Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 12687

Pelni akan Kelola Sendiri Pelabuhan Beton Sekupang

0
Penumpang KM Kelud saat turun di Pelabuhan Beton Sekupang. Foto: Egi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Tahun depan, Kapal Pelni akan kembali berlabuh di Pelabuhan Sekupang, bukan di dermaga Batuampar yang bercampur dengan aktivitas bongkar muat barang atau kargo.

Tak itu saja. Pelni melalui Direktur SDM dan Umum Pelni Pusat, Ganefi juga menegaskan keinginan PT Pelni untuk mengelola Pelabuhan Sekupang menjadi lebih baik lagi.

“Itu yang akan jadi konsen PT Pelni. Pertimbangan kami, di Pelabuhan Batuampar ini kami lihat risikonya tinggi untuk dicampur dengan aktivitas kapal pengangkut penumpang. Sebab, aktivitas di Pelabuhan Batuampar sendiri sebenarnya untuk pelabuhan bongkar muat barang atau kargo, bukan untuk pelabuhan penumpang,” ujar Ganefi.

Pihaknya sudah menjajaki rencana pemindahan kembali kapal Pelni berlabuh ke Sekupang sekaligus mengelola sendiri pelabuhan tersebut. Bahkan pihaknya juga sudah membicarakan rencana tersebut dengan manajer umum BP Batam.

“BP Batam sangat welcome, terbuka kalau untuk Pelni berencana kembali berlabuh ke Sekupang rencana kami mengelola pelabuhan tersebut menjadi lebih layak dan lebih bagus lagi. Pertimbangannya sekali lagi, yakni faktor keamanan penumpang dan juga kenyamanannya terhadap aktivitas menurunkan dan menaikkan penumpang di atas kapal,” terang Ganefi.

Rencana tersebut, lanjut Ganefi, akan disampaikannya ke kementerian. Kalau rencana Pelni mengelola sendiri Pelabuhan Sekupang terealisasi, hal tersebut akan dijadikan oleh PT Pelni sebagai pilot project atau percontohan ke pelabuhan-pelabuhan lainnya di daerah lain.

“Keinginan kami kan PT Pelni memiliki pelabuhan sendiri yang nantinya steril dari aktivitas bongkar muat barang, hanya untuk penumpang saja yang kami kelola sendiri demi keamanan dan kenyamanan penumpang,” kata Ganefi.

Usai kunjungannya ke Batam, Ganefi akan segera melaporkan rencana tersebut ke Direksi PT Pelni untuk dibahas dan mengirimkan konsultan untuk membuat visibility study nya atau perencanaan dan pemetaannya. Karenta tak mungkin untuk membangun pelabuhan tanpa adanya kajian terlebih dahulu.

“Kami akan presentasikanke kementerian. Kalah bagus, ini akan jadi contoh bagaimana PT Pelni mengelola pelabuhan sendiri yang steril dari aktivitas bongkar muat barang atau kargo,” terang Ganefi.

Sebab, lanjut Ganefi, saat ini PT Pelni tak hanya dituntut untuk melayani atau menjalankan visi dan misi pemerintah saja, tapi juga dituntut agar menghasilkan laba dari tangannya sendiri.

“Dengan rencana mengelola Pelabuhan Sekupang nantinya, bisa jadi jalan untuk PT Pelni menapaki komersialisasi. Pelni berencana akan menjadikan Pelabuhan Sekupang tak hanya untuk pelabuhan penumpang saja, tapi juga pelabuhan tujuan wisata,” ujar Ganefi mengakhiri. (gas)

DPRD Usulkan Pemberhentian Lis-Syahrul

0

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang mengusulkan pemberhentian Lis-Syahrul sebagai pasangan kepala daerah dalam rapat paripurna, Kamis (21/12) siang kemarin.

Wakil Ketua II DPRD Tanjungpinang, Ahmad Dhani mengatakan, usulan pemberhentian Lis Darmansyah dan Syahrul mulai berlaku pada tanggal 16 Januari 2018 mendatang. “Pengumuman pemberhentian Wali Kota dan Wakil Wali Kota agar dapat segera ditindaklanjuti ke Kemendagri melalui Gubernur Kepri,” ucap Dhani.

