Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 12956

Pungli, Kasatker Pelabuhan Batuampar Disidang

0
Sejumlah pekerja sedang melakukan bongkar muat di pelabuhan Batuampar,beberapa waktu lalu). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Terminal Umum Batuampar, Pelabuhan Laut BP Batam, Adil Setiadi, 47, tersangka perkara pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Batun Ampar, Batam. Akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang, Senin (29/8) hari ini.

Hal tersebut dikatakan Panitera Muda Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, L Siregar, setelah menerima Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batam.

“BAP tersangka dugaan pungli di Pelabuhan Batuampar, Batam dengan nomor 9/Pid. Sus-TPK/2017/PN Tpg tersebut sudah kita terima dari jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Batam,” ujar Siregar, kemarin.

Berdasarkan hasil rapat Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang, kata Siregar, sidang tersebut akan dipimpin oleh Guntur Kurniawan SH MH sebagai Ketua majelis hakim, didampingi dua hakim anggota Suherman dan Corpioner.

“Sesuai jadwal yang ditetapkan, rencananya hari ini ,Senin (28/8) akan digelar sidang perdananya dengan pembacaan dakwaan,” kata Siregar.

Seperti diketahui sebelumnya, Adil Setiadi, Kepala Satuan Kerja Terminal Umum Batuampar Pelabuhan Laut BP Batam sebelumnya ditangkap Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Polda Kepri. Ia dirinkus karena melakukan pungli bongkar-muat di pelabuhan tersebut beberapa waktu lalu saat berada dalam mobil Toyota Avanza warna hitam BP 1658 OY yang diparkir depan Ruko Kek Pisang Villa.

Penangkapan dilakukan, setelah yang bersangkutan meminta uang Rp 10 juta kepada Manager Operasional PT Lautan Jaya, Suimi alias Emi. Permintaan uang itu agar diberi pelayanan buka pintu bongkar muat module atau tempat kontrol pengeboran minyak lepas pantai kepada Suimi, manager operasional PT Lautan Jaya Sukses, perusahaan yang bergerak di bidang bongkar muat.

Selain menerima uang Rp 10 juta, tersangka Adil juga menerima uang Rp 6 juta dari saksi Amirudin alias Amir, Manager Operasional PT Kencana Bayu Utama, perusahaan bergerak di bidang jasa keagenan kapal untuk uang sandar kapal yang akan mengangkut modul (tempat kontrol pengeboran) minyak lepas pantai.

Sebelum penangkapan tersangka, tim Saber mendapat laporan dari masyarakat kalau petugas Kasatker Terminal Umum Pelabuhan Laut Batuampar meminta sejumlah uang untuk layanan ‘buka pintu’ agar module tersebut dapat diangkut dari yard (kawasan industri) PT Siemen ke kapal pengangkut di pelabuhan. Uang uang untuk layanan buka pintu tersebut adalah pungutan liar dan besaran yang bervariasi mulai dari Rp10 juta hingga sampai Rp15 juta.

Menindak lanjuti laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan diketahui perusahaan yang melakukan muat barang berupa module adalah PT Lautan Jaya Sukses. Setelah diselidiki ternyata benar, Kasatker Adil Setiadi meminta uang Rp10 juta kepada pihak PT Lautan Jaya Sukses agar pintu dibuka.

Selain tersangka Adil, polisi juga mengamankan sebanyak 4 orang saksi yang ikut menyaksikan kejadian itu. Mereka adalah, Suimi, Fauzi Nasution, Novi Andaria dan Muthia Alifa.

Perbuatan tersangka Adil dinilai telah bertentangan dengan Peraturan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 17 tahun 2016 tentang petunjuk pelaksanaan jenis dan tarif layanan pada Kantor Pelabuhan Laut Badan Pengusahaan kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam

Melanggar Pasal 12 huruf (e) dan atau 11 UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.(ias)

Iskandarsyah Kian Mantap Tatap Pilwako

0
Pilwako Pinang

batampos.co.id – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Iskandarsyah kian pede menatap Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang priode 2018-2023 mendatang. Lewat penyampaian visi-misi calon, Iskandarsyah mengatakan kejayaan masa lalu Tanjungpinang adalah spirit untuk membangun Tanjungpinang lebih baik.

