Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 12818

Tour De Linggarjati 2017 Bukan sekadar Lomba Adu Cepat Sepeda

0

200 peserta dari dalam dan luar negeri siap adu cepat, dalam event Tour de Linggarjati (TdL).

Acara digelar pada 1-3 Desember mendatang di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

“Peserta yang daftar dari negara Singapura, Thailand, Filipina, dan Malaysia serta tuan rumah Indonesia. TdL yang sudah digelar ketiga kalinya ini, juga akan dipersiapkan menuju internasional seperti Tour de Singkarak yang sudah go international,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti, seusai launching dan Jumpa Pers TdL 2017 di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kamis (9/11).

Esthy menjabarkan, penyelenggaraan event wisata olahraga TdL 2017 merupakan salah satu upaya yang efektif untuk mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kuningan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Selama berlangsung TdL 2017 ditargetkan sebanyak 500 wisatawan nusantara (wisnus) dan 150 wisatawan mancanegara (wisman) akan berkunjung dengan total pengeluaran lebih dari Rp2 miliar yang langsung dibelanjakan di tingkat masyarakat,” kata Esthy Reko Astuti.

Ajang wisata olahraga, kata Esthy Reko Astuti, mempunyai ikutan langsung berupa peningkatan ekonomi serta promosi berupa news value yang dampaknya akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan. Tahun lalu jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kuningan mencapai 3 juta orang dengan pengeluaran sebesar Rp2,4 triliun.

“Peningkatan kunjungan wisatawan ini tentunya tidak lepas dari semakin membaiknya unsur 3 A (Atraksi Amenitas, dan Aksesibilitas),” katanya.

Dikesempatan yang sama, Bupati Kuningan H. Acep Purnama mengatakan, Kabupaten Kuningan telah menetapkan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan. Untuk itu, berbagai upaya mengoptimalkan potensi wisata yang dimiliki terus dilakukan di antaranya menggecarkan promosi serta peningkatan kualitas destinasi termasuk aksesibilitas.

“Kami memiliki 14 objek wisata yang sudah tertata dan puluhan lainnya yang mempunyai potensi pengembangan, 8 event budaya tahunan, 4 situs sejarah dan didukung oleh sarana akomodasi 37 hotel dan penginapan,” kata Acep Purnama.

Acep juga mengatakan, akses ke Kuningan saat ini sangat mudah setelah dibukanyanya Tol Cikapali (Jakarta-Kuningan hanya 3,5 jam). Juga ada Tol Cisumdawu dan segera dibuka Bandara Internasional Kertajati yang akan memudahkan wisatawan berkunjung ke Kabupaten Kuningan.

“Melalui event ini kami berharap ini sebagai bagian dari investasi. Serta mengenalkan pariwisata Kuningan secara bertahap. Diharapkan dengan kesuksesan pelaksanaan Tour De Linggarjati juga menarik event-event internasional lainnya untuk dilaksanakan di Kabupaten Kuningan,” kata H. Acep Purnama.

Penyelenggaraan TdL 2017 kali ini juga dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-519 dan memperingati peristiwa Perundingan Linggarjati ke-71 sebagai bagian sejarah perjuangan Bangsa Indonesia.

TdL 2017 terbagi menjadi 3 kategori lomba, yaitu Individual Time Trial (ITT) start dari Simpang Tiga Caracas dan finis di halaman Gedung Perundingan Linggarjati dengan jarak tempuh 9,9 km (Hari Jumat, 1 Desember 2017 pukul 08.00 – 10.30 WIB); Individual Road Race (IRR) start dan finis halaman Kantor Pemda Kabupaten Kuningan, dengan jarak tempuh youth 30,7 km, junior 63,7 km, dan elite 106,4 km (Sabtu, 2 Desember 2017, pukul 08.00 – 13.00 WIB).

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi gelaran TdL 2017. Menurutnya penyelenggaraan even sport tourism seperti ini sangat efektif untuk berpromosi sekaligus dapat mendatangkan wisman dan pertumbuhan perekonomian langsung.

