Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 12845

Pariwisata Jadi Sajian Utama di Ajang Regional Investment Forum 2017

0

Investasi di sektor pariwisata Indonesia terus digenjot guna menarik minat investor dalam dan luar negeri. Peluang investasi di sektor pariwisata pun menjadi sajian utama dalam ajang Regional Investment Forum (RIF) yang berlangsung hari ini, Senin (16/10) di Padang, Sumatera Barat. Bahwa sektor pariwisata Indonesia memiliki banyak keunggulan mulai dari produk, promosi, serta harga yang bersaing.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Kepala BKPM Tom Lembong dan Menteri Pariwisata Arief Yahya, yang hadir dalam RIF 2017, semuanya kompak memaparkan dan mengajak para investor untuk menanamkan modalnya di sektor pariwista. Sektor yang telah ditetapkan menjadi unggulan oleh Presiden Joko Widodo.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dalam sambutan awalnya menyatakan bangga sekaligus mengucapkan rasa terima kasihnya karena dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaran RIF kali ini. Hal ini dikatakanya menjadi kesempatan besar untuk dapat memaparkan dan memberikan informasi peluang-peluang investasi di Sumatera Barat. Khususnya di sektor pariwisata.

“Padang siap terhadap investor. Siap memfasilitasi dan memberikan keamanan terhadap investor. Kita paham bahwa keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam investasi,” ujar Irwan Prayitno.

Di ajang RIF yang akan berlangsung hingga 17 Oktober esok, ada dua kawasan terpadu yang akan dipromosikan Sumatera Barat. Yakni Mandeh dan juga Gunung Padang.”Sumatera Barat sangat terbuka bagi bisnis dan investasi,” ujar Irwan Prayitno.

Kepala BKPM Tom Lembong mengatakan penyelenggaraan RIF kali ini, setelah sebelumnya digelar di Manado, menjadi momen yang sangat penting karena saat ini investaai di sektor pariwisata benar-benar sedang berkembang.

Kerja keras Presiden, Menteri Pariwisata serta seluruh kabinet sudah mulai terasa. Kebijakan-kebijakan yang diambil, seperti bebas visa menunjukkan keberpihakan pemerintah pada sektor pariwisata yang tinggi.

“Indeks pariwisata melonjak luar biasa. Investasinya juga meningkat walau masih terbilang kecil,” kata Tom Lembong. Indonesia dengan program 10 Bali Baru dikatakannya sangat “seksi” bagi investor.

Karena didalamnya tidak hanya pengembangan destinaai wisata, tapi juga infrastruktur. Dimana Indonesia juga menjadi anggota bersama 70 negara lain dalam konsep One Belt One Road dalam peningkatan pembangunan infrastruktur, mendukung konektivitas dan integrasi perekonomian di kawasan.

Pengembangan sektor pariwisata termasuk investasi di dalamnya dikatakan Tom Lembong sangat penting untuk dikejar. Salah satu faktornya adalah perkembangan atau meningkatnya kelas menengah di sejumlah negara Asia Pasifik seperti India dan Cina. Hal ini membuat perkembangan digital lifestyle di dunia berkembang masif. “Sekarang adalah eranya lifestyle dan kebutuhan akan pariwisata pun semakin nyata,” ujar Lembong.

Ia pun percaya di tangan Menpar Arief Yahya, perkembangan digital dan pariwisata akan berjalan baik.”Menpar kita ini juga mantan dirut PT Telkom. Jadi digital dan pariwisata akan terpadu dengan baik oleh dia,” tambah Lembong.

Menteri Pariwisata Arief Yahya di hadapan 114 investor mancanegara dan kepala daerah mengatakan, penting bagi daerah untuk dapat memilih sektor pariwisata dalam pengembangan. Hal ini lantaran pemimpin tertinggi negeri ini, Presiden Joko Widodo telah menetapkan pariwisata sebagai salah satu leading sector perekonomian nasional.

“Rugi kalau kita nggak pilih pariwisata karena pariwisata sudah ditetapkan sebagi yang utama. Sebagai leading sector,” ujar Menpar Arief Yahya.

Bahkan di tahun 2018 Presiden Joko Widodo juga menetapkan sektor unggulan. Pariwisata berada di unggulan nomor dua, dibawah pertanian dan di atas perikanan.

“Jadi saya sangat bersyukur Presiden sangat berkomitmen perkembangan pariwisata. Dimana seluruh kementerian/lembaga harus mendukung,” ujarnya.

