Rabu, 1 April 2026
Beranda blog Halaman 12671

Presiden Akan Resmikan Jembatan Dompak

0
Kendaraan melintasi Jembatan Dompak Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan bersempena dengan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kepri Desember nanti, beberapa proyek infrastruktur bakal diresmikan. Salah satu yang rencananya bakal diresmikan adalah Jembatan I Dompak. Karena itu jembatan ini harus punya nama.

“Saya harapkan ada agenda pertemuan dengan pihak LAM dan ahli waris terkait penamaan jembatan 1 Dompak dan nama gerbang masuknya. Barangkali bisa kita gunakan nama Sultan Mahmud Riayat Syah,” kata Nurdin saat memimpin rapat mingguan bersama Kepala OPD di Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang, Senin (20/11) pagi.

Bersamaan dengan nama jembatan, juga diusulkan nama gerbang masuk ke jembatan Dompak. Nurdin menyarankan agar nama mantan Gubernur bisa digunakan untuk gerbang tersebut. Nurdin berharap semuanya sudah selesai secepatnya agar segera disampaikan ke Jakarta.

Pada rapat itu, Nurdin didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Kepala Barenlitbang Naharuddin MTP. Nurdin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut serta menyukseskan serangkaian acara besar di Kepri, seperti Regional Diplomatic Meeting dan kedatangan Wapres Sri Perdana Mahkota Negara HM Jusuf Kalla.

Alhamdulillah kedua kegiatan tersebut berjalan dengan lancar,” kata Nurdin.
Pada kesempatan itu juga dievaluasi kegiatan OPD menjelang akhir tahun anggaran. Gubernur ingin semuanya tepat waktu dan tepat sasaran. Sekda Arif juga menyampaikan laporan mengenai progres realisasi proyek strategis di beberapa OPD. (bni)

DBH Migas dan Pajak Turun Drastis

0
Kawasan Tepi laut menjadi kawasan proyek multiyears penataan Pantai Gurindam Tanjungpinang. Karena DBH turun drastis, Pemko Tanjungpinang harus jeli menyiasati dana APBD mendatang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Tanjungpinang harus jeli menyiasati postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 mendatang. Mengingat diperkirakan akan terjadi pengurangan pos penerimaan dari sumber Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dari pemerintah pusat.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota, Surjadi mengatakan, pengurangan penerimaan DBH pada tahun depan cukup fantastis. “Sampai 40-an persen,” kata Surjadi tanpa menyebut estimasi penerimaan dalam Rupiah, kemarin.

Tidak hanya itu saja, sambung Surjadi, DBH dari sektor penerimaan pajak pun juga bakal menyusut sampai 70 persen. Hal ini tentu akan berimbas cukup nyata pada postur APBD 2018. Namun, Surjadi berharap hitung-hitungan yang diterimanya ini baru taksiran paling rendah dari pemerintah pusat saja. “Kami berharap kelak ada Perpres baru yang bisa mendongkrak angka penerimaan dari dana bagi hasil,” ujarnya.

Ketika penerimaan DBH dari pemerintah pusat turun, hal berkebalikan justru terjadi di penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK). Hanya saja kenaikan DAK ini tidak bakal berimbas banyak pada postur belanja pemerintah daerah. Mengingat peruntukan DAK ini sudah mutlak dan tidak bisa diutak-atik. “Karena sudah pasti. Misalnya DAK untuk jalan, ya untuk pembangunan jalan saja. DAK untuk BOS, ya untuk BOS saja. Jadi tidak bisa digeser-geser peruntukannya,” pungkas mantan Kepala Satpol PP ini. (aya)

7.484 Warga Berisiko Hipertensi

0
Bupati Bintan Apri Sujadi saat menghadiri penyerahan seragam kepada petugas kesehatan yang terlibat dalam tim posbindu mobile di puskesmas, baru-baru ini. F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Hingga September 2017, sebanyak 61 pos pembinaan terpadu (posbindu) dibentuk dan tersebar di Kabupaten Bintan. Dari 61 posbindu, tim posbindu mobile di bawah Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan menyaring sebanyak 10.719 orang yang berisiko terhadap 3 kasus penyakit tidak menular.

