Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 12733

Dinas Pertanian Siap Latih Penyuluh Desa

0

batampos.co.id – Kepala Dinas pertanian Pemkab Natuna Tengku Fauzan Tambusai mengatakan, salah satu kekurangan dalam pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Natuna adalah kurangnya tenaga penyuluh lapangan.

Kekurangan tenaga penyuluh lapangan baik penyuluh pertanian maupun peternakan katanya, dipengaruhi kondisi anggaran di Dinas Pertanian untuk menambah tenaga penyuluh lapangan, ke Desa-Desa di Natuna.

Namun Dinas Pertanian akan membantu jika Pemerintah Desa menunjuk tenaga penyuluh lapangan untuk diberikan pelatihan dan pendidikan.

“Kami kekurangan anggaran untuk menambah tenaga penyuluh lapangan, tapi jika ada tenaga penyuluh swakelola dari Desa, kami siap bantu memberikan pelatihan dan pendidikan, karena program alokasi dana Desa bisa digerakkan untuk tenaga penyuluh Desa,” kata Fauzan kemarin.

Diakuinya, kekurangan tenaga penyuluh lapangan salah satu kendala dalam pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Natuna. Karena segala persoalan petani dilapangan tidak bisa langsung diterima di Kabupaten.

Namun menurut Fauzan, pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Natuna sudah mendukung jika ditekuni oleh petani yang lebih profesional. Karena tersedia lahan yang memadai dan sarana pengairan yang sudah dibangun Pemerintah. Seperti bendungan di Tapau, bahkan Pemerintah akan meresmikan bendungan di Kelarik tahun 2018 mendatang.

Tahun ini katanya, Pemerintah sudah membuka lahan sawah 100 hektare lebih di Kelarik dan tahun 2016 lalu sekitar 100 hektare di Kecamatan Bunguran Tengah. Mudah-mudahan bisa menambah produksi padi di Natuna. Pemerintah Daerah akan terus mengawasi dan mengevaluasi program ketahanan pangan yang dilaksanakan pembukaan lahan sawah bersama TNI AD.

“Ada target Pemerintah, masyarakat bisa mengkonsumsi beras lokal dengan harga yang lebih terjangkau. Kalau sekarang memang beras lokal lebih mahal dari beras dari bulog,” ujar Fauzan.(arn)

Keseruan Adventure di Petualangan Alam Komodo

0

“Petualangan mencari komodo adalah sebuah pengalaman yang harus dirasakan sendiri. Harus dicentang di check list liburan. Dan sensasi ini yang kita berikan ke blogger, media, Generasi pesona Indonesia (GenPI) dan wisatawan mancanegara,” ujar Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dhula, Senin (27/11).

Labuan Bajo dijelajahi. Pulau Padar dan Pulau Rinca juga ikut dieksplore.

“Ini destinasi wajib yang harus dikunjungi. Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO yang ada di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) ini, peserta bisa menikmati hamparan pink beach. Ada yang sekedar berenang, bermain air ataupun ber-snorkeling ria,” terang Theodorus.

Sedangkan Pulau Rinca, peserta bisa banyak mengambil selfie foto.

“Bila di Pulau Komodo lebih banyak hutan, di Pulau Rinca lebih banyak padang savana,” bebernya.

Saat trekking di padang savana, beberapa kali peserta bertemu Komodo. Padang savana di sana memang sangat luas, terlihat gersang sampai atas bukit. Namun itulah yang jadi pemandangan yang menarik.

Sorenya, para peserta diajak menikmati misteri alam Pulau Kalong. Pulau Kalong merupakan rumah bagi “Kalong” atau kelelawar.

“Saat tiba di sana, bisa menyaksikan ribuan kelelawar di pulau ini. Makhluk unik ini memang bertahan di hutan bakau pada siang hari dan ribuan kelelawar itu mulai terbang di sore dan malam hari. It’s amazing. Banyak yang excited,” tambahnya.

Di hari kedua, peserta diajak menyusuri Batu Balok. Inilah situs yang melegenda di Manggarai Barat. “Peserta melalui jalan darat,melewati sejumlah kampung, seperti Golo Garang, Ndehek, Lekaturi, Lando, Rakok, Bentala, Humpung dan selanjutnya menuju Kampung Tureng melewati sawah-sawah yang indah. Endingnya ya di situs yang melegenda ini,” tuturnya.

Siangnya, peserta diajak menuju Desa Warloka, pemandangan pedesaan di tepi pantai ini memang sangat menggoda.

“Usai makan siang dan istirahat di Warloka, peserta diajak menuju destinasi wisata terakhir dari jelajah petualangan alam Labuan Bajo kali ini, yaitu Strawberry Rock,” ungkapnya.

Strawberry Rock, atau dalam bahasa lokal disebut Nisa Purung adalah gugusan karang di perairan Labuan Bajo. Nisa sendiri berarti pulau, purung adalah terbakar, barangkali ini toponimi ini mewakili pandangan masyarakat tentang pulau karang yang berwarna merah muda ini.

“Indah sekali, gugusan karangnya yang berwarna merah muda sangat eksotik dan membuat para peserta takjub akan keindahan alam Strawberry Rock,” tandasnya.

