Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 12673

Menko Luhut Lepas KRI Dewaruci dan KRI Bima Suci Ekspedisi Sail Sabang 2017

0

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan resmi melepas dua kapal. Pertama KRI Dewaruci. Satunya lagi KRI Bima Suci. Dua-duanya dilepas menuju Pulau Weh Sabang bersama 768 peserta ekspedisi Sail Sabang dari Dermaga Terminal JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (20/11).

“Pelaksanaan sail tahun ini saya rasa cukup unik. Karena ada dua kapal layar tiang tinggi yang ikut dalam misi pelayaran menuju ke Sabang,” ujar Menko Luhut usai melepas KRI Dewaruci dan KRI Bima Suci di Jakarta, Senin (20/11).

Menkomar Luhut juga ingin para peserta yang berjumlah 768 orang ini bisa berbangga dengan keindahan alam yang ada di Indonesia. “Berbanggalah kalian pada negara kalian yang besar dan indah ini. Jagalah negerimu. Sepulang kau dari perjalanan pelayaranmu, ambillah pelajaran dari sana. Apa yang bisa kau lakukan untuk menjaga dan membangun negerimu ini. Lakukan hal yang positif. Jangan ikut larut dalam kegiatan yang tidak bermanfaat,” katanya.

Dari sisi infrastruktur, Menkomar ingin agar Indonesia bisa dibangun dari pinggiran dengan cara memperkuat daerah-daerah dan desa di pinggiran. Sehingga di masa mendatang tidak ada lagi kesenjangan yang terjadi.

“Manisnya buah pembangunan tidak boleh lagi hanya dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di Jawa namun harus pula dibagi adil dengan masyarakat di seluruh Indonesia,” jelas Luhut. Di acara itu juga dihadiri Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Kemenpar RI, Indroyono Soesilo.

Sementara dari sisi ekonomi, Menko Luhut ingin mendrive Indonesia memanfaatkan potensi pariwisata sebagai kepulauan terbesar di dunia. Estimasinya, ada USD 1,33 triliun yang bisa digapai dari sektor pariwisata maritim.

Hal yang dirasa sangat masuk akal mengingat capaian devisa dari Pariwisata sudah ada di posisi nomor dua setelah sektor Minyak Sawit. Sektor ini diperkirakan akan menjadi penghasil devisa nomor 1 pada 2019.

“Indonesia pastinya memiliki banyak potensi wisata maritim yang amat potensial. Keindahan khas tropis yang memukau, kekayaan budaya, dan beragamnya aset bahari di negara kita jika dikelola dengan baik pasti akan memberikan efek positif yang sangat luar biasa besarnya,” jelasnya.

Seirama dengan Menko Luhut, Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut menyambut baik dua kapal KRI yang berlayar langsung ke Sabang. Even yang digelar 28 November-5 Desember 2017 itu diyakini bakal heboh.

“Kehadiran dua KRI Indonesia itu tentunya akan menjadi atraksi tersendiri di sana. Terlebih ada ratusan kapal yang hadir di sana. Jadi tunggu apalagi. Ayo ke Sabang,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar sendiri direncanakan akan memantau langsung persiapan Sail Sabang, Selasa (21/11). Dari mulai Pelabuhan Balohan, Bandara Iskandar Muda, Pelabuhan Ulee Lheue, hingga rakor akan dilakoni Menpar secara marathon selama dua dua hari ke depan. “Saya akan pastikan semuanya berjalan baik. Akan terus dikawal. Even inilah yang menjadi penabuh dimulainya jalur Sabang-Phuket-Langkawi. Arahnya ke percepatan,” ujar Menpar Arief Yahya.

Besok pagi, Selasa 21 November, persis H-7 Sail Sabang 2017, Menpar Arief bakal meninjau persiapan fisik Sail Sanang itu. Menpar akan melihat CT-3, terminal cruise yang akan dijadikan lokasi utama sail. Termasuk merasakan penyeberangan dari Banda Aceh ke Pulau Weh.

Hari ini, Sesmenpar Ukus Kuswara bahkan sudah berada di Banda Aceh dan langsung kr Sabang. “Saya akan menghitung waktu tempuh, kapasitas akomodasi, sampai run down acara puncak,” kata Ukus Kuswara.?(*)

Upayakan Kucuran Dana dari Pusat

0
Seorang pekerja memperbaiki lampu jalan Dompak, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Tahun ini, Pemko Tanjungpinang mengucurkan sekurang-kurangnya Rp 5 miliar untuk urusan lampu. Angka besar ini tersedot untuk pengadaan lampu hias di jembatan Sei Carang dan Laman Boenda di Tepi Laut.