“Kita harus menjadikan kejayaan masa lalu adalah satu kekuatan. Tanjungpinang sudah dua kali menjadi Ibu Kota, tentu sudah seharusnya menjadi lebih baik,” ujar Iskandarsyah, Minggu (27/8)

Dikatakannya, gagasan tersebut sudah ia tuangkan saat penyampaian vis-misi yang digelar Partai Hanura Tanjungpinang, Sabtu (26/8) lalu di Hotel Comfort, Tanjungpinang.

Menurutnya, sejarah Tanjungpinang ini sangat luar biasa. Salah satunya adalah keberadaan Sungai Carang yang dulu sebagai pusat perdagangan dan arus penghubung lalu lalang para pedagang. Masih kata Iskandarsyah, Tanjungpinang sebagai ibukota provinsi, haruslah lebih maju dan berkembang lewat pembangunan yang mengikuti zaman dan kemajuan teknologi.

“Saya melihat, ketika ingin membangun Provinsi Kepri ini secara menyeluruh, maka kita harus memulainya dengan membangun dan memajukan Kota Tanjungpinang sebagai Ibukota Provinsi,”paparnya.

Legislator DPRD Kepri tersebut memaparkan, tiga fokus utamanya jika nanti dipercayakan memimpin Kota Tanjungpinang, yakni membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, sentuhan teknologi dan regulasi sehingga Tanjungpinang bisa semakin maju. Berbekal pengalaman 10 diluar negeri, ia juga optimis bisa membawa masuk investor ke Tanjungpinang.

“Membangun Tanjungpinang tidak cukup hanya mengandalkan APBD. Artinya kita harus menggunakan tangan-tangan investor,” paparnya.

Ditambahkannya, ia juga sudah mengukur diri. Keputusannya untuk maju adalah murni untuk membangun Tanjungpinang menjadi lebih baik lagi. Disebutkan Iskandarsyah, pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang juga tidak menggembirakan. Bahkan nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tanjungpinang juga terbilang stagnan.

“Untuk menjadikan Tanjungpinang lebih baik, kita harua punya kreativitas. Sehingga membangun tidak bertumpu pada APBD,” tutup Iskandarsyah yang mengusung Motto Bergandengan tangan membangun Tanjungpinang tersebut.(jpg)

Bupati Minta Komandan Satpol PP Lakukan Tes Urin

0
ilustrasi.

batampos.co.id – Bupati Karimun sudah mendengar adanya satu orang oknum ASN yang bekerja di Satpol PP beberapa hari lalu ditangkap Satres Narkoba Polres Karimun. Penangkapan terhadap Kurnia Wandi ini karena ada kaitannya dengan peredaran narkoba.

”Hal ini sangat disesalkan. Sebab, kita dari pemerintah selalu mengingatkan kepada para ASN dan juga tenaga honor untuk tidak terlibat dengan narkoba apa pun bentuknya. Tapi, kenyatannya masih saja ada dan akhirnya ditangkap,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq Minggu (27/8).

Dia berharap, tertangkapnya oknum yang bekerja di Satpol PP oleh polisi merupakan yang terakhir kali. Artinya, apa yang dialami oknum ASN tersebut konsekuensi yang harus dijalani. Selain itu, apa yang menimpa yang bersangkutan (Kurnia Wandi, red) juga dapat dijadikan pelajaran berharga untuk para ASN dan juga tenaga honorer yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Menyinggung tentang sanksi, Rafiq menyebutkan, sanksi tetap akan diterapkan. ”Hanya saja, saat ini kita menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Untuk penerapan sanksi, maka tetap mengacu dengan ketentuan yang berlaku. Berhenti atau tidak, maka kita lihat hukuman pidana penjaranya. Artinya, vonis pidana penjaranya di atas lima tahun, memang dapat diberhentikan,” paparnya.

