Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 12831

Nurdin Dinilai Sandera Status Wakil

0

batampos.co.id – Wakil Ketua DPR RI Komisi II, Ariza Patria menilai Gubernur Kepri Nurdin Basirun sengaja menyandera status wakil. Apalagi setelah melihat Nurdin yang selama 1,5 tahun seorang diri memimpin Kepri tanpa wakil.

“Gubernur itu harus ada wakil. Kalau tak ada wakil dan lama memilih, sama saja menyandera status wakil,” kata Ariza di Batamcenter, Senin (30/10).

Dikatakannya, kondisi Kepri tanpa wakil merupakan preseden buruk untuk contoh kepemimpinan. Apalagi, kepemimpinan suatu daerah sudah diatur dalam undang-undang, dimana ada Gubernur dan wakilnya. “Biasanya tugas Wakil itu membantu Gubernur. Disini sudah lama Gubernur memimpin sendiri dan itu preseden buruk,” ujar Ariza.

Menurut dia, kunci jabatan wakil Gubernur sendiri ada di tangan Gubernur, bukan partai politik. Jika wakil Gubernur tak ada, biasanya partai pengusung secara otomatis mengajukan nama calon wakil kepada Gubernur. “Inti wakil itu ada ditangan Gubernur, kalau Gubernur cepat, maka pastinya jabatan wakil pastinya akan cepat juga,” jelas Ariza.

Masih kata Ariza, jabatan wakil gubernur juga bisa diputuskan melalui rapat paripurna. Dan hal itu bisa berlangsung satu hari. “Jangankan seminggu, sehari saja bisa langsung putus. Ini malah sudah setahun lebih,” pungkas Ariza. (she)

ASEAN Favourite Destination, Ya, Indonesia

0

Sales Mission Uni Emirate Arab, 18-19 Oktober 2017 silam, Kemenpar sukses mencatat potensial transaksi Rp 34,930 miliar.

“Hasil ini akan menaikkan level kepercayaan diri kita,” ungkap Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana, yang didampingi Asdep Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kemenpar Nia Niscaya, Minggu (29/10).

Di Middle East, Wonderful Indonesia memang sangat diperhitungkan quality buyers. Aromanya tercium sangat harum. Apalagi, dunia sudah seringkali menobatkan Wonderful Indonesia sebagai yang terbaik. Juara dunia video pariwisata, jawara di 46 events dari 22 negara dan menang di mana-mana adalah bukti nyata yang tak bisa dibantah lagi. Belum lagi pengakuan TripAdvisor yang sudah dua kali menetapkan Bali sebagai World Best Destination.

“Ingat, ini kata-kata Ogilvy, setiap country branding naik 10 persen, maka pariwisata akan terdongkrak naik 11 persen, dan investasi bakal naik 2 persen. Begitu pun sebaliknya,” tambah Pitana.

Ucapannya pun terbukti. Saat dikepung berita hoax soal Bali, ratusan buyers Dubai dan Abu Dhabi justru kompak menggunjingkan #EnjoyBali. Bali menjadi destinasi paling banyak dicari. Paling banyak dibeli. Dan umumnya, pemesanan paket liburannya adalah leisure untuk jangka waktu yang panjang.

“Banyak yang penasaran dengan liburan Raja Salman ke Bali, beberapa waktu lalu. Tokoh dunia seperti itu memang membuat Wonderful Indonesia makin berkibar di Middle East,” tambahnya.

Jumlah pax yang laku dijual pun sangat banyak. Angkanya menembus ribuan pax. Jumlah dijamin ril, bukan rekayasa mengingat hasilnya muncul dari kuesioner dan informasi para peserta.

“Sebanyak enam industri Indonesia mendapatkan appointment dengan total 5.883 pax. Nilai transaksinya US$ 1202,7 juta atau setara Rp 34,930 miliar,” kata I Gde Pitana.

Respon Menteri Pariwisata Arief Yahya pun sangat positif. Dia mengaku senang dengan capaian industri di Sales Mission UEA, beberapa waktu lalu.

“Kemenpar akan terus mendorong mitra kerja dan komunitas tour and travel untuk terus menggali pasar Middle East. Kita memang harus rajin mengikuti Sales Mission seperti itu, dan harus selalu tampil yang baik,” ujar Menpar Arief Yahya.

