Minggu, 10 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12914

Bengkulu Perkuat SDM Pariwisata

0

Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu kembali menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) SDM Kepariwisataan. Kegiatan yang berlangsung pada 8 hingga 10 November kemarin tersebut sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menyongsong “Visit 2020 Wonderful Bengkulu”.

Hadir sebagai pemateri, dari Kementerian Pariwisata Plt. Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Hariyanto serta perwakilan dari Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Faizal.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Yudi Satria mengatakan, kegiatan Bimtek diikuti 250 peserta yang terdiri dari aparatur Pemerintah Provinsi, ASN Kabupaten/Kota, Kelompok Sadar Wisata serta stakeholder pariwisata di Bengkulu.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan kepada peserta di bidang kepariwisataan,” ujar Yudi Satria.

Ia mengatakan, Pemprov telah menetapkan pariwisata sebagai salah satu sektor yang akan dikembangkan. Bahwa pariwisata Bengkulu akan menjadi sektor unggulan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah serta masyarakat.

Hal itu, jelas Yudi, tidak lepas dari tingginya potensi pariwisata di Bengkulu. Salah satu provinsi yang ada di Pulau Sumatera ini memiliki kekayaan alam yang indah serta budaya yang tinggi.

“Karena itu pula Pemprov telah menetapkan program ‘Visit 2020 Wonderful Bengkulu yang akan menjadi goal besarnya pariwisata Bengkulu. Salah satu poin utamanya adalah bagaimana menghasilkan SDM pariwisata yang andal yang akan diwujudkan melalui Bimtek ini,” ujar Yudi.

Selain itu, dalam menunjang proses ‘Visit 2020 Wonderful Bengkulu’, Pemprov juga telah menyiapkan 52 event yang akan digelar dalam satu tahun ke depan yang akan mengangkat potensi lokal ke kelas dunia.

“Salah satu yang dirancang secara besar adalah Sail Bengkulu yang akan menjual keindahan alam laut Bengkulu yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia,” kata dia.

Ajang lainnya tentunya Festival Tabot Muharam yang selalu menyedot minat ribuan wisatawan setiap tahunnya serta Festival Bumi Rafflesia.

“Semua kegiatan ini harus disinkronkan, penguatan SDM dan bagaimana promosi pemasarannya agar semua even ini layak jual untuk wisatawan,” ujarnya.

Sementara Hariyanto dalam kesempatan itu menyampaikan materi tentang pengembangan SDM sektor pariwisata dan pengemasan serta pemasaran sebuah event.

Dalam paparanya ia menjelaskan, bahwa Bimtek ini penting untuk meningkatkan kompetensi SDM kepariwisataan sehingga mampu berperan dalam peningkatan pembangunan kepariwisataan.

Selain itu ia menegaskan bahwa dalam pengembangan pariwisata, promosi juga hal yang harus diperhatikan.

Misalnya penekanan pada mekanisme promosi pariwisata melalui digital, penyelenggaraan event yang harus terkurasi dengan baik sehingga memiliki daya tarik yang kuat.

“Bagaimana juga meningkatkan efektivitas partisipasi Dinas Pariwisata pada penyelenggaraan event dan bagaimana cara memasarkan dan mempromosikan agar even ini bisa dikenal dan menjadi daya tarik wisatawan,” terang Hariyanto.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, Bimtek kali ini juga dimaksudkan untuk memberikan perspektif dan arah yang sama tentang program promosi Pariwisata di Bengkulu.

“Selain itu juga untuk memahami potensi destinasi-destinasi wisata di Bengkulu,” ujar Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kegiatan Bimtek sebagai salah satu upaya dan komitmen dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mewujudkan pariwisata sebagai salah satu leading sector. Ia pun berkomitmen akan mendung Penprov dalam mewujudkan “Visit 2020 Wonderful Bengkulu”.

