Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 12734

2018 Semua Transaksi Nontunai

0
Bupati Karimun, Aunur Rafiq. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq menegaskan, penerapan transaksi nontunai di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Karimun sudah dimulai 2018. Ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 10 tahun 2016 dan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 910/1867/SJ tentang implementasi transaksi nontunai yang harus dilaksanakan selambatnya Januari 2018.

“Tanggal 1 Januari 2018, transaksi nontunai pada pemerintahan sudah dapat diterapkan,” ungkap Bupati yang ditemui usai membuka sosialiasi implementasi transaksi non tunai, Senin (27/11).

Secara bertahap akan diterapkan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selanjutnya diterbitkan Peraturan Bupati tentang pelaksanaan transaksi nontunai. Terutama penerapan di kecamatan-kecamatan yang memiliki penjaringan atau sistem perbankan online.

“Mungkin yang dirasakan kesulitan menerapkan sistem transaksi nontunai yakni Kecamatan Durai, Moro, dan Buru. Soalnya belum ada bank di tiga kecamatan tersebut sebagai sarana pendukung sistem transaksi nontunai,” beber Rafiq.

Karena tidak ada bank, maka transaksi tunai di diperbolehkan. Namun begitu, lanjut Rafiq, besaran transaksi tunai akan dibatasi. Misalnya bagi kecamatan yang belum memiliki bank dibatasi Rp 20 juta. “Pastinya, untuk penerapan transaksi nontunai sudah dipersiapkan Peraturan Bupati,” imbuhnya.

Sosialiasi implementasi transaksi nontunai yang ditaja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ini menghadirkan sejumlah narasumber. Di antaranya dari Kemendagri, BPK Perwakilan Kepri, Bank Indonesia, dan Provinsi DKI yang telah menerapkan transaksi nontunai.

Sementara Kasibid Dirjen Bina Keuangan Daerah, Elsa Natalia Sinulingga menyampaikan, pelaksanaan transaksi nontunai pada pemerintah daerah paling lambat 1 Januari 2018. Yakni meliputi penerimaan daerah dan pengeluaran daerah. Selanjutnya, bupati diminta berkoordinasi dengan lembaga keuangan bank dan atau lembaga bukan bank terkait di daerah.

“Untuk penerapannya, bupati harus menetapkan kebijakan melalui Peraturan Bupati, serta menyusun rencana aksi atas pelaksanaan implementasi tranksaksi nontunai tersebut,” paparnya.

Terkait keterbatasan infrastruktur di pemerintah daerah, penyelenggaraan transaksi nontunai bisa dilaksanakan secara bertahap. Yakni dengan melakukan pembatasan penggunaan uang tunai, baik untuk transaksi penerimaan maupun transaksi pengeluaran.
“Pastinya, bupati harus melaporkan perkembangan kesiapan implementasi transaksi nontunai pada pemerintah provinsi. Termasuk melakukan monitoring atau evaluasi atas implementasi transaksi non tunai tersebut,” tegasnya. (enl)

Beri Edukasi

0

 

Petugas bagian operator jaringan gas (jargas) Perusahaan Gas Negara (PGN), Jubel Hutagalung, 31, mengedukasi pelanggan untuk mengetahui kebocoran pada instalasi pada meteran dan pengaturan volume tekanan gas di rumah makan Ojo Lali Putra Solo milik Sulastri , 52, di Taman Carina, Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (23/11).

Sulastri mengatakan, pemakaian gas PGN ini lebih hemat dan praktis, lebih hemat apa lagi untuk usaha rumah makan miliknya.

Perusahaan Gas Negara memiliki 4001 pelanggan pada tahap satu dalam 16 perumahan di Batam.

Foto/teks: Dalil Harahap/Batam Pos

 

 

Waspadai Awan Cumulonimbus

0
f-slamet – Warga melintas di Gunung Bintan yang diselimuti awan yang
cukup pekat, kemarin siang.

batampos.co.id – Badan meteorologi, klimatologi dan geofisika (bmkg) Tanjungpinang memprediksi dalam tiga hari ke depan, wilayah kepulauan riau (kepri) akan diguyur hujan
dengan intensitas sedang hingga tinggi.