Mendapati dirinya berada dekat dengan berakhirnya masa jabatan dalam memimpin Kota Tanjungpinang bersama Syahrul, Lis mengakui masih adanya beberapa kerja pada akhir tahun yang mesti dituntaskannya.

Di samping akan meresmikan beberapa pekerjaan Pemerintah Kota Tanjungpinang, pada akhir 2017 ini, Lis menuturkan pekerjaan Lis-Syahrul terus berlangsung sampai pada pelaksanaan Hari Jadi Kota Tanjungpinang pada Januari mendatang.

“Pastinya, dengan berakhirnya masa jabatan bukan berarti kerja untuk membantu masyarakat pun terhenti. Ini pun menjadi momen untuk mengoreksi diri,” ujar Lis.

Lis pun telah menuturkan permohonan maaf dan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Tanjungpinang, selama menjabat usai paripurna pengumuman usulan pemberhentian Lis-Syahrul kemarin. (aya)

279 Personil Amankan 41 Gereja

0
Bupati Karimun, Aunur Rafiq dan Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin bersama dengan pimpinan satuan melakukan pemeriksaan pasukan pengamanan Natal dan tahun Baru. F.Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Karimun, Aunur Rafiq kemarin (21/12) memimpin apel gelar pasukan di Coastal Area untuk pengamanan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Dalam apel tersebut tidak hanya diikuti jajaran dari Polri, tapi juga diikuti oleh Kodim 0317/ TBK/ Lanal TBK, Sat Brimob Polda Kepri Subden 4 Den A Pelopor, BC, Satpol PP, Syahbandar dan Imigrasi.

”Untuk pengamanan, bukan hanya tugas dari aparat Polri dan TNI. Tapi, juga tanggungjawab kita bersama. Untuk itu, dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru, saya sangat mengharapkan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat. Seperti pesan dari Kapolri bahwa jangan sampai ada tindakan atau aksi sweeping. Jika ini dilakukan, maka pelaku sweeping dapat ditindak tegas. Untuk itu, selalu jaga situasi Karimun tetap aman dan kondusif,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq kepada Batam Pos.

Selain itu, lanjut Bupati, persediaan sembako sebagaimana laporan dari Satgas Pangan Polres Karimun dan juga instansi di Pemkab Karimun sampai dengan tahun depan semuanya mencukupi. Meski pun saat ini, ada beberapa komoditas sembako yang mengalami kenaikan harga, namun masih dalam batas yang wajar. Kepada para pedagang juga dihimbau untuk tidak terlalu menaikan harga sembako dengan mengambil momen Natal dan Tahun Baru.

Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin secara terpisah menyebutkan, dalam Operasi Lilin Seligi 2017 tahunini jumlah personil yang akan diturunkan melakukan pengamanan sebanyak 279 orang. ”Jumlah sebanyak itu berasal dari Polres yang terdiri dari semua satuan dan bagian, termasuk juga Polsek. Salah satu tujuan dari operasi ini adalah melakukan pengamanan untuk 41 gereja,” paparnya.

Selain personil dari Polres Karimun, lanjutnya, juga ada personil dari instansi Sat Brimob Subden 4 Den A Pelopor, TNI AD dan TNI AL yang akan membantu pengamanan. Tugas dari pengamanan Natal dan Tahun Baru tidak hanya tertumpu pada gereja-gereja. Tapi, termasuk memberikan pelayanan di pelabuhan-pelabuhan yang ada di Kabupaten Karimun untuk meningkatkan kelancaran keberangkatan dan kedatangan penumpang.

”Kemudian, untuk gereja-gereja yang akan melaksanakan kegiatan misa Natal terlebih dulu akan dilakukan sterilisasi oleh Satuan Brimob dan Sat Intelkam. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa tidak ada barang-barang berbahaya dan kegiatan misa dapat berjalan dengan aman dan lancar. Selain gereja, tempat-tempat keramaian yang biasa dikunjungi oleh masyarakat juga akan menjadi perhatian pengamanan. Seperti di Pantai Pelawan dan Pongkar akan ada anggota polisi yang akan melakukan pengamanan pada siang dan malam,” jelasnya.

