Aktivitas jual beli Sembako di Pasar KUD Tanjungpinang, belum lama ini. F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengharapkan para pelaku industri dan pengelola pasar tradisional bisa terus meningkatkan kualitas kenyamanan bagi para pembeli. Di era zaman globalisasi dan kemajuan yang semakin tak terbendung, kata Syahrul, persaingan semakin terbuka.
“Termasuk bagaimana pasar tradisional dan supermarket di swalayan juga kini berada di ranah persaingan yang terbuka,” ucap Syahrul, kemarin.
Kini, sambung Syahrul, masyarakat lebih memilih berbelanja di pasar modern, ketimbang pasar tradisonal, mengingat pasar modern lebih terjamin kebersihannya, kenyamanannya, dan keamanannya. Namun, menurutnya, tidak semua barang lengkap dijual di pasar modern, contonya daun pisang atau daun pandan. Barang-barang tersebut, hanya bisa kita temui di pasar tradisional.
“Sebenarnya, banyak keuntungan, jika kita berbelanja di pasar tradisonal, mulai dari ada seni tawar-menawar antara pembeli dan penjual, barang lengkap dan banyak pilihan, bisa bertukar informasi, bahkan kita bisa saling bersilaturahim, ” ujarnya.
Untuk itu, Syahrul mengimbau para pedagang pasar untuk bersinergi bersama dengan pemerintah, BUMD, dan pengelola pasar, agar sama-sama melakukan gebrakan penataan pasar, menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pasar.
“Sehingga masyarakat merasa semakin nyaman berbelanja di pasar tradisional,” ucapnya. (aya)
Pelabuhan Tanjung Payung Penagi Natuna. F. Aulia Rahman/Batam Pos.
batampos.co.id – Rambu laut di alur masuk pelabuhan Penagi di Tanjung Payung Natuna rusak tersisa diterjang gelombang musim Utara. Akibatnya kapal barang sulit merapat ke pelabuhan.
Kapten Kapal Bayu Permata Asril mengaku, sudah satu bulan terakhir tidak satu pun Rabu laut terpasang di alur masuk pelabuhan Penagi. Semuanya rusak setelah cuaca buruk.
“Kami sulit masuk ke alur pelabuhan. Terutama malam hari, apalagi kapten yang baru masuk di di Penagi. Sekarang hanya mengandalkan piling dan GPS, kalau alat eror kami bisa nabrak karang,” ujar Asril, Jumat (29/12).
Asril berharap, kelengkapan rambu laut di Penagi mendapat perhatian pemerintah, sebelum terjadi kecelakaan kapal. Akibat tidak adanya rambu laut di alur Penagi. Sementara kapal barang merapatnya di Penagi.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ memastikan, kerusakan rambu di alur Penagi segera di perbaiki untuk sementara.
Dikatakan Iskandar, rambu laut di alur Penagi juga akan dilengkapi oleh Pemerintah Provinsi di tahun 2018. Sekaligus melanjutkan pelebaran pelabuhan bongkar muat Penagi.
“Jadi rambu laut di alur Penagi akan dilengkapi tahun 2018. Itu satu paket dengan pelebaran pelabuhan,” sebut Iskandar.
Tahun 2017 ini lanjutnya, Pemerintah Provinsi sudah alokasikan dana sebesar Rp 5 miliar untuk pelebaran dan penambahan panjang pelabuhan. Tahun 2018 akan dilanjutkan.
Dalam rencananya penambahan panjang pelabuhan sekitar 200 meter sekaligus pembangunan gudang. Namun gudang ditunda karena defisit anggaran di Provinsi dan Kabupaten.(arn)
Puskesmas Rempangcate, Galang Puskesmas ini nantinya 24 jam pelayannnya dengan fasilitas lengkap. Jadi warga yang berobat tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit besar. F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmardjadi mengatakan seluruh puskesmas tetap buka selama hari libur tahun baru 2018 nanti.
“Buka semua, demi kelancaran pelayanan terhadap pasien yang membutuhkan perawatan,” kata dia, Sabtu (30/12).