“Tekanan yang rendah di perairan Samudra Hindia sangat berpotensi terjadinya hujan deras,” kata kepala bmkg Tanjungpinang Dhira utama saat dihubungi Batam Pos, Senin (27/11) kemarin siang.

Bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah terbuka, ia mengimbau agar mewaspadai cuaca buruk yang melanda sewaktu waktu. Meski dalam tiga hari ini hujan yang menguyur relatif terjadi dalam kurun waktu satu hingga dua jam namun sering.

Tidak hanya itu, Dhira juga mengimbau ke masyarakat untuk mewaspadai kemunculan awal Cumulonimbus. Dijelaskannya, awal cumulonimbus adalah gumpalan awal
yang terlihat sangat gelap serta pekat. Awan dengan ciri-ciri ini memiliki potensi yang besar terjadinya angin puting beliung. “Jika sudah melihat awal dengan ciri-ciri seperti ini alangkah baiknya menghindari,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan jauh tiba-tiba dilanda hujan dan petir sebaiknya berhenti dan berteduh di tempat yang terlindung. “Jangan berlindung di bawah pohon yang tinggi karena bisa disambar petir atau hindari berlindung di pohonnya yang rawan roboh karena dapat tertimpa, dan jangan juga berlari ke
lapangan, sebaiknya berlindunglah di tempat yang aman,” imbuhnya.

Di lain hal, ia mengatakan gelombang di Batam, Bintan dan Tanjungpinang mengalami peningkatan. Gelombang tinggi terjadi pada kisaran 0,5 hingga 1 meter, sedangkan di laut natuna dan Anambas gelombang berkisar hingga dua meter. “kalau cuaca sedang buruk, sebaiknya menunda bepergian dengan kapal atau sampai cuaca benar-benar
kembali normal. Begitu juga dengan penerbangan meski sejauh ini masih
normal, belum ada gangguan penerbangan,” imbuhnya. (cr21)

Hari Ini, Bandara Ngurah Rai Bali Ditutup 24 Jam lagi

0

Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali pagi ini, 28 November 2017 ditutup lagi. Mulai pukul 07.00 WITA, sampai 07.00 WITA besok, 29 November 2017. Penutupan itu disampaikan oleh Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia.

AirNav menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) nomor A4274/17 mengenai perpanjangan penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Erupsi Gunung Agung yang terjadi semalam menutupi ruang udara di atas Bandara I Gusti Ngurah Rai sehingga mempengaruhi keamanan penerbangan.

Semula, bandara ditutup sampai Selasa (28/11) pukul 07.00 WITA, sekarang menjadi sampai Rabu (29/11) pukul 07.00 WITA.

“Setelah erupsi yang terjadi tadi malam, diadakan rapat koordinasi di Kantor Otoritas Bandara pukul 01.00 WITA bersama seluruh stakeholder terkait. Diputuskan dalam rapat tersebut bahwa penutupan diperpanjang sampai besok pagi pukul 07.00 WITA. Keputusan rapat disampaikan ke Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan disetujui,” ujar Direktur Operasi AirNav Indonesia, Wisnu Darjono, Rabu (28/11). Sebab, lanjut Wisnu, keputusan penutupan merupakan kewenangan regulator, yang ditindaklanjuti dengan penerbitan NOTAM oleh Airnav Indonesia.

Keputusan tersebut, lanjutnya, diambil mengingat aktivitas Gunung Agung yang terus meningkat dan adanya erupsi. Memang data paper test yang disampaikan pihak penyelenggara bandara dan petugas Kantor Otoritas Bandara IV menunjukkan hasil NIL VA (Volcanic Ash) di area bandara, namun ruang udara telah terdampak abu vulkanik.

Dijelaskan Wisnu, laporan data analisa dan prediksi arah serta kecepatan angin daei BMKG menunjukan bahwa arah angin dari utara hingga timur laut dengan kecepatan 5-10 kts.

