri untuk merekomendasikan Panwascam agar segera membentuk PPL di tingkat kelurahan,” terangnya

Menurutnya, Desember ini telah dimulai proses pengumuman dan perektutan. Paling lambat tanggal 17 Januari semua PPL telah dilantik dan siap mengawasi.

“Kami mengajak semua warga Tanjungpinang untuk bergabung sebagai pengawas PPL, informasinya bisa didapatkan kantor Panwaslu, Panwascam atau di kantor kelurahan, kecamatan,” imbaunya.

Sementara itu, menurut Zaini dengan segera terbentuknya PPL akan semakin memperkuat proses pengawasan di tingkat kelurahan. Selanjutnya PPL akan membentuk Pengawas di tingkat TPS jelang pemungutan suara nanti.

“Dengan kuatnya tim pengawasan serta dibantu oleh para relawan dan masyarakat, insya Allah bisa mengantisipasi pelanggaran di setiap tahapan serta mewujudkan pemilu yang damai, bersih, berkualitas dan bermartabat,” tegas Zaini. (aya)

Lis Ogah Bicara Deklarasi

0

batampos.co.id – Lis Darmansyah sebagai calon petahana masih ogah bicara deklarasi pada Pilkada Tanjungpinang 2018 mendatang. Pilihan ini lantaran ia tak mau kerjanya menuntaskan masa jabatan sampai 16 Januari 2018 mendatang tercampur aduk dengan kerja-kerja politiknya.

Walau demikian, ia tak menampik rekomendasi dari pengurus pusat PDI Perjuangan telah terbit. “Tapi nantilah, saya ambil akhir bulan saja, masih banyak tugas di sini,” ujar Lis, kemarin.

Bicara deklarasi itu, sambung dia, secara tidak langsung telah menyiratkan fokusnya untuk mengurus kerja politik. Sementara di depan mata, kata dia, masih banyak yang harus dilakukan sampai akhir masa jabatan. “Pemko pun masih akan melakukan beberapa peresmian. Saya gak mau ini semua dicampur-campur,” tegasnya.

Sementara urusan teka-teki pasangannya, Lis juga masih enggan mengiyakan sosok Maya Suryanti. “Nantilah,” ucapnya.

Menurutnya, yang paling kompeten membincangkan sosok pasangan yang akan mendampinginya itu adalah Ketua DPD PDI Perjuangan. “Bukan kapasitas saya itu,” ujarnya.

Namun saat ditanyakan, ketika Hanura bakal mendukung pasangan Lis-Maya, Lis mengiyakan dengan tegas. Hanya saja, tetap pihak DPD PDI Perjuangan Kepri yang berkompeten menyampaikan secara resmi.

“Karena nanti yang koalisi, akan beberapa partai menyusul lagi,” pungkasnya. (aya)

AP II Perpanjang Landasan Pacu RHF

0

batampos.co.id – Angkasa Pura II, kembali memperpanjang landasan pacu bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. Proses perpanjangan landasan ini, ditargetkan rampung pada Maret 2018 mendatang.

Namun meski rampung sesuai dengan target yang ditetapkan, pihak bandara memastikan landasan yang total panjangnya akan menjadi 2506 meter ini, tak dapat langsung digunakan. Hal ini tidak lepas dari adanya bukit dengan ceruk, enam derajat yang berada di depan landasan. Dipastikan, menjadi hambatan bagi pesawat yabg akan melakukan pendaratan ataupun lepas landas.

Salah seorang anggota DPRD Kepri, dapil Kota Tanjungpinang, Rudy Chua, membenarkan adanya persoalan tersebut. Rudy memaparkan, kendala yang dihadapi pihak bandara ini membutuhkan tindak lanjut dari pemerintah Provinsi Kepri. “Memang sesuai MoU ada pembagian. Pemko pembebasan lahan, Angkasa Pura perpanjangan runway dan Pemprov untuk ratakan bukit,” terang Rudy, Jumat (22/12) kemarin.

Mengingat telah adanya kesepakatan tersebut, Rudy menuturkan agar pemprov dapat segera melakukan pemerataan bukit. Sehingga maskapai pun dapat menggunakan landasan yang telah diperpanjang menjadi 2506 meter ini.

Meski diakui Rudy, panjang landasan yang saat ini sampai dengan 2256 meter, tidak lagi mengurangi kenyamanan maskapai yang masuk dan juga penumpang. “Tapi untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan dan pelayanan, tentu pemda harus memberikan dukungannya,” tambahnya.

