Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12801

Tahun 2018, Pemko Kembali Potong Belanja Pegawai

0
Pegawai Negeri Sipil Pemko Batam meninggalkan lapangan usai mengikuti apel gabungan jajaran Pemko Batam di Dataran Engku Putri Batamcenter, . F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menerapkan efisiensi belanja pegawai tahun 2018 mendatang. Terkait ini Pemko Batam menghitung akan menghemat sekitar Rp 100 miliar.

Seketaris Daerah (Sekda) Kota Batam mengatakan, langkah yang akan diambil yakni konsumsi rapat hingga perjalanan dinas akan dipangkas.

“Rapat cuma air putih, bahkan tidak ada. Perjalanan dinas dalam daerah dihapus, sementara dinas luar juga dipangkas 50 persen,” paparnya, kemarin.

Ia mengatakan, efisiensi tahun depan tak menganggu program yang bersentuhan dengan masyarakat dan dipastikan aka terus berjalan. Termasuk salah satu yang utama yakni pengembangan infrastruktur.

“Tak ada yang ditunda (pembangunan jalan) , semua dilanjutkan,” imbuhnya.

Terkait langkah ini, Jefridin optimistis tahun 2018 PAD Batam akan tercapai. Bahkan, ia yakin pihaknya bisa menutup kekurangan PAD dari target di tahun 2017 sekitar Rp 107 miliar. Untuk diketahui, hingga kini capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam tahun 2017 baru tercapai 81,72 persen atau Rp 887 miliar dari target Rp 1,086 triliun.

“Ini anngka sementara tahu pastinya awal tahu,” imbuhnya.

Menurutnya sektor PAD punya cukup andil akan defisit APBD BAtam tahun 2017, dalam hal ini Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) punya andil yang cukup besar. PAdahal target pendapatan sektor ini sduah diubah dari Rp 342 miliar menjadi Rp 250 miliar.

“Dari BPHTB saja sekitar Rp 60 miliar,” ungkapnya.

Selain capaian PAD yang minim, Jefridin mengaku sektor lain yang menyeret APBD BAtam adalah Dana Bagi Hasil (DBH) baik dari pusat maun provinsi yang belum dibayar tahun ini.

“Dari pusat sekitar Rp 20 miliar lebih. Dari provinsi sekitar Rp 30 miliar lebih,” pungkasnya. (cr13)

Masriana Fatimah, Manfaatin Hobi sebagai Penghasilan

0
Masriana Fatimah

batampos.co.id – Perempuan hobi masak, sangat banyak. Tapi menjadi hobi itu mendatangkan pendapatan bagi mereka, hanya sebagian kecil saja. Salah satunya Masriana Fatimah. Walau sudah memiliki pekerjaan di Dinas Perhubungan Kota Batam. Gadis berusia 24 tahun ini, masih tetap mencari penghasilan tambahan dari hobinya.

“Pagi kerja berdinas, malamnya berdagang,” katanya pada Batam Pos, Jumat (29/12).

Ia mengatakan hobi masak dan berdagang ini tidak datang dengan sendirinya. Sudah dimulainya sejak SMK. Berawal dari bikin kue, lalu dijual dikantin sekolah sudah dilakoninya. Jualan kue ini tidak membuat dirinya rendah diri, ia tetap menjalani kehidupan remajanya dengan layaknya gadis-gadis lainnya.

“Saya buat kue, kadang dibantuin mama juga,” tuturnya.

Untuk merintis usaha, kata gadis yang akrab dipanggil Riana berkali-kali terpuruk dan gagal. Namun tidak membuatnya menyerah. “Kadang mencapai sukses itu kita harus jatuh berkali-kali. Tidak semua orang merintis usaha dengan gampangnya. Kesuksesan itu didapat dengan belajar dari kegagalan serta pantang menyerah,” ujarnya.

Jualan kue, makanan, butik, tas sudah dijalaninya. Semua usaha ini mengalami kegagalan. Dan sekarang, Riana sedang merintis usaha sesuai dengan hobinya.

“Saya punya Cafe namanya Stop Line yang berada di daerah Sei Panas,” tuturnya.