Selain itu, informasi SIGMET dari MWO Ujung Pandang menunjukan bahwa abu vulkanik bergerak ke arah selatan dan barat daya sehingga menutupi ruang udara diatas bandara I Gusti Ngurah Rai.

“Airnav Indonesia Cabang Denpasar menyatakan sesuai ploting area Volcanic Ash Advisory menunjukkan bahwa jalur pemanduan lalu lintas pesawat udara telah tertutup sebaran abu vulkanik, sehingga ini membahayakan penerbangan,” papar Wisnu.

Dia menyampaikan, sebagai dampak dari penutupan ini, seluruh penerbangan dari dan menuju Denpasar dibatalkan. “Kami dan seluruh stakeholder terkait mengedepankan keselamatan penerbangan. Jadi keputusan ini diambil demi alasan keselamatan penerbangan,” pungkas Wisnu.

Dari Gedung Sapta Pesona, Menpar Arief Yahya meminta para wisatawan baik nusantara maupun mancanegara harap bersabar. Kejadian alam, seperti erupsi gunung itu secara teknis memang tidak mudah diprediksi.

“Ikuti terus info dan perkembangan Bali dan Gunung Agung, hari ini kami melincurkan dark site di indonesia.travel, website Kemenpar. Yang ingin up date info terkait dengan aktivitas terbaru Gunung Agung silakan. Yg ingin mengeksplorasi info destinasi wisata Indonesia lain, juga silakan,” kata Menpar Arief Yahya, Selasa, 28 November 2017. (*)

Curi BB untuk Bayar Informan

0
Terdakwa penggelapan barang bukti narkoba AKP Dasta Analis saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (27/11). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Enam oknum polisi penggelapan barang bukti sabu seberat 0,5 kilogram nekat menjual sabu untuk membayar informan yang menginformasikan komplotan kurir yang membawa sabu 16 kilogram di Pelataran Hotel Comfort, Jumat (17/3) lalu. Hal ini terungkap pada sidang perdana yang beragendakan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin (27/11)

Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjungpinang, Zaldi Akri menyebutkan, usai melaksanakan press rilis penangkapan Achyadi, pemilik 16 kilogram sabu, Dasta langsung memerintahkan anak buahnya untuk mengambil sebagian barang bukti.

Para terdakwa, yakni Abdul Kadir, Kurniawan Tambunan, Indra Wijaya, serta Tomy Adriadi Silitonga diminta untuk menjual barang bukti untuk membayar informan serta operasional kegiatan Satresnarkoba .

“Terdakwa ini menyuruh anggotanya, dengan berkata “kalian ambil dan sisihkan barang bukti yang di brankas ruang Joko sedikit, lalu jualkan untuk bayar cepu (informan). Tolong saya ya, karena saya sudah pusing tidak ada uang untuk membayar Cepu 16 Kilo ini. Ini sudah di desak Aipda Subandri untuk membayar cepunya, karena sudah mau dekat lebaran,” ucapnya.

Ia mengatakan, untuk bisa melaksanakan perintah dan kesepakatan itu, pihaknya kemudian menemui terdakwa Joko Afrianto yang bertugas sebagai Bintara urusan Administrasi Tata Usaha (Urmintu) Satres Narkoba Polres Bintan. Joko juga memegang kunci brangkas penyimpanan barang bukti tersebut.

Setelah bertemu, terdakwa Joko sepakat mengambil barang bukti di brankas Sat Narkoba Polres Bintan. “Di bawah penguasaan terdakwa Joko Afrianto, ia hanya menyisihkan sebagian dari 10 bungkus sabu yang disimpan di ruangan tersebut. Sedangkan sisa lainnya di simpan diruangan SIKEU Polres Bintan sebanyak 11 paket, dari total 21 paket dalam perkara yang sedang dilakukan penyidikan atas nama tersangka Yoyok dan Suiri,” jelasnya.

Pada saat barang tersebut hendak dijual, Joko Afrianto tidak bisa ikut lantaran ingin menjemput mertuanya di bandara. Namun dirinya telah menyisikan 10 paket sabu-sabu yang sudah di perintahkan terdakwa Dasta, dan memberikan kunci brankas serta kode kunci untuk diambil terdakwa Abdul Kadir dan terdakwa Kurniawan Tambunan.