Rudy pun tak menampik, jika landasan dengan perpanjangan tambahan ini, akan meningkatkan kemungkinan penambahan maskapai maupun armada lainnya ke RHF. Dikarenakan panjang maskapai pada Maret 2018 mendatang, mampu dilalui oleh armada yang lebih besar lagi. (aya)

Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Mengambang

0
Pemuda ditemukan tewas mengambang di pantai dengan banyak luka di wajah dan berbusa dimulut, korban ditemukan tersangkut ditiang rumah warga di pesisir pantai jemengan Natuna

batampos.co.id – Seorang pemuda, bernama M Hafiz, 18 ditemukan tewas mengambang di pantai, sekitar pukul 10.30 WIB, Jumat (22/12). Wajah korban penuh luka dan mulut berbusa.

Jasad Hafiz yang diketahui kelahiran di Batam dan tinggal di Ranai, ditemukan Ching Fui, tersangkut ditiang rumah warga di pesisir pantai kampung Jemengan.

Penemuan mayat tersebut sontak menghebohkan warga setempat. Karena pada awalnya tidak dikenali, dan tidak ada identitas. Dan langsung dibawa ke RSUD.

Kasat Reskrim polres Natuna AKP Edi Wiyanto menjelaskan, hingga saat ini penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil resmi visum dokter di RSUD.

“Untuk sementara di dalam tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan namun lebih lengkap menunggu hasil visum,” sebut Edi.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap, dan ditemukan ponsel disaku celana tanpa identitas.

Namun identitas korban kata Edi, adalah M Hafiz warga di gang Lebay Ranai dan kelahiran di Batam. Sudah dipastikan orangtua korban.

Penemuan mayat tersangkut ditiang rumah tersebut, polisi belum menyimpulkan penyebab kematiannya. Dibunuh atau kecelakaan. Saat ditemukan korban masih mengeluarkan darah dari mulut dan hidung. Terdapat luka di wajah dan dan tangan.

Sementara sejumlah warga yang tinggal dipesisir pantai Jemengan mengaku tidak mengenali korban dan tidak pernah melihatnya.(arn)

Lima Pasangan Mesum Digelandang Satpol PP

0

batampos.co.id – Lima pasangan mesum digerebek tim gabungan operasi pekat seligi Polres Natuna, kemudian mereka digelandang ke kantor Satpol Natuna, Kamis (22/12) malam kemarin.

Pasangan mesum yang diamankan di kantor Satpol PP lagi-lagi ada oknum pegawai pemerintah daerah status honorer dan ada yang sudah beristri.

Kasat Reskrim polres Natuna AKP Edi Wiyanto mengatakan, selain pasangan mesum di kamar hotel, tim gabungan mengamankan dua orang sedang pesta miras di kamar wisma. Perbuatan mesum adalah bagian penyakit masyarakat (Pekat).

“Pasangan mesum dan dua orang tengah mabuk miras diberikan pembinaan supaya tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Edi.

Kasat Pol PP Pemkab Natuna Syawal Saleh menegaskan, pasangan yang terjaring operasi harus memperbaiki kebiasaan negatif. Dan akan membuat akan memberikan efek jera jika terjaring kembali.

“Pasangan yang terjaring harus merubah, jika terulang kembali akan menindak lanjuti dengan pihak berwajib,” tegas Syawal.(arn)

Pemkab Lingga Lelang Jabatan Sekda

0

batampos.co.id – Kekosongan jabatan defenitif Sekda di Kabupaten Tanah Bunda Melayu ini mengakibatkan Pemkab Lingga menggelar lelang jabatan orang nomor tiga di pemerintahan tersebut. Lelang jabatan Sekda ini diikuti empat peserta yang nota benenya sebagai putra daerah.

“Keseluruhan peserta yang ikut yakni berasal dari Kabupaten Lingga. Semua berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ketua Tim Panita Seleksi (Pansel) Rudi Purwonugroho di lokasi penyeleksian lelang jabatan di Hotel One, Dabo Singkep, Jumat (22/12) pagi.

Ke empat putra daerah yang mengikuti lelang jabatan Sekda Kabupaten Lingga ini adalah, Junaidi Adjam yang saat ini menjabat sebagai Plt Sekda sekaligus Kepala Dinas Lingkungan Hidup, selanjutnya Kasiman yang saat ini menjabat Kepala Dinas Pendidikan.

