Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 12918

Stok Beras Mencukupi

0

batampos.co.id – Kepala Gudang Bulog Baru Siantan Yunedi memastikan stok beras yang ada di gudang Bulog cukup untuk menangani jatah masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas hingga akhir tahun ini. Bahkan cukup hingga awal tahun 2018 mendatang. Pasalnya pada triwulan ketiga ini beras kesejahteraan untuk masyarakat miskin di Anambas sudah tiba digudang.

Dijelaskannya, jumlah beras kesejahteraan (Rastra) yang dibutuhkan di Kabupaten Kepulauan Anambas pada triwulan ketiga dan keempat adalah sekitar 288 ton, sementara stok beras saat ini mencapai 439 ton. 39 ton merupakan sisa pembagian beras kesejahteraan pada triwulan pertama dan kedua. 400 ton lainnya baru dikirim dari divisi regional Pekanbaru.

“Jadi cadangan Rastra masih cukup,” ungkap Yunedi, kepada wartawan ketika ditemui digudang bulog baru Siantan yang ada di Antang desa Tarempa Timur kecamatan Siantan kemarin (3/10).

Untuk pembagian Rastra pada triwulan ketiga dan keempat sudah mulai berjalan. Namun belum terbagi ke seluruh rumah tangga sasaran (RTS) atau keluarga penerima Rastra. “Untuk triwulan ketiga dan keempat ini sudah ada yang ambil, tapi belum seluruhnya,” ungkapnya lagi.

Meski beras cadangan pangan pemerintah ini datangnya per triwulan, tapi ada RTS dari beberapa desa yang diberikan kemudahan untuk dapat mengambil jatah setahun sekali ambil. Seperti desa-desa yang ada di Kecamatan Jemaja maupun Jemaja Timur. Soalnya biaya transportasi susah apalagi musim saat ini sudah mulai musim angin Utara atau musim angin kencang.

“Untuk desa-desa dari kecamatan yang jauh dari pusat kota bisa ambil jatah satu tahun sekali ambil. Syaratnya harus ada rekomendasi dari camat,” jelasnya.

Dikatakannya, meski stok beras di gudang sudah cukup, tapi beras tersebut tidak bisa dijual kepada masyarakat. Karena beras tersebut merupakan beras cadangan pangan pemerintah yang tidak bisa dikomersilkan. Kecuali pemerintah daerah yang meminta dengan tujuan menyetabilkan harga beras di pasaran. “Sekarang tidak ada operasi pasar karena harga beras sudah stabil,” jelasnya. (sya)

Kundur Siap Cetak Hafiz Alquran

0

batampos.co.id – Harapan masyarakat Pulau Kundur akan lahirnya hafiz Aluran dari ranah Kundur, segera terjawab dengan dimulainya pembangunan gedung Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Darul Quran di Kecamatan Kundur Utara.

Peletakan batu pertama sudah dilakukan Sabtu (30/9) oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim. Kegiatan disejalankan dengan pengajian 10 Muharram yang dihadiri Kakan Kemenag Karimun Afrizal, pengurus Nahdtul Ulama (NU) Karimun Abdulrahman Nurani, Kepala KUA Kundur Utara Muhkrizal, anggota DPRD Kepri Jokonugroho, anggota DPRD Karimun Azmi, tokoh agama, dan pemuka masyarakat.

“Masyarakat Pulau Kundur harus bangga dan mendukung hadirnya Pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Darul Quran ini. Karena bisa menjadi benteng sekaligus tempat menimba ilmu agama bagi generasi muda dalam mengarungi kehidupan bermasyarakat,” ungkap Anwar Hasyim.

Di sisi lain, kata Anwar Hasyim, tentu kehadiran Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Darul Quran, mampu mencetak Hafiq Quran dari Pulau Kundur. Pemerintah mengapresiasi dengan berdirinya pondok pesantren di Kundur Utara yang dibangun secara swadaya.
“Semoga akan lahir Hafiz-Hafiq Quran dari Pulau Kundur melalui Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Darul Quran. Artinya, bukan hanya satu hafiz, tapi sebanyak-banyaknya Hafiz yang bisa membanggakan hingga ke level nasional, dan internasional,” harap Wabup.

Sementara Kepala KUA Kundur Utara Muhkrizal membenarkan jika kehadiran Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Darul Quran untuk menjawab keinginan masyarakat akan lahirnya hafiz Alquran dari Pulau Kundur. Bersyukur saat ini, sudah ada 13 orang santri yang diasuh Ustaz Salman Al Hafiq di Masjid Besar Darul Al Furqon.