“Keesokan harinya Dasta Analis diberitahu terdakwa Indra Wijaya bahwa barang bukti sabu seberat 200 gram telah laku dijual kepada Andi Udin alias Uting (DPO) seharga Rp 50 juta. Udin membayar Rp 35 juta pada tanggal 1 Mei, sisanya Rp 15 juta akan ditransfer dua hari lagi,” terangnya.

Dari uang penjualan barang haram tersebut, terdakwa Dasta menyuruh terdakwa Indra Wijaya untuk mengambil uang Rp 32.500.000 dari terdakwa Abdul Kadir. “Sisanya sebesar Rp 2,5 juta untuk membeli kain gorden ruangan unit 1, Ruangan KBO (bagian Operasi) ,dan ruangan Urmintu. Serta membayar papan panel anggaran Sat Resnarkoba Polres Bintan. Selanjutnya sisa 300 gram yang belum terjual disimpan oleh terdakwa Joko Arfianto dalam brankas,” sebutnya.

Tak hanya itu, Dasta Analis juga sempat memerintahkan terdakwa Joko Arfianto, untuk menjual sisa sabu yang disimpan seberat 16,6 gram kepada Dwi Supriyanto Malik, dengan harga Rp 16 juta. Namun Dwi Supriyanto Malik keburu ditangkap oleh Sat Narkoba Polres Tanjungpinang.

Dari penangkapan tersebut, Sat Narkoba Polres Tanjungpinang kembali menangkap terdakwa Abdul Kadir dan Kurniawaan Tambunan, Senin (19/6) sekitar pukul 05.30 WIB.

Mendengar dakwaan itu, terdakwa Dasta Analis, Tomy Adriadi Silitonga, Indra Wijaya dan Joko Afrianto, Kurniawan Tambunan, Abdul Kadir, dan Dwi Supriyanto Malik (warga sipil) yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya A Nur Syarifuddin tidak menyatakan keberatan.

Maka dari itu Ketua Majelis Hakim Acep Sopian Sauri serta Majelis Hakim anggota Santonius Tambunan dan Afizal menunda persidangan selama satu pekan dengan memerintahkan JPU untuk menghadirkam saksi. (cr20)

Bintan Sabet Dua Penghargaan Nasional

0
Bupati Bintan Apri Sujadi menyapa masyarakat yang dirawat di rumah sakit umum daerah Bintan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, baru-baru ini. F. Kominfo untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi menyabet dua penghargaan tingkat nasional. Yakni penghargaan kabupaten sehat tingkat nasional pada tahun 2017 yang dianugerahkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan penghargaan Natamukti dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia.

Kepala Bagian Protokoler Kabupaten Bintan Aupa Samake membenarkan, Bupati Bintan Apri Sujadi akan hadir di Jakarta untuk menerima dua penghargaan pada Selasa (28/11) hari ini. Apri dijadwalkan akan hadir di ruang Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri di Jalan Medan Merdeka Utara nomor 7 Jakarta Pusat untuk menerima penghargaan kabupaten sehat tingkat nasional pada tahun 2017.

“Penghargaan tertinggi akan langsung diserahkan Mendagri Tjahjo kumolo didampingi Menkes Nila Djuwita F Moeloek, Selasa besok (hari ini),” ungkapnya.

Selain hal itu, ia mengatakan, Bupati Bintan juga akan menerima penghargaan Natamukti karena dinilai berhasil mendorong keberlangsungan usaha mikro kecil menengah di daerahnya dan peran pemerintah daerah sangat besar dalam mendukung umkm menjadi pilar utama keberlangsungan ekonomi di daerah.