Selain itu, berdasarkan data, marketing performance pariwisata Indonesia juga menunjukkan angka yang tinggi. Bahwa Indonesia masuk Top 20 The Fastest Growing Travel Destination in the World tahun 2017.

Pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia juga yang tertinggi di regional dan global. Pertumbuhan pariwisata Indonesia mencapai 25 persen, empat kali lebih besar di regional dan global serta lima kali lebih besar dibanding negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.

Jadi secara keseluruhan marketing pariwisata Indonesia baik dan secara produk juga baik. Video Wonderful Indonesia ditetapkan sebagai yang terbaik oleh UNWTO. Indonesia juga ditetapkan sebagai Destination of the Year mengalahkan Thailand dalam sebuah penghargaan beberapa waktu lalu.

“Price competitiveness kita juga baik. Jadi pariwisata kita adalah The Best Product, The Best Promote dan The Best Price,” ujar Menpar Arief Yahya. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak berinvestasi di Indonesia.(*)

 

Polisi Cari Pemilik Motor yang Digantung Warga

0
Warga menggantung motor orang yang kepergok akan mencuri di sebuah bengkel. F.Osias/Batam Pos.

batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan sepeda motor Astrea Grand yang di gantung warga Jalan Arjuna, RT 11, RW 01, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, yang hendak melakukan pencurian beberapa hari yang lalu.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, melalui Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko Wiraseno, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui siapa pemilik dari kendaraan yang di gantung warga tersebut.

“Masih kami lakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pemilik motor itu,” ujarnya, Senin (16/10).

Dikatakan Dwihatmoko, nomor mesin dan rangka di motor tersebut tidak terdaftar. Sehingga agak sukar untuk mengetahui siapa pemiliknya.

“Data dari nomor mesin dan rangka tidak terdaftar,” katanya.

Sementara itu, saat ditanya sempat viralnya foto orang yang diduga pemilik motor tersebut di media sosial Facebook. Dwihatmoko menyebutkan, bahwa semua informasi yang masuk itu saat ini ditampung pihaknya.

“Semua informasi kami tampung. Inikan masih penyelidikan,” ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, warga Jalan Arjuna, RT 11, RW 01, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, menggantung motor Astrea Grand warna biru di gapura yang ada dikawasan tersebut, Kamis (12/10) pagi.

Hal itu dilakukan karena pemilik motor yang diketahui hendak melakukan pencurian melarikan diri meski sempat bonyok dihajar warga.

Digantungnya motor tersebut berawal dari terpergoknya aksi pencurian yang hendak dilakukan pemilik motor tersebut oleh pria yang bernama Ucok, yang merupakan pemilik bengkel yang hendak disatroninya. Pemilik bengkel yang memang sudah mengintai pun langsung menangkap pelaku.

Pelaku sempat dihadiahi bogem mentah oleh pemilik bengkel dan warga sekitar. Namun, berhasil kabur meski dalam kondisi babak belur.(ias)

Keagungan Gunung Ijen dalam Banyuwangi Ethno Carnival 2017

0

Banyuwangi kembali menggelar parade karnaval berskala internasional bertajuk Banyuwangi Ethno Carnival (BEC). Bagi yang penasaran, silakan langkahkan kaki ke Jalan Veteran, Banyuwangi, 11 November 2017.

Acaranya dijamin paten. Keseruannya banyak. Maklum, BEC termasuk salah satu dari rangkaian acara Banyuwangi Festival yang digelar sejak 30 Januari sampai 5 Desember mendatang. Dengan mengangkat tema Majestic Ijen, BEC akan mempertontonkan keagungan Gunung Ijen. Selain itu, ada juga show potensi wisata di Banyuwangi lewat peragaan kostum bertema penambang belerang, blue fire, dan Ijen.

“Kawah Ijen sudah mendunia, temanya mendunia. Jadi budaya lokal untuk dilihat dunia. Format karnaval memang paling efektif untuk memamerkan budaya suatu daerah dam kami terus konsisten mengeksplorasi budaya kami. Banyuwangi Ethno Carnival pun kami gelar dengan tema khusus tiap tahunnya karena budaya lokal kami memang sangat kaya,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (16/10).

Dalam BEC nanti, seluruh pengalaman unik festival busana akan ditampilkan. Utamanya kostum-kostum etnik tradisional kontemporer.

Parade akan diawali oleh ratusan penari Gandrung. Inilah tarian pembuka yang sudah rutin digelar di berbagai even seni dan budaya Banyuwangi.

Setelah itu, ada barisan Banyuwangi Etho Carnival Kids dengan kostum yang menggambarkan Alas Purwo.