“Sesuai dengan perencanaan, pondok pesantren akan dibangun dua tingkat, lengkap dengan masjid serta sarana prasarana pendukung. Akan dikembangkan juga dua program yakni hafiz Alquran dan salafiyah,” bebernya. (ims)

Program Sama Selamat Capai 79 Persen

0

batampos.co.id – Sejak diluncurkan Agustus lalu, program Setiap Anak Mendapatkan akta Kelahiran Setelah Lahir dan Sebelum Tamat Sekolah (Sama Selamat) dan Laporan Terbitlah Akta Kematian (Dapor Teraman) sudah mencapai 79 persen, mulai usia 0-18 tahun.

Program Sama Selamat dan Dapor Teraman sesuai Peraturan Bupati no 19 dan 20 tahun 2017 berada di bawah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun. Sejak itu, petugas turun langsung ke lapangan maupun melakukan perjanjian kerja sama dengan sekolah-sekolah.

“Pada September lalu untuk Sama Selamat sudah mencapai 79 persen mulai usia 0 hingga 18 tahun. Ditargetkan saat hari jadi Kabupaten Karimun nanti, akan mencapai 85 persen,” jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun M Tahar, kemarin (3/10).

Dari hasil pendataan di lapangan, ternyata masyarakat bukan tidak memiliki akta kelahiran namun akta kelahiran tersebut belum masuk dalam versi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Untuk itulah, pihaknya mengambil data akta-akta kelahiran yang diterbitkan semasa masih bernama Kabupaten Kepri. akta kelahiran terbitan tahun 2014 ke bawah diinduksikan ke versi SIAK. Selain itu masyarakat yang belum memiliki akta kelahiran akan dibuatkan secara gratis.

“Paling penting adalah respon maupun kepedulian masyarakat terhadap akta kelahiran. Sebab, akta kelahiran itu sangat penting untuk melengkapi berkas administrasi baik masuk sekolah maupun keperluan lain,” tuturnya.

Sedangkan, Dapor Teraman sendiri juga respon masyarakat sudah ada perubahan. Dari tidak peduli menjadi peduli, dimana setiap harinya pembuatan akta kematian ada 5 hingga 10 yang diajukan ke Disduk Capil Karimun. Pada bulan ini, sudah bisa pembuatan akta kematian dari laporan kecamatan.

“Kebiasaan masyarakat enggan membuat akta kematian. Apalagi yang meninggal tidak meninggalkan warisan atau asuransi dan sebagainya, rata-rata tidak mengurus. Nah kalau tidak melapor masyarakatnya maka kita tidak bisa mengeluarkan akta kematian,” ungkapnya.

Sehingga kata Tahar lagi, akan berdampak terhadap data penduduk disaat pesta demoktrasi dimulai. Dimana nama orang yang sudah meninggal tetap muncul sebagai pemilih. Untuk itulah, program Dapor Teraman dibuat untuk melaporkan masyarakat yang telah meninggal secara berjenjang.

Untuk mengeluarkan akta kematian dari Disduk Capil Karimun dimulai dari RT, RW, Desa, Kelurahan hingga Kecamatan. Dimana pengumpulan data kematian salah satu keluarga berada di Kecamatan yang dikirim setiap bulannya di Disdukcapil Karimun. Dan langsung dilakukan penerbitan akta kematian yang sekaligus perubahan bioadata di Kartu Keluarga (KK).

“Dengan Dapor Teraman ini, nantinya nama masyarakat yang sudah meninggal dunia akan di hapus dari server. Yang tidak menjadi penduduk Indonesia lagi, langsung diberikan KK baru ke pihak kecamatan untuk diberikan kepada warganya,” tutupnya. (tri)

Tiga Kesatuan Tarikan New Zapin

0
Tiga kesatuan dari Kodim 0317/TBK, Polres Karimun, dan Lanal Tanjungpinang Karimun berlatih tarian New Zapin, Selasa (3/10). F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Perayaan hari jadi ke-72 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Karimun, dipusatkan di Mapolres, Kamis (5/10) besok. Berbagai agenda dan atraksi akan ditampilkan. Salah satunya, tarian New Zapin Trio Karimun yang disuguhkan oleh para 40 orang anggota Kodim 0317/TBK , Polres Karimun, dan Lanal Tanjungbalai Karimun.

“Kali ini kita pusatkan di Mapolres Karimun, sebagai bentuk sinergitas antara TNI dan Polri dalam memperingati hari jadi ke-72 TNI. Yang cukup menarik adalah, para anggota ketiga satuan (Kodim 0317/TBK, Polres Karimun dan Lanal TBK-red) ini bergabung dalam satu kesatuan tarian New Zapin Trio Karimun,” ujar Dandim 0317/Tbk, Letkol Inf I Gusti Ketut Artasuyasa, kemarin (3/10).