Terkait adanya oknum ASN di Satpol PP, Bupati meminta kepada Komandan Satpol PP secepatnya untuk melakukan tes urin terhadap seluruh anggotanya. Hanya saja, kapan waktu pelaksannya jangan diberitahukan atau diumumkan. Karena, kalau diberitahukan, maka dikhawatirkan tes urinnya tidak murni. Selain itu, jika dalam tes urin ada yang poistif narkoba, maka bisa segera direhabilitasi. (san)

Oknum ASN Satpol PP Diringkus Polisi

0
Kurnia Wandi, oknum ASN Satpol PP (kaso merah) yang dibekuk jajaran Satres Narkoba Polres Karimun karena terlibat peredaran sabu-sabu. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Kurnia Wandi, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Satpol PP Kabupaten Karimun, ditangkap jajaran Satres Narkoba Polres Karimun karena kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu, Kamis (24/8).

Menurut Kapolres Karimun AKBP Agus Fajaruddin, Kurnia Wandi ditangkap setelah sebelumnya polisi menangkap Bahar, warga Tanjungbatu, Rabu (23/8). Dari Bahar polisi mengamakankan satu paket sabu- sabu seberat 0,12 gram. Dari pengakuan Bahar ia mendapatkan sabu tersebut dari Kurnia wandi.

Sepulang dari Tanjungbatu menangkap Bahar, tim Satres Narkoba Polres Karimun melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan pada tersangka lainnya, yakni Kurnia Wandi.

Pada saat ditangkap, Kurnia Wandi sempat terkejut.  Ia mencoba memberikan uang suap sebesar Rp 20 juta. Tawaran suap tersebut tak digubris tim Satres Narkoba dan melanjutkan penangkapan.

”Barang bukti yang ada di tangan Wandi seberat 0,25 gram diperoleh dari seorang narapidana yang ada di Lapas Tanjungpinang,” jelasnya.

Selain melakukan penangkapan oknum ASN, pihaknya juga berhasil menangkap Refendi, seorang kurir sabu pada Selasa (22/8) yang membawa 300,1 gram yang dikemas dalam dalam tiga bungkus plastik putih di Jalan Nusantara. Dari hasil pemeriksaan, sabu tersebut didapat dari seorang bandar berinisial Ht dan rencananya akan diserahkan kepada Rd.

”Pengakuan dari Rafendi, bahwa Rd menyuruhnya mengambil sabu dari Ht ke Tanjungbalai Karimun dengan upah sebesar Rp400 ribu. Saat ini, kita sedang melakukan pengembangan terkait Rd dan Ht. Berdasarkan barang bukti ponsel yang disita dari Rafendi, nomor Ht dan Rd sudah tidak aktif lagi,” paparnya Agus.. (san)

Lis Ingin Rampungkan di Periode Kedua

0
Mushala terapung yang berdiri di kawasan Teluk Keriting, Tanjungpinang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah sadar waktu yang dipunya dalam mengemban amanah sebagai wali kota tidak lagi panjang. Sesuai aturan, masa jabatan Lis akan purna Januari 2018 mendatang. Namun, sebenarnya masih ada sejumlah mimpi Lis yang ingin ia penuhi selama menjabat sebagai wali kota.

Di antaranya, Lis masih mendambakan pembangunan masjid terapung. “Saya ingin masjid terapung ini sebagai pusat pendidikan Islam di Tanjungpinang,” kata Lis, kemarin.

Namun, Lis sadar, dalam mewujudkan mimpinya itu tidak hanya dibutuhkan anggaran besar, tapi juga waktu kerja yang memadai. Sebab itu, jika memang nanti diamanahi untuk kembali menjabat sebagai wali kota pada periode kedua, Lis menekankan masjid terapung adalah proyek yang harus segera diwujudnyatakan.