“Saat ini hipertensi, diabetes melitus dan asma merupakan penyakit tidak menular yang banyak ditemukan di masyarakat,” sebut kadis kesehatan Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni Senin (20/11) siang.

Dari jumlah 10.719 orang, mantan kepala RSUD Kabupaten Bintan ini menyebutkan sebanyak 7.484 orang berisiko terserang hipertensi atau darah tinggi, sebanyak 1.191 orang berisiko mengidap diabetes melitus atau kencing manis, dan 948 orang sangat rentan terhadap asma. “Mereka semua telah menerima penanganan serta pengobatan oleh tim posbindu mobile,” ujarnya.

Di samping itu, lanjutnya, tim posbindu mobile juga telah melakukan pemeriksaan IVA terhadap 1.445 orang wanita di Kabupaten Bintan. Tujuannya untuk mendeteksi secara dini. Bila mana menemukan gejala kanker serviks maka bisa dilakukan penanganan sejak awal.

Ia menjelaskan, posbindu mobile sebenarnya program unggulan yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Bintan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Dari 36 posbindu, sekarang telah terbentuk 61 posbindu yang terbesar di Kabupaten Bintan. Sistem pelayanan posbindu beda dari sistem lainnya, di mana, petugas melakukan jemput bola atau langsung turun ke masyarakat.

“Petugas mendatangi rumah warga untuk melakukan pemeriksaan mulai dari tes urine, pemeriksaan darah, detak jantung, berat badan dan lainnya. Bila ada keluhan, pasien bisa dirujuk ke puskesmas terdekat,” ujarnya

Sementara itu, tim posbindu mobile Kabupaten Bintan, dr Yossy mengatakan jumlah posbindu mobile akan ditingkatkan karena kegiatan ini juga ikut memberikan data yang signifikan bagi perkembangan dan pemetaan penyakit. Sehingga bermanfaat bagi langkah-langkah proteksi penanggulangan penyebaran penyakit sedini mungkin.

Ia menyebutkan, penyebaran 61 posbindu mobile antara lain di Kota Kijang 4 posbindu, Sei Lekop 10 posbindu, Mantang 4 posbindu, Kelong 2 posbindu, Numbing 1 posbindu, Toapaya 3 posbindu, Kawal 4 posbindu, Teluk Bintan 3 posbindu, Telok Sebong 3 posbindu, Berakit 4 posbindu, Sri Bintan 3 posbindu, Teluk Sasah 4 posbindu, Kuala Sempang 4 posbindu, Tanjunguban 5 posbindu, dan Tambelan 7 posbindu. “Terbanyak di Sei Lekop dan Tambelan,” ujarnya.

Terpisah, Bupati Bintan Apri Sujadi yang ditemui di kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan di Bintan Buyu, mengungkapkan dirinya selalu memantau dan mengevaluasi program-program pelayanan kesehatan.

Hal ini bertujuan agar program-program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Salah satu program kesehatan yang sudah dicanangkan pemerintah adalah program pos pembinaan terpadu atau posbindu. Hingga September lalu tercatat sudah 61 posbindu yang tersebar di Kabupaten Bintan, termasuk posbindu mobile yang beberapa waktu lalu telah diresmikan,” ungkapnya.

Dia berkomitmen untuk menambah titik pelayanan posbindu sehingga bisa menyentuh langsung masyarakat, sebab prinsip dari posbindu adalah menyasar dan menemui masyarakat ke rumah-rumah. “Sudah diminta ke pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan supaya memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat termasuk posbindu mobile,” tegasnya. (cr21)

Ini Syarat Calon Wali Kota Independen

0

batampos.co.id – Pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota melalui jalur independen bakal dibuka pada 25 hingga 29 November mendatang. Untuk dapat mendaftarkan dirinya pada laga pemilihan wali kota dan wakil ini, pasangan calon independen mesti mengantongi minimal 14.621 KTP sebagai bentuk dukungan nyata, dan minimal tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kecamatan di Tanjungpinang.

“Minimal tiga kecamatan. Lebih tersebar di seluruh kecamatan bahkan lebih baik,” ucap Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tanjungpinang, Robby Patria menerangkan persyaratan tersebut.