Dari sunset keren di Labuan Bajo. Pulau-pulau kecil berbukit dan perahu yang hilir mudik dengan latar belakang matahari merah bundar yang berpendar. Semua dipertontonkan ke seluruh peserta. Belum lagi panorama pelabuhan kecil di Labuan Bajo yang telah lama difungsikan sebagai pintu masuk menuju Pulau Komodo.

Pelabuhan kecil ini tak pernah sepi dari aktivitas wisatawan yang ingin menjelajahi eksotika Pulau Komodo. Setelah ditetapkannya kawasan Indonesia Timur sebagai tujuan utama pariwisata Indonesia, kehidupan sekitar Labuan Bajo makin bergeliat.

“Itu sebabnya kami makin kencang mempromosikan destinasi wisata di Labuan Bajo. Ini bagian dari kalender even yang ditetapkan Pemkab Manggarai Barat,” tambah Bupati Agustinus.

Menpar Arief Yahya juga seirama. Apalagi, saat ini pamor Pulau Komodo dan labuan Bajo sudah sangat kesohor di mancanegera. Pengakuan dari media internasional sekelas National Geographic membuat pamor Pulau Komodo semakin populer di mata dunia. Tidak hanya itu, majalah mode internasional Vogue juga memasukkan Pulau Komodo sebagai sepuluh destinasi wisata terbaik untuk berlibur di musim panas.

Sejumlah pesohor dunia pun ikutan memilih Pulau Komodo sebagai destinasi wisata. Peraih Oscar lewat film Shakespeare in Love, Gwyneth Paltrow, pernah membuat testimoni soal Komodo. Pembalap MotoGP, Valentino Rossi, juga pernah menjejakkan kakinya di Pulau Komodo pada Januari 2017 lalu.

“Tinggal kita mengcreate atraksinya, mengombinasikan dengan pesona alam dan culture yang ada di Labuan Bajo. Impactnya pasti akan luar biasa,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Ahmad Dhani Tersangka

0
Ahmad Dhani. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Musisi Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian di media sosial Twitter.

Statusnya dinaikan menjadi tersangka setelah Polres Metro Jakarta Selatan melakukan gelar perkara pada Kamis, (23/11) lalu.

Pelapor Ahmad Dhani dalam kasus ini, Jack Lapian mengatakan hal itu. “Iya sudah tsk (tersangka) sejak dilakukan gelar perkara,” kata Jack saat dikonfirmasi, Selasa (28/11).

Dhani rencananya akan diperiksa sebagai tersangka untuk pertama kali dalam kasus ini pada Kamis (30/11) mendatang. “Kamis ini katanya Ahmad Dhani dipanggil,” ungkapnya.

Tekait hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkannya.

“Iya benar, Ahmad Dhani tersangka,” ujar Argo.

Sebelumnya diketahui, Dhani dilaporkan ke polisi lantaran status di akun media sosial Twitternya, @AHMADDHANIPRAST, pada Jumat, (6/3) lalu. Dhani membuat status yang berisi tentang penista agama dan dianggap menghasut serta penuh kebencian terhadap pendukung Ahok.

“Ini laporannya terkait Twitter Ahmad Dhani. Di sini sudah saya print dan yang paling berat adalah, ‘Siapa saja yg dukung Penista Agama adalah Bajingan yg perlu di ludahi muka nya‘ dan dia selalu buat di belakangnya ADP, artinya itu langsung dari tangan dia sendiri,” kata Jack Lapian dari organisasi relawan Basuki-Djarot BTP Network di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Kamis, (9/3) lalu.

Tak hanya itu, dia juga menyebut ada beberapa status Twitter Ahmad Dhani yang dianggap menyebarkan unsur kebencian dan permusuhan. Usai dilaporkan, suami Mulan Jameela ini pun sempat meminta maaf.

Laporan ini diterima Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/ 1192/ III/ 2017/ PMJ/ Dit Reskrimsus. Atas laporan ini, Dhani dijerat pasal 28 ayat 2 Jo pasal 45 ayat 2 UU RI No 19 tahun 2016 tentang ITE yaitu menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian.

Namun dalam prosesnya, laporan ini dilimpahkan ke Polres Jakarta Selatan. Pelimpahan kasus tersebut dengan alasan untuk mempercepat penanganan laporan kliennya. Sebab, banyak perkara lain yang tengah ditangani penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Polisi sendiri telah meningkatkan status penyelidikan kasus itu ke tahap penyidikan. Peningkatan status itu disahkan pada 14 Juli 2017 dengan mengirim surat pemberitahuan dimulainya penyidikan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. (cr5/JPC)

Toba Kaldera Asahan River 2017 Diikuti 17 Tim

0

Danau Toba makin intens menebarkan pesonanya. Kali ini, pesona destinasi yang sedang dipersiapkan menjadi ’10 Bali Baru’ itu bakal membius wisatawan lewat Toba Kaldera Asahan River 2017.

Yang ingin datang menyaksikan, silakan langkahkan kaki ke Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatra Utara. DI sana, Anda bisa menyaksikan ketangkasan 17 tim mulai 29 November-9 Desember 2017.

Evennya dijamin mengasyikkan. Selain menguji ketahanan fisik, peserta lomba bisa menikmati panorama Danau Toba yang sangat indah. Dari mulai perbukitan, pedesaan, pantai, serta nuansa sejuk, dijamin siap menemani kayuhan tangan setiap peserta.