Satu hal, kata Kapolres, yang paling penting dalam pengamanan ini tidak hanya dilakukan oleh Polri bersama instansi lainnya. Tapi, juga dengan adanya dukungan dan peran serta dari seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Karimun. Sehingga, situasi selalu dalam keadaan aman dan kondusif. Apalagi, Karimun sudah dikenal sebagai salah satu daerah di Kepri yang sangat bertoleransi.

”Perlu juga diketahui saat ini Polres Karimun juga sudah memiliki Satgas Bencana. Di dalam Satgas ini tidak hanya ada instnasi Polri. Tapi, juga ada Pemkab Karimun,. TNI AD, TNI AL, BC, SAR dan Syahbandar. Terbentuknya Satgas ini salah satunya melihat wilayah Karimun yang merupakan wilayah kepulauan. Sehingga, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka Satgas Bencana sudah tahu apa yang akan dilakukan. Bahkan, besok (Jumat) kita akan mengadakan simulasi penanganan bencana di Mako Lanal TBK dan Pelabuhan Sri tanjung Gelam. (san)

12 Narapidana dapat Remisi Natal

0

batampos.co.id – Narapidana atau warga binaan penghuni Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun yang beragama Nasrani akan mendapatkan remisi atau pengurangan hukuman pidana penjara. Jumlah ytang sudah disetujui oleh Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapatkan remiisi sebanyak 12 orang narapidana.

”Setelah kita mengusulkan, akhirnya dari Kemenkum HAM menyetujui 12 orang narapidana yang beragama Nasrani untuk mendapatkan remisi. Dan, remisi yang diterima 12 orang tersbeut berbeda-beda. Yakni, 6 orang mendapatkan remisi 6 bulan dan sisanya mendapatkan remisi 15 hari pengurangan pidana penjara,” ujar Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Eri Erawan kepada Batam Pos, Kamis (21/12).

Resmisi, kata Eri, merupakan hak dari warga binaan yang sudah berkekuatan hukum tetap. Artinya, tidak ada lagi proses hukum yang dijalani dan minimal status sebagai narapidana sudah 6 bulan. Selain itu, tentunya yang akan menerima remisi berkelakuan baik selama menjalani hukuman. Karena, pada saat pengusulan untuk mendapatkan remisi ada catatan yang disertakan.

Menyinggung tentang jumlah penghuni Rutan saat ini, Eri menyebutkan, pada bulan lalu jumlah narapidana dan tahanan yang dititipkan dari instnasi seperti polisi, BC dan kejaksaan itu sebanyak 360 orang. ”Namun, menjelang akhirt tahun jumlahnya naik menjadi 388 orang. Termasuk dari jumlah tersebut ada dua orang anak-anak karebna kasus pencabulan. Dan, untuk anak-anak selnya sudah tentu kita pisahkan dengan yang dewasa,” jelasnya.

Dikatakan Eri, sebenarnya jumlah 388 orang yang menghuni Rutan ini sudah over capacity atau melebihi daya tampung. Yang seharusnya, Rutan Kelas II daya tampung maksimal 200. Meski demikian, pihaknya berusaha untuk menciptakan lokasi Rutan bisa nyaman ditempati oleh penghuninya. Salah satunya, baru-baru ini pihak sudah siap membangun sarana olahraga berupa lapangan tenis dan juga bisa difungsikan untuk lapangan senam bersama. (san)

Bupati Surati Lagi Garuda dan Presiden

0

batampos.co.id – Pasca pembatalan penerbangan maskapai Garuda Indonesia ke Natuna, pemerintah daerah kembali menyurati pihak maskapai.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengaku, heran dengan kebijakan maskapai Garuda di Batam. Padahal sudah diperintahkan presiden saat meresmikan terminal sipil Ranai tahun lalu.

Kebijakan Garuda ini kata Hamid, Pemerintah daerah kembali Surati Maskapai Garuda di Jakarta. Sekaligus menyurati presiden dan wakil presiden. Karena Garuda jelas sudah disubsidi Pemerintah.

“Saya heran, apalagi yang disurvei Garuda. Kan sudah diperintahkan presiden Jokowi buka penerbangan ke Natuna. Sekarang kami Surati lagi direktur operasi Garuda di Jakarta, ditembuskan kepada Presiden dan wakil presiden,” ungkap Hamid Rizal kemarin.