Sedangkan dua peserta lainnya juga berasal dari Kabupaten Lingga yakni Juramadi Esram dan Saad. Penyelenggaraan lelang jabatan ini telah berlangsung sejak (30/11). Dan pada hari memasuki hari terakhir lelang jabatan.

Selain melakukan lelang jabatan Sekda, Pemkab Lingga juga melakukan lelang jabatan lainnya yakni lelang jabatan sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, begitu juga dengan jabatan Kepala Badan Penggelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

“Untuk lelang jabatan ini peserta yang mengikuti antaranya, Azet, Syaiful, Azmi, Abdul, Mulkan Azima, Dody Suhendra dan Gandime Diyanto,” ujar Rudi.

Rudi menambahkan, untuk tim pansel terdiri dari lima orang yang berasal dari dalam Pemerintah Kabupaten Lingga sebanyak dua orang dan sisnya berasal dari luar Kabupaten Lingga. Tiga Tim Pansel dari luar yakni Kepala BKD Provinsi Kepri Firdaus, BKN Kandrek 12 Pekan Baru Andra dan Dosen Fisipol Tanjungpinang DR Suardi. Sedangkan dari Pemkab Lingga yakni Rudi Purwonugroho dan Said Abdul Hamid. (wsa)

Israel Incar Kota Nablus

0
Kota Nablus (Jerusalem Post)

batampos.co.id – Saat pemungutan suara di Majelis Umum PBB, Israel tak diakui sebagai pemilik Kota Suci Yerusalem. Sebanyak 128 negara menyetujui Resolusi Yerusalem yang menyebutkan pengakuan sepihak AS atas Kota Yerusalem batal demi hukum.

Rupanya sikap semena-mena Israel tak sampai di situ. Pasukan Israel mulai mengincar Kota Nablus dengan melakukan penggerebekan di bagian timur kota tersebut.

Tiga warga Palestina mengalami luka-luka saat tentara Israel melakukan penggerebekan di sebuah wilayah di Kota Nablus, Tepi Barat, Jumat, (22/12).

Seperti dilansir Anadolu Agency, menurut saksi mata, warga Palestina tak terima saat pasukan Israel menggerebek wilayah Bait Furik di Timur Kota Nablus. Akibatnya bentrokan antara pasukan Israel dengan warga Palestina tak bisa dihindarkan.

Tiga warga Palestina terluka oleh peluru plastik yang ditembakkan oleh tentara Israel untuk membubarkan warga. Sementara puluhan warga Palestina lainnya tercekik gas air mata.

Warga yang terluka langsung mendapat penanganan di tempat kejadian. Hingga kini tidak ada pernyataan dari Israel soal apa motif di balik penggerebekan tersebut. (met/JPC)

Pohon Natal pun Di-Bully

0

Di Roma, Italia, pemerintah kota mengeluarkan duit yang tidak sedikit untuk membeli pohon Natal.

Pada Selasa (19/12), juru bicara pemkot menyatakan telah membeli pohon cemara senilai USD 59 ribu alias Rp 801 juta. Namun, penampilannya jauh dari hijau. Daun-daunnya terlihat layu, bahkan sebagian nyaris rontok. Di media sosial, warga menjuluki pohon tersebut Spelacchio alias Si Jelek atau Si Botak. Maklum, pohon itu sudah tidak punya akar.

’’Meski secara teknis sudah mati, pohon ini akan tampak mewah setidaknya selama 1,5–2 bulan,’’ kilah perwakilan Dinas Lingkungan Roma sebagaimana dikutip UPI News. Tentu, warga tidak terima pohon Natal di ibu kota tampak layu. Apalagi, harganya bikin orang mencetus, ’’Timbul pertanyaan’’.

Stefano Cattoi, juru bicara supplier pohon Natal untuk pemerintah kota tersebut, membantah bahwa pohonnya jelek sejak dibeli.

’’Pohon itu stres karena proses delivery yang tidak profesional sehingga ia mati,’’ kata Cattoi.

Karena pohon Natalnya di-bully habis-habisan, Wali Kota Roma Virginia Raggi menerjunkan tim buat melakukan investigasi terhadap kondisi pohon yang mengenaskan. Coba yang dipasang pohon duit, pasti tampak ’’hijau’’. (UPI News/fam/c14/na)