“Dari penyelenggaraan TdL 2017 ini diharapkan dapat mendatangkan wisman lebih banyak lagi dari ASEAN sebagai peserta,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

 

Tunjangan Dokter Spesialis Rp 50 Juta per Bulan

0

batampos.co.id – Tunjangan daerah untuk dokter spesialis yang bertugas di Anambas terbilang fantastis Rp 50 juta per bulan. Tunjangan sebesar itu diklaim yang tertinggi di Kepri. Besaran penghasilan yang diterima dokter spesialis tersebut meliputi tunjangan daerah Rp 20 juta per bulan, ditambah dengan tunjangan dari pusat Rp 30 juta per bulan.

“Mengenai tempat tinggal dan fasilitas tempat ia bertugas, mayoritas ditanggung oleh daerah tempat ia ditempatkan,” ujar Samad Kepala Bidang pelayanan kesehatan dan sumber daya kesehatan Dinas kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (9/11).

Samad mengatakan, penempatan dokter spesialis sifatnya belum menetap, tapi merupakan Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) dari Pemerintah Pusat, yang merupakan syarat menjadi dokter spesialis, dengan masa kerja dua tahun. Hal ini pun dipertegas melalui Perpres nomor 4 tahun 2017, yang fokusnya ditempatkan di rumah sakit daerah terpencil, daerah kepulauan atau perbatasan, rumah sakit rujukan regional, atau rumah sakit rujukan provinsi yang ada di Indonesia.

“Pemberian tambahan penghasilan ini, tentunya melihat kemampuan daerah. Saya kurang tahu apakah hal ini sudah berlaku sebelumnya atau belum. Namun yang saya tahu, pemberian tambahan penghasilan ini sudah berjalan selama dua tahun,” ungkapnya.
Meski terbilang fantastis, namun besaran tambahan penghasilan yang diberikan daerah untuk dokter spesialis ini terbilang masih kecil bila dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Ia mencontohkan, dokter spesialis yang ditempatkan di salah satu daerah di Kalimantan, diberikan tambahan penghasilan oleh daerah tersebut hingga Rp 75 juta per bulan.

Saat ini, terdapat tiga dokter spesialis dari keseluruhan lima tenaga dokter yang ditempatkan di Anambas. Tiga orang dokter yang telah berada di Anambas tersebut masing-masing dua orang dokter spesialis kandungan dan satu orang dokter spesialis anak. “Yang belum datang dokter spesialis anastesi dan penyakit dalam. Kalau dari kementrian, arahannya bulan ini,” ujarnya.

Pemberian tunjangan daerah bagi dokter spesialis ini telah diatur dalam Perpres yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada 12 Januari 2017. Peserta Wajib Kerja Dokter Spesialis berhak mendapatkan surat izin praktik yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah kabupaten/kota, mendapatkan tunjangan, mendapatkan fasilitas tempat tinggal atau rumah dinas yang diberikan Pemerintah Daerah dan hak lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (sya)

Fitri Carlina Lungset

0

Fitri Carlina merilis lagu baru berjudul Lungset, terjemahannya kurang lebih kucel.

Namun jangan dikira kucel betulan. Fitri mengangkat sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi sebagai lokasi pembuatan video klip single terbarunya.

Ini adalah salah satu upaya dari Fitri Carlina untuk mengangkat dan mempromosikan pariwisata Banyuwangi.

“Aku bangga dengan Kebanyuwangian aku. Ini salah satu cara dari aku untuk ikut mempromosikan pariwisata Banyuwangi. Salah satunya melalui karya single terbaru aku ini,” ujar Fitri Carlina bangga.

Sedikitnya ada tiga destinasi yang dipilih langsung oleh wanita kelahiran Banyuwangi, 29 Mei 1987 ini. Yakni Pantai Pulau Merah, Air Terjun Jagir dan juga Jawatan Benculuk.