Dikatakan Hamid Rizal, maskapai Garuda adalah harapan dan solusi menekan harga tiket pesawat di Natuna. Dengan harapan juga garuda menjual tiket ke Natuna dibawah harga Rp 1 juta.

Diakui Hamid, persoalan harga tiket pesawat di Natuna hingga saat menjadi kendala masuknya investasi maupun wisata domistik ke Natuna. Meskipun Natuna punya destinasi pariwisata yang tidak kalah tempat wisata daerah lain.

“Memang harga tiket pesawat jadi soalan belum terselesaikan. Garuda bisa terbang ke Natuna adalah harapan, dapat menekan harga tiket,” harap Hamid.

Sebelumnya Ketua Apindo Kepri Cahya menilai, hambatan Natuna sulit berkembang ada pada harga tiket pesawat. Jika harga tiket ditekan lebih murah, investasi mudah masuk.

“Pemerintah Daerah saya rasa perlu selesaikan kendala tiket. Apalagi Natuna menjadi perhatian pemerintah. Pak Bupati juga harus pandai merajuk ke pusat,” ujar Cahya.(arn)

Cuaca Buruk Ganggu Jaringan Listrik

0
Atap bangunan di Ranai rusak setelah ditiup angin kencang musim Utara. Dan menggangu listrik PLN beberapa jam, Rabu malam (21/12). F. Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Akibat angin kencang yang belakangan sering terjadi di Natuna menyebabkan gangguan pada listrik PLN, Rabu (21/12) malam kemarin. Selain menyebabkan listrik mati total, angin juga merusak atap sejumlah rumah warga di Ranai.

Manajer PLN Ranai Dwi Ristiono membenarkan, pemadaman disebabkan gangguan jaringan dari cuaca angin kuat dengan intensitas tinggi. Menyebabkan jaringan rentan gangguan, karena banyak batang kelapa disekitar jaringan.

“Jaringan listrik di Natuna memang sangat rawan gangguan, banyak batang kelapa di sekitar jaringan. Apalagi angin sangat kencang,” ujar Ristiono, Kamis (21/12).

Perakirawan BMKG Ranai Asrul Saparudin mengatakan, secara umum wilayah Natuna untuk pembentukan awan tebal dan gelap konvektif mulai banyak terjadi pada pagi, siang hingg sore dan malam hari. Sehingga potensi hujan bersifat lokal hingga merata masih akan terjadi di wilayah Natuna.

Kecepatan angin saat ini katanya, cenderung tinggi rata rata 50 kilo meter per jam dan bervariasi. Pagi bertiup dari Barat Daya kerja Timur Laut, siang bertiup dari Utara ke Timur Laut, maka bertiup dari Barat Laut ke Utara dan dini hari bertiup dari Barat Laut ke Utara.

Saat ini sambung Asrul, direkondasikan cuaca buruk. Dihimbau bagi masyarakat terutama nelayan dan kapal pelayaran untuk waspada dan berhati-hati melaut, terutama di perairan laut Natuna secara umum dan laut Natuna bagian Utara karena ketinggian gelombang laut dapat berpotensi 5 meter.

Saat ini gelombang laut di pagi hari mencapai 6 meter. Siang 5 meter, malam 1 meter hingga 4 meter dan dini hari 1 meter sampai meter. Tapi gelombang maksimum dapat terjadi dua kali lipat,” ujar Asrul, Kamis (21/12).(arn)

Gubernur Evaluasi Kinerja OPD

0
Nurdin saat memimpin rapat mingguan OPD di Rupatama Lt. 4 kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun melakukan evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kepri. Menurtnya, nanti akan ada beberapa OPD yang akan digantikan karena alasan kinerja yang kurang memuaskan.

“Pasti ada. Karena kita ingin bagus dan lebih baik. Selain itu, (mungkin) ada juga kawan-kawan yang ingin mencari suasana baru dalam bekerja,” kata Nurdin.

Menurutnya, evaluasi terhadap OPD di lingkungan Provinsi Kepri dinilai sangat penting. Sebab, setiap perjalanan roda pemerintahan pasti ada indikator tertentu agar tujuan dan cita-cita yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik kedepannya.