Nyatanya, di sisi lain, masih ada sejumlah taman di Tanjungpinang yang perlu penerangan mumpuni. Semisal, taman Tugu Pensil, dan Taman Batu 10.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pemakaman, Amrialis tak menampik hal tersebut. Menurutnya, pada 2018 mendatang, baru bisa seluruh taman di Tanjungpinang terang-benderang. “Karena tidak cukup kalau dianggarkan tahun ini. Mungkin di APBD 2018 sudah bisa dianggarkan. Karena anggaran untuk lampu itu besar,” ungkap Amrialis, Senin (21/11).

Karena diperkirakan bakal menyedot cukup banyak alokasi anggaran pada dinasnya, Amrialis pun mengupayakan jalan lain. Yakni berencana mengajukan bantuan dana instalasi lampu taman ke pemerintah pusat. Khususnya Taman Batu 10, Amrialis bisa lebih percaya diri ada bantuan mengingat taman itu merupakan aset yang baru saja dihibahkan dari pemerintah pusat.

Jika nanti benar ada kucuran dana dari pemerintah pusat, tidak dipungkirinya, hal itu akan meringankan beban pengeluaran dinasnya dalam anggaran kerja setahun.

“Sampai Desember ini, kami fokus dulu pemasangan lampu hias di jembatan Sei Carang yang pengerjaannya sudah sampai 50 persen. Insyallah selesai tahun ini,” pungkasnya. (aya)

Presiden Akan Resmikan Jembatan Dompak

0
Kendaraan melintasi Jembatan Dompak Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan bersempena dengan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kepri Desember nanti, beberapa proyek infrastruktur bakal diresmikan. Salah satu yang rencananya bakal diresmikan adalah Jembatan I Dompak. Karena itu jembatan ini harus punya nama.

“Saya harapkan ada agenda pertemuan dengan pihak LAM dan ahli waris terkait penamaan jembatan 1 Dompak dan nama gerbang masuknya. Barangkali bisa kita gunakan nama Sultan Mahmud Riayat Syah,” kata Nurdin saat memimpin rapat mingguan bersama Kepala OPD di Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang, Senin (20/11) pagi.

Bersamaan dengan nama jembatan, juga diusulkan nama gerbang masuk ke jembatan Dompak. Nurdin menyarankan agar nama mantan Gubernur bisa digunakan untuk gerbang tersebut. Nurdin berharap semuanya sudah selesai secepatnya agar segera disampaikan ke Jakarta.

Pada rapat itu, Nurdin didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Kepala Barenlitbang Naharuddin MTP. Nurdin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut serta menyukseskan serangkaian acara besar di Kepri, seperti Regional Diplomatic Meeting dan kedatangan Wapres Sri Perdana Mahkota Negara HM Jusuf Kalla.

Alhamdulillah kedua kegiatan tersebut berjalan dengan lancar,” kata Nurdin.
Pada kesempatan itu juga dievaluasi kegiatan OPD menjelang akhir tahun anggaran. Gubernur ingin semuanya tepat waktu dan tepat sasaran. Sekda Arif juga menyampaikan laporan mengenai progres realisasi proyek strategis di beberapa OPD. (bni)

DBH Migas dan Pajak Turun Drastis

0
Kawasan Tepi laut menjadi kawasan proyek multiyears penataan Pantai Gurindam Tanjungpinang. Karena DBH turun drastis, Pemko Tanjungpinang harus jeli menyiasati dana APBD mendatang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Tanjungpinang harus jeli menyiasati postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 mendatang. Mengingat diperkirakan akan terjadi pengurangan pos penerimaan dari sumber Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dari pemerintah pusat.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota, Surjadi mengatakan, pengurangan penerimaan DBH pada tahun depan cukup fantastis. “Sampai 40-an persen,” kata Surjadi tanpa menyebut estimasi penerimaan dalam Rupiah, kemarin.

Tidak hanya itu saja, sambung Surjadi, DBH dari sektor penerimaan pajak pun juga bakal menyusut sampai 70 persen. Hal ini tentu akan berimbas cukup nyata pada postur APBD 2018. Namun, Surjadi berharap hitung-hitungan yang diterimanya ini baru taksiran paling rendah dari pemerintah pusat saja. “Kami berharap kelak ada Perpres baru yang bisa mendongkrak angka penerimaan dari dana bagi hasil,” ujarnya.