“Obyek wisata andalan Bengkulu, Benteng Marlborough, Rumah Bung Karno, Pantai Panjang yang memiliki pasir putih yang indah dan bersih. Semuanya world class, ditambah dengan puluhan atraksi didalamnya, tinggal kita akan support dan promosikan Bengkulu Visit sehingga lebih mendunia,” kata Menpar Arief Yahya.(*)

Menpar Ingatkan Travel Agent Terkait Digital Tourism

0

Sekitar 300 delegasi peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Association of the Indonesian Tour & Travel Agencies (ASITA) di Ballroom Ciputra World, Surabaya serius menyimak pemaparan Menteri Pariwisata Arief Yahya (Menpar) Arief Yahya terkait Digital Tourism.

Di tengah timbulnya disruption di banyak industri, Menpar Arief Yahya menyebut 3T yakni Telecommunication, Transportation, serta yang sedang dan akan terjadi, di Tourism.

Kata-kata “tourism” inilah yang membuat audience menahan napas. Karena industri pariwisata, cepat atau lambat akan menghadapi perubahan yang revolusioner, mau tidak mau, suka tidak suka, industri pariwisata harus mengikuti perubahan konsumen.

“Revolusi teknologi digital ini tidak bisa dihindari, pasti terjadi! Pasti. Secara alamiah akan mengubah dunia, menciptakan model bisnis baru, jadi pelaku industri yang tidak mau berubah dengan platform digital, pasti akan ditinggalkan customer,” jelas Menpar Arief Yahya saat Gala Dinner menjelang Rakernas II ASITA, Jumat (10/11) malam.

Menpar Arief Yahya mencontohkan di transportasi terjadi ketika bertemu dengan digital, seperti Grab, Gojek dan Uber. Dengan munculnya digital transportation, harga pasar langsung berubah total, harga drop drastis. Begitupun di telekomunikasi, semakin murah, semakin gratis, akan semakin untung. Karena itu WhatsApp (WA), Google, Baidu, Line mengirimkan pesan gratis, tidak berbayar.

Sementara, revolusi ketiga adalah tourism. Ini yang paling diwanti-wanti Menpar Arief Yahya agar industri pariwisata Indonesia waspada. Menurutnya, bila travel agent tidak bisa mengikjti perubahan zaman, dikhawatirkan akan bernasib sama seperti warung telekomunikasi (wartel), terbunuh dengan sendirinya. Travel agent konvensional akan sulit bersaing dengan online travel Agent, seperti Traveloka, Booking.com, TripAdvisor, Ctrip, dan lainnya.

“Mereka para online travel agent ini melakukan sharing economi, mengoptimalkan kapasitas, menjual yang kosong dengan harga murah dan mencari return dari cross selling. Ini semua bisa berjalan dengan cara digital. Bila travel agent masih berharap pada transaksi dengan pertemuan, ini pasti akan bernasib sama seperti wartel yang mati dengan munculnya selullar,” jelas Menpar Arief Yahya.

Menpar mengakui, revolusi ini pasti ada resistensi dari incumbent (travel agent konvensional). Namun Menteri Arief meyakinkan hal ini akan terjadi karena pengalamannya selama puluhan tahun menggeliti dunia telekomunikasi, termasuk saat menjadi Direktur Utama PT Telkom.

“Saya tidak asal ngomong, contohnya saat di Telkom, bila saat itu kami tidak masuk ke lini selullar, Telkom akan habis. Karena sudah menjadi kepastian masyarakat atau customer Telkom akan mematikan telpon rumahnya dan beralih ke ponsel. Begitu juga dengan tourism, turis sudah mencapai 70 persen melakukan search and share via online,” tutur pria asal Banyuwangi ini.

Di acara yang digelar tiga hari 10-12 November 2017 ini, Menpar Arief Yahya juga menyampaikan perubahan kinerja dalam organisasi Kementerian Pariwisata RI yang bergerak semakin cepat dan berorientasi ke arah program Digital Tourism.

Dalam presentasinya, Menpar Arief menjelaskan bahwa salah satu rahasia mengapa growth wisman Indonesia termasuk 20 besar dunia, atau naik hingga 25 persen? Di saat regional ASEAN dan dunia hanya naik rata-rata 6 persen. Dia mengaku semua disebabkan digital tourism yang diterapkannya.