Cafe ini memiliki satu masakan andalan, yang merupakan hasil dari kreativitasnya yakni Ayam Kelindes. Menu ini disajikan dengan level kepedasan yang bisa dipilih oleh para pengunjung.

“Dari 1 sampai 20,” ujarnya.

Kesuksesanya membuka usaha makanan ini, tidak terlepas dari peranan orangtuanya.

“Setiap ada masakan baru, saya coba ke mama. Mama itu orang pertama yang kritik masakan saya, kurang asin, gurih atau apa,” ungkapnya.

Gadis manis berkerudung ini, menuturkan akan terus mengembangkan usahanya.

“Saya tidak akan merasa puas dengan ini saja, terus dan terus maju,” ujarnya.

Bagi pemula dalam memasak, ia memiliki tips dalam menggoreng bawang. “Bawang goreng yang baik itu warnanya keemasan, dan diangkat saat baunya suah hilang. Ingat jangan sampai gosong,” tuturnya. (ska)

ASDP Buka Hingga Pukul 20.00

0
Sejumlah penumpang dan kendaraan turun dari kapal Roro yang baru tiba di Pelabuhan Roro Pungggur, Selasa (26/12). untuk mengantisipasi saat lonjakan penumpang menjelang tahun baru. PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Kepri, menambah jadwal pelayaran Kapal roll on roll off (Roro) hingga pukul 20.00. F Cecefp Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Kepri, menambah jadwal pelayaran Kapal roll on roll off (Roro) hingga pukul 20.00. Penambahan ini untuk mengantisipasi saat lonjakan penumpang menjelang tahun baru.

“Jadwalnya ini tidak tetap. Penumpang banyak, kami buka hingga pukul 20.00. Tapi kalau sedikit, kami tetap menggunakan jadwal biasanya, sampai pukul 18.00 saja,” kata Manager Usaha PT ASDP Cabang Kepri, Adolf DC Enoch, Jumat (29/12).

Sistem seperti ini, kata Adolf sempat diterapkan sebelum natal. Dari 23 hingga 25 Desember, Kapal Roro berlayar melebihi waktu normalnya.

“Tanggal 23 dan 24 kami sampai jam 8, 25 sampai jam 7 saja. Dan 26 Desember hingga sekarang kembali lagi normal, sampai jam 18.00 saja,” ucapnya.

Ia mengatakan 31 Desember akan terjadi lagi lonjakan penumpang. Arus penumpang ini, kata Adolf kebanyakan dari Bintan menuju ke Batam.

“Berapanya belum bisa, tapi ada lonjakan. Kalaupun tidak tertampung hingga jam normal, kami akan buka hingga pukul 20.00,” ujarnya.

Pihak ASDP juga akan meningkatkan intensitas pelayaran. Biasanya Kapal Roro berangkat setiap 1 jam. “Tapi kali ini setiap 40 menit berangkat,” ucapnya.

Walau nantinya terjadi lonjakan penumpang. Adolf mengatakan pihaknya hanya mengangkut sesuai kapasitas kapal saja. Dan ia berharap masyarakat tertib saat keluar atau memasuki Kapal Roro. Hal ini demi keselamatan semua pihak.

“Kami ingin pelayaran berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.

Di Pelabuhan Roro Telagapunggur, arus penumpang dan kendaraan yang memasuki atau keluar dari kapal masih normal. (ska)

Kepemimpinan Disbudpar Batam Dievaluasi

0
Walikota Batam, M Rudi

batampos.co.id – Kepemimpinan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam disorot berbagai pihak. Kini, Pemerintah Kota Batam tengah mengevaluasi kepemimpinan pada dinas yang dipimpin Pebrialin tersebut.

“Ia sedang dievaluasi. Apalagi kami sekitar bulan April ada perombakan eselon II (setingkat Kepala Dinas),” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi, kemarin.

Menurut Rudi menyiapkan pimpinan Disbudpar yang mumpuni adalah keharusan, karean sektor ini merupakan sektor harapan untuk mendongkrak ekonomi Batam.

“Agar nanti masaknya enak (kembangkan pariwisata). Kami cari kepala dinas yang betul-betul bagus,” ucapnya.

Namun ia menampik jika kepemimpinan sekarang tidak bagus. Ia beralasan setiap orang punya talenta masing-masing, ini yang ia akan tata kembali ke depan.