Sebab ia punya konsep masjid tersebut akan menjadi Pusat Quran dan kajian-kajian keislaman, sehingga sejalan dengan mimpinya membentuk Tanjungpinang sebagai kota yang tidak saja kaya akan budaya, tapi mampu melahirkan generasi-generasi muda yang taat beragama.

“Itu sejalan juga dengan kerja saya yang ingin memajukan sumber daya pemuda diTanjungpinang. Jadi masjid terapung itu bisa menjadi salah satu wadahnya,” pungkas Lis. (aya)

Hingga Juli, Baru Separuh Target Wisman Terpenuhi

0
Sejumlah wisatawan berakhir pekan di Kawasan Wisata Lagoi Bay Bintan, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Hingga awal semester dua tahun ini, target kunjungan wisatawan mancanegara yang datang ke Tanjungpinang baru separuh terpenuhi. Pada tahun 2017, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tanjungpinang menargetkan akan ada 102 ribu wisman yang plesiran ke Tanjungpinang.

“Sampai Juli kemarin, saya dapat laporan sudah 54 ribu lebih yang datang,” kata Kepala Disparbud Tanjungpinang, Reni Yusneli, kemarin.

Sudah jalan setengah tahun dan baru separuh target terpenuhi, membuat Disparbud Tanjungpinang harus bekerja ekstra agar dalam waktu yang tersisa bisa mengejar target kunjungan wisman tersebut. Reni berharap, festival-festival yang tersisa di semester dua ini dapat menggenjot angka kunjungan wisman ke Tanjungpinang.

Semisal, Festival Bahari Kepri yang kembali digelar tahun ini dan disejalankan dengan Lomba Perahu Naga. Reni meyakini, kegiatan bertaraf internasional ini dapat memberi dampak langsung terhadap kunjungan wisman.

“Sebab dilaksanakan bersama oleh kementerian, pemprov, dan pemko,” ujarnya.

Kemudian, sambung Reni, dengan dana yang terbatas juga akan dimaksimalkan untuk menggelar satu lagi festival budaya. Itu pun dengan catatan jika anggarannya memang benar-benar memungkinkan. Kalau pun tidak, akan coba diusahakan dengan menggandeng pihak ketiga untuk menggelar sebuah festival budaya bertaraf besar.

“Ya bagaimana pun kondisinya, kami harus optimistis dengan target (kunjungan wisman, red) itu,” pungkas Reni. (aya)

Perampok Menikam Korban, Perampok Berhasil Dilumpuhkan

0

batampos.co.id – Perampok yang menikam warga Perumahan Taman Harapan Indah Bengkong, Lia Astuti hingga tewas ternyata sudah kenal lama dengan korbannya. Hal tersebut dibenarkan oleh tetangga sebelah rumah korban, Buya Muda Budiman.

“Pelaku namanya Khaidir. Ia pernah tinggal di sini, Perumahan Taman Harapan Indah Bengkong sebelum saya tempati ini. Siangnya sebelum menikam ibu Lia Astuti, Khaidir ini datang kemari dikenalkan korban ke saya,” ujar Buya, panggilan akrabnya.

Dari cara bicaranya, lanjut Buya, pelaku sudah kenal akrab dengan korban. Khaidir datang siang hari menjumpai Lia, hendak meminjam uang. Kepada Lia, Khaidir mengaku kalau uang yang akan dipinjamnya itu, untuk biaya berobat istrinya yang lagi sakit parah di Jember.

“Bahkan sebelum pelaku pulang sian itu sempat bertemu dengan saya duduk di rumah yang saya tinggali. Khaidir bahkan sempat minta obat untuk istrinya yang katanya lagi sakit. Ibu Lia itu juga meminta tolong ke saya agar saya kasih obat ke Khaidir. Saya kasih lah air mineral yang sudah saya kasih doa-doa bacaan alquran. Setelah itu air tadi dibawa pulang oleh pelaku,” terang Buya.

Malamnya, Buya yang saat itu lagi mendapatkan undangan untuk menikahkan orang di Tanjunguma mendapatkan telepon dari adiknya, Ilham yang mengabari kalau tetangga sebelah rumahnya, Lia Astuti hendak dirampok dan ditikam orang hingga tewas.