Pantai Pulau Merah, ujar Fitri Carlina, merupakan salah satu lokasi wajib. Destinasi yang berada di selatan Kabupaten Banyuwangi ini memiliki potensi yang dapat memikat siapa pun yang berkunjung.

Bentuknya menyerupai pegunungan yang berada di tengah pantai. Garis pantai yang membentang sejauh 3 kilometer menambah kecantikan pulau. Ditambah lagi dengan airnya yang jernih berpadu dengan pasir putih yang menambah kecantikan pulau.

Di sini wisatawan dapat pula menikmati panorama matahari tenggelam (sunset) yang begitu indah.

“Pantai Pulau Merah ini memang sedang hits. Aksesnya juga gampang, sehingga untuk mencapai lokasi ini mudah,” ujar Fitri.

Di lokasi ini Fitri mengombinasikannya dengan penampilan bersama sejumlah penari Gandrung. Ia bersama penari menggunakan baju “The Excotica of Gandrung” yang sebelumnya digunakan wakil Jawa Timur di ajang pemilihan Puteri Indonesia tahun 2016.

“Aku juga terinspirasi dengan ribuan penari yang menari tari Gandrung Sewu beberapa waktu lalu,” ujar Fitri Carlina.

Destinasi selanjutnya yang menjadi lokasi pilihan adalah Air Terjun Jagir yang terletak di Dusun Kampung Anyar, Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Disini terdapat tiga air terjun dengan pemandangan alam yang begitu asri.

Air terjun ini berasal dari mata air yang terletak di atas air terjun. Airnya pun jernih. Bahkan karena begitu jernihnya, oleh masyarakat diibaratkan sebagai tempat pemandian Bidadari.

“Disini aku mengonsepkan pengambilan sudut gambar dengan menggunakan drone. Sehingga lansekap keindahan air terjun ditambah rimbunnya pohon Jagir akan terlihat,” ujar Fitri.

Kemudian lokasi selanjutnya, yang tidak ketinggalan adalah Jawatan Benculuk Banyuwangi. Kawasan yang juga berada di Selatan Banyuwangi ini, tepatnya di Kecamatan Cluring, merupakan atraksi wisata yang indah.

Pohon trembesi berusia tua yang berjejer rapih menjadi pemandangan alam yang begitu indah. Udaranya pun sejuk. Terlebih di saat sore hari, kala sinar matahari yang hangat menembus sela-sela cabang Trembesi yang begitu kuat.

“Angle-angle pengambilan gambarnya memang menampilkan keindahan-keindahan disana,” ujar Fitri Carlina.

Meski masih dalam proses editing, Fitri Carlina menjanjikan video klipnya nanti akan menyuguhkan keindahan destinasi di Banyuwangi. Antara lagu dengan video klip akan saling menunjang. Nama Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata pun akan semakin terangkat.

“Niatan aku adalah memang ingin membawa nama Banyuwangi, khususnya pariwisata Banyuwangi ke level yang lebih tinggi. Baik untuk lingkup nasional maupun internasional,” ujar Fitri.

Rencananya, single-nya tersebut juga akan ia perkenalkan saat ia tampil di ajang Banyuwangi Ethno Carnival pada 11 November mendatang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Fitri Carlina dalam turut mengangkat dan mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya Banyuwangi. Ia mengatakan Fitri Carlina merupakan salah seorang public figure yang juga concern terhadap pariwisata.

Bahkan sebelumnya Fitri Carlina ditunjuk sebagai Duta Pariwisata Banyuwangi karena perhatiannya yang tinggi terhadap pariwisata Banyuwangi.

“Sebagai seorang public figure, tentunya akan lebih mudah dalam memperkenalkan atau mempromosikan satu destinasi. Terlebih dikemas dalam satu video klip lagu, akan semakin mudah lagi mengena di masyarakat,” ujar Menpar Arief Yahya.

Ia pun mendorong untuk lebih banyak artis, musisi atau pekerja seni lainnya yang bisa menjadikan berbagai destinasi indah di Indonesia sebagai latar ataupun inspirasi dalam berkarya.