Melalui momentum HUT TNI dimanfaatkan untuk membuktikan bahwa TNI dan Polri selalu bersinergi dan tidak terpisahkan dalam menjaga keamanan sesuai porsinya masing-masing di wilayah tempat tugas seperti Kabupaten Karimun. Selain suguhan tarian New Zapin Trio Karimun, acara akan diawali dengan upacara penaikan bendera merah putih. Kemudian, sosiodrama dan politik cilik serta penampilan band akustik dari Polres Karimun.

“Semua atasan mengizinkan. Ikut diundang seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, ormas dan sebagainya,” ungkapnya.

Sementara koreogafer sanggar tari Pelangi Budaya Ahadian Zulseptriadi mengungkapkan bahwa tarian Zapin sudah masuk dalam tarian khas nusantara. Dengan membuat kreasi baru tarian Zapin, yaitu New Zapin Trio Karimun yang ditampilkan oleh TNI dan Polri, menunjukkan wujud akar Zapin di nusantara terus mengalami pengembangan dengan sentuhan kekinian.

“Tarian New Zapin Trio Karimun ini dapat digambarkan sebagai tatanan kehidupan masyarakat Kepri yang terdiri dari berbagai suku dan bangsa dalam bentuk persatuan dan kesatuan. Termasuk di kesatuan TNI dan Polri, di dalamnya berbagai suku ada, tetap menjaga kesatuan dengan tidak menghilangkan unsur tradisional,” paparnya. (tri)

 

Guru Diajak Akrab dengan Dunia Digital

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas profesionalitas guru Sekolah Dasar (SD), sebanyak 160 guru dari empat gugus, dua kecamatan mengikuti pelatihan pengembangan keprofesian berkelanjutan guru SD berbasis komunitas.

“Program pusat ini memang diwajibkan bagi seluruh guru untuk meningkatkan kualitasnya. Ini merupakan tindak lanjut dari uji kompetensi,” tutur Kepala Dinas Pendidikan, Dadang, Selasa (3/10) kemarin.
Dalam pelatihan ini seluruh guru SD yang merupakan peserta akan dilatih lebih lanjut, guna mencapai nilai standar kelulusan UKG. Sehingga seluruh guru SD, diharapkan memenuhi persyaratan UKG.
“Namun memang standar nilai UKG kami rasa masih tinggi. Utamanya bagi guru-guru senior,” sambung Dadang.
Kendati demikian, Dadang mengaku optimis pelatihan yang diikuti ratusan guru dan dilanjutkan dengan guru SD dan SMP secara bertahap ini, dapat meningkatkan kualitas guru Tanjungpinang.
Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah juga mengharapkan adanya penambahan keterampilan guru yang mengikuti modernisasi zaman. “Apalagi sekarang zaman digital dan semua serba cepat dan praktis. Ke depannya pasti arah pembangunan pendidikan akan mendukung pengajaran yang serba digital,” pungkas Lis. (aya)

Pengurus MUI Kepri Dikukuhkan

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyalami pengurus MUI Kepri yang bari dilantik, Selasa (3/10). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Kabinet kerja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri priode 2016-2021 dikukuhkan di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (2/10) malam lalu oleh Pimpinan MUI Pusat. Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menyoroti tentang sertifikasi halal di Provinsi Kepri.

“Semakin hari, MUI terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Makanya kita perlu membangun komitmen moral,” ujar Basri Permanda dalam sambutanya setelah melakukan pengukuhan.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum dan Perundang-Undangan, MUI Pusat menjelaskan, ekspektasi masyarakat muslim semakin tinggi. Akan tetapi, MUI juga memiliki peran yang terbatas. Tentu perlu bekerja lebih keras untuk memenuhi ekspektasi tersebut.

“Kita juga harus membangun kebersamaan dan keberagaman. Karena melalui itu, akan menjadikan negara ini lebih kuat dan lebih baik,” paparnya.

Ditambahkannya, lahirnya program sertifikasi halal memberikan contoh yang baik. Bahkan beberapa negara menjadi rujukan atas kebijakan tersebut. Ia berharap, MUI Kepri juga terus mengkampanyekan dan menggalakan hal itu. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk ekonomi syariah.