Saat ini, lanjut dia semua puskesmas sudah buka 24 jam, jadi tidak ada lagi pasien yang tidak terlayani dengan baik.
“Pasien yang datang berobat langsung ke bagian emergensi saja karena bagian lain tutup,” ujarnya.
Dia mengingatkan kepada pegawai yang bertugas untuk memberikan pelayanan kepada pasien. “Jangan sampai mereka kecewa, seperti yang sudah lalu, dipanggil-panggil tidak menyahut. Gedor saja pintu kalau tidak ada jawaban, mana tahu mereka lagi istirahat makan atau salat,” jelas pria yang berprofesi sebagai dokter kandungan ini ini.
Didi menyebutkan, setiap kepala puskesmas sudah menugaskan dokter yang akan bertugas selama libur tahun baru nanti. “Kalau mau berobat datang saja, saya jamin semua buka,” ujarnya.
Hal senada juga dikatakan Kepala Puskesmas Tiban Baru, Ana Hasina, pihaknya sudah menyusun dan mempersiapkan dokter yang bertugas di emergensi. “Tetap beroperasi walau hanya IGD,” sebutnya.
Ada tenaga medis yang ditugaskan masing-masing merupakan dokter umum, dan tiga perawat yang bersiaga selama 24 jam.
“Pasien tidak usah cemas, pasien akan tetap terlayani,” ujar perempuan berkacamata ini.(cr17)
batampos.co.id – Guna terciptanya kondisi aman dan nyaman pada libur pergantian tahun ini, Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memperhatikan kondisi sekitar. Seperti bagi masyarakat yang akan menikmati liburan di tempat-tempat wisata agar tidak lupa melihat kondisi cuaca.
“Selain itu jangan lupa bawa persiapan P3K, perhatikan orangtua, anak dan ibu. Jangan lupa mengantongi nomor telepon orang terdekat atau instansi terkait seperti kantor polisi dan rumah sakit yang ada di sekitar,” ujar Ucok Jumat (29/12) pagi.
Ucok menekankan agar masyarakat lebih memperhatikan aturan yang ada saat berada dalam kawasan wisata. Tidak merusak kondisi alam sekitar membuang sampah sembarangan serta mencoret-coret batu atau apa saja yang dapat mengurangi kenindahan lingkungan.
Khusus untuk para ibu, Ucok menambahkan, agar tidak mengenakan perhiasan berlebihan. Ketika menggunakan ATM agar dapat lebih berhati-hati dengan orang sekitar dan jangan mudah percaya kepada orang asing mencurigakan.
Karena seringnya terjadi tindak kejahatan disebabkan adanya kesempatan, Ucok juga menyarankan agar warga menitipkan barang-barang berharga seperti di Bank dan tempat aman lainnya. Sehingga tidak menarik perhatian orang lain terlebih untuk berbuat kejahatan.
Sedangkan bagi warga yang meninggalkan rumah untuk keluar daerah, Ucok menyarankan warga bersangkutan meninggalkan rumah dalam kondisi terkunci, kendaraan ditempatkan di tempat yang aman serta di kunci ganda. Ia juga meminta agar warga memastikan jaringan listrik telah dipadamkan. (wsa)
batampos.co.id – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Arief M Edie menegaskan penetapan Isdianto sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Kepri sejauh ini masih dalam proses oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda).
“Karena DPRD sudah mengusulkan, jadi ini yang lagi diproses dan dibahas Dirjen Otda. Hanya itu, kalau ditolak tidak ada,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (29/12) pagi.
Dijelaskan Arief, proses penetapan Isdianto sebagai Wagub Kepri berdasarkan surat yang dilayangkan oleh Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak tanggal 7 Desember 2017 lalu tentang usulan dan peresmian pengangkatan Isdianto sebagai Wagub Kepri disisa masa jabatan 2016-2021.
“Hanya satu nama (yang diusulkan), harusnya dua nama. Ini yang lagi diproses, karena DPRD sudah mengusulkan, jadi ini yang lagi diproses dan dibahas Dirjen Otda,” tuturnya.