“Pariwisata ini soal seni. Talenta orang kan beda-beda, dia tidak bisa di pariwisata tak bisa juga terus di situ,” ucapnya.

Semrentara itu Sekretaris Daerah Jefridin menyampaikan, Pemko Batam sadar betul akan potensi pariwisata di Batam bagi perekonomian.

“Kami bersama Wali Kota sering sampaikan pariwisata ini adalah salah satu motor penggerak ekonomi. (kepemimpinan pada Disbudpar) sedang dievaluasi,” kata Sekretaris Daerah Batam Jefridin, kemarin.

Maka dari itu, kata dia, pengembangkan infrastruktur tengah digalakkan, hal ini dilakukan salah satunya untuk menyiapkan peningkatan sektor kepariwisataan.

“Setelah jalan dibangun Bina Marga, Dinas Pariwisata tinggal bagaimana menjual (mengembangkan) potensi wisata yang ada,” katanya.

Menurutnya, salah satu yang perlu dikembangkan Disbudpar adalah menyelenggarakan agenda kepariwisataan yang dapat memancing wisatawan berkunjung ke Batam.

“Even dengan modal yang kecil tapi mendatangkan wisatawan yang banyak. Caranya kita dorong MICE Batam. Ternyata parwisata kita masih seperti ini, pak wali udah tau dan (kepemimpinan Disbudpar) akan dievaluasi,” terang Jefridin.

Ia mengatakan, sejatinya secara umum tak hanya kepemimpinan pada Disbudpar yang dievaluasi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga perlu dilakukan hal serupa.

“Dalam hal ini saya terus bantu pak Wali Kota untuk terus mengkoordinir OPD. Bagi OPD yang masih lemah kinerjanya tak ada kata lain mereka harus perbaiki,” imbuhnya.

Sementara itu, Badan Pengusahaan Batam tengah semangat mengembangkan sektor pariwisata. Hal ini tercermin dari pembentukan Biro Pariwisata, pemilihan Duta Wisata, pengembangan destinasi hingga menggelar even.

Terkait ini, anggota DPR RI Nyat Kadir mengingatkan BP Batam agar tidak lupa memikirkan carabmempertahankan sektor manufaktur yang kini banyak tutup dan galangan yang mati suri.

“Kini yang diurus pariwisata yang bisa diurus Pemda. Sekarang dua-duanya (BP Batam dan Pemko Batam) urus pariwisata padahal yang mati shipyard, industri pada kolaps,” kritik mantan Wali Kota Batam ini. (cr13)

Kepala BP Batam: Batam masih Menarik Untuk Investasi

0
Pekerja menggesa pembangunan kapal di salah satu galangan kapal di Sagulung, Kamis (28/12/2017). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Hingga penghujung tahun ini, nilai investasi yang masuk ke Batam mencapai USD 1.116.895 dan direalisasikan melalui 73 proyek. Nilai ini jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai USD 471.368 dari 71 proyek.

Menurut Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo investasi di Batam meningkat secara signifikan berdasarkan data yang diterima dari BKPM.

“Sekarang sudah banyak yang datang mau investasi. Makanya dipanggil satu-satu dan minta sampaikan rencananya,” paparnya.

Salah satu investasi yang belum tercatat sebagai realisasi adalah masuknya perusahaan biodiesel yang akan berinvestasi sebesar Rp 1 triliun.

“Biodiesel akan realisasi karena sekarang izin diberikan,” katanya.

?Untuk menggairahkan investasi, maka BP Batam memberikan kemudahan dan insentif. Galangan kapal yang selama ini menjadi salah satu andalan Batam dipastikan akan menerimanya.

“Galangan akan kita berikan insentif. Sekarang mulai berbenah. Ada juga investor yang ingin membangun pusat digital. Tapi belum bisa kami sampaikan,” sambungnya.

Selain itu, Lukita juga akan membenahi lahan. Ketersediaan lahan saat ini sangat terbatas dan masih banyak lahan tidur. “Untuk lahan-lahan tidur, kami akan meneruskan kebijakan sebelumnya. Buat bisnis plan dan rencana. Kalau tak dibangun juga, akan dicabut,” tegasnya.