“Karena kami semakin digital. Dari soal penggunaan Social Media, Big Data, E-Commerce (Look, Book, Pay), dan krusialnya digitalisasi untuk mendekatkan diri kepada konsumen,” kata Menpar Arief Yahya.

Ketua DPP ASITA Indonesia, Asnawi Bahar mengakui apa yang disampaikan Menpar Arief Yahya benar adanya. Sebab itu, kata dia, ASITA pun sudah mempersiapkan diri untuk terus beradaptasi mengikiti perubahan yang menuju digital tourism untuk tetap bisa memberikan kontribusi kedatangan wisman yang ditargetkan pemerintah.

“ASITA menyadari betul apa yang disampaikan Pak Menteri memang sedang terjadi. Karena itu ASITA juga menyiapkan aplikasi-aplikasi yang bisa digunakan para anggotanya untuk bisa turut bersaing di era digital tourism sekarang ini,” ujar Asnawi.

Asnawi menegaskan, salah satu yang menjadi pokok pembahasan dalam Rakernas II ASITA ini, adalah mematangkan aplikasi-aplikasi yang bisa digunakan anggotanya yang 90 persen adalah UMKM.

“Ini untuk menjawab tantangan yang datang kepada ASITA, sehingga kami terus mendorong digitalisasi kepada anggotanya. Karena kami menyadari tidak bisa menolak keadaan ini sehingga mau tidak mau, suka tidak suka, kami akan berada di tengah-tengah keadaan ini. Ini harus kita jalani agar bisa tetap bersaing,” kata Asnawi.

Karena alasan itulah, lanjut Asnawi, Rakernas kali ini sengaja digelar di Jawa Timur. Dia menjelaskan, salah satu pemimpin daerah di Jawa Timur, yakni Banyuwangi, telah berhasil menerapkan digital tourism yang didengungkan Kementerian Pariwisata.

“Tidak dipungkuri bahwa Banyuwangi adalah daerah yang berhasil memajukan sektor pariwisatanya paling pesat di Indonesia. Semua karena pemimpinnya berhasil menjadi CEO yang bisa menerapkan dan menjawab tantangan perubahan zaman. Semua juga karena sinergi yang bagus dengan Menteri Pariwisata. Karena itu kami sepakat menjadikan Banyuwangi sebagai motivasi dalam memajukan pariwisata di daerah lainnya,” ungkap Asnawi.

Dalam Rakernas II ASITA ini, juga disepakati mempromosikan destinasi wisata yang ada di Jawa Timur baik yang sudah tersohor ataupun belum dikenal. Konsep Rakernas II inimengambil tema Fun Business, Explore the beauty of Mount Bromo, dan Effective & Efficient B2B Forum.

“Rakernas II dihadiri perwakilan DPD Asita di seluruh Indonesia ada 33 DPD. Juga ada Bromo Tengger Semeru Travel Mart Jatim juga yang mempertemukan buyer dan seller dalam sebuah forum B2B dan B2C,” kata Asnawi.

Asnawi menjelaskan, dalam pertemuan bisnis tertutup antara buyer dan seller berlangsung dalam satu hari. Para seller berasal dari agen wisata, hotel, penyelenggara MICE, tempat wisata dan atraksi wisata sebanyak dari 30 kota/kabupaten di Jawa Timur.

“Sementara buyer adalah agen-agen travel dari Indonesia dan berbagai negara di dunia yang ingin menjual paket tur wisata Jawa Timur (inbound). Ada juga pandangan berbeda pada tble top antara sektor wisata dan sektor industri. Pada sektor industri, buyer adalah importir produk-produk Indonesia,” pungkas Asnawi.(*)

Fitri Carlina Meriahkan Rakernas II ASITA di Surabaya

0
instagram

Penyanyi sekaligus Duta Pariwisata Banyuwangi Fitri Carlina sempurna membuka  gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II yang dihelat Association of the Indonesian Tour & Travel Agencies (ASITA) di Ballroom Ciputra World, Surabaya, 10-12 November 2017 heboh.