Ketika penerimaan DBH dari pemerintah pusat turun, hal berkebalikan justru terjadi di penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK). Hanya saja kenaikan DAK ini tidak bakal berimbas banyak pada postur belanja pemerintah daerah. Mengingat peruntukan DAK ini sudah mutlak dan tidak bisa diutak-atik. “Karena sudah pasti. Misalnya DAK untuk jalan, ya untuk pembangunan jalan saja. DAK untuk BOS, ya untuk BOS saja. Jadi tidak bisa digeser-geser peruntukannya,” pungkas mantan Kepala Satpol PP ini. (aya)

7.484 Warga Berisiko Hipertensi

0
Bupati Bintan Apri Sujadi saat menghadiri penyerahan seragam kepada petugas kesehatan yang terlibat dalam tim posbindu mobile di puskesmas, baru-baru ini. F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Hingga September 2017, sebanyak 61 pos pembinaan terpadu (posbindu) dibentuk dan tersebar di Kabupaten Bintan. Dari 61 posbindu, tim posbindu mobile di bawah Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan menyaring sebanyak 10.719 orang yang berisiko terhadap 3 kasus penyakit tidak menular.

“Saat ini hipertensi, diabetes melitus dan asma merupakan penyakit tidak menular yang banyak ditemukan di masyarakat,” sebut kadis kesehatan Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni Senin (20/11) siang.

Dari jumlah 10.719 orang, mantan kepala RSUD Kabupaten Bintan ini menyebutkan sebanyak 7.484 orang berisiko terserang hipertensi atau darah tinggi, sebanyak 1.191 orang berisiko mengidap diabetes melitus atau kencing manis, dan 948 orang sangat rentan terhadap asma. “Mereka semua telah menerima penanganan serta pengobatan oleh tim posbindu mobile,” ujarnya.

Di samping itu, lanjutnya, tim posbindu mobile juga telah melakukan pemeriksaan IVA terhadap 1.445 orang wanita di Kabupaten Bintan. Tujuannya untuk mendeteksi secara dini. Bila mana menemukan gejala kanker serviks maka bisa dilakukan penanganan sejak awal.

Ia menjelaskan, posbindu mobile sebenarnya program unggulan yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Bintan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Dari 36 posbindu, sekarang telah terbentuk 61 posbindu yang terbesar di Kabupaten Bintan. Sistem pelayanan posbindu beda dari sistem lainnya, di mana, petugas melakukan jemput bola atau langsung turun ke masyarakat.

“Petugas mendatangi rumah warga untuk melakukan pemeriksaan mulai dari tes urine, pemeriksaan darah, detak jantung, berat badan dan lainnya. Bila ada keluhan, pasien bisa dirujuk ke puskesmas terdekat,” ujarnya

Sementara itu, tim posbindu mobile Kabupaten Bintan, dr Yossy mengatakan jumlah posbindu mobile akan ditingkatkan karena kegiatan ini juga ikut memberikan data yang signifikan bagi perkembangan dan pemetaan penyakit. Sehingga bermanfaat bagi langkah-langkah proteksi penanggulangan penyebaran penyakit sedini mungkin.

Ia menyebutkan, penyebaran 61 posbindu mobile antara lain di Kota Kijang 4 posbindu, Sei Lekop 10 posbindu, Mantang 4 posbindu, Kelong 2 posbindu, Numbing 1 posbindu, Toapaya 3 posbindu, Kawal 4 posbindu, Teluk Bintan 3 posbindu, Telok Sebong 3 posbindu, Berakit 4 posbindu, Sri Bintan 3 posbindu, Teluk Sasah 4 posbindu, Kuala Sempang 4 posbindu, Tanjunguban 5 posbindu, dan Tambelan 7 posbindu. “Terbanyak di Sei Lekop dan Tambelan,” ujarnya.

Terpisah, Bupati Bintan Apri Sujadi yang ditemui di kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan di Bintan Buyu, mengungkapkan dirinya selalu memantau dan mengevaluasi program-program pelayanan kesehatan.