InsyaAllah, ini bukan ada orang dekat atau sebagainya. Saya betul-betul secara profesional (melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD). Tidak ada orang kiri, kanan, depan atau belakang,” tuturnya.

Ketika dikonfirmasi kapan akan dilakukan mutasi atau pergantian terhadap beberapa OPD, Nurdin belum bisa memastikannya. Sebab, dirinya akan melakukan evaluasi terlebih dahulu. Jika ia merasa harus dilaksanakan dengan segera, Nurdin akan segera melakukan pergantian.

“Kalau (waktunya) itu, terserah dunia mau bicara apa. Kita lihat kebutuhan (dahulu). Bisa cepat atau gimana, kalau itu sudah kebutuhan, lebih cepat lebih bagus,” bebernya.

Menurut Nurdin, mutasi beberapa OPD ini dikukan karena ia tidak mau ketika DPRD Provinsi Kepri telah mengesahkan anggaran yang telah disepakati, sementara OPD tidak menggunakan sesuai dengan kebutuhan. Sebab, bertentangan dengan yang disampaikan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

“Itu yang selalu disampaikan Presiden. Tepat menggunakan anggaran. Saat ini, kita lihat semarak di dompak melakukan kegiatan dan pembangunan. Agar masyarakat enak melihat. Jadi, tidak ada senggang waktu dan berhenti (untuk kegiatan dan pembangunan),” bebernya.

Ia menambahkan, dirinya juga akan melakukan evaluasi terhadap kinerja beberapa OPD berdasarkan dari laporan maupun penilaian masyarakat yang menilai bahwa kinerja mereka selama ini belum menunjukkan tujuan yang telah disepakati. Ia mengatakan hal itu mungkin ada benarnya, sehingga dilakukan pergantian.

“Semua cepat. Sebenarnya apa yang disampaikan masyarakat saya harus mengevaluasi. Mungkin ada benarnya. Karena ada yang mencalonkan bupati atau pensiun,” imbuhnya. (cr1)

Pemerintah Pantau Bahan Pokok hingga Imlek

0
Aktivitas jual beli di pasar KUD Tanjungpinang, Sabtu (4/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengakui jika harga barang selalu naik ketika Provinsi Kepri dilanda masalah cuaca terutama pada saat Provinsi Kepri menghadapi musim angin utara bersamaan dengan curah hujan yang meningkat.

“Kemarin kita sudah minta (Seluruh kepala daerah di Kepri untuk) mengecek ke lapangan, terutama kebutuhan 9 bahan pokok. Dan hasilnya, sejauh ini masih normal. Kemudian yang kedua, pasti Tim Satgas Pangan selalu bergerak,” ujar Nurdin.

Kepada seluruh pengusaha pemasok bahan pokok, Nurdin meminta untuk tidak menaikkan bahan pokok yang masuknya tidak ada kaitannya dengan musim angin utara dan musim hujan. Sehingga, masyarakat Kepri yang melaksanakan perayaan natal dan tahun baru bisa mendapatkan harga yang sepantasnya.

“Pemerintah juga melaksanakan operasi pasar dan memberikan bantuan langsung kepada saudara kita yang bernasib tidak baik dalam segi ekonomi. Kami (Pemprov) dengan kapolda akan sidak di beberapa titik dan dilanjut kepala daerah bersama FKPD. Kami akan periksa terus 9 bahan pokok ini secara berkelanjutan sampai Imlek” tuturnya.

Selain bahan pokok, Nurdin juga meminta kepada pemilik transportasi laut untuk mengutamakan keselamatan penumpang dalam menghadapi musim angin utara ini. Ia menegaskan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap transportasi laut serta menindak tegas pemilik transportasi laut yang mengabaikan keselamatan penumpang.

“Jangan sekali-kali pakai (kapal) yang tidak layak untuk melaut dan over kapasitas penumpang. Tetap utamakan keselamatan dalam berlayar,” tegasnya.

Selain tiu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak memaksa masuk ke dalam kapal jika petugas di lapangan menilai kapal itu telah penuh. Ia mengimbau kepada masyarakat yang hendak berangkat ke daerah tujuan untuk lebih bersabar dan menunggu pelayaran berikutnya.