“Banyuwangi Ethno Carnival tahun ini diikuti 160 peserta. Dan seluruh peserta akan berlenggak lenggok menggunakan kostum karnaval mulai dari Taman Blambangan hingga Kantor Bupati Banyuwangi melewati jalan-jalan protokol Kota Banyuwangi sepanjang 2,2 kilometer,” lanjutnya.

Pesertanya pun tidak hanya lokal saja. Sekitar 40 wisatawan mancanegara juga akan turut serta mengikuti parade busana ini. Turis asing yang ikut memeriahkan acara berasal dari Rusia, Belarusia, Amerika Serikat, Perancis, dan Italia. Mereka berpakaian layaknya penari Gandrung dan ikut berjalan menyapa masyarakat Banyuwangi.

Anas menambahkan, pihaknya memang menjadikan pariwisata event (event tourism) sebagai salah satu sarana pemasaran wisata. “Event tourism berguna untuk memperpanjang siklus destinasi agar semakin panjang waktu tinggal wisatawan. Misalnya, selain berwisata ke Pantai Pulau Merah, wisatawan bisa melihat Banyuwangi Ethno Carnival. Atau setelah ke Teluk Hijau, bisa nonton jazz pantai malam harinya,” ujar Anas.

Bagi Menpar Arief Yahya, BEC 2017 ini merupakan salah satu kekayaan parade karnaval yang dimiliki Indonesia. BEC bisa menjadi jembatan antara kesenian tradisional dengan modern agar lebih diterima di panggung internasional.

“Kreasi kostum karnaval Indonesia memang bagus-bagus. Dari Jember Carnaval, Banyuwangi Ethno Carnaval, Malang Carnival, Batik Solo Carnaval, nama-namanya sudah mendunia. Jadi persiapannya harus sungguh-sungguh. Tinggal mengemasnya saja, fasilitasnya harus berstandar dunia, tidak lagi terkotak-kotak oleh birokrasi yang sempit,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

 

Isdianto Siap Bersaing

0
Isdianto. F. Dok Batam Pos.

batampos.co.id – Salah satu Cawagub, Isdianto mengklaim sudah melengkapi berkas pencalonannya sesuai dengan tatib, mengaku hanya menunggu keputusan panlih seperti apa. Ditegaskannya, dirinya telah siap untuk melepaskan label ASN jika memang sudah ditetapkan sebagai calon tetap.

“Semua ada prosesnya, untuk saat ini pernyataan penguduran diri adalah ditujukan kepada Panlih. Karena itu merupakan salah satu syarat,” ujar Isdianto.

Menurut Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi Daerah (BP2RD) Kepri tersebut, jika sudah menjadi calon tetap, dirinya akan bergegas untuk merampungkan pengunduran diri. Baik itu dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepri maupun sampai ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Apa yang menjadi tuntutan tatib, itulah yang saya penuhi sejauh ini. Karena masih ada tahapan-tahapan lainnya lagi setelah ini,” jelas Isdianto.

Disinggung mengenai adanya potensi Rini Fitrianti yang akan menjadi pengganti AW. Adik kandung mendiang Mantan Gubernur Kepri, Muhammad Sani tersebut mengaku santai dengan hal itu. Ditegaskannya, setiap warga negara punya hak politik yang sama.

“Tidak menjadi problem, karena kita diberikan hak yang sama untuk berpolitik. Dan itu dilindung undang-undang. Tujuan kita semua sama, yakni ingin memberikan yang terbaik untuk pembangunan Kepri,” tegasnya. (jpg)

Sriwijaya Air Group Eksis Jelajahi Raja Ampat

0

Sriwijaya Air Group akan membuka rute penerbangan baru menuju destinasi wisata Raja Ampat. Penerbangan ke Raja Ampat tersebut akan dilayani dari kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Jogjakarta, Semarang dan Makassar.

“Rute penerbangan baru ini akan kami berlakukan mulai 21 Oktober 2017. Ini sebagai bentuk dukungan Sriwijaya Air Group yang senantiasa mendukung program-program Pemerintah dengan membuka penerbangan ke berbagai tempat wisata yang potensial di tanah air,” ujar Senior Corporate Communications Manager Sriwijaya Air Group Agus Soedjono, Senin (16/10).

Lebih lanjut Agus mengatakan, pembukaan rute baru ini untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Dan semuanya mengarah ke wisata eksotik di wilayah kepala burung Pulau Papua tersebut.