Pelaku Kalah saat Diajak Duel Warga

Khaidir, perampok yang menikam Lia Astuti yang sempat melarikan diri dan bersembunyi usai menikam, mampu dibekuk satu warga Perumahan Taman Harapan Indah Bengkong setelah kalah diajak berduel atau berkelahi.

Saksi kunci yang mampu meringkus pelaku dengan tangan kosong setelah berduel adalah Ilham, 21, pemuda asal Aceh Selatan yang tinggal di Perumahan Taman Harapan Indah sebelah rumah korban.

Ilham mengetahui kejadian perampokan dan penikaman itu setelah korban berteriak minta tolong. Teriakan itu didengar Ilham yang kebetulan lagi berada di depan rumah yang ia tempati.

“Ibu Lia awalnya sempat ngobrol dengan saya malam sebelum tertikam pelaku. Di depan rumah saya, korban usai nonton pertunjukan orgen tunggal. Ia berhenti setelah tahu saya ada di depan rumah. Saya sempat tanya, bu Lia, sudah malam kok masih diluar rumah. Segeralah masuk rumah, nggak baik perempuan malam hari masih diluar rumah. Tak lama, korban pulang masuk ke rumah dan sempat menutup pintu gerbang pagar besi rumahnya dan menggemboknya,” ujar pemuda jebolan pondok pesantren di Aceh ini.

Saat Ilham akan masuk rumah, Ia mendengar jeritan korban yang memanggil namanya dan meminta tolong.

ilustrasi

“Teriakan itu kencang suaranya. Korban teriak Ilham toloong.. saya ditikam orang. Dengar korban minta tolong, saya bergegas keluar rumah dan berlari hendak masuk ke rumah korban. Ternyata pintu pagar besi rumahnya sudah dikunci gembok. Sehingga saya tak bisa masuk rumahnya,” terang Ilham.

Tahu pagar besi pintu rumah korban tergembok, Ilham mencoba memanjat pagar rumah. Belum sempat masuk ke teras rumah korban, di hadapannya, Ilham menyaksikan pelaku menghujamkan pisau ke tubuh korban berkali-kali.

“Saat lompat masuk ke teras rumah, pelaku yang melihat kedatangan saya, langsung berlari ke arah saya dan menikamkan pisaunya ke tubuh saya. Beruntung saya dapat mengelak dan berbalik menendang tangan kanan pelaku hingga pisau yang digunakan menikam korban terjatuh di lantai,” ujar Ilham.

Begitu pisaunya terjatuh, pelaku mencoba melarikan diri dengan memanjat pagar besi sisi samping rumah korban dan berlari ke arah belakang perumahan. Ilham yang sempat melawan pelaku, terus memburunya dan mengejar kemana arah larinya pelaku.

“Tepat dibelakang perumahan ini kan tanahnya tebing curam dan tinggi. Saya lihat pelaku yang lari saya kejar itu nekat turun ke semak-semak tebing tersebut lalu kabur ke arah depan di jalan raya dengan menyisir lapangan futsal ini. Sebelum saya kejar pelaku, saya sempat teriak minta tolong ke warga. Warga pun banyak yang keluar setelah dengar teriakan saya,” ujar Ilham.

Meksi sudah banyak warga yang keluar rumah, tak satupun warga yang berani membantu Ilham turun ke tebing mengejar pelarian pelaku. Akhirnya Ilham dengan tangan kosong nekat mengejar dan mencari pelaku yang bersembunyi.

“Untuk kaki saya tak kena pecahan kaca beling. Karena di tebing banyak pecahan kaca. Saya sisir itu tebing bersebelahan dengan lapangan futsal. Saya hanya bawa ponsel yang saya nyalakan lampunya. Saya ikuti jejak kaki pelaku berlari di lumpur-lumpur. Begitu mendekati salah satu bangunan ruko di bawah Perumahan Taman Harapan Indah ini, Saya mendapati pelaku bersembunyi telungkup di rerumputan dekat parkiran lori-lori,” terang Ilham.