“Rencananya penghargaan akan diberikan di kantor Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia di Jalan HR Rasuna Said, lantai dua Jakarta Selatan,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Forum Sehat Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi Senin (27/11) kemarin berucap syukur berkat kerja keras dan dukungan seluruh masyarakat dan instansi, kabupaten Bintan kembali meraih penghargaan kabupaten kota sehat tingkat nasional tahun 2017. “Sudah dipastikan setelah dikonfirmasi oleh kementerian dalam negeri serta kementerian kesehatan,” ujarnya.

Deby menuturkan, kabupaten Bintan telah mengikuti empat tatanan sebelum meraih penghargaan kabupaten sehat atau disebut Swasti Saba tingkat Wiwerda. Wiwerda dinilai berdasarkan kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum yang sehat, kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, kawasan industri dan perkantoran sehat serta kawasan pariwisata sehat.

“Dua tahun lalu atau tepatnya tahun 2015, Bintan juga meraih penghargaan yang sama. Hanya, waktu itu tingkat padapa setelah mengikuti dua tatanan yang dilombakan. Tapi, tahun ini kita tingkatkan dengan mengikuti empat tatanan tingkat wiwerda,” jelasnya. (cr21)

 

Lambat di Awal, Pacu Waktu di Menit Akhir

0

Suharman bersama kedua anaknya dan adiknya mengawali berburu belanja di Family Shopping (Famshop) dengan kurang meyakinkan. Meski memasuki menit ke empat, tampak barang belanjaan di troli sedikit sekali. Namun di akhir, ia mendapatkan stiker bonus dan menyelesaikan berburu belanjaannya dengan sempurna. Seperti apa keseruannya, berikut ulasannya.

Suharman mengajak dua anaknya, Dini dan Ravi, serta adiknya, Meri di Hypermart Nagoya Hill (Nohill), Lubukbaja, Sabtu (25/11) sore. Sebelum dimulai, Suharman diarahkan panitia Family Shopping (famshop), Cindy, mengenai tata cara ikut program famshop yang digelar Batam Pos bekerjasama dengan BPR Sejahtera Batam (SB) tiap seminggu sekali ini.

Peserta disarankan agar tak mengambil barang belanjaan di atas harga Rp 20 ribu. Peserta hanya diperbolehkan mengambil satu item barang pada produk yang sama. Panitia juga menjelaskan soal bonus Rp 250 ribu yang tersimpang di antara produk tertentu.

“Fokus berburu barang belanjaan sesuai petunjuk yang kami jelaskan, jangan melebihi harga yang kami tentukan, sembari mencari stiker bonus yang tertempel di salah satu produk. Bila waktu masih tersisa, lanjutkan berbelanja. Bila bonus didapat, total modal belanjanya Rp 750 ribu,” ujar Cindy.

Suharman dibantu kedua anaknya diperbolehkan mensurvei terlebih dahulu tempat belanjaan di setiap sudut lorong rak barang di Hypermart Nagoya Hill.

Usai mensurvei, peserta yang tinggal di Bengkong Jaya ini kembali ke garis start yang ditentukan panitia famshop. Waktu yang diberikan peserta famshop untuk berbelanja, hanya tujuh menit. Begitu semua siap, panitia famshop memberi aba-aba dimulainya famshop dengan membunyikan sirine toa.

Suharman yang bertugas mendorong troli belanjaan. Sedangkan Meri, adik Suharman dibantu kedua anak Suharman, bertugas mencari barang belanjaan.

Lorong pertama yang dimasuki Suharman dan adiknya adalah lorong yang menyediakan aneka jenis deterjen pewangi pakaian.

Meri kembali berlari menuju lorong yang menyediakan aneka produk tisu kering. Peserta memilih salah satu produk tisu kering dan memasukkannya ke lori belanjaan.

Berikutnya Suharman dan Meri menuju lorong yang menyediakan aneka produk aneka biskuit kemasan kaleng. Meri kembali mengambil salah satu produk biskuit dan memasukkannya ke troli belanjaan.

Kali ini Meri dan Suharman kembali memasuki lorong yang menyediakan aneka jenis produk kecap manis kemasan plastik. Meri mengambil satu produk kecap manis dan memasukkan ke dalam troli belanjaan.