Dengan penetapan jumlah minimum dukungan yang tersebar minimal tiga kecamatan ini, sambung Robby, dapat memberikan gambaran pemerataan dukungan dari calon pasangan independen yang berniat maju.

Tak hanya sekedar mengumpulkan 14.621 pemilih sebagai dukungan yang diberikan pada calon perseorangan, data yang dikumpulkan dengan menggunakan KTP Elektronik ini juga harus terdaftar pada DPT pemilihan terakhir yang berlangsung di Tanjungpinang. Atau DP4 terakhir. “Ini juga bisa dicek di website KPU RI,” lanjut Robby.

Dengan masih tersisanya waktu, Robby menuturkan para calon diharapkan mengumpulkan seluruh persyaratan sehingga tidak ada persyaratan wajib yang tertinggal selama proses pengumpulan berkas persyaratan nanti.

Beberapa persyaratan lain yang harus dilengkapi yakni, surat keterangan tidak pernah terpidana, surat tidak pernah dicabut hak pilih, surat tidak pernah melakukan perbuatan tercela, surat tidak memiliki tanggungan hutan, surat laporan dari LHKPN dari KPK dan tidak pailit dari Pengadilan Niaga Medan. (aya)

1000 Penari Siap Goyang Festival Nusa Penida 2017

0

Pembaca batampos.co.id langkahkan kaki Anda ke Nusa Penida, Bal pada awal Desember mendatang.

Ada Festival Nusa Penida IV, 6-9 Desember 2017.

“Ini merupakan festival seni budaya serta sport. Selama 4 hari kita ajak wisatawan untuk mengeksplor keindahan Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan” kata Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta, Senin (20/11).

Dipusatkan di Desa Jungutbatu, festival tahun ini akan lebih menonjolkan kekhasan kuliner. Selain itu, ada juga seni dan budaya sehingga dekat dengan masyarakat. Pementasan seni budaya masyarakat Klungkung dan Nusa Penida akan diadakan dengan melibatkan para nelayan sebagai daya tarik utama.

“Kamj ingin menampilkan kearifan lokal serta seni budaya Nusa Penida. Kami akan buat wisatawan menikmati keindahan alam Nusa Penida. Bahkan nanti ada lomba pakaian adat bali untuk wisatawan asing,” tambahnya.

Lebih lanjut Sukasta mengatakan, salah satu acara yang rencananya akan dilaksanakan adalah kampanye wahana perlindungan terumbu karang agar publik dapat menyatu dengan alam. Tak hanya itu beragam wisata laut seperti sailing, snorkeling, surfing dan olahraga laut lainnya juga akan tersedia.

“Kita juga akan mengajak wisatawan untuk mengeksplor keindahan bahari Nusa Penida. Nanti akan ada banyak kegiatan bahari yang akan kita tampilkan. Ada kejuaran surfing internasional, lomba sampan, snorkling serta diving. Kita juga akan melakukan kegiatan bersih pantai dan penanaman terumbu karang,“ terangnya.

Ucapan Sukasta memang bukanlah angin kosong. Sangat mudah mencari referensi tentang keindahan Nusa Penida, Bali di dunia maya. Anda hanya perlu memasukkan kata kunci tentang Nusa Penida di Google lalu menekan tombol enter.

Sederet ulasan tentang pulau nan cantik, pantai berpasir putih, dihempas ombak laut lepas, akan langsung terpampang. Sudah tak terhitung media, baik lokal maupun asing yang mengulas tentang keindahan Nusa Penida.

Nusa Penida adalah sebuah pulau kecil dibandingkan yang lainnya. Namun Nusa Penida menawarkan keindahan yang luar biasa. Posisi Nusa Penida yang diapit tebing-tebing. Namun, justru di situlah letak keunikan dan pesona Nusa Penida. Usaha wisatawan menuju Nusa Penida akan terbayar lunas begitu sampai di sana.

Pantai masih menjadi salah satu favorit bagi wisatawan ketika pelesiran di Nusa Penida. Misalnya, Broken Beach alias Pantai Pasih Uug dan Pantai Atuh. Namun, banyak spot di Nusa Penida yang sebenarnya sayang dilewatkan oleh wisatawan.