Acara yang dibalut dalam gala dinner ini dibuka dengan penampilan tari konteporer dan musik yang menggambarkan keanekaragaman budaya Indonesia. Dilanjutkan dengan sambutan Ketua DPP ASITA Indonesia Asnawi Bahar paparan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang menjelaskan pentingnya digital tourism.

“Tadi di Rakernas ASITA saya mengingatkan kembali agar para travel agent harus segera berevolusi ke digital tourism. Karena perubahan karakter konsumen yang serba digital inilah yang harus diantisipasi, atau risikonya travel agent konvensional akan mati,” kata Menpar Arief Yahya, Jumat (10/11) malam.

Sebelum gala dinner Rakernas II ASITA ini, juga telah digelar round table B2B dan B2C. dalam pertemuan bisnis tertutup antara buyer dan seller berlangsung dalam satu hari. Para seller berasal dari agen wisata, hotel, penyelenggara MICE, tempat wisata dan atraksi wisata sebanyak dari 30 kota/kabupaten di Jawa Timur.

“Sementara buyer adalah agen-agen travel dari Indonesia dan berbagai negara di dunia yang ingin menjual paket tur wisata Jawa Timur (inbound). Ada juga pandangan berbeda pada table top antara sektor wisata dan sektor industri,” kata Ketua DPP ASITA Indonesia, Asnawi Bahar.

Usai menggelar lomba fashion show dengan baju adat daerah, Fitri menutup acara gala dinner dengan membawakan sejumlah lagu hits yang kerap dinyanyikan. Tampil dengan gaun hitam dengan motif bunga mawar, Fitri langsung membawakan lagu pertamanya “Sayang Nganti Memutih Rambutku”. Sebelum menyanyikan lagu kedua, Fitri mengajak para Deputi Kemenpar Esthy Reko Astuti dan Dadang Rizki Ratman serta pengurus ASITA untuk naik ke atas panggung asik nyanyi dan joget bareng dengan lagu “Pulang Pagi”.

Suasana makin heboh saat Fitri mengajak Menpar Arief Yahya naik ke atas panggung dan menyanyikan lagu khusus Bapak Menteri denfan judul “Gantengnya Pacarku” yang membuat penonton yang ada makin bersemangat. Berikutnya, Fitri membawakan lagu “Lungset Makk” yang juga membuat audiens makin heboh.

Fitri Carlina yang juga Duta Pariwisata mengaku bangga telah dilibatkan dalam turut memajukan pariwisata. “Saya apresiasi dan bangga mendapatkan kepercayaan Kemenpar turut membangun pariwisata. Semoga pariwisata Indonesia makin jaya dan tumbuh pesat di bawah kepemimpinan Pak Arief Yahya dan target kunjungan wisatawan tercapai,” kata Fitri Carlina.

Dipilihnya Surabaya sebagai tempat Rakernas, ASITA ingin mempromosikan destinasi wisata yang ada di Jawa Timur baik yang sudah tersohor ataupun belum dikenal. Konsep Rakernas II inimengambil tema Fun Business, Explore the beauty of Mount Bromo, dan Effective & Efficient B2B Forum.

Sebagai tujuan post tour, peserta akan dibawa ke Gunung Bromo. Dan sebagai opsi post tour lainnya, Madura dan Kota Batu akan bisa menjadi pilihan sendiri bagi para peserta.

Post tour ini dirancang khusus untuk para buyer agar dapat secara langsung menyaksikan dan mengenal dari dekat daya tarik wisata Jawa Timur. Post tour ini akan digelar selama dua hari, tujuannya ke Bromo, Batu, Malang, Prigen dan Surabaya City Tour. Ada juga pilihan lain menuju ke Madura.