Meski berburu belanjaannya dikeroyok bertiga, langkah perburuan belanjaannya tampak sangat lambat. Keluarga Suharman kebingungan barang apa yang hendak diambilnya terlebih dahulu. Meski waktu sudah berjalan empat menit, barang yang ada dalam troli belanjaan peserta masih tampak sedikit sekali.

Berikutnya Meri memasuki lorong yang menyediakan aneka produk shampo. Satu produk diambilnya, Meri dan Suharman kembali berjalan memasuki lorong berikutnya yakni lorong aneka sabun deterjen pencuci pakaian.

Waktu sudah berjalan lima menit, masih tersisa dua menit lagi. Panitia famshop mengingatkan agar peserta lebih mempercepat berburu belanjaannya dan mencari stiker bonus yang tertempel di produk Sunlight.

“Ayo semangat lagi, cepat cari stiker bonusnya. Waktu tak sampai dua menit lagi. Tampaknya peserta kali ini troli belanjaannya belum kelihatan penuh,” ujar panitia Famshop.

Meri dan Suharman mempercepat belanjanya dengan berlari mengarahkan trolinya ke lorong produk Sunlight untuk mengambil stiker bonus. Ia langsung membongkar beberapa pencuci piring Sunlight kemasan untuk mencari stiker bonus. Upaya Meri dan Suharman membuahkan hasil. Stiker bonuspun langsung didapatnya.

Tak terasa waktu berburu belanja tinggal menyisakan satu menit lagi. Suharman kembali berburu barang belanjaan dengan lebih gesit, tak seperti di awal yang terkesan loyo.

“Stop, waktu berburu belanjaan sudah habis. Silakan troli langsung didorong menuju kasir di depan,” ujar panitia famshop, Cindy mengarahkan peserta untuk menghentikan perburuan belanjaannya.

Troli belanjaan didorong ke lorong kasir. Saat pengecekan dan menghitung jumlah harga barang oleh panitia dibantu kasir, tak satupun produk yang dilarang diambil, masuk dalam troli belanjaan Suharman.

Setelah semua barang belanjaan dihitung, total barang yang diambil oleh Suharman mencapai Rp 806.500 . Kelebihan Rp 56.500 dibayar oleh peserta sendiri.

Pada penutupan acara famshop, panitia menggelar kuis berhadiah ke pengunjung Hypermart Nagoya Hill. Pertanyaan yang dilontarkan seputar produk Batam Pos atau BPR Sejahtera Batam

Pengunjung yang beruntung kali ini Agus, warga Melcem sebagai pemenang kuis dari BPR Sejahtera Batam. Sedangkan pemenang kuis Batam Pos adalah Amri, warga Bengkong Baru Blok A Nomor 43. ***

 

Tabungan Rezeki Arisan (TARZAN) Bebas Biaya Administrasi, Berhadiah Belanja Bulanan Selama Dua Tahun

BPR Sejahtera Batam ( BPR SB )kembali mengajak warga Kota Batam untuk menjadi anggota klub Tabungan Rezeki Arisan ( TARZAN )

Untuk menjadi anggota klub caranya sangat mudah, warga Batam cukup membuka tabungan dengan membawa KTP asli ke cabang terdekat BPR SB.

Syarat selanjutnya, nasabah cukup menyisihkan uang hanya Rp 1.666 perharinya atau Rp 50 perbulannya untuk ditabung, nasabah sudah berhak mendapatkan satu kupon undian dan berlaku kelipatannya.

Satu lagi, nasabah cukup menabung selama dua tahun saja, dana akan dikembalikan ke nasabah setelah periode dua tahun tersebut, dengan suku bunga yang menarik yang dikreditkan setiap bulannya.

Sebagai anggota klub Tarzan, nasabah atau warga Batam berkesempatan mendapatkan grati belanja setiap bulannya selama dua tahun sebesar Rp 500 ribu dan ditambah bonusnya Rp 250 ribu di mall terkemuka di Batam, bersama keluarga.

Di samping itu, nasabah juga berkesempatan memenangkan hadiah undian tahunan berupa sepeda motor, sepeda gunung dan masih banyak lagi yang akan diundi pada pertengahan Mei 2018.

