batampos.co.id – Akademisi hukum, Andi Muhammad Asrun meminta kepada Gubernur Kepri Nurdin Basirun untuk segera mengirimkan surat yang ditujukan kepada Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) terkait kisruh pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) disisa masa jabatan 2016-2021.
“Saya menyampaikan ini terkait dengan kapasitas saya sebagai penasehat Gubernur Kepri. Saya harus menyampaikan terkait kisruh pemilu Wagub disisa masa jabatan ini,” katanya.
Menurut dia, kisruh pemilihan Wagub telah mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat di Jakarta. Yakni, dengan pernyataan Mendagri yang mengaku tidak pernah menerima tembusan surat dari DPRD Provinsi Kepri tentang calon tunggal Wagub Isdianto. Sehingga, nantinya tidak akan diproses oleh Kemendagri dan Kepres Wagub untuk Isdianto.
“Terlebih lagi adanya pendapat di Kemendagri tentang pelanggaran hukum dan undang-undang atas penetapan Isdianto sebagai calon tunggal sebagai Wagub Kepri,” tuturnya.
Menurut akademisi dari Universitas Pakuan tersebut, tidak adanya informasi yang sampai ke Medagri tentang Wagub Kepri, cepat atau lambat Mendagri pun akan bertanya langsung kepada Nurdin. Maka dari itu, Nurdin harus segera menulis surat kepada Mendagri terkait kisruh Pemilu Wagub yg cacat hukum itu dengan setiap perkembangan terbaru sikap negatif publik Kepri.
“Setidaknya diperlihatkan melalui gugatan-gugatan warga, partai pengusung dan calon-calon Wagub yg gagal,” bebernya.
Ia menambahkan, bila Nurdin tidak segera menyampaikan terkait permasalahan pemilihan Wagub kepada Mendagri, tentunya akan membuat publik marah dan memberikan penilaian negatif terhadap Nurdin.
“Sampai saat ini, bahkan LSM dan calon-calon Wagub lainnya telah menyurati Presiden Jokowi terkait permasalah pemilihan Wagub ini,” imbuhnya. (cr1)
batampos.co.id – Dalam momen perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke beberapa Swalayan di Kota Tanjungpinang, Kamis (28/12) pagi.
Sasaran dalam sidak yang dilakukan BPOM ini adalah makanan, obat dan kosmetik yang tidak memiliki izin edar dan terdaftar di BPOM.
Sidak ini dipimpin langsung oleh salah satu staf dari BPOM, Angga. Ia mengaku, pihaknya belum menemukan adanya kosmetik, obat maupun makanan yang tidak memiliki izin edar.
Selain itu, BPOM juga tidak menemukan adanya barang-barang yang sudah tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat. “Pengawasan hari hanya pengawasan rutin terkait momen natal dan tahun baru. Kami melakukan pemeriksaan ke distributor dan market-market di wilayah Tanjungpinang. Sampai saat ini belum ada temuan, dan masih baik kondisinya,” ujarnya.
Menurut dia, pengawasan ini dilakukan rutin menjelang perayaan hari-hari besar maupun hari lainnya. Sebelumnya pengawasan di Tanjungpinang, BPOM telah lebih dulu melakukan sidak di dua daerah, yakni Tanjungbalai Karimun dan Batam. Usai dari daerah itu dilanjutkan ke Tanjungpinang.
“Di Tanjungpinang ada beberapa retail yang kami lakukan pengawasan. Dalam pengawasan ini, kami tidak hanya satu tim. Tetapi ada beberapa tim yang melakukan pengawasan di lokasi lainnya,” imbuhnya. (cr1)
Petugas berusaha memadamkan api yang membakar rumah di jalan Terong Tanjungpinang, Kamis (28/12). F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Satu unit rumah di Jalan Terong nomor 13 Rt 03 Rw 03, Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat nyaris terbakar, Kamis (28/12) siang. Beruntung api tidak cepat membesar. Pasalnya, beberapa orang warga yang mengetahui kejadian ini langsung memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Pemilik rumah, Yati ,48, yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, api diketahui pertama sekali oleh seorang warga sekitar pukul 11.45 WIB. Pada saat kejadian itu, Yati yang sedang menonton televisi di ruang keluarga mendengar ada seseorang yang memberitahu adanya asap tebal yang keluar dari gudang rumahnya tersebut.