Lukita yakin perekonomian Batam akan membaik tahun 2018 mendatang dan bisa mencapai pertumbuhan hingga 5 persen (yoy). Hal tergambar dari peningkatan investasi pada akhir tahun 2017.

Sebagai contoh pada Oktober lalu, ada 10 perusahaan baru dengan nilai investasi sebesar 10.5 juta dolar AS. Sementara Oktober 2016, lima perusahaan baru yang masuk dengan nilai investasi hanya 5 juta dolar AS.

Sementara November 2017, terjadi peningkatan jumlah perusahan baru yang masuk ke Batam, yaitu sebanyak 12 dengan nilai total investasi sebesar USD27,8 juta. Sedangkan pada November sebanyak 9 perusahaan baru dengan total nilai investasi sebesar USD12,5 juta.

“Dan kita akan terus berupaya meningkatkan agar investasi asing ini terus meningkat di Batam,” jelasnya.

Dari data yang disampaikan, 73 perusahaan yang masuk atau mengembangkan wisata di Batam, ada dari Malaysia, Singapura, Tiongkok, Inggris, Kanada, India, Myanmar, Australia, Luxembourg, Jepang, Amerika Serikat, Taiwan, Korsel, Mesir, Taiwan dan gabungan negara. (leo)

Rp 2,25 Miliar untuk Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

0
Bupati Bintan Apri Sujadi menyerahkan secara simbolis kepada pemenang lomba Kube prestasi tingkat kabupaten Bintan pada peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional 12 Desember lalu. F. Dinsos Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Sosial (dinsos) Kabupaten Bintan terus menggenjot pertumbuhan ekonomi masyarakat menengah bawah. Dalam menjalankan program penanganan fakir miskin tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan selalu bersinergi dengan pihak Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan juga Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Sosial Provinsi (Dinsos) Kepri. Hal ini dilakukan supaya program tersebut bisa berjalan maksimal dan tercapai tujuan yang diinginkan.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan Sosial, Jenny Elvia mengatakan, di tahun 2017 Dinsos Bintan menerima bantuan langsung dari Kemensos maupun dana dekonsentrasi lewat Dinsos Kepri ini telah dikucurkan sebesar Rp 2,25 miliar. Dana tersebut untuk 70 Kelompok Usaha Bersama (Kube) Produksi/666 keluarga penerima manfaat (KPM), dan 400 usaha ekonomi produktif pesisir, serta 4 Kube jasa E- Warong wilayah perdesaan di Kabupaten Bintan. Dana ini diharapkan mampu meningkatkan potensi kewirausahaan dan kemandirian masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah dan fakir miskin.

Jenny menekankan bahwa dana ini bertujuan untuk pengembangan usaha masyarakat dan menumbuhkan jiwa enterpreneurship masyarakat ekonomi menengah ke bawah, terutama fakir miskin.

“Namun untuk mendapatkan bantuan ini harus memenuhi kriteria dan persyaratan yang berlaku. Pertama dan paling utama yaitu anggota Kube ini masuk dalam data kemiskinan Kabupaten Bintan. Kemudian sudah menikah, berusia produktif, domisili berdekatan antar anggota, serta memiliki embrio maupun bakat usaha tertentu yang akan dikembangkan,” jelas Jenny di sela-sela kegiatan Bimbingan Pemantapan bagi Penerima Bantuan Kube 2016-2017 di Aula Kantor Camat Seri Kuala Lobam, Jumat (29/12).

Pembicara dalam kegiatan yang dihadiri oleh 220 perwakilan Kube ini yaitu Kepala Dinas KUUP Bintan, Dian Nusa. Dana bantuan yang diterima baik Kube maupun Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebesar Rp 2 juta per kepala keluarga, lanjut Jenny disesuaikan dengan jumlah anggota Kubenya.

Nah, pola mekanisme kegiatan adalah berkelompok dalam melaksanakan usaha bersama-sama dengan komitmen untuk peningkatan kesejahteraan semua anggota Kube.