Tunggu apa lagi, ayo buruan ke BPR Sejahtera Batam. Menabung dengan cara ringan dan mudah, dapatkan hadiahnya suka-suka, dan suku bunga menarik, dan dapatkan info selengkapnya.

Kunjungi segera kantor operasional BPR SB di berbagai wilayah di Batam seperti di Komplek Tanjungpantun Blok A Nomor 13-14 Jodoh, Komplek Pertokoan Aviari Pratama Blok A4 Nomor 8 Batuaji, Komplek Citra Mas Blok A Nomor 4 Penuin, Komplek Pertokoan Botania Garden Blok A1 Nomor 2 Batamkota, dan di Komplek Pertokoan Mitra Raya Blok A Nomor 1 Batamkota. (gas)

Kelola Sampah Jadi Bernilai Ekonomis

0
DIRJEN Cipta Karya dan Dirjen PPLP saat mengkampanyekan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis di TPS3R Tanjungunggat, Senin (27/11). F. Cipi Ckandina/Batam Pos

batampos.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PPLP) mengkampanyekan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Kepri, Fery Erawan menjelaskan, pihaknya telah menyediakan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Reduce (mengurangi, Reuse (menggunakan), Recycle daur ulang) (TPS 3R) di Tanjungunggat. “Reduce itu artinya upaya mengurangi timbunan sampah. Reuse, memanfaatkan kembali bahan atau barang agar tidak menjadi sampah. Dan Recycle adalah menggunakan kembali bahan setelah melalui proses pengolahan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut kata Fery, merupakan gerakan peduli mitigasi bencana dalam melindungi dan optimalisasi fungsi situ, danau, waduk, embung, dan sumber air permukiman lainnya.

Tidak hanya mengenalkan pengolahan sampah menjadi sesuatu yang berguna seperti pupuk dan lainnya, melalui kegiatan ini juga PSPLP Kepri juga melakukan penanaman pohon di wilayah Dompak.”Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat agar peduli terkait sampah. Karena dengan sampah bisa mendapatkan berkah, juga bisa menimbulkan bencana,” ungkapnya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya, Rina Agustin mengatakan gerakan peduli sampah ini difokuskan di wilayah perkotaan, karena lebih dari 52 persen penduduk ada di perkotaan.”Dalam sehari, setiap orang menghasilkan sekitar dua liter sampah. Dapat dibayangkan jika ini (sampah) tidak dikelola dengan baik. Akan menimbulkan bencana seperti banjir,” terangnya.

Tetapi sebaliknya lanjut Rina, jika dikelola dengan baik maka akan menghasilkan nilai ekonomis yang luar biasa. Hingga saat ini pengolahan sampah di TPS3R ini mampu memproduksi pupuk kompos sebanyak 50 bungkus setiap hari. “Bayangkan, dari sampah bisa menghasilkan 50 bungkus sehari dikali Rp 50 ribu perbungkus. Ini menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomis,” ujar Rina.

Sekda Pemko Tanjungpinang, Riono menyambut baik program yang diluncurkan Kementerian PUPR. Permasalahan sampah di Tanjungpiang ada di wilayah pesisir pantai atau warga yang bermukim di sekitar pelantar.”Mungkin yang harus dirubah adalah mindset atau pola pikirnya di daerah pesisir. Karena selama ini warga yang tinggal di pelantar menjadikan laut sebagai tempat sampah. Alhasil, puluhan ton sampah memenuhi pesisir pantai,” ungkapnya. (cca)

Tiga Puskesmas Belum Terakreditasi

0

batampos.co.id – Dari tujuh Puskesmas yang ada di Tanjungpinang, tiga di antaranya belum terakreditasi. Yakni Puskesmas Mekar Baru, Puskesmas Melayu Kota Piring, dan Puskesmas Tanjungunggat. Ada pun Puskesmas Mekar Baru dan Puskesmas Melayu Kota Piring baru menjalani proses akreditasi selama empat hari ke depan yang baru dimulai Senin (27/11) kemarin.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono bersama Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Rustam mengikuti proses survey yang dilakukan tim penilai dari Kementerian Kesehatan RI.