Ucapan menteri asal Banyuwangi itu memang masuk akal. Saat ini, rasio wisman UEA memang kalah dari Saudi Arabia dan Oman. Tapi bila digabungkan dengan jutaan orang yang transit dan ekspatriat yang tinggal di sana, kekuatannya jadi sangat dahsyat. Total populasi UEA tercatat lebih dari 10 juta. Sebanyak 1,8 juta adalah warga asli UEA. Sisanya, diisi oleh ekspatriat.

“Itu seperti menjaring di kolam yang penuh ikan. Dubai adalah hub dunia. Tempat jutaan orang transit setiap tahun. Dan kita harus masuk lewat pintu pariwisata, promosikan yang kuat, kelak itu akan membuka pintu global,” paparnya. (*)

BC Amankan Sabu dari Malaysia

0
Tersangka Asep Yusuf Dianto ditangkap petugas BC di Pelabuhan Internasional Karimun karena membawa sabu, Senin (30/10). F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Petugas dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan BC Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) B Tanjungbalai Karimun yang bertugas di Pelabuhan Internasional kemarin (30/10) menangkap seorang penumpang bernama Asep Yusuf Dianto, yang membawa narkotika jenis sabu seberat 16,67 gram, Senin (30/10). Asep saat itu baru tiba dari Kukup, Johor Bahru, Malaysia menggunakan feri MV Tuah 1.

Petugas mencurigai gerak geriknya yang mencurigkan saat turun dari feri. ”Sesuai dengan prosedur yang sudah kita terapkan bahwa setiap penumpang yang datang dari Malaysia dan dicurigai tetap menjadi perhatian khusus. Tidak terkecuali, baik warga negara kita atau orang asing. Terkait penangkapan satu orang penumpang berinisial AYD (Asep Yusuf Dianto, red) memang berawal dari kecurigaan petugas,” ujar Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimunb, Bagus Hariyadi.

Dari pemeriksaan, ditemukan satu bungkus plastik warna hitam yang disimpan di celana dalam. Atas temuan tersebut, tersangka langsung dibawa ke kantorm untuk menjalani pemeriksaan dan juga membuka plastik hitam yang ditemukan di celana dalam. Pada saat dibuka, ternyata isinya narkotika jenis sabu. Setelah ditimbang beratnya mencapai 16.67 gram.

”Saat ini, tersangka sudah kita serahkan ke Sat Res Narkoba Polres Karimun untuk diproses lebih lanjut. Dari segi kepabeanan, tersangka telah melanggar UU Kepabeanan no 17 tahun 2006 pasal 102 huruf E, yakni, melakukan penyelundupamn terhadap barang beru[pa narkotika jenis sabu golongan satu,” ungkapnya.

Sementara itu, pengakuan Asep kepada Batam Pos bahwa awalnya dia ke Malaysia bersama seorang teman, namun temannya tersebut tidak bisa masuk Malaysia. Akhirnya Asep sendiri berada di Malaysia. Kemudian, ada seorang pria di Kukup yang menghampirinya dan membantunya makan dan minum. Kebetulan dia tidak ada uang. Ketika dia akan pulang ke Tanjungbalai Karimun dititipkan sabu dan diberikan uang 150 ringgit Malaysia. Namun sejauh ini Asep enggan menyebutkan siapa pria di Malaysia yang ditemuinya tersebut. (san)

Pelabuhan Pos Lintas Batas Harus Dibangun

0

batampos.co.id – Wakil Ketua DPRD Natuna Hadi Candra mengatakan, DPRD sangat berharap Pemerintah membangun pelabuhan pos lintas batas antara Natuna dengan Malaysia di Serasan. Keberadaan pos ini akan sangat membantu pembangunan disegala sektor.

“Kita berupaya agar pos lintas batas dibangun. Mudah-mudahan kunjungan tim pengawasan DPR RI untuk pembangunan daerah tertinggal dan perbatasan melihat sisi positifnya terkait pos lintas batas di Natuna,” kata Candra, Senin (30/10).