“Saya langsung keluar dan melihat asap tebal. Jadi saya langsung teriak minta tolong sama warga. Jadi warga di sini membantu mematikan apinya,” ujar Yati yang masih tampak pucat atas kejadian ini.
Dijelaskan Yati, tidak ada barang-barang berharga di dalam gudangnya tersebut. Namun, beberapa kasur dan barang yang mudah terbakar tampak hangus dilalap api.
Ia menduga api berasal dari petasan yang dimainkan anaknya, Niko, 20 di dalam gudang tersebut. “Tadi orang ramai-ramai di sini (gudang,red). Siap (selesai,red) main mercon (petasan) itu dia langsung ditinggalkannya pergi main,” tuturnya.
Yati mengaku, anak kedua dari dua bersaudara itu merupakan anak yang memiliki gangguan mental yang tidak parah. Pasalnya, sejauh ini Niko masih bisa mengikuti jenjang pendidikan sekolah layaknya seperti anak lainnya.
Saat ini, Niko tengah berjuang untuk menyelesaikan kuliahnya di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).”Dia autis, tapi tidak parah. Cuma dia hanya kesulitan sosialsisasi. Dia di dalam gudang itu main sendiri, cuma saya tidak tahu dia dapat mercun itu dari mana,” imbuhnya.
Sementara itu, Komandan Pleton Pemadam Kebakaran Tanjungpinang, Suhardi mengatakan bahwa api dapat dipadamkan hanya dalam kurun waktu lima menit. Sementara, di dalam gudang itu hanya ada beberapa barang mudah terbakar yang hangus dilalap sijago merah. “Menurut informasi dari beberapa orang disini dan keluarga, api berasal dari mercun. Saat dilakukan pemadaman, api sudah tidak besar. Untuk kejadian ini, kami menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran,” ujarnya. (cr1)
batampos.co.id – PT Palindo Marine Batam sukses mengerjakan lima unit kapal kenavigasian kelas satu pesanan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan. Empat dari lima kapal tersebut diserahkan kepada Dirjen Perhubungan Laut Agus H Purnomo yang didampingi Direktur Kenavigasian, I Nyoman Sukayadnya, Kamis (28/12).
Lima kapal kenavigasian pesanan Kemenhub tersebut masing-masing KN Yefyus, KN Edam, KN Miangas, KN Berhala, dan KN Rupat. KN Edam sudah diserahkan ke Kemenhub beberapa waktu lalu dan saat ini sudah beroperasi di distrik kenavigasian kelas I Tanjungpriok. Sementara empat kapal lainnya baru diserah-terimakan kemarin.
Agus H Purnomo dalam arahannya mengatakan, empat kapal yang sudah diserah-terimakan kemarin akan ditempatkan di distrik kenavigasian yang berbeda. KN Miangas akan ditempatkan di distrik kenavigasian Belitung, KN Miangas di Belawan, KN Berhala di Sorong, dan KN Rupat di Dumai.
Agus mengakui kelima kapal buatan PT Palindo Marine itu dikerjakan sangat baik. Kondisi kapal sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan sejak awal. “Sudah saya cek tadi dan memang hasilnya sangat memuaskan. Ini harus dipertahankan agar galangan lokal tak kalah bersaing dengan galangan luar,” tutur Agus.
Dijelaskan Agus, pengadaan lima kapal kenavigasian ini merupakan upaya dari Dirjen Perhubungan Laut untuk melengkapi armada kapal kenavigasian di dalam negeri. Saat ini jumlah kapal kenavigasian di seluruh Indonesia memang mencukupi, yakni sekitar 70 unit. Namun 40 di antaranya sudah termasuk tua dan perlu diremajakan.
“Banyak buatan tahun 1952 sampai 1967, jadi ini (pengadaan lima kapal kanavigasian, red) regenerasi kapal-kapal tua itu,” tuturnya.
Dengan adanya kapal-kapal kenavigasian yang baru itu, petugas kenavigasian di masing-masing distrik diharapkan untuk bekerja lebih maksimal lagi untuk mengamankan alur pelayaran di masing-masing wilayah. “Wilayah kita ini wilayah perairan, ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar aktivitas pelayaran di masing-masing wilayah terjaga dengan baik,” harapnya.