“Indonesia dengan ragam seni dan budaya serta sumber daya alamnya sangat potensial untuk pengembangan industri kreatif, sehingga dapat menjadi daya tarik yang kuat,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

Terra Joan Buka Rute Baru

0
Inilah speedboat Terra Joan yang melayani rute dari Tanjungbalai ke Durai dan Guntung. F. Jon Herry untuk Batam Pos-SB  

batampos.co.id – Pengelola speedboat Terra Joan membuka rute baru untuk melayani masyarakat yang ada di pulau-pulau sekitar Karimun. Jika selama ini masyarakat dari Karimun yang akan ke Durai harus berangkat siang hari, mulai Senin (13/11) telah ada jadwal baru untuk keberangkatan dari Tanjungbalai ke Durai bisa pada pagi hari.

“Berangkatnya pukul 08.00 WIB setiap hari,” ujar pemilik speedboat Terra Joan, Jon Herry, Kamis (9/11).

Menurut Jon, Terra Joan merupakan speedboat pertama yang berangkat pada pagi hari. Rute perjalanannya dari Tanjungbalai pukul 08.00 WIB menuju ke Tanjungbatu, lalu ke Durai. Selain itu, speedboat juga melayani rute langsung ke Guntung. Rute ke Guntung juga merupakan rute baru. Dengan rute baru ini, masyarakat di Tanjungbatu yang akan ke Durai dan Guntung juga bisa berangkat pada pagi hari. Yakni pukul 09.30 WIB.

“Rute lainnya yang akan dilalui speedboat Terra Joan mulai awal pekan depan, yakni Durai Guntung pada pukul 10.00 WIB. Kemudian juga ada tujuan ke Pulau Burung. Yakni, berangkat dari Guntung pada pukul 13.30 WIB. Bahkan, jika ada masyarakat di Guntung atau Pulau Burung yang akan ke Pulau Buru juga bisa naik speedboat kami. Untuk tujuan Pulau Buru selain berangkat pada siang hari, kami juga ada buka rute langsung dari Tanjungbalai ke Pulau Buru yang berangkat pada pukul 15.30 WIB,” paparnya.

Dikatakannya, untuk lokasi keberangkatan tetap di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam atau biasa disebut Pelabuhan KPK. Untuk melayani penumpang dengan rute yang baru ini, pihak perusahaan sudah menyiapkan tiga unit mesin di speedboat Terra Joan dengan kekuatan masing-masing 250 Pk. Untuk kapasitas penumpang sama seperti tujuan ke Urung dan Selat Beliah, yakni 45 orang. (san)

Ketua OSIS di SMA Dipilih Ala Pemilu

0
Seorang siswa ikut memilih calon ketua OSIS dalam Pemilos di SMAN 1 Bunguran Timur Natuna. F Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Memilih secara demokratis mulai diajarkan sejak dini, salah satunya pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMAN 1 Bunguran Timur, Kamis (9/11).

Pemilihan ketua OSIS (Pemilos) ala pemilu ini digerakkan Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Natuna, untuk belajar berdemokrasi menentukan hak suara. Layaknya menentukan suara pada pemilihan umum baik kepala daerah maupun legislatif.

Tentu Pemilos SMAN 1 Ranai yang dilaksanakan di aula sekolah tersebut, suasananya hampir sama pada suasana pemilihan umum biasanya. Ada TPS, mulai surat suara, tong suara maupun bilik suara. Bahkan ada pengawasan pemilos, PPK serta KPPS.

“Seru juga, memang Pemilos ini baru pertama dilaksanakan,” tutur seorang siswa.

Ketua KPU Natuna Affuandris mengatakan, Pemilos ini untuk membimbing anak dalam berdemokrasi dalam memberikan hak suaranya. sehingga tatanan panitia penyelenggara pun, disiapkan dengan suasana pemilu yang dilaksanaant KPU.