Air Terjun Seganing, Pura Gunung Cening, dan Teluk Manta adalah beberapa tempat lain yang bisa Anda kunjungi. Cukup? Tentu saja belum. Keindahan Angels Billabong bagaikan permata tersembunyi. Angels Billabong menawarkan kolam alami berwarna biru kehijauan di antara tebing kapur.

Selama ini, Angels Billabong memang sudah menjadi destinasi wajib bagi Wisatawan yang bertamasya ke Nusa Penida. Jika dilihat di ketinggian, air seperti memiliki tiga warna, yaitu hijau, putih, dan biru. Wisatawan bisa berenang dengan santai sembari menikmati nuansa laut indah di Nusa Penida.

Selain menikmati keindahan alam Nusa Penida, wisatawan juga bisa mendapatkan pengalaman mengesankan dengan bergaul bersama penduduk lokal. wisatawan bisa menyaksikan proses dari budi daya hingga panen rumput laut.

Soal penginapan, wisatawan juga tak perlu cemas. Sebab, ada banyak penginapan di Nusa Penida yang sesuai dengan kocek wisatawan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun tak mau ketinggalan. Menteri yang dua tahun silam menapakkan kakinya di Nusa Penida mengatakan. Kekuatan kultur serta keindahan alam Nusa Penida merupakan daya tarik magis dari Nusa Penida. “Tak terbantah lagi. Nusa Penida memang luar biasa. Silakan datang dan buktikan sendiri Desember nanti,” kata Arief Yahya. (*)

Pemenang Tender Pasar Modern Kabur

0
Bupati Natuna Hamid Rizal meninjau pembangunan proyek median jalan di Natuna. F. Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal memastikan, pasar modern yang dibangun periode Bupati Natuna Ilyas Sabli dan Imalko tidak bisa dilanjutkan untuk diselesaikan tahun 2018 mendatang.

Hamid menjelaskan, perusahaan yang diketahui PT Mangkubuana Perkasa sebagai pemenang tender tahun 2015 lalu hingga saat ini tidak mengembalikan kelebihan bayar sesuai audit BPKP. Bahkan tidak memenuhi panggilan BPKP.

“Sampai sekarang perusahaan ini tidak beritikad baik, BPKP sudah melayangkan surat untuk memanggil. Nanti biar KPK akan mencarinya perusahaan itu,” sebut Hamid Rizal kemarin.

Dijelaskan Hamid, sebelum adanya pengembalian kelebihan bayar kepada Perusahaan di kembalikan. Pemerintah daerah tidak bisa melanjutkan pembangunan pasar modern yang sudah mulai dibangun tahun 2016 lalu.

“Jika pemerintah daerah melanjutkan menyelesaikan kegiatan ini, akan melanggar aturan. Karena urusannya belum selesai dengan perusahaan sebelumnya,” sebut Hamid.

Sementara perusahaan pemenang tender pembangunan gedung DPRD Natuna kata Hamid, sudah menyampaikan niat baik mengembalikan kelebihan bayar. Namun sanggupnya menyicil.

“Menyicil ini juga belum disepakati. Tapi masih ada niat baik,” ujar Hamid.

Hamid mengatakan, pembangunan pasar modern ini tidak hanya dikerjakan PT Mangkubuana Perkasa, tetapi disubkon kan sehingga timbul masalah.

“Disatu sisi pasar modern ini memiliki peran penting dalam perputaran ekonomi masyarakat. Dan harus diselesaikan, jika urusan hukum selesai, karena masih Rp 5,8 miliar kelebihan bayar harus dikembalikan,” kata Hamid.(arn)

Jumlah Orang Miskin di Natuna Sebanyak Ini

0
Peserta pelatihan kemandirian keluarga miskin sedang mengikuti pelatihan, Senin (20/11). F. Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Natuna, melatih kemandirian keluarga kurang mampu di Natuna.

Pelatihan yang dibuka Sekda Natuna Wan Siswandi di gedung asrama haji Natuna untuk meningkatkan keterampilan keterampilan berwira usaha, Senin (20/11).