“Juga untuk memudahkan masyarakat di wilayah tersebut bepergian ke wilayah lain di Indonesia. Dengan penerbangan Sriwijaya Air Group ini, akses dari dan menuju Raja Ampat akan lebih cepat,” lanjutnya

Selain ke Raja Ampat, pada waktu yang sama Sriwijaya Air Group juga akan membuka penerbangan ke beberapa tempat yang tidak kalah eksotisnya di Papua. Ada yang ke Fak-fak. Ada juga yang ke Kaimana. Semua penerbangan ke kota-kota tersebut juga akan tersambung ke kota-kota besar lain di Indonesia lewat jaringan penerbangan Sriwijaya Air Group.

Menurut Agus, penerbangan ini akan dilayani dengan integrasi dua maskapai yaitu Sriwijaya Air dan NAM Air. Semua penerbangan akan transit di Sorong dan kemudian akan dilanjutkan dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 menuju Raja Ampat, Kaimana dan Fak-fak.

Untuk ke Raja Ampat, wisatawan dari Jakarta dapat berangkat memakai penerbangan Sriwijaya Air pada pukul 09.40 WIB, 21.45 WIB, 22.20 WIB, dan 23.05 WIB via Makassar dan Sorong. Atau menggunakan maskapai NAM Air yang berangkat pukul 00.05 via Sorong. Dan akan tiba di Raja Ampat pada pukul 08.05WIT di hari selanjutnya.

Wisatawan dari Surabaya, dapat berangkat dengan menggunakan Sriwijaya Air pada pukul 20.20 WIB dan 21.25 WIB via Makassar dan Sorong. Dan akan tiba di Raja Ampat pada pukul 08.05 WIT di hari selanjutnya.

Wisatawan dari Jogjakarta, dapat berangkat dengan menggunakan Sriwijaya Air pada pukul 11.00 WIB, 20.55 WIB, dan 18.25 WIB via Jakarta, Makassar dan Sorong. Dan akan tiba di Raja Ampat pada pukul 08.05 WIT di hari selanjutnya.

Wisatawan dari Semarang, dapat berangkat dengan menggunakan Sriwijaya Air pada pukul 08.50 WIB, 12.20 WIB, via Jakarta, Makassar dan Sorong. Atau menggunakan NAM Air yang berangkat pukul 06.10 WIB, 17.05 WIB via Jakarta, Makassar dan Sorong. Dan akan tiba di Raja Ampat pada pukul 08.05 WIT di hari selanjutnya.

Wisatawan dari Balikpapan, dapat berangkat dengan menggunakan Sriwijaya Air pada pukul 09.20 WITA dan 17.45 WITA via Surabaya, Makassar dan Sorong. Dan akan tiba di Raja Ampat pada pukul 08.05 WIT di hari selanjutnya.

Sedangkan wisatawan dari Makassar, dapat berangkat dengan menggunakan Sriwijaya Air pada pukul 03.15 WITA dan 04.15 WITA, via Sorong.Dan akan tiba di Raja Ampat pada pukul 08.05 WIT di hari selanjutnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Sriwijaya Air Group dalam meningkatkan pasar ke Raja Ampat. Raja Ampat, bagi Menpar, adalah rajanya destinasi bawah laut Indonesia.

CNN pada 2015 sempat menobatkan Raja Ampat sebagai World Best Snorkling Site. Inilah tempat coral terhebat, terlengkap dan terbaik di dunia. Data The Nature Conservancy (TNC) Indonesia menunjukkan Raja Ampat merupakan rumah bagi 75 persen karang, dunia dengan 553 spesies karang, serta 1.437 spesies ikan karang.

“Inilah surga para penyelam dan snorkeling yang sudah diuji para selebrit dunia, Sriwijaya Air Group sangat jeli dan tepat,” kata Menpar Arief Yahya.

Dan kunci untuk meningkatkan wisatawan ke Raja Ampat adalah peningkatan air connectivity.

“Air connectivity adalah satu dari tersedianya tiga program utama Kemenpar. ketersediaan seat pesawat (seat capacity) akan menjadi kunci mencapai target wisman di Raja Ampat,” lanjutnya.

Ia pun berharap target kunjungan wisatawan melancong ke Raja Ampat tahun ini sebesar 40 ribu wisatawan, baik dalam maupun luar negeri, melancong pada tahun ini dapat tercapai.