Sementara Direktur Kenavigasian Kemenhub, I Nyoman Sukayadnya, menjelaskan peluncuran empat kapal itu merupakan tindak lanjut penandatangan kontrak pembangunan kapal kelas I Kenavigasian tahap II Paket A sebelumnya. “Secara umum tahun ini ada 15 kapal serupa yang dipesan, sembilan di antaranya dipercayakan kepada perusahaan galangan kapal di Batam termasuk di sini (PT Palindo Marine) lima unit,” tuturnya.
Dari kiri, Direktur Perhubungan Laut, Agus H Purnomo, Direktur Kenavigasian Ir. I Nyoman Sukayadnya mendapat penjelasan dari Direktur Utama PT Palindo Marine, Harmanto di galangan kapal PT Palindo Marine, Sagulung, Kamis (28/12). F Dalil Harahap/Batam Pos
Kapal kenavigasian yang dipesan oleh Ditjen Kenavigasian tahun ini semuanya memiliki spesifikasi yang sama. Yakni panjang 60 meter dan lebar 15 meter. Kapal-kapal tersebut dilengkapi dengan peralatan kenavigsian terbaru dengan mesin berkecepatan 15 knot. “Keunggulan lain kapal ini memiliki kapasitas crane 30 ton. Kapal-kapal lama sebelumnya hanya 12 ton. Ini kapal baja jadi kecepatan 15 knot,” terang I Nyoman.
Nyoman menambahkan, penyerahan lima kapal tersebut membuktikan bahwa PT Palindo Marine berpegang pada komitmen sesuai kesepakatan kerja awal untuk menyelesaikan kapal-kapal pesanan Ditjen Kenavigasian tepat waktu. Dia bahkan mengapresiasi jika kapal-kapal tersebut dikerjakan dengan baik dan lebih cepat dari jadwal kerja yang ada.
“Harapan kami semoga kedepan PT Palindo Marine selalu berpegang pada komitmen yang sama. Selalu menjadi yang terbaik agar bisa bersaing baik dengan perusahaan galangan lokal ataupun mancanegara,” harapnya.
Direktur Utama PT Palindo Marine Harmanto dalam arahannya menuturkan, hasil kerja yang maksimal sudah merupakan komitmen jajaran PT Palindo Marine untuk membuktikan bahwa PT Palindo Marine bisa dipercaya dan mampu bersaing di kancah internasional. “Seperti yang bapak-bapak sudah cek sendiri, memang kualitas (kapal) yang kami utamakan. Kami selalu mempersembahkan yang terbaik untuk negeri ini,” ujar Harmanto.
Harmanto juga mengaku bangga, karena kelima kapal kenavigasian berteknologi canggih itu murni merupakan hasil karya anak bangsa. Mulai dari proses perancangan, pembuatan, sampai pada penyerahaan kelima kapal tersebut dikerjakan putra-putri daerah.
Untuk itu ke depannya Harmanto berharap agar kerja sama dan kepercayaan serupa tetap terjaga dengan baik. Sehingga saat pihak Ditjen Perhubungan Laut membutuhkan armada kapal serupa bisa dipercayakan ke PT Palindo Marine lagi.
“Harapan kami kerja sama ini terus terjaga dengan baik. Kami akan terus berupaya menjadi yang terbaik,” tuturnya. (eja)
batampos.co.id – Harga beras premium dan gula di pasaran naik, Pemerintah gelar operasi pasar di 15 Kecamatan.
Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Pemkab Natuna Hikmatul Arif mengatakan, operasi pasar hingga akhir tahun ini. Pemerintah bersama Bulog menjual beras dan gula dengan harga murah dibawah harga pedagang.
“Operasi pasar ini, Bulog menyediakan 100 ton lebih gula dan 100 ton beras. Operasi pasar merata di 15 Kecamatan, sekarang sudah dimulai,” kata Hikmatul, Kamis (28/12).
Dalam operasi pasar, harga beras per kilonya Rp 8,100 ribu, sementara di pasaran sekitar Rp 13 sampai Rp 15 ribu, sebelumnya masih Rp 10 ribu per kilo. Sementara harga gula dalam operasi pasar Rp 11,500 ribu per kilo, sementara di pasaran Rp 14 hingga Rp 15 ribu per kilo.