Dikatakan Candra, pos lintas batas sebenarnya sudah dibuka sebelum Natuna menjadi Kabupaten. Bahkan sudah terdapat kantor bea dan cukai. Namun kini sudah tidak berfungsi.

Masa saat itu, mata uang yang digunakan masyarakat pun belum rupiah. Namun menggunakan mata uang ringgit dan dollar Singapura. Tetapi masyarakat lebih merasakan sisi positifnya.

“Barter komoditi lebih mudah, ekonomi akan terus menggeliat di Natuna jika pos lintas batas dibuka,” sebut Candra.

Dikatakan Candra, pos lintas batas tidak hanya menguntungkan masyarakat di Serasan, juga dapat dirasakan masyarakat di Subi dan Midai. Sektor perdagangan dan nelayan akan terbantu.”Kami juga terus mendorong provinsi Kepri membangun pelabuhan lintas batas di Natuna, supaya dibangun tahun 2018 mendatang,” sebut Candra.

Sebelumnya Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menyampaikan pentingnya keberadaan pos lintas batas di Natuna tepatnya di Serasan. Agar terjadi multiefek pembangunan yang merata dan kerangka percepatan pembangunan Natuna.(arn)

Karyawan PT Timah Jalani Tes Urine

0
Petugas BNN Karimun melakukan tes urine karyawan PT Timah, Senin (30/10) kemarin.

batampos.co.id – Sebanyak 400 karyawan PT Timah (Persero) Tbk wilayah operasional Kepri dan Riau, menjalani tes urine, Senin (30/10). Tes urine yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun ini, dalam upaya mendukung kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Karimun.

Staf Humas PT Timah (persero) Tbk Afriano Putra menyebutkan, sebanyak 400 karyawan PT Timah mengikuti tes urine adalah yang bekerja di kapal keruk (KK) maupuan kapal isap produksi (KIP), dan penunjang produksi. Pelaksanaanya dilakukan di Pelabuhan Sekumbang Prayun sebelum karyawan turun ke lapangan.

“Iya hari ini ada 400 orang karyawan PT Timah yang bekerja di kapal keruk maupun kapal isap produksi menjalani tes urine. Langkah ini dimaksudkan untuk mendukung pencegahan awal dalam penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Karimun bagi karyawan PT Timah,” tegas Afriano Putra.

Harapanya agar karyawan PT Timah tidak ada yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. (ims)

 

Semua Tersangka Korupsi Umrah Ditangkap

0
Budi Suryanto. F. Fiska Juanda.

batampos.co.id – Polda Kepri berhasil membekuk kawanan perampok intelektual, terkait kasus dugaan korupsi program integrasi sistem akademik dan administrasi Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah), yang merugikan negara Rp 12 miliar. Empat orang yang berhasil diamankan itu yakni Wakil Rektor Umrah Hery Suryadi, Direktur PT Jovan Karya Perkasa Henri Gultom serta dua orang distributor Ulzana Zizi dan Yusmawan.

“Benar, keempatnya sudah kami amankan,” kata Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto, Senin (30/10).

Saat ditanya mengenai aliran dana korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 12 miliar ini. Budi mengatakan akan mengungkapkannya Selasa (30/10). “Besok, akan diekspose,” ucapnya singkat.

Seperti diketahui, 2015 lalu untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pemerintah pusat mengucurkan dana sebesar Rp 100 miliar ke Umrah. Uang tersebut digunakan untuk tiga paket pengadaan barang, salah satunya program integrasi sistem akademik senilai Rp 30 miliar. Dalam perjalanannya, diduga terjadi pengelembungan. Harga barang yang dibeli melebihi harga seharusnya. Tak hanya itu, diduga beberapa barang tak sesuai dengan perencanaan awal.

Terkait dengan pengembangan kasus ini. Ponco sebelumnya menuturkan tak menutup kemungkinan akan bertambah jumlah tersangka. Tapi sebelum itu, Ponco mengatakan pihaknya perlu meminta keterangan lebih lanjut dari ke empat tersangka itu. “Kami dalami dulu,” tuturnya.

Sementara dua paket lainnya, akan diusut pihak kepolisian setelah kasus pertama selesai. “Masih ada dua paket lagi, tahun depan sepertinya baru akan diusut pihak kepolisian,” ucap sumber Batam Pos.