Hal ini bertujuan agar program-program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Salah satu program kesehatan yang sudah dicanangkan pemerintah adalah program pos pembinaan terpadu atau posbindu. Hingga September lalu tercatat sudah 61 posbindu yang tersebar di Kabupaten Bintan, termasuk posbindu mobile yang beberapa waktu lalu telah diresmikan,” ungkapnya.

Dia berkomitmen untuk menambah titik pelayanan posbindu sehingga bisa menyentuh langsung masyarakat, sebab prinsip dari posbindu adalah menyasar dan menemui masyarakat ke rumah-rumah. “Sudah diminta ke pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan supaya memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat termasuk posbindu mobile,” tegasnya. (cr21)

Ini Syarat Calon Wali Kota Independen

0

batampos.co.id – Pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota melalui jalur independen bakal dibuka pada 25 hingga 29 November mendatang. Untuk dapat mendaftarkan dirinya pada laga pemilihan wali kota dan wakil ini, pasangan calon independen mesti mengantongi minimal 14.621 KTP sebagai bentuk dukungan nyata, dan minimal tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kecamatan di Tanjungpinang.

“Minimal tiga kecamatan. Lebih tersebar di seluruh kecamatan bahkan lebih baik,” ucap Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tanjungpinang, Robby Patria menerangkan persyaratan tersebut.

Dengan penetapan jumlah minimum dukungan yang tersebar minimal tiga kecamatan ini, sambung Robby, dapat memberikan gambaran pemerataan dukungan dari calon pasangan independen yang berniat maju.

Tak hanya sekedar mengumpulkan 14.621 pemilih sebagai dukungan yang diberikan pada calon perseorangan, data yang dikumpulkan dengan menggunakan KTP Elektronik ini juga harus terdaftar pada DPT pemilihan terakhir yang berlangsung di Tanjungpinang. Atau DP4 terakhir. “Ini juga bisa dicek di website KPU RI,” lanjut Robby.

Dengan masih tersisanya waktu, Robby menuturkan para calon diharapkan mengumpulkan seluruh persyaratan sehingga tidak ada persyaratan wajib yang tertinggal selama proses pengumpulan berkas persyaratan nanti.

Beberapa persyaratan lain yang harus dilengkapi yakni, surat keterangan tidak pernah terpidana, surat tidak pernah dicabut hak pilih, surat tidak pernah melakukan perbuatan tercela, surat tidak memiliki tanggungan hutan, surat laporan dari LHKPN dari KPK dan tidak pailit dari Pengadilan Niaga Medan. (aya)

1000 Penari Siap Goyang Festival Nusa Penida 2017

0

Pembaca batampos.co.id langkahkan kaki Anda ke Nusa Penida, Bal pada awal Desember mendatang.

Ada Festival Nusa Penida IV, 6-9 Desember 2017.

“Ini merupakan festival seni budaya serta sport. Selama 4 hari kita ajak wisatawan untuk mengeksplor keindahan Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan” kata Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta, Senin (20/11).

Dipusatkan di Desa Jungutbatu, festival tahun ini akan lebih menonjolkan kekhasan kuliner. Selain itu, ada juga seni dan budaya sehingga dekat dengan masyarakat. Pementasan seni budaya masyarakat Klungkung dan Nusa Penida akan diadakan dengan melibatkan para nelayan sebagai daya tarik utama.

“Kamj ingin menampilkan kearifan lokal serta seni budaya Nusa Penida. Kami akan buat wisatawan menikmati keindahan alam Nusa Penida. Bahkan nanti ada lomba pakaian adat bali untuk wisatawan asing,” tambahnya.

Lebih lanjut Sukasta mengatakan, salah satu acara yang rencananya akan dilaksanakan adalah kampanye wahana perlindungan terumbu karang agar publik dapat menyatu dengan alam. Tak hanya itu beragam wisata laut seperti sailing, snorkeling, surfing dan olahraga laut lainnya juga akan tersedia.

“Kita juga akan mengajak wisatawan untuk mengeksplor keindahan bahari Nusa Penida. Nanti akan ada banyak kegiatan bahari yang akan kita tampilkan. Ada kejuaran surfing internasional, lomba sampan, snorkling serta diving. Kita juga akan melakukan kegiatan bersih pantai dan penanaman terumbu karang,“ terangnya.

Ucapan Sukasta memang bukanlah angin kosong. Sangat mudah mencari referensi tentang keindahan Nusa Penida, Bali di dunia maya. Anda hanya perlu memasukkan kata kunci tentang Nusa Penida di Google lalu menekan tombol enter.