“Operasi pasar untuk menekan gejolak harga kebutuhan pokok di pasaran,” ujar Hikmatul.
Ditambah saat sambubgnya, daya beli masyarakat menurun disebabkan musim Cuaca ekstrim. Nelayan tidak bisa melaut dan ekonomi masyarakat menurun.
Selain itu, dampak pergantian tahun dan perayaan keagamaan menyebabkan harga kebutuhan pokok melonjak. Ditambah Bulog memiliki stok beras dan gula.
“Khusus gula ini, masyarakat juga bisa beli langsung di gudang Bulog. Pembelian akan dilayani, selain dilokasi operasi pasar. Sekarang operasi pasar di Kecamatan Bunguran Barat, dan akan terus bergulir di Kecamatan lain,” ujar Hikmatul.(arn)
batampos.co.id – Beberapa hari lagi, diskon iklan besar-besaran bertajuk Batam Pos Great Sale 2017 akan berakhir. 31 Desember tepatnya. Bagi pelaku usaha yang ingin mempromosikan usahanya melalui Harian Pagi Batam Pos, dapat memanfaatkan momen ini. Selain harga murah, banyak kelebihan lain yang bisa diperoleh.
Manajer Iklan Batam Pos, Agus Triono menjelaskan, Batam Pos Great Sale berlaku dalam periode tertentu. Yakni 20-31 Desember. Selama itu pula, pemasang iklan akan mendapat servis wah dari koran dengan tagline Pertama-Terbesar-Terpercaya ini. Salah satunya adalah banderol iklan yang di bawah harga normal.
“Batam Pos Great Sale merupakan wujud ucapan terima kasih Batam Pos kepada mitra iklan dan para relasi yang selama ini telah mempercayakan produknya untuk dipromosikan di Harian Pagi Batam Pos. Wujud ucapan terima kasih itu adalah berupa diskon iklan jika memasang pada tanggal 20 hingga 31 Desember. Cukup membayar iklan seharga seperempat halaman, akan diterbitkan satu halaman,” ujarnya.
Tak hanya itu, jika memasang beberapa iklan dengan harga yang sudah ditetapkan, kata dia, Batam Pos juga akan memberikan bonus pemasangan. “Sayang kalau melewatkan kesempatan ini. Karena ini (diskon iklan besar-besaran, Red.) merupakan kesempatan langka. Dengan budget minim pun bisa beriklan di Batam Pos,” serunya.
Kata Agus, untuk informasi lebih lanjut atau pemasangan, dapat langsung datang ke kantor Batam Pos di Graha Pena lantai 2, Batam Center. “Bisa juga menghubungi account executive (AE) Batam Pos atau menghubungi nomor kantor di 0778 460-000,” jelasnya.
Beberapa perusahaan sudah ambil bagian. Mulai dari perusahaan properti, otomotif, retail, hingga perguruan tinggi. Mereka begitu antusias menikmati diskon besar-besaran yang diberikan Batam Pos. Apalagi berdasarkan survei Nielsen Media Research, Batam Pos merupakan koran terpopuler dengan pembaca terbanyak di Kepri. Pasalnya, Batam Pos dibaca 223 ribu orang dan menyisihkan media lain yang beredar di tempat sama.
“Oleh Nielsen, Batam Pos juga dinobatkan sebagai media nomor 1 se-Sumatera dan nomor 5 se-Indonesia untuk kategori perolehan iklan tertinggi. Ini membuktikan bahwa koran Batam Pos paling dipercaya oleh pemasang iklan sebagai media promosi. Tak hanya itu, tingginya penetrasi koran di Kepri juga menjadi salah satu alasan bahwa beriklan di Batam Pos justru memberikan keuntungan tersendiri,” tutupnya. (gun)
batampos.co.id – Pasca libur panjang perayaan Natal sejumlah kantor pelayanan di Batuaji dan Sagulung mulai normal, Rabu (27/12). Salah satunya di Kantor Kecamatan Batuaji yang terlihat diserbu warga yang hendak mengurus berbagai keperluan. Seperti pengajuan pembuatan kartu pengenal elektronik (KTP-el), kartu keluarga (KK), kartu kuning dan keperluan lainnya.