“Ini naik dibandingkan tahun lalu yang mencapai 30 ribu wisatawan, dengan dibukanya rute baru Sriwijaya Air Group ini akan memudahkan pencapaian target 40 ribu wisatawan. Terimakasih Sriwijaya Air Group,” pungkasnya. (*)

 

Panlih Surati Gubernur, Minta Calon Pengganti AW

0

batampos.co.id – Batas waktu bagi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kepri untuk melengkapi berkas pencalonan mereka adalah hari ini, Selasa (17/10).

Lantaran salah satu Cawagub, Agus Wibowo sudah menyatakan mundur, Rabu (18/10) besok Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur (Wagub) Kepri akan menyurati Gubernur Kepri, Nurdin Basirun untuk meminta pengganti Agus Wibowo ke partai pendukung Sani-Nurdin (Sanur).

“Batas akhir melengkapi berkas adalah besok (hari ini,red). Salah satu satu calon, Isdianto sudah melengkapi berkasnya. Sementara Agus menyatakan mundur, artinya jelas Panlih tinggal meminta nama pengganti dari partai pengusung,” ujar Anggota Panlih, Onward Siahaan menjawab pertanyaan Batam Pos, kemarin.

Dijelaskannya, sesuai dengan keputusan tatib, untuk mengganti dan mengusulkan kembali calon pengganti, Panlih akan memberikan waktu dua kali tujuh hari kerja. Selama waktu itu, Parpol diwajibkan untuk mengusulkan satu nama baru melalui Gubernur kepada DPRD.

“Jika dalam tenggat waktu yang diberikan itu, Gubernur dan Parpol belum juga mampu mengusulkan satu nama, maka Panlih akan mengambil langkah berikutnya,” tegasnya.

Politisi Partai Gerinda Kepri tersebut menjabarkan, khusus untuk Isdianto sementara ini cukup dengan hanya pernyataan pengunduran diri yang ditujukan kepada Panlih.

Kemudian, apabila sudah diparipurnkan dan diputuskan sebagai calon tetap, maka sejak saat itu statusnya bukan lagi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Pada saat pemilihan nanti, Isdianto harus membawa Surat Keputusan (SK) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) prihal pengunduran dirinya. Istilahnya adalah surat pensiun,” paparnya.

Legislator Komisi II DPRD Kepri tersebut menambahkan, kenapa pada tahap ini cukup dengan pernyataan pengunduran diri. Yakni untuk menghindari terjadi kerugian bagi calon. Karena ada kemungkinan diterima atau ditolak sebagai Cawagub.

“Sebelum diputuskan sebagai calon tetap, Panlih sudah pasti akan mengundang kembali masing-masing calon. Begitu juga konsekuensi politik atas keputusan yang dibuat,” jelas Onward. (jpg)

Ayo Dukung Dea Rizkita pada Ajang Miss Grand International 2017

0

Jangan berhenti bantu vote Dea Rizkita memenangkan Kostum Nasional Terbaik (National Best Costume) di ajang Miss Grand International 2017 (MGI 2017). Saat ini Dea Rizkita masuk dalam 25 besar, sekarang berjuang untuk masuk 10 besar dengan kompetitor lainnya.

Demikian ajak Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya kepada seluruh netizen warga Indonesia di manapun berada, Senin (16/10). Hasil Voting yang berjalan di Facebook Miss Grand International ini, Indonesia berhasil mengungguli tuan rumah, Vietnam.

Wanita runner up ketiga Putri Indonesia 2017 yang sekaligus Putri Indonesia Perdamaian ini dalam hasil perhitungan voting hingga penutupan tanggal 15 Oktober 2017, meraih hasil tertinggi dengan 7.502.479 vote, disusul Vietnam dengan 6.678.491, Kamboja 1.906.713, Filipina 1.440.128 dan Laos dengan 790.950.

Dengan hasil ini, Indonesia masuk ke babak 25 Top National Custome, dimana 15 kostum nasional berasal dari perolehan tertinggi dan 10 lainnya dipilih oleh Dewan Juri, akan kembali dilakukan voting pada tanggal 16 Oktober 2017 dan nantinya akan terpilih 10 nasional kostum terbaik dan akan diumumkan pada puncak acara Miss Grand International 2017, pada 25 Oktober mendatang.

“Perjuangan belum berakhir, masih ada vote tahap kedua, masih dibutuhkan dukungan masyarakat untuk memberikan kembali vote-nya kepada kostum nasional yang dikenakan Dea Rizkika agar bisa masuk 10 besar nasional kostum,” kata Menpar Arief Yahya.

Dukungan masyarakat ini sangat penting sekali bagi Dea Rizkita yang sedang berjuang membawa nama Indonesia di ajang internasional dan semoga tahun ini Indonesia bisa kembali lagi keluar sebagai juara.