Dalam post tour juga akan dimeriahkan berbagai atraksi. Contohnya dalam Surabaya City Tour, peserta akan disuguhi penampilan teatrikal dalam rangka Hari Pahlawan.(*)

Tanaman Hias di Dompak Dirusak OTK

0
Kawasan Jembatan Dompak saat ini jadi incaran warga Tanjungpinang untuk olahraga dan rekreasi. Sayangnya upaya pemerintah mempercantik kawasan ini dijahili oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. F: Faradillah/Batam Pos

batampos.co.id -Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengharapkan masyarakat Tanjungpinang mendukung proses pembangunan Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Penegasan tersebut dilontarkan Gubernur, lantaran adanya laporan hilangnya sejumlah tanaman hias yang sedang ditata sepanjang jalan utama Dompak, setelah Jembatan I Dompak, Tanjungpinang.

“Pak Gubernur mengharapkan masyarakat untuk mendukung penataan Tanjungpinang, Dompak khususnya. Dan berharap tidak merusak atau mengambil tanaman yang sudah ada,” ujar Gubernur Kepri, Nurdin Basirun melalui Kabag Humas Provinsi Kepri, Zulkifli, kemarin.

Dijelaskan Zulkifli, angkat bicaranya Gubernur adalah untuk mengingatkan. Karena dia tidak ingin ada masyarakat yang tertangkap dan diproses hukum. Lebih lanjut, penataan adalah untuk mempercantik Pulau Dompak sebagai Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri.

“Kedepan juga akan dilengkapi dengan infrastruktur seperti Circuit Close Television (CCTv,” papar Pria yang pernah duduk sebagai Kabag Protokol Pemprov Kepri di era Gubernur HM. Sani tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menargetkan Pulau Dompak, Tanjungpinang sudah tampil elegan pada 2020 mendatang. Menyiasati keingin tersebut, Gubernur Nurdin akan membentuk badan khusus yang diberi tanggungjawab untuk mengelola Pulau Dompak. Lewat APBD 2018 nanti, ada beberapa pembangunan strategis yang akan dilakukan.

“Kita targertkan bentuk Dompaksebenarnya sudah terlihat pada 2020 nanti,” ujar Gubernur Kepri, Nurdin Basirun disela-sela meninjau pelaksanaan penataan Jembatan I Dompak, Tanjungpinang belum lama ini.

Menurut Gubernur, khusus untuk penataan Dompak, Dinas Pekerjaan Umum membutuhkan anggaran lebih kurang Rp100 miliar. Ditegaskannya, karena kekuatan keuangan daerah terbatas, tentu prosesnya akan dilakukan secara bertahap. Mantan Bupati Karimun tersebut yakin, Dompak akan memberikan warna tersendiri bagi nama besar Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

“Terlepas daripada itu, kita juga mendukung rencana pembangunan yang kita susun. Tujuannya tidak lain adalah untuk menjadikan Tanjungpinang ini menjadi lebih baik dan lebih maju,” jelas Gubernur.(jpg)

Pelabuhan Pelni Belum Berfungsi

0
Penumpang pelni dari Pulau Midai Natuna, harus menyeberang menggunakan pompong sebelum menaiki tangga kapal. F. Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Meski pelabuhan Pelni di Midai, Natuna sudah selesai dibangun, namun belum bisa difungsikan untuk bersandarnya kapal Pelni. Penumpang masih harus menantang bahaya saat menaiki tangga kapal, melalui pompong.

Pelantar Kecamatan Midai, minggu lalu tampak ramai. Beberapa pompong nelayan terlihat berjejer di tepi pelantar yang dikhususkan mengangkut penumpang KM Bukit Raya yang lego jangkar jauh di tengah laut.

“Malam ini cuaca cukup bagus. Jadi bisa aman menyeberang ke tengah. Tapi kalau ada angin kencang, penumpang harus bersabar, memang berbahaya apalagi jadwal Bukit Raya tengah malam begini,” ungkap Soni, seorang pemilik pompong.

Menurut Soni, menyeberangkan penumpang dari Pompong ke tangga kapal KM Bukit Raya sangat berisiko. Jika mendadak angin kencang dan ada gelombang, maka pompong akan terhempas ke lambung kapal yang terbuat dari besi.