Camat Batuaji, Fridkalter mengatakan antrian untuk pengurus atau pemohon KTP sudah terlihat sejak pukul 07.00 WIB. Pegawai pun terlihat sibuk melayani masyarakat.
“Mulai pagi hingga siang ada sekitar 150 orang yang mengurus keperluannya di kantor Kecamatan Batuaji,” ujar Fridkalter kepada Batam Pos.
Meski demikian, menurut Fridkalter jumlah warga yang mengurus masih sedikit dibandingkan dengan hari pertama masuk kerja setelah cuti liburan Natal tahun lalu. “Masih banyak yang libur, jumlah ini masih sedikit bersamaan dengan libur sekolah,” katanya.
Hal serupa juga terlihat di kantor pelayanan SKCK Polsek Batuaji. Permintaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polsek Batuaji meningkat di hari pertama masuk kerja setelah menjalani cuti bersama hari raya Natal. Kiki, Petugas Pelayanan SKCK Polsek Batuaji menyebutkan hari pertama masuk kerja, melayani hingga 80 SKCK.
Jumlah tersebut jauh lebih banyak dari hari-hari sebelumnya yang hanya melayani sekitar 30 SKCK perhari.
“Pengurus rata-rata baru tamat sekolah,” kata Kiki. (cr19)
batampos.co.id – Peraturan Daerah (Perda) tentang Produk Halal dan Higienis kota Batam masih berada di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Padahal sudah ada empat bulan, semenjak perda ini disahkan DPRD Batam.
“Disahkan Agustus lalu. Terakhir saya tanya di bagian hukum DPRD Batam masih di kemendagri,” kata Aman, pengusul perda Produk Halal dan Higienis, Rabu (27/12).
Diakui Aman, memang ada keterlambatan evaluasi di Kemendagri. Namun dari informasi yang diterima dia, tidak ada revisi yang subtansial pada perda inisiatif DPRD kota Batam tersebut.
“Artinya kita berharap perda segera turun dari kemendagri, sehingga sebelum diimplementasika di masyarakat kita bisa berikan waktu sosialisasi selama tiga bulan,” terang poltisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Jika perda ini bisa turun di awal tahun, sosialisasi tiga bulan. Maka penerapannya bisa dilakukan di bulan April atau Mei 2018. Pada saat sosialisasi ini jugalah para pelaku usaha diberikan pelatihan produk halal.
“Jadi sifatnya paralel, sosialisasi sekaligus pelatihan,” imbuh Aman.
Perda Produk Halal dan Higienis sendiri dinilai memiliki multiplayer efek. Selain memberikan jaminan halal kepada suatu produk, perda ini disebut juga menjadi salah satu pendorong dalam meningkatan wisatawan asing.
Sertifikasi halal dan higienis diberlakukan untuk semua pelaku usaha di Batam. Bagi produk makanan, minuman dan kecantikan berlabel halal wajib memiliki sertifikasi ini. Sementara untuk non halal wajib memiliki sertifikasi higienis yang dikeluarkan Dinas Kesehatan kota Batam.
“Kalau sertifikasi halal yang ngeluarkan nanti MUI,” jelas Aman. (rng)
Ilustrasi guru honorer. F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Nasib guru honorer di kota Batam hingga saat ini masih memprihatinkan. Mereka telah bekerja sejak bertahun-tahun, namun gaji yang diberikan masih di bawah Upah Minimum Kota (UMK). Bahkan, dibanding gaji honor lain di lingkungan pemko Batam, gaji mereka paling rendah.
Gaji honorer Pemko Rp 2,9 juta per bulan sedangkan gaji guru honorer sekira Rp 2,7 juta per bulan.
Padahal bila melihat jenjang pendidikan mereka sama-sama mengenyam sarjana (S1). Persoalan ini sudah terjadi sejak lama, namun hingga kini belum juga diselesaikan.
Anggota Komisi IV DPRD kota Batam, Aman, mengaku prihatin dengan nasib para guru honorer ini. Menurutnya, usulan menaikan gaji guru honor sama dengan honor lain sudah disampaikan pada saat pembahasan APBD 2018 lalu. Namun karena alasan kemampuan APBD, usulan tersebut belum diakomodir.