“Kejuaraan internasional ini adalah program Povinsi Sumut bekerja sama dengan Kabupaten Tobasa dan Kabupaten Asahan,” ujar Kadis Pariwisata Pemkab Tobasa, Ultrison Simangunsong, Senin (27/11).

Di saat bersamaan, Toba Kaldera Asahan River 2017 juga mengajak para peserta untuk menikmati suguhan kekayaan budaya hingga kuliner Sumatera Utara. Ini sekaligus memberikan edukasi mengenai sosial budaya Sumatera Utara, khususnya daerah wisata Danau Toba.

“Kami mengajak seluruh peserta dan penonton yang datang untuk merasakan keindahan perbukitan Toba. Peserta akan mendapatkan pengalaman arung jeram bernuansa alam yang bersih dan sejuk, tentu saja dengan latar belakang keindahan Danau Toba,” tambahnya.

Ucapan Ultrison bukanlah tanpa alasan. Sungai Asahan yang airnya berasal dari Danau Toba adalah tempat yang pas untuk olahraga yang menantang adrenalin tersebut. Sungai asahan menawarkan 22 kilometer trek sungai yang sangat wow. Debit airnya mencapai 120 meter per kubik per detik. Kedalaman rata-ratanya 5 meter. Karakter arus yang deras itulah yang membuat Sungai Asahan sangat cocok untuk kejuaraan tingkat dunia.

“Sungai Asahan oleh pecinta olahraga arung jeram internasional dikategorikan sebagai sungai terbaik ketiga di dunia setelah Sungai Zambesi di Afrika dan Sungai Colorado di Amerika Serikat. Makanya peserta mancanegaranya antre,” tuturnya.

Tingkat kesulitannya sangat tinggi. Untuk ukuran dunia, level kesulitannya masuk di grade antara 4-5+. Dengan tingkat kesulitan seperti ini, biasanya hanya sedikit orang yang mampu mengarungi sungai tersebut. Para atlet yang akan terjun mengarungi sungai harus betul-betul profesional, lincah dalam mengendalikan perahu, serta punya jam terbang tinggi. “Sudah ada 17 tim yang siap adu skil di Toba Kaldera Asahan River 2017. Semuanya pro,” ucap dia.

Yang tidak bisa ikut ambil bagian, jagan keburu bete dulu. Penonton dijamin bisa ikutan happy lantaran Sungai Asahan juga menawarkan eksotisme alam dan budaya. Hutan-hutan perawan di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Dolok Surungan yang berada di sepanjang daerah aliran sungai Asahan Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Asahan, masih menyimpan banyak misteri dan tantangan yang layak dieksplorasi.

Belum lagi keberadaan Air Terjun Harimau setinggi 30 meter. Ini menjadi suguhun awal indahnya wilayah Kampung Parhitean. Budayanya juga sangat oke. Kalau tak percaya, tengok saja komunitas ‘Parmalim’. Di sana juga ada rumah-rumah panggung memanjang tanpa kamar yang sangat unik dan khas. Juga hamparan sawah hijau berundak yang siap memanjakan mata wisatawan.

Amenitasnya juga sudah oke. Yang kelas Internasional ada Taman Simalem Resort. Mau cari backpackeran juga ada. Kulinernya? Nggak bakal bikin galau. Ikan bakar dengan sambal andaliman atau mie gomak yang menggugah selera dipastikan siap menemani. “Lebih seru kalau datang dan saksikan sendiri. Siapkan saja storage foto yang besar karena pasti akan banyak ditemui spot foto yang keren,” ungkapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut tersenyum sumringah saat ditanya tentang Danau Toba. Menurutnya, Danau Toba itu adalah destinasi yang punya keindahan tanpa batas. Kulturnya sangat kental, alamnya luar biasa dan kulinernya pun sangat oke.

“Soal potensi sudahlah saya tidak perlu panjang lebar. Tanggal 24-26 November kemarin ada internasional kayak marathon yang sukses digelar di Danau Toba. Alamnya luar biasa, budayanya kuat, kulinernya wow. Amenitasnya juga sudah lengkap. Mau penginapan kaki lima sampai hotel bintang lima ada di sana. Aksesnya mudah. Sekarang Bandar Udara Silangit sudah bertaraf internasional. Jadi silakan ke Danau Toba. Dijamin Anda akan happy,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

Pebalap Iran Dominasi Tour de Singkarak 2017

0

Pebalap asal Iran menjadi yang terbaik pada Tour de Singkarak (TdS) 2017.

Pada Etape kesembilan yang finis di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, (26/11) Minggu, pebalap asal Timur Tengah menjadi yang terbaik pada kejuaraan TdS adalah Khalil Khorshid dari Tabriz Shahrdary Team.

Pebalap dengan nomor start 45 ini langsung diganjar hadiah Rp100 juta setelah membukukan total waktu 30:‪12:18. Dia pun mengaku bangga. Maklum, rekan satu timnya, Ghader Mizbani gagal melanjutkan lomba. Ghader dipaksa harus out lantaran mengalami cedera setelah jatuh di etape kedua yang finis di Sawahlunto.

“Saya senang sekali bisa meraih hasil terbaik. Apalagi saya baru pertama kali turun di TdS. Sambutan masyarakat juga luar biasa. Insya Allah saya akan kembali lagi tahun depan,” kata Khalil Khorshid usai menerima medali kemenangan di Kota Bukittinggi.