Insiden di Serasan beberapa tahun lalu, sebutnya, masih tidak bisa dilupakan masyarakat yang tinggal di pulau. Pompong penyeberangan yang ditumpangi warga pecah dihempas gelombang ke lambung kapal Pelni. Insiden tersebut menewaskan beberapa warga Serasan termasuk balita.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti yang merasakan dramatisnya penyeberangan pompong ke kapal Pelni mengaku, akan berusaha agar pelabuhan Pelni di Midai cepat difungsikan pada 2018 mendatang. Kunjungan Ngesti di Pulau Midai untuk mengevaluasi kendala pembangunan maupun pelayan masyarakat.

“Pelabuhan Pelni di Midai tinggal dipasang rambu laut dan tangga. Tahun 2018 akan diupayakan dilengkapi. Sudah tidak selayaknya masyarakat masih menantang bahaya seperti ini,” ujar Ngesti. (arn)

Mangga Harum Manis Turun Harga

0
Karyawan Hypermart Mega Mall Batam center, Ysuha menunjukan buah mangga harus manis yang harganya Rp 17.900 per kilogramnya. F. Cecep Mulyana/Batam Pos.

batampos.co.id – Pusat perbelanjaan terbesar dan terlengkap, Hypermart Mega Mall Batamcenter menawarkan promo untuk pembelian buah mangga harum manis. Konsumen bisa mendapatkan harga murah yakni Rp 17.900 per kilogram

Store Manager Hypermart Mega Mall, Nurussa’ada mengatakan buah ini turun harga sebesar Rp 6 ribu. Selain itu berlaku di tiga toko Hypermart, yakni Batamcenter, Nagoya, serta Tanjunguncang.

“Promo ini berlaku sempai akhir pekan mendatang. Buahnya sangat segar,” ujar Nurussa’ada, Jumat (10/11).

Nurussa’ada menjelaskan buah mangga harum manis sangat digemari masyarakat. Buahnya memiliki daging yang tebal dan terasa manis. “Paling enak juga buat dijus. Rasanya sangat segar,” tuturnya.

Selain buah mangga harum manis, Hypermart Mega Mall Batamcenter juga menawarkan promo untuk buah apel fuji super dengan harga Rp 3.590 per 100 gram. Kemudian tersedia promo untuk produk susu Indomilk Rp 8.150 per kaleng.

“Masih banyak lagi promo yang kami sediakan. Termasuk promo seluruh susu anak di atas usia satu tahun,” terangnya.

Nurussa’ada menambahkan pihaknya hingga akhir bulan mendatang juga mengadakan program Clearence Sale. Dalam program ini tersedia diskon 50 hingga 70 persen untuk perlengkapan rumah tangga, elektronik dan pakaian.

Kunjungi Hypermart Batam di Mega Mall Batamcenter, Nagoya Hill dan Tanjunguncang untuk informasi lebih lengkapnya. (opi)

Upacara Hari Pahlawan di Pulau Terluar

0
Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, taburkan bunga di pelabuhan pelni Tarempa usai upacara di lapangan sepak bola Sulaiman Abdullah, Jumat (10/11). F. Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 di Kabupaten Kepulauan Anambas diselenggarakan di dua tempat yakni, Upacara di Lapangan Sulaiman Abdullah Tarempa dilanjutkan dengan tabur bunga di pelabuhan pelni dan upacara kenaikan bendera di Tokong Nanas yang merupakan salah satu pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Anambas. Upacara dilaksanakan di atas tongkang tepatnya di depan Pulau Tokong Nanas.

Untuk upacara bendera di Tarempa, bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, Komandan Upacara Ipda Gunawan Husein sementara peserta upacara terdiri dari Kompi, TNI dan Polri, Ormas dan LSM, ASN dan PTT serta Siswa-siswi SD, SMP dan SMP di Kecamatan Siantan. Sementara itu tamu undangan terdiri dari Ketua DPRD, Danlanal Tarempa, Kapolres Anambas, Wakapolres, Kacabjari, Sekda, Kepala OPD, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat.