Begitu tahu dan yakin yang bersembunyi adalah penikam tetangganya, Ilham langsung menginjak kepala pelaku. Kaget karena kepala diinjak, pelaku langsung berdiri dan berkelahi dengan Ilham.

Meski kalah jauh tinggi dan besarnya badan pelaku, Ilham tetap melakukan perlawanan. Hasilnya, pelaku kalah dan memohon ampun ke Ilham. Saat terjadi perkelahian yang harusnya tak seimbang itu, Ilham melumpuhkan pelaku dengan menghantamkan kepalan tangannya tepat mengenai tenggorokan pelaku.

“Begitu saya pukul tenggorokannya, pelaku lemas dan sesak napas. Tahu pelaku sudah lemah, saya ambil kayu balok yang ada didekat saya dan saya pukulkan ke kedua kaki pelaku. Dari situlah pelaku mohon-mohon ampun ke saya,” ujar pemuda yang memiliki kemampuan bela diri dari kecil ini.

Kepada Ilham, Khaidir mengaku nekat menikam Lia, karena ingin memiliki perhiasan korban. Ia beralasan nekat merampok korban karena butuh biaya untuk perobatan anak dan istri pelaku yang lagi sakit keras di Jember.

Mengetahui pelaku dapat dibekuk Ilham, sekuriti perumahan dan warga berbondong-bondong mendekati pelaku dan sempat pelaku dipukuli warga. Tak lama, sekuriti perumahan melaporkan aksi pelaku ke kepolisian.

Sementara, korban sendiri usai ditikam pelaku, sempat keluar rumah dan meminta tolong tentangga yang ada di depan rumahnya. Namun sayang, sebelum dibawa ke rumah sakit, korban sudah tewas terlebih dahulu dengan empat luka tusukan di punggung sisi kiri, dada sisi kanan, perut tengah, pinggang kiri serta satu luka sayatan di jari tangan sebelah kiri.

Apakah pelaku beraksi seorang diri atau ada rekannya yang membantunya, sampai saat ini polisi masih mendalami hal itu. Pelaku saat ini masih dalam perawatan di RS Budi Kemuliaan setelah sempat dihakimi warga dan kalah duel dengan salah satu pemuda di Perumahan Taman Harapan Indah Bengkong. (gas)

 

Jejak Korupsi di Ditjen Hubungan Laut

0
Dirjen Hubla Antonius Tonny Budiono kenakan rompi oranye KPK dan ditahan (Imam Husein/Jawa Pos)

batampos.co.id – Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Antonius Tonny Budiono bukanlah hal yang baru di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut.

Pada Oktober 2016 lalu Tim Sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Polri pun melakukan OTT di lingkungan tersebut.

Kala itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke kantor Kemenhub. Ia memerintahkan pejabat yang terlibat korupsi langsung dipecat dan dihukum berat.

Sebelumnya lagi, Dirjen Perhubungan Laut Bobby Reynold Mamahit juga harus lengser dari jabatannya karena tersandung kasus suap yang ditangani KPK pada akhir 2015. Dia divonis lima tahun penjara. Posisi Dirjen yang kosong itu kemudian diisi Tonny Budiono.

Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan Tonny sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Komisaris PT Adhiguna Keruktama (AGK) Adiputra Kurniawan.

Sejauh ini, KPK baru mengendus motif pemberian suap berkaitan dengan perizinan dan proyek pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada 2016-2017 saja.

Berdasar catatan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kemenhub, PT AGK merupakan rekanan langganan yang beberapa kali menggarap proyek Ditjen Hubla. Khusus di Tanjung Emas, PT AGK memenangkan tender pengerukan alur pelayaran pada 2012, 2013, 2014, 2015, dan 2017. Pada 2016, perusahaan yang berkantor di Sunter, Jakarta Utara, itu absen.