“Sekarang saatnya vote di tahap TOP 25 National Costume agar @dearizkita bisa lolos ke TOP 10 National Costume,” harap Menpar Arief YahyaCaranya mudah, cari foto National Costume Indonesia @dearizkita di ALBUM TERBARU di official fanpage (facebook) Miss Grand International atau klik link vote yang ada di BioInstagram. Kemudian Like & Share sebanyak-banyaknya foto National Costume Indonesia @dearizkita di official fanpage MGI.

“Vote dimulai hari ini 16 Oktober sampai Jumat 20 Oktober 2017 jam 9 malam,” kata Menpar Arief Yahya.Tahun 2016 lalu, dalam keikutsertaan di MGI ini, wakil Indonesia, Ariska Putri Pertiwi berhasil meraih gelar Best National Costume. Tak hanya itu, Ariska juga berhasil dinobatkan menjadi Miss Grand International 2016.Menteri asli Banyuwangi itu menilai, kostum yang dikenakan Dea Rizkita memang sangat mengangumkan, kostum nasional yang dibawakan ini adalah hasil kolaborasi Morphacio Body Art dan Maya Ratih Couture. “Kostum Dea Rizkita memang indah, berkelas dunia. Karena yang mendesain juga kelas dunia. Saya optimis kita bisa menjadi juaranya,” ungkap pria yang juga mantan Direktur Utama Telkom itu.

Mengambil tema Ibu Pertiwi, kostum tersebut hadir dengan desain rumit dan penuh makna. Busana seberat 27 kg itu memperkenalkan Indonesia sebagai negara maritim dengan pemilihan warna biru tua. Adapun lima lima kristal biru yang dihadirkan di ornamen lingkaran yang mewakili Pancasila.

Tiga kristal biru di bagian kepala melambangkan kesempurnaan tubuh, jiwa, dan semangat. Sementara lima kristal kuning menggambarkan generasi muda sebagai penerus bangsa.

Kostum ini pun terlihat menawan dengan aksen sayapnya. Sayap itu dihadirkan sebagai simbol kelembutan dan kekuatan, juga doa dan lagu dari para leluhur. Kemudian ornamen tulang punggung mewakili Indonesia sebagai tulang punggung dunia.

Bahkan bagian ikat pinggangnya punya arti sendiri yakni menyimbolkan kesuburan dan persaudaraan. Adapun pemakaian lima tekstil dari Nusantara yang menggambarkan keberagaman budaya Indonesia. Sementara miniatur candi ditambahkan untuk mewakili kepercayaan orang Indonesia yang melihat tubuh sebagai candi dan simbol pencarian pencerahan diri.(*)

 

 

Pemprov Kepri Buka Kran Beasiswa

0

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri membuka kran beasiswa bagi mahasiswa di Provinsi Kepri. Baik itu untuk bantuan pendidikan, berprestasi, dan kurang mampu. Adapun alokasi anggaran yang sudah disiapkan adalah sebesar Rp 2 miliar.

“Kita sudah membuka pendaftaran proposal beasiswa sejak 9 Oktober lalu. Besok (hari ini,red) adalah hari terakhir pendaftaran,” ujar Kasubag Pelaksana Tugas Perbantuan, Disdik Kepri, Sumantri menjawab pertanyaan Batam Pos, Senin (16/10) di Tanjungpinang.

Dijelaskannya, untuk bantuan pendidikan dan berprestasi alokasi anggarannya adalah sebesar Rp 1,7 miliar. Sedangkan untuk beasiswa kurang mampu adalah Rp 300 juta.
Menurut Sumantri, pada awalnya rencana anggaran beasiswa adalah sebesar Rp 10 miliar. Akan tetapi, karena kondisi anggaran tidak memungkin, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri hanya mengalokasikan setengahnya, yakni Rp 5 miliar.

“Khusus untuk bantuan pendidikan, berprestasi dan kurang mampu totalnya Rp2 miliar. Di luar itu adalah alokasi bagi beasiswa mitra yang sudah berjalan selama ini,” jelas Sumantri.

Menurut Sumantri, karena banyaknya mahasiswa yang sudah mengajukan proposal, tentu pihaknya sangat selektif. Untuk kategori berprestasi Indeks Prestasi Komulatif (IPK) terakhir adalah 3,25. Sedangkan bagi yang kurang mampu pada angka minimal 2,75

“Kita akan menggunakan sistem ranking dalam menentukan mana yang layak atau tidak untuk menerima beasiswa tersebut,” papar Sumantri.