Hingga saat ini, pihak kepolisian sudah memeriksa puluhan saksi, termasuk Rektor Umrah. (ska)

46 Tahun BP Membangun Batam

0

Batam, sebelum tahun 1970, hanya dikenal sebagai satu pulau di perbatasan, yang dekat dengan Singapura dan Malaysia. Sama dengan pulau-pulau lain di Indonesia yang berbatasan dengan negara tetangga. Kini, Batam sudah menjadi salah satu pulau di Indonesia, yang tergolong paling maju.

Baik dari sisi infrastruktur, perhubungan, teknologi informasi (TI), investasi dan lainnya, Batam sudah maju diantara pulau-pulau di perbatasan Indonesia. Bahkan, Batam kini menjadi salah satu andalan Indonesia dibidang investasi, hingga dijadikan sebagai lokomotif perekonomian nasional.

Kondisi Batam yang kini maju dari berbagai sisi, tidak lepas dengan diawali ‎langkah pemerintah tahun 1970-an, menjadikan Batam sebagai basis logistik dan operasional untuk industri minyak dan gas bumi oleh Pertamina. Kemudian dilanjutkan dengan turunnya Kepres No. 41 tahun 1973 yang mempercayakan Badan Otorita Pengembangan Industri Pulau Batam atau Otorita Batam (OB), yang kemudian berubah menjadi Badan Pengusahaan (BP) Batam hingga saat ini.

Di bawah penanganan BP Batam yang kini sudah berusia 46 tahun, pada 26 Oktober 2017, insfrastruktur berstandar internasional sudah tersedia. Infrastruktur ‎jalan dibangun, untuk menghubungkan pelabuhan dengan bandara, kawasan industri, perkantoran, hotel hingga menuju pemukiman. ‎Bahkan penduduk hinterland juga dibantu akses lewat jembatan yang dikenal dengan Jembatan Barelang (Batam-Relang-Galang). Jembatan ini kemudian menjadi salah satu icon parawisata Batam.

Selama proses awal pembangunan Batam dilakukan OB hingga BP Batam, badan ini sudah melakukan suksesi kepemimpinan, mulai dari Ibnu Sutowo pada periode 1971 s.d 1976. Kemudian J.B. Sumarlin pada 1976 s.d 1978. Dilanjutkan Prof B.J. Habibie tahun 1978 s.d Maret 1998 sebelum kemudian menjadi Presiden RI. Kepemimpinan BP kemudian dilanjutkan J.E Habibie Maret 1998 s.d Juli 1998.

Selanjutnya, kepemimpan BP Batam dilanjutkan ditangan Ismeth Abdullah dari Juli 1998 sampai April 2005. Ismeth kemudian mengundurkan diri, setelah terpilih menjadi Gubernur Provinsi Kepri yang pertama. Kepemimpinanya kemudian dilanjutkan Mustofa Widjaja mula April 2005 sampai Mei 2016. Rentang waktu itu, OB berubah nama menjadi BP Batam.

Selanjutnya, kepemimpinan Mustofa digantikan Hatanto Reksodipoetro pada Mei 2016 sampai Oktober 2017. Di bawah kepemimpinan Hatanto dan rekan-rekannya, Wakil Kepala BP bersama para deputi, mereka berhasil meletakkan dasar-dasar untuk perubahan di Batam.

Satu kebijakan yang dijalankan diawal kepemimpinan Hatanto dan mendapat respon investor serta diyakini sebagai daya tarik investasi Batam,. Diantaranya, kemudahan investasi langsung kontruksi (KILK ) dan ijin investasi 3 jam (i23J). Khusus KILK, diterapkan di kawasan industri Batamindo Industrial Park, Panbil Industrial Park, Bintang Industrial Park, Westpoint Marine Industrial. Sistem ini bahkan dinilai mampu mendongkrak pertumbuhan investasi Batam saat ini.

i23J dan KILK memberikan kepastian dan kemudahan bagi investasi yang akan masuk Batam. Program i23J dan KILK, akan memberikan kepastian bagi investor. Investor dengan investasi RP 50 Milyar atau mampu menyerap 300 tenaga kerja hanya perlu menunggu 3 jam untuk mendirikan sebuah perusahaan.