Merujuk data tersebut, gurita korupsi di Ditjen Hubla diduga sudah berlangsung lama. Artinya, bukan hanya Tonny yang ditengarai menerima gratifikasi, melainkan juga pihak lain. Terutama Dirjen Hubla sebelum Tonny, yakni Bobby Reynold Mamahit yang juga ditetapkan tersangka oleh KPK pada 2015.

“Untuk yang lain masih terus kami dalami,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

(tyo/wan/lum/lyn/c17/owi)

Batik Air Bawa Turis India ke Kuala Namu, Medan

0

Batik Air, kini, terbangi Chennai – Kualanamu.

Rute tersebut akan transit di Kuala Lumpur, Malaysia. Dan penumpang akan melanjutkan perjalanan ke India dengan nomor penerbangan yang sama.

Pada bulan lalu Batik Air membuka rute Denpasar – Chennai.

“Ini merupakan realisasi kami untuk dapat terus berekspansi dalam membuka jaringan internasional dari beberapa kota di Indonesia khususnya Medan. Ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen dalam menyediakan fasilitas penerbangan yang mampu memberikan akses yang luas dengan menargetkan negara – negara yang berpotensi mengirimkan wisatawannya untuk berlibur ke Indonesia,” ujar Andy M. Saladin, Public Relations Manager Lion Air Group, Sabtu (26/8).

Andy menambahkan bahwa penerbangan dengan menggunakan kode penerbangan ID 6019 dari Chennai akan berangkat pukul 23.10 menuju Kuala Lumpur. Dari Kuala Lumpur, Batik Air akan melanjutkan penerbangan menuju Kualanamu Medan dengan jadwal keberangkatan pukul 06.40. Keberangkatan yang dijadwalkan setiap hari dan ini adalah penerbangan internasional. Waktu penerbangan adalah kira-kira 6 jam perjalanan

“India merupakan negara yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pertumbuhan industri pariwisata Indonesia. Dan dalam hal ini Batik Air menambah pilihan akses dari India menuju Medan setelah Denpasar karena melihat pertumbuhan pasar dan minat penumpang yang baik, sehingga perlu untuk di fasilitasi dengan mengakomodasi sarana transportasi via udara,” lanjutnya.

Ke depannya, Batik Air direncanakan akan kembali memperluas rute internasionalnya menuju beberapa kota di India dari Bandara Internasional Kualanamu seperti Mumbai, Bengaluru, Hyderabad, dan Ibu Kota dari Bangladesh yaitu Dhaka yang akan di operasikan pada akhir 2017 ini.

“Batik Air akan terus melakukan pengembangan dengan membuka rute baru yang di mana hal tersebut telah menjadi wujud komitmen Lion Air Group dalam menyediakan akses destinasi dan jaringan konektivitas yang lebih luas,” kata Andy.

Batik Air kini mengoperasikan 49 pesawat yang terdiri dari Boeing 737-800/900ER Airbus 320.

“Kami yakin minat dan kebutuhan penerbangan dari Denpasar menuju Chennai maupun sebaliknya dapat memiliki keterisian penumpang yang baik sehingga bukan tidak mungkin bahwa ke depan akan menambah frekuensi penerbangan setiap harinya maupun membuka rute ke kota lainnya di India,” sambung Andy.

Keputusan Batik Air semakin banyak membuka rute ke India ini sejalan dengan harapan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Konektivitas udara, baginya sangat penting dalam mengejar target 15 juta wisatawan mancanegara di 2017.

“Tanpa air connectivity target 15 juta tidak akan berhasil. Ini jembatan dalam mendatangkan para wisman agar datang ke negara kita,” ujar Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI..

Lebih lanjut Arief menambahkan, sampai saat ini Kemenpar berupaya memotivasi airline untuk membuka rute, menambah seat ataupun frekuensi penerbangan dalam upaya meningkatkan inbound tourist ke Indonesia.