“KPU juga membentuk Ketua panitia, panitia induk, seperti KPU. Dan ada PPK, KPPS di 3 TPS yang disediakan panitia dari sekolah. Bukan hanya itu, TPS pun di lengkapi pengawas dan surat suara pencoblosan, tidak lupa tinta jempol,” ujar Affuandris.

Kepala Sekolah SMAN 1 Bunguran Timur, Rihatno Budi mengatakan, bahwa sistem pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS adalah ide sekolah dalam memberikan pendidikan karakter dan demokrasi bagi siswa.(arn)

Bupati Ingatkan Disiplin Aparat Pemerintah

0
Hamid Rizal. F. Dok Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengingatkan disiplin aparat pemerintah, terutama Kepala Desa. Hamid menegaskan, aparat pemerintah di Desa termasuk Kepala Desa memiliki peran penting dalam pemerintahan. Disiplin waktu adalah awal untuk memperbaiki kinerja, jangan ada lagi korupsi waktu.

“Saya harap, aparat pemerintah, terutama Kepala Desa buang kebiasaan lama. Jangan ada lagi korupsi waktu, sekarang saja kita sudah korupsi waktu, kegiatan harusnya dimulai jam 08.00, tapi molor jadi jam 09.00, karena menunggu kehadiran para undangan,” tegas Hamid saat membuka sosialisasi aplikasi e government di gedung Sri Serindit kemarin.

Bahkan Hamid meminta, seluruh Kepala Desa lebih disiplin memberikan contoh. Pemerintah saat ini tengah fokus membangun, dalam percepatan pembangunan. Tetapi harus didukung kinerja Kepala Desa yang disiplin.

“Kades jangan ngantornya siang. Isi absen langsung pulang. Saya akan evaluasi, termasuk Camat. Nanti Bupati telat, menjadi perboncangan, bagaimana mendukung percepatan, kalau disiplinnya kurang,” sebut Hamid.

Tidak hanya soal disiplin, Hamid menekankan agar Kepala Desa lebih transparan dalam pengelolaan anggaran. Agar tidak menimbulkan kecurigaan penyalahgunaan dana Desa yang dipercayakan pemerintah.

“Kepala Desa saya ingatkan. Wajib memasang papan pengumuman pengelolaan dana Desa. Supaya ada transparansi, masyarakat juga mudah mengawasi, tugas camat juga ikut awasi,” kata Hamid.(arn)

Pintu Air dan Parit Kurang Memadai

0
Banjir di Desa Sungai Ungar Utara. F. Imam Sukarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Hujan deras yang mengguyur Pulau Kundur dalam dua hari terakhir, menyebabkan sejumlah rumah di Desa Sungai Ungar Utara Kecamatan Kundur Utara (kuta) terendam banjir. Beruntung beberapa rumah penduduknya kebanyakan merupakan rumah panggung sehingga air tidak masuk dalam rumah.

Udin, 45 salah satu warga mengakui, jika banjir yang terjadi dirasakan hampir setiap tahun. Terutama jika terjadi hujan lebat terus menerus dipastikan banjir. Banjir yang terjadi menggenangi halaman rumah, pekarangan dan perkebunan hal ini yang sangat menggangu aktifitas warga. Bahkan merugikan karena tidak dapat beraktifitas karena rumah mereka dikepung air hujan yang meluap.

“Banjir yang terjadi disebabkan minimnya pintu air dan kondisi parit kurang dangkal sehingga jika terjadi hujan lebat langsung banjir. Kejadian ini sudah saya rasakan hampir setiap tahunya, terutama jika memasuki musim hujan seperti sekarang ini,” kata Udin, Kamis (9/11) kemarin.

Pantauan di lapangan, sejumlah rumah di Desa Kundur Utara terendam banjir. Sudah tiga hari belakangan, air banjir belum surut. Banjir disebabkan air kiriman dari sejumlah desa dan luapan air sungai di Desa Sungai Ungar Utara.