Riono berharap proses akreditasi puskesmas ini bisa berlangsung lekas dan lancar. “Ini demi mewujudkan komitmen kepemimpinan Pak Lis dan Pak Syahrul yang ingin meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Berkenaan dengan Puskesmas Tanjungunggat, Riono menjelaskan, bahwasanya puskesmas ini sedang dalam tahap pembenahan. Sehingga tidak dapat diikutsertakan pada proses akreditasi yang sedang berlangsung kali ini.

“Kalau sudah siap semua, pasti lekas diajukan untuk diakreditasi. Sekarang ini, mudah- mudahan puskesmas Mekar Baru dan Melayu Kota Piring bisa memenuhi harapan dan dinyatakan lulus akreditasi,” katanya.

Harapan yang sama juga diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam. “Kami berharap, puskesmas Mekar Baru dan Melayu Kota Piring dapat meraih akreditasi yang tertinggi, minimal utama bahkan bisa paripurna. Sehingga bisa meningkatkan akses kesehatan dan kualitas pelayanan kesehatan, agar masyarakat mendapatkan pelayanan prima dapat terwujud,” tuturnya.

Ketua Tim Surveyor Akreditasi Puskesmas, dr. Vita Rosmeli menjelaskan ada tiga standar penilaian puskesmas untuk memenuhi kriteria persyaratan akreditasi, yaitu standar administrasi dan manajemen, standar program, serta standar pelayanan puskesmas.

“Semoga seluruh persyaratan akeditasi dapat dipenuhi oleh Puskesmas Mekar Baru dan Melayu Kota Piring,” pungkasnya. (aya)

Honda Scoppy Terbelah Dua

0
Honda Scoppy warna merah ringsek usai bertabrakan dengan mobil Grand Livina di jalan wisata bahari kilometer 25 tidak jauh dari Hotel Hermes di Kecamatan Gunung Kijang, Senin (27/11) sekitar pukul 10.15. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Honda Scoppy bernomor polisi BP 2960 CW`terbelah menjadi dua setelah bertabrakan dengan mobil Grand Livina BP 1942 BQ di jalan wisata bahari kilometer 25 tidak jauh dari Hotel Hermes di kecamatan gunung kijang, Senin (27/11) sekitar pukul 10.15. Tidak ada korban jiwa dalam kemalangan ini.

Pantauan di pos lantas unit gesek, sepeda motor ringsek. Bagian roda belakang sekaligus penyanggah mesin patah hingga memisahkan bagian depan dan belakang kendaraan, sementara mobil warna hitam ringsek di bagian depan sebelah kanan.

Informasi yang dihimpun di lapangan, Anto pengendara Honda Scoppy melaju dari arah Tanjungpinang ke Kawal, sementara dari arah berlawanan bergerak mobil warna hitam
Grand Livina yang dikemudikan Muhammad Yunus. Sebelum tabrakan, Anto menyalip mobil Toyota Avanza yang bergerak di depannya di jalan turunan dekat Hotel Hermes.
“Tidak ada korban jiwa, pengendara motor hanya luka lecet di kaki, sedangkan motornya ringsek usai terperosok,” kata komandan pos lantas unit gesek, Brpida Iqbal.

Setelah tabrakan, motor yang sudah terbelah dua itu sempat diamankan di pos lantas unit Gesek. “Dua duanya sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan, dan kendaraan yang terlibat tabrakan juga sudah dibawa mereka,” katanya.

Terpisah kasat lantas polres Bintan AKP Anjar Yagota mengimbau kepada pengguna jalan sebaiknya berhati-hati mengingat kondisi cuaca belakangan kurang baik. kepada pengguna jalan agar meningkatkan konsentrasi saat berkendara, dan menyalakan lampu di siang hari serta mematuhi rambu rambu lalu lintas. “Terutama jika jalan licin, sebaiknya hati hati dan jangan terburu buru saat berkendara,” imbuhnya. (cr21)