Selain menjadi juara umum dan meraih yellow jersey, Khalil Khorshid juga dinobatkan sebagai raja tanjakan (polkadot jersey) di kejuaraan dengan level 2.2 itu. Ia mampu mengumpulkan 92 poin. Poin ini didapatkan setelah melalui titik tanjakan (KOM) yang ada di setiap etape dan salah satu yang tertinggi dia etape lima dari Solok menuju Solok Selatan maupun Embun Pagi.

Selain itu, Khalil juga sukses membawa timnya Tabriz Shahrdary Team menjadi juara umum tim dan berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp120 juta.

Untuk predikat raja sprint TdS 2017 direbut pebalap debutan Robert Muller dari tim Embrace The World Cycling Jerman. Dia sukses meraih skor tertinggi sebesar 77 poin. Selain itu, pebalap dengan nomor start 122 ini juga mampu menjuarai etape pertama dan ketiga.

“Hasil yang cukup bagus di TdS. Saya senang dengan hasil yang saya raih. Saya berharap balapan kedepan jauh lebih baik terutama untuk transfer. Idealnya satu jam saja. Tapi saya akan berusaha untuk kembali tahun depan,” katanya.

Sementara itu, pebalap Indonesia yang paling sukses dan berhak meraih red white jersey adalah Jamal Hibatulloh dari KFC Cycling Team. Pebalap asal Sumedang Jawa Barat itu membukukan total catatan waktu 30:24:43 dan pada klasemen umum berada diposisi enam.

“Saya sangat berkesan dengan hasil TdS tahun ini. Apalagi saya mampu masuk sepuluh besar klasemen umum. Harapan saya TdS akan terus ada,” kata pebalap dengan nomor start 21 itu.

Selama turun di TdS 2017, Jamal Hibatulloh sukses menjadi juara etape empat yang finis di Ngalau Indah, Payakumbuh. Selain itu juga membantu timnya untuk menjadi tim terbaik kedua secara umum dan menjadi yang pertama untuk tim asal Indonesia.

Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara yang hadir di etape terakhir ini memberikan ucapan selamat pada para pebalap yang menjuarai TdS 2017 kali ini.

“Saya berharap para atlet balap sepeda internasional ini bisa menjadi duta pariwisata Indonesia, menceritakan keindahan alam dan budaya Sumatera Barat khususnya pada kerabat maupun penggemar di negara masing-masing,” ujar Ukus Kuswara seusai memberikan hadiah kepada para Juara Tour de Singkarak 2017 di Bukittinggi.

Ukus juga menjelaskan penyelenggaraan event sport tourism TdS 2017 memberikan dampak langsung pada ekonomi masyarakat serta media value yang tinggi.

“Multiplier effect pariwisatanya cukup besar. Ini akan berpengaruh terhadap sektor-sektor lainnya, misalnya pertanian, perdagangan dan juga transportasi. Dan Tour de Singkarak ini sebagai sarana promosi efektif untuk pariwisata Sumatera Barat,” ungkap Ukus Kuswara.

Ukus Kuswara juga menjelaskan sejak 2013 Amauri Sport Organisation (ASO) merekomendasi TdS menjadi kejuaraan mayor di Asia karena mampu menyedot lebih dari satu juta penonton. Ranking TdS tingkat dunia dari jumlah penonton menduduki peringkat ke-5, setelah Tour de France, Giro d’Italia, Vuelta a Espana, Santos Tour Down Under dan Tour de Singkarak.

“Ini prestasi yang perlu dipertahankan Tour de Singkarak, sebagai balap sepeda panutan balap sepeda lainnya yang muncul tahun berikutnya di Indonesia. Dan tentunya sebagai brand kuat ke mancanegara,” ungkap Ukus Kuswara.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengucapkan terima kasih terhadap masyarakat Sumatera Barat yang turut menyukseskan Tour de Singkarak 2017. Layangan apresiasi juga ikut dialamatkan Pemerintah Kabupaten/Kota Sumatera Barat. “Dan tentunya pihak kepolisian dan pihak keamanan lainnya yang telah membantu keamanan event TDS kali ini,” ungkap Nasrul Abit.

Nasrul Abit menjelaskan, setelah penyelenggaraan 9 tahun TDS terjadi pertumbuhan positif di Sumatera Barat seperti petumbuhan hotel dari tahun ke tahun.

“Pada tahun 2014 tercatat 274 hotel, dan homestay sebanayak 5.588 kamar. Di tahun 2016 meningkat menjadi 339 hotel dan homestay sebanyak 7.799 kamar,” ungkapnya.

Menpar Arief Yahya pun ikutan sumringah. Dia mengaku happy lantaran Tour de Singkarak yang telah dirintis sejak 2009 telah diakui secara internasional dan menjadi agenda resmi tahunan dari organisasi balap sepeda dunia ( Union Cycliste Internationale). Bahkan evennya banyak diminati team balap sepeda yang berkualitas.