Menurut Siswandi, jumlah penduduk Natuna tahun 2016 sekitar 75.282 jiwa, namun berdasarkan basis data terpadu (BDT) tahun 2016 terdapat 4.838 jiwa atau sebesar 6,43 persen masih dikategorikan keluarga miskin. Angkat kemiskinan tersebut menjadi perhatian pemerintah saat ini.

Upaya pemerintah daerah kata Siswandi, salah satunya melalui pelatihan keterampilan keluarga miskin ini. Diharapkan masyarakat khususnya keluarga miskin dapat meningkatkan keterampilan yang ada, sehingga peningkatan pendapatan keluarga secara ekonomi akan lebih baik.

“Paradigma dalam penangganan masalah sosial tidak saja terfokus pada substansi kemiskinan, tetapi sudah bergeser pada pembangunan keluarga Family Resilience (Katahanan Pangan). Tentu ini pada kemampuan keluarga dalam mengelola sumber daya yang dimiliki,” ujar Siswandi.

Upaya mengurangi angka keluarga miskin sambung Siswandi, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah membuat suatu program dalam penanggulangan kemiskinan seperti yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Salah satunya memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri. Mampu memperbaiki kualitas ekonomi.

Kepala dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) pemkab Natuna Kartina Riawita mengatakan, pelatihan keterampilan keluarga miskin ini untuk menumbuhkan dan meningkatkan keterampilan keluarga miskin dalam mengembangkan usaha supaya menjadi keluarga mandiri. Pelatihan tersebut diikuti 42 peserta dari keluarga miskin dari perwakilan 12 Kecamatan selama lima hari.(arn)

Polemik Wagub Masih Belum Tuntas

0

batampos.co.id – Meskipun belum membuat jadwal pertemuan kembali bersama Partai pengusung Sani-Nurdin (Sanur) untuk membahas pengganti Agus Wibowo (AW) sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kepri. Akan tetapi, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yakin persoalan tersebut akan segera tuntas.

“Kita yakin persoalan ini (polemik Cawagub,red) tuntas. Dan akan segera kita dudukan kembali dengan partai pengusung,” tegas Nurdin singkat menjawab pertanyaan Batam Pos di Kantor DPRD Kepri, usai Sidang Paripurna MoU KUA PPAS APBD Kepri 2018, Senin (20/11).

Terpisah, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub Kepri, Hotman Hutapea mengatakan sampai sekarang ini, DPRD Kepri belum ada menerima surat jawaban dari Gubernur Kepri, Nurdin Basirun terkait permintaan nama pengganti Calon Wakil Gubernur. Politisi Partai Demokrat tersebut berharap, sampai tanggal 22 November mendatang, DPRD sudah menerima usulan yang disampaikan Gubernur.

“Yang jelas ada atau tidaknya usulan Gubernur, proses cawagub tetap kita lanjutkan,” tegas Hotman.

Legislator yang merupakan Ketua Komisi II DPRD Kepri tersebut menjelaskan, kesempatan yang ketiga ini adalah kesempatan peluang terakhir. Atas dasar itu, ia berharap partai pengusung Sanur dapat bermusyawarah untuk mufakat menentukan satu nama Cawagub.

“Masih ada dua hari lagi. Kalau memang mereka ingin polemik Cawagub tuntas, tentu akan berupaya untuk sama-sama menyelesaikannya,” tutup Hotman.

Sebelumnya, seluruh Ketua Partai pengusung Sanur sepakat berteku di Batam, Kamis (16/11) lalu di Batam. Akan tetapi, karena mangkirnya Ketua Partai Demokrat Kepri, Apri Sujadi membuat pertemuan tersebut sia-sia. Karena tidak ada hasil yang didapat. Sementara deadline waktu untuk melengkapi usulan berakhir pada 22 November mendatang. (jpg)

Beri Pelayanan yang Ikhlas dan Maksimal

0
Gubernur Kepri Nurdin basirun menandatangani berita acara pelantikan pengurus PMI Kepri disaksikan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Minggu (19/11), di ruang VIP Bandara Hang Nadim, Batam. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) HM Jusuf Kalla mengatakan prinsip pokok yang harus dipegang teguh PMI adalah sukarela dalam membantu setiap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kemanusiaan. Pelayanan yang diberikan tanpa membeda-bedakan dan memandang asal usul, suku, ras serta agama.