Sederet ulasan tentang pulau nan cantik, pantai berpasir putih, dihempas ombak laut lepas, akan langsung terpampang. Sudah tak terhitung media, baik lokal maupun asing yang mengulas tentang keindahan Nusa Penida.

Nusa Penida adalah sebuah pulau kecil dibandingkan yang lainnya. Namun Nusa Penida menawarkan keindahan yang luar biasa. Posisi Nusa Penida yang diapit tebing-tebing. Namun, justru di situlah letak keunikan dan pesona Nusa Penida. Usaha wisatawan menuju Nusa Penida akan terbayar lunas begitu sampai di sana.

Pantai masih menjadi salah satu favorit bagi wisatawan ketika pelesiran di Nusa Penida. Misalnya, Broken Beach alias Pantai Pasih Uug dan Pantai Atuh. Namun, banyak spot di Nusa Penida yang sebenarnya sayang dilewatkan oleh wisatawan.

Air Terjun Seganing, Pura Gunung Cening, dan Teluk Manta adalah beberapa tempat lain yang bisa Anda kunjungi. Cukup? Tentu saja belum. Keindahan Angels Billabong bagaikan permata tersembunyi. Angels Billabong menawarkan kolam alami berwarna biru kehijauan di antara tebing kapur.

Selama ini, Angels Billabong memang sudah menjadi destinasi wajib bagi Wisatawan yang bertamasya ke Nusa Penida. Jika dilihat di ketinggian, air seperti memiliki tiga warna, yaitu hijau, putih, dan biru. Wisatawan bisa berenang dengan santai sembari menikmati nuansa laut indah di Nusa Penida.

Selain menikmati keindahan alam Nusa Penida, wisatawan juga bisa mendapatkan pengalaman mengesankan dengan bergaul bersama penduduk lokal. wisatawan bisa menyaksikan proses dari budi daya hingga panen rumput laut.

Soal penginapan, wisatawan juga tak perlu cemas. Sebab, ada banyak penginapan di Nusa Penida yang sesuai dengan kocek wisatawan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun tak mau ketinggalan. Menteri yang dua tahun silam menapakkan kakinya di Nusa Penida mengatakan. Kekuatan kultur serta keindahan alam Nusa Penida merupakan daya tarik magis dari Nusa Penida. “Tak terbantah lagi. Nusa Penida memang luar biasa. Silakan datang dan buktikan sendiri Desember nanti,” kata Arief Yahya. (*)

Pemenang Tender Pasar Modern Kabur

0
Bupati Natuna Hamid Rizal meninjau pembangunan proyek median jalan di Natuna. F. Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal memastikan, pasar modern yang dibangun periode Bupati Natuna Ilyas Sabli dan Imalko tidak bisa dilanjutkan untuk diselesaikan tahun 2018 mendatang.

Hamid menjelaskan, perusahaan yang diketahui PT Mangkubuana Perkasa sebagai pemenang tender tahun 2015 lalu hingga saat ini tidak mengembalikan kelebihan bayar sesuai audit BPKP. Bahkan tidak memenuhi panggilan BPKP.

“Sampai sekarang perusahaan ini tidak beritikad baik, BPKP sudah melayangkan surat untuk memanggil. Nanti biar KPK akan mencarinya perusahaan itu,” sebut Hamid Rizal kemarin.

Dijelaskan Hamid, sebelum adanya pengembalian kelebihan bayar kepada Perusahaan di kembalikan. Pemerintah daerah tidak bisa melanjutkan pembangunan pasar modern yang sudah mulai dibangun tahun 2016 lalu.

“Jika pemerintah daerah melanjutkan menyelesaikan kegiatan ini, akan melanggar aturan. Karena urusannya belum selesai dengan perusahaan sebelumnya,” sebut Hamid.

Sementara perusahaan pemenang tender pembangunan gedung DPRD Natuna kata Hamid, sudah menyampaikan niat baik mengembalikan kelebihan bayar. Namun sanggupnya menyicil.

“Menyicil ini juga belum disepakati. Tapi masih ada niat baik,” ujar Hamid.

Hamid mengatakan, pembangunan pasar modern ini tidak hanya dikerjakan PT Mangkubuana Perkasa, tetapi disubkon kan sehingga timbul masalah.