“Selama tujuh tahun terakhir ini kita dapat melihat peningkatan luar biasa pembangunan infrastruktur, sarana prasarana, usaha, dan fasilitas pariwisata di berbagai daerah di Sumatera Barat. Arus kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat juga terus menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun. Tour de Singkarak yangterbukti sukses menjadi kekuatan dan pilar yang sangat strategis bagi Sumatera Barat. Ke depan, ini akan menjadi instrumen yang memiliki dampak besar untuk pengembangan regional wilayah ini dan provinsi-provinsi sekitarnya,” ucap Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*)

Klasemen akhir Tour De Singkarak 2017

Klasemen umum (yellow jersey)
1. Khalil Khorshid (Tabriz Shahrdary Team) 30:‪12:18‬
2. Daniel Whitehouse (CCN Cycling Team) 30:‪13:06‬
3. Yonnatta Alejandro Monsalve (Qinghai Tianyoude Team) 30:‪21:36‬

Klasemen sprint (green jersey)
1. Robert Muller (Embrace The World Cycling) 77 poin
2. Imam Arifin (KFC Cycling Team) 57 poin
3. Daniel Whitehouse (CCN Cycling Team) 51 poin

Klasemen tanjakan (polkadot jersey)
1. Khalil Khorshid (Tabriz Shahrdary Team) 92 poin
2.Wilmar Jahir Munos Peres (Sapura Pro Cycling) 71 poin
3. Loic Desriac (Bikelife-Dong Nai) 51 poin

Klasemen pebalap Indonesia (red white jersey)
1. Jamal Hibatulloh (KFC Cycling Team) 30:24:43
2. Agung Ali Sahbana (KFC Cycling Team) 30:29:58
3. Abdul Soleh (BRCC Banyuwangi) 30:32:46

Klasemen tim
1. Tabriz Shahrdary Team 91:‪03:00‬
2. KFC Cycling Team 91:25:20
3. Sapura Pro Cycling Team 91:28:32

Tour di Timor 2017 di Nusa Tenggara Timur

0

Tour di Timor 2017 yang siap digelar. Seluruh destinasi wisata yang keren dipastikan siap menyapa setiap tamu yang datang.

“Usai Tour de Flores, kini hadir Tour di Timor. Ini akan membuat potensi wisata di sejumlah kabupaten di NTT semakin populer di dunia,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara. Esthy Reko Astuti, Senin (27/11).

Tour di Timor (TdT) 2017 yang digelar pertamakalinya ini akan menempuh jarak sepanjang 386 km. Lintasannya terbagi atas empat etape. Dan rutenya akan melewati pesona wisata crossborder Indonesia yang berawal dari Betun Malaka sampai dengan kota Kupang.

“Ini akan menjadi even yang sangat efektif untuk promosi. Nilai media value atau media branding-nya tinggi. Media value yang didapat minimal bisa dua kali lipat dari direct impact turis yang datang, karena dipromosikan oleh media nasional dan internasional sebelum, sesaat, dan sesudah acara,” tutur wanita berkerudung ini.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Dr. Marius A. Jelamu ikut mengamini. Karenanya, seluruh rutenya diset melalui tempat-tempat eksotis. Dari titik start hingga garis finish, semuanya akan menyuguhkan panorama yang keren.

“Lapangan umum Betun akan jadikan sebagai garis start untuk para pesepeda yang akan mengeksplore obyek wisata di sepanjang perjalanan Malaka – Kupang,” ujar Jelamu.

Penekanannya nanti bukan ke kegiatan perlombaan balap sepeda. Namun, lebih pada kegiatan bersepeda sambil mengeksplore obyek-obyek wisata di Pulau Timor. “Dari awal lomba kita akan membawa para peserta Tour de Timor ke pantai Motadikin. Di sana kami akan mengenalkan sekaligus mempromosikan keindahan pantai Motadikin,” tambahnya.

Di Motadikin, seluruh peserta bisa menikmati panjang garis pantai sekitar 10 km. Bisa juga melihat dan merasakan langsung kehidupan nelayan. Dan semuanya, bisa dinikmati sambil melihat hamparan berbagai jenis pohon bakau di sepanjang pesisir. “Secara total, etape pertama ini akan menempuh jarak 70.8 km hingga Atambua. Nanti peserta akan semalam menginap di Atambua,” lanjutnya.

Di etape kedua, ada rute Atambua ke Kefamenanu Timor Tengah Utara (TTU) yang siap dilibas dengan jarak 28.3 km. “Sebelum finish TTU, peserta akan menyinggahi obyek wisata seperti perbatasan Motaain, Gapura Adipura, Taman Makam Seroja, Kolam susuk, Tanjung Bastian dan pantai Atapupu Wini,” bebernya.

Bermalam di TTU, keesokan harinya, peserta akan menempuh jarak 86.2 km menuju Soe Timor Tengah Selatan (TTS). Obyek wisata yang ditawarkan disini dijamin bakal bikin happy. Peserta bisa mengeksplore obyek wisata Buat dan juga menyaksikan atraksi budaya khas NTT.

Dan Etape IV yang merupakan etape terpanjang 110 km, para peserta akan menyusuri Soe hingga kota Kupang. Sebelum masuk kota Kupang, peserta akan disuguhi pesona alam yang mempesona seperti obyek wisata Madu Polen, Kolam renang Camplong, Gunung Fatulue hingga kantor Bupati Kupang, Lasiana. Baru setelah itu peserta memasuki garis finish di depan rumah Gubernur NTT.