“Jika kita bisa bersatu dalam membangunan kekuatan ekonomi syariah. Saya yakin kita memiliki potensi yang luar biasa. Semangat ini yang harus terus kita kobarkan,” tegasnya.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam sambutannya menyoroti tentang peredaran sertifikasi halal. Ia berharap MUI lebih berhati-hati dan teliti. Sehingga tidak salah dalam membuat kebijakan. Pemerintah memang tengah menggalakan program wisata halal di Provinsi Kepri.

“Kita tidak ingin kebijkan yang dibuat dengan tujuan yang baik, disalahgunakan. Artinya harus hati-hati dan teliti,” ujar Nurdin.

Gubernur menegaskan jika bangsa ini sangat membutuhkan keberadaan MUI. Hilangkan iri dengki, sombong hati, keras kepala yang ingin menang sendiri agar tugas MUI berjalan dengan baik sepeti mengawal, membimbing, memberi solusi, bagi penganut agama islam dalam soal keagamaan.

“Dengan kita bersama bersatu berbagai elemen antar agama maka kita akan dapat memajukan bangsa ini. Saya juga menghimbau kepada pengurus MUI agar dapat menyatukan dan menjaga perdamaian kepada umat bila ada permasalahan agama yang sering terjadi saat ini,” jelasnya. (jpg)

Kunjungan Wisman ke Bintan Meningkat

0
 Bupati Bintan Apri Sujadi bersama petinggi PT BRC Frans Gunara saat melepas peserta event wisata di Lagoi beberapa waktu lalu. F. Humas Pemkab Bintan.

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri mencatat, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kabupaten Bintan pada tahun 2017 naik signifikan. Agustus 2017, wisman yang berkunjung ke Bintan mencapai sekitar 36.941 atau mengalami kenaikan sekitar 7.450 wisman atau 25,2 persen dibandingkan pada bulan yang sama pada tahun lalu.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, sektor pariwisata berbeda dibandingkan sektor lainnya, utamanya sektor industri. Menurutnya, jika sektor industri mengalami kelesuan karena berbagai hal, sektor pariwisata justru menjadi primadona. “Lesunya sektor industri tidak berlaku untuk sektor pariwisata,” katanya.

Meningkatnya angka kunjungan wisman yang signifikan, dikatakannya, dalam hal ini Pemkab selalu berkomitmen dalam usaha mendorong sektor pariwisata, karena sudah terbukti di tengah lesunya sektor industri, sektor pariwisata malah dapat terus melaju.

Sementara itu, Kadispar Bintan Luki Zaiman Prawira mengatakan bahwa secara keseluruhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri pada bulan Januari – Agustus 2017 mengalami peningkatan sebesar 5,31 persen dari tahun sebelumnya. Menurutnya, Kabupaten Bintan sangat baik pertumbuhannya, Januari – Agustus 2017 mengalami kenaikan kunjungan sebesar 13,73persen dibandingkan tahun 2016.

“Wisman asal Singapura masih mendominasi sebagai wisman terbanyak. Lalu, disusul dengan Tiongkok, India, Malaysia, Korea Selatan, Philipina, Jepang, Inggris, Australia, dan Amerika. Banyaknya wisaman akan berdampak kepada naiknya PAD Kabupaten Bintan dari sektor Pajak. Banyaknya kunjungan Wisman ini, tidak luput dari banyaknya
penyelenggaraan event pariwisata yang menjadi magnet tersendiri bagi para turis untuk datang ke Bintan,” tutupnya. (cr21)

Tekong Tewas Disambar Petir

0
ilustrasi

batampos.co.id – Tekong speedboat (SB) Al Abror, Fandi Azlan yang biasa membawa penumpang dari Desa Keban, Tanjung Judah, Kecamatan Moro tujuan ke Tanjungbalai Karimun, kemarin (3/10) tewas setelah terkena sambaran petir.

“Pagi tadi (kemarin, red) sebelum musibah tersebut terjadi, SB seperti biasa berangkat pukul 07.00 WIB dari Desa Keban dengan jumlah penumpang 8 orang. Kondisi cuaca saat itu juga bagus,” kisah Haji Burhan, selaku pemilik SB Abror.

Dikatakannya, pada pukul 08.00 WIB di Perairan Semokol, Desa Sugi, Kecamatan Moro turun hujan deras. Tiba-tiba terdengar bunyi petir. Ternyata petir itu telah menyambar tekong dan menyebabkan tekong meninggal di tempat. Posisi tekong saat itu berada di belakang kemudi SB. Setelah tekong meninggal dunia akibat disambar petir, perjalanan ke Tanjungbalai akhirnya dibatalkan dan SB Abror kembali ke Keban.