“Alasannya kemampuan APBD, makanya belum bisa disamakan dengan honor lain di tahun ini,” kata Aman, Rabu (27/12).
Namun begitu ia mengakui tidak menutup kemungkinan gaji guru honor ini akan naik mengingat asumsinya pertumbuhan ekonomi. Ketika penerimaan daerah melebihi estimasi pemko yakni sebesar Rp 2,6 triliun, gaji guru honorer bisa diusulkan untuk naik pada saat pembahasan APBD Perubahan.
“Bisa kami usulkan lagi di APBD perubahan. Sehingga guru honor benar-benar diperhatikan pemko,” tegas dia.
Penyesuaian gaji guru honor ini diakui dia menjadi keinginan DPRD, mengingat sampai saat ini guru honor masih jauh dari kata sejahtera.
“Dari sisi gaji saja masih di bawah honor lain. Padahal, jam kerja dan status pendidikan mereka tidak juga beda dengan honor lain,” kata Aman.
Untuk saat ini saja, lanjutnya, ada sekitar 2.075 guru honor yang tersebar di 12 kecamatan di kota Batam.
Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P. Sihaloho membenarkan jika usulan komisi IV untuk menaikan gaji guru honor tidak diakomodir tahun ini.
“Kita kecewa, karena sejak awal pembahasan kami meminta dinaikan. Minimal sama dengan gaji honor lain,” kata Udin. (rng)
Dinas Perhubungan Kota Batam memasang spanduk himbauan parkir gratis di kawasan Engku Putri, Rabu (27/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Dinas Perhubungan Kota Batam akhirnya memasang spanduk parkir gratis di sekitaran Dataran Engku, Batamcenter. Spanduk itu merupakan bentuk pemberitahuan kepada masyarakat jika sekitaran Engkuputri bebas dari biaya parkir apapun, apalagi disaat adanya event atau kegiatan apapun disana.
Kemarin, beberapa petugas Dishub tampak memasang spanduk parkir gratis. Dalam spanduk itu juga diingatkan agar setiap masyarakat yang parkir tidak meninggalkan benda-benda berharga serta mengunci ganda kendaraan mereka.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan banyak oknum yang kerap mengambil keuntungan dari masyarakat selama beberapa kali event atau kegiatan di Engkuputri . Mereka memunggut biaya parkir hingga Rp 5000 kepada pengendara bermotor dan Rp 10 ribu pengendara mobil.
“Padahal sudah jelas daerah sekitaran Engkuputri bebas parkir, namun masih ada oknum yang memanfaatkan situasi tersebut. Karena itu kami pasang spanduk parkir gratis,” imbuh Yusfa.
Menurut dia, ada 12 titik dimana spanduk parkir gratis dipasang di Engkuputri. Dengan tujuan masyarakat bisa tahu dan menolak untuk membayar biaya parkir kepada orang yang mengatasnamakan petugas parkir.
“Spanduk itu akan kami pasang setiap ada acara. Seperti malam ini ada perayaan natal dan hingga acara tahun baru depan. Jadi tak adalagi punggutan liar itu,” jelas Yusfa.
Meski begitu, Yusfa mengaku masih ada daerah yang memang diberlakukan parkir berbayar, seperti sederetan Ruko teh Tarik Raja dan Ruko sederatan Holand Bakery Batamcenter.
“Di Ruko Fanindo itu parkir berbayar, jadi tak masuk parkir gratis,” ujar Yusfa.
Ia mengingatkan pengendara agar lebih menjaga keamanaan kendaraan mereka. Sebab, di daerah tersebut tidak adanya petugas yang disiapkan untuk menjaga parkir. “Karena tak ada petugas jaga, jadi masyarakat harus lebih waspada,” kata Yusfa.
Disisi lain, Yusfa mengaku petugas UPT parkir akan tetap mengawasi kawasan tersebut untuk menghindari terjadinya punggutan parkir liar. Pihaknya akan mengamankan siapa saja yang nekat menarik parkir diarea Engkuputri.
“Jika kedapatan, maka oknum tersebut akan kami serahkan ke polisi karena memunggut parkir tanpa izin,” pungkas Yusfa. (she)