“Disatu sisi pasar modern ini memiliki peran penting dalam perputaran ekonomi masyarakat. Dan harus diselesaikan, jika urusan hukum selesai, karena masih Rp 5,8 miliar kelebihan bayar harus dikembalikan,” kata Hamid.(arn)

Jumlah Orang Miskin di Natuna Sebanyak Ini

0
Peserta pelatihan kemandirian keluarga miskin sedang mengikuti pelatihan, Senin (20/11). F. Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Natuna, melatih kemandirian keluarga kurang mampu di Natuna.

Pelatihan yang dibuka Sekda Natuna Wan Siswandi di gedung asrama haji Natuna untuk meningkatkan keterampilan keterampilan berwira usaha, Senin (20/11).

Menurut Siswandi, jumlah penduduk Natuna tahun 2016 sekitar 75.282 jiwa, namun berdasarkan basis data terpadu (BDT) tahun 2016 terdapat 4.838 jiwa atau sebesar 6,43 persen masih dikategorikan keluarga miskin. Angkat kemiskinan tersebut menjadi perhatian pemerintah saat ini.

Upaya pemerintah daerah kata Siswandi, salah satunya melalui pelatihan keterampilan keluarga miskin ini. Diharapkan masyarakat khususnya keluarga miskin dapat meningkatkan keterampilan yang ada, sehingga peningkatan pendapatan keluarga secara ekonomi akan lebih baik.

“Paradigma dalam penangganan masalah sosial tidak saja terfokus pada substansi kemiskinan, tetapi sudah bergeser pada pembangunan keluarga Family Resilience (Katahanan Pangan). Tentu ini pada kemampuan keluarga dalam mengelola sumber daya yang dimiliki,” ujar Siswandi.

Upaya mengurangi angka keluarga miskin sambung Siswandi, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah membuat suatu program dalam penanggulangan kemiskinan seperti yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Salah satunya memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri. Mampu memperbaiki kualitas ekonomi.

Kepala dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) pemkab Natuna Kartina Riawita mengatakan, pelatihan keterampilan keluarga miskin ini untuk menumbuhkan dan meningkatkan keterampilan keluarga miskin dalam mengembangkan usaha supaya menjadi keluarga mandiri. Pelatihan tersebut diikuti 42 peserta dari keluarga miskin dari perwakilan 12 Kecamatan selama lima hari.(arn)

Polemik Wagub Masih Belum Tuntas

0

batampos.co.id – Meskipun belum membuat jadwal pertemuan kembali bersama Partai pengusung Sani-Nurdin (Sanur) untuk membahas pengganti Agus Wibowo (AW) sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kepri. Akan tetapi, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yakin persoalan tersebut akan segera tuntas.

“Kita yakin persoalan ini (polemik Cawagub,red) tuntas. Dan akan segera kita dudukan kembali dengan partai pengusung,” tegas Nurdin singkat menjawab pertanyaan Batam Pos di Kantor DPRD Kepri, usai Sidang Paripurna MoU KUA PPAS APBD Kepri 2018, Senin (20/11).

Terpisah, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub Kepri, Hotman Hutapea mengatakan sampai sekarang ini, DPRD Kepri belum ada menerima surat jawaban dari Gubernur Kepri, Nurdin Basirun terkait permintaan nama pengganti Calon Wakil Gubernur. Politisi Partai Demokrat tersebut berharap, sampai tanggal 22 November mendatang, DPRD sudah menerima usulan yang disampaikan Gubernur.

“Yang jelas ada atau tidaknya usulan Gubernur, proses cawagub tetap kita lanjutkan,” tegas Hotman.

Legislator yang merupakan Ketua Komisi II DPRD Kepri tersebut menjelaskan, kesempatan yang ketiga ini adalah kesempatan peluang terakhir. Atas dasar itu, ia berharap partai pengusung Sanur dapat bermusyawarah untuk mufakat menentukan satu nama Cawagub.

“Masih ada dua hari lagi. Kalau memang mereka ingin polemik Cawagub tuntas, tentu akan berupaya untuk sama-sama menyelesaikannya,” tutup Hotman.

Sebelumnya, seluruh Ketua Partai pengusung Sanur sepakat berteku di Batam, Kamis (16/11) lalu di Batam. Akan tetapi, karena mangkirnya Ketua Partai Demokrat Kepri, Apri Sujadi membuat pertemuan tersebut sia-sia. Karena tidak ada hasil yang didapat. Sementara deadline waktu untuk melengkapi usulan berakhir pada 22 November mendatang. (jpg)