Dimana ijin yang akan dikantongi, ada Izin Investasi, Akta Perusahaan dan pengesahan, NPWP, Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Aisng (RPTKA), Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA), Angka Pengenal Importir Produsen (API-P) dan Nomor Induk Kepabeanan.

Dimana data terbaru, sepanjang Januari sampai September 2017 menunjukkan, investasi di Batam tumbuh dari 430 juta dolar Amerika Serikat tahun 2016 menjadi 765,7 juta dolar AS tahun 2017 atau sekitar Rp 9,95 triliun.

“Itu data perkembangan realisasi investasi untuk ijin usaha dari penanam modal asing di Batam,” ungkap Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono.

Pada tahun 2016, jumlah investasi asing yang masuk sekitar 58‎ proyek. Sementara pada tahun 2017, yang masuk ada 61 proyek. Perusahaan itu ada yang mengikuti program KLIK, I23J dan ada juga yang melalui prosedur biasa. Pertumbuhan investasi yang signifikan setelah diberlakukan KILK dan i23J, menunjukkan kepercayaan investor tetap tinggi. Bahkan pertumbuhan dibanding tahun lalu, nilainya sekitar 78 persen.

Dari 13 perusahaan asing yang masuk memanfaatkan fasilitas KLIK dan i23J, sudah lima yang beroperasi. Perusahaan itu, ada PT. Blackmagic Design Manufactur, PT Magnum Teknologi, PT. Infocus Consumer International Indonesia, PT Asus Teknologi Indonesia dan PT Indo Kreasi Grafika.

Kemudahan-kemudahan untuk BP Batam dalam menjalankan kebijakan pada umur yang semakin dewasa ini, mendapat dukungan dari instansi-instansi terkait. Sehingga dalam perjalanan i23J mendapat dukungan Bea Cukai yang membantu lewat jalur hijau. Jalur hijau itu dimaksud dalam memudahkan bahan baku perusahaan masuk Batam. Sehingga i23J saat ini disebut i23J plus.

Bahkan Kementerian Perdagangan RI memberikan bantuan melalui sistem online INATRADE. Sehingga pengusaha atau pemohon sudah tidak lagi memerlukan proses pengajuan secara manual. Sistem online itu diatur dalam Permendag nomor 86/M-DAG/PER/12/2016 tentang ketentuan pelayanan perizinan di bidang perdagangan secara online dan tanda tangan elektronik (Digital Signature).

Sementara bagi investor properti, BP Batam juga sistem yang memudahkan proses perijinan. Dimana disiapkan land managemen system (LMS) online. Dengan fasilitas ini developer tidak perlu datang ke PTSP untuk mengurus ijin. Tahun 2018, direncanakan LMS diterapkan dan terkoneksi dengan Batam single window (BSW). Selain itu, sistem itu nantinya akan terintegrasi juga dengan Badan Pertanahan Nasional (BTN). Dengan sistem LMS online, pemohon secara online bisa melakukan tracking function atau fungsi pencarian proses dokumen yang diurus. ‎

Sementara untuk pelabuhan, BP Batam sudah menerapkan sistem host to host pembayaran jasa kepelabuhanan. Sistem host to host ini diterapkan mulai Agustus 2016, untuk di lingkungan Pelabuhan Batam.

Sistem host to host, menghubungkan server penyedia jasa dengan server bank untuk menunjang segala mekanisme di lapangan melalui sistem online bagi para pengguna jasa.
Sistem-sistem itu mendapat dukungan juga dari informasi teknologi (IT) Center BP Batam.

IT Centre ini merupakan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan teknologi tinggi. IT ini dibangun tahun 2007, karena BP meyakni Batam akan jadi pusat TIK di Indonesia dengan masa depan dengan orientasi internasional.

IT Centre terhubung dengan jaringan fiber optik Telkom Indonesia berkapasitas 40 Gbps. Interkoneksi dengan seluruh unit kerja BP Batam melalui jaringan fiber optik sepanjang 105 km. Terhubung dengan jaringan fiber optic Palapa Ring. Dilengkapi dengan jaringan telepon Fixed Line dan VOIP.