Sementara, menurut undang-undang nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Arief mengatakan bahwa dalam hal terjadinya kekosongan Wagub, maka partai politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan dua orang calon Wagub melalui DPRD kepada Gubernur, untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD.
“Selanjutnya, ditindak DPRD dengan ditetapkan oleh DPRD. Kemudian Gubernur mengusulkan ke Mendagri dan diproses,” katanya.
Saat dikonfirmasi apakah penetapan Isdianto sebagai Wagub tunggal diterima atau tidak, Arief belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Pasalnya, sejauh ini Dirjen Otda masih memproses penetapan Isdianto sebagai Wagub Kepri dan belum mengeluarkan keputusan bahwa usulan itu ditolak.
“Kalau tidak bermasalahnya itu, usulannya itu dua nama kemudian dipilih menjadi satu. Karena di undang-undang nomor 10 tahun 2016, pasal 176 sudah dijelaskan. Maka partai politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan dua orang calon wakil gubernur melalui DPRD,” tegasnya. (cr1)
batampos.co.id – Recha Novianti ,20, salah satu karyawan perusahaan swasta di Bintan mendatangi kantor kepolisian karena barang berharga miliknya raib dicuri maling. Pencurian itu terjadi di rumahnya di Kampung Sakera Kelurahan Tanjunguban Utara Kecamatan Bintan Utara, Sabtu (9/12) lalu.
Kapolsek Bintan Utara Kompol Jaswir mengatakan, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari korban terbangun karena mendengar suara knalpot sepeda motor. Korban kemudian keluar dari kamar dan melihat rumah dalam keadaan gelap. Saat itu ia tak sadar jika rumahnya sudah dimasuki kawanan maling. “Korban kembali tidur,” ungkapnya.
Paginya, setelah korban terbangun, ia melihat laptop dan dompet yang sebelumnya diletakkan di sofa samping kamar mandi kamarnya telah raib. Tak hanya itu, ia juga melihat jendela bagian belakang rumah terbuka dan beberapa barang telah hilang.
“Yang hilang 3 unit handphone, laprop, dompet dan uang sebesar Rp 500 ribu. Total kerugian sekitar Rp 4 juta,” katanya.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian sudah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan mendatangi tempat kejadian perkara.(cr21)
Muhammad Ali mengambil durian yang jatuh dari pohonnya di kebunnya Kampung Bukit Bekapur, Desa Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan, kemarin. F. Slamet/Batam Pos.
batampos.co.id – Bagi anda yang ingin mencicipi beragam jenis durian, silakan kunjungi festival durian bintan yang diselenggarakan pada Minggu (7/1) mendatang di lapangan sepak bola Kampung Bukit Bekapur, Desa Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan.
“Banyak masyarakat kita yang suka sekali makan buah durian makanya masyarakat kami tergerak secara swadaya menggelar festival sehingga masyarakat bisa mencicipi langsung makan durian dari beragam jenis durian,” ujar ketua panitia festival durian bintan, Muhammad Ali yang ditemui di Batam Pos di kebunnya, kemarin siang.
Mantan staf humas Pemkab Bintan ini menyebutkan, panitia akan menyediakan 5 ribu buah durian beragam jenis buah durian mulai jenis durian yang terkenal seperti durian tembaga, durian hutan atau familiar disebut durian daun bahkan ada durian yang rasanya langka seperti durian heineken.
“Harga durian yang dijual waktu festival nanti di luar harga pasar. perbuah Rp 25 hingga Rp 30 ribu dengan berat sekitar 1,3 hingga 1,5 kilogram,” jelasnya.
Selain bisa membeli langsung di bazar durian, dia menyebutkan, panitia juga menyediakan kupon seharga Rp 175 ribu bagi masyarakat yang ingin merasakan tiga buah durian yang memiliki rasa istimewa.
“Yang membeli kupon akan dilayani seperti tamu dan bisa mencicipi tiga buah durian pilihan, pembeli kupon akan mendapatkan kaos serta bisa mengunjungi objek wisata air terjun di bawah kaki gunung bintan secara gratis,” jelasnya. Tak hanya itu, kuponnya akan diikutikan doorprice dan berpeluang mendapatkan hadiah berupa handphone android dan televisi lcd.