“Pengurus PMI Provinsi Kepri hendaknya bekerjalah sesuai prinsip dasar/pokok secara sukarela dan ikhlas dengan segala kesiapan,” kata JK pada Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi Kepulauan Riau Masa Bakti 2017-2022 di VIP Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Minggu (19/11) malam.

JK yang juga Wapres RI menyebutkan, para pengurus PMI Kepri untuk bisa berkerja dengan kompak dan berkoordinasi dengan pemerintah dalam menghadapi setiap bencana. Sementara kepada Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela, dan Tenaga Sukarela persiapkan diri untuk membantu setiap bencana yang dihadapi bangsa ini dengan penuh kesiapan. “Kita tetap selalu berdoa kepada Tuhan Sang Maha Pencipta untuk dijauhkan dari segala musibah dan marabahaya kepada Bangsa Indonesia,” kata JK.

Hadir pada kesempatan itu Menteri PAN RB Asman Abnur, Gubernur Kepri Nurdin Basirun beserta Ibu Noorlizah Nurdin Basirun, Sekretaris Jenderal PMI dr. Ritola Tasmaya, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah beserta Ibu Rismarini Arif Fadillah, Kapolda Kepri Irjen Pol. Sam Budigusdian, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI R. Eko Suyatno, Kabinda Prov. Kepri Brigjen TNI Yulius Selvanus, Danlanud RHF Kolonel Pnb M. Dadan Gunawan dan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo serta Ketua PMI Kepri Isdianto.
JK melantik pengurus PMI Kepri setelah menghadiri serangkaian kegiatan di Daik Lingga. Pada kesempatan di Daik, JK menerima anugerah gelar Sri Perdana Mahkota Negara dan Sri Puan untuk Mufidah Jusuf Kalla.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun berpesan agar para pengurus yang dilantik terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kepri. Nurdin berterima kasih atas kehadiran Wapres JK ke Kepri untuk mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pemberian gelar kehormatan, pembukaan perhelatan Tamadun Melayu Antar Bangsa dan Pelantikan Pengurus PMI Provinsi Kepri.

Gubernur berharap Wapres yang telah melihat secara langsung potensi-potensi yang dimiliki Provinsi Kepri seperti Perikanan, Pariwisata, Industri bisa memberikan arahan dan solusi demi pertumbuhan ekonomi. Sebagai Provinsi yang terletak di perbatasan dan beranda terdepan negeri ini, Nurdin mengajak semua bersama-sama mencari cara terbaik untuk meningkatkan perekonomian baik daerah maupun nasional.

Ketua PMI Kepri Isdianto mengatakan kepengurusan mereka adalah periode ketiga sejak PMI berdiri di Kepri pada 2006. Saat ini terdata di PMI Kepri yakni Palang Merah Remaja (PMR) 7.378 orang, Korps Sukarela 199 orang, Tenaga Sukarela 371 orang, Donor Darah Sukarela 3.767 orang.

“Mulai tahun 2013 sampai 2016 persedian darah di Provinsi Kepri terus naik menjadi 28 ribu kantong akan tetapi hanya mampu menyediakan 1,5% dari jumlah penduduk,” kata Isdianto.

Menurut Isdianto, PMI Provinsi Kepri sangat membutuhkan bantuan untuk dapat bekerja secara optimal dari PMI Pusat berupa peralatan-peralatan bank darah dan pengolahan darah untuk UTD Tanjungpinang karena hanya UTD Batam saja alatnya yang sudah memadai sehingga akan menambah ketersediaan darah
Dengan wilayah Kepri yang terdiri dari 5 Kabupaten dan 2 Kota dengan luas 96 persen lautan menurut Isdianto, potensi bencana yang sering terjadi adalah puting beliung, gelombang besar, kapal tenggelam dan kebakaran rumah penduduk diatas pantai. Untuk mengatasinya sudah dilakukan pelatihan-pelatihan. (bni)

Batam Gelar Orchid Country Club (OCC) Golf Tournament 2017

0
ilustrasi

Bersama industri di Nongsa, Kemenpar berkolaborasi mendukung Orchid Country Club (OCC) Golf Tournament 2017, 25-26 November 2017.