Sementara itu, Kasi PFM Roro Novia menambahkan, kepada Kube dan UEP penerima bantuan selain diberikan sosialisasi sebelum dana bantuan turun juga diberikan pelatihan untuk bisa mengembangkan potensi diri demi meningkatkan kualitas dan kuauntitas produk. “Membangun jejaring dengan dinas instansi teknis terkait dengan bersinergi melakukan pembinaan seperti dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Prindustrian dan Perdagangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Peternakan serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan,” tekan Roro.

Diharapkan dengan pembinaan dan kerja sama yang melibatkan dinas lain dapat lebih efektif dalam meningkatkan manajemen pengelolaan usaha Kube dan UEP.
Untuk tahun anggaran 2018 nanti, Pemerintah Kabupaten Bintan lewat Dinas Sosial Kabupaten Bintan mentargetkan tumbuhnya atau terbentuknya 75 Kube/750 KPM untuk wilayah perdesaan maupun perkotaan (kelurahan).

Selain itu sebagai langkah persiapan Kabupaten Bintan untuk penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) beras sejahtera (Rastra) akan dibentuk 4 Kube jasa E-Warong wilayah perkotaan yang akan menjadi penyalur bantuan beras sejahtera. “Sumber dana penumbuhan Kube-Kube di Kabupaten Bintan ini adalah dana APBN Kementerian Sosial RI baik langsung maupun dana dekonsentrasi yang totalnya senilai Rp 1,62 miliar,” jelas Roro Novi. (jos)

Gedung Gonggong Dikelola BLUD

0
Gedung Gonggong Tanjungpinang dilihat dari laut. Gedung ini kini menjadi magnit baru bagi warga dan wisatawan yang datang ke Tanjungpinang. Foto: Dokumentasi Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kota Tanjungpinang siap mengoptimalisasikan peran dan fungsi Gedung Gonggong sebagai Pusat Informasi Pariwisata. Kesiapan ini diwujudkan dengan rencana pembentukan Unit Pelaksana Teknis Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dari sini, diharapkan biaya operasional dan juga kebutuhan hari-hari dapat terpenuhi secara mandiri.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengungkapkan, rencana ini akan dilaksanakan terhitung 2018 mendatang. “Jadi nanti UPT BLUD yang mengelolanya juga akan ditempatkan di sana,” ujar Lis, kemarin.

Dengan begitu pula, Lis berharap akan semakin banyak wisatawan yang semakin tertarik datang ke Gedung Gonggong untuk mencari informasi berkenaan pariwisata Tanjungpinang. Juga, sambung Lis, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk membuat kegiatan-kegiatan senada.

“Bentor (becak motor, red) pariwisata nanti juga akan difokuskan di daerah sana. Sehingga pusat promosi pariwisata Tanjungpinang ada di seputaran Gedung Gonggong,” papar Lis.

Bentor ini pula yang, kata Lis, akan turut menunjang pendapatan BLUD sehingga bisa turut menyokong kekuatan biaya operasional Gedung Gonggong dari waktu ke waktu. “Kalau mampu menghasilkan, nanti bisa dikelola sendiri supaya bisa melakuka perawatan gedung itu sendiri,” tutur Lis.

Upaya ini, menurut dia, merupakan cara terbaik untuk mengelola Gedung Gonggong ini. “Kalau mau bagus, memang begitu. Karena Gedung Gonggong tetap akan menjadi pusat informasi pariwisata,” tutup Lis. (aya)

Revisi Perka Selesai Januari, BP Batam masih Buka Kesempatan Diskusi

0
Kepala BP Batam Lukita Dinasyah Tuwo memberikan pemaparan kepada waratawan pada acara silaturahmi dengan insan media di Gedung BP Batam, kamis (28/12/2017). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Revisi Peraturan Kepala (Perka) Nomor 9 Tahun 2017 masih membuka ruang bagi pengusaha untuk berdiskusi. Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan pihaknya sudah menerima masukan tertulis dan akan mengundang para pengusaha untuk kembali berdiskusi pada 3 Januari mendatang.

“Revisi Perka 9 merupakan bagian dari program 100 hari yang berakhir Januari nanti,” kata Lukita di Bengkong Sadai, Jumat (29/12).