“Kami yakin jika semua hal yang terkait dengan connectivity bisa terwujud, maka target Kemenpar yakni kunjungan wisman di 2017 sebanyak 15 juta dan target tahun 2019 sebanyak 20 juta bisa terwujud. Karena memang penerbangan udara adalah pintu masuk yang paling besar yakni 75% dari pintu yang lainnya,” pungkas Arief. (*)

Batik Air Terbangkan Turis Cina ke Indonesia melalui Guilin

0

Maskapai penerbangan nasional Batik Air kembali menambah rute penerbangan charter menuju salah satu kota di Cina, yaitu Guilin.

Maskapai full services tersebut akan menerbangkan para wisatawan dari China melalui Kota Guilin menuju Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno – Hatta.

Public Relations Manager Lion Air Group, Andy M. Saladin, menerangkan bahwa penerbangan dengan kode penerbangan ID 7000 dari Jakarta akan dijadwalkan berangkat mulai tanggal 26 Agustus 2017 pada pukul 03.00 WIB dan tiba di Guilin pada pukul 00.15 waktu setempat.

Sementara itu, keberangkatan dari salah satu kota yang berada di Provinsi Guangxi tersebut akan berangkat pada pukul 10.10 dan dijadwalkan tiba pada pukul 11.40.

“Hal ini kembali lagi menjadi bentuk komitmen kami (Lion Air Group) untuk terus dapat berinovasi dalam mengembangkan Pariwisata Tanah Air,” ujar Andy (24/8).

Dirinya menambahkan, Lion Air pun merasa bangga dapat berkontribusi dalam menyediakan sarana dan fasilitas penerbangan dari Jakarta menuju Guilin maupun sebaliknya kepada para turis dari Cina.

“Dengan luasnya konektivitas rute domestik yang dimiliki oleh Lion Air Group di Indonesia, maka para turis yang datang dari Kota Sanya dapat melanjutkan penerbangannya ke berbagai kota di Indonesia dengan menggunakan maskapai Lion Air Group lainnya, yaitu Batik Air dan Wings Air,” ucap Andy.

Hingga saat ini Batik Air telah terbang ke lebih dari 37 destinasi domestik di Indonesia dan rute Internasional menuju Singapura, Malaysia, Australia, dan India dengan total armadanya yang berjumlah 49 unit. Frekuensi Batik Air sampai sekarang mencapai lebih dari 250 penerbangan perharinya, dengan pelayanan penuh dalam menyediakan fasilitas in flight meal dan in flight entertainment di setiap kelasnya.

“Dengan kemampuan armada Batik Air yang kini berjumlah 49 unit dan dengan tambahan pesawat terbaru kami, yaitu Boeing 737 MAX 8, tentu kami akan terus berekspansi memperluas jaringan konektivitas rute penerbangan internasional Lion Air Group,” kata dia.

Andy optimis bahwa Lion Air Group bisa membawa 50.000 wisatawan dari Kota Sanya. Dirinya juga yakin dengan tingginya minat wisatawan asing untuk berkunjung menuju Indonesia, penerbangan charter ini akan dapat terus beroperasi dan diharapkan mambu membantu secara langsung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui industri pariwisatanya.

Menpar Arief Yahya memberikan apresiasi khusus kepada Batik Air.

“Guilin yang merupakan Little Heaven of China ini merupakan kota sejarah dan budaya, memiliki panorama yang indah seperti gunung dan bangunan-bangunan kuno sehingga Guilin menjadi pintu masuk pariwisata wilayah Asia tenggara. Dimana setiap tahun Wisatawan ke Guilin mencapai 18 juta orang, dengan direct Flight ini kita goda wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata di Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

Arief Yahya juga menjelaskan setiap tahunnya terdapat lebih dari 120 juta rakyat Cina yang berwisata ke luar negri. Kendati demikian, dari jumlah tersebut hanya 1,7 juta jiwa saja yang memilih Indonesia sebagai negara tujuan wisata.

“Dengan pembukaan baru ini bisa mendorong wisatawam Tiongkok datang ke Indonesia dan tentunya pariwisata, dunia usaha, dan mobilitas orang akan semakin cepat untuk menggerakkan perekonomian, terutama juga melalui pariwisata,” pungkasnya. (*)