Untuk urusan golf, Kemenpar memang tak ingin main-main menggarapnya. Apalagi evennya ada di crossborder Batam. Wilayahnya nempel dengan Singapura dan Johor Bahru di Malaysia. Dan belakangan, destinasi golfnya jadi incaran wisman dan ekspatriat di Johor Bahru dan Singapura. Chairman of Nongsa Sensation Batam Island Anddy Fong mengaku sampai kewalahan melayani golfer dari negeri seberang saat akhir pekan menyapa.

“Bagi Singaporean dan warga Johor Bahru, golf sudah menjadi lifestyle. Pertama, mereka bisa menjalin networking. Yang kedua, bisa enjoy karena golf course di Batam itu seperti surga,” ungkap Anddy Fong, Senin (20/11).

Biayanya pun dijamin murah. Itupun masih ditambah layanan makan dan caddy yang mumpuni. “Sekarang hampir setiap minggu selalau ada even golf di Batam. Dan mayoritas menjadi repeater tourism. Mereka happy karena variasi lansekap lapangan yang dimiliki sangat banyak. Pemandangannya ciamik. Makanya mereka senang bermain golf di Batam,” tambahnya.

Berangkat dari pengalaman tadi, Orchid Country Club (OCC) Golf Tournament 2017, langsung disiapkan dengan set menarik. Semua peserta akan disuguhkan dengan set hiburan yang fun usai bergolf ria di Nongsa, Batam.

“Setelah main golf, tamu akan dijamu dengan dinner mewah disertai live music di malam harinya. Semuanya akan dikemas dengan closing dinner dan pembagian hadiah yang berkesan,” ujarnya.

Setelah itu, semuanya akan didrive menikmati Kota Batam. Dai mulai kuliner, spa, belanja, dipastikan bakal siap menemani liburan Singaporean dan warga Johor Bahru. “Sambil bermain golf kita juga menawarkan paket-paket ke mereka,” katanya.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti sangat mengapresiasi niat pelaku usaha di Batam dalam mengembangkan wisata golf. Dukungan pun siap diberikan untuk beragam kegiatan pariwisata perbatasan di Batam.

“Acara golf di Batam itu punya potensi mendatangkan banyak wisman dari Singapura dan Malaysia. Apalagi Batam adalah surga golf. Layanan dan panorama golf course di Batam sudah kelas dunia. Sambutan entertaining di sana juga excellent. Saya pastikan, tidak akan rugi bila main golf di Nongsa, Batam,” ujar Esthy yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Eddy Susilo.

Bagi wanita berkerudung itu, Batam sangat layak dijuluki “the home of golf”. Desain golf course-nya dikawal langsung oleh Jack Niclauss, perancang 32 ribu lapangan golf di seluruh dunia. Caddy-nya juga sangat profesional. Mereka tak hanya membawakan tas pemain dan memungut bola.

Di Batam, caddy juga piawai memberikan saran atau mengarahkan permainan. Bagaimana menghindari bunker dan fountain, semua dikawal ketat oleh caddy. Membaca angin pun sangat jago dilakukan.

Dan ini jadi poin tersendiri mengingat tantangan terbesar bermain golf di Nongsa, Batam, adalah angin yang sangat kencang. Maklum, letak Golf coursenya ada di pinggir laut. “Saya acungkan dua jempol untuk golf course di Batam. Sangat wonderful,” ucapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut memuji pengembangan pariwisata yang dibalut dengan inovasi seperti di Batam. Menciptakan sesuatu yang baru, yang belum pernah ada, dan unik, menurutnya sangat dibutuhkan untuk membuat pariwisata Batam dilirik banyak wisman.

“Ini sudah tepat. Menggiring wisman Singapura, Johor Bahru dan ekspatriat yang ada di sana, kemudian diajak mengeksplor, sambil merasakan sensasi di destinasi. Inilah yang mendatangkan repeater tourism. Kalau begini terus, saya yakin pamor wisata Batam makin berkibar,” ujar Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*)