Diskusi sebelum penerbitan revisi Perka 9 sangat menjadi prioritas bagi BP Batam.”Kami prosesnya selalu terbuka dan minta masukan dari pelaku. Minggu lalu baru pertemuan, tadi malam terima masukan tertulis. Masih ada diskusi, karena kami tak ingin Perka yang keluar ini tidak menjadi kejutan,” ujarnya.

Dalam merancang revisi Perka 9, BP Batam menggunakan Surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor S-348/M.EKON/12/2016 yang terbit pada Desember tahun lalu sebagai acuan. Lukita menjanjikan revisi Perka akan terbit sebelum 100 hari program kerjanya berakhir.

“Kami punya koridor keputusan berdasarkan surat tersebut. Tapi nanti akan ditentukan setelah berdialog dengan pelaku,” ujarnya.

Selain menggesa penerbitan Perka, BP Batam juga akan memanggil kembali delapan pemilik alokasi lahan tidur yang pencabutan lahannya dibatalkan setelah Perka 27/2017 terbit November lalu.

“Kami akan panggil delapan pemilik lahan yang dibatalkan pencabutannya pada bulan depan,” ungkap Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo saat acara silaturahmi BP Batam dengan media pers di Gedung BP Batam, Kamis (28/12).

Selain memanggil delapan pemilik lahan tersebut, BP Batam juga akan merespon 55 surat balasan dari pemilik lahan tidur yang telah dipanggil beberapa saat lalu dan menyatakan keinginan untuk membangun lahannya.

Diantara surat-surat balasan tersebut, ada salah satu investor yang mau membangun investasi di bidang energi dengan nilai sekitar Rp 1 triliun.

“Makanya kami mau memanggil mereka juga untuk memverifikasi rencana bisnisnya. Disamping itu ada investasi di bidang properti,” jelasnya.

Sayangnya Lukita belum mau memerinci siapa saja yang sudah berniat membangun lahan yang telah ditelantarkan sebelumnya.

“Itu permintaan mereka supaya jangan dipublikasi karena ada persaingan diantara investor tersebut. Kalau sudah jadi baru diumumkan,” ungkapnya.

Bagi Lukita, isu lahan terlantar memang jadi prioritas utama. Lahan merupakan aset yang harus dioptimalkan untuk mensukseskan pembangunan ekonomi di Batam.

“Saya lihat dari pesawat, banyak tanah kosong. Padahal itu aset semua, belasan tahun tak dibangun,” katanya.

Berbicara mengenai investor, BP Batam juga tengah mempercepat urusan pembebasan lahan di salah satu kawasan di Tanjungpinggir, Sekupang.

Alasannya sederhana karena BP Batam ingin membangun kawasan wisata Tanjungpinggir dengan maskot berupa patung elang laut disana. Dan saat ini sudah ada investor tunggal yang berniat membangunnya.

Selain itu, pihaknya juga akan segera menandatangani kesepakatan dengan salah satu kampung tua untuk kepastian status lahannya.”Semoga menjadi pedoman untuk selesaikan masalah kampung tua yang lainnya,” pungkasnya. (leo)

Ini Tiga Nama Calon Plt Wako yang Diusulkan Gubernur

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengaku telah menyampaikan tiga usulan nama calon Plt Walikota. Menurut dia, tiga nama calon tersebut sudah diserahkan ke Direktorat Jendral Otonomi Daerah ( Dirjen Otda).

“Sudah saya serahkan di Kementrian Dalam Negeri. Ketiga nama itu Syamsul Bahrum, Raja Ariza, dan Ahmad Izhar,” katanya.

Dari ketiga nama tersebut, Nurdin belum mau membeberkan siapa yang lebih berpeluang menduduki jabatan sebagal Plt Walikota Tanjungpinang. Ia lebih memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kepada Dirjen Otda untuk memilih salah satu dari tiga nama calon tersebut.

“Saya tak mau meminta-minta. Susah nanti. Jadi saya menyerakan sepenuhnya kepada Dirjen Otda,” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan DPRD sudah melakukan paripurna beberapa waktu yang lalu. Pasalnya, sesuai dengan aturan yang berlaku, tiga puluh hari sebelum akhir masa jabatan, pemerintah sudah mengusulkan untuk segera diusulkan ke Mendagri.

“Kita sudah menindak lanjuti dan mengusulkan nama kawan-kawan kita yang dianggap layak dan mampu menjabat Walikota Tanjungpinang,” kata Arif.