Untuk upacara di pulau terluar, dilaksanakan oleh Kwartir Cabang (kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Anambas bersama instansi vertikal. Upacara tersebut meski sederhana dan singkat, tapi berjalan khidmat.

Karena upacara bendera di atas laut, maka sejumlah kendala siap menghadang seluruh peserta upacara. Apalagi saat ini ombak kuat sehingga kapal dan tongkang untuk upacara senantiasa bergoyang tak stabil.

Rombongan berangkat sejak pukul setengah enam pagi untuk berangkat ke pulau terluar yang berbatasan dengan Negara tetangga tersebut. “Alhamdulillah, hari ini pelaksanaan upacara di Pulau Tokong Nanas sudah dilaksanakan,” ujar Kepala Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra Jumat (10/11).

Wan mengatakan, upacara yang dilakukan ini, selain untuk memperingati hari pahlawan, juga mengajak seluruh komponen untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, terlebih dengan posisi Anambas yang berada pada daerah perbatasan.

“Melalui langkah ini, kami harapkan dapat mengetuk dan menyerukan ke seluruh komponen untuk bersama menjaga kedaulatan Republik Indonesia, apalagi daerah Anambas yang terdiri dari banyak pulau,” ungkapnya.

?Selain melakukan penghormatan ke bendera merah putih yang terpasang di puncak pulau, rombongan juga melakukan do’a bersama untuk arwah para pahlawan yang telah gugur dan untuk kesejahteraan masyarakat Anambas. Rombongan pun meninggalkan Pulau Tokong Nanas dan kembali ke Tarempa sekitar pukul sembilan pagi. (sya)

Deby: Jangan Malu Jadi Aseptor KB

0
Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi foto bersama masyarakat usai sosialisasi program KB di Bintan, baru-baru ini. F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi memberikan semangat kepada masyarakat agar tidak malu menjadi akseptor keluarga berencana. Hal ini dilakukan untuk menyukseskan program Kampung KB di setiap kecamatan di Bintan. “Kami bersemangat mendidik dan merangkul masyarakat agar lebih paham akan pentingnya kesehatan,” kata Deby ketika dihubungi Jumat (10/11) siang kemarin.

Tak hanya itu, ia juga menggalakkan seluruh Kader PKK dapat ikut membantu menyukseskan program KB, sebab program ini memberikan banyak manfaat bagi keluarga. Bukan saja bermanfaat bagi keluarga sendiri. Menurutnya, dengan mengikuti program KB maka kesehatan ibu menjadi lebih terjaga, keharmonisan keluarga juga dapat lebih ditingkatkan.

“Mengikuti KB secara tidak langsung akan mencegah anak kekurangan gizi, tumbuh kembangnya lebih terjamin dan kebutuhan ASI eksklusif selama 6 bulan relatif dapat terpenuhi,” ujarnya.

Terpisah, Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Bintan drh Kartini mengatakan pencanangan kampung kb di tiap kecamatan terus dilaksanakan. Program ini diantaranya pelayanan KB gratis bagi semua
metode kontrasepsi dan pelayanan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). “Tahun ini kita targetkan setiap kecamatan satu kampung KB, sehingga total target 11 kampung KB yang kita ingin wujudkan di Kabupaten Bintan,”ujarnya. (cr21)

Bantuan Korban Kebakaran Masih Mengalir

0
Koordinator Tagana Dedy berpamitan dengan warga korban kebakaran. Meskipun sudah tidak aktif lagi, bantuan dari masyarakat untuk korban kebakaran terus mengalir. F. Dok Tagana Karimun untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Hingga Jumat (10/11) bantuan untuk korban kebakaran di Gg Perdamaian RT 01/RW 02 Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun masih terus mengalir. Namun tim Tagana Dinas Sosial maupun relawan yang mengurus penerimaan bantuan, sudah tidak aktif sejak Kamis (9/11). Karena itu, bantuan langsung diserahkan kepada pihak RT setempat.