“Di setiap tempat singgah peserta diwajibkan untuk mengabadikan momen di titik wisata dan memviralkannya di media sosial. Bisa facebook, instagram, twitter dan medsos lainnya. Hasil jepretannya akan dilombakan dan pemenang akan mendapatkan hadiah yang sangat menarik,” tandasnya.

Saat ini, sudah ada 600 peserta yang mendaftar. Sebanyak 241 peserta di antaranya berasal dari Timor Leste. “Target kami ada 600 pegowes Timor Leste yang akan ikut serta,” pungkasnya.

Menpar Arief Yahya juga tak ingin ketinggalan mempromosikan Tour di Timor 2017. Baginya, event ini tak hanya bermakna bagi promosi destinasi NTT, tetapi juga merupakan bagian dari sosialisasi branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia kepada masyarakat nasional dan luar negeri.

“Silakan datang ke NTT. Semua potensi Nusa Tenggara Timur dari budaya, alam, infrastruktur sampai disiplin aparatnya ditampilkan di sini,” kata Menpar Arief Yahya.

Dengan event TdT, provinsi yang dulunya merupakan kawasan pengungsian Timor Timor itu diyakini yang selama ini bakal menjelma menjadi destinasi wisata top. Makin ngehits. “Lebih seru datang dan saksikan langsung ketimbang dengar cerita orang. Ayo datang ke NTT, tonton TdT. Jangan lupa sebarkan seluruh keseruannya di medsos masing-masing,” ucap Arief Yahya. (*)

Berharap RUU Daerah Kepulauan Disahkan

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun memberikan kenang-kenangan saat acara sosialisasi tentang daerah kepulauan oleh Komite I DPD RI, Senin (27/1). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun Berharap Rumusan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan segera disahkan. Karena hal tersebut akan berpengaruh besar terhadap pembangunan Provinsi Kepri dan 7 Provinsi Kepulauan lainnya yang ada di Indonesia ke depan.

Dengan adanya UU tersebut maka pembagian DAU dan DAK tentu tidak lagi hanya dihitung luas daratannya saja sebagaimana yang terjadi selama ini. Namun luas laut juga ikut dihitung. Hal ini disampaikan Gubernur saat membuka sosialisasi RUU tentang Daerah Kepulauan oleh Komite I DPD RI di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (27/11).

Pada kesempatan ini Gubernur mengatakan bahwa RUU tentang daerah Kepulauan merupakan representasi masyarakat daerah, hadir sebagai bentuk penghargaan, penghormatan dan apresiasi DPD terhadap aspirasi yang berkembang pada masyarakat kepulauan yang membutuhkan pembangunan infrastruktur, ekonomi maupun SDM yang seimbang dengan daerah yang memiliki luas daratan yang lebih banyak.

“Kita tahu bahwa DPD RI telah mengesahkan draft Rancangan Undang-undang (RUU) tersebut dan atas inisiatif tersebut RUU Daerah Kepulauan masuk Prioritas Prolegnas 2017, kebutuhan akan masyarakat di kepulauan tersebut perlu perhatian khusus demi terwujudnya sila kelima yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Nurdin.

Nurdin melanjutkan bahwa konsep membangun dari pinggiran menjadi saah satu Nawacita Jokowi-JK, dengan semakin cepat terwujudnya pengesahan maka upaya memperkuat jati diri sebagai negara maritim akan terpenuhi karna memiliki asas kepastian hukum pengelolaan dan penyelenggaraan pemerintahsn di wilayah kepulauan.

“Kepri merupakan salah satu Provinsi di Indonesia dengan jumlah pulau terbanyak, tercatat saat ini memiliki 2.408 pulau, atas dasar ini Kepri sangat menyambut baik disusunnya RUU tentang daerah Kepulauan agar menjadi payung hukum yang lebih kuat bagi pemerintah daerah dalam menyusun rencana-rencana pembangunan nya,” sambung Nurdin.

Kepada para peserta yang mengikuti sosialisasi, Gubernur berharap agar dapat memanfaatkan kesempatan mempelajari dan menelaah lebih jauh lagi esensi dan substansi dari RUU tentang daerah Kepulauan ini.

“Saran dan masukan yang berharga dapat langsung kita sampaikan kepada Komite I DPD RI, kemauan Politik yang tinggi untuk membangun wilayah membutuhkan koherensi dan sinergitas UU yang mewadahi gagasan memajukan wilayah Kepulauan,” pesan Nurdin.

Sementara itu Ketua Komite I DPD RI Akhmad Muqowam mengatakan mengatakan bahwa RUU yang akan disosialisasikan ini merupakan bentuk kerja sama yang serius, tekad dan semangat yang menjadikan masyarakat daerah kepulauan dapat menjadi lebih sejahtera.

“Diharapkan dapat segera menjadi undang-undang sehingga tuntutan dan keinginan masyarakat Kepulauan khususnya Kepri dapat segera terwujud dengan adanya Regulasi ini,” ujar Akhmad.

Akhamd melanjutkan pemilihan nama sangat penting agar rancangan yang diajukan sesuai dengan regulasi yang ada.