Ditanya berapa besar nilai beasiswa yang akan diterima masing-masing mahasiswa. Terkait hal itu, Sumantri mengatakan teknis penentuannya adalah melalui Peraturan Gubernur (Pergub). Saat ini, Pergub tersebut masih ditangan Biro Hukum Pemprov Kepri untuk disahkan.

“Sifatnya situasional, artinya mana kebutuhan yang penting didalam proposal tersebut itu yang dibantu,” tegas Sumantri.

Ditambahkannya, setelah proses penerimaan proposal selesai dilakukan. Tahapan selanjutnya adalah melakukan perankingan nilai masing-masing pemohon. Kemudian setelah itu, untuk memastikan apakah yang bersangkutan mahasiswa atau tidak akan dilakukan kroscek langsung ke Universitas ataupun Perguruan Tinggi (PT) yang berkaitan.

“Kita khawatir ada data yang fiktif, makanya perlu disiasati dengan berkoordinasi langsung kepada pihak kampus,” tutup Sumantri.(jpg)

Pencapaian Pajak Air Permukaan Baru 10 Persen

0
Raja Ghazali. F. Wijaya Satria/Batam Pos.

batampos.co.id – Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Lingga Raja Ghazali menyatakan penyerapan pajak air permukaan hingga saat ini baru terealisasi 10 persen dari total pencapaian yang ditetapkan pada 2017 yakni sebesar Rp 133.087.889. Saat ini pencapaian pajak air permukaan berkisar Rp 13.431.975 saja.

“Penetapan target pajak air permukaan ini memang terbilang sangat tinggi dikarenakan kondisi saat ini minim perusahaan tambang yang menggunakan air permukaan,” ujar Raja Ghazali.

Saat ini, sambung Ghazali, jumlah wajib pajak (WP) air permukaan yang ada di Kabupaten Bunda Tanah Melayu hanya lima perusahaan saja. Diantaranya perusahaan air minum daerah dan perusahaan tambang pasir yang ada. Lain dengan kondisi beberapa waktu lalu, pengguna air permukaan terbilang banyak sehingga banyak pula pendapatan pajak air permukaan.

Walau demikian, seluruh petugas KPPD Lingga terus memaksimalkan untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pajak air permukaan. Namun Ghazali mengaku masih banyak mendapati kendala seperti masih kurangnya tenaga PPNS di kantor tempat dia bekerja.

“Jika melakukan pengecekan di lokasi-lokasi WP tentunya kami juga membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Seperti SDM dan aturan yang jelas,” kata Ghazali.

Hingga saat ini, KPPD Lingga juga belum memiliki petunjuk teknis selain itu mereka juga belum mendapat petugas atau pejabat yang menangani peraturan yang ada untuk menjalankan petunjuk teknis tersebut. Hal ini tentunya diperlukan Untuk melakukan pengecekan atau mencari tau jumlah penggunaan air permukaan oleh perusahaan terkait.

“Karena target pencapaian semakin tinggi mestinya, juknis dan SDM yang tersedia di kantor kami mampu untuk menjalankan tugas dan fungsi mereka masing-masing,” ungkap Ghazali.

Selain itu, Ghazali juga menyadari penetapan target pencapaian pajak air permukaan di Kabupaten Lingga ini belum sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Sehingga penetapan tersebut tergolong sangat tinggi dari hasil yang dapat dicapai. (wsa)

Kemenpar Dukung PUTRI di Yogyakarta

0

Kementerian Pariwisata (kemenpar) sukses mendukung acara Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) dalam menggelar Forum Komunikasi Nasional 2017 di Sahid Rich Hotel Yogyakarta, 12 hingga 15 Oktober 2017, kemarin.

Mengangkat Tema “Percepatan Pertumbuhan Destinasi Pariwisata yang Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat”, Forum Komunikasi Nasional 2017 PUTRI merupakan ajang Pertemuan Nasional untuk meningkatkan pariwisata Indonesia dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Ketua DPP PUTRI DIY, GKR Bendara, mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media serta sarana yang tepat untuk mengangkat dan memperkenalkan destinasi wisata Indonesia kepada masyarakat Indonesia dan dunia terutama wilayah Yogyakarta.

“Ini sebagai wujud implementasi dari seluruh anggota PUTRI dalam upaya mempromosikan potensi daerahnya dan memperkuat jejaring kerjasama untuk keberlanjutan pariwisata Indonesia sekaligus sebagai ajang pertemuan untuk mencari solusi terkait permasalahan yang ada di dalam industri pariwisata Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut Bendara mengatakan, dalam kegiatan ini, diagendakan kegiatan RAKERDA DPD PUTRI Provinsi Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah, serta dilengkapi dengan penyelenggaraan PUTRI EXPO 2017.