Selain itu banjir juga menggenangi halaman beberapa rumah di Desa Sungai Sebesi kecamatan Kundur Utara. Diharapkan pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk melakukan tindakan agar banjir tidak terjadi lagi di Pulau Kundur. (ims)

Polsek Kundur Ringkus Dua Pelaku Jambret

0
Kompol Wisnu Edhi Sadono. F. Imam

batampos.co.id – Jajaran Polsek Kundur berhasil meringkus dua kawanan jambret, Rabu (8/11) lalu. Pelaku berinisial Hr, 15, dan Al, 15, merupakan anak putus sekolah.
Kedua pelaku jambret ditangkap di tempat yang berbeda sekitar pukul 17.45 WIB. Mereka beraksi di Simpang Lubuk, Kelurahan Tanjungbatu Barat dengan membawa kabur dompet milik Siti Nuraisyah.

“Dua pelaku jambret tersebut berhasil membawa kabur dompet berisikan uang Rp200 ribu, dan satu unit ponsel. Selain itu, surat penting seperti kartu ATM, KTP, STNK, dan satu lembar kwintansi surat jual beli tanah. Kedua pelaku berhasil kita tangkap berdasarkan laporan dengan ciri-ciri yang disebutkan korban,” tegas Kapolsek Kundur Kompol Wisnu Edhi Sadono.

Disebutkan, saat beraksi kedua pelaku menggunakan sepeda motor Honda vario nomor polisi BP 2636 SK warna hitam. Sepeda motor pelaku sudah diamankan di Mapolsek. Selanjutnya kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan bersama barang bukti dalam dompet milik korban tersebut. “Tertangkapnya kedua pelaku juga berkat kerjasama dan peran aktif masyarakat,” tutur Wisnu Edhi.

Kapolsek juga mengakui kasus jambret yang terjadi dirasa meresahkan masyarakat, sehingga dengan tertangkapnya pelaku dapat menjadikan Kundur kondusif. Disebutkan kedua pelaku merupakan anak putus sekolah dalam hal ini diminta peran aktif orang tua untuk mengawasi pergaulan anaknya di luar rumah. (ims)

Alokasi Dana Desa 2018 Rp 49 Miliar

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat membuka rapat kerja camat, lurah dan kepala desa di Gedung Nasional, Kamis (9/11). F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2018 diperkirakan naik dari Rp 16, 4 miliar menjadi Rp 49 miliar. Kenaikan ini sesuai aturan yang berlaku bahwa pemerintah daerah harus mengalokasikan 10 persen dari Bantuan Keuangan Kabupaten (BKK) untuk 42 desa. Sedangkan untuk Dana Desa (DD) di tahun 2018 tidak mengalami kenaikan, masih sama dengan tahun 2017 yakni sebesar Rp 35,8 miliar.

“Kalau dilihat, per satu desa akan mencapai Rp 1 miliar nanti yang digabungkan DD dan ADD. Saya minta kepada kepala desa (Kades) harus benar-benar merealisasikan anggaran tersebut sesuai aturan yang berlaku,” pesan Bupati Karimun Aunur Rafiq saat membuka rapat kerja camat, lurah dan kepala desa di Gedung Nasional, Kamis (9/11).

Langkah kebijakan dalam rangka mengoptimalisasikan pengelolaan DD dan ADD serta BKK agar bisa meningkatkan kompentensi SDM aparatur desa dan kecamatan. Selain itu, bisa meningkatkan peranan Tim Satgas Kabupaten untuk membantu desa dalam melaksanakan pengelolaan keuangan desa, melalui Aplikasi Sistem Keuangan Desa (ASKD).

“Tahun depan desa jangan menuntut lagi untuk memasukkan pembangunan fisik. Silakan merealisasikan pembangunan infrastruktur dengan menggunakan DD. Sedangkan ADD bisa meningkatkan pemberdayaan masyarakat dengan meningkatkan sumber daya manusia termasuk aparatur desa,” paparnya.