Festival durian bintan juga akan dimeriahkan kontes durian, bazar durian, bazar makan dari bahan durian, pameran kerajinan tangan khsa bintan dan pameran bibit unggul durian. Masyarakat juga akan disuguhkan hiburan di antaranya tarian tradisional. (cr21)
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menggelar hari bebas kendaraan atau yang populer dengan istilah Car Free Day pada Minggu (31/12) nanti. Acaranya akan diisi oleh festival kuliner dan jalan santai
“Jalurnya sudah ditetapkan untuk jalan santai adalah dari bundaran BP Batam menuju Mesjid Raya lalu ke Ikan Daun kemudian melewati Hotel Harmoni dan kembali ke BP Batam lagi,” jelas Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto di ruang kerjanya, Jumat (29/12).
BP Batam baru menggelar Car Free Day ini untuk pertama kalinya dan dengan tujuan ingin menjalin silaturahmi dengan masyarakat, mitra pemerintah, mitra usaha.
Total peserta diperkirakan mencapai 17.500 orang terdiri dari 5000 masyarakat Batam, 3000 karyawan BP Batam, 500 personil TNI/Polri, 1000 karyawan Pemko Batam, 6000 karyawan kawasan industri, 1000 orang dari komunitas di Batam dan 1000 pelajar dan mahasiswa kota Batam.
Acara Car Free Day ini juga diisi oleh wisata kuliner dimana BP Batam menyediakan 70 stand untuk diisi oleh berbagai stakeholder di Batam, termasuk juga pelaku usaha jajanan pasar tradisional.
Adapun rangkaian acara kata Bambang dimulai dengan Senam Zumba pada pukul 06.00 WIB. Kemudian ada seremonial pelepasan balon dan merpati menandai dimulainya BP Batam Car Free Day dan Wisata Kuliner.
“Kemudian jalan santai di sekitar area dan mengunjungi beberapa stand UMKM dan area stand lainnya,” tambah Bambang.
Dan selanjutnya adalah peresmian media centre BP Batam di Gedung Annex II Lantai 1 BP Batam.
“Jadi, silahkan pengunjung menikmati sajian wisata kuliner di sekitar area Car Free Day dan ada juga acara hiburan dan pembagian door prize,” katanya.(leo)
Anggota Lantas Polresta Barelang melihat mobil avanza warna putih dengan nomor polisi BP 1380 JG yang kecelakaan tunggal di Jalan Letjen Suprapto (bukit daeang) mukakuning, Seibeduk dengan kondisi ringsek bagian depan, Jumat (29/12). Dengan insiden ini tidak ada korban jiwa hanya luka luka saja dengan lima penumpang termasuk supir. F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Letjend R Soeprapto, sebelum bukit daeng, Seibeduk, Jumat (29/12) sekira pukul 13.00 WIB. Akibatnya mobil Avanza Veloz BP 1830 JG hancur di bagian depan dan menyebabkan lima orang penumpang termasuk sopir luka-luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Camatha Sahidya Panbil.
Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan tersebut, namun diduga, mobil putih yang dikemudikan Udin, 39, tersebut berusaha menyalip sebuah mobil yang melaju di sampingnya. Apes, posisi mobil tidak menguntungkan, sebab terlalu mepet ke sisi kanan jalan. Mobil pun tak bisa dikendalikan, sopir akhirnya menabrak marka jalan kemudian menyeruduk pohon.
“Mobilnya sama-sama melaju,” ujar Rinto, saksi mata saat di lokasi kejadian.
Akibatnya, lima orang penumpang termasuk sopir mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sedangkan kondisi kaca depan pecah, bumper dan kap mobil juga demikian. Bahkan sesaat setelah tabrakan, mobil sempat terbakar yang diduga berasal dari mesinnya.
Diketahui, mobil tersebut milik Hotel Radison yang sedang membawa penumpang WNA asal Singapura yang sedang berlibur ke Batam.