Sementara untuk mendukung kehidupan masyarakat dan industri di Batam, BP Batam sejak kelahirannya dari OB, sudah membangun infrastruktur air. Pertumbuhan penduduk yang terus naik, mendorong BP Batam untuk mencari tempat untuk mendukung ketersediaan air di Batam. Terbaru, ada di Sei Gong.

Sei Gong akan menambah waduk di Batam, setelah sebelumnya ada waduk Sei Harapan dengan kapasitas volume awal 270 ribu m3, kapasitas desain WTP 30 l/detik. Sementara waduk Nongsa, volume 9,4 juta m3 dengan kapasitas WTP 240 l/detik. Waduk Sei Ladi dengan kapasitas 12,27 juta m3 dengan WTP 310 l/detik.

Waduk Mukakuning, dengan kapasitas awal 78,18 juta m3 dengan WTP kapasitas desain 3 ribu l/detik. Kemudian Waduk Duriangkang, kapasitas awal 41,876 juta m3 dengan WTP 540 l/detik. Selanjutnya dalam persiapan produksi, ada Waduk Tembesi dengan kapasitas 5,166 juta m3 dan saat ini dalam proses, waduk Sei Gong.

Selain Dam yang sudah tersedia, BP Batam juga sedang membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Bengkong. Pada tahap pertama fase pertama ini, dibangun IPAL dan jaringan pipa sanitasi air limbah sepanjang 114 km. Areal pelayanan tahap pertama ini, seluas 18,379 km2 dari total area 38,963 km persegi. Wilayah di Batam Centre, ada Teluk Tering, Sei Panas, Taman Baloi, Baloi Permai dan Sukajadi. Nantinya akan bisa melayani sekitar 126.092 jiwa penduduk dengan debit air limbah, maksimal sebanyak 19.280 m3 per hari.

Pembangunan dilakukan menggunakan dana bantuan pinjaman lunak dari Korea Selatan sebesar 43 juta dolar AS. Pembayaran dengan sistem bagi hasil selama 30 tahun.‎ Selain IPAL di Bengkong, akan dibangun juga di Batam Centre. IPAL di Bengkong sendiri, berkapasitas 250 liter per detik.

Kemudian untuk mendukung kegiatan masyarakat, parawisata serta kegiatan eksport dan import, BP Batam sudah menyediakan pelabuhan dan bandar udara. Dimana, untuk bandar udara Hang Nadim, dibangun dengan standard internasional. Untuk mendukung aktivitas industri, masyarakat dan wisatawan lewat jalur laut, disediakan pelabuhan internasional Batam Centre, Pelabuhan Internasional Sekupang, pelabuhan Harbour Bay, pelabuhan domestik Punggur dan Pelabuhan Sekupang. ‎

Khusus Bandara Hang Nadim kini disiapkan untuk mendukung Batam sebagai kota meeting, incentive, conference and exhibition (MICE). Bandara Hang Nadim nantinya akan memiliki fasilitas pendukung parawisata selain industri penerbangan. Dimana, akan ada central business district, medical centre, park residence, cultural park, hotel, convention and comercial, botanical garden, entertainment centre, apartement, entertainment center dan bonded area. Fasilitas itu tentunya selain hanggar milik Lion, passenger terminal, general maintenance, proposed runway, station, high value, industri, light and valuable manufacture, cargo, proposed highway dan lain.
Aktivitas masyarakat, industri dan wisatawan juga mendapat dukungan dari Rumah Sakit BP Batam. RSBP Batam memiliki fasilitas terlengkap di Batam dan bahkan RSBP belakangan sudah dilirik Jepang untuk jadi pusat health care business atau menjadi pusat kesehatan terbesar di Batam, yang mampu memberikan pelayanan, tidak hanya bagi warga Indonesia melainkan warga asing, terutama Singapura.

Bertepatan saat BP Batam berumur 46 tahun juga, untuk pertama kali juga mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), untuk laporan keuangan tahun 2016. Penghargaan dengan predikat WTP diserahkan Mei 2017.