“Untuk penumpang semuanya selamat dan tidak terkena. Karena tempat duduk penumpang SB Abror ada tenda atau bagian atasnya tertutup. Sedangkan untuk tekong tidak ada penutup. Di dalam SB juga selalu ada tekong cadangan, sehingga ketika peristiwa terjadi langsung digantikan dengan tekong cadangan untuk membawa SB kembali ke Keban,” paparnya.

Menyinggung kondisi tekong yang disambar petir, Burhan menyebutkan, dia sempat melihat dan bagian tubuh yang disambar petir ada pada leher sebelah kanan. (san)

Sasar Pemilih Pemula

0
Ketua KPU Karimun Ahmad Sulton (tengah) bersama pelajar MA Al Huda Tanjungbatu dalam rangka sosialisasi dan memfasilitasi pemilihan OSIS, Senin (2/10) kemarin. F. Imam Soekarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun memfasilitasi pemilihan Ketua Osis Madrasah Al Huda Tanjungbatu Kundur, Senin (2/10). Sejumlah alat peraga, dan bimbingan teknis layaknya pemilihan umum (Pemilu) diberikan kepada pelajar yang merupakan pemilih pemula potensial tersebut.

“Di sini (MA Al Huda, red), kami ingin memberitahukan, betapa pentingnya pemahaman terhadap cara mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi. Selain itu, bertujuan memberikan wawasan kepada pelajar dan remaja tentang pentingnya menggunakan hak pilih sebagai warga negara yang baik,” ungkap Ketua KPU Karimun Ahmad Sulton, Senin (2/10) lalu.

Oleh karenanya, saat pemilihan Ketua Osis, KPU turut memberikan bimbingan teknis pada petugas. Termasuk peminjaman perlengkapan TPS, dan pendampingan dalam pelaksanaan pemungutan suara.

“Tegasnya, pemilihan Ketua Osis MA Al Huda layaknya pemilihan umum melalui tahapan-tahapan. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar,” ujar Ahmad Sulton.
Ke depan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan dengan sasaran remaja dan pemilih pemula hingga mereka benar-benar paham arti demokrasi. (ims)

 

Realisasi PNBP Baru Mencapai Rp 6,2 Miliar

0
Dua kapal yang lego jangkar di perairan depan Tanjunguban, kemarin. Dari lego jangkar ini, UPP Kelas I Tanjunguban, hingga Agustus mencatat pendapatan sekitar Rp 6,2 miliar. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Rencana Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengambil alih ruang laut belum berhasil. Terbukti, pemerintah pusat di bawah Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Tanjunguban, hingga Agustus lalu masih meraup pendapatan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp 6,2 miliar. Pendapatan itu diperoleh dari tiga jenis jasa
yakni kepelabuhan, kenavigasian dan perkapalan.

“Pendapatan lego jangkar kapal di perairan Tanjunguban sampai ke Berakit masuk wilayah kerja kami,” kata Kepala UPP Kelas I Tanjunguban, R Gunawan kepada Batam Pos yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/2).

Sedangkan wilayah perairan Gunung Kijang dan Kijang, katanya telah menjadi wewenang dari Syahbandar Kijang. Disinggung mengenai rencana pemerintah provinsi yang akan mengambil alih ruang laut di Kepri, dari pemerintah pusat, ia enggan mengomentari.

Sejauh ini pihaknya masih mengambil pendapatan dari penerimaan negara bukan pajak dan tetap disetor ke pusat. Di samping itu, ia menyebutkan, tahun ini pemerintah pusat menargetkan pendapatan dari penerimaan negara bukan pajak yang dibebankan ke UPP Kelas I Tanjunguban sebesar Rp 14 miliar. Ini sama dengan target di tahun lalu. Hanya tahun ini, hingga Agustus 2017, baru mencapai sekitar Rp 6,2 miliar. “Tahun lalu kita telah membukukan pendapatan hampir Rp 11 miliar,” sebutnya.

Ia mengaku, target tahun ini sulit dicapai, sebab tahun ini kegiatan industri, perdagangan dan bidang perminyakan lesu membuat banyak kapal-kapal yang tidak beroperasi. Seperti di Bintan, di mana, pemasukan pendapatan lego jangkar terbesar berasal dari kapal-kapal
milik Pertamina dan kapal-kapal yang mengangkut hasil pertambangan. Berdasarkan data yang didapat dari UPP Kelas I Tanjunguban, realisasi PNBP hingga Agustus dari jasa kepelabuhan baru mencapai sekitar Rp 3,8 miliar, kenavigasian sekitar Rp 2,2 miliar dan dan perkapalan sekitar Rp 238 juta. (cr21)