“Saya tak tahu mereka mau kemana. Yang jelas tadi mobil ini dari Radisson,” ujar salah seorang karyawan Hotel Radisson yang tak ingin dikorankan namanya.
Kecelakaan tunggal tersebut menjadi tontonan warga yang sedang melintas. Tim unit Lakalantas Polresta Barelang pun harus turun tangan melerai kemacetan yang mencapai satu kilo meter.
Sementara Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol I Puti Bayu Pati membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
“Korban meninggal tak ada. Anggota sedang mendata korban dan kami akan cari tahu jawaban penyebabnya,” tutupnya. (cr19)
Kepala BP Batam Lukita Dinarsah Tuwo memberikan legalitas kepada Kampung Tua, Bengkong Sadai. foto: Rifki / batampos
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat Kampung Tua Bengkong Sadai. Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo menandatangani Surat Keputusan yang menyatakan bahwa legalitas wilayah tersebut diakui oleh BP Batam.
“Kampung Tua ingin kami selesaikan. SK-nya sudah saya tandatangani disebutkan bahwa warga satu unit satu nama disana. Kemudian dari sisi tarif, Rp 25.100 permeter persegi untuk satu unit,” kata Lukita di Bengkong Sadai, Jumat (29/12).
Setelah itu, maka untuk semakin mengukuhkan legalitas Kampung Tua Bengkong Sadai, BP Batam akan mengikutsertakannya dalam program sertifikat tanah gratis dari Kementerian ATR/BPN pada tahun 2018.
“Tahun depan, Batam ditargetkan untuk mengurus 110 ribu sertifikat. Maka kami akan masukkan (Bengkong Sadai,red) tahun depan,” paparnya.
Secara umum, Kampung Tua Bengkong Sadai memiliki luas 33 hektare dan dihuni oleh 250 KK. Selain itu juga sudah dilengkapi sarana dan prasarana yang lengkap sehingga mendorong BP Batam untuk memastikan legalitasnya.
“Model seperti ini (Kampung Tua,red) tentu akan lihat jumlah warga disana, lihat luasnya, ditambah fasum dan fasos dan tentu saja historisnya. Kalau di Bengkong Sadai sudah wajar,” ungkapnya.
Hal tersebut merupakan syarat yang harus dilakukan oleh kampung tua lainnya untuk mendapatkan legalitas dari BP Batam.”Ini juga jadi pilot proyek kami untuk melakukannya pada kampung tua yang lainnya. Karena kami berharap bisa segera menyelesaikannya,” ucapnya.
Untuk mewujudkannya, BP Batam akan bekerjasama dengan Pemko Batam untuk memberikan fasilitas umum dan sosial di kampung tua lainnya agar bisa memenuhi standar mendapatkan legalitas.
Karena ada niat dari BP Batam untuk menjadikan kampung tua sebagai destinasi wisata bertemakan kebudayaan penduduk asli. Dan diharapkan agar warga setempat mau bekerjasama mewujudkannya dan promosikannya hingga keluar negeri.
Dan hal yang paling menarik lainnya adalah dengan legalitas ini, maka warga Kampung Tua Bengkong Sadai dapat memperjualbelikan lahan atau bangunan diatasnya.”Lahan tersebut bisa diperjualbelikan, namun soal cagar budaya itu hal yang lain yang diatur oleh warga setempat,” jelasnya.
Sedangkan tokoh masyarakat Bengkong Sadai, Saparuddin Muda mengaku warga setempat sangat bahagia dan berterima kasih kepada BP Batam atas komitmennya memberikan legalitas.
“Saya harap jangan hanya Bengkong Sadai asja, tapi di kampung tua yang lain juga,” katanya.
Ia kemudian menuturkan bahwa BP Batam memberikan legalitas karena tata ruang di kampung tua tersebut sudah tertata dengan baik dan ditunjang oleh sarana yang memadai.
“Salah satu contoh penataan Bengkong Sadai sangat tertata rapi. Tidak bertentangan dengan ROW jalan dan masing-masing luas kavling sama. Ini dapat menjadi contoh acuan,” ungkapnya.(leo)