Kini, tepat pada 19 Oktober 2017 lalu, Lukita Dinarsyah Tuwo resmi dilantik menjadi Kepala BP Batam oleh Ketua Dewan Kawasan Batam, Menteri Koordinator Perekonomian. Lukita akan membawa badan ini dalam upaya mengembalikan pertumbuhan ekonomi Batam diangka 7 persen. Target dicanangkan dengan dukungan infrastruktur dan regulasi investasi yang sudah disiapkan dan berjalan sebelumnya di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB) ini.

Lukita sendiri beberapa kali sudah melakukan studi terhadap Batam, saat menjadi Sekretaris Menteri Koordinator Perekonomian. Diantaranya, mempelajari kendala dalam menaikkan daya saing Batam terkait logistik, uang wajib tahunan, dan perizinan.

Lukita bersama jajarannya, memiliki tanggung jawab dan tugas untuk mengembalikan kawasan Batam sebagai tujuan investasi yang menarik dan menjadi salah satu lokomotif pertumbuhan regional dan nasional dengan tetap mempertahakan dan invetasi yang telah ada. Melakukan transformasi FTZ Batam menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagaimana arahan Presiden.

Dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi Batam yang cepat, Lukita akan dibantu jajaran pegawai BP Batam dan deputi-deputi yang sudah dilantik bersamanya. Dimana ada Anggota 1/ Deputi Bidang Keuangan Badan, Purwiyanto, Anggota 2/ Deputi Bidang Perencanaan, Pengembangan dan Promosi, Yusmar Anggadinata, Anggota 3/ Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Dwianto Eko Winaryo dan Anggota 5/ Deputi Bidang Umum dan Sumber Daya Manusia, Brigjen Pol Drs. Bambang Purwanto. (humasBP).

Ini di Batam

0

Ini di Batam, tengok saja plat nomor motor dan sedang sisi kiri itu. Namun ups,… di sisi kanan ada truk trailer dengan nopol beda.

Terjerembab di Parit

0
foto: dalil harahap / batampos

Sebuah mobil Avanza, BP 1732 FO terjerembang dalam sebuah parit di simpang Hutatap, Sagulung, (selasa (31/10/2017).

Saat ini pengendara diamankan di Polsek Sagulung.

foto: dalil harahap / batampos

 

 

UMK Lingga Rp 2.590.116

0
Muzammil Ismail. F. Wijaya Satria/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lingga bersama Dewan Pengupahan Kabupaten Lingga telah menetapkan angka Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp 2.590.116. Angka tersebut akan diajukan ke tingkat Provinsi untuk selanjutnya ditetapkan oleh Gubernur Kepri.

“Penetapan angka ini berdasarkan UMK tahun lalu dikalikan dengan tingkat inflasi dan Produk Domestik Bruto (PDB) secara nasional sebasar 8,71 persen,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Muzammil Ismail setelah memimpin rapat penetapan UMK di Hotel One, Dabo Singkep, Senin (30/10) siang.

Muzammil menambahkan, tehnik penetapan angka UMK 2018 tersebut sesuai dengan surat edaran Kementerian tenaga kerja no B.337/M.NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2017 pada tgl 13 October 2017 tentang penetapan upah minimum tahun 2018. Karenanya, penetapan tersebut telah sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Ditanya terkait implementasi UMK di lapangan Muzammil menjawab, pihaknya telah melakukan kroscek terkait perusahaan yang memiliki karyawan. Dinas juga akan melakukan pengawasan kepada setiap perusahaan yang tidak melaksanakan keputusan bersama terkait UMK.

“Kalau saya tidak salah, di dalam PP 78 tahun 2015 diatur terkait pihak perusahaan keberatan dengan kondisi dan dapat menunda melakukan pembayaran sesuai dengan UMK,” kata Muzammil.

Muzammil juga mengatakan kondisi perekonomian saat ini terbilang lesu, sehingga banyak perusahaan yang mengaku tidak dapat melaksanakan keputusan UMK yang telah ditetapkan.

Namun Muzammil menambahkan, meningkatnya UMK tahun depan dibanding tahun ini, akan berdampak nyata kepada pemerinthaan. Pasalnya, setiap PPT yang bekerja di Pemkab Lingga akan mendapat kenaikan gaji. Sebab, tambah Muzammil pemerintah wajib melaksanakan putusan UMK ini. (wsa)