“Kami dari pemerintah juga meminta kepada pemilik kapal untuk menambah volume keberangkatan kapal jika penumpang sudah membeludak jelang natal dan tahun baru ini,” imbuhnya. (cr1)

Pembaca,… UWTO Naik Tiap Tahun

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam telah merevisi Peraturan Kepala (Perka) Badan Pengusahaan (BP) Batam Nomor 9 Tahun 2017 tentang Jenis dan Tarif Layanan di Kantor Pengelolaan Lahan BP Batam. Di antara poin penting dari revisi itu adalah tarif UWTO akan naik 4 persen setiap tahunnya.

Selain itu, melalui Perka tersebut BP Batam memastikan tidak akan ada tarif UWTO (uang wajib tahunan ororita, kini dikenal sebagai UTW) alokasi lahan baru untuk pembangunan rumah tapak. Perka baru hasil revisi Perka Nomor 9 ini akan diterbitkan dalam waktu dekat setelah dapat persetujuan dari Kepala BP Batam.

“Kenaikannya empat persen tiap tahun dan akan diwujudkan dalam Surat Keputusan (SK) Kepala BP Batam. Dan langsung buat Surat Keputusan di tahun depan untuk tahun itu,” kata Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo di Gedung Marketing BP Batam, Kamis (21/12) sore.

Sebelumnya, dalam Perka 9, tarif UWTO naik empat persen tiap tahunnya yang ditetapkan dalam Peraturan Kepala (Perka) tiap lima tahun sekali.

Alasan perubahan ini, kata Dwi, adalah agar Kepala BP Batam punya kesempatan untuk melihat pengaruh perkembangan ekonomi terhadap sektor riil. Juga agar memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat. Selama ini banyak yang mempertanyakan berapa tarif UWTO untuk tahun keenam karena kurangnya pemahaman.

“Sehingga nanti bisa menerapkan tarif khusus terhadap sektor riil. Karena mungkin sektor riil nanti butuh insentif,” jelasnya.

Untuk tarifnya sendiri, tarif alokasi mengalami penurunan dan tarif perpanjangan masih tetap. Acuannya adalah Surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor S-348/M.EKON/12/2016 yang terbit pada Desember tahun lalu.

Surat ini berisi mengenai kebijakan umum atas tarif UWTO, tarif jasa pelabuhan, dan mekanisme pencabutan lahan. Saat itu, usulan kenaikan tarif UWTO paling tinggi hanya 150 persen.

“Untuk alokasi lahan baru turun karena belum mengacu Surat Menko dengan sempurna. Sedangkan tarif perpanjangan tetap,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Oka Simatupang mengatakan sudah menyepakati revisi tarif tersebut.

“Beberapa hal sudah dibahas, namun setelah dijelaskan, kami bisa mengerti. Jadi kata sepakat,” jelasnya.

Meski begitu, kata Oka, HKI Kepri tetap memberikan catatan. Karena Perka ini juga mengacu pada peraturan terdahulu yang ternyata kurang disetujui dunia industri.

“Tapi kalau dibahas lagi ya tak maju-maju. Bisa panjang nanti,” katanya. (leo)

Pengerjaan Landscape Sudah 90 Persen

0
Pembangunan landscape di gerbang utama menuju kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bintan Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan hampir selesai, Kamis (21/12). F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Pekerjaan landscape di gerbang utama menuju kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bintan Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan telah mencapai 90 persen.

Hal ini diklaim oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPera) Kabupaten Bintan, Junirianto kepada awak media, Kamis (21/12) kemarin.

“Tinggal merapikan beberapa bagian saja. Rumput dan pohon sudah ditanami,” katanya.

Ia menerangkan, pembangunan landscape ini dimulai dari pemasangan batu miring di dasar bukit tersebut agar tanah di tebing tidak runtuh. Lalu dipasang ukiran bercorak kuning dan biru dari bahan fiber yang merupakan logo Pemkab Bintan.

Ia memastikan pekerjaan landscape yang menelan anggaran Rp 2,1 miliar akan selesai tepat waktu dan sebelum akhir tahun karena pekerjaan yang dilakukan pihak kontraktor CV Rizma Anugrah Berkarya sudah sesuai rencana kegiatan. “Insya Allah selesai tepat waktu,” tukasnya. (cr21)