Selain itu, kata Rafiq, dalam merealisasikan DD maupun ADD harus koordinasi dengan Polri dalam hal ini Polres Karimun maupun polsek-polsek sebagai pendamping dalam penyerapan DD dan ADD di setiap Desa. Sehingga alokasi yang cukup besar tersebut benar-benar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat desa itu.

“Jangan sungkan-sungkan kades, semuanya demi kebaikan kita bersama. Jangan sampai tersandung hukum akibat salah penggunaan DD dan ADD,” tuturnya.

Sementara Kapolres Karimun AKBP Agus Fajaruddin mengatakan, pihaknya memprioritaskan pencegahan dalam pengelolaan DD, selain melakukan pengawasan dan penanganan di setiap desa. Apabila merasa ragu, segeralah melakukan konsultasi kepada pihaknya baik melalui Babinsa, Polsek maupun Kasatreskrim. “Yang penting mari kita bersama-sama membangun desa melalui DD yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Pangke, Efendi ketika dimintai tanggapannya mengungkapkan, pihaknya selama ini sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dalam merealisasikan DD. “Insya Allah tidak ada masalah, saya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam pembangunan infrastruktur,” katanya. (tri)

Debby Resmi Jabat Ketua YKI Bintan

0
Bupati Bintan Apri Sujadi menandatangani komitmen bersama disaksikan ketua Yayasan Kanker Indonesia Kabupaten Bintan, Deby Apri Sujadi di Gedung nasional Tanjunguban, Kamis (9/11) pagi. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Debby Maryanti resmi menjabat Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Bintan. Pengukuhan langsung dilakukan oleh Ketua V pengurus YKI Pusat Penny Iriana Masetio serta dihadiri Bupati Bintan Apri Sujadi di Gedung Nasional Tanjunguban, Kamis (9/11) sekitar pukul 09.00 pagi.

Apri Sujadi menuturkan, penandatanganan komitmen bersama merupakan kerja sama, di mana yayasan ini menjadi patner pemerintah daerah dalam mengoptimalkan program peningkatan kesehatan. Harapnya, kehadiran yayasan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Bintan yang membutuhkan layanan kesehatan ini.

“Selamat kepada ketua YkI Bintan beserta seluruh pengurus yang sudah
dilantik. Harapannya, semloga yayasan ini benar-benar bermanfaat bagi
masyarakat kita,” katanya.

Sementara Ketua Yayasan Kanker Indonesia Kabupaten Bintan, Deby Apri Sujadi mengatakan, dirinya bersama pengurus siap mengemban amanah yang telah diberikan. Ditambahkannya, keberhasilan YkI Bintan ke depan, bukan saja bertumpu pada dirinya, tetapi koordinasi antar pengurus dan pihak lainnya harus maksimal.

“Ini tugas mulia yang kita harap bersama-sama dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat kita khususnya dalam bidang kesehatan. Yang paling penting nanti kerjasama kami semua agar YKI ini benar-benar dapat dirasakan keberadaannya,” ungkapnya.

Setelah penyerahan cinderamata, Bupati Bintan bersama pengrusus YKI Pusat dan YKI Bintan melakukan peninjauan layanan IVA dan baksos low vision. Di sela peninjauan, Deby menjelaskan bahwa dirinya menaruh harapan besar agar setelah hadirnya YKI di Bintan dapat menuntaskan atau minimal mengurani angka penderita kanker di Bintan.
“Harapannya, YKI Bintan dapat menyelesaikan minimal mengurangi. Yang paling penting masyarakat kita harus paham dan sadar akan penyebab serta bahaya kanker,” tutupnya.

Sekedar diketahui, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) merupakan organisasi nirlaba yang bersifat sosial dan kemanusiaan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya penanggulangan kanker. Maraknya kasus kanker seperti kanker payudara, kanker serviks, kanker kulit melanoma, kanker darah atau leukimia dan sebagainya membuat YKI hadir dengan tujuan untuk mengupayakan penanggulangan kanker dengan menyelenggarakan
kegiatan di bidang promotif, preventif dan suportif. (cr21)