“Bukan untuk Provinsi atau Kabupaten/Kota namun lebih Ke Daerahnya, saat ini kita sedang menunggu surat dari Presiden agar dapat melanjutkan ketahap berikutnya yakni pembagasan bersama DPR, untuk itu dibutuhkan pemahaman yant selaras antara DPD dan Daerah terkait dalam hal ini selain Kepri ada daerah lainnya yakni Bangka Belitung dan Sulawesi Tenggara,” sambungnya lagi.

Hadir pada kesempatan tersebut Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, Asisten I Bidang Pemerintahan Raja Ariza, Asisten Pemerintah Kota Tanjungpinang Ahadi, sejumlah Kepala OPD Provinsi Kepri, Ketua Lembaga Adat Melayu Abdul Razak, beserta tamu undangan lainnya. (bni)

Ada Akomodasi Bagi Wisman yang Tertahan di Bandara Ngurah Rai

0

Inilah Bali, Indonesia. Menangani persoalan kemanusiaan dengan cara-cara yang sangat manusiawi.

Di saat erupsi Gunung Agung memaksa Bandara Internasional Ngurah Rai tutup, Senin, 27 November 2017, pukul 07.15 WITA sampai 18 jam, para industri pun bergerak.

Bukan untuk kepentingan bisnis, mengejar laba, atau memburu omzet perusahaan. Tetapi mencari cara untuk menservis wisman yang “terlantar” di Bandara Bali akibat cancellation. Mereka yang tidur dan menginap di airport langsung disediakan akomodasi gratis, malam ini.

“Tidak boleh ada satu pun wisatawan yang tidur dan menginap di bandara, sampai menunggu bandara dibuka. GIPI Bali (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) bersama Pemkab Badung menyiapkan akomodasi gratis, untuk malam ini, dan besok kalau bandara masih tutup,” kata Gus Agung, Ketua GIPI Bali.

Akomodasi itu, kata Gus Agung, termasuk breakfast atau makan pagi. Pengusaha sepakat, harganya disamakan, dan dipatok nett. “Pemkab Badung menyiapkan budget Rp 2M untuk 2 malam, 1 kamar untuk dua tamu, dan mulai malam ini,” kata Gus Agung.

Gus Agung dan para pengusaha GIPI Bali sependapat dengan Menpar Arief Yahya, travellers yang berlibur di Bali itu adalah customers industri pariwisata. Ketika mereka diperlakukan dengan istimewa, dalam situasi yang sedang sulit, itu akan berdampak positif dan jangka panjang.

Begitupun sebaliknya. Jika mereka dibuarian tidur tidak nyaman, terlantar di bandara, apalagi sampai sakit, dan stakeholder pariwisata di Bali tidak peduli, tidak memberi service yang baik, alamat akan berdampak negatif ke depan. Mereka akan cerita ke mana saja, dengan siapa saja, dan kapan saja.

Di era media sosial ini, bahkan mereka bisa posting bebas mengungkapkan isi kekesalan hatinya. “Begitu dilayani dengan sangat baik, sangat terhormat, sangat manusiawi, mereka pun akan memposting kegembiraan hatinyq, di tengah suasana panik,” kata Gus Agung.

Menpar Arief Yahya menambahkan, ketika kita memberikan services jauh melebihi ekspektasi customers, mereka akan menjadi sangat loyal. Merela juga akan bercerita ke mana saja, melalui channel media apa saja, tentang kebaikan hati para industriawan dan pemerintah Bali, dan Indonesia!

“Saya sudah kenyang dengan pengalaman di manajemen korporasi dengan cara itu. Maka, apa yang dilakukan Pemkab Badung dan GIPI Bali itu sangat bagus! Begitulah seharusnya, berinvestasi jangka panjang,” jelas Menpar Arief Yahya.

Nilai Rp 2M yang disiapkan Pemkab Badung itu, sebenarnya tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan rata-rata Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama setahun. Gus Agung menyebut rata-rata PAD nya Rp 7Triliun setahun, angka Rp 2M itu hanya sama dengan subsidi ke 2 RT saja di Kab Badung.

Tetapi, langkah Pemkab Badung yang mau membudgetkan untuk wisman yang tidak mendapatkan fasilitas akomodasi dari airlines akibat cancellation itu sudah sangat bagus.

Mereka juga menyadari, bahwa core economy Badung adalah pariwisata. Customersnya adalah travellers. Merawat customers itu adalah cara terbaik agar mereka menjadi customers setia dan tetap berwisata ke Bali. (*)

Gubernur Se-Sulawesi Sepakat Perkuat Konektivitas Pariwisata

0

6 Provinsi di Sulawesi sepakat memperkuat konektivitas pariwisata. Kesepakatan itu tertuang saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pariwisata Regional Sulawesi di Kota Gorontalo.

Semuanya kompak mengembangkan sistem transportasi darat melalui percepatan pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi.

“Rakor Pariwisata Regional Sulawesi juga menyatakan mendukung target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman). Kami juga bulat mendukung 270 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air pada 2019,” ujar Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Janggola, Minggu (26/11).

Konektivitas pun langsung disentuh. Enam provinsi di Sulawesi nantinya diset nyambung. Semua terkoneksi.

“Mengapa hal ini perlu dilakukan? Karena laju pertumbuhan pariwisata di Sulawesi masih terhambat oleh kurang memadainya konektivitas antar daerah. Sebab itu kita fokus menyelesaikan masalah konektivitas ini,” kata Longki.