Ia menambahkan, ketiga nama calon Plt Walikota Tanjungpinang itu telah dipilih sesuai dengan aturan yang berlaku dan sesuai dengan kompetensinya masing-masing.

“Kita ajukan teman-teman OPD kita yang jabatannya eselon II A. Itu yang kita sampaikan. Jadi saat ini, kami menunggu surat keputusan siapa yang menjabat dari Mendagri,” tambahnya. (cr1)

Lion Air Buka Rute Batam-Korea

0

batampos.co.id – Maskapai Lion Air kembali melakukan ekspansi nya dengan membuka rute internasional charter baru. Kali ini Lion Air terbang menuju dua kota di Korea Selatan, yaitu Busan dan Incheon dari Batam melalui Bandara Internasional Hang Nadim.

Corporate Communication Lion Air Group Ramaditya Handoko mengatakan, penerbangan dari Batam menuju Busan sudah beroperasi sejak Sabtu, 23 Desember 2017 lalu. Begitupun sebaliknya, penerbangan dari Busan menuju Batam juga telah dioperasikan perdana pada tanggal yang sama.

Penerbangan rute tersebut dilayani Lion Air dengan frekuensi satu kali penerbangan per empat harinya. Untuk jadwal keberangkatan dari Batam pada pukul 12.00 dan tiba di Busan pada 20.30 waktu setempat dengan nomor penerbangan JT 2739. Sedangkan penerbangan dari Busan akan dijadwalkan berangkat pada pukul 22.05 dan tiba di Batam pada 02.35 waktu setempat dengan nomor penerbangan JT 2738.

Sedangkan penerbangan menuju Incheon telah beroperasi sejak Minggu (24/12) lalu. Seperti halnya rute Batam-Busan, penerbangan Batam-Incheon juga dilayani sekali per empat hari. Jadwal keberangkatan dari Batam menuju Incheon pada pukul 20.00 WIB dengan nomor penerbangan JT 2737. Sedangkan penerbangan dari Incheon akan berangkat pada pukul 06.00 WIB waktu setempat dengan nomor penerbangan JT 2736.

“Hal ini merupakan salah satu bentuk pelayanan lebih kepada para pelanggan kami baik dari Busan maupun Incheon untuk dapat berkunjung menuju Indonesia melalui Batam,” kata Ramaditya Handoko melalui rilisnya, Jumat (29/12).

Menurut Ramaditya, rute internasional baru ke Korea Selatan ini merupakan bentuk Lion Air membantu pemerintah meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

“Begitu pun sebaliknya, penerbangan menuju Korea Selatan kami berikan untuk mempermudah akses warga tanah air untuk pergi menuju negara tersebut,” ujar Ramaditya.

Pria yang akrab disapa Rama ini menambahkan bahwa penerbangan charter ini juga di dukung oleh pihak travel seperti Global Aviation Alliance Co.,Ltd dan Sky Angkor Air dalam membawa turis dari Korea Selatan tersebut menuju Indonesia. Untuk melayani penerbangan charter ini Lion Air menggunakan pesawat terbarunya yaitu Boeing 737 MAX 8 yang dapat mengangkut 175 penumpang dengan konfigurasi tempat duduk kelas ekonomi.

Rencananya, penerbangan charter ini akan beroperasi hingga Maret 2018 dan tidak menutup kemungkinan untuk diperpanjang bahkan dijadikan penerbangan regular karena euforia dan minat yang tinggi dari para pelanggan.

“Untuk ke depannya pun Lion Air akan menambah ke beberapa kota di Korea Selatan seperti ibukota nya, yaitu Seoul,” ujarnya.

Hingga saat ini Lion Air Group telah memiliki sejumlah rute internasional. Antara lain Singapura, Malaysia, Australia, India, China, Saudi Arabia, dan Korea Selatan, dengan frekuensi mencapai lebih dari 630 penerbangan per harinya. Penerbangan internasional ini didukung 116 armadanya dengan berbagai tipe seperti Boeing 737-800, Boeing 737-900 ER, Boeing 747-400, Boeing 737 MAX 8, dan Airbus A330-300. (ska)