Kegiatan yang diprakarsai DPD Yogyakarta ini diikuti seluruh anggota DPD “PUTRI” beserta stakeholders pariwisata Indonesia.

“Ini agar kekuatan serta potensi wisata yang dimiliki masing-masing daerah dapat terekspos dan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang berkunjung,” harap Bendara.

Wanita yang juga Putri Bungsu Sultan Hamengku Buwono X ini menambahkan, Forum Komunikasi Nasional 2017 PUTRI juga sebagai wujud implementasi seluruh anggota PUTRI dalam upaya untuk meningkatkan, mengembangkan dan mempromosikan pariwisata Indonesia, sekaligus sebagai sarana penyampaian informasi tentang kekuatan potensi destinasi wisata Indonesia.

“Kami harus memperkuat jejaring untuk keberlanjutan pariwisata Indonesia dalam rangka memajukan dan mengembangkan industri pariwisata Indonesia ke arah yang lebih baik dan berkelanjutan,” tambah GKR Bendara.

Kegiatan Forum Komunikasi Nasional 2017 ini dihadiri 400 peserta yang terdiri dari

  • Pemerintah Daerah,
  • Taman Rekreasi/objek wisata milik Pemerintah,
  • Swasta dan Perorangan;
  • Institusi Pendidikan di bidang Pariwisata;
  • Asosiasi di bidang Pariwisata;
  • Industri Perhotelan;
  • Usaha Perjalanan Wisata;
  • Jasa Maskapai Penerbangan;
  • Jasa Kuliner;
  • Praktisi dan Pemerhati di Bidang Pariwisata

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengatakan, untuk terus mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya Yogyakarta, dia mengingatkan agar promosi juga dibarengi dengan kesiapan tempat-tempat wisata untuk terus meningkatkan kualitas atraksi maupun fasilitas atau amenitasnya.

“Jangan sampai promosinya gencar, kemudian banyak wisatawan yang datang tapi saat datang tidak menemukan sesuatu yang memuaskannya. Sehingga yang malah muncul kekecewaan, semua elemen harus bersatu untuk memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan,” ujar Esthy didampingi Kepala Bidang Promosi Perjalanan Insentif Hendri Karnoza.

Esthy juga menjelaskan, dengan bandara baru nanti, target wisatawan mancanegara ke Yogyakarta di tahun 2021 adalah 15 juta wisatawan. Sekarang ini, katanya, wisatawan mancanegara yang ke Yogyakarta baru 3 juta orang.

“Jadi butuh kerja keras dan kerjasama serta promosi dari berbagai pihak,” katanya.

Hendri menambahkan, kerjasama dan promosi itu harus dilakukan dengan kordinasi yang baik. Kekayaan destinasi wisata di Yogyakarta sangat komplet. Mulai dari alam, budaya, sejarah, maupun buatan manusia, semuanya ada di Jogja dan unik.

“Semuanya memiliki daya tarik yang luar biasa. Bila kerjasama dan promisi dilakukan dengan baik, maka target-target akan lebih mudah dicapai,” kata Hendri.

Hendri melanjutkan, kegiatan Forum Komunikasi Nasional 2017 PUTRI ini bisa mensinergikan usaha taman rekreasi dengan wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) sehingga memberikan dampak share economy.

“Misalnya kegiatan MICE dilakukan di taman rekreasi atau sebaliknya, MICE yang biasanya diadakan di hotel atau gedung bisa membawa pesertanya ke taman rekreasi. Ini akan memberikan nilai tambah khususnya pemerataan ekonomi,” tutur Hendri.

Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap, PUTRI lebih inovatif dalam menarik minat kunjungan wisatawan ke obyek wisata yang dikelola, mengingat target pertumbuhan pariwisata tahun ini sebesar 20%, berarti empat kali lipat dari pertumbuhan perekonomian nasional. Sehingga percepatan akselerasi harus dilakukan dengan pendekatan great spirit, grand strategi yakni bagaimana mendapatkan hasil yang luar biasa dengan cara yang tidak biasa.

“Kita harus bangun spirit bahwa pariwisata Indonesia bisa mengalahkan pariwisata negara-negara pesaing di kawasan ASEAN. Pariwisata harus menjadi penghasil devisa utama bagi bangsa Indonesia,” tegas Menpar Arief Yahya.(*)