Dalam Rakor tersebut setiap provinsi memaparkan arah pembangunan pariwisata daerahnya masing-masing. Hasilnya, muncul poin-poin rumusan yang telah disepakati bersama.

Poin tersebut antara lain mendukung target pencapaian 20 juta wisman 2019. Kemudian memperkuat konektivitas pariwisata di Sulawesi dengan pengembangan sistem transportasi darat melalui percepatan pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi. Selain itu, juga pembangunan pelabuhan, sarana dan sistem transportasi yang menghubungkan titik-titik destinasi pariwisata di Sulawesi

“Poin tadi meliputi juga kerjasama sub-regional sebagai pusat pertumbuhan pariwisata di Sulawesi. Mencakup cluster Teluk Tomini di sisi utara dan cluster Teluk Bone di sisi selatan, serta mempercepat realisasi gagasan Sulawesi Cruise Line,” tutur Longki.

Gagasan lainnya yaitu soal memperkuat tata kelola pembangunan pariwisata regional Sulawesi melalui sinergitas visi dan program Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Juga mendorong lahirnya identitas pariwisata Sulawesi sebagai Regional Tourism Branding.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar, Dadang Rizki Ratman menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Rakor Pariwisata Regional Sulawesi yang baru pertama kali diselenggarakan.

“Penyelenggaraan Rakor ini sebagai bentuk konkrit dari upaya membangun sinergitas dalam Indonesia Incorporated yaitu pengintegrasian pembangunan pariwisata dalam region Sulawesi,” kata Dadang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga ikut mendorong keseriusan pemimpin daerah untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang tujuannya untuk pariwisata, akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Sulawesi.

“Yang penting CEO commitmen. Bila Gubernur dan Bupatinya commit, maka semua go easier. Tapi bila tidak, maka semuanya akan menjadi sulit. Saya berterima kasih seluruh gubernur se-Sulawesi yang sudah menunjukkan commitmennya,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief juga menyebut Sulawesi yang memiliki banyak potensi wisata sangat tepat memiliki konektivitas yang kuat. Konektivitas tersebut tentunya akan berdampak positif untuk mempercepat infrastruktur lainnya.

“Ini akan meningkatkan kunjungan wisman secara signifikan,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Peta Pilwako Tanjungpinang Bergeser

0
Endri Sanopaka. F.Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Tanjungpinang, Endri Sanopaka mengatakan masing-masing kandidat petahana masih wait and see. Lantaran belum menunjukan keputusan politik yang strategis. Bahkan ia memprediksikan terbuka peluang pertarungan gender di Pilwako Tanjungpinang mendatang.

“Sejauh ini dua kandidat petahana sudah mendeklirkan diri. Tetapi belum menentukan pilihan yang pasti,” ujar Endri Sanopaka menjawab pertanyaan Batam Pos, kemarin.

Menurut Endri, di tengah ketidakpastian politik tersebut, berhembus kabar, baik Lis maupun Syahrul sama-sama tengah mempertimbangkan pendamping berbasis gender. Apalagi sejak beberapa belakangan Lis memang digadang-gadangkan bakal berpasangan dengan Maya yang merupakan putri Mantan Walikota Tanjungpinang, Suryatati A Manan.

“Perkembangan ini tentunya menjadi media evaluasi bagi kandidat yang lain,” paparnya.

Salah satu perhitungan politiknya untuk mengimbangi hal itu adalah dengan menggandeng kandidat berbasis gender. Sehingga tidak ayal, apabila nama-nama beken seperti Dewi Komalasari Ansar, kader Partai Golkar Kepri. Selain itu ada nama Rahmah kader PDI Perjuangan yang juga punya kapasitas tersendiri.

“Menarik tentunya untuk kita tunggu. Karena memang pertarungan berbasis gender sangat terbuka,” paparnya.

Dijelaskannya, upaya Lis untuk menggandeng Maya, tentu dilatar belakangi Pilkada lalu. Meskipun sebagai rival pada waktu itu, tetapi Maya sudah punya investasi politik dimata masyarakat Tanjungpinang. Apalagi ditambah dengan kehadiran Suryatati A Manan juga akan memberikan pengaruh yang besar.

Hal ini tentu harus siasati Syahrul, jika memang ingin memenangkan Pilkada Tanjungpinang nanti. Kemudian berbicara nama Dewi Ansar yang sekarang ini duduk sebagai legislator DPRD Kepri juga cukup dikenal masyarakat. Golkar sudah pasti punya perhitungan strategis untuk mengukur elektabilitas kadernya. Artinya jika memang kader berbasis gender yang punya tingkat elektabilitas.

“Situasi ini juga menimbulkan ancaman, bagi kader golkar yang selama ini digadang-gadang bakal berpasangan dengan Syharul,” paparnya lagi.

Satu nama lainnya adalah Rahmah legislator PDI Perjuangan. Meskipun terbilang wajah baru di DPRD Kota Tanjungpinang, tetapi perolehan suaranya sangat signifkan apabila dibandingkan dengan kader PDI P lainnya. Bekaca dari hasil tersebut, tentunya menjadi paramater politik bagi Syahrul. “Jika pertarungan gender yang terjadi, juga membuka peluang Pilkada Tanjungpinang diikuti lebih dari dua pasangan calon,” tutup Endri Sanopaka.(jpg)