Alhamdulillah, masih banyak masyarakat kita yang peduli terhadap warga korban kebakaran. Mulai dari Dinas Pendidikan yang masih menyumbangkan pakaian layak pakai maupun sembako, termasuk dari mahasiswa yang ada di Karimun dan sebagainya. Tapi, kami tetap melakukan koordinasi dengan pihak RT sejauh mana sumbangan yang sudah diterima dan disalurkan kepada warga korban kebakaran,” kata Camat Karimun Arpan, kemarin.

Dia mengatakan, kecamatan tidak bisa memberhentikan sumbangan dari masyarakat. Masyarakat yang ingin menyumbang dipersilakan langsung kepada RT sebagai pengelola. Nanti akan didistribusikan kepada 31 KK yang terkena korban kebakaran. Saat ini korban kebakaran sudah menempati tempat baru dengan menyewa rumah maupun tinggal dengan keluarga.

“Kalau penanganan kejadian sudah selesai. Sekarang sudah kembali normal, sedangkan masalah lahan masih dalam pendataan. Dan proses selanjutnya, saya akan berkoordinasi dengan Bupati dahulu,” tuturnya.

Sementara Koordinator Tagana Dinsos Karimun Dedy menuturkan, sesuai dengan perintah Bupati pihaknya sudah menyelesaikan tugas dalam penanganan paska kebakaran.
“Tugas kami sudah selesai, selanjutnya menjadi tanggung jawab pihak RT dan pemuda disini untuk pengurusan warganya,” ucapnya.

Wondari Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Sei Lakam Barat mengungkapkan, pihaknya tetap menerima bantuan dari siapa saja yang menyumbang. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah peduli terhadap warga korban kebakaran yang sudah hampir sepekan,” katanya. (tri)

Pemkab Lingga dan Provinsi Kepri Temui Jusuf Kalla

0

batampos.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan kehadirannya untuk membuka Perhelatan Tamadun Melayu Antar Bangsa yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 26 November di Kabupaten Lingga. Ungkapan Wapres tersebut disampaikan kepada Kepala Dinas Kebudayaan Muhammad Ishak saat mengunjungi istana Wapres bersama Pemerintah Provinsi Kepri di Jakarta, Jumat (10/11) pagi.

“Betul, Pak JK menyatakan hadir dalam kegiatan Tamadun Melayu Antar Bangsa pada Minggu (19/11). Pak Wapres hadir sidang harinya,” kata Ishak kepada Batam Pos.

Ishak menekankan, kunjungan ke istana Wapres kali ini menyambung pertemuan sebelumnya dan memastikan kehadiran Wapres dalam kegiatan Tamadun Melayu Antar Bangsa. Kunjungan yang dipimpin Bupati Lingga Alias Wello ini diikuti sejumlah tokoh masyarakat Kepri, Rida Kaliamsi, Huzrin Hood, Bupati Tanjungjabung dan zuriat Sultan Mahmud Riayat Syah III.

Sekali lagi Ishak menegaskan dalam pertemuan itu, Wapres RI Jusuf Kalla menyatakan hadir membuka kegiatan akbar insan Melayu yang di taja Pemkab Lingga.

Kegiatan akbar ini, tentunya menjadi tolak ukur yang menjadikan Kabupaten Lingga sebagai Bunda Tanah Melayu. Sekaligus sebagai pemersatu bangsa Melayu yang ada di Tanah Air, maupun rumpun Melayu lainnya yang berada di negara-negara lainnya seperti negara tetangga Malaysia dan Singapura.

Karena Pemkab Lingga sebagai panita pertama yang menyelenggarakan kegiatan tersebut, membutuhkan dukungan yang besar dari Pemerintah Pusat untuk suksesnya kegiatan tersebut.

Selain itu, Ishak berharap dengan kejadiran Wapres RI Jusuf Kalla membuka kegiatan Tamadun Melayu Antar Bangsa menjadi momentum bersejarah dan menambah kesemangatan seluruh panita dalam mensukseskan kegiatan tersebut.

“Terlebih setelah dianugrahkan satu tokoh pejuang, yakni Sultan Mahmud Riayat Syah III sebagai pahlawan Nasional oleh Presiden RI, Jokowi